Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI

Kegiatan Kolektif Guru

PELATIHAN PEMBUATAN PREPARAT MAKROFAG

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat


Dept. Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi,
Universitas Airlangga

MUHAMMAD SHOBIRIN, S.Pd


NIP : 198309252009031002
SMAN 1 BALEN

SMAN 1 BALEN
JL. SOBONTORO, BALEN - BOJONEGORO
2013
IDENTITAS GURU

1. Nama Sekolah : SMAN 1 BALEN


2. Nama Guru : Muhammad Shobirin, S.Pd

3. NIP : 198309252009031002

4. Jabatan/Golongan Guru : Guru Pertama tk.I / IIIb

5. Alamat Sekolah
 Jalan : Sobontoro
 Kabupaten : Bojonegoro
 Provinsi : Jawa Timur
 Telpon/Fax : 0353 333380
6. Mengajar Mata Pelajaran : Biologi

7. SK Pengangkatan
a. Sebagai CPNS
 Pejabat yang mengangkat : Bupati
 Nomor SK : 813.3/45/203.412/2009
 Tanggal SK : 21 April 2009
b. Pangkat Terakhir
 Pejabat yang mengangkat : Bupati
 Nomor SK : 823.31/203.412/2012
 Tanggal SK : 1 April 2012

8. Alamat Rumah
 Jalan : Jl. Sunan Kalijogo RT/RW : 17/8 Sukorejo
Bojonegoro
 Kabupaten : Jawa Timur
 Provinsi : 081359352889
 Telpon/Fax :
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI


Kegiatan Kolektif Guru

PELATIHAN PEMBUATAN PREPARAT MAKROFAG

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat


Dept. Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi,
Universitas Airlangga

MUHAMMAD SHOBIRIN, S.Pd


NIP : 198309252009031002
SMAN 1 BALEN

Balen, 18 November 2013


Kepala Sekolah, Koordinator PKB,

Dra. Idha S. Maduretno, M.Pd Muhammad Shobirin, S.Pd


NIP. 19561013 198103 2 002 NIP. 19830925 200903 1 002
BAB I
BAGIAN AWAL

A. Judul Kegiatan Kolektif Guru


“PELATIHAN PEMBUATAN PREPARAT MAKROFAG”

B. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Diklat


Kegiatan Pelatihan Pembuatan Preparat Makrofag ini dilaksanakan pada:
Tanggal : 17 Nopember 2013
Tempat : Kampus Fakultas Saintek, Unair, Surabaya.

C. Tujuan KKG
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah :
1. Meningkatkan kualitas kompetensi profesional guru SMA.

D. Lama Waktu Pelaksanaan Kegiatan


Lama waktu pelaksanaan kegiatan dialokasikan selama 6 Jam yang terurai sesuai
struktur program berikut:
NO. PROGRAM ALOKASI WAKTU
1 MATERI
1. Pretest 30 Menit
2. Materi 90 Menit
3. Praktikum 210 Jam
4. Posttest 30 Menit
JUMLAH 6 Jam

E. Surat Penugasan
Surat Penugasan oleh Kepala SMAN 1 Balen diterbitkan pada tanggal 17 Nopember
2013 Nomor. 800/273/412.40/SMAN 1BLN/2013
F. Penyelenggara/Pelaksana Diklat
Kegiatan Pelatihan Pembuatan Preparat Makrofag dilaksanakan dalam rangka
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, oleh Departemen Biologi Dept. Biologi,
Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Airlangga

G. Surat Penugasan dan Sertifikat Diklat


(Terlampir)
BAB II
BAGIAN ISI
A. Uraian Tujuan Pelatihan
Tujuan :
1. Untuk meningkatkan kualitas kompetensi profesional guru.
B. Materi yang disajikan
1. Judul Materi : Sistem pertahanan tubuh
Pemateri : Dr. Dwi Winarni, Dra, M.Si. (NIP. 196511071989032001)
Ringkasan Materi :

PROSES fagositosis adalah sebagian dari respons imun non spesifik dan yang
pertama kali mempertemukan tuan rumah dengan benda asing. Istilah endositosis
lebih umum dan mempunyai dua arti yaitu fagositosis (pencernaan partikel) dan
pinositosis (pencernaan nonpartikel, misalnya cairan). Sel yang berfungsi menelan
dan mencerna partikel atau substansi cairan disebut sel fagositik, terdiri dari sel
fagosit mononuklear dan fagosit polimorfonuklear. Sel ini pada janin berasal dari
sel hematopoietik pluripotensial yolk sac, hati, dan sumsum tulang.

MAKROFAG adalah sel darah putih yang melakukan beberapa kegiatan penting
dalam sistem kekebalan tubuh. Meskipun fungsi biasa makrofag dianggap untuk
mendorong kekebalan bawaan non-spesifik, mereka juga membantu untuk memulai
proses pertahanan tertentu. Sel-sel ini sangat penting untuk respon inflamasi, dan
dapat didorong untuk mengejar target tunggal, seperti sel-sel tumor.

MAKROFAG memiliki fungsi atau peran utama untuk memakan partikel dan
mencernanya bersama-sama dengan lisosom yaitu berkaitan dengan fungsi
pertahanan dan perbaikan, fungsi lainnya adalah menghasilkan IL (Inter Leukin)
yang mengatur tugas sel-B dan sel-T dari limfosit dan memobilisasi sistem
pertahanan tubuh lainnya, makrofag juga merupakan sel sekretori yang dapat
menghasilkan faktor nekrosis tumor (TNF = Tumor Nekrosis Faktor) yang dapat
membunuh sel tumor, juga menghasilkan beberapa substansi penting termasuk
enzim-enzim (lisozim, elastase).
2. Judul Materi : Praktikum Pembuatan Preparat Makrofag
Pemateri : Drs. Saikhu Akhmad Husen, M.Kes .
Ringkasan Materi :
ISOLASI MAKROFAG DARI PERITONEAL MENCIT
Tujuan :
Peserta mampu mengidentifikasi keberadaan makrofag beserta peran fisiologisnya
Hewan uji :
Mencit (Mus musculus)
Alat dan Bahan :
Mikroskop cahaya Incubator CO2
Spluit 10 cc dan needle 26 G Neutral red
sentrifuge tube dan Sentrifuge PBS (phospat Buffer Saline)
Mikropipet 10 mikro RPMI dingin
Hemositometer Alkohol 70%
Dissecting set steril Lar.tripan blue
Kapas Mikrowell dan cover slip
Bak paraffin Latex bead LB30 sigma

CARA KERJA
1. Isolasi dan Kultur Sel Makrofag Peritoneum Mencit.
 Mencit dibunuh dengan narkose menggunakan kloroform. Mencit diletakkan
dalam posisi terlentang, kulit bagian perut dibuka dan dibersihkan selubung
peritoneumnya dengan alkohol 70%.
 Suntikkan  10 ml medium RPMI dingin ke dalam rongga peritoneum, tunggu  3
menit sambil ditekan-tekan secara perlahan.
 Cairan peritoneal diaspirasi dari rongga peritoneum dengan cara menekan organ
dalam dengan 2 jari, cairan diaspirasi dengan spuit injeksi, dipilih pada bagian
yang tidak berlemak dan jauh dari usus. Aspirat yang didapat ditampung dalam
tabung sentrifus dan disentrifus pada 1.200 rpm, 4C selama 10 menit.
 Supernatan dibuang, kemudian ditambahkan 3 ml medium RPMI komplit
(mengandung FBS 10%) pada pellet yang didapat.
 Jumlah sel yang didapat dihitung dengan menggunakan hemositometer, kemudian
diresuspensikan lagi dengan medium RPMI komplet sehingga didapat suspensi sel
dengan kepadatan 2,5 x 106/ml.
 Suspensi sel yang telah dihitung dikultur pada sumuran microplate 24 yang telah
diberi cover slips bulat, setiap sumuran 200l (5 x 105 sel).
 Inkubasikan dalam inkubator CO2 5%, 37C selama 30 menit. Kemudian
ditambahkan medium RPMI komplit 1 ml/ sumuran dan diinkubasikan lagi selama
2 jam. Sel dicuci dengan RPMI 2x kemudian ditambahkan medium komplit 1 ml/
sumuran dan inkubasi dilanjutkan sampai 24 jam.

2. PENGAMATAN AKTIFITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG


1. Amati preparat yang sudah disediakan pada perbesaran 100x.
Gambar dan identifikasi keberadaan makrofag yang teraktifasi.

C. Tindak Lanjut Guru


1. Menginformasikan pengetahuan baru kepada peserta didik
2. Mengagendakan untuk mencoba di sekolah bersama kelompok KIR

D. Dampak
1. Meningkatnya pengetahuan guru dalam bidang materi sehingga meningkatkan
profesionalisme.
E. Penutup
Demikian laporan pengembangan diri ini disusun. Semoga bermanfaat.
BAB III
BAGIAN AKHIR

a. LAMPIRAN FOTO COPY MATERI


(Terlampir)
b. MATRIK RINGKASAN PELAKSANAAN KEGIATAN

Nama Kegiatan Peran Institusi Tempat Waktu Kegiatan Nama Fasilitator Dampak*)
Guru Penyelenggara Kegiatan
Pelatihan Pembuatan Peserta Dept. Biologi, Kampus C Unair 17 Nopember  Drs. Saikhu Meningkatnya
Preparat makrophage Fakultas Sains dan 2013 Akhmad Husen, pengetahuan guru
Teknologi, M.Kes . dalam bidang
 Dr. Dwi WInarni, materi sehingga
Universitas Airlangga Dra., M.Si meningkatkan
profesionalisme.