Anda di halaman 1dari 7

PROPOSAL

PENGAJUAN DANA SARANA DAN PRASARANA


KEGIATAN MAGHRIB MENGAJI

SEKERTARIAT MASJID JAMIE BAITUL MUTTAQIIN


KP BABAKAN RT 03 RW 09 DESA CIKOLE
KEC. LEMBANG KAB. BANDUNG BARAT
PROPOSAL
BANTUAN SARANA DAN PRASARANA
GERAKAN MAGHRIB MENGAJI

A. LATAR BELAKANG

Mengaji merupakan salah satu aktifitas ibadah yang sangat lekat dengan
masyarakat muslim di Indonesia sejak mula berkembangnya islan. Sejumlah rumah
ibadah seperti surau, mushalla, langgar, masjid dan lain-lain senentiasa diramaikan
dengan kegiatan mengaji, khususnya di waktu sore usai salat Ashar maupun ba’da
Maghrib. Bagi kaum muslim di Indonesia mengaji tak ubahnya menjadi lembaga
pendidikan keagamaan informal bagi semua anak didik.
Namun kini, seiering dengan semakin berkembangnya kemajuan zaman,
kegiatan anak-anak mulai mengalami pergeseran dari surau, mushalla, langgar
masjid dan bergeser ke ruang keluarga dengan menonton acara-acara televisi atau
mereka beralih ke warung-warung internet maupun warung game 24 jam waktunya
seolah habis untuk menonton atau bermain diruang maya tanpa makna. Mengaji
yang biasa dilakukan sehabis shalat Ashar maupun shalat Maghrib tidak lagi
menjadi kegiatan rutin yang membanggakan, melainkan sebaliknya, seolah menjadi
hantu yang harus dihindari “anak-anak sudah menjauh dari rumah Allah”.
Arus moderenisasi zaman dan perkembangan media masa elektronik pada
saat ini telah melahirkan pergeseran nilai, budaya, kultur dan tradisi masyarakat,
baik di perkotaan maupun di pedesaan. Dan akibatnya telah melahirkan perubahan
sosial yang sangat signifikan ditengah-tengah masyarakat, imbasnya tradisi baik
pada kelompok masyarakat pada saat ini telah tergerus oleh asupan budaya dan
nilai-nilai yang bersebarangan dengan kondisi dan tradisi masyarakat Indonesia
termasuk budaya maghrib mengaji.
Untuk menjawab kondisi perubahan dan pergeseran tersebut, diperlukan
upaya, solusi dan langkah konstruktif untuk menghidupkan dan mengembalikan
kemnbali sebuah tradisi baik dan mengakar ditengah-tengah masyarakat Muslim
Indonesia, yaitu, melalui Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji.
Upaya ini dilakukan untuk mengajak kaum muslim Indonesia untuk kembali
memakmurkan mushola, surau, langgar masjid. Langkah ini juga merupakan
gerakan dakwah riil yang dapat memberikan makna dakwah lebih menyentuh pada
umat, juga sebagai media dalam melakukan sosialisasi, internalisasi, ekteralisasi
ajaran islam, khususnya untuk anak-anak, remaja, pemuda, bapak-bapak dan kaum
ibu-ibu pada semua lapisan masyarakat muslim Indonesia.
Berpijak pada latar belakang diatas dan dalam upaya meningkatkan
pelayanan pendidikan khususnya gerakan magrib mengaji di daerah kami desa
cikole alamat : Kp. Babakan rt 03 rw 09 maka kami bermaksud mengajukan bantuan
sarana dan prasarana yang dimaksudkan agar pelayanan pendidikan di masjid jamie
baitul muttaqiin semakin berkualitas.

B. DASAR PEMIKIRAN
a. Undang-undang Dasar 1945, Pasal 31.
b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 Tahun 1990 tentang
pendidikan prasekolah.
c. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 39 tahun 1992 tentang Peran
serta Masyarakat dalam Pendidikan.
d. Tap MPR/RI No. IV/MPR/1999 butir E No. 7 bidang pendidikan.
e. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 060/U/2002 tentang Pedoman
Pendirian Sekolah.
f. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional.
g. Al-Qur’an (Q.S. 31: 12-15)
h. Al-Qur’an As Shafaat: 102
i. Al-Qur’an Ar-Rahman ayat 1-4 (Tentang subyek pendidikan)
j. Al-Qur’an al-Kahf ayat 66 (Tentang Pendidik)

C. MAKSUD DAN TUJUAN

1. Menyediakan sarana yang memadai untuk memenuhi kebutuhan Kegiatan


Belajar Mengajar (KBM).

2. Memberikan pelayanan dan kesempatan belajar yang kondusif dan


mendidik bagi anak-anak usia dini/pra sekolah, remaja dan majelis taklim
3. Upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan mutu pendidikan di
masjid Jamie Baitul Muttaqin , untuk berperan secara aktif dalam
pembangunan bangsa.

D. DATA SANTRI

KELAS QUR’AN
KELAS IQRA
NO

1 SALWA NABILA AGUNG FERDIANSYAH

2 AGISNI NURUL AULIA BILQIS ALGUSNA FADHILAH

3 ERWIN NUREKA SETIAWAN EDWAR NUGRAHA PUTRA

4 MELIA ANDRIANI OMAN

5 NURAINI SAFITRI IKHSAN

MUHAMMAD ADIL ABDILLAH


6 REREN
AUFA

7 RIZAL GUSTIAN HIDAYAT MUHAMMAD AL-GHIFARI

MUHAMMAD HABIB SALMAN


8 MUHAMMAD KHOIRUZ ZAMAN
ARIFIN

9 SAYYID FADHILAH ALIMA

10 AZILMA NUZUL YASINTA MUTIA KRISMAYANTI

11 VIVI NURMALASARI NAILA ANGGRAINI

12 SUSANTI RAHMAWATI SALMA SOBAH ADAWIYAH

13 HANIFAH GINAGUNAYAH ZALVA HASNA ANDRIANI

14 FADIA TIARA

15 HASYA KAMELIA

E. PROGRAM PEMBELAJARAN
NO. HARI PELAJARAN
1 SENIN TAHSIN
2 SELASA TAHSIN
3 RABU FIQIH
4 KAMIS YASINAN
5 JUMAT TAHFIDZ
6 SABTU TAHFIDZ
7 MINGGU AQIDAH AKHLAQ

F. DATA SDM
NO NAMA PENDIDIKAN PROPESI ASATIDZ
1 Asep mi’rojul mu’minin Program SI di - Guru di LTI Qur’an
UNISBA – Ahwal (Lemabaga Tarbiyyah
Syakhsiyyah Islamiyyah
- Guru tahsin di SMAI
NH Cikole Lembang
2 Budiman Yunus Program SI di - Guru PAI SD Cibogo Qur’an &
Universitas At- VII Iqra
Taqwa –
Pendidikan Agama
Islam
3 Cecep Maulana SMA Wiraswasta Iqra

G. ANGGARAN
Besarnya biaya yang dibutuhkan untuk bantuan sarana dan prasarana ini
seluruhnya kurang lebih Rp. 7.627.000.,- (Tujuh Juta Enam Ratus Dua Puluh
Tujuh Ribu Rupiah) dengan perincian sebagai berikut :
NO NAMA BARANG JUMLAH TOTAL (Rp)
1 Bangku (Meja Belajar) 15 buah dengan kapasitas 2.200.000
3 orang per bangku
2 Whiteboard 2 buah 2.200.000
3 Speaker Qur’an 3 buah 900.000
4 Portable Wireless Meeting 1 buah 2.200.000
5 Iqra 15 buah 127.000
Jumlah 7.627.000
Demikian Proposal Pengajuan Bantuan Sarana dan Prasarana Lembaga
Pendidikan dan Pengembangan Kegiatan Maghrib Mengaji, dengan harapan
Bapak/Ibu dapat memberikan bantuan tersebut yang kami butuhkan.
Atas segala perhatian, bantuan dan terkabulnya permohonan ini kami
haturkan terima kasih.
Lampiran Pengesahan:
Ketua pelaksana Sekertaris

Asep Mi’rojul Mu’minin Budiman Yunus

Mengetahui :
MUI DKM
Desa Cikole, Baitul Muttaqin,

Ust. Asep tatang Ust. O Mamat

Ketua Ketua
RW 09 RT 01

Bpk. Asep Cece Bpk Unan


Kepala
Desa Cikole

Bpk. Jajang Ruhiyat