Anda di halaman 1dari 5

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Metode Penelitian

Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah


deskriptif kualitatif. Metode deskriptif merupakan suatu penelitian yang
bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor penelitian terhadap suatu
keadaan yang diteliti; dalam hal ini adalah mengetahui gambaran
pengetahuan, sikap, perilaku ibu-ibu di Posyandu desa dewisari, Kecamatan
Rengasedengklok mengenai manfaat dan bahaya kekurangan vitamin A,
sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan mengenai vitamin A.

3.2 Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah


cross sectional (potong lintang) yaitu rancangan studi epidemiologi yang
mempelajari faktor-faktor penelitian dengan cara mengamati status faktor
penelitian secara serentak pada saat atau periode tertentu.
Penelitian cross sectional disebut juga penelitian survei, yaitu
penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan
kuesioner sebagai alat pengumpul data yang pokok. Dalam penelitian ini
pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan pendekatan one
grup pre-test (sebelum penyuluhan) dan post-test (sesudah penyuluhan).

3.3 Instrumen Penelitian

Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan


kuesioner pre-test dan post-test dengan pertanyaan yang sama. Pertanyaan-
pertanyaan dalam kuesioner berupa pertanyaan pilihan ganda.

33
Kuesioner penelitian ini memuat 18 pertanyaan, yang terbagi dalam 4
kategori, yaitu:
 Identitas, terdiri dari 4 pertanyaan.
 Pengetahuan, terdiri dari 7 pertanyaan.
 Sikap, terdiri dari 3 pertanyaan.
 Perilaku, terdiri dari 4 pertanyaan

3.4 Pengumpulan Data

Data yang dikumpulkan berupa:


1. Data primer didapatkan dari hasil kuesioner pre-test dan post-test
responden yaitu ibu-ibu di Posyandu desa dewisari rengasdengklok
2. Data sekunder didapatkan dari data wilayah dan data kependudukan yang
diperoleh dari data di puskesmas rengasdengklok.

3.5 Populasi dan Sampel

3.5.1 Populasi

Ibu-ibu di Posyandu desa dewisari rengasdengklok

3.5.2 Sampel

Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini


adalah Simple Random Sampling sebanyak 30 sampel.

34
3.6 Penyajian Data

Hasil pengumpulan dan analisis data disajikan dalam bentuk tabel


disertai dengan pembahasannya.

3.7 Definisi Operasional

1. Jenis Kelamin
Jenis kelamin yang dimaksud adalah jenis kelamin laki-laki atau perempuan
2. Usia Responden
Usia responden yang dimaksud dalam penelitian ini dihitung dari ulang

tahun terakhir responden pada tahun dilaksanakannya penelitian.

Skala: interval

Alat ukur: kuesioner

3. Pengetahuan
Adalah pengetahuan responden mengenai vitamin A antara lain manfaat

vitamin A, makanan sumber vitamin A, bahaya kekurangan vitamin A, dan

pengadaan bulan vitamin A. Pengetahuan responden dinilai melalui penilaian

jawaban responden atas pertanyaan-pertanyaan kategori pengetahuan di dalam

kuesioner. Pertanyaan kategori pengetahuan dalam kuesioner berjumlah 7

buah. Tiap jawabannya diberi nilai 10 jika benar dan 1 jika salah. Dengan

demikian, nilai maksimal yang dapat diperoleh responden dari kategori

pengetahuan adalah 70 dan nilai minimal 7. Setelah semua nilai yang

didapatkan masing-masing responden dari kategori pengetahuan dijumlahkan,

35
maka berdasarkan perolehan nilainya, responden dikelompokkan ke dalam 2

kategori, yaitu:

a. Pengetahuan cukup, jika jumlah nilai 39 - 70


b. Pengetahuan kurang, jika jumlah nilai 7– 38
Skala: ordinal

Alat ukur: kuesioner

4. Sikap
Adalah sikap responden dalam pemenuhan kebutuhan vitamin A. Sikap

responden dinilai melalui penilaian jawaban responden atas pertanyaan-

pertanyaan kategori sikap di dalam kuesioner. Pertanyaan kategori sikap dalam

kuesioner berjumlah 3. Tiap jawabannya diberi nilai 10 jika benar dan 1 jika

salah. Dengan demikian, nilai maksimal yang dapat diperoleh responden dari

kategori sikap adalah 30 dan nilai minimal 3. Setelah semua nilai yang

didapatkan masing-masing responden dari kategori sikap dijumlahkan, maka

berdasarkan perolehan nilainya, responden dikelompokkan ke dalam 2

kategori, yaitu:

a. Sikap cukup, jika jumlah nilai 17 - 30


b. Sikap kurang, jika jumlah nilai 3 – 16
Skala: ordinal

Alat ukur: kuesioner

5. Perilaku
Adalah perilaku responden dalam pemenuhan kebutuhan vitamin A dalah

kehidupan sehari-hari. Perilaku dinilai melalui penilaian jawaban responden

atas pertanyaan-pertanyaan kategori perilaku di dalam kuesioner. Pertanyaan

36
kategori perilaku berjumlah 4 buah, dengan 1 pertanyaan tidak dinilai. Pada

penilaian tiap jawabannya diberi nilai 10 jika benar dan 1 jika salah. Dengan

demikian, nilai maksimal yang dapat diperoleh dari kategori perilaku adalah 30

dan nilai minimal 3. Setelah semua nilai yang didapatkan masing-masing

responden dijumlahkan, maka berdasarkan perolehan nilainya, responden

dikelompokkan ke dalam 2 kategori, yaitu:

a. Perilaku cukup, jika jumlah nilai 17 – 30


b. Perilaku kurang, jika jumlah nilai 3 – 16
Skala: ordinal

Alat ukur: kuesioner

37