Anda di halaman 1dari 28

Sebuah vektor A = (2ax – 3ay + az ) dan vektor B = ( - 4ax – 2ay + 5az).

Tentukan perkalian silang A x B ?


Jawab:
𝑎𝑥 𝑎𝑦 𝑎𝑧
A x B = | 2 −3 1 | = -13ax – 14ay – 16az
−4 −2 5

1. Jika A dan B adalah vektor-vektor yang diketahui, maka perlihatkan bahwa A  B  A  B .

Jawab:

A  B A  B  A  B  A  A  2 A  B  B  B  A  B  A B cos  ...(1)


2 2 2

A  B 2
 A  B  2 A B ...(2)
2 2

Perhatikan persamaan (1), dimana 0o    180o atau 1  cos  1. Hal ini berakibat A  B
2

maksimum pada saat   0o yaitu cos   1 . Dengan demikian

A  B   A  B   A B  A  B .
2 2

2. Jika gaya F = 2i - j + 3k bekerja pada titik (2,-1,1), tentukan torsi dari F terhadap titik asal
koordinat!
Jawab:

F = 2i - j + 3k
r = (2,-1,1) – (0,0,0) = (2,-1,1) = 2i – j + k
𝑖 𝑗 𝑘
 = r x F = |2 −1 1|
2 −1 3
= (-3i + 2j -2k) – (-2k –i -6j) = -2i + 8j

3. Sebuah vektor A = (2ax + 3ay + az) dan B = (ax + ay - az).


Hitunglah :
a. A + B
b. A – B
Jawab:
A + B = (2 + 1)ax + (3 + 1)ay + (1 – 1)az = 3ax + 4ay
A + B = (2 - 1)ax+ (3 - 1)ay+ (1+1)az = ax + 2ay + 2 az

4. Jika ABCDEF adalah titik-titik sudut dari sebuah segi enam beraturan, maka carilah resultan
gaya yang dinyatakan oleh vektor-vektor AB, AC, AD, AE, dan AF.
Jawab :
Perhatikan gambar: E D

AB  AC  AD  AE  AF  ... ?
AB  AD  BD...(1) F C
AC  AD  CD...(2)
A B
Substitusikan persamaan (1) dan (2) ke persoalan, maka diperoleh :

AB  AC  AD  AE  AF  AD  BD  AD  CD  AD  AE  AF
 3 AD  AE  AF  BD  CD

Karena ABCDEF segienam beraturan maka AE  BD DAN AF  CD . Akibatnya

3 AD  AE  AF  BD  CD  3 AD .

Dengan demikian AB  AC  AD  AE  AF  3 AD adalah resultan dari vektor-vektor


tersebut.
5. Jika a, b, dan c adalah vektor-vektor tak koplanar, maka tentukan apakah r1  2a  3b  c,

r2  3a  5b  2c , dan r3  4a  5b  c adalah bebas linier.


Jawab:
Misalkan r3  k1r1  k 2 r2 , maka

4a  5b  c  k1 2a  3b  c   k 2 3a  5b  2c 
 2k1  3k 2 a   3k1  5k 2 b  k1  2k 2 c
2k1  3k 2  4...(1)
 3k1  5k 2  5...(2)
k1  2k 2  1...(3)
Dari persamaan (1) dan (2) diperoleh k1 = 5 dan k2 = -2. Substitusikan hasil dari persamaan
(1) dan (2) ke persamaan (3). Karena memenuhi k1 = 5 dan k2 = -2 memenuhi persamaan (3)
maka r1, r2, dan r3 dapat dinyatakan sebagai r3  5r1  2r2 (bergantung linier).
6. Untuk harga-harga a yang manakah A = ai - 2j + k dan B = 2ai + aj – k saling tegak lurus?
Jawab:
A dan B saling tegak lurus maka
A.B=0
( a, -2, 1 ) . ( 2a, a, -1 ) = 0
2a2 – 2a – 4 =0
a2 – a – 2 =0
(a–2)(a+1)
a = 2 atau a = -1

|𝑐̅|2 +|𝑏̅|2 −|𝑎̅|2


7. Buktikan bahwa cos α = !
2 |𝑏̅ ||𝑐̅|

Jawab:
𝑏̅ 𝑎̅
𝜶
𝑐̅

𝑏̅ + 𝑎̅ = 𝑐̅
𝑎̅ = 𝑐̅ − 𝑏̅
𝑎̅. 𝑎̅ = (𝑐̅ − 𝑏̅). (𝑐̅ − 𝑏̅ )
2
|𝑎̅|2 = |𝑐̅|2 + |𝑏̅| − 2 𝑏̅. 𝑐̅
2
|𝑎̅|2 = |𝑐̅|2 + |𝑏̅| − 2 |𝑏̅||𝑐̅| cos(180 − 𝛼)
2
|𝑎̅|2 = |𝑐̅|2 + |𝑏̅| − 2 |𝑏̅||𝑐̅| cos 𝛼
Berdasarkan persamaan di atas diperoleh :
|𝑐̅|2 +|𝑏̅ |2 −|𝑎̅|2
cos 𝛼 = ( terbukti )
2 |𝑏̅ ||𝑐̅|

8. Carilah volume sebuah paralel epipedum yang sisinya dinyatakan oleh A= 2i-3j+4k, B= i+2j-
k, C=3i-j+2k.
Jawab:
Volume  AB  C 
2 3 4
ABXC   1 2  1  2(4  1)  3(2  3)  4(1  6)  6  15  28  7
3 1 2
jadi volumenya  7
9. Diketahui u = 5 i + 3 j - k dan v = i + 3j – 2k dimana w = 3u – 4v maka panjang w adalah ...

Jawab:
w = 3u – 4v = 3 [ 5, 3, -1] – 4 [1, 3, -2 ]
= [ 15, 9, -3] – [4, 12, -8]
= [11, -3, 5]
|𝒘| = √112 + (−3)2 + 52 = √121 + 9 + 25=√155

𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝒘 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ √155

10. Diketahui vektor u = 2 i - 3 j + 5 k dan v = - 3 i - 5 j + 2 k membentuk sudut θ, maka nilai sin


θ adalah ...
Jawab:
|𝒖| = √22 + (−3)2 + 52 = √4 + 9 + 25=√38

|𝒗| = √(−3)2 + (−5)2 + 22 = √9 + 25 + 4=√38


u .v = |𝒖||𝒗| cos θ
𝐮 .𝐯 (−6 + 15 + 10) 19 1
cos θ = = = =
|𝒖||𝒗| √38√38 38 2

1
θ = 600 , sin 600 = 2 √3
1
jadi, sin 600 adalah √3
2

11. Jika vektor u dan vektor v membentuk sudut 600 dimana |𝒖| = 4 dan |𝒗| = 20, maka
|𝑢 . (𝑣 + 𝑢) |= ...

Jawab:
|𝑢 . (𝑣 + 𝑢) | = u . v + u2
= |𝒖| |𝒗|cos 60 + u2
1
= (4 × 20 × 2) + 42

= 40 + 16
= 56

jadi, |𝑢 . (𝑣 + 𝑢)| 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 56.

12. Untuk harga-harga a yang manakah A = ai - 2j + k dan B = 2ai + aj – k saling tegak lurus?
Jawab :
A dan B saling tegak lurus maka
A.B=0
( a, -2, 1 ) . ( 2a, a, -1 ) = 0
2a2 – 2a – 4 = 0
a2 – a – 2 = 0
(a–2)(a+1)
a = 2 atau a = -1

13. Sudut antara vektor a = xi + ( 2x + 1)j - x k dan vektor b adalah 60°. Jika panjang
proyeksi ke sama dengan . Hitung nilai x ?

Jawab:
Panjang proyeksi ke =

x= atau x = -1

14. A = ( -1, 5, 4 ) , B = ( 2, -1, -2 ), C = 3, p, q ). Jika titik A, B dan C segaris . Hitunglah nilai p


dan q.
Jawab:
Jika A, B dan C segaris maka

( 4, p-5, q-4) = k ( 3, -6, -6)


( 4, p-5, q-4) = ( 3k, -6k, -6k )
sehingga 3k = 4
k=

sehingga p -5 = -6k = -8
p = -3
dan q – 4 = -6k = -8
q=-4

15. Diketahui 𝒂 = 8 i + 2 j - 5k dan 𝒃 = 6 i - j + k maka proyeksi vektor a pada b adalah...


Jawab:
|𝒃| = √62 + (−1)2 + 12 = √36 + 1 + 1=√38
𝒂 . 𝒃 = (8𝑥6) + (2𝑥(−1)) + (−5𝑥1) = 48 − 2 − 5 = 41
𝒂.𝒃 𝟒𝟏 𝟒𝟏
Proyeksi 𝒂 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝒃 = |𝒃|
= = 𝟑𝟖 √𝟑𝟖
√𝟑𝟖
𝟒𝟏
jadi, Proyeksi 𝒂 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝒃 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ √𝟑𝟖
𝟑𝟖

16. Diketahui 𝒖 = 3 𝑖 − 5 𝑗 ∓ 4𝑘 𝑑𝑎𝑛 𝒗 = 𝑡 𝑖 − 4 𝑗 + 𝑘 saling tegak lurus, maka nilai 𝑡


adalah ...
Jawab:

Jika 𝒖 𝑑𝑎𝑛 𝒗 𝑡𝑒𝑔𝑎𝑘 𝑙𝑢𝑟𝑢𝑠 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝒖 . 𝒗 = 𝟎


𝒖 . 𝒗 = (𝟑 × 𝒕) + ((−𝟓) × (−𝟒)) + (𝟒 × 𝟏)
0 = 3𝑡 + 20 + 4
0 = 3𝑡 + 24 → 𝑡 = −8
jadi nilai t adalah -8.
17. Buktikan bahwa sudut yang dibentuk dalam sebuah setengah lingkaran adalah siku-siku!
Jawab:
⃗⃗⃗⃗⃗ = ⃗⃗⃗⃗⃗
Misalkan c adalah titik sembarang pada busur lingkaran dengan𝑃𝐴 𝑃𝐵 = ⃗⃗⃗⃗⃗
𝑃𝐶 = jari-jari
lingkaran.
 ⃗⃗⃗⃗⃗
𝑃𝐶 = ⃗⃗⃗⃗⃗
𝑃𝐴 + ⃗⃗⃗⃗⃗
𝐴𝐶
⃗⃗⃗⃗⃗
𝐴𝐶 = ⃗⃗⃗⃗⃗
𝑃𝐶 − ⃗⃗⃗⃗⃗
𝑃𝐴
⃗⃗⃗⃗⃗ + 𝐶𝐵
⃗⃗⃗⃗⃗ = 𝑃𝐶
 𝑃𝐵 ⃗⃗⃗⃗⃗
⃗⃗⃗⃗⃗ = 𝑃𝐵
𝐶𝐵 ⃗⃗⃗⃗⃗
⃗⃗⃗⃗⃗ − 𝑃𝐶

⃗⃗⃗⃗⃗ . 𝐶𝐵
𝐴𝐶 ⃗⃗⃗⃗⃗ = (𝑃𝐶
⃗⃗⃗⃗⃗ − 𝑃𝐴
⃗⃗⃗⃗⃗ ). (𝑃𝐵 ⃗⃗⃗⃗⃗ )
⃗⃗⃗⃗⃗ − 𝑃𝐶

⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗ − 𝑃𝐴𝑃𝐵
= (𝑃𝐶𝑃𝐵 ⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗ − 𝑃𝐶𝑃𝐶
⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗ + 𝑃𝐴𝑃𝐶
⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗ ) 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑃𝐴
⃗⃗⃗⃗⃗ = 𝑃𝐵 ⃗⃗⃗⃗⃗
⃗⃗⃗⃗⃗ = 𝑃𝐶

=0
Sehingga terbukti bahwa sudut yang dibentuk dalam sebuah setengah lingkaran adalah siku-
siku.

18. Carilah proyeksi vektor 2𝑖 − 3𝑗 + 6𝑘 pada vektor +2𝑗 + 2𝑘 !


Jawab:

Misalkan A= 𝑖 + 2𝑗 + 2𝑘 dan B=2𝑖 − 3𝑗 + 6𝑘

𝑖+2𝑗+2𝑘 1 2 2
Vektor satuan pada arah A, 𝑎 = √12 = 3𝑖 + 3𝑗 + 3𝑘
+22 +22

1 2 2
Proyeksi vektor B pada arah A= 𝐵°𝑎 = (2𝑖 − 3𝑗 + 6𝑘 )°(3 𝑖 + 3 𝑗 + 3 𝑘)

2 6 12 8
=3−3+ =3
3

19. Buktikan bahwa garis yang menghubungkan titik tengah dua buah sisi sebuah segitiga adalah
sejajar sisi ketiga dan besarnya separuh dari besar sisi ketiga ini.
Jawab:

Perhatikan Gambar : C
E D

A B AC  AB  BC
DC  DE  EC
Karena DC  12 AC, danEC  12 BC maka 1
2
AC  DE  12 EC

 DE  12  AC  BC  dan AB  AC  BC sehingga 1
2
AB  DE
Karena AB merupakan kelipatan dari DE maka kedua ruas garis tersebut sejajar, dimana
besarnya juga akan mengikuti yaitu 1
2
AB  DE .

20. Diketahui vektor-vektor berikut:


a = ( p, 1, ), b = ( 2, 2 , -2 ), c = ( 2, -2, 1 )
Jika panjang vektor c = enam kali panjang proyeksi vektor a pada b, maka nilai p?
Jawab:
Panjang vektor = 6 x proyeksi vektor pada

3=

p =1

21. Carilah jarak terpendek dari (6, -4, 4) ke garis yang menghubungkan (2, 1, 2) dan (3, -1, 4).
Jawab:
misalkan :
P(6.  4,4), Q(2,1,2), R(3,1,4)

P Q
PQ  4i  5 j  2k QR  (1,2,2)
PR  3i  3 j QR  1  4  4  9  3
PQ PR
PS 
QR

PQ XPR  PQ 2 PR 2  PQ PR 
2

 16  25  49  9  12  152


 45(8)  (27) 2
 810  729  81  9
9
PS  3
3

22. Diketahui A =3i + j + 2k dan B = i– 2j – k adalah berturut-turut vektor-vektor kedudukan


dari titik-titik P dan Q. Carilah persamaan bidang yang melalui Q dan tegak lurus PQ ?
Jawab:

PQ = Q – P = (i– 2j – k) – (3i + j + 2k)


= ( -2i, -3j, -6k )
Persamaan bidang yang melalui Q dan tegak lurus PQ
( xi + yj + zk ) . ( -2i, -3j, -6k ) = (i– 2j – k) . ( -2i, -3j, -6k )
-2x – 3y – 6z = -2 + 6 + 24
2x + 3y + 6z = 28

23. Pada gambar dibawah OABC adalah bangun geometri segi empat. Titik P dan Q adalah titik-
titik tengah ruas garis OB dan ruas garis AC.
Tunjukkan bahwa

Jawab:
Misalkan vektor-vektor posisi titik A, B, C berturut-turut
 = + +( – )+( – )
=2( – + )
 Vektor posisi titik P diwakili oleh ruas garis berarah
=½ =½ , sebab titik P merupakan titik tengah
Vektor posisi titik Q diwakili oleh ruas garis berarah
=½( + ), sebab titik Q merupakan titik tengah
Dengan menggunakan segitiga OPQ, diperoleh

=½( + )–½
=½( - + )
4 =2( - + )

4 =
24. Jika a, b, dan c adalah vektor-vektor tak koplanar, maka tentukan apakah r1  2a  3b  c,

r2  3a  5b  2c , dan r3  4a  5b  c adalah bebas linier.

Jawab:
Misalkan r3  k1r1  k 2 r2 , maka

4a  5b  c  k1 2a  3b  c   k 2 3a  5b  2c 
 2k1  3k 2 a   3k1  5k 2 b  k1  2k 2 c
2k1  3k 2  4...(1)
 3k1  5k 2  5...(2)
k1  2k 2  1...(3)
Dari persamaan (1) dan (2) diperoleh k1 = 5 dan k2 = -2. Substitusikan hasil dari persamaan
(1) dan (2) ke persamaan (3). Karena memenuhi k1 = 5 dan k2 = -2 memenuhi persamaan (3)
maka r1, r2, dan r3 dapat dinyatakan sebagai r3  5r1  2r2 (bergantung linier).

2i  2 j  k  , B  i  2 j  2k danC  2i  j  2k 


25. Perlihatkan bahwa A= adalah vector-
3 3 3
vektor satuan yang saling tegak lurus!
Jawab:

A 
1
22   22  12  1 9  3  1
3 3 3
B 
1
12  22  22  1 9  3  1
3 3 3
C 
1
22  12   22  1 9  3  1
3 3 3
21  22  12 2  4  2 0
Ao B    0
33 9 9
(2)( 2)  (2)(1)  (1)( 2) 4  2  2
Ao C   0
(3)(3) 9
(1)( 2)  (2)(1)  (1)( 2) 2  2  4
Bo C   0
(3)(3) 9
Jadi A,B dan C adalah vector-vektor yang saling tegak lurus

26. Diketahui P = ( a, 0, 3 ), Q = ( 0, 6, 5 ) dan R = ( 2, 7, c ). Agar vector-vektor tegak lurus


, maka hitunglah nilai a –c .
Jawab:
tegak lurus sehingga
. =0
(0–a ,6–0,5-3).(2–0,7–6,c-5) =0
(-a,6,2).(2,1,c–5)=0
-2a + 6 + 2c – 10 = 0
-2a + 2c = 4
a – c = -2

27. Vektor = i + j + 2k dan = i + 2j + 3k. Titik P pada garis AB sehingga

maka . ?
Jawab : A B p (x , y, z)
α
O

. =

. =

Sehingga

=
28. Carilah persamaan bidang singgung terhadap permukaan z  xy di titik (2, 3, 6) .
Jawab :

Misalkan x = u, y = v, z = uv adalah persamaan parameter dari permukaan.


Vektor kedudukan dari sebarang titik pada permukaan adalah

r  u iˆ  v ˆj  uv kˆ

 rˆ ˆ
Maka  i  v kˆ
u

 rˆ ˆ
Pada titik (2, 3, 6) maka  i  3 kˆ
u

Normal n terhadap permukaan di titik ini adalah


 
r r
n 
u v
iˆ ˆj kˆ
n  1 0 3  3 iˆ  2 ˆj  kˆ
0 1 2

Vektor kedudukan dari titik (2, 3, 6) adalah Ro  2 iˆ  3 ˆj  6 kˆ

Vektor keududukan dari sebarang titik pada bidang adalah R  x iˆ  y ˆj  z kˆ


Persamaan bidang yang dikehendaki adalah:
 R  Ro   n  0
x iˆ  y ˆj  z kˆ  2 iˆ  3 ˆj  6 kˆ  3 iˆ  2 ˆj  kˆ  0
x  2iˆ   y  3 ˆj  z  6 kˆ  3 iˆ  2 ˆj  kˆ  0
 3 x  2   2 y  3  z  6  0
 3x  6  2 y  6  z  6  0
3x  2 y  z  6
29. Carilah persamaan untuk bidang yang ditentukan oleh titik-titik P (3, -2, 2), Q(4, -3, -2) dan
R(-2, 4, 3)
Jawab:
Vektor posisi masing-masih titik adalah
P : 3i – 2j + 2k
Q : 4i – 3j – 2k
R : -2i + 4j + 3k
Misalkan S(x, y, z) adalah sebarang titik pada bidang, maka vektor posisi S : xi – yj +zk

PS  S  P  x  3i   y  2  j  z  2k
PQ  Q  p  4  3i   3  2  j   2  2k  i  j  4k
PR  R  P   2  3i  4  2  j  3  2k   5i  6 j  k
 
PS  PQ  PR  x  3i   y  2  j   z  2 k   i  j  4k    5i  6 j  k 
 x  3i   y  2 j  z  2k   23i  2 j  k 
 23x  3  21 y  2   z  2
 23 x  69  21 y  42  z  2
23 x  21 y  z  29
30. Carilah persamaan-persamaan untuk bidang singgung dan garis normal pada permukaan

dititik ( 2, -1, 5 )
Jawab :

di titik ( 2, -1, 5 ) = 4i - 2j – k

Persamaan bidang singgung :

Persamaan garis normal

31. Buktikan bahwa vektor n  ai  bj adalah vetor yang tegak lurus dari garis ax + by = c

Jawab:
c 
Garis ax + by = c memotong sumbu-x di titik A  , 0  dan memotong sumbu-y di titik B
a 
 c 
 0,  dengan demikian:
 ba 
c c
OA  i dan OB  j
a b
c c
BA  OA  OB  i  j
a b
c c
n  BA  ai  bj    i  
a b
 ac cb 
n  BA   i  j
 a b 
 ac cb 
n  BA   i  j
 a b 
n  BA  c  c  0
ini berarti n  BA atau vektorn  ai  bj tegak lurus garis ax  by  c
 
d   dB dA  
32. Carilah  A   B  jika A dan B adalah fungsi-fungsi diferensiabel.
ds  ds ds 

Jawab :
   
d   dB dA   d   dB  d  dA  
 A   B  =  A     B
ds    ds  ds 
ds ds  ds  ds   
     
 d  dB  dA dB  dA dB d  dA   
= A            B
ds  ds  ds ds  ds ds ds  ds  

     
 d 2 B dA dB dA dB d 2 A 
= A 2      B
ds ds ds ds ds ds 2
 
 d 2B d2A 
= A 2  B
ds ds 2
 
33. Jika   2 xyz3 , x 2 z 3 ,3x 2 yz 2 carilah  x, y, z  jika  1,2,2  4 .
Jawab :
  
  i j k
x y z

 2 xyz3    x 2 yz 3  c1
x

 x 2 z 3    x 2 yz 3  c2
y

 3x 2 yz 2    x 2 yz 3  c3
z
Akibatnya,   x 2 yz 3  c1  c2  c3    x 2 yz 3  c .  1,2,2  4  4  16  c  c  20 .

Dengan demikian, maka   x 2 yz 3  20 .


34. Jika A sebuah vector konstan, maka buktikan .
Jawab :

Misalkan dan dimana adalah konstanta

 F  GF  FG
35. Buktikan    jika G  0 .
G G2
Jawab :

 F   GF   GF   GF  y G  F y
F G
x G  F x z G  F z
F G F G
   i j k i  j  k
 G  x y z G2 G2 G2

G
1
   
 2 Fx Gi  Fy Gj  Fz Gk  F Gx i  F Gy j  F Gz k  2 GF  FG  
G
1 GF  FG
G2

36. Carilah persamaan untuk bidang singgung pada permukaan xz 2  x 2 y  z  1 di titik


(1, -3, 2).
Jawab :

Normal bidang singgung n   di mana  ( x, y, z )  xz 2  x 2 y  z  1

 xz 2  x 2 y  z  1
n  
      
n
z 
, ,
  x  y
 
n  z 2  2 xy , x 2 , 2 xz  1 

Normal di titik (1, -3, 2) maka n  4  6,1, 4  1

  2,1, 3
Jadi, persamaan bidang singgung tersebut adalah
V  2x  1   y  3  3z  2  0
V  2 x  2  y  3  3z  6  0
V  2 x  y  3z  1  0

dR d 2R dR d 2R
37. Jika R  e t i  ln t 2  1 j  tan tk maka carilah a) , b) ,c) , dan pada t = 0.
dt dt 2 dt dt 2

Jawab :

dR 2t
a)   e t i  2 j  sec 2 tk  i  k untuk t = 0.
dt t 1

b)
d 2R
 e t
i 


 
 2 t 2  1  4t 2 

 j  2 tan t sec tk  i  2k untuk t = 0.
2

dt 2

 t 1 2 2


dR
c)  12  12  2
dt

d 2R
d) 2
 12  2 2  5
dt

 
38. Jika A  t ,t , 2t  1 , dan B  2t  3,1,t , maka carilah
2

d  A  B  d  A  B  d A  B d  A  dB
dt 
, , , pada t = 0.
dt dt dt dt

Jawab :
d  A  B  dA
dt

dt
 B  A
dB
dt
 
 2t ,1,2 2t  3,1,t   t 2 ,t ,2t  1  2,0,1

 4t 2  6t  1  2t  2t 2  0  2t  1  6
pada t = 1.
i j k
A B  t 2
t 
2t  1  t 2  2t  1, t 3  4t 2  4t  3,3t 2  3t 
2t  3 1 t
d A B
dt

 2t  2,3t 2  8t  4,6t  3  0,7,3 
pada t = 1.

A B  t 2

 2t  3   t  1  t  1  t 4  4t 3  12t  11
2 2 2

d A B 4t 3  12t 2  12
 1
dt 2 t 4  4t 3  12t  11
pada t = 1.
i j k
A
dB
dt
 t2 
 t 2t  1  t , t 2  4t  2,2t 
2 0 1
 dB 
d A 
 dt 
 1,2t  4,2  1,6,2
dt
pada t = 1.
d2
39. A(t) = 3t2 i – (t + 4) j + (t2 – 2t ) dan B(t) = sin ti + 3e-t j – 3 cos tk. Carilah A  B
dt
pada t = 0.
Jawab :

i j k
A  B  3t  t  4 (t  2t )  {3t  12 cos t  3t 2 e t  6te t }i  {( t 2  2t ) sin t 
2 2

sin t 3e t  3 cos t
9t 2 cos t} j  {9t 2 e t  t  4sin t}k

d  
3 cos t  3t  12 sin t  6te t  3t 2 e  t  6e  t  6te t , 2t  2 sin t  
A B   2 
dt  
 t  2t cos t  18t cos t  9t sin t ,18te  9t e  sin t  t  4  cos t 
2 t 2 t

 3 sin t  3 sin t  3t  12 cos t  6e t  6tet  6tet  3t 2 e t  6e t  6e t 


 
d2 
A B  

 6tet ,2 sin t  2t  2  cos t  2t  2  cos t  t 2  2t sin t  18 cos t  18t 
dt 2 sin t  18t sin t  9t 2 cos t ,18e t  18tet  18tet  9t 2 e t  cos t  cos t  
 
t  4 sin t 
  30,14,20
40. Buktikan  
 
A  B 
B   
 
A  A  

B 
…..!   
Jawab:

Misalkan A  A1 iˆ  A2 ˆj  A3 kˆ

B  B1 iˆ  B2 ˆj  B3 kˆ

iˆ ˆj kˆ
 
A  B  A1 A2 A3
B1 B2 B3

  A2 B3  A3 B2 iˆ   A3 B1  A1 B3  ˆj   A1 B2  A2 B1  kˆ


  

  A  B   iˆ 
 ˆ  ˆ

j  k    A2 B3  A3 B2 iˆ   A3 B1  A1 B3  ˆj   A1 B2  A2 B1  kˆ 
 x y z 

  A2 B3  A3 B2     A3 B1  A1B3     A1B2  A2 B1 
x y z
     
  A2 B3    A3 B2    A3 B1    A1 B3    A1 B2    A2 B1 
x x y y z z



 A2 B3     A3 B1     A1B2      A3 B2     A1B3     A2 B1 
x y z  x y z 

A2 B A B A B
  B3  A2  3  3  B1  A3  1  1  B2  A1  2
x x y y z z
 A B A B A B 
  3  B2  A3  2  1  B3  A1  3  2  B1  A2  1 
 x x y y z z 

 A A   A A   A A 
 B1   3  1   B2   1  3   B3   2  1 
 y y   z x   x y 
  B B   B B   B B  
  A1   3  2   A2   1  3   A3   2  2  
  y z   z x   x x  

   A

A   A A   A A  
 B1 iˆ  B2 ˆj  B3 kˆ    3  1  iˆ   1  3  ˆj   2  1  kˆ 
  y y   z x   x y  


   B

B
  A1 iˆ  A2 ˆj  A3 kˆ    3  2
 ˆ  B1 B3  ˆ  B2 B2  ˆ  
 i     j  k
x   
   y z   z x   x

 
 B  A  A  B .  
 
 
 
 
 
Jadi, terbukti bahwa   A  B  B    A  A    B 



d2A
41. Jika  6t iˆ  24t 2 ˆj  4 sin t kˆ , carilah A bila pada saat t = 0, diketahui bahwa
ds 2

 dA
A  2iˆ  ˆj dan  iˆ  3kˆ saat t = 0 .
dt

Jawab :

d2A
2
 6t iˆ  24t 2 ˆj  4 sin t kˆ
ds
 
dA  d2A
dt   dt 2 
Maka    dt

= 3t 2  C1 iˆ   8t 3  C 2  ˆj   4 cost  C3 kˆ


Pada saat t = 0, maka

 3(0)  C1 iˆ   8(0)  C 2  ˆj   a cos(0)  C3 kˆ
dA
dt

 C1 iˆ  C 2 ˆj   4  C3 kˆ
dA
dt

dA
Karena diketahui  iˆ  3kˆ pada saat t = 0, maka
dt

C1 iˆ  C2 ˆj   4  C3 kˆ  iˆ  3kˆ


Sehingga diperoleh C1 = -1
C2 = 0
 4  C3  3
C3  1
Dengan mensubstitusikan nilai dari C1, C2, dan C3 diperoleh

 3t 2  1iˆ   8t 3  ˆj   4 cos t  1kˆ
dA
dt


  dA 
A     dt
 dt 
   
= t 3  t  C1 iˆ   2t 4  C2 ˆj   4 sin t  t  C3 kˆ
Pada saat t = 0, maka

A  0  0  C1 iˆ   2(0)  C 2  ˆj   4 sin( 0)  0  C3 kˆ
 
A  C i  C ˆj  C kˆ
1 2 3


Karena diketahui pada saat t = 0 A  2iˆ  ˆj , maka

C1 i  C2 ˆj  C3 kˆ  2iˆ  ˆj
Sehingga diperoleh C1 = 2
C2 = 1
C3 = 0

Dan dengan mensubstitusikan nilai C1, C2, dasn C3 diperoleh



   
A  t 3  t  21 iˆ   2t 4  1 ˆj   4 sin t  t kˆ

 2 .
42. Carilah kelengkungan K untuk kurva ruang x    sin  , y  1  cos  , z  4 sin 

Jawab :

  2 kˆ
Vektor kedudukannya adalah r    sin  iˆ  1  cos   ˆj  4 sin 

dr
d
  
 1  cos  iˆ  sin   ˆj  2 cos  kˆ
2

ds
d

dr
d
 12  2 cos   cos 2   sin 2   4 cos 2 
2
 
 1  cos  
 1  2 cos   1  4 
 2 
 1  2 cos   1  2  2 cos 
 4
2

T  
  
 dr dr d 1  cos  iˆ  sin   ˆj  2 cos  2 kˆ
ds ds d 2
 1  cos   ˆ  sin   ˆ

 2
i  
  2 
  
 j  cos  2 kˆ
Menurut rumus Frenet-Serret

dT
 kN
ds

dT  1  1  1
  sin  iˆ   cos  ˆj   sin 
d  2  2  2 2
 kˆ
 
dT dT d  2
1  1
 2
 1
 2

 sin  iˆ   cos   ˆj   sin  2 kˆ

 
 
ds ds d 2
1  1  1
 

  sin  iˆ   cos   ˆj   sin  kˆ
4  4  4 2 

dT
 kN
ds

dT
k N karena N merupakan suatu vektor satuan dalam arah nirmal, maka N  1 .
ds
Sehingga persamaan di atas dapat ditulis

 
2 2 2
1  1  1 
  sin     cos     sin  
dT
k
ds 4  4  4 2


1
16
sin 2   cos 2   sin 2 
1
16
1
16 2
 

1
1  1  1  cos  
16 16  2 
3 1
  cos 
32 32


1
6  2 cos  
64
1
 6  2 cos 
8
43. Carilah persamaan bidang singgung terhadap permukaan z  xy di titik (2, 3, 6) .
Jawab :

Misalkan x = u, y = v, z = uv adalah persamaan parameter dari permukaan.


Vektor kedudukan dari sebarang titik pada permukaan adalah

r  u iˆ  v ˆj  uv kˆ

 rˆ ˆ
Maka  i  v kˆ
u

 rˆ ˆ
Pada titik (2, 3, 6) maka  i  3 kˆ
u

Normal n terhadap permukaan di titik ini adalah


 
r r
n 
u v

iˆ ˆj kˆ
n  1 0 3  3 iˆ  2 ˆj  kˆ
0 1 2

Vektor kedudukan dari titik (2, 3, 6) adalah Ro  2 iˆ  3 ˆj  6 kˆ

Vektor keududukan dari sebarang titik pada bidang adalah R  x iˆ  y ˆj  z kˆ


Persamaan bidang yang dikehendaki adalah:
 R  Ro   n  0
x iˆ  y ˆj  z kˆ  2 iˆ  3 ˆj  6 kˆ  3 iˆ  2 ˆj  kˆ  0
x  2iˆ   y  3 ˆj  z  6 kˆ  3 iˆ  2 ˆj  kˆ   0
 3 x  2   2 y  3  z  6  0
 3x  6  2 y  6  z  6  0
3x  2 y  z  6

44. Hitunglah  A  dr dimana A = (2x – y)i – (yz )j – (y z)k dengan S adalah permukaan setengah
C
2 2

bola x2+y2+z2=1, bagian atas dan C adalah batasnya


Jawab :

Keliling C dari S merupakan lingkaranpada bidang XoY yang berjari-jari 1 dan berpusat di
(0,0,0). Lintasan C dapat ditulis dalam koordinat polar: x = cos t, y = sin t, z = 0
0  t  2
 A  dr   2 x  y dx  yz dy  y z dz 
2 2

C C
2
  2 cos t  sin t  sin t dt
0
2
   2 sin t cos t  sin t dt
2

0
2
 cos 2t  1 
    sin 2t  dt
0 2 
2
 1 1
    sin 2t  cos 2t  dt
0 2 2
1 1 1  2
  cos 2t  sin 2t  t 
2 4 2 0
1  1 
   0       0  0
2  2 

  A  dr  
C

45. Hitunglah  ln r  .


2

Jawab :

Misalkan r  x 2  y 2  z 2

  x  y  z 
 2 ln r    2 ln 2 2 2

ln  x  y  z   ln   z ln  


 2
 2 2
 2 2 2
x2  y2  z2 x2  y2  z2
x 2
y 2 2

 x2  y2  z2 x2  y2  z2 x2  y2  z2
  
x 2
 y2  z2  2
x 2
 y2  z2 
2
x 2
 y2  z2 
2

x2  y2  z2

x
 y2  z2
2

2

1
 2
x  y2  z2
1 1
 

x  y2  z2
2

2
r

46. Carilah vektor singgung satuan disebarang titik pada kurva r  a cos ti  a sin tj  btk ,
dimana a,b,dan  adalah konstanta.
Jawab :
dr dr
T dt
.  a sin ti  a costj  bk dan
dr
dt dt

dr
 a 2 2 sin 2 t  a 2 2 cos2 t  b 2  a 2 2  b 2
dt
dr  a sin ti  a cos tj  bk
Dengan demikian, T  dt
 .
dr
dt a 2 2  b 2
47. Carilah kecepatan dan percepatan sebuah partikel yang bergerak sepangjang kurva
r  2 sin 3ti  2 cos 3tj  8tk pada sebarang t > 0. Carilah besar kecepatan dan percepatan.

Jawab :
r  2 sin 3ti  2 cos 3tj  8tk maka

dr d 2r
v  6 cos 3ti  6 sin 3tj  8k dan a  2  18 sin 3ti  18 cos 3tj .
dt dt
Besarnya kecepatan dan percepatan masing-masing adalah

v  36 cos 2 3t  36 sin 2 3t  64  10 dan a  182 sin 2 3t  182 cos 2 3t  18 .

48. A  sin ui  cos uj  uk , B  cos ui  sin uj  3k , dan C  2i  3 j  k , carilah


d
( A  ( B  C ))
du
pada u = 0.

Jawab :
i j k
B  C  cos u  sin u  3  sin u  9,6  cos u,3 cos u  2 sin u 
2 3 1

i j k 3 cos 2 u  sin 2u  6u  u cos u, u sin u 


 
A  B  C   sin u cos u u   9u  3 sin u cos u  2 sin 2 u,6 sin u  
sin u  9  6  cos u 3 cos u  2 sin u sin u cos u  sin u cos u  9 cos u 
 
d  A  B  C   6 cos u sin u  2 cos 2u  6  cos u  u sin u, sin u  u cos u  9  3 cos 2u 
 
du 4 sin u cos u,6 cos u  cos 2u  cos 2u  9 sin u 
 2  6  1,9  3,6  1  1  7,6,6
49. Hitunglah integral permukaan 
S
yz dS , dengan S adalah bagian bidang z  y  3 yang

terletak di dalam silinder x 2  y 2  1.

Jawab :
z  y3

z z
0 1
x y
2
 z   z 
2

S yz dS = D yz  x    y   1dA  D y  y  3 2dA


 2  y 2  3 ydA
D

 y  3 ydA
2
Dengan menggunakan koordinat polar dalam menyelesaikan dimana
D

x  r cos , y  r sin  dan D   r ,  0  r  1, 0    2  akibatnya

 r sin 2   3r sin  rdrd  2   r sin 2   3r 2 sin  drd


2 1 2 1
 yzdS  2  2 3
S 0 0 0 0

 r sin 2  drd  2    3r sin  drd


2 1 2 1
 2 3 2
0 0 0 0

1 
 
r 1
2 2 r 1
 2   sin  r 2 4
d  2 0 r sin  r 0 d
3
0  4
 r 0 

1 2 1 2
 2   cos 2  1 d  2   sin  d
4 0 2 0

2
 1 

1
8
2   sin 2     2  cos  0
 2
 0 

2
 
1
 2  2   2  1  1
8

2
 
4

2
  yzdS  
S 4
50. Carilah usaha total yang dilakukan untuk menggerakkan sebuah partikel dalam medan gaya
yang diberikan oleh F = 3xy i – 5 z j + 10x k sepanjang kurva x = t2 + 1 , y = 2t2 , z = t3 dari
t = 1 hingga t = 2
Jawab :
usaha total :
ʃc F. dx = ʃc (3xy i – 5 z j + 10x k) . (dx I + dy j + dz k )
= ʃc 3xy dx – 5z dy + 10x dz
2
= ∫𝑡=1 3(𝑡 2 + 1)(2𝑡 2 )𝑑(𝑡 2 + 1) − 5(𝑡 3 )𝑑(2𝑡 2 ) + 10(𝑡 2 + 1)𝑑(𝑡 3 )
2
= ∫1 (12𝑡 5 + 10𝑡 4 + 12𝑡 3 + 30𝑡 2 )𝑑𝑡

= 303
 
51. Jika F  2 y, z, x 2 dan S adalah permukaan silinder parabolik y 2 8x dalam oktan pertama

yang dibatasi oleh bidang-bidang y = 4 dan z = 6. Hitunglah  F  n  dS .


S

Jawab :

Normal satuan n 
2 x,0,2 z  , maka n  k 
z

4 x z2 2
 3

dx  dy 3
 dx  dy
nk z

 8,2 y,0 64  4 y 2
 F  n  dS   2 y, z, x 
6 4 4z
2
 dy  dz    2 y   dy  dz
S R 64  4 y 2 8 0 0 4
6
  16  2 z  dz  132
0

𝑑2 𝐴 𝑑𝑡
52. Hitunglah ∫ 𝐴 𝑥 𝑑𝑡.
𝑑𝑡 2

jawab :
𝑑 𝑑𝐴 𝑑 2 𝐴 𝑑𝐴 𝑑𝐴 𝑑2𝐴
(𝐴𝑥 )=𝐴𝑥 + 𝑥 = 𝐴𝑥
𝑑𝑡 𝑑𝑡 𝑑𝑡^2 𝑑𝑡 𝑑𝑡 𝑑𝑡^2

𝑑2 𝐴 𝑑𝑡 𝑑 𝑑𝐴 𝑑𝐴
dengan mengintegrasi, ∫ 𝐴 𝑥 𝑑𝑡 = ∫ 𝑑𝑡 (𝐴 𝑥 ) 𝑑𝑡 = 𝐴 𝑥 +𝑐
𝑑𝑡 2 𝑑𝑡 𝑑𝑡
53. Tunjukkan bahwa F = (2xy + z3)i + x2j + 3xz2k adalah suatu medan konservatif dan
tentukanlah kerja yang dilakukan untuk menggerakkan sebuah partikel di medan ini dari (1,-
2,1) ke (3,1,4).

Jawab :
● Gaya F adalah suatau medan konservatif jika dan hanya jika curl F = xF=0
i j k
xF  
x

y

z
 
 i (0) - j 3z 2  3z 2  k 2x - 2x   0
2 xt  z 3 x2
3xz2
 F adalah medan konservati f

● Kerja yang dilakukan :


P2 P2

 F  dr   2 xy  z  dx  x dy  3xz 2dz
3 3

P1 P1
P2 P2
2

 F  dr   d x y  xz  x y  xz
3 2 3
    3,1, 4 

1, 2 ,1
 202
P1 P1

.
54. Hitunglah ∫𝑐 𝐀(𝑟) · dr dimana A = 3y i – x j dan C adalah potongan garis lurus dari (0, 0) ke
(2, 12 ) .
Jawab :
A = 3y i – x j dan r = x i + y j + z k ⇨ dr = dx i + dy j + dz k
. .
∫𝑐 𝐀(𝑟) · dr = ∫𝐶(3𝑦 𝑖 − 𝑥 𝑗) · (dx i + dy j + dz k)
persamaan parameter garis lurus (0,0) ke (2, 12) : .
r(x,y,z) = [(0,0) + (2, 12) – (0,0)] t , dimana 0⩽ t ⩽1 , sehingga :
x = 2t ⇨ dx = 2 dt dan y = 12 t ⇨ dy = 12 dt. Jadi
. . 1
∫𝑐 𝐀(𝑟) · dr = ∫𝐶(3𝑦 𝑑𝑥 − 𝑥 𝑑𝑦) = ∫0 3( 12 t) 2 dt – (2t) 12 dt
1 1
= ∫0 3 𝑡 dt – t dt = ∫0 2 𝑡 dt .
1
= t3 | = 13 – 0 = 1
0