Anda di halaman 1dari 5

LAMPIRAN

URAIAN MATERI
A. PESAN YANG TERKANDUNG DALAM DONGENG
Pesan adalah amanat atau pesan moral yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca
berupa nilai- nilai luhur yang dapat dijadikan contoh atau teladan. Penyampaian pesan selalu
didasarkan tema dan tujuan yang telah ditetapkan penulis pada saat menyusun rancangan
cerita. Pesan atau amanat dalam sebuah tulisan tidak selalu tersurat (jelas), tapi bisa juga
tersirat (tersembunyi). Amanat tersurat adalah amanat yang dijelaskan dalam kata-kata sebuah
tulisan. Sedangkan, amanat tersirat adalah amanat yang tidak dijelaskan secara tertulis, tetapi
dapat diketahui pembaca melalui alur cerita dalam tulisan.
B. BENTUK POLA IRAMA
Pola irama yaitu panjang pendeknya bunyi. Panjang pendeknya bunyi dapat
dihitung berdasarkan ketukan. Ketukan merupakan bunyi yang teratur yang digambarkan
seperti bunyi detak jarum jam. Pola irama berjalan menurut birama. Birama yaitu kuat dan
lemahnya bunyi dalam lagu. Kuat lemahnya bunyi dibatasi garis birama. Birama ditandai
dengan tanda birama. Contoh dari tanda birama yaitu 4/4. Artinya setiap birama ada empat
ketukan
Perhatikan contoh irama berikut!
Penulisan pola irama digambarkan dengan t
– – – | – – – | – – – | – – – || birama
t t t t | t . t t | t . t . | t . . . || pola irama
1 1 1 1 | 2 1 1 | 2 2 | 3 1 || ketukan
C. SIFAT PERTUKARAN PENJUMLAHAN
Sifat komutatif adalah sifat pertukaran dua bilangan pada operasi hitung penjumlahan atau
perkalian, di mana pengerjaan operasi hitung penjumlahan/perkalian 2 bilangan yang ditukar
tempatnya tersebut hasilnya sama.
Dalam artian, letak bilangan pada operasi hitung penjumlahan/perkalian 2 bilangan bisa
ditukar tempatnya/dibolak-balik, misalnya bilangan/angka yang depan/kiri ditaruh di
belakang/kanan dan/atau sebaliknya, tanpa memengaruhi hasilnya karena hasilnya tetap sama.
Hukum maupun sifat komutatif hanya berlaku pada operasi hitung penjumlahan dan perkalian
bilangan bulat positif/negatif. Jadi, sifat komutatif/pertukaran ini tidak berlaku atau tidak bisa
diterapkan pada operasi hitung pengurangan dan pembagian.
Secara umum, rumus sifat komutatif untuk penjumlahan yaitu a + b = b + a. Sedangkan
penerapan sifat komutatif pada perkalian yaitu a x b = b x a
PENILAIAN PEMBELAJARAN

A. Penilaian Sikap

Keterangan:

Gotong
Religius Mandiri Nasionalis
Royong
No Nama S S S S
K C B K C B K C B K C B
B B B B
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 ……………..
2 ……………..
3 ……………..
………
dst
……..
K
(Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4
B. Penilaian Pengetahuan
- Teknik : Penilaian tertulis

- Jumlah : 7 soal

- Skor maksimal per soal : 1 untuk soal pilihan ganda

2,5 untuk soal uraian

- Skor maksimal soal tertulis : 10

Jumlah skor diperoleh siswa


- Nilai siswa: x100
Total skor

C. Penilaian Keterampilan:
a. Penilaian: Unjuk Kerja
Rubrik Penilaian Bernyanyi
N Kriteria Baik Baik Cukup Perlu
O sek bimbingan
ali
4 3 2 1
1Menghafal lirik lagu Siswa mampu Siswa mampu Siswa mampi Siswa belum
menghafal menghafal menghafal hafal sama
semua lirik sebagian sebagian kecil sekali lirik
lagu besar lirik lirik lagu. lagu.
lagu.

2Dapat mengikuti Siswa mampu Siswa mampu Siswa mampu Siswa belum
tempo lagu mengikuti mengikuti mengikuti mampu
tempo pada tempo pada tempo pada mengikuti
seluruh sebagian sebagian kecil tempo pada
bagian lagu. besar lagu. lagu. seluruh lagu

Instrumen Penilaian Bernyanyi

b. Penilaian: Observasi (Pengamatan)


Instrumen Observasi Menceritakan Kembali Isi Dongeng
N Kriteria Terlihat (√) Belum
o terlihat(√)
1 Cerita sesuai dengan isi dongeng
2 Suara terdengar dengan jelas
3 Dapat menceritakan kembali isi
dongeng dengan lancar