Anda di halaman 1dari 76

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Dalam menghadapi perkembangan perekonomian nasional yang
senantiasa bergerak cepat, kompetitif, dan terintegrasi dengan tantangan yang
semakin kompleks serta sistem keuangan yang semakin maju, diperlukan
penyesuaian kebijakan di bidang ekonomi, termasuk perbankan, salah satunya
adalah bank syariah karena kebutuhan masyarakat Indonesia akan jasa-jasa
perbankan syariah semakin meningkat. Dalam UU No 21 Tahun 2008 tentang
Perbankan Syariah disebutkan bahwa bank syariah adalah bank yang
menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dan menurut
jenisnya terdiri atas bank umum syariah dan bank pembiayaan rakyat
syariah.1
Bank sebagai perusahaan yang menyediakan jasa layanan kepada
nasabah, pelayanan dan kepuasan pelanggan adalah merupakan tujuan utama
dalam perusahaan karena tanpa pelanggan, perusahaan tidak akan ada.
Pelanggan adalah kunci untuk meraih keuntungan. Dalam jangka waktu yang
panjang perusahaan yang akan tetap bertahan hidup dalam menghadapi
persaingan bisnis yang mengglobal adalah perusahaan yang terus melakukan
perbaikan dalam kegiatan pelayanan, operasional jasa atau inovasi produk
untuk selalu meningkatkan kualitas.
Akhir-akhir ini kinerja telah menjadi terminologi atau konsep yang
sering dipakai orang dalam berbagai pembahasan dan pembicaraan,
khususnya dalam kerangka mendorong keberhasilan organisasi atau sumber
daya manusia. Terlebih saat ini, organisasi dihadapkan pada tantangan
kompetisi yang tinggi, era kompetisi pasar global, kemajuan teknologi
informasi, maupun tuntutan pelanggan atau pengguna jasa layanan yang
semakin luas. Bahkan kinerja merupakan pertanyaan kunci terhadap

1
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

1
2

efektifitas kerja atau keberhasilan organisasi. Suatu organiasasi akan berhasil


dan efektif karena di dalamnya memiliki kinerja yang baik dan ditopang oleh
sumber daya manusia yang berkualitas.2
Seperti yang kita ketahui bahwa di era sebelum tahun 1980, faktor
pelayanan nasabah atau pelanggan kurang mendapat perhatian dari berbagai
perusahaan. Pelayanan kepada nasabah masih dianggap sepele dan tidak
dipedulikan dengan anggapan nasabah yang membutuhkan perusahaan.
Seiring dengan berkembangnya perekonomian Indonesia khususnya dan
global umumnya serta kemajuan pola pikir dan perilaku masyarakat, pola
seperti di atas menjadi semakin ditinggalkan. Kemajuan ekonomi telah
mengakibatkan tingkat persaingan menjadi semakin tinggi sehingga
perusahaan yang mampu meberikan kepuasan kepada pelangganlah yang
akan memperoleh simpati.3
Saat ini persaingan pada sektor jasa tidak hanya pada penjualan produk
yang sesuai dengan target dan semata untuk mendapatkan laba, namun lebih
ditekankan pada layanan yang baik pada sektor jasa terutama pada perbankan
maka nasabahpun akan merasa puas, dengan kepuasan nasabah bank akan
merasa diuntungkan karena akan menimbulkan kesetiaan nasabah terhadap
perusahaan, dapat juga kekecewaan itu akan diceritakan kepada orang lain
dan perusahaan akan kehilangan nasabah dan para calon nasabah lainnya.
Setiap perusahaan yang memperhatikan kepuasan pelanggan akan
memperoleh banyak manfaat.4
Untuk mewujudkan kinerja karyawan frontliner yang baik sesuai
dengan ekspektasi para nasabah dibutuhkan strategi yang baik, menurut
Johson dan Scholes yang dimaksud dengan strategi ialah arah dan ruang
lingkup dari sebuah organisasi atau lembaga dalam jangka panjang, yang

2
Sudarmanto, Kinerja dan Pengembangan Kompetensi SDM, (Yogyakarta: Pustaka
Pelajar, 2009), hlm. 6
3
Kasmir, Etika Customer Service, (Jakarta: Rajawali Pers, 2011),hlm v
4
Freddy Rangkuti, Customer Care Excellence Meningkatkan Kinerja Perusahaan
Melalui Pelayannan Prima ( Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2016), hlm 3.
3

mencapai keuntungan melalui konfigurasi dan sumber daya dalam lingkup


yang menantang, demi memenuhi kebutuhan pasar dan suatu kepentingan. 5
Tentu saja dalam hal ini petugas frontliner memiliki peran yang cukup
besar pada pemberian pelayanan yang baik kepada nasabah, memberikan
pelayanan langsung kepada nasabah, berinteraksi langsung dengan nasabah
maupun calon nasabah, seperti security yang bertugas memberikan pelayanan
di awal nasabah akan masuk kedalam bank, setelah nasabah menjelaskan
maksud dan tujuannya kemudian disitulah peran customer service dalam
memberikan informasi kegiatan bank berkaitan funding serta financing
maupun teller yang bertugas melayani nasabah dalam transaksi keuangannya,
sehingga pelayanan, frontliner yang bisa menjadi daya tarik nasabah untuk
menambatkan keinginan untuk menjadi nasabah dari lembaga perbankan
tersebut.
Selain memberikan pelayanan terbaiknya untuk menarik nasabah yang
baru datang, tentu saja frontliner juga harus dapat memberikan pelayanan-
pelayanan terbaiknya untuk nasabah yang sudah lama bermitra dengan
lembaga perbankan tersebut. Tentu saja dengan lembaga perbankan tersebut
dapat memepertahankan kepuasan dari nasabah yang sudah lama bermitra.
Jika frontliner mampu untuk memberikan pelayanan yang baik dan
berkesan kepada nasabah, terutama dalam hal efesiensi waktu dan keakuratan
informasi, maka membuat nasabah menjadi senang, karena pada hakikatnya
salah satu hal yang harus dihindari oleh perusahaan adalah membuat nasabah
menunggu, hal yang sangat berpengaruh pada kepuasan nasabah. Jika
nasabah melalukan komplain pada perusahaan dari pihak frontliner, customer
service khususnya wajib memberikan solusi dengan baik dan tanpa
menyinggung perasaan pelanggan. Seperti tetap ramah, murah senyum, sigap
menangani keluhan. Serta merubah komplain nasabah menjadi kepuasan
nasabah.6 Frontliner harus mampu mempelajari perilaku konsumen.

5
www.seputarpengetahuan.com/2015/02/10-pengertian-strategi-menurut-para-ahli-
lengkap. Html. Diakses pada tanggal 20 maret 2018 diakses pada pukul 14:23
6
Freddy Rangkuti, Customer Care Excellence Mneingkatkan Kinerja Perusahaan
Melalui Pelayanna Prima (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2016), hlm 31.
4

Untuk memiliki karyawan yang benar-benar profesional seperti yang


diinginkan oleh bank bukanlah perkara mudah. Banyak hal yang harus
dilakukan, sehingga karyawan yang diperoleh nantinya benar-benar memiliki
kemampuan yang diinginkan. Di samping itu bank juga merancang bagian
bagian yang ada dalam dunia perbankan sesuai dengan kebutuhannya. Bank
juga harus merancang uraian-uraian tugas-tugas yang harus dijalankan
seorang karyawan, wewenang dan tanggung jawab masing-masing. Semua ini
dilakukan agar pekerjaan yang akan dijalankan nantinya benar-benar sesuai
alur kerja yang ada di bank. Tanpa uraian tugas, wewenang dan tanggung
jawab yang jelas dan transparan, maka kinerjsa karyawannya yang
berkualitaspun akan terhambat kerjanya. Kegiatan seperti ini disebut sebagai
merancang analisis jabatan (job analysis).7
Keandalan sistem pelayanan sering menjadi penentu kepercayaan
nasabah terhadap bank dan produk-produknya. Produk-produk dan jasa
perbankan yang ditawarkan oleh berbagai bank bisa jadi sama, tetapi
perbedaan dapat ditunjukan melalui cara yang diterapkan oleh bank dalam
melayani nasabah. Dunia perbankan menyadari betapa pentingnya
memperoleh dan mempertahankan kepercayaan nasabah bagi keberhasilan
bisnis bank.
Sebuah bank syariah selayaknya memiliki lingkungan kerja yang
sejalan dengan syariah. Dalam hal etika, misalnya amanah dan siddiq, harus
melandasi setiap karyawan sehingga tercemin integritas eksekutif muslim
yang baik. Di samping itu, karyawan bank syariah harus skillful dan
profesional (fatanah), dan mempu melakukan tugas secara team-work di
mana informasi merata di seluruh fungsional organisasi (tabliq). Selain itu
cara berpakaian dan tingkah laku dari para karyawan merupakan cerminan
bahwa mereka bekerja dalam sebuah lembaga keuangan yang membawa
nama besar Islam, sehingga tidak ada aurat yang terbuka dan tingkah laku

7
Kasmir, Manajemen Perbankan, hlm. 133-135
5

yang kasar.demikian juga dalam menghadapi nasabah, akhlak harus


senantiasa terjaga, Nabi SAW mengatakan bahwa senyum adalah sedekah.8
Lima tahun lebih BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara hadir mempersembahkan sebuah layanan dengan finansial
sesuai kebutuhan nasabah dengan jangkauan termudah untuk kehidupan lebih
bermakna. Melayani nasabah dengan pelayanan prima (service excellence)
dan menawarkan beragam produk yang sesuai harapan Nasabah dengan
prinsip syariah. Pada BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara peranan
frontliner sangat penting, karena mereka inilah yang menjadi ujung tombak
dalam memberikan pelayanan yang baik kepada nasabah sehingga nasabah
tersebut merasa puas dan terdorong untuk menjadi nasabah yang loyal.
frontliner pada bank adalah petugas yang berhadapan langsung dengan
nasabah.Frontliner pada BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara adalah Customer Service, Teller, Dan Security.9Strategi yang
digunakan di dalam BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara ini ada dua
kategori yang pertama Strategi Peningkatan kinerja yang mendasar yaitu
bersikap ramah, menggunakan seragam sesuai dengan ketentuandan yang
kedua yaitu Strategi kinerja frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor
Cabang Banjarnegara adalah mengadakan pelatihan berupa role-play,
mengadakan berupa motivasi, dan sharing per divisi bagian operasional setiap
seminggu sekali pada hari rabu.
Berdasarkan dari uraian latar belakang tersebut, maka dalam
penelitian ini penulis mengambil judul “Strategi Peningkatan Kinerja
Karyawan Pada Bagian Frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kc
Banjarnegara.”

8
Muhammad Syafi’i Antonio, Bank Syariah Dari Teori ke Praktik, (Jakarta: Gema
Insani, 2001), hlm. 34
9
Wawancara dengan Yunia Arofah selaku Teller pada tanggal 5 maret 2019 pukul 14.30
6

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang sudah diterangkan di atas , maka
dapat diperoleh rumusan masalah yaitu : Bagaimanakah Peningkatan Kinerja
Karyawan pada Bagian Frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor
Cabang Banjarnegara ?

C. Maksud Dan Tujuan Penulisan Tugas Akhir


Untuk mengetahui seperti apa peningkatan kinerja karyawan pada
bagian frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara.
Di samping itu juga untuk memenuhi salah satu syarat guna meraih
gelar Ahli Madya dalam bidang Manajeman Perbankan Syariah pada Fakultas
Ekonomi Bisnis Islam IAIN Purwokerto. Serta untuk mengembangkan
kemampuan penulis dalam menulis hasil penelitian yang berdasar pada
praktik kerja lapangan. Dengan demikian, penulis dapat memaparkan secara
detail praktik kerja yang dilaksanakan sesuai dengan persyaratan yang
ditentukan oleh Program DIII MPS Fakultaas Ekonomi Bisnis Islam IAIN
Purwokerto.

D. Manfaat Penelitian
a. Secara teoritis penulisan ini diharapkan mampu memberikan pemikiran
bagi pengembangan ilmu perbankan syariah pada umumnya dan keuangan
khususnya serta menjadi rujukan penelitian berikutnya tentang apresiasi
para nasabah dalam menentukan pembiayaan yang mereka ambil.
b. Secara praktis
a) Bagi penulis, memberikan wawasan dan pengetahuan tentang
peningkatan kinerja di BPRS .
b) Bagi masyarakat, menambah wawasan dan pengetahuan di BPRS
Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara.
c) Bagi Bank BPRS Buana Mitra Perwira KC Banjarnegara, hasil
penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan mengenai
7

peningkatan kinerja karyawan pada bagian frontliner di BPRS Buana


Mitra Perwira KC Banjarnegara.

E. Metode Penelitian
Dalam melakukan penelitian terhadap masalah yang telah diuraikan
diatas, maka penulis menggunakan metode sebagai berikut:

1. Jenis Penelitian
Jenis Penelitianyang yang digunakan dalam penelitian ini berupa
jenis kualitatif dengan desain penelitian deskriptif kualitatif di mana
peneliti langsung terjun ke lapangan atau ke tempat yang menjadi objek
penelitian (BPRS Buana Mitra Perwira KC Banjarnegara) sehingga
penelitian ini difokuskan untuk menelusuri dan mnegkaji bahan-bahan
yang ada di lapangan serta relevan dengan permasalahan yang diangkat.

2. Lokasi Penelitian dan Waktu Penelitian


Penelitian ini dilakukan di PT. BPRS BUANA MITRA PERIRA
KANTOR CABANG BANJARNEGARA yang beralamatkan di Jl.
Jend.Sudirman No.6 Banjarnegara.Penelitian ini dilaksanakan pada
tanggal 11 Februari sampai dengan 15 Maret 2019.

3. Sumber Data
a. Sumber Data Primer
Yaitu data yang diperoleh langsung dari sumber data oleh peneliti
dengan tujuan tertentu dalam bentuk wawancara, dokumentasi, dan
observasi yang di dapat di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor
Cabang Banjarnegara. Dalam hal ini penulis memperoleh data dari
Resty Novitarini selaku Customer Service (CS) di BPRS Buana
Mitra Perwira Kc Banjarnegara mengenai bagaimana peningkatan
8

kinerja karyawan pada bagian frontliner di BPRS Buana Mitra


Perwira Kc Banjarnegara.
b. Sumber Data Sekunder
Yaitu data yang lebih dahulu dikumpulkan dan dilaporkan
orang-orang diluar dari peneliti, walaupun ini sesungguhnya data
asli, yaitu berkaitan dengan peningkatan kinerja karyawan pada
bagian frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara
dan wawancara yang dapat mendukung dan menguatkan data
peneliti.

4. Teknik Pengumpulan Data


a. Observasi (pengamatan langsung)
Teknik observasi yaitu pengamatan dan pencatatan secara
sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian.10
Dalam observasi ini peneliti terlibat langsung dengan kegiatan
sehari-hari orang yang sedang diamati atau yang digunakan dalam
sumber data penelitian. Sambil melakukan pengamatan, peneliti ikut
melakukan apa yang dikerjakan oleh sumber data.11 Observasi ini
dilakukan untuk mendeksripsikan produk peningkatan kinerja
karyawan pada bagian Frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira
Kantor Cabang Banjarnegara.

b. Teknik Wawancara
Teknik ini adalah cara mengumpulkan data yang mengaruskan
seorang peneliti mengadakan kontak langsung secara lisan atau tatap
muka (face to face) dengan responden, baik dalam situasi yang
disengaja dibuat untuk keperluan tersebut.12

10
Ahmad Tanzeh, Pengantar Metode Penelitian, (Yogyakarta: Teras, 2009), hlm. 58
11
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, (Bandung: CV
ALFABETA, 2011), hlm.227
12
Soeratno dan Lincolin Arsyad, Metode Penelitian untuk Ekonomi dan Bisnis,
(Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 1998), hlm. 95
9

Teknik ini digunakan untuk mengetahui sepenuhnya yang


berkaitan dengan penelitian di BPRS Buana Mitra Perwira Kc
Banjarnegara. Wawancara yang dilakukan oleh penulis yaitu
wawancara dengan Resty Novitarini selaku customer service (CS) di
BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara mengenai
peningkatan kinerja karyawan pada bagian Frontliner di BPRS
Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara.

c. Teknik Dokumentasi
Teknik dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang
dilakukan dengan cara menelaah dokumen yang telah ada atau
tersedia yang nantinya digunakan untuk dipelajari pengetahuan dan
fakta yang akan diteliti.

5. Metode Analisis Data


Metode analisis data yang penulis gunakan dalam tugas akhir ini
adalah metode analisis data kualitatif, dalam penelitian kualitatif, data
diperoleh dari beberapa sumber, dengan menggunakan teknik
pengumpulan data yang bermacam-macam.13
Metode analisis data kualitatif merupakan upaya yang dilakukan
dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-
milahnya menjadi sataun yang dapat dikelola, mensintesiskannya,
mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa
yang dipelajari dan memutuskan apa yang dapat dicerutakan kepada
orang lain.14
Tahapan dalam penelitian kualitatif, adalah tahapan yang
dilakukan dengan melakukan pengamatan tentang peningkatan kinerja
karyawan pada bagian Frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kc

13
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, (Bandung: CV
ALFABETA, 2011), hlm. 243
14
Lexy J. Moleong, Metedeologi Penelitian Kualitatif. (Bandung: PT REMAJA
ROSDAKARYA, 2014), hlm. 248
10

Banjarnegara, analisis datanya adalah menggunakan metode deskriptif


analisis, yakni merupakan metode penelitian yang bertujuan memberikan
gambaran umum tentang subyek penelitian berdasarkan data dan variabel
yang diperoleh dari kelompok subyek yang diteliti.

F. Sistematika Penulisan

Guna mempermudah pemahaman isi Tugas Akhir ini, maka penulis


akan membagi menjadi empat bab selain itu tambahan yang berisikan
halaman judul, halaman pengesahan, kata pengantar, pedoman transliterasi
arab-latin, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran, dan Abstrak.
Sistematika pembahasan penulis diuraikan sebagai berikut:

BAB I : PENDAHULUAN
Menguraikan tentang latar belakang masalah pengambilan judul
Strategi Peningkatan Kinerja Karyawan pada Bagian Frontliner di BPRS
Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara , dengan membahas permasalahan
yang ada hubungannya dan kaitannya dengan Strategi Peningkatan Kinerja
Karyawan pada Bagian Frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kc
Banjarnegara. Dalam bab ini juga membahas tentang tujuan dan manfaat
penulisan tugas akhir, metode penulisan tugas akhir, lokasi dan waktu tempat
pelaksanaan serta sistematika penulisannya

BAB II : TELAAH PUSTAKA


Bab ini menjelaskan tentang teori-teori dan penelitian terdahulu yang
berkaitan dengan judul atau tema yang diangkat dalam penulisan tugas akhir.
Yaitu berisi tentang tinjauan tentang Strategi meliputi : pengertian
manajemen strategi, Tujuan manajemen strategi. Tinjauan tentang Kinerja
karyawan meliputi : pengertian kinerja, tujuan kinerja, faktor-faktor yang
mempengaruhi kinerja, Elemen-Elemen Pokok Penilaian Kinerja, dasar
11

hukum penilaian kinerja, indikator kinerja.Tentang Frontliner : pengertian


Customer Service, Teller, Securty.

BAB III : HASIL DAN PEMBAHASAN


a. Pada bagian Hasil membahas tentang gambaran umum BPRS Buana
Mitra Perwira Kc Banjarnegara, meliputi sejarah singkat berdirinya
BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara , tujuan, visi dan misi,
motto dan etos kerja, struktur organisasi, produk-produk yang ada pada
BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara.
b. Pada bagian Pembahasan berisi tentang : Strategi Peningkatan Kinerja
Karyawan pada Bagian Frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kc
Banjarnegara, meliputi Strategi Kinerja karyawan yang utama yang
dilakukan oleh Frontliner BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara.

BAB IV : PENUTUP
Membahas tentang kesimpulan dan saran-saran yang dijadikan
sebagai sumbangan pemikiran guna memecahkan penelitian penulis yang
berjudul Strategi Peningkatan Kinerja Karyawan pada Bagian Frontliner di
BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara.
.
12

BAB II
LANDASAN TEORI

a. Konsep Strategi
1. Pengertian Strategi
Pada awalnya kata “Strategi” digunakan untuk kepentingan militer
saja tetapi kemudian berkembang keberbagai bidang yang berbeda seperti
strategi ekonomi, pemasaran, manajemen strategic dan lain sebagainya.15
Selain definisi tersebut definisi umum strategi adalah proses
penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan
jangka panjang organisasi, disertai penyusunan suatu cara atau upaya
bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. Definisi khusu strategi
merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan
terus-menerus, serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa
yang diharapkan oleh para pelanggan dimasa depan. Dengan demikian,
strategi hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi dan bukan
dimulai dari apa yang terjadi. Terjadinya kecepatan inovasi pasar yang
baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetensi inti (core
competencies). Perusahaan perlu mencari kompetensi inti di dalam bisnis
yang dilakukan.
Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan. Dalam
perkembangannya, konsep mengenai strategi terus berkembang. Hal ini
dapat ditunjukan oleh adanyan perbedaan konsep mengenai strategi selama
30 tahun terakhir.16

15
Thomas Sumarsan, System Pengendalian Manajemen, (Jakarta: Indeks, 2013), hlm 61
16
Freddy Rangkuti, ANALISIS SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis Cara
Perhitungan Bobo, Rating Dan OCAI (Jakarta: PT Gramedia,2014), hlm 3

12
13

2. Macam-macam Strategi
Pembahasan tentang Strategi, ada beberapa macam-macam strategi
adalah sebagai berikut :
a. Strategi pemimpin pasar (Market Leader)
Pemimpin pasar adalah perusahaan yang diakui oleh industry yang
bersangkutan sebagai pemimpin. Perusahaan yang dominan selalu
tetap nomor satu. Sikap ini mendorong untuk menganmbil tindakan
ke-3 arah yaitu: mengembangkan pasar keseluruhan, melindungi
pangsa pasar, dan memperluas pangsa pasar.
b. Strategi Pemantang Pasar (Market Challenger)
Penantang pasar adalah perusahaan “runner up” yang secara
konstan mencoba memperbesar pangsa pasar mereka. Yang dalam
usaha tersebut mereka berhadap secara terbuka dan langsung dengan
pemimpin pasar. Strategi yang dilakukan adalah dengan menentukan
lawan dan sasaran strategi serta memilih penyerangnya.
c. Strategi pengikut pasar (market follower)
Pengikut pasar adalah perusahaan yang mengambil sikap tidak
mengusik pemimpin pasar dan hanya puas dengan cara menyesuaikan
diri terhadap kondisi-kondisi pasar.

3. Proses Strategi
Proses strategi terdiri dari tiga proses tahap diantaranya sebagai
berikut:
a. Perumusan Strategi
Perumusan strategi ini didalamnya termasuk mengembangkan
tujuan, mengenali peluang dan ancaman eksternal, menetapkan
kekuatan dan kelemahan internal, menghasilkan strategi alternatif dan
memilih strategi tertentu yang akan dilaksanakan.
b. Implementasi Strategi
Di dalamnya termasuk menciptakan struktur organisasi yang
efektif, mengubah arah, menyiapkan anggaran, mengembangkan dan
14

memanfaatkan sistem informasi yang diterima. Implementasi Strategi


sering disebut tahap tindakan, karena implementasi berarti
memobilisasi manusia yang ada dalam sebuah organisasi untuk
mengubah strategi yang dirumuskan menjadi tindakan. Tahap ini
merupakan tahapan yang paling sulit karena memerlukan kedisiplinan,
komitmen dan pengorbanan. Kerjasama juga merupakan kunci dari
tindakannya implementasi strategi.17

4. Prinsip-prinsip Strategi
Pada prinsipnya strategi dapat dikelompokan berdasarkan 3 tipe
strategi yaitu:18
a. Strategi Manajemen Strategi yang dapat dilakukan oleh manajemen
dengan orientasi perkembangan strategi secara makro.
b. Strategi Investasi Merupakan kegiatan yang berorientasi pada
investasi.
c. Strategi Bisnis Sering disebut strategi bisnis secara fungsional karena
strategi ini berorientasi pada fungsi-fungsi kegiatan manajemen,
misalnya strategi pemasaran, strategi produksi atau operasional,
strategi distribusi dan strategistrategi yang berhubungan dengan
keuangan.

b. Kinerja
1. Definisi Kinerja
a. Kinerja merujuk pengertian sebagai hasil. Dalam konteks
hasil,Bernardin (2001,143) menyatakan bahwa kinerja merupakan
catatanhasil yang diproduksi (dihasilkan) atas fungsi pekerjaan
tertentu atau aktivitas-aktivitas selama periode waktu tertentu.

17
M. Ismail Yustanto dan M. Karbet Widjatakusuma, Menggagas Bisnis Islam, (Jakarta:
Gema Insani Press, 2002), hlm 319
18
Freddy Rangkuti, ANALISIS SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis Cara Perhitungan
Bobot, Ranting Dan OCAI (Jakarta: PT Gramedia, 2014) , 6-7
15

Dari definisi tersebut Bernardin menekankan pengertian


kinerjasebagai hasil, bukan karakter sifat (trait) dan perilaku.
Pengertiankinerja sebagai hasil juga terkait dengan produktivitas dan
efektivitas(Ricard, 2003). Produktivitas merupakan hubungan antara
jumlahbarang dan jasa yang dihasilkan dengan jumlah tenaga kerja,
modal,dan sumber daya yang digunakan dalam produksi itu (Miner,
1988).
b. Kinerja merupakan pengertian sebagai perilaku. Terkait dengan
kinerjasebagai perilaku, Murphy, 1990 (dalam Ricard, 2002)
menyatakanbahwa kinerja merupakan seperangkat perilaku yang
relevan dengan tujuan organisasi atau unit organisasi tempat orang
bekerja.
Pengertian kinerja sebagai perilaku juga dikemukakan oleh
Mohrman (1989), Campbell (1993), Cardy dan Dobbins (1994),
dalam Ricard (2000). Kinerja merupakan sinonim dengan perilaku.
Kinerja adalah sesuatu yang secara aktual orang kerjakan dan dapat
diobservasi. Dalam pengertian ini, kinerja mencangkup tindakan-
tindakan dan perilaku yang relevan dengan tujuan perusahaan.
Kinerja bukan konsekuensi atau hasil tindakan, tetapi
tindakan itu sendiri (Cambell, 1993 dalam Ricard 2003).19 Jadi
Kinerja karyawan merupakan istilah yang berasal dari Job
Performance atau Actual Performance (prestasi kerja atau prestasi
sesungguhnya yang di capai seseorang).20
c. Strategi Peningkatan Kinerja Karyawan Frontliner
a) Service Excellent
Pelayanan Prima (service excellent) berarti pelayanan yang maksimal,
atau pelayanan yang terbaik dan merupakan faktor kunci dalam keberhasilan
perusahaan. Dalam hal ini pelayanan prima harus dilakukan secara kontinus

19
Sudarmanto, Kinerja dan Pengembangan Kompetensi SDM, (Yogyakarta: Pustaka
Pelajar, 2009), hlm. 8.
20
Anwar Prabu Mangkunegara, Evaluasi Kinerja SDM, (Bandung, PT Refika Aditama,
2010), hlm.9
16

dalam keadaan apapun. Sebab perusahaan saat ini pada hakekatnya adalah
menyediakan jasa yang harus tumbuh dan berkembangan saat ini pada
hakekatnya adalah menyediakan jasa yang harus tumbuh dan berkembang
agar tetap bisa bertahan melayani masyarakat Indonesia sesuai dengan tujuan
jangka pendek dan jangka panjang perusahaan.21 Secara sederhana pelayanan
prima adalah suatu pelayanan yang dapat memenuhi harapan dan kebutuhan
pelanggan yang memenuhi standar kualitas yang sudah ditentukan.22

b) Role-play
Role-play yaitu bertukar peran dimana setiap karyawan akan
belajar bagaimana menjadi nasabah , customer service, teller. Pelatihan ini
dilakukan setiap satu bulan sekali dan dilakukan di luar jam kerja biasanya
ketika bank sudah tutup.
Pelatihan ini bertujuan untuk me-refresh kinerja fronttliner yang
hamper setiap hari bertatap muka dengan nasabah, agar frontliner
memahami perilaku nasabah sehingga mengetahui apa yang sebenarnya
dibutuhkan oleh nasabah tersebut. Selain itu, pelatihan ini juga untuk
mengetahui cara menangani nasabah yang complain, dan untuk mengetahui
cara melayani nasabah atau calon nasabah yang akan membuka rekening.23

c) Core Service
Dalam memberikan pelayanan tentang informasi dan pelayanan
jasa semua karyawan BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara terutama bagian pelayanan selalu memberi respon yang baik
kepada nasabah deposito ketika nasabah atau calon nasabah merasa
bingung dengan produk atau kurang paham dengan informasi.

21
Freddy Rangkruti, Customer Care Excellent Meningkatkan Kinerja Perusahaan
Melalui Pelayanan Prima Plus Analisis Kasus Jasa Raharja, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka
Utama, 2017), hal.289
22
Freddy Rangkruti, Customer Care Excellent Meningkatkan Kinerja Perusahaan
Melalui Pelayanan Prima Plus Analisis Kasus Jasa Raharja, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka
Utama, 2017), hal.49
23
Wawancara dengan Yunia Arofah sebagai Teller BPRS BMP
17

Melayani nasabah yang datang kekentor maupun pelayanan diluar


kantor bisa memberikan pelayanan yang prima salah satunya yaitu
pelayanan dengan memeberikan senyuman yang selalu diberikan didalam
pelayanannya khususnya pelayanan kepada nasabah deposito, sehingga
nasabah atau calon nasabah merasa diperhatikan. Selain senyuman, pihak
karyawan BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara juga
mengucapkan salam sebagai pesan pembuka transaksi karena mengucapkan
salam merupakan hal yang utama dalam pelayanan di bank syariah
terutama di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara.24

2. Tujuan Peningkatan Kinerja


Secara umum tujuannya adalah:
 Untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang menginginkan hasil
kerja yang bermutu
 Untuk meningkatkan kemampuan sistem perusahaan agar efektif,
efesien dan bermutu.
 Untuk membatu karyawan dalam mengembangkan pengetahuan
keterampilan dan sikap kerja maupun kepribadiannya.25

3. Metode Penilaian Kinerja Karyawan


Secara umum terdapat 2(dua) teknik cara menilai kinerja yang bisa
digunakan yaitu:
a. Penilaian kinerja pada seseorang secara tunggal.
Penilaian kinerja atas seseorang secara tunggal adalah semata-mata
menilai kinerja orang perorangan secara individual tanpa
membandingkannya dengan yang lainnya.
b. Penilaian kinerja pada sekelompok orang.

24
Wawancara dengan Resty Novitarini , sebagi Customer Service BPRS BMP
25
Bintoro Daryanto,Manajemen Penilaian Kinerja Karyawan(Yogyakarta:Gava Media,
2017), hlm 9
18

Penilaian kinerja atas kelompok adalah penilaian kinerja atas


seseorang dibandingkan dengan kinerja karyawan lain.26

4. Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kinerja


Faktor-faktor yang dapat menentukan terhadap kinerja individu
dalam berbagai literatur misalnya; motivasi kerja, kepuasan kerja, desain
pekerjaan, komitmen, kepemimpinan, partisipasi, fungsi-fungsi
manajemen, kejelasan arah karir, kompetensi, budaya organisasi, sistem
pengahargaan, dan mungkin masih banyak lagi dari berbagai hasil
penelitian sebelumnya, yang mengidentifikasi faktor-faktor yang
berpengaruh terhadap kinerja individu. Akan tetapi dalam tulisan ini,
dengan berbagai pertimbangan dan pemikiran, hanya akan dijelaskan
faktor : kompetensi sumber daya manusia, budaya organisasi dan sistem
penghargaan.

a. Aspek Kompetensi
Kompetensi dengan kinerja efektif telah dibuktikan dalam
berbagai penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli. Misalnya,
Ricard Boyatzis (1993) dari penelitiannya terhadap lebih dari 2000
manajer dalam berbagai posisi manajemen yang berbeda
memberikan kesimpulan tentang berbagai karakteristik tertentu yang
tidak lain adalah kompetensi yang telah mempengaruhi kinerja
efektif berbagai organisasi dan dari berbagai level manajemen. Sama
halnya, keterkaitan kompetensi dengan perilaku efektif dapat
ditemukan dari kesimpulan penelitian yang dilakukan oleh Lyle
Spencer & Signe Spencer (1993).
Model kompetensi dalam hubungan variabel antara
karakteristik individu dan performansi kerja adalah sebagai berikut
dalam gambar di bawah ini. Dari gambar tersebut dapat dijelaskan
bahwa karakteristik personal yang mencangkup; dorongan, sifat atau

26
Ibid.,hlm, 131
19

watak, citra diri,27 pengetahuan akan menentukan bagaimana


perilaku orang dalam bekerja. Perilaku yang merupakan tindakan
seseorang dalam pekerjaan juga ditentukan oleh sejauh mana ia
didukung oleh keterampilan atau keahlian yang dimiliki. Asumsinya,
semakin terampil seseorang atau semakin ahli orang dalam pekerjaan
tertentu, maka akan semakin mendorong penampilan kerja yang baik
atau unggul.

Gambar 1.1
Hubungan Karakteristik Personal, Perilaku, dan Kinerja

Maksud Tindakan Hasil


(Outcome) (Action) (Intent)
Karakteristik Personal Perilaku Penampilan Kerja
Skill
Dorongan Motive
Sifat / Watak Trait
Citra diri Self Concept
Pengetahuan Knowledge
Sumber: Spencer (1993)28

b. Aspek Budaya Organisasi


Budaya organisasi atau perusahaan memiliki kontribusi yang
menentukan dalam membentuk perilaku pegawai. Budaya
merupakan nilai, sikap-sikap yang telah diyakini pegawai, sehingga
telah menjadi perilaku pegawai dalam keseharian. Sikap-sikap dan
perilaku yang telah mengkristal dalam perusahaan akan menuntun
pegawai untuk berperilaku sesuai dengan sikap dan nilai yang

27
Ibid., hlm. 30-31
28
Ibid., hlm.32
20

diyakini. Dengan kata lain, budaya akan mempengaruhi anggota


organisasi dalam mencapai tujuan organisasi.
Logika tenaga kekuatan budaya itu berhubungan dengan
kinerja yang meliputi tiga gagasan; pertama, penyatuan tujuan.
Dalam sebuah perusahaan (organisasi) dengan budaya yang kuat,
karyawan cenderung berbaris mengikuti penabuh genderang yang
sama.29
Artinya, tidak ada prestasi kecil dalam suatu dunia yang
penuh spesialiasasi dan bentuk-bentuk keragaman lain; kedua,
budaya yang kuat juga sering dikatakan membantu kinerja bisnis
karena menciptakan suatu tingkat motivasi yang luar biasa dalam diri
para karyawan; ketiga, budaya kuat juga dikatakan membantu
kinerja karena memberikan struktur dan control yang dibutuhkan
tanpa harus bersandar birokrasi formal yang mencekik yang dapat
menekan tumbuhnya motivasi dan inovasi (Kotter & Haskett, 1997).

c. Aspek Sistem Penghargaan (Reward System)


Sistem penghargaan terkait dengan cara organisasi
memberikan pengakuan dan imbalan kepada pegawai dalam rangka
menjaga keselarasan antara kebutuhan individu dengan tujuan
organisasi. Sistem penghargaan dapat mendorong perilaku pegawai
atau memberikan pengukuhan atas perilaku pegawai yang telah
dilakukan.
Armstrong (1987) menyatakan bahwa manajemen atau
sistem penghargaan dapat meningkatkan kinerja individu dan kinerja
organisasi, mendorong pencapaian misi dan strategi organisasi dan
membantu mencapai keberlangsungan keuntungan kompetitif dan
meningkatkan nilai stakeholder.
Edward Lawyer (1991) mengidentifikasikan bahwa sistem
penghargaan organisasi memiliki 6 macam dampak atau pengaruh

29
Ibid.,hlm.33
21

terhadap efektivitas organisasi, yang mencakup; daya tarik & hak


memiliki, motivasi kinerja pegawai, motivasi perkembangan
keterampilan, pengaruh budaya, memperkuat kembali struktur dan
biaya. Terkait dengan kinerja, sistem penghargaan idealnya dapat
mendorong pegawai untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Dengan
diberikan penghargaan, baik berupa finansial ataupun non
finansial,pegawai cenderung memiliki harapan (ekspektasi) untuk
memperoleh penghargaan tersebut.
Oleh karenanya, bentuk penghargaan sedapat mungkin
membuat orang tertarik dan mendorong untuk mencapainya.
Penghargaan diberikan kepada pegawai segera setelah orang tersebut
menyelesaikan pekerjaan orang tersebut. Jarak waktu pemberian
penghargaan yang terlalu lama dari aktivitas pekerjaan dapat
menyebabkan penghargaan menjadi tidak efektif atau orang sudah
lupa terhadap prestasi yang dicapainya.30

5. Elemen-Elemen Pokok Penilaian Kinerja


Tujuh elemen kunci dalam suatu sistem penilaian kinerja
manajemen sumber daya manusia adalah yang menyusun sistem
penilaian yang berlaku bagi seluruh komponen organisasi. Sentralisasi
sistem ini penting karena harus diterapkan secara seragam dalam
organisasi tanpa mengabaikan kekhasan berbagai komponen baik arti
fungsinya, kriterianya, tolak ukurnya, dan jenis-jenis kelompok kerja
yang terdapat di dalamnya seperti, kelompok manajerial, kelompok
profesional, dan kelompok pelaksanaan kegiatan teknis operasional.
Dilihat dari pandangan ini, ketujuh elemen yang dimaksud ialah
sebagai berikut :
a. Yang menjadi sasaran penilaian adalah kinerja para karyawan
sehingga diperoleh informasi yang akurat tentang kinerja tersebut
apakah sudah memuaskan atau tidak.

30
Ibid., hlm. 36-37
22

b. Standar kinerja. Standar kinerja itulah yang digunakan sebagai alat


pengukur. Karena itu, standar merupakan instrumen pembanding
antara kinerja yang ditampilkan dan hasil yang dicapai.
c. Alat pengukur kinerja dengan ciri-cirinya yaitu: mudah digunakan,
dapat dipercaya, menunjukan perilaku yang kritikal, baik sifatnya
positif maupun negatif. Dan mengukur kinerja yang ditampilkan
secara reguler kinerja yang pada satu momen tertentu menonjol.
d. Hal-hal yang dikemukakan tersebut akan menghasilkan peningkatan
kinerja yang objektif, karena didasarkan pada kriteria yang terkenal,
diterapkan secara baku dengan menggunakan tata cara yang tepat.
e. Hasil penilaian kinerja harus tercatat secara akurat dan lengkap
semua data dalam arsip kepegawaian setiap karyawan, karena bahan
informasi yang terdapat didalamnya pasti akan digunakan lagi di
waktu yang akan datang.
f. Bahan informasi yang diperoleh dari penilaian kinerja akan
digunakan oleh manajemen sumber daya manusia untuk berbagai
kepentingan pengambilan keputusan yang menyangkut berbagai
aspek kehidupan kekaryaan para karyawan.
g. Penilaian kinerja merupakan kegiatan yang sifanya siklikal, yang
berarti terjadi secara berkala sepanjang kehidupan kekaryaan orang
dalam suatu organisasi.31

6. Dasar Hukum Penilaian Kinerja


Dasar hukum penilaian kinerja terdapat dalam Al-Qur‟an surat At-
Taubah :105
  
 

 
31
Sondang P.Siagian, Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja, (Jakarta: Rineka Cipta,
2002), hlm. 67.
23

  


 
  
 

Artinya : “ Dan katakanlah, “bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat


pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu
akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang ghaib dan yang
nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan”32

7. Indikator Kinerja
Dimensi atau indikator kinerja merupakan aspek-aspek yang
menjadi tolak ukuran dalam menilai kinerja. Ukuran-ukuran dijadikan
tolak ukur dalam menilai kinerja. Dimensi atau ukuran kinerja sangat
diperlukan karena akan bermanfaat baik bagi banyak pihak. Adapun
survei literatur mengenai dimensi atau indikator yang menjadi ukuran
kinerja adalah sebagai berikut33 :
Menurut Bernardin (2001) menyampaikan ada 6 kriteria dasar atau
dimensi untuk mengukur kinerja, yaitu:
a. Quality terkait dengan proses atau hasil mendekati sempurna atau ideal
dalam memenuhi maksud atau tujuan.
b. Quantity terkait dengan satuan jumlah atau kuantitas yang dihasilkan.
c. Timeliness terkait dengan waktu yang diperlukan dalam menyelesaikan
aktivitas atau menghasilkan produk.
d. Cost-effectiveness terkait dengan tingkat penggunaan sumber-sumber
organisasi (orang, uang, material, teknologi) dalam mendapatkan atau
memperoleh hasil atau pengurangan pemborosan dalam penggunaan
sumber-sumber organisasi.

Departemen Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Surah


32

AtTaubah Ayat 105 (Bandung: PT Sygma Examedia Arkanleema, 2007).


33
Sudarmanto, Kinerja dan Pengembangan Kompetensi SDM,hlm. 11.
24

e. Need for supervision terkait dengan kemampuan individu dapat


menyelesaikan pekerjaan atau fungsi-fungsi pekerjaan tanpa asisten
pimpinan atau intervensi pengawasan pimpinan.
f. Interpersonal impact terkait dengan kemampuan individu dalam
meningkatkan perasaan harga diri, keinginan baik, dan kerja sama di
antara sesama pekerja dan anak buah.34
Dwiyanto (2002) mengemukakan terdapat 5 indikator untuk mengukur kinerja
antara lain:
a. Produktivitas: dengan mengukur tingkat efisiensi, efektivitas pelayanan,
dan tingkat pelayanan publik dalam rangka mencapai hasil yang
diharapkan.
b. Kualitas layanan: dengan mengukur kepuasan masyarakat terhadap
layanan yang diberikan.
c. Responsitas: dengan mengukur kemampuan organisasi untuk mengenali
kebutuhan masyarakat, menyusun agenda dan prioritas pelayanan, dan
mengembangkan program-program pelayanan publik sesuai dengan
kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
d. Responsibilitas: menjelaskan atau mengukur kesesuaian pelaksanaan
kegiatan organisasi publik yang dilakukan dengan prinsip-prinsip
administrasi yang benar atau sesuai dengan kebijakan organisasi.
e. Akuntabilitas: seberapa besar kebijakan dan kegiatan organisasi publik
tunduk pada para pejabat politik yang dipilih oleh rakyat atau ukuran yang
menunjukkan tingkat kesesuaian penyelenggaraan pelayanan dengan
ukuran nilai-nilai atau norma eksternal yang ada di masyarakat atau yang
di miliki para Stakeholders.35

C. Frontliner
Frontliner adalah barisan paling depan yang berperan dalam aktifitas
utama sebuah bank dan merupakan staf yang langsung berhungan dengan

34
Ibid., hlm. 12-1
35
Ibid., hlm. 14-15
25

nasabah. Penempatan staf frontliner akan menciptakan kesan pertama yang baik
atau buruk terhadap suatu bank. Frontliner terdiri dari customer service, teller,
dan security.36
Seorang Frontliner memegang peranan sangat penting disamping
memberikan pelayanan juga sebagai pembina hubungan dengan masyarakat atau
public relation. Frontliner bank dalam melayani para nasabah selalu berusaha
menarik dengan cara meyakinkan para calon nasabah agar menjadi nasabah lama
agar tetap menjadi nasabah bank. Oleh karena itulah tugastugas yang diemban
oleh para Frontliner merupakan tulang punggung kegiatan operasional dalam
dunia perbankan, tugas bank memberikan jasa keuangan (simpanan), peminjaman
uang (kredit) serta jasa-jasa keuangan lainnya.
Untuk menjaga kepercayaan nasabahnya, maka bank perlu menjaga citra
positif dimata masyarakatnya. Citra ini dapat dibangun melalui kualitas produk,
kualitas pelayanan, dan kualitas kepercayaan. Tanpa citra positif maka
kepercayaan yang sedang dan akan dibangun tidak akan efektif.
Menjadi seorang Frontliner salah satu tugasnya adalah menyampaikan
informasi yang dibutuhkan nasabah maupun yang diamanahkan dari lembaga
perbankan itu sendiri. Allah SWT Berfirman:
    
  
  
  
  
   
    
  

36
Tri Rahayu, Analisis Kualitas Pelayanan Frontliner pada Nasabah PT Bank Syariah Kc
Panorama Bengkulu, Jurnal Profesional FIS Unived (online), Vol. 5 No. 1, Universitas Dehasen
Bengkulu, 2018, (diakses pada tanggal 5 Mei 2019 pukul 20.30)
26

Artinya:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada
yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan
hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.
Sesungguhnya allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu.
Sesungguhnya Allah adalah maha mendengar lagi maha melihat.”(QS.An
Nisa: 58)

Allah Berfirman:
   
  
 
Artinya:
“ Maka bicaralah kamu berdua kepadanya dengan yang lemah lembut,
mudah-mudahan ia ingat atau takut.” (QS. Thaha: 44)

Sehingga seseorang petugas Frontliner terutama petugas yang bertugas di


lembaga yang berstatus syariah haruslah menjadi petugas yang amanah dan
petugas yang selalu memberikan pelayanan dengan baik sesuai dengan apa yang
sudah di tuntutkan dalam Al-Qur’an. Sehingga dengan seperti itu nasabah
memberikan kepercayaan secara penuh dan mau menjadi nasabah yang setia pada
lembaga perbankan syari’ah tersebut.

1. Customer Service
Customer Service secara umum adalah setiap kegiatan yang diperuntukan
atau ditunjukan untuk memberikan kepuasan nasabah, melalui pelayanan yang
dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan nasabah.Customer Service memegang
peranan yang sangat penting . Dalam dunia perbankan tugas utama CS adalah
memberikan pelayanan dan membina hubungan dengan masyarakat. Customer
service bank dalam melayani para nasabah selalu berusaha menarik dengan cara
27

merayu para calon nasabah menjadi nasabah bank yang bersangkutan dengan
berbagai cara CS juga harus dapat menjaga nasabah lama agar tetap menjadi
nasabah bank.37
Banyak nasabah yang masih beranggapan bahwa customer service (CS) itu
adalah sebagai pusat informasi, padahal kenyataannya customer service itu juga
memberikan pelayanan jasa-jasa perbankan.Untuk dapat menduduki jabatan ini
beberapa kriteria yang harus dipenuhi antara lain, mengetahui pengetahuan luas
tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan masalah perbankan, harus
memiliki sifat bijaksana, tanggap,setia, dan ramah pada setiap nasabah.
Sebagai seorang customer service tentu telah ditetapkan fungsi dan tugas
yang harus diembannya. Fungsi dan tugas ini harus dilaksanakan sebaik mungkin
dalam arti dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin dalam arti dapat
dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kemudian customer service harus
bertanggung jawab dari awal sampai selesainnya suatu pelayanan nasabah.38
Dalam praktiknya fungsi customer service adalah sebagai resepsionis, sebagai
deskman, sebagai selesman, sebagai customer relation officer, sebagai
komunikator.39 Dan tugas seorang customer service yang sesuai dengan fungsinya
tersebut adalah sebagai berikut:

a. Sebagai Resepsionis
Dalam hal ini, customer service bertugas menerima tamu atau nasabah yang
datang ke bank dengan ramah, sopan, tenang, simpatik, menarik, dan
menyenagkan. Dalam hal ini customer service harus selalu memberi perhatian,
berbicara dengan suara yang lembut dan jelas. Penggunaan bahasa yang mudah
dimengerti serta mengucapkan salam, misalnya “selamat pagi/siang/sore” sesuai
dengan kondisi.
b. Sebagai Deskaman
Sebagai deskman, tugas customer service antara lain memberikan informasi
mengenai produk-produk bank, antara lain menjelaskan manfaat dan ciri-ciri

37
Kasmir,Pemasaran Bank,(Jakarta:Kencana, 2008), hlm 180
38
Ibid., hal. 180
39
Ibid., hal.181
28

produk bank, yang perlu juga dijelaskan adalah keunggulan produk kita
dibandingkan dengan produk pesaing.
Sebagai deskman, tugas customer service juga harus menyiapkan berbagai brosur
dan formulir untuk kepentingan nasabah. Kemudian menjawab pertanyaan
nasabah mengenai produk bank serta membantu nasabah mengisi formulir aplikasi
sesuai dengan transaksi yang ia lakukan.
c. Sebagai Salesman
Sebagai salesman, tugas customer service bank adalah berusaha sekuat
tenaga menjual produk perbankan. Tugas lainnya adalah melakukan cross selling
terhadap penjualan yang dilakukan. Sebagai penjual, customer service
mengadakan pendekatan dan mencari nasabah baru. Berusaha membujuk nasabah
yang baru. Berusaha membujuk nasabah yang harus serta berusaha
mempertahankan nasabah yang lama.
d. Sebagai Customer Relation
Hubungan dengan nasabah harus selalu dijaga melalui berbagai cara.
Nasabah terkadang sering terpengaruh oleh hal yang dilakukan pesaing. Jika kita
mengalami gangguan dengan nasabah , bukan tidak mungkin nasabah kita akan
beralih ke bank pesaing kita. Dalam hal ini, tugas seorang customer service harus
menjaga image bank dengan cara membina hubungan baik dengan seluruh
nasabah sehingga nasabah merasa senang , puas, dan makin percaya kepada bank.
Yang terpenting adalah sebagai penghubung antara bank dengan seluruh nasabah.
e. Sebagai Komunikator
Sebagai komunikator, cutomer service sebagai orang yang menghubungi
nasabah dan memberikan informasi tentang segala sesuatu yang ada hubungannya
antara bank dengan nasabah. Komunikasi penting karena akan dapat memper erat
hubungan antara nasabah dengan bank.40
f. Syarat-Syarat yang Harus Dipenuhi Oleh Seorang customer service sebagai
berikut :
1) Persyaratan fisik

40
Kasmir, Pemasaran Bank,(Jakarta:Kencana, 2008), hlm 181
29

Seorang customer service harus memiliki ciri-ciri fisik yang menarik seperti tinggi
yang ideal dengan berat badan, misalnya seorang wanita 160 cm dan laki-laki 165
cm. Kemudian harus memiliki wajah yang menarik dan menawan. Petugas
customer service juga harus memiliki jiwa yang sehat. Artinya, seorang customer
service harus sehat jasmani dan rohaninya. Di samping ini, petugas harus
memiliki penampilan yang menarik, badan, dan pakaian rapi dan tinggi.
2) Persyaratn Mental
Customer Service memiliki perilaku yang baik seperti sabar, ramah, dan murah
senyum. Hindarkan petugas customer service yang mudah marah atau emosi dan
cepat putus asa. Customer Service juga harus punya rasa percaya diri (self
confidence) yang tinggi, tidak minder, punya inisiatif, teliti, cermat, rajin, jujur,
serius, hati-hati, dan punya rasa tanggung jawab.
3) Persyaratan Kepribadian
Syarat lain customer service harus memiliki kepribadian yang baik seperti murah
senyum, sopan, lemah lembut simpatik, lincah, energik, menyenangkan, berjiwa
bisnis, memiliki rasa humor, dan ingin maju. Dalam melayani nasabah kesan
pertama yang mengesankan (first impression) perlu ditonjolkan. Customer service
juga harus mampu mengendalikan diri (self control), tidak mudah marah, tidak
terpancing untuk berbuat dan berkata kasar, ketidaksabaran, dan rasa tidak puas.
Kemudian customer service harus mampu mengendalikan serta tidak terpancing
untuk berbicara hal-hal yang bersifat negatif.
4) Persyaratan Sosial
Customer service harus memiliki jiwa social yang tinggi, bijaksana, memiliki budi
pekerti yang luhur, pandai bergaul, pandai berbicara, dan fleksibel. Customer
service juga harus cepat menyesuaikan diri dan mudah bekerja sama dengan
berbagai pihak.

2. Teller
a. Pengertian teller
Teller selaku kuasa bank untuk melakukan pekerjaan yang berkaitan
dengan penerimaan dan penarikan pembayaran uang. Tugas teller juga
30

mengatur dan memelihara saldo atau posisi uang kas yang ada dalam tempat
khasanah bank. Dapat pula melakukan pekerjaan lain sesuai dengan
ketentuan atau policy pekerjaan.41

b. Tugas teller sebagai unit kerja;42


Persediaan Uang Tunai
Penerimaan Uang Setoran
Pembayaran Uang Tunai

3. Security
Keamanan (security), yaitu bebas dari bahaya, risiko atau keraguraguan.
Termasuk didalamnya adalah keamanana secara fisik (physical safety), keamanan
finansial (financial security), privacy,dan kerahasiaan (confidentiality).43
Satuan pengamanan (security) adalah satuan atau kelompok petugas yang
dibentuk oleh instansi/badan usaha untuk melaksanakan pengamanan dalam
rangka menyelenggaraan keamanan swakarsa di lingkungan kerjanya.
Pengamanan fisik adalah segala usaha dan kegiatan untuk mencegah/ mengatasi
timbulnya ancaman dan gangguan keamanan dan ketertiban lingkungan suatu
instansi/proyek/ badan usaha secara fisik melalui kegiatanpengaturan, penjagaan
serta kegiatan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi/
proyek/ badan usaha yang bersangkutan.44
Tugas security:45
Membantu memberikan kartu nomer antrian
Mengarahkan atau menjelaskan tempat yang dituju nasabah.
Mengatur ketertiban dan kelancaran antrian.

41
Muhammad, Manajemen Bank Syari’ah, Yogyakarta:Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen
YKPN, 2011, hlm. 159
42
Moh. Ramly Faud & M.Rustan, Akuntansi Perbankan,Yogyakarta:Graha Ilmu, 2005,
hlm 45
43
Fandy Tjipton, Service Manajement,(Yogyakarta: CV. Andi Offset, 2012), hlm 201
44
www.satpampekanbaru.com/2016/01/pengertian-satpam-tugas-pokok-fungsi.html?m=1
45
Dokumentasi BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara.
31

D. Penelitan Terdahulu

Tabel 1.1
Penelitian Terdahulu

Nama Peneliti dan Judul Persamaan dan Perbedaan

Betria Rahayu Mudiyani, IAIN Persamaan membahas mengenai


PURWOKERTO 2017. Strategi Untuk Meningkatkan Kualitas
Pelayanan Frontliner akan tetapi
Strategi Untuk Meningkatkan peneliti lebih berfokus pada kinerja
Kualitas Pelayanan Frontliner karyawan frontliner dalam hal ini
pada PT. Bank Rakyat peniliti tidak hanya membahas tentang
Indonesia (BRI) Syariah Kc manajemen strategi melainkan peneliti
Purwokerto. juga membahas mengenai Strategi
Peningkatan Kinerja Karyawan pada
bagian Frontliner di BPRS Buana Mitra
Perwira Kc Banjarnegara .
Gadis Anggraini, UIN Persamaan membahas tentang
SUMATERA MEDAN 2018. bagaimana Strategi Pelayanan
Customer Service akan tetapi Peneliti
Strategi Pelayanan Customer lebih menitik beratkan pada Strategi
Service Pada Bank BRI Peningkatan Kinerja Karyawan pada
Syariah Kc Medan S.Parman. bagian Frontliner di BPRS Buana Mitra
Perwira Kc Banjarnegara
Chairul Azhar, UIN Syarif Persamaan membahas bagaimana
Hidayatullah Jakarta. Pengaruh Pelatihan Terhadap Pelayanan
Frontliner Perbedaan pembahasan
“Pengaruh Pelatihan Terhadap adalah strategi yang berfokus pada
Pelayanan Frontliner BRI bagian kinerja karwan frontliner,
32

Syariah di Jakarta”. mengembangkan dari penelitian


terdahulu penulis menambahkan strategi
frontliner.

Rizka Azhari, IAIN Persamaan membahas tentang


PURWOKERTO 2016. Penerapan Pelayanan Prima Oleh
Penerapan Pelayanan Prima Frontliner Dalam Upaya Menjaga
Oleh Frontliner Dalam Upaya Kepuasan Nasabah Perbedaan
Menjaga Kepuasan Nasabah Pembahasan tentang manajemen strategi
Di Bank Muamalat Indonesia pelayanan prima tidak hanya pada
Kc Purwokerto”. customer service melainkan lebih
kepada karyawan frontliner di BPRS
Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara.
Sumber : Data Sekunder Penelitian Terdahulu

1. Penelitian yang dilakukan oleh Betra Rahayu Mudiyani dalam Tugas


Akhirnya yang berjudul Strategi Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan
Frontliner pada PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah Kc Purwokerto.
, menjelaskan bahawa Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Frontliner
pada PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah Kc Purwokerto dengan
mengadakan memperhatikan 5 dimensi yaitu Tangibles (Bukti Langsung),
Reliability (kehandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance
(Jaminan), Emphaty (Empati).
2. Penelitian yang dilakukan oleh Gadis Anggraini,.dalam Tugas Akhirnya
yang berjudul Strategi Pelayanan Customer Service Pada Bank BRI
Syariah Kc Medan S.Parman, menjelaskan bahwa pelayanan customer
service terhadap nasabah dilakukan oleh karyawan perbankan dengan
menerapkan beberapa cara, yaitu dengan bersikap ramah, komunikatif dan
name tag yan selalu diperlihatkan..
3. Penelitian yang dilakukan oleh Chairul Azhar, dalam Tugas Akhirnya
yang berjudul Pengaruh Pelatihan Terhadap Pelayanan Frontliner BRI
33

Syariah di Jakarta , menjelaskan bahwa pengaruh pelatihan terhadap


karyawan frontliner rata-rata adalah wanita yang berusia 20-25 tahun dan
berstatus single atau belum menikah, mayoritas pendidikan karyawan
frontliner bank BRI Syariah yaitu S1 (strata satu).
4. Penelitian yang dilakukan oleh Rizka Azhari dalam Tugas Akhirnya yang
berjudul Penerapan Pelayanan Prima Oleh Frontliner Dalam Upaya
Menjaga Kepuasan Nasabah Di Bank Muamalat Indonesia Kc Purwokerto
, pelayanan prima oleh frontliner yaitu mempunyai kemampuan (Ability),
sikap ( Attitude), Penampilan (Appearance), perhatian (Attetion), tindakan
(Action), tanggung jawab (Accountability).
34

BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil
1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian di BPRS Buana Mitra Perwira Kc
Banjarnegara

a. Sejarah Singkat BPRS Buana Mitra Perwira


Pendirian BPRS Buana Mitra Perwira diawali dari adanya gagasan dari
Bupati Purbalingga periode 2000-2005 Bapak Drs. Triyono Budi Sasongko
tentang pendirian BPR Syariah di Purbalingga untuk meningkatkan Pendapatan
Asli Daerah (PAD) dan mendukung otonomi daerah, sebagai tindak lanjut dari
ide tersebut pada bulan Februari 2002 diadakan sosialisasi tentang alternatif
kepemilikan, kepemilikan oleh masyarakat dengan pemerintah daerah sebagai
fasilitator, kepemilikan sepenuhnya milik pemerintah daerah, atau kerja sama
antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Penawaran alternatif tersebut ditanggapi oleh Pengurus Cabang Nahdatul
Ulama Kabupaten Purbalingga dengan mengajukan proposal
pendirian.Proposal tersebut disambut positif oleh pemerintah daerah dengan
ditandatanganinya Surat Perjanjian Kerja Sama Pendirian BPR Syariah antara
Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga dan Nahdatul Ulama pada tanggal
24 Juni 2002.46
Pada tanggal 31 Oktober 2003 Bank Indonesia menerbitkan surat nomor
5/380/BPS tentang Persetujuan Prinsip Pendirian disusul kemudian Keputusan
Deputi Gubernur Bank Indonesia Nomor 6/5/Kep.DpG/204 tentang Izin Usaha
sampai dengan Keputusan Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Nomor

46
www.bprsbmp.com tanggal 04 Maret 2019 pukul 10.00

34
35

503.7/2/11/PB/IX/09/P tentang Izin Usaha Perdagangan Besar dan Tanda


Daftar Perusahaan Perseroan Terbatas Nomor 112816500003.
PT BPRS Buana Mitra Perwira diresmikan pada tanggal 4 Juni 2004
berlokasi di Jalan Jenderal Soedirman No. 45 Purbalingga dan mulai beroperasi
tanggal 10 Juni 2004. Jumlah pengelola saat itu adalah delapan orang dengan
rincian dua orang direksi, lima orang staff dan satu orang nonstaff.
Saat ini kantor BPRS Buana Mitra Perwira berkedudukan di Jalan MT
Haryono No. 267, kantor yang telah ditempati sejak tanggal 2 Mei 2009. Selain
itu, BPRS Buana Mitra Perwira juga telah memiliki satu kantor cabang yaitu
Kantor Cabang Banjarnegara yang beralamat di Jalan Jenderal Soedirman No.
6 Banjarnegara, dan empat kantor kas yaitu Kantor Kas Bobotsari di Jalan
Letkol Sugiri Bobotsari, Kantor Kas Bukateja di Jalan Raya Purwandaru,
Kantor Kas di Jalan Raya Karang Moncol, dan Kantor Kas di Jalan Raya
Karanganyar.
Visi :
Menjadi Penggerak Ekonomi Umat Berdasarkan Prinsip Syariah

Misi :

1. Menerapkan Budaya Islami


2. Melakukan Pelayanan Sepenuh Hati
3. Mewujudkan Kepatuhan Perusahaan Terhadap Prinsip Syariah
4. Membumikan Perbankan Syariah
5. Mengedukasi dan Mendorong Masyarakat untuk Bermuamalah secara
Syariah
6. Mengembangkan Kegiatan Ekonomi Umat dengan Mengoptimalkan
Potensi Usaha
7. Menciptaan Kemitraan yang Amanah, Jujur, Transparan dan
profesional

Motto :
36

Senyum, Salam, Sapa, Semangat47

b. Budaya Kerja

Gambar 1.2
Skema Budaya Kerja BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara48

Berdo’a

Antusias

5 Nilai Budaya Kerja Ramah


BPRS BMP KC BNA
Selalu Menghargai Waktu

Akuntabilitas

c. Produk-Produk PT. BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara


1) Tabungan
a) TabunganKu iB49

Tabungan untuk perorangan dengan persyaratan mudah dan ringan


yang diterbitkan secara bersama oleh Bank-bank di Indonesia guna
menumbuhkan kesejahteraan masyarakat.
Manfaat :

 Sebagai pembelajaran untuk menabung sejak usia dini


 Penghematan uang saku

Fitur :
47
www.bprsbmp.com tanggal 04 Maret 2019 pukul 09.00
48
Dokumen BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara
49
www.bprsbmp.com tanggal 08 Maret 2019 pukul 13.00
37

 Tanpa ada biaya administrasi bulanan


 Setoran awal pembukaan rekening minimum Rp.20.000, dan setoran
selanjutnya minimum Rp.10.000
 Mendapatkan bonus setiap tanggal akhir bulan
 Penggantian buku/lembar statemen apabila hilang/rusak: dikenakan biaya
administrasi

Syarat dan Ketentuan Produk :

 Tabungan perorangan untuk Warga Negara Indonesia


 Satu orang hanya memiliki 1 rekening di Bank untuk produk yang sama,
kecuali bagi orang tua yang membuka rekening untuk anak di bawah
perwalian sesuai kartu keluarga yang bersangkutan
 Tidak diperkenankan untuk rekening bersama dengan status “dan/atau”
 Transaksi penarikan tunai dan pemindahbukuan melalui counter hanya
dapat dilakukan di kantor bank dimana rekening dibuka

b) Tabungan iB Syariah

Simpanan dana nasabah pada bank, yang bersifat titipan dan


penarikannya dapat dilakukan setiap saat.
Manfaat :

 Sebagai cadangan likuiditas yang penyetoran dan pengambilannya mudah


 Dapat dijadikan sebagai jaminan pembiayaan

Fitur :

 Dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan


 Mendapatkan bonus setiap akhir bulan
 Dikelola dengan prinsip wadi’ah
 Tidak dikenakan biaya administrasi
38

 Setoran awal Rp.25.000,- dan setoran berikutnya minimal Rp.10.000,-


 Bonus dikenai PPh jika saldo diatas Rp.7.500.000,-

c) Tabungan iB Mitra Sipantas

Simpanan yang pengambilannya dilakukan pada akhir perjanjian


dengan jumlah setoran tetap per periode (bulanan/semesteran/tahunan).
Manfaat :

 Dapat dipergunakan untuk persiapan Biaya Perjalanan Ibadah Haji, untuk


keperluan biaya pendidikan anak, atau untuk perencanaan dana pensiun
 Dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan

Fitur :

 Tidak dikenakan biaya administrasi bulanan


 Dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan
 Dikelola secara syariah dengan prinsip mudharabah mutlaqah
 Mendapatkan bagi hasil yang sangat menguntungkan
 Jangka waktu 5,10 dan 15 tahun
 Jumlah setoran minimal Rp.50.000,-

d) Deposito iB

Simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu


tertentu berdasarkan perjanjian antara nasabah dengan baik.
Manfaat :

 Mendapatkan bagi hasil yang kompetitif


 Dana dipergunakan untuk usaha yang halal
 Membantu Sektor Usaha Kecil Menengah dengan berinvestasi secara
syariah
39

 Sebagai alternative untuk investasi yang memberikan keuntungan kepada


nasabah dalam bentuk bagi hasil
 Dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan

Fitur :

 Dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan


 Dikelola dengan akad Mudharabah (bagi hasil)
 Jumlah nominal minimal Rp.500.000,-
 Jangka Waktu :

-Deposito iB 3 Bulan
-Deposito iB 6 Bulan
-Deposito iB 12 bulan

e) Pembiayaan
1) Murabahah / Pengadaan Barang

Bank memberikan pembiayaan sebagian atau seluruh harga


untuk membeli barang yang telah disepakati kualifikasinya dan
bank membeli barang yang dibutuhkan oleh nasabah dan menjual
barang tersebut kepada nasabah sebesar harga pokok ditambah
dengan marjin keuntungan yang disepakati.
Manfaat :

 Merupakan alternative pendanaan yang memberikan keuntungan kepada


nasabah dan untuk membiayai kebutuhan nasabah dalam hal pengadaan
barang seperti pembelian kendaraan, pembelian material untuk
renovasi/pembangunan rumah, pembelian barang produksi dan pengadaan
barang lainnya.
 Nasabah dapat membeli barang dengan mengangsur pembayaran dengan
jumlah ngsuran tidak akan berubah selama masa perjanjian.
40

2) Pembiayaan Ijarah Multi Jasa

Merupakan perjanjian sewa-menyewa atas manfaat suatu barang


dan atau jasa antara pemilik obyek sewa untuk mendapatkan imbalan
berupa sewa atau ujroh bagi pemilik obyek sewa.
Fitur :

 Nasabah membutuhkan manfaat atas suatu barang dan atau jasa


 Bank menyewa manfaat atas suatu barang atau jasa dari penyewa langsung
 Nasabah menyewa manfaat atas suatu barang atau jasa kepada bank
 Pembayaran sesuai dengan kesepakatan

Manfaat :

 Nasabah dapat memenuhi kebutuhan dengan metode yang dibenarkan


syariah
 Harga sewa tidak berubah sampai pembayaran lunas

3) Pembiayaan Mudharabah/ Musyarakah / Kerjasama Usaha

Pembiayaan Mudharabah adalah penyediaan dana bank untuk


modal kerjasama usaha berdasarkan antara bank dan nasabah dengan
jangka waktu dan pembagian keuntungan berdasarkan kesepakatan.
Pembiayaan Musyarakah adalah pengadaan dana Bank untuk
memenuhi sebagian modal suatu usaha nasabah, dengan jangka waktu dan
pembagian keuntungan berdasarkan kesepakatan antara Bank dengan
nasabah.
Manfaat :

 Untuk memenuhi kebutuhan modal keseluruhan atau sebagian.


41

Fitur :

 Pengambilan dana diangsur atau diakhir perjanjian


 Pembagian keuntungan berdasarkan kesepakatan di awal akad yang
ditentukan dalam nisbah

4) Menabung Emas

Menabung emas yaitu menyisihkan dana untuk investasi


dengan membayar tiap bulan. Program menabung emas untuk
nasabah memiliki berbagai keuntungan, antara lain :

 Logam mulia bersifat ANTAM


 Pembayaran sampai dengan 5 (lima) tahun
 Biaya administrasi ringan tanpa biaya penyimpanan
 Mendapat insetif setiap 3 (tiga) bulan sekali
 Uang muka 20

2. Struktur Organisasi PT. BPRS Buana Mitra Perwira KC Banjarnegara

Gambar 1.3
Struktur Organisasi BPRS Buana Mitra Perwira Cabang Banjarnegara

Kepala Cabang

Marketing Marketing Marketing Marketing Marketing


Funding Pembiayaan 4 Pembiayaan 3 Pembiayaan 2 Pembiayaan 1

Koordinaor
Operasional
Rumah Security
Tangga

Admin Customer Teller Teller Moving


Accounting service
42

Keterangan :

1. Direktur : Sri Apriliawati Maftukhah


2. Kepala Cabang : Aris Ginanjar
3. Koordinator Operasional : Resty Novitarini
4. Admin Accounting : Herman Suroto
5. Customer service : Resty Novitarini
6. Teller : Yunia Arofah
7. Teller Moving : Ilham Suripto
8. Marketing Pembiayaan 1 : Kusnanto
9. Marketing Pembiayaan 2 : Saefudin
10. Marketing Pembiayaan 3 : Anggi Wibawa
11. Marketing Funding : Wahyu Nugroho
12. Security : Sigit Haryadi
13. Rumah Tangga : Ilham Suripto

3. Fungsi Dan Tugas PT. BPRS Buana Mitra Perwira KC Banjarnegara


1) Tugas dan Tanggung Jawab Kepala Cabang
a. Mengkoordinasikan dan mengawasi aktivitas operasional perbankan
di kantor cabang sesuai kewenangannya.
b. Memeriksa, mendatangani dan memberikan otorisasi transaksi tunai
di KCP sesuai dengan atas kewenangannya.
c. Menerima laporan harian transaksi dari stafnya dan memeriksa
kesesuaiannya.
d. Menandatangani Laporan Harian Transaksi dan laporan lainnya.
e. Mengkoordinasikan dan mengawasi aktivitas pelayanan pembiayaan.
f. Membuka kunci brankas setiap awal pembukaan kas.
43

2) Tugas dan Tanggung Jawab Koordinator Operasional dan Customer


Service
a. Bekerjasama dengan teller pada saat buka kas serta tutup kas.
b. Mengecek jumlah uang dalam brankas apabila stok uang menipis
segera mengambil uang ke BSM Cabang Banjarnegara ( Bank Syariah
Mandiri).
c. Bekerjasama dengan admin accounting untuk mengecek setiap beban
biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan, serta menjadi checker ketika
hasil tarikan ORC dan teller moving telah di print.

Custtomer Service :

a. Memberikan informasi produk penyaluran dana kepada calon debitur


termasuk persyaratan yang harus dipenuhi dalam pengajuan
pembiayaan.
b. Melayani pembukaan rekening tabungan maupun deposito.
c. Melayani penutupan rekening tabungan maupun deposito.
d. Melayani pengecekan pembiayaan apabila nasabah menanyakan
jumlah tanggungan angsuran yang harus dipenuhi.
3) Tugas dan Tanggung Jawab Admin Accounting
a. Merealisasikan dana atas pembiayaan yang telah disetujui ke rekening
debitur serta mendebet biaya-biaya atas akad pembiayaan atau biaya
lain berdasarkan nota kredit dan debet yang diterima dari bagian
Support Pembiayaan.
b. Pemberkasan.
c. Bekerjasama dengan notaris apabila pengajuan pembiayaan lebih dari
100 juta.
d. Membuat jadwal akad.
44

e. Membuat surat tagihan.

4) Tugas dan Tanggung Jawab Teller


a. Melayani penyetoran tunai dengan benar dan cepat , mengambil atau
menyimpan uang tunai atau kedalam brankas.
b. Membuka atau posting mutasi kas secara benar.
c. Bertanggung Jawab atas kesesuaian jumlah penyetoran atau penarikan
nasabah, antar jumlah menurut huruf dan jumlah menurut angka dan
jumlah uang tunai atau warkat setoran.
5) Tugas dan Tanggung Jawab Teller Moving dan Rumah Tangga
a. Menarik tabungan kepada nasabah yang tidak bisa datang langsung ke
kantor seperti para pedagang pasar menggunakan alat yang disebut
ORC (Open real Connecting) dan dibantu menggunakan aplikasi
hanphone.
b. Merekap hasil tarikan selama sehari, lalu hasil dari tarikan tersebut di
print dalam bentuk jurnal, lalu di serahkan ke acconting dan
koordinator operasional untuk di cek kembali lalu di tanda tangani
serta di serahkan ke teller.

Rumah Tangga :

a. Membersihkan ruangan kantor serta lingkungan kantor.


b. Mengecek kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk dapur maupun
kebersihan kantor.
6) Tugas dan Tanggung Jawab AO Funding
a. Mencari nasabah baik untuk tabungan anak-anak,umum, jangka
panjang maupun deposito.
b. Memberikan informasi secara baik kepada calon nasabah mengenai
produk tabungan yang dimiliki serta menjelaskan keuntungan yang
akan diterima apabila calon nasabah membuka rekening tabungan di
BPRS Buana Mitra Perwira.
45

c. Menjalin hubungan baik dengan nasabah baik perorangan maupun


non perorangan.
d. Pick up Service.
7) Tugas dan Tanggung Jawab AO Pembiayaan
a. Mencari nasabah baik pembiayaan untuk PNS, non PNS, wiraswasta.
wirausaha maupun lembaga.
b. Memberikan informasi sebaik mungkin kepada calon nasabah serta
mengenai produk pembiayaan.
c. Memberikan surat permohonan pembiayaan kepada calon nasabah
serta meminta persyaratan dari calon nasabah untuk pengajuan
pembiayaan.
d. Melakukan survey terhadap calon nasabah.
e. Melakukan analisa pembiayaan.
f. Melakukan akad yang telah dijadwalkan.
g. Melakukan kunjungan rutin kepada nasabah untuk mengetahui
progress nasabah.
h. Memberikan surat penagihan surat penagihan apabila sudah jatuh
tempo pembayaran.
8) Tugas dan Tanggung Jawab AO Pembiayaan
a. Mencari nasabah baik pembiayaan untuk PNS, non PNS, wiraswasta.
wirausaha maupun lembaga.
b. Memberikan informasi sebaik mungkin kepada calon nasabah serta
mengenai produk pembiayaan.
c. Memberikan surat permohonan pembiayaan kepada calon nasabah
serta meminta persyaratan dari calon nasabah untuk pengajuan
pembiayaan.
d. Melakukan survey terhadap calon nasabah.
e. Melakukan analisa pembiayaan.
f. Melakukan akad yang telah dijadwalkan.
g. Melakukan kunjungan rutin kepada nasabah untuk mengetahui
progress nasabah.
46

h. Memberikan surat penagihan surat penagihan apabila sudah jatuh


tempo pembayaran.

9) Tugas dan Tanggung Jawab AO Pembiayaan


a. Mencari nasabah baik pembiayaan untuk PNS, non PNS, wiraswasta.
wirausaha maupun lembaga.
b. Memberikan informasi sebaik mungkin kepada calon nasabah serta
mengenai produk pembiayaan.
c. Memberikan surat permohonan pembiayaan kepada calon nasabah
serta meminta persyaratan dari calon nasabah untuk pengajuan
pembiayaan.
d. Melakukan survey terhadap calon nasabah.
e. Melakukan analisa pembiayaan.
f. Melakukan akad yang telah dijadwalkan.
g. Melakukan kunjungan rutin kepada nasabah untuk mengetahui
progress nasabah.
h. Memberikan surat penagihan surat penagihan apabila sudah jatuh
tempo pembayaran.
10) Tugas dan Tanggung Jawab Security dan Sopir
a. Menjaga keamanan dan kenyaman kantor.
b. Melayani nasabah yang datang dengan membukakan pintu.
c. Menanyakan keperluan serta memberi arahan kepada nasabah sesuai
dengan keperluannya.
d. Mengantar manajer apabila mendapat panggilan ke sekeloh, kantor
dinas, atau lembaga.
e. Mengantar serta mengawal koordinator operasional saat pengambilan
uang dari ( Bank Syariah Mandiri) Cabang Banjarnegara.50

50
http://m.kompasiana.com/wildafaiz/organisasi-bank-
syariah_5710897e9993732007520a4e tanggal 05 Maret 2019 pukul 11.00 WIB
47

4. Form Dokumen Yang Digunakan Terkait Dengan Pendanaan Tabungan


dan Deposito
1. Tabungan
Tabel 1.2
Syarat Pembukaan Rekening TabunganKu iB

DOKUMEN PERORANGAN
Fotokopi Kartu Pelajar/ KTP orangtua
Form aplikasi pembukaan rekening tabungan
Kartu contoh tanda tangan
Setoran awal Rp. 20.000
Sumber : BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara

Tabel 1.3

Syarat Pembukaan Rekening Tabungan iB Syariah

DOKUMEN PERORANGAN LEMBAGA ORGANISASI


Fotokopi
KTP/SIM/PASPOR
Fotokopi pengurus
Legalitas
lembaga/organisasi
Form aplikasi
pembukaan
rekening tabungan
Kartu contoh tanda
tangan
Susunan
kepengurusan
Setoran awal
48

Rp.25.000
Sumber : BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara

Tabel 1.4

Syarat Pembukaan Rekening Tabungan iB Mitra SiPantas :


DOKUMEN PERORANGAN LEMBAGA ORGANISASI
Fotokopi
KTP/SIM/PASPOR
Fotokopi pengurus
Legalitas
lembaga/organisasi
Form aplikasi
pembukaan
rekening tabungan
Kartu contoh tanda
tangan
Susunan
kepengurusan
Setoran awal
Rp.50.000
Sumber : BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara

2. Deposito
Tabel 1.5
Syarat Pembukaan Rekening Deposito iB

DOKUMEN PERORANGAN LEMBAGA ORGANISASI


Fotokopi
KTP/SIM/PASPOR
49

Fotokopi pengurus
Legalitas
lembaga/organisasi
Form aplikasi
pembukaan
rekening tabungan
Kartu contoh tanda
tangan
Materai 6000
Susunan
kepengurusan
Sumber : BPRS Buana Mitra Perwira Kc Banjarnegara

B. Pembahasan
1. Strategi Peningkatan Kinerja Karyawa pada Bagian Frontliner di
BPRS Buana Mitra Perwira

BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara merupakan salah


satu perbankan syariah yang terletak di Banjarnegara , Banjarnegara, Jawa
Tengah. Berbicara tentang strategi kinerja karyawan frontliner di BPRS Buana
Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara , sudah banyak bank yang
memberikan suatu strategi kinerjanya dengan baik namun masih perlu
ditingkatkan. Hal ini menjadi salah satu jenis kompetensi yang harus dimili
oleh karyawan bank. Setiap bank memiliki prosedur dan strategi yang berbeda
untuk menerapkan strategi yang meningkatkan kinerja karyawan frontliner.

Tidaklah mudah membuat suatu bank yang sempurna tanpa adanya


kekurangan dan memiliki citra yang baik di mata masyarakat. Salah satu
strategi yang bisa digunakan yaitu dengan pelayanan. Pelayanan prima adalah
pelayanan yang diberikan kepada nasabah melebihi harapan nasabah atau
diluar ekspetasi nasabah. Penerapan pelayanan prima dapat membantu suatu
50

bank untuk mencapai taget yang dituju, sehingga bank akan mendaptkan
keuntungan antara lain berupa meningkatkan kepuasan nasabah. Hal ini
bertujuan untuk mendaptkan pengakuan dari masyarakat akan tingkat kinerja
karyawan frontliner memberikan kualitas yang baik sehingga nasabah puas.

Peningkatan kinerja karyawan frontliner untuk meningktkan kinerja yang


baik karywan frontliner BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara agar melakukan tugasnya secara berdaya guna dan berhasil
untuk kelangsungan hidup perusahaan.

Tabel 1.6

DAFTAR NASABAAH BINAAN KANTOR CABANG BANJARNEGARA

No
No
Rekening Nama Alamat
1 1120500380 SYARIF SALAMUN SIJERUK RT 01 RW 02 BANJARMANGU
2 1210500016 SUKIRNO SIJERUK RT 02 RW 02 BANJARMANGU
3 1120500022 SARIEM MEDAYU RT 02 RW 02 WANADADI
4 1120500023 TRI HAYATI PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
5 1210500017 TRI HAYATI PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
6 1120500025 ROCHIMAH SIJERUK RT 01 RW 02 BANJARMANGU
7 1120500030 BUDI HANDARI SOKANANDI RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
8 1210500021 FARAH YULIA ANGGRAINI PARAKANCANGGAH RT 03 RW 05 BANJARNEGARA
9 1120500031 SITI DJOHARIAH PARAKANCANGGAH RT 03 RW 05 BANJARNEGARA
10 1210500024 PONO SIJERUK RT 05 RW 01 BANJARMANGU
11 1120500032 SUPRIYANTO PUCANG RT 06 RW 07 BAWANG
12 1220500001 TRI WURYANTO SUSANTO GUMIWANG RT 04 RW 07 PURWANEGARA
13 1120500045 MAHMUDAH WIDIYASTUTI KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
14 1120500048 LESTARIADI MARWASPUTRA KUTABANJARNEGARA RT 04 RW 01 KEC BANJARNEGARA
15 1120500053 ANJAR ANDIKA TRI KEBONDALEM RT 01 RW 05 BAWANG
16 1110500197 AGUS IMAM PRIAMBODO SIJERUK RT 01 RW 02 BANJARMANGU
17 1110500198 RIFQI RAKHMAT KRANDEGAN RT 03 RW 06 BANJARNEGARA
18 1110500199 SEPTIANA TRI RAHAYU KRANDEGAN RT 03 RW 06 BANJARNEGARA
19 1110500200 NURHANDINI ISNEININGSIH SEMARANG RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
20 1210500092 ROSIDAH WIDIASTUTI GEMURUH RT 04 RW 10 BAWANG
21 1210500086 ANGGA WIDIANTO REJASARI RT 04 RW 03 BANJARMANGU
51

22 1120500329 RAMLI WANADADI RT 02 RW 06 WANADADI


23 1120500328 KHATIMAH WANGON RT 02 RW 01 BANJARNEGARA
24 1120500332 BUDI SANTOSO PURBALINGGA KIDUL RT 03 RW 01 PURBALINGGA
25 1120500559 WASNO ASINAN RT 02 RW 04 KALIBENING
26 1120500560 HARI SUPRAMONO PARAKANCANGGAH RT 01 RW 10 BANJARNEGARA
27 1120500561 KHUSNIA NURUL AZIZAH SIGALUH RT 004 RW 002 BANJARNEGARA
28 1120500562 SITI NUR ATIKA DAWUHAN RT 05 RW 02 KEC MADUKARA
29 1110500053 SITI MISKIJAH SOKANANDI RT 01 RW 02 BANJARNEGARA
30 1210500095 WAHYU WIDIASTUTI KUTABANJARNEGARA RT 04 RW 02 BANJARNEGARA
31 1210500143 SOLIKH FATMAWATI KUTABANJARNEGARA RT 05 RW 08 BANJARNEGARA
32 1120500608 SRI AMPERAWATI PERUM GEMURUH GRIYA INDAH RT 03 RW 10 BAWANG
33 1120500277 HENNI PRIYATNA SARDI JENGGAWUR RT 01 RW 01 BANJARMANGU
34 1120500282 ESTI ROFIKOH REJASARI RT 01 RW 02 BANJARMANGU
35 1110500041 NAPSIYAH PARAKANCANGGAH RT 02 RW 07 BANJARNEGARA
36 1120500126 YULI AMALIYAH MALIK KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 02 BANJARNEGARA
37 1120500131 UMI KHASANAH PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
38 1210500003 UMI HARTATI MEDAYU RT 01 RW 01 WANADADI
39 1210500004 ZAHRIDA NUR AFIATI DESA PUCANG RT 01 RW 04 KEC BAWANG
40 1120500175 SUWARTI GEMBONGAN RT 02 RW 03 SIGALUH
41 1120500114 JUWARIYAH SOKANANDI RT 04 RW 02 BANJARNEGARA
42 1120500115 ESSO SUDARSONO SOKANANDI RT 03 RW 02 BANJARNEGARA
43 1120500117 ANGGARA NUGRAH PRADANA SOKANANDI RT 03 RW 02 BANJARNEGARA
44 1120500365 RIZKI NUSANTARI WANGON RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
45 1210500006 INDAH WAHYU NUR RATNA KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
46 1120500011 ENDAR FITRIATI KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
47 1120500077 EKO SUPRIANTO MANDIRAJA WETAN RT 07 RW 02
48 1120500579 NURCHAYATI BANTARWARU RT 03 RW 05 MADUKARA
49 1120500109 CHANDRA RIZQI SUWARTO SOKANANDI RT 04 RW 02 BANJARNEGARA
50 1110500017 YUNARTI PURWATININGSIH PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 KEC BANJARNEGARA
51 1210500044 TUSRINI SOKANANDI RT 04 RW 02 BANJARNEGARA
52 1120500113 MISTIASTUTI SOKANANDI RT 03 RW 02 BANJARNEGARA
53 1120500083 YULITA RIZKI KUSWARDANI SOKANANDI RT 04 RW 02 BANJARNEGARA
54 1120500084 NUR SYAMSIYAH SOKANANDI RT O4 RW 02 KEC BANJARNEGARA
55 1210500037 RETNO MURTI PAMUNGKAS KUTABANJARNEGARA RT 2 RW 01 BANJARNEGARA
56 1120500093 TONY ARIYANTO SOKANANDI RT 04 RW 02 BANJARNEGARA
57 1120500399 LUCKY ISTIYAH KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 05 KEC BANJARNEGARA
58 1110500116 RUTIYAM TALUNAMBA RT 01 RW 01 MADUKARA
59 1120500234 TUNIYAH WANAKARSA RT 02 RW 02 WANADADI
60 1120500235 ASTIE BOEMEGA HIRANA BADAKARYA RT 02 RW 04 KEC PUNGGELAN
52

61 1110500204 HADI KALAM SIDARATA RT 001 RW 004 PUNGGELAN BANJARNEGARA


62 1110500018 NUROKHIM BANJARKULON RT 01 RW 01 BANJARMANGU
63 1110500019 PANCAWATI DESI ANGGRAENI PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
64 1110500022 ILHAMULLOH PARAKANCANGGAH RT 04 RW O5 BANJARNEGARA
65 1110500023 EVI SHINTA HERAWATI PARAKANCANGGAH RT 04 RW 05 BANJARNEGARA
66 1120500110 WILLYARDO BANJARMANGU RT 03 RW 01 BANJARMANGU
67 1120500111 RATMINI LEMAHJAYA RT 02 RW 01 WANADADI
68 1120500112 SUGENG NURHADI SOKANANDI RT 04 RW 02 BANJARNEGARA
69 1110500034 NIBAN RIYANTO PAGERGUNUNG RT 04 RW 01 WANAYASA
70 1110500055 FARID FASOL PINGIT RT 04 RW 05 RAKIT
71 1120104426 BUDI SETIYONO MEDAYU RT 02 RW 02 WANADADI
72 1120500401 CHOTIMAH SEMAMPIR RT 02 RW 04 BANJARNEGARA
73 1210500100 ZAHRIDA NUR AFIATI DESA PUCANG RT 01 RW 04 KEC BAWANG
74 1120104489 ZAHRIDA NUR AFIATI DESA PUCANG RT 01 RW 04 KEC BAWANG
75 1110500006 RURIK PINTARI AMPELSARI RT 01 RW 02 BANJARNEGARA
76 1110500007 YATINAH JOHO RT 01 RW 01 BAWANG
77 1120500502 MANIKEM SINGAMERTA RT 04 RW 01 SIGALUH
78 1110500242 ZAENAL SIJERUK RT 03 RW 03 BANJARMANGU
79 1120500504 SITI ZAETUN PETAMBAKAN RT 04 RW 04 MADUKARA
80 1120500079 SULISTYANING RAHAYU KUTABANJARNEGARA RT 06 RW 02 BANJARNEGARA
81 1120500082 SUFI ASRIANTI KEBOKURA RT 03 RW 04 SUMPIUH BANYUMAS
82 1120500013 MARFUNGAH PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
83 1110500050 SUPRIHASTUTI KUTABANJARNEGARA NO 28 RT 06 RW 05 BANJARNEGARA
84 1210500140 TRI MULYANINGSIH PUCANG RT 01 RW 05 BAWANG
85 1210500141 AISYAH SUBEKTI GEMURUH RT 03 RW 01 BAWANG
86 1210500142 TITI SUGIARTI KUTABANJARNEGARA RT 03 RW 06 BANJARNEGARA
87 1210500138 SUKESTI SOKANANDI RT 02 RW 03 BANJARNEGARA
88 1120500129 SUYITNO GUNUNGGIANA RT 03 RW 01 MADUKARA
89 1210500012 UMIYATI KARANGTENGAH RT 03 RW 02 BANJARNEGARA
90 1120500090 FITRA ARYANI KUTABANJARNEGARA RT 04 RW 04 BANJARNEGARA
91 1120500094 ATIKA PURBAWANA SOKANANDI RT 04 RW 02 KEC BANJARNEGARA
92 1110500015 ARDI KALIURIP RT 03 RW 03 MADUKARA
93 1110500016 MAINEM KALIURIP RT 03 RW 03 MADUKARA
94 1110500020 BUDI SETIYONO MEDAYU RT 02 RW 02 WANADADI
95 1210500045 SRI HANDAYANI PARAKANCANGAH RT 01 RW 09 BANJARNEGARA
96 1110500025 DARYANTO PAGEDONGAN RT 04 RW 07 PAGEDONGAN
97 1120500122 RUMIYAH KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 01 KEC BANJARNEGARA
98 1210500049 RUMIYAH KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 01 KEC BANJARNEGARA
99 1210500010 ENY NURAINI PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
53

100 1120500020 KUKUH KUNDIARTO SEMARANG RT 04 RW 03 BANJARNEGARA


101 1110500012 PARIYAH SAMPANG RT 03 RW 02 KARANGKOBAR
102 1110500013 SLAMET SAMPANG RT 03 RW 02 KARANGKOBAR
103 1210500036 SISCA DEWI LARASATI PARAKANCANGGAH RT 01 RW 11 BANJARNEGARA
104 1210500038 NAPSRINI KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 01 BANJARNEGARA
105 1210500039 INDIYANTO DWI PURNOMO KALIMANDI RT 01 RW 04 PURWAREJA KLAMPOK
106 1120500097 YULI HARYANTI KALIURIP RT 03 RW 03 MADUKARA
107 1120500098 MARTINI REJASA RT 02 RW 02 KEC MADUKARA
108 1120500019 YATINAH JOHO RT 01 RW 01 BAWANG
109 1220500002 NUR FITRI YANI ARGASOKA RT 01 RW 11 BANJARNEGARA
110 1120500148 DEWI FITRIYANA KUTABANJARNEGARA RT 06 RW 05 BANJARNEGARA
111 1120500162 SARI GEMBONGAN RT 02 RW 05 SIGALUH
112 1120500163 NYAMEN GEMBONGAN RT 01 RW 02 SIGALUH
113 1120500165 LATIEF HARIYADI SEMARANG RT 01 RW 03 BANJARNEGARA
114 1120500015 WARIS WALUYO SIJERUK RT 05 RW 02 BANJARMANGU
115 1120500016 SISWOYO KEDARPAN RT 09 RW 04 KEJOBONG
116 1210500009 SUROSO SIJERUK RT 02 RW 02 BANJARMANGU
117 1210500035 RUWANTO KALILANDAK RT 05 RW 05 PURWAREJA KLAMPOK
118 1120500494 WARDOYO SINGAMERTA RT 04 RW 01 SIGALUH
119 1120500495 MANIKEM SINGAMERTA RT 04 RW 01 SIGALUH
120 1120500496 RISKA DWI KURNIASARI SINGAMERTA RT 04 RW 01 SIGALUH
121 1120500087 SUWARTO HADI SOKANANDI RT 04 RW O2 BANJARNEGARA
122 1120500180 MULDIONO ARGASOKA RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
123 1110500066 MARWATI PARAKANCANGGAH RT 06 RW 09 BANJARNEGARA
124 1120500144 HARY TRI NUR SETYA PUTRA WANGON RT 02 RW 07 BANJARNEGARA
125 1120500119 RIYADI SUPRAYITNO SOKANANDI RT O3 RW 04 BANJARNEGARA
126 1210500040 NURWIDI SASONGKO KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 01 BANJARNEGARA
127 1210500041 ROSITA OKTAVIANI KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 01 KEC BANJARNEGARA
128 1120500001 FAISAL ABDUL MADJID PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
129 1120500002 GHOZI ABDUL ROZAK PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
130 1120500004 YUNARTI PURWATININGSIH PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 KEC BANJARNEGARA
131 1120500006 FITRI ROSIATUN KEBONDALEM RT 02 RW 04 BAWANG
132 1120500008 ADHINIAH HANUM PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
133 1210500001 ADHINIAH HANUM PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
134 1120104728 RESTY NOVITARINI GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
135 1120500060 KUSMIATI SOKANANDI RT 03 RW 04 BANJARNEGARA
136 1210500034 ERYANTHO ARIF REJASA RT 02 RW 04 MADUKARA
137 1120500061 PUJI HANDAYANI KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
138 1120500143 ACHMAD YULIANTO KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 01 BANJARNEGARA
54

139 1120500139 ISRATMINAH SOKANANDI RT 04 RW 02 BANJARNEGARA


140 1110500026 TRIYONO SETYA BUDI PARAKANCANGGAH RT 05 RW 11 BANJARNEGARA
141 1120500118 KUSMIATI SOKANANDI RT 03 RW 04 BANJARNEGARA
142 1110500045 SUKARSO BANTARWARU RT 03 RW 04 MADUKARA
143 1110500046 KHAULAN BANTARWARU RT 02 RW 04 MADUKARA
144 1110500047 KHUSNUL KHOTIMAH BANTARWARU RT 02 RW 04 MADUKARA
145 1110500048 SARINAH BANTARWARU RT 03 RW 04 MADUKARA
146 1120500062 ERYANTHO ARIF REJASA RT 02 RW 04 MADUKARA
147 1120500544 SLAMET RIYADI PUCANG RT 02 RW 03 BAWANG
148 1120500160 HARI PURNOMO KALIURIP RT 02 RW 06 MADUKARA
149 1110500062 BENY SUKARSO BLAMBANGAN RT 01 RW 01 BAWANG
150 1110500010 TOHARI PURWONEGORO RT 03 RW 04 PURWONEGORO
151 1110500011 SUPRIHATIN PURWONEGORO RT 03 RW 04 PURWONEGORO
152 1110500065 SULASTRI KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 03 BANJARNEGARA
153 1120500069 DENI WAHYU NOVIANTORO SOKANANDI RT 03 RW 04 BANJARNEGARA
154 1120500155 NIKMAT SETIAWAN KUTABANJARNEGARA RT 05 RW 02 BANJARNEGARA
155 1120500192 KURNIA FITRIANI PRENDENGAN RT 05 RW 03 BANJARMANGU
156 1120500187 ARIFAH SUSANTI SIJERUK RT 01 RW 02 BANJARMANGU
157 1120500188 EKO SUSANTO SIJERUK RT 01 RW 02 BANJARMANGU
158 1210500136 UMI SETYANINGSIH KESENET RT 10 RW 01 BANJARMANGU
159 1120500210 TUTY KURNIAWATI SOKANANDI RT 03 RW 02 BANJARNEGARA
160 1120500215 AIDA NURIYAH WARDATI PARAKANCANGGAH RT 06 RW 11 BANJARNEGARA
161 1120500190 ROSITA OKTAVIANI KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 01 KEC BANJARNEGARA
162 1120500186 MARLINA ENDANG PURWANINGSIH SOKANANDI RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
163 1110500069 SOKHERUN PINGIT RT 03 RW 02 RAKIT
164 1110500070 SRI MULYATI PINGIT RT 03 RW 02 RAKIT
165 1110500124 YUNI MIFTAHUL JANAH KEBAKALAN RT 03 RW 03 MANDIRAJA
166 1110500125 MURTIYAH BANDINGAN RT 04 RW 02 RAKIT
167 1120500242 FAJAR NUR ILMAN GEMURUH RT 02 RW 06 BAWANG
168 1210500062 SERLY NARULITA PUTRI KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
169 1210500063 SUHARTANTI SEMPOL RT 10 RW 03 SUKOHARJO WONOSOBO
170 1210500064 SRI SUBEKTI REJASA RT 03 RW 03 MADUKARA
171 1120500189 TARSO SIJERUK RT 01 RW 02 BANJARMANGU
172 1210500074 YUANTI WURI ASTUTI KARANGANYAR RT 03 RW 02 PURWANEGARA
173 1110500129 SAMAN BANTARWARU RT 01 RW 01 MADUKARA
174 1110500130 MUSWIYAH BANTARWARU RT 01 RW 01 MADUKARA
175 1210500134 BUDIARTI KUTAYASA RT 03 RW 03 MADUKARA
176 1120500571 MAMAN FANSYAH PANDANSARI RT 03 RW 03 WANAYASA
177 1120500574 ROCHANAH KRANDEGAN RT 03 RW 04 BANJARNEGARA
55

178 1120500598 UMIYATI PUCANG RT 05 RW 02 BAWANG


179 1120500103 NOVIANI MUJIWIYATI KRANDEGAN RT 01 RW 08 BANJARNEGARA
180 1120500104 ARISTA UTAMI WULANDARI KARANGANYAR RT 02 RW 01 MADUKARA
181 1120500137 KHAMSIYAH PAGELAK RT 04 RW 02 MADUKARA
182 1110500014 FAJAR NUR ILMAN GEMURUH RT 02 RW 06 BAWANG
183 1120500106 WAHYUDI BANTARWARU RT 01 RW 01 MADUKARA
184 1210500133 SITI NUR ATIKA DAWUHAN RT 05 RW 02 KEC MADUKARA
185 1120500586 AMIN SURURI SEMARANG RT 02 RW 03 BANJARNEGARA
186 1210500042 TEGUH RUDIONO KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 02 BANJARNEGARA
187 1120500107 TARMINI KUTABANJARNEGARA RT 04 RW 04 BANJARNEGARA
188 1110500088 LUCKY ISTIYAH KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 05 KEC BANJARNEGARA
189 1120500212 MURYANTI KUTABANJARNEGARA RT 04 RW 05 BANJARNEGARA
190 1110500027 WARDIYO KEMIRI RT O3 RW O2 SIGALUH
191 1110500029 SITI AISAH SRI MULYANI KRANDEGAN RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
192 1110500144 HARMONO KESENET RT 08 RW 01 BANJARMANGU
193 1110500236 DWI SUROSO SOKARAJA RT 002 RW 003 PAGENTAN
194 1120500428 SITI MARYAMAH GEMBONGAN RT 002 RW 004 SIGALUH
195 1120500429 MISTIYAH SIDA MUKTI RT 003 RW 009 KRANDEGAN
196 1120500430 NYAMEN GEMBONGAN RT 01 RW 02 SIGALUH
197 1140500010 WALIYIN NUR ADLI GEMBONGAN RT 002 RW 004 SIGALUH
198 1120500465 SITI SOFINGAH AMPELSARI RT 004 RW 002 BANJARNEGARA
199 1210500116 KHUSNIA NURUL AZIZAH SIGALUH RT 004 RW 002 BANJARNEGARA
200 1110500150 SARIPAH SOKANANDI RT 02 RW 03 BANJARNEGARA
201 1120500315 SRI REJEKI WANADADI RT 02 RW 02 WANADADI
202 1210500087 WAHYUDIYANTO KARANGSARI RT 01 RW 03 PUNGGELAN
203 1120500040 KURNIA YUNIATI KUTABANJARNEGARA RT 05 RW 03 BANJARNEGARA
204 1120500273 SARENGAT PARAKANCANGGAH RT 01 RW 04 BANJARNEGARA
205 1110500087 EKO HADIYANTO KRANDEGAN RT 02 RW 09 BANJARNEGARA
206 1140500007 NANGIM TLAGAWERA RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
207 1110500145 HERY ETIKAWATI KESENET RT 08 RW 01 BANJARMANGU
208 1110500044 MOHAMAD RIDHO PRIYANTO WANGON RT 02 RW 04 BANJARNEGARA
209 1210500076 YUSUP TAPEN RT 02 RW 02 WANADADI
210 1120500135 MOHAMAD ALBAR PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
211 1120500319 BADRIYAH WANADADI RT 02 RW 06 WANADADI
212 1120500320 HADI RATIMAN KARANGJAMBE RT 06 RW 02 WANADADI
213 1120500321 DHOFIROH WANADADI RT 02 RW 02 WANADADI
214 1120500322 BUDIYATI WANADADI RT 01 RW 04 WANADADI
215 1140500006 HARTONO TLAGAWERA RT 03 RW 03 BANJARNEGARA
216 1130500001 NANGIM TLAGAWERA RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
56

217 1110500250 TRIYO SUNARKO SEMPOL RT 08 RW 02 SUKOHARJO WONOSOBO


218 1110500251 NURJANAH SEMARANG RT 01 RW 03 BANJARNEGARA
219 1120500533 SUKAMTO CENDANA RT 03 RW 01 BANJARNEGARA
220 1120500534 RIRIN LISTRIYANI KUTAYASA RT 03 RW 02 MADUKARA
221 1120500535 RAFI HAFIED FATHONI GEMBONGAN RT 02 RW 04 SIGALUH
222 1210500128 MARYATI TLAGAWERA RT 05 RW 04 BANJARNEGARA
223 1120500299 SULIFAH LEKSANA RT 03 RW 05 KARANGKOBAR
224 1120500309 SEPTIYANI WANGON RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
225 1120500310 PRAPTI ESTI UTAMI WANGON RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
226 1110500162 SOBIRIN KARANGSARI RT 04 RW 04 PUNGGELAN
227 1210500053 SULASTRI KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 03 BANJARNEGARA
228 1110500155 SARINAH KINCANG RT 02 RW 05 RAKIT
229 1120500318 ASTRI NURNGAENI WANAKARSA RT 02 RW 01 WANADADI
230 1120500359 FATONAH AMPELSARI RT 03 RW 03 BANJARNEGARA
231 1120500358 MUSLIMAH BLAMBANGAN RT 02 RW 07 BAWANG
232 1110500178 SUKAR SEMAMPIR RT 05 RW 01 BANJARNEGARA
233 1110500179 MUSRIYAH SEMAMPIR RT 05 RW 01 BANJARNEGARA
234 1110500180 HADI TURNOTO SEMAMPIR RT 05 RW 01 BANJARNEGARA
235 1110500181 TURIYAH SEMAMPIR RT 05 RW 01 BANJARNEGARA
236 1110500186 DARLING NOOR NANINGRUM GEMBONGAN RT 03 RW 05 SIGALUH
237 1110500192 EMI INDARYATI KECEPIT RT 02 RW 01 PUNGGELAN
238 1110500193 SUKESI KECEPIT RT 05 RW 01 PUNGGELAN
239 1120500643 RIYADI TLAGAWERA RT 05 RW 04 BANJARNEGARA
240 1120500150 RIZKI KURNIATI SIKUMPUL RT 01 RW 01 KALIBENING
241 1120500383 EKA SEPTIYANI TLAGAWERA RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
242 1210500084 ASTRI NURNGAENI WANAKARSA RT 02 RW 01 WANADADI
243 1120500373 ANITA DWI ARIASTINI REJASA RT 02 RW 02 MADUKARA
244 1120500372 DEDE ARYANTO GUNUNGJATI RT 01 RW 04 PAGEDONGAN
245 1140500005 MISTEM TLAGAWERA RT 02 RW 01 BANJARNEGARA
246 1110500173 SITI NGAROFAH BANJARKULON RT 04 RW 03 BANJARMANGU
247 1110500174 SLAMET RIYADI BANJARKULON RT 04 RW 03 BANJARMANGU
248 1110500194 SUNTIYAH KECEPIT RT 05 RW 01 PUNGGELAN
249 1110500071 KAMDAH BINORONG RT 05 RW 01 BAWANG
250 1110500072 SUPARMI BINORONG RT 05 RW 01 BAWANG
251 1110500209 YUNUS AFANDI JENGGAWUR RT 01 RW 02 BANJARMANGU
252 1120500477 DESY ANJARYANI PUDAKPAYUNG RT 10 RW 11 BANYUMANIK
253 1120500478 PUJI LESTARI PASEH RT 06 RW 03 BANJARMANGU
254 1120500432 SITI NURIAH SEMARANG RT 004 RW 006 BANJARNEGARA
255 1110500249 ARIF PRAYOGO WANGON RT 01 RW 04 BANJARNEGARA
57

256 1120500433 MUCHAMAD WALUYO PARAKANCANGGAH RT 001 RW 003 BANJARNEGARA


257 1210500122 NENENG LISMAWATI PETAMBAKAN RT 02 RW 02 MADUKARA
258 1120500507 IIN INDARWATI PUCANG RT 04 RW 02 BAWANG
259 1120500525 TRI SULISTIYANI SEMARANG RT 003 RW 006 KEC BANJARNEGARA
260 1120500531 MOH KHAMDAN KESENET RT 010 RW 001 BANJARMANGU
261 1120500532 SRI SUBEKTI REJASA RT 003 RW 003 MADUKARA
262 1120500558 SODIAH TLAGAWERA RT 02 RW 03 BANJARNEGARA
263 1120500611 WIDIYANTO BLAMBANGAN RT 01 RW 02 BAWANG
264 1120500563 JOKO PRASETYO SEMARANG RT 01 RW 05 KEC BANJARNEGARA
265 1120500564 DESY HERANYKA PARAKANCANGGAH RT 02 RW 02 KEC BANJARNEGARA
266 1120500497 SULIS INDARTI GEMURUH RT 004 RW 010 BAWANG
267 1120500434 SULIS INDARTI GEMURUH RT 004 RW 010 BAWANG
268 1120500482 WAHYU SUTRIONO PARAKANCANGGAH RT 01 RW 03 BANJARNEGARA
269 1120500656 MUJIANTO ADIPASIR RT 05 RW 02 RAKIT
270 1120500638 SAPARIYANTO AMPELSARI RT 01 RW 03 BANJARNEGARA
271 1120500653 VERGIAWAN INDRA YUDHA GEMURUH RT 01 RW 02 BAWANG
272 1110500093 PARINAH WANADADI RT 02 RW 06 WANADADI
273 1210500056 LUCKY ISTIYAH KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 05 KEC BANJARNEGARA
274 1210500057 ANDI ARIYANTO DASA PRABOWO KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
275 1120500123 EKO PUSPITA NINGRUM KARANGREJO RT 03 RW 03 GAJAHMUNGKUR
276 1120500654 MUNAWAROH PUCANG RT 04 RW 08 KEC BAWANG
277 1110500091 HERU MUFID SOKANANDI RT 05 RW 01 BANJARNEGARA
278 1110500092 NIKMAH ARBANGATI NUR KHASANAH SOKANANDI RT 05 RW 01 BANJARNEGARA
279 1120500246 TATI SUKOWATI PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
280 1120500101 TRI NOVITAATI SEMARANG RT 02 RW 04 BANJARNEGARA
281 1210101025 ZAHRIDA NUR AFIATI DESA PUCANG RT 01 RW 04 KEC BAWANG
282 1110500089 WILUJENG NAHARYANTI KANDANGWANGI RT 05 RW 02 WANADADI
283 1120500133 SITI MUNIFAH ARGASOKA RT 02 RW 07 BANJARNEGARA
284 1120500153 SUMIRAH GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
285 1140500001 ARDIAN YANUARSYAH GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
286 1110500149 YASNGUD SOKANANDI RT 02 RW 03 BANJARNEGARA
287 1210500051 DIAN WIDARTI WIJAYANI PARAKANCANGGAH RT 01 RW 09
288 1110500009 SUGENG RIYANTO SIJERUK RT 01 RW 02 BANJARMANGU
289 1120500067 SUTARNO BANDINGAN RT 02 RW 04 RAKIT
290 1110500189 SARWANTO KECEPIT RT 05 RW 01 PUNGGELAN
291 1110500190 SUNJIYATI KECEPIT RT 05 RW 01 PUNGGELAN
292 1110500191 KUKUH MINTOROHADI KECEPIT RT 02 RW 01 PUNGGELAN
293 1120500056 MOHAMAD JAWAWI KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 03 BANJARNEGARA
294 1120500537 FONIKA AYU PERTIWI BINORONG RT 01 RW 02 BAWANG
58

295 1110500008 SUGIONO MANTRIANOM RT 04 RW 03 BAWANG


296 1110500121 SUPANGADI SOKANANDI RT 04 RW 04 BANJARNEGARA
297 1110500122 HADIYATI SOKANANDI RT 04 RW 04 BANJARNEGARA
298 1120500240 TAUFIQ NUR HIDAYAT SOKANANDI RT 02 RW 01 BANJARNEGARA
299 1120500204 SITI ZUBAEDAH BINORONG RT 02 RW 01 KEC BAWANG
300 1120500206 CHOMSAH KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
301 1110500159 ABDUL HARIS FY SEMARANG RT 01 RW 02 BANJARNEGARA
302 1120500156 KUSNIATI GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
303 1120500157 BREZA HERMAN MAULANA KRANDEGAN RT 02 RW 02 BANJARNEGARA
304 1210500066 PARLIYAH WANAKARSA RT 02 RW 01 WANADADI
305 1110500030 GHOZI ABDUL ROZAK PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
306 1110500036 TATIEK YULIATI PETAMBAKAN RT 01 RW 04 MADUKARA
307 1110500037 KOPERASI BMT DANA SYARIAH MUAM PARAKANCANGGAH RT 02 RW 01 BANJARNEGARA
308 1110500038 MARIA ERNA SUSANTI PUNGGELAN RT 01 RW 01 PUNGGELAN
309 1110500039 FITRA ARYANI KUTABANJARNEGARA RT 04 RW 04 BANJARNEGARA
310 1110500094 ARIF WAWAN NURWANTO KECEPIT RT 02 RW 02 PUNGGELAN
311 1110500095 SRI WIGATI KECEPIT RT 02 RW 02 PUNGGELAN
312 1120500194 TITIN MALASARI MEDAN SATRIA RT 02 RW 04 MEDAN SATRIA
313 1110500137 TUSMAN AHMAD PANGESTU REJASARI RT 01 RW 02 BANJARMANGU
314 1210500097 TAUFIQ NUR HIDAYAT SOKANANDI RT 02 RW 01 BANJARNEGARA
315 1210500098 TAUFIQ NUR HIDAYAT SOKANANDI RT 02 RW 01 BANJARNEGARA
316 1110500143 MARTINI KASILIB RT 03 RW 04 WANADADI
317 1210500079 SUTIYANTI KUTABANJARNEGARA RT 04 RW 07 BANJARNEGARA
318 1120500161 SUMARNO SEMARANG RT 04 RW 03 BANJARNEGARA
319 1120500168 FRENDI WICAKSONO SEMARANG RT 04 RW 03 BANJARNEGARA
320 1120500167 SUBINAH GEMBONGAN RT 01 RW 03 SIGALUH
321 1120500296 INDRA SUGIANTO GEMURUH RT 04 RW 10 BAWANG
322 1120500297 CICIH ANDRIYANI WANGON RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
323 1120500298 CICIH ANDRIYANI WANGON RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
324 1120500171 MAUNDRI NUR FAUZIAH BAWANG RT 04 RW 03 BAWANG
325 1110500063 SITI MARYAMAH PARAKANCANGGAH RT 01 RW 02 BANJARNEGARA
326 1110500064 TUMINAH PARAKANCANGGAH RT 01 RW 02 BANJARNEGARA
327 1120500172 IZMI FARECH WULANDARA SEMARANG RT 05 RW 01 BANJARNEGARA
328 1120500173 DEWI PARLINAH SEMARANG RT 04 RW 03 BANJARNEGARA
329 1120500179 TOMA WIJAYANTO GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
330 1120500307 OKTAVIANTI INDAH MARLIANI KAYUARES RT 01 RW 01 PAGENTAN
331 1110500078 YAYUK SETYORINI GEMBONGAN RT 05 RW 05 SIGALUH
332 1110500075 CATUR IRAWANTO KUTABANJARNEGARA RT 07 RW 05 BANJARNEGARA
333 1210500083 DINI EKA LESTARI JATISABA RT 06 RW 03 PURBALINGGA
59

334 1110500151 BASUKIN SAWANGAN RT 02 RW 01 PUNGGELAN


335 1110500152 BADRIYAH SAWANGAN RT 02 RW 01 PUNGGELAN
336 1110500083 NURHIDAYAH SUPRAPTI GUMINGSIR RT 04 RW 02 PAGENTAN
337 1120500191 ALIF FITRIYANI PARAKANCANGGAH RT 02 RW 07 BANJARNEGARA
338 1110500085 NENI SURATINI RAKIT RT 05 RW 01 RAKIT
339 1110500086 ANWAR MASRURO RAKIT RT 05 RW 01 RAKIT
340 1120500201 BROTO AGUNG SAPUTRO KARANGJAMBE RT 06 RW 01 KEC WANADADI
341 1120500195 SURATMIN GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
342 1110500096 BUDIMAN YULIANTO SOKANANDI RT 03 RW 02 BANJARNEGARA
343 1110500097 AMRONA SOLECHAN REJASA RT 03 RW 03 KEC MADUKARA
344 1110500098 NAKUM BANDINGAN RT 04 RW 02 RAKIT
345 1110500101 ROKHMADI WANAKARSA RT 02 RW 01 WANADADI
346 1110500102 PARLIYAH WANAKARSA RT 02 RW 01 WANADADI
347 1120500203 AAN SAPUTRA SEMAMPIR RT 05 RW 03 BANJARNEGARA
348 1110500106 YULIAN HASTANTO SEMARANG RT 03 RW 01 BANJARNEGARA
349 1120500216 DESI MAYA ANDRIYANI SERED RT 02 RW 01 MADUKARA
350 1120500219 RAHMAT PAMBUDI GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
351 1140500002 FEBIAN NUR ARIFIN GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
352 1120500220 SAMIRAH GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
353 1110500112 TEGUH WIBOWO PARAKANCANGGAH RT 07 RW 09 BANJARNEGARA
354 1110500108 KODRI PENERUSAN WETAN RT 02 RW 03 SUSUKAN
355 1120500223 TEGUH PRIYONO SEMAMPIR RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
356 1120500224 BUDI ANDRIYANTO BANTARWARU RT 03 RW 02 MADUKARA
357 1110500109 SAMSIYAH KARANGSARI RT 06 RW 01 PUNGGELAN
358 1110500110 NANANG EKO SAPUTRO WANAKARSA RT 06 RW 01 WANADADI
359 1110500111 LUSI PURWANI WANAKARSA RT 06 RW 01 WANADADI
360 1120500226 DINAR WAHYU UTAMI KRANDEGAN RT 03 RW 08 KEC BANJARNEGARA
361 1210500061 ADHI ARTANTA PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
362 1110500113 SUYANTO KARANG KEMIRI RT 02 RW 01 WANADADI
363 1120500231 AMRONA SOLECHAN REJASA RT 03 RW 03 KEC MADUKARA
364 1120500233 PRAMUKANTO SATRIO H W LEMAHJAYA RT 05 RW 01 WANADADI
365 1110500120 ROBINGATUN PARAKANCANGGAH RT 01 RW 04 BANJARNEGARA
366 1120500238 BAMBANG GUNADI GEMBONGAN RT 03 RW 05 SIGALUH
367 1110500123 WANGID SUNANDAR KEBAKALAN RT 03 RW 03 MANDIRAJA
368 1110500126 SLAMET BADAKARYA RT 02 RW 01 PUNGGELAN
369 1110500127 DJUHARTI BADAKARYA RT 02 RW 01 PUNGGELAN
370 1110500167 SITI UMIYATI PUNGGELAN RT 02 RW 01 PUNGGELAN
371 1120500345 SARYATI WANGON RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
372 1120500346 SARMANTO KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
60

373 1120500343 FITRIYATI TLAGAWERA RT 01 RW 05 BANJARNEGARA


374 1210500109 SRI KHALIMATU SADIAH PUCANG RT 002 RW 003 BAWANG
375 1210500110 SRI KHALIMATU SADIAH PUCANG RT 002 RW 003 BAWANG
376 1120500444 BARKAH APRI SAPUTRO KEBUTUHJURANG RT 002 RW 006 PAGEDONGAN
377 1120500445 HANDOYO ADMIN TLAGAWERA RT 05 RW 04 KEC BANJARNEGARA
378 1120500446 SITI CHOLIFAH GUMELAR RT 005 RW 004 TLAGAWERA
379 1120500447 HARYANTI SEMARANG RT 003 RW 006 BANJARNEGARA
380 1210500111 SRI KHALIMATU SADIAH PUCANG RT 002 RW 003 BAWANG
381 1210500112 WAHYUNI DAWUHAN RT 004 RW 002 MADUKARA
382 1120500351 ELI SUSANTI SEMAMPIR RT 01 RW 03 BANJARNEGARA
383 1120500352 TUSLIYAH WANAKARSA RT 05 RW 01 WANADADI
384 1210500069 ASMINAH GEMBONGAN RT 02 RW 02 SIGALUH
385 1110500255 RUMIYATI KALILUNJAR RT 05 RW 02 BANJARMANGU
386 1120500538 ZAHRIDA NUR AFIATI DESA PUCANG RT 01 RW 04 KEC BAWANG
387 1120500539 MUHAMMAD DWI ADITYA MUTTAQIEN BANJARKULON RT 06 RW 01 BANJARMANGU
388 1120500540 RAHMI NUR HIDAYAH PAGELAK RT 04 RW 01 MADUKARA
389 1210500071 TITIS CATUR NUGRAHENI KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 04 BANJARNEGARA
390 1120500262 TURSIMAN SEMAMPIR RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
391 1210500072 ANITA DWI ARIASTINI REJASA RT 02 RW 02 MADUKARA
392 1120500371 SALIMAH SIJERUK RT 01 RW 02 BANJARMANGU
393 1110500131 JAKIM SAMBONG RT 05 RW 01 PUNGGELAN
394 1120500536 ARIS SETIAWAN GUMIWANG RT 03 RW 01 PURWANEGARA
395 1110500132 ISTIROKHAH KRANDEGAN RT 03 RW 04 BANJARNEGARA
396 1110500133 YPT PANCA BHAKTI BANJARNEGARA JALAN TENTARA PELAJAR KM 5 SOKANANDI BANJARNEGARA
397 1120500269 YPT PANCA BHAKTI BANJARNEGARA JALAN TENTARA PELAJAR KM 5 SOKANANDI BANJARNEGARA
398 1110500134 YUSMINARSIH DWI PUTRANTI KALIURIP RT 02 RW 01 MADUKARA
399 1210500077 RESTY NOVITARINI GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
400 1110500138 SUTRIYANTO SAMBONG RT 03 RW 03 PUNGGELAN
401 1110500139 SUDIRAH SOMAWANGI RT 01 RW 02 MANDIRAJA
402 1110500140 SITI DJOHARIAH PARAKANCANGGAH RT 03 RW 05 BANJARNEGARA
403 1120500291 AFIF SETIAWAN BANTARBARANG RT 02 RW 10 REMBANG
404 1210500078 LUSI PURWANI WANAKARSA RT 06 RW 01 WANADADI
405 1120500293 SUMIYATI KUTABANJARNEGARA RT 03 RW 04 BANJARNEGARA
406 1120500294 RESTY NOVITARINI GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
407 1120500390 TITIS CATUR NUGRAHENI KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 04 BANJARNEGARA
408 1110500160 SUYATNO SIJERUK RT 02 RW 03 BANJARMANGU
409 1110500142 SUTARMI LENGKONG RT 07 RW 02 RAKIT
410 1120500398 SUGENG PURWANTO PARAKANCANGGH RT 02 RW 07 BANJARNEGARA
411 1110500146 UMI FATONAH KUTABANJARNEGARA RT 07 RW 08 BANJARNEGARA
61

412 1110500207 SIGIT CAHYONO LENGKONG RT 02 RW 05 RAKIT


413 1110500211 SRI MUDJIATI PARAKANCANGGAH RT 003 RW 001 BANJARNEGARA
414 1120500313 UMI LATIFAH KANDANGWANGI RT 06 RW 02 WANADADI
415 1120500314 RAHAYU WANADADI RT 02 RW 04 WANADADI
416 1120500324 NOFA HARI WIDAYANTO PUCANG RT 01 RW 04 KEC BAWANG
417 1120500323 PURSITOH WANADADI RT 01 RW 06 WANADADI
418 1120500316 ARIFIANA S KUTABANJARNEGARA RT 04 RW 03 BANJARNEGARA
419 1110500215 AMINULLOH WANAKARSA RT 002 RW 001 WANADADI
420 1110500158 RAJI BADAKARYA RT 01 RW 01 PUNGGELAN
421 1110500216 ACH ISWANTO TAMBAKAN RT 001 RW 002 AMPELSARI
422 1110500161 KADMIN ZM DARMONO KARANGSARI RT 01 RW 03 PUNGGELAN
423 1110500235 SUTARSI GUNUNGJATI RT 001 RW 004 PAGEDONGAN
424 1110500163 SYARONI PUCUNGBEDUG RT 04 RW 01 PURWANEGARA
425 1120500338 SAMINI KANDANGWANGI RT 02 RW 01 WANADADI
426 1120500545 WIDODO CAHYONO PUTRO ARGASOKA RT 02 RW 01 BANJARNEGARA
427 1110500253 SUTOPO JENGGAWUR RT 02 RW 03 BANJARMANGU
428 1120500426 WAHYU NUGROHO SEMARANG RT 003 RW 006 BANJARNEGARA
429 1120500427 TRI SULISTIYANI SEMARANG RT 003 RW 006 KEC BANJARNEGARA
430 1120500341 SOKHERUN PINGIT RT 03 RW 02 RAKIT
431 1210500088 SOKHERUN PINGIT RT 03 RW 02 RAKIT
432 1210500089 ZAHRIDA NUR AFIATI DESA PUCANG RT 01 RW 04 KEC BAWANG
433 1110500164 ANDRIYANTO ARGASOKA RT 03 RW 05 BANJARNEGARA
434 1110500165 PUPUT YOGA ASTUTI ARGASOKA RT 03 RW 05 BANJARNEGARA
435 1120500339 DARSAN HERIYANTO KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
436 1120500340 ACEP IKIN LINGGASARI RT 03 RW 03 WANADADI
437 1120500355 SUPRIYANTO LINGGASARI RT 03 RW 01 WANADADI
438 1110500171 HARYANTO CENDANA RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
439 1110500172 DEDE ROHIMAH CENDANA RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
440 1120500357 SITI WAHYUNI SIJERUK RT 02 RW 03 BANJARMANGU
441 1120500491 OKTAVIANI DANARAJA RT 03 RW 04 PURWANEGARA
442 1120500492 ANING LUIS SICUWATI SOKANANDI RT 02 RW 05 BANJARNEGARA
443 1120500493 TURIYAH PRIGI RT 01 RW 02 SIGALUH
444 1120500499 MUTOHA SEMARANG RT 04 RW 04 BANJARNEGARA
445 1110500240 HERI SETYOBUDI KRANDEGAN RT 03 RW 02 BANJARNEGARA
446 1110500241 YAYUK SUGIYARTI KRANDEGAN RT 03 RW 02 BANJARNEGARA
447 1120500501 SYARIF SALAMUN SIJERUK RT 01 RW 02 BANJARMANGU
448 1110500175 RESTY NOVITARINI GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
449 1120500392 SUTIYANTI KUTABANJARNEGARA RT 04 RW 07 BANJARNEGARA
450 1120500498 TRI KURNIASIH SEMARANG RT 01 RW 04 BANJARNEGARA
62

451 1120500364 ROSIDAH WIDIASTUTI GEMURUH RT 04 RW 10 BAWANG


452 1110500205 SUTARMAN WANADRI RT 01 RW 01 BAWANG
453 1110500206 ANIK DWIYANTI WANADRI RT 01 RW 01 BAWANG
454 1110500183 SUGITO KANDANGWANGI RT 02 RW 02 WANADADI
455 1110500184 SUSWATI KANDANGWANGI RT 02 RW 03 WANADADI
456 1110500185 TEGUH RIYANTO GEMBONGAN RT 03 RW 05 SIGALUH
457 1120500393 NURHAYATI PUCANG RT 02 RW 02 BAWANG
458 1210500099 NURHANDINI ISNEININGSIH SEMARANG RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
459 1120500397 SINGGIH HARYONO SOKANANDI RT 03 RW 05 BANJARNEGARA
460 1120500396 SUTRISNO KUTABANJARNEGARA RT 03 RW 03 BANJARNEGARA
461 1120500431 ENDANG PURBOWATI AMPELSARI RT 004 RW 002 BANJARNEGARA
462 1210500106 MISNEM SAGEM RT 005 RW 004 TLAGAWERA
463 1120500594 MI AL FATAH JALAN LETJEND S PARMAN KM 3 BANJARNEGARA
464 1120500405 VITALIA RACHMAWATI PARAKANCANGGAH RT 07 RW 09 KEC BANJARNEGARA
465 1110500210 SISWO YUWONO LENGKONG RT 08 RW 03 RAKIT
466 1110500208 WARTO KUTAYASA RT 01 RW 03 MADUKARA
467 1120500597 IKA SETIAWANTI PUCANG RT 002 RW 003 KEC BAWANG
468 1120500596 SUMARNO PUCANG RT 02 RW 10 BAWANG
469 1110500265 EKA FITRIANA NURHAYATI BANJARKULON RT 02 RW 01 BANJARMANGU
470 1110500266 HARYONO KUTABANJARNEGARA RT 02 RW 08 BANJARNEGARA
471 1110500272 MARYATI TLAGAWERA RT 05 RW 04 BANJARNEGARA
472 1120500406 MUJAB DESA BANJARKULON RT 004 RW 002 KECAMATAN BANJARMANGU
473 1120500412 UMI MAHMUDAH GUMIWANG RT 03 RW 10 PURWANEGARA
474 1110500213 MUSLIMIN ARGASOKA RT 002 RW 005 BANJARNEGARA
475 1120500414 RASYIDIN ALI SYAHBANA KUTABANJARNEGARA RT 002 RW 007 BANJARNEGARA
476 1120500542 ASTUTI LEMAHJAYA RT 02 RW 02 KEC WANADADI
477 1110500217 SLAMET PUJIARTO KASILIB RT 004 RW 003 WANADADI
478 1110500218 TARSUN SOMAWANGI RT 001 RW 002 MANDIRAJA
479 1110500220 SODRIYAH SAMBONG RT 002 RW 003 PUNGGELAN
480 1110500219 SITI ZUBAEDAH BINORONG RT 02 RW 01 KEC BAWANG
481 1110500221 MOH ALI SUPARTO TWELAGIRI RT 005 RW 005 PAGEDONGAN
482 1110500223 ABDULLOH MUSONIF KUTAYASA RT 001 RW 003 MADUKARA
483 1110500227 JAMZARI KALIBENDA RT 004 RW 002 SIGALUH
484 1110500228 SETIYONO SINGAMERTA RT 002 RW 001 SIGALUH
485 1110500229 SUKARDI SOKAYASA RT 004 RW 005 BANJARNEGARA
486 1110500230 AKHMAD FAOZI HARDIYANTO BLAMBANGAN RT 001 RW 002 BAWANG
487 1110500231 WAGIYO KUTABANJARNEGARA RT 006 RW 008 BANJARNEGARA
488 1110500234 MISEM SOKAYASA RT 004 RW 005 BANJARNEGARA
489 1210500104 ANITA DWI ARIASTINI REJASA RT 02 RW 02 MADUKARA
63

490 1210500107 HANDOYO ADMIN TLAGAWERA RT 05 RW 04 KEC BANJARNEGARA


491 1120500436 BINI RASMUDI GUMELAR RT 005 RW 004 TLAGAWERA
492 1120500437 SITI ROMIARSIH PUCANG RT 002 RW 003 BAWANG
493 1120500438 ENI SUPRIHATININGSIH PUCANG RT 002 RW 003 BAWANG
494 1120500439 RIANA WULAN P PUCANG RT 002 RW 006 BAWANG
495 1120500440 NIDA GEMBONGAN RT 002 RW 004 SIGLUH
496 1120500441 M KOSIM SIDA MUKTI RT 003 RW 009 KRANDEGAN
497 1120500442 NINIEK MARGIANTI GEMBONGAN RT 002 RW 004 SIGALUH
498 1120500443 MUHAMMAD RIZA DARMAWAN KARANGTENGAH RT 002 RW 003 BANJARNEGARA
499 1120500565 SARINAH BANTARWARU RT 03 RW 04 MADUKARA
500 1120500566 TRI LAELIYAH BANTARWARU RT 03 RW 04 MADUKARA
501 1110500256 HARI WIDIARTO KLAMPOK RT 02 RW 06 PURWAREJA KLAMPOK
502 1210500113 TRI SULISTIYANI SEMARANG RT 003 RW 006 KEC BANJARNEGARA
503 1120500448 AGUS SALIM SEMARANG RT 001 RW 006 BANJARNEGARA
504 1120500449 SARTINI SOKAYASA RT 002 RW 002 BANJARNEGARA
505 1120500452 NGABDUROKHMAN MADUKARA RT 002 RW 004 BANJARNEGARA
506 1120500461 FAKHRUR ROJI M ARGASOKA RT 002 RW 006 BANJARNEGARA
507 1120500462 DESTI WAHYUNINGRUM SOKANANDI RT 003 RW 005 BANJARNEGARA
508 1120500463 JIAH SAMBUDI KALIJAMBU RT 001 RW 004 TLAGAWERA
509 1120500464 ADI CAHYONO PURWO SAPUTRO GEMURUH RT 004 RW 010 BAWANG
510 1120500456 SULASTRI MASARAN RT 003 RW 002 BAWANG
511 1120500457 RANDI ANDIKA TLAGAWERA RT 003 RW 003 BANJARNEGARA
512 1120500458 HARTONO PARAKANCANGGAH RT 001 RW 009 BANJARNEGARA
513 1120500459 SULIS INDARTI GEMURUH RT 004 RW 010 BAWANG
514 1210500114 ENI SUPRIHATININGSIH PUCANG RT 002 RW 003 BAWANG
515 1120500466 KINO GUMELAR RT 005 RW 004 TLAGAWERA
516 1120500467 DHIAN WINDIYANTI ARGASOKA RT 001 RW 003 BANJARNEGARA
517 1120500469 IKA SETIAWANTI PUCANG RT 002 RW 003 KEC BAWANG
518 1120500471 WAHYUDIN DAWUHAN RT 006 RW 006 MADUKARA
519 1210500115 NUR FAIZIN KARANGTENGAH RT 002 RW 003 BANJARNEGARA
520 1120500453 NURAINI SEMARANG RT 004 RW 006 BANJARNEGARA
521 1120500454 DESIANA EKA LESTARI PARAKANCANGGAH RT 002 RW 009 BANJARNEGARA
522 1120500455 SUPARNO WANADADI RT 002 RW 002 BANJARNEGARA
523 1120500460 NUR FAIZAH DUKUH JURANG RT 002 RW 004 MADUKARA
524 1120500473 ROKIB BIANTORO PUCANG RT 002 RW 004 BAWANG
525 1120500474 MUHARNO PETAMBAKAN RT 004 RW 001 MADUKARA
526 1120500483 IMROATUN MUSFIROH KARANGTENGAH RT 05 RW 02 BANJARNEGARA
527 1210500117 ENDANG PURBOWATI AMPELSARI RT 004 RW 002 BANJARNEGARA
528 1210500118 SISKA DIEN ARINTA SUPRIYADI BANJARKULON RT 03 RW 03 BANJARMANGU
64

529 1210500119 EVI WAHYU KURNIYATININGSIH PARAKANCANGGAH RT 02 RW 02 BANJARNEGARA


530 1210500120 SITI MARHAMAH GEMBONGAN RT 02 RW 03 SIGALUH
531 1210500121 CHALIF BAGUS PANUNTUN PUCANG RT 02 RW 03 BAWANG
532 1120500631 MULYONO SEMARANG RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
533 1120500484 UMI SANGADAH KUTABANJARNEGARA RT 07 RW 05 BANJARNEGARA
534 1120500486 DIAN APRILIANI KRANDEGAN RT 01 RW 03 BANJARNEGARA
535 1120500487 BOMAN PUCANG RT 02 RW 03 BAWANG
536 1120500488 AGUS SUBEKTI TLAGAWERA RT 02 RW 03 BANJARNEGARA
537 1120500490 ENDIT PURWANTI PENAMBONGAN RT 02 RW 05 PURBALINGGA
538 1120500511 DWI LESTARI SEMARANG RT 03 RW 06 BANJARNEGARA
539 1120500508 M S ISKANDAR BANJARMANGU RT 01 RW 04 BANJARMANGU
540 1230500001 RESTY NOVITARINI GEMURUH RT 02 RW 02 BAWANG
541 1110500243 MOHAMAD SAMSI ARGASOKA RT 03 RW 05 BANJARNEGARA
542 1110500244 TUMIN TLAGAWERA RT 02 RW 04 BANJARNEGARA
543 1120500509 FERRY WICAKSONO PUTRO SEMARANG RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
544 1110500246 SUPARDAN KRANDEGAN RT 01 RW 01 BANJARNEGARA
545 1120500515 LOTTO SUMARTO SAMAN TLAGAWERA RT 05 RW 04 BANJARNEGARA
546 1120500512 EMAN SETYAWAN ARGASOKA RT 03 RW 12 KEC BANJARNEGARA
547 1110500245 KUSMEDI KENTENG RT 02 RW 02 MADUKARA
548 1120500513 SEPTINA EKA PRASETIYANI KUTAYASA RT 03 RW 02 MADUKARA
549 1120500514 RATNA SETYANINGSIH PEKAUMAN RT 01 RW 02 MADUKARA
550 1140500011 TALITHA NATHANIA PUCANG RT RW BAWANG
551 1120500519 HARYANTI SEMARANG RT 003 RW 006 BANJARNEGARA
552 1120500516 KUSYANTO KUSNO TLAGAWERA RT 02 RW 04 BANJARNEGARA
553 1120500517 SULIFAH LEKSANA RT 03 RW 05 KARANGKOBAR
554 1110500247 TRIE RAHAYU KEMIRI RT 01 RW 02 SIGALUH
555 1110500248 PARNANDO SITANGGANG PARAKANCANGGAH RT 09 RW 11 BANJARNEGARA
556 1210500125 WIDHY ANGGORO ASIH KUTABANJARNEGARA RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
557 1120500523 SITI NURFATMAH WANGON RT 02 RW 02 BANJARNEGARA
558 1120500524 SUDARMONO KRANDEGAN RT 03 RW 04 KEC BANJARNEGARA
559 1210500127 SUDARMONO KRANDEGAN RT 03 RW 04 KEC BANJARNEGARA
560 1120500527 SUWANTI AMPELSARI RT 01 RW 03 BANJARNEGARA
561 1120500644 ANA SETIYANI TLAGAWERA RT 03 RW 03 BANJARNEGARA
562 1120500521 FAJAR ADI PRIYONO WANAKARSA RT 04 RW 01 WANADADI
563 1120500522 SUHARTI SEMARANG RT 04 RW 02 BANJARNEGARA
564 1210500147 MUNAWAROH PUCANG RT 04 RW 08 KEC BAWANG
565 1120500528 UMI SETYANINGSIH KESENET RT 10 RW 01 BANJARMANGU
566 1120500600 BONTOT NURHADIANTO KASILIB RT 02 RW 04 WANADADI
567 1120500551 NANIEK PURWANTI V N BANDINGAN RT 06 RW 01 SIGALUH
65

568 1210500130 ENDAH PURWANTI PARAKANCANGGAH RT 001 RW 009 BANJARNEGARA


569 1210500131 LELI WALIDAH KRANDEGAN RT 04 RW 09 BANJARNEGARA
570 1210500132 HARTININGSIH KERTAYASA RT 004 RW 003 MANDIRAJA
571 1120500549 IDAWATI WANAKARSA RT 03 RW 02 WANADADI
572 1120500550 SUDARSIH AMPELSARI RT 04 RW 02 BANJARNEGARA
573 1120500553 RIDWAN WAHYONO PARAKANCANGGAH RT 04 RW 09 BANJARNEGARA
574 1120500554 TRIYO SUNARKO SEMPOL RT 08 RW 02 SUKOHARJO WONOSOBO
575 1120500557 TARMUDI PUCANG RT 02 RW 03 KEC BAWANG
576 1110500254 MISLAM HARYANTO KALILUNJAR RT 05 RW 02 BANJARMANGU
577 1120500556 KHUSNUL KHOTIMAH BANTARWARU RT 02 RW 04 MADUKARA
578 1110500267 SITI MARYAMAH GEMBONGAN RT 002 RW 004 SIGALUH
579 1120500570 ERNANI DESI ANGGRAENI PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 KEC BANJARNEGARA
580 1120500567 ROHIM TLAGAWERA RT 05 RW 04 BANJARNEGARA
581 1120500568 AMI TLAGAWERA RT 05 RW 04 BANJARNEGARA
582 1120500569 ARDIANTO WAHYU WIDODO PRIGI RT 01 RW 05 SIGALUH
583 1110500258 YUSRIFAH KARANGJAMBE RT 06 RW 01 WANADADI
584 1120500572 NURCHAYATI BANTARWARU RT 03 RW 05 MADUKARA
585 1120500573 FARIDA FITRIANA PARAKANCANGGAH RT 02 RW 04 BANJARNEGARA
586 1120500601 RUKIYAH KASILIB RT 04 RW 03 WANADADI
587 1120500602 UNTUNG JIANTO TLAGAWERA RT 05 RW 04 BANJARNEGARA
588 1110500261 SUDIBYO KALIURIP RT 03 RW 01 MADUKARA
589 1110500262 HANUNG PUJI SASONGKO KUTAYASA RT 02 RW 01 MADUKARA
590 1120500577 KRISTINA ASRIYANI SEMPOL RT 11 RW 03 SUKOHARJO
591 1120500578 KELANA FRENGKY VICOLUNA SEMARANG RT 05 RW 02 BANJARNEGARA
592 1120500581 WAHYUDIN PARAKANCANGGAH RT 004 RW 009 BANJARNEGARA
593 1120500585 TURATNO TIMBANG RT 19 RW 06 KEJOBONG
594 1120500590 RAFIQ ABDUL AZIZ SIGALUH RT 04 RW 02 SIGALUH
595 1120500607 YOSHINTA ROOSMALA DEWI KRANDEGAN RT 01 RW 08 BANJARNEGARA
596 1120500609 ENDIT PURWANTI PENAMBONGAN RT 02 RW 05 PURBALINGGA
597 1120500603 HANDOYO ADMIN TLAGAWERA RT 05 RW 04 KEC BANJARNEGARA
598 1120500605 NOFIANA NURAINI PUCANG RT 01 RW 03 BAWANG
599 1110500269 SUNARWAN KENTENG RT 02 RW 02 MADUKARA
600 1110500270 SLAMET RIANTO KEMIRI RT 02 RW 02 SIGALUH
601 1110500282 DINDUNG SUKIRTAM KAYUARES RT 02 RW 01 PAGENTAN
602 1120500633 NUR HIDAYAT ADIPASIR RT 05 RW 02 RAKIT
603 1120500610 WIJAYANTI KEDUNGSARI RT 01 RW 01 RINGINARUM KENDAL
604 1110500273 YAYASAN PONDOK PESANTREN AL FA JALAN LETJEND S PARMAN NO 11 PARAKANCANGGAH BANJARNEGAR
605 1120500613 GUNAWAN PRASETIYO AMPELSARI RT 001 RW 003 BANJARNEGARA
606 1110500274 HAYU VERIKA INDRA KATULANGI KARANGTENGAH RT 03 RW 02 BANJARNEGARA
66

607 1120500614 SISWANDI SUWARSO PUCANG RT 03 RW 03 BAWANG


608 1120500615 AMSOR TLAGAWERA RT 03 RW 01 BANJARNEGARA
609 1110500275 SUYITNO WANADRI RT 02 RW 06 BAWANG
610 1120500616 ESTI SUSANTI BANTAR RT 05 RW 01 WANAYASA
611 1120500618 DURROTUN NAFISAH PARAKANCANGGAH RT 04 RW 11 BANJARNEGARA
612 1120500619 SRI WAHYUNI GEMURUH RT 01 RW 02 BAWANG
613 1120500622 NURIAH SEMARANG RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
614 1120500620 SUTRISNO SEMARANG RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
615 1120500621 MARHAMAH SEMARANG RT 01 RW 06 BANJARNEGARA
616 1110500276 FAJAR SUSANTI SAMBONG RT 02 RW 03 PUNGGELAN
617 1110500277 HERU MULYONO KUTABANJARNEGARA RT 05 RW 02 BANJARNEGARA
618 1120500623 SITI ROFINGAH PETAMBAKAN RT 04 RW 04 MADUKARA
619 1120500624 SITI ROFINGAH PETAMBAKAN RT 04 RW 04 MADUKARA
620 1110500278 ADI PURNOMO KENDAGA RT 02 RW 02 BANJARMANGU
621 1120500627 ADHI ARTANTA PARAKANCANGGAH RT 01 RW 05 BANJARNEGARA
622 1110500279 FAJAR MUJI SANTOSA PETAMBAKAN RT 05 RW 01 MADUKARA
623 1120500626 HAFID SURYA MURTI SIGALUH RT 03 RW 01 SIGALUH
624 1120500625 REJEKI WIJAYANTI GEMURUH RT 03 RW 04 KEC BAWANG
625 1120500630 MUSTAJAB DAWUHAN RT 05 RW 02 MADUKARA
626 1120500636 NUR AMNY SOKANANDI RT 02 RW 04 BANJARNEGARA
627 1120500639 HARYANTI JALAN NANAS 1 NO 12 KALINEGORO RT 06 RW 05 MERTOYUDAN MA
628 1110500281 NGADIANTO KRANDEGAN RT 02 RW 03 BANJARNEGARA
629 1120500640 JUMBARI SEMARANG RT 04 RW 06 BANJARNEGARA
630 1120500646 SULIYAH AMPELSARI RT 01 RW 03 BANJARNEGARA
631 1120500648 UJANG WIDARTO BINORONG RT 02 RW 05 BAWANG
632 1110500283 TITIH WAHYUNINGTYAS KANDANGWANGI RT 02 RW 03 WANADADI
633 1120500651 MEI ANDAYANI SEMARANG RT 001 RW 005 BANJARNEGARA
634 1110500284 DIDIK SANTOSA TAPEN RT 03 RW 01 WANADADI

Dari hasil data diatas kinerja karyawan frontliner menunjukan bahwa


frontliner terbukti berpengaruh terhadap kemajuan bank tersebut. Hal ini
menjadikan ujung tombak suatu bank berhasil memberikan kesan baik kepada
nasabah dengan pelayanan yang baik. Cara kerja frontliner dalam melayani sangat
professional. Meskipun suasana hati kurang baik frontliner tetap mengutamakan
tugasnya.
67

Strategi yang diterapkan oleh BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara untuk meningkatkan kinerja karyawan frontliner yaitu : 51

1. Mengadakan pelatihan berupa Role-play


Role-play yaitu bertukar peran dimana setiap karyawan akan belajar
bagaimana menjadi nasabah , customer service, teller. Pelatihan ini dilakukan
setiap satu bulan sekali dan dilakukan di luar jam kerja biasanya ketika bank
sudah tutup.
Pelatihan ini bertujuan untuk me-refresh kinerja fronttliner yang hamper
setiap hari bertatap muka dengan nasabah, agar frontliner memahami perilaku
nasabah sehingga mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh nasabah
tersebut. Selain itu, pelatihan ini juga untuk mengetahui cara menangani
nasabah yang complain, dan untuk mengetahui cara melayani nasabah atau
calon nasabah yang akan membuka rekening. 52

Sungguh banyak manfaat yang dapat dipetik oleh karyawanmaupun suatu


organisasi apabila proses pelatihan ini terselenggaradengan baik. Salah satu
contoh manfaat yang dapat dipetik olehsuatu organisasi yaitu misalnya
organisasi memiliki para karyawan yang mampu berkarya dengan hasil yang
memuaskan karenapengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan
tugas. Dikarenakan adanya perilaku yang mendorong, mereka termotivasi
bekerja keras, dan karena mereka mampu bekerja secara mandiri,yang
berakibat membebaskan‟ manajer melakukan bimbingan,pengarahan,
pembinaan, dan pengawasan ketat, maka manajer mempunyai waktu yang
lebih banyak untuk mencurahkan kemampuan manajerial dalam melaksanakan
tugas-tugas manajerial lain yang akan lebih menjamin keberhasilan
perusahaan guna mencapai tujuan dan berbagai sasaran.

Selain untuk organisasi, karyawan itu sendiri dapat memetik manfaat yaitu
karyawan dapat meningkatan kemampuan mengambil keputusan, penerapan ilmu
51
Wawancara dengan Bapak Aris Ginanjar selaku Kepala Cabang pada tanggal 29 Mei
2019 pukul 16.00
52
Wawancara dengan Resty Novitarini sebagai Customer Service pada Tanggal 29 Mei
2019
68

dan keterampilan yang baru dimiliki, kesediaan bekerja sama dengan orang lain,
motivasi untuk berkembang yang semakin besar, peningkatan kemampuan
melakukan penyesuaian perilaku yang tepat, kemajuan dan meniti karier,
peningkatan penghasilan dan peningkatan kepuasan kerja. Kesemuanya itu dapat
bermuara pada keinginan berkarya sedemikian rupa sehingga produktivitas
kerjanya semakin meningkat.53

2. Sharing setiap minggu

Sharing per divisi khususnya bagian operasional dilakukan setiap hari


rabu sebelum jam kerja dimulai. Biasanya membahas tentang produk terbaru atau
ketentuan terbaru yang harus diketahui khususnya bagian frontliner. Sehingga
frontliner dapat memberitahukan kepada nasabah jika ada ketentuan terbaru, dan
dapat melakukan cross selling terhadap nasabah.

3. Motivasi

Motivasi yaitu pemberian semangat, dorongan berupa penyuluhan atau


pembinaan tentang penyadaran bahwa karyawan merupakan subjek dalam
perusahaan. Sebagai subjek karyawan merupakan motor penggerak terhadap
jalannya perusahaan akan ditentukkan oleh kualitas kerja karyawan yang ada.
Sehingga hanya karyawan yang berkualitas dan mempunyai kontribusi yang
besar pada perusahaan yang layak untuk mendapat posisi dan fasilitasfasilitas.
Dengan pemberian penyadaran ini diharapkan karyawan dapat termotivasi untuk
selalu meningkatkan pengetahuan maupun kualitas kerjanya.

Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dengan ibu Amalia


Windardeni selaku sekretaris dan personalia bentuk pemberian motivasi di BPRS
Buana Mitra Perwira berupa pemberian reward dan punishment. Pemberian
reward atau penghargaan kepada karyawan akan memicu peningkatan kinerja.
Reward tidak mesti diwujudkan dalam bentuk materi, tetapi dapat juga diberikan
53
Sondang P. Siagian, Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja. (Jakarta: PT Rineka
Cipta,
2002), hlm 161.
69

dalam bentuk pujian atau sanjungan sebagai ungkapan penghargaan dan


pengakuan atas prestasi yang dicapai seorang karyawan. Dimana salah satu
tujuan reward itu untuk memotivasi karyawan mendapatkan penghargaan yang
bernilai, disamping tujuan lain seperti memperkuat ikatan kerjasama, kepuasan
kerja, membangun disiplin kerja, dan stabilitas karyawan. BPRS Buana Mitra
Perwira memberikan sebuah reward atau penghargaan berupa tunjangan
kehadiran dan pemberian insentif.

Bonus tunjangan kehadiran akan berlaku ketika karyawan selalu hadir


tepat waktu dan tidak pernah mengambil cuti atau tidak masuk kerja tanpa
keterangan. Biasanya reward ini diberikan saat pembagian gaji setiap bulan.
Insentif merupakan bonus yang diberikan oleh BPRS Buana Mitra Perwira
kepada karyawan, apabila karyawan tersebut mampu atau berhasil mencapai
target yang ditentukan oleh perusahaan.54

Tujuan utamanya adalah untuk memberikan tanggung jawab dan


dorongan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil kinerjanya atau
meningkatkan produktivitasnya. BPRS Buana Mitra Perwira juga memberikan
motivasi berupa punishment.

Punsihment atau hukuman diberikan apabila karyawan melakukan


kesalahan seperti terlambat hadir selama lebih 15 menit dan 30 menit serta tidak
hadir tanpa keterangan. Selain itu, ketika karyawan tidak mencapai target yang
ditentukan punishment juga akan berlaku. Hukuman atau punishment itu berupa
potongan gaji sebesar 1/4 untuk terlambat 15 menit dan 1/2 untuk terlambat
selama 30 menit dari gaji yang diterima. Potongan gaji tersebut dihitung per hari.
Hal tersebut dilakukan agar karyawan lebih berhati-hati dan bersemangat untuk
meningkatkan kinerja mereka.

Ada lima dimensi yang diterapkan dalam meningkatkan kinerja frontliner


di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara, diantaranya :

54
Wawancara dengan Amalia Windardeni, sekretaris dan personalia di BPRS BMP,
tanggal 18 Juni 2019
70

1. Dimensi yang Dapat Terlibat (Tangibility Dimension).


Sebagai seorang frontliner office, penampilan seorang Teller dan
Customer Service sangat penting karena mereka langsung berhubungan
dengan nasabah. Citra yang ditampilkan oleh petugas frontliner
mencerminkan citra diri perusahaan. Standar penampilan dibutuhkan
untuk menumbuhkan kepercayaan nasabah kepada bank sehingga dapat
terlayani dengan baik dan membuat nasabah puas. Penampilan petugas
frontliner diperlukan guna membangun keyakinan bagi nasabah dan image
positif bagi perusahaan.
Penampilan seorang Teller dan Customer Service di BPRS Buana Mitra
Perwira Kantor Cabang Banjarnegara adalah :55
a) Menggunakan seragam ketentuan. Antara lain setiap hari senin,
rabu, dan kamis menggunakan seragam frontliner, sedangkan pada
hari selasa dan jumat menggunakan seragam batik. Seragam yang
digunakan rapid dan bersih.
b) Menggunakan kerudung sesuai standar penampilan, warna
kerudung sesuai dengan seragam, dan menggunakan bros yang
tidak berlebihan. Agar kerudung selalu terlihat rapi sampai jam
pelayanan berakhir, petugas frontliner menggunakan ciput
berbentuk topi agar kerudung selalu terlihat rapi.
c) Rias wajah tidak mencolok dan tidak berlebihan
d) Menggunakan sepatu formal berwarna hitam dan bersih
e) Memakai ID Card sesuai papan nama dan dipasang di sebelah kiri
f) Tidak memakai aksesoris berlebihan
2. Dimensi Jaminan (Assurance)

Mencangkup pengetahuan, keramah tamahan para karyawan dan


kemampuan mereka untuk menimbulkan kepercayaan dan keyakinan
pelanggan. Frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara dalam memberikan pelayanan tidak hanya kepada orang

55
Observasi secara langsung pada frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor
Cabang Banjarnegara pada tanggal 29 Mei 2019
71

yang sudah menjadi nasabah, tetapi juga kepada calon nasabah frontliner
akan melayani dengan sepenuh hati karena mereka menganggap nasabah
sebagai tamu yang terhormat, sehingga calon nasabah tersebut akan
semakin tertarik untuk bermitra dengan BPRS Buana Mitra Perwira
Kantor Cabang Banjarnegara. Hal ini dibuktikan oleh petugas frontliner
dengan cara menyambut nasabah dengan ramah dan selalu menerapkan 3S
(Senyum, Sapa, dan Salam), melayani nasabah sesuai kebutuhan, sigap
membantu dan mengatasi semua persoalan yang dimiliki nasabah, serta
selalu antusias ketika berjumpa dengan nasabah. Petugas frontliner BPRS
Buana Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara selalu mempersiapkan
diri sebelum memulai pekerjaan seperti menata kerudung, make up yang
tidak berlebihan, merapikan pakaian, hingga menggunakan sepatu warna
hitam. Tujuannya agar memberikan kesan yang baik, sopan, serta nyaman
ketika menghadapi nasabah.

3. Dimensi Keandalan (Reliability)

Yaitu kemampuan memberikan layanan dengan segera, akurat, dan


memuaskan. Pada frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara , pelayanan yang diberikan cukup memuaskan. Pada bagian
Customer Service, waktu yang dibutuhkan untuk melayani satu orang
nasabah berkisar antara 10-60 menit, tergantung kebutuhan nasabah.
Sedangkan bagian Teller BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara tidak banyak bahkan mengantri tidak sampe 10 menit.

Di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara , tidak


ada pegawai yang mendaptkan pekerjaan ganda kecuali jika diharuskan
untuk menempati dua posisi jabatan, baik karena pegawai yang seharusnya
bertugas sedang berhalangan hadir karena suatu sebab maupun karena
msih terbatasnya jumlah karyawan.
72

4. Dimensi Cepat Tanggap (Responsiveness)

Yaitu keinginan para karyawan untuk membantu pelanggan dan


memeberikan pelayanan dengan tanggap. Para karyawan senantiasa
membantu nasabah yang membutuhkan bantuan atau nasabah yang memiliki
keluhan. Dalam menangani keluhan pelanggan, frontliner (terutama bagian
Customer Service) akan mendengarkan apa yang menjadi ketidakpuasan
nasabah, kemudian berusaha menjawab keluhan mereka atau jika ada
permasalahan yang tidak dapat ditangani sendiri maka meminta bantuan dan
informasi kepada Kepala Cabang.

Jenis komplain ada yang bisa selesai dalam sehari , ada yang
membutuhkan waktu berhari-hari. Misalnya complain seperti transaksi yang
tidak berhasil, maka nasabh dapat langsung menuju Customer Service
kemudian mengisi form keluhan nasabah, batasan waktunya yaitu 20 hari
kerja. Jika komplain sudah diterima oleh Customer Service, kemudian akan
dikirimkan ke kantor pusat. Jika dalam 20 hari kerja belum dapat
diselesaikan, aka nada tambahan 20 hari lagi tetapi Customer Service wajib
memastikan memberikan informasi kepada nasabah yang bersangkutan.56

5. Dimensi Empati (Empathy)


Merujuk pada sejauh mana tingkat pemahaman serta perhatian
secara individual yang diberikan frontliner kepada nasabahnya. Petugas
frontliner selalu berusaha untuk melakukan komunikasi yang terbuka dan
transparan atau tidak ada yang ditutup-tutupi kecuali jika bersifat rahasia,
juga untuk menghindari kebohongan.
Empathy frontliner BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara ditunjukan dengan menyediakan lebih banyak waktu untuk
mendengarkan keluhan nasabah, kemudian mengulangi perkataan atau
keluhan nasabah dan memastikan informasinya benar, kemudian berusaha
membantu nasabah sesuai kebutuhannya.

56
Wawancara dengan Bapak Aris Ginanjar selaku Kepala Cabang BPRS Buana Mitra
Perwira Kantor Cabang Banjarnegara pada tanggal 29 Mei 2019
73

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Dari pembahasan yang telah dipaparkan di atas mengenai Strategi
Peningkatan kinerja Karyawan pada Bagian Frontliner BPRS Buana Mitra
Perwira Kantor Cabang Banjarnegara, maka dapat diambil kesimpulan
sebagai berikut ;

1. Strategi yang digunakan untuk meningkatkan kinerja karyawan pada


bagian frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara yaitu dengan mengadakan pelatihan berupa role-play,
mengadakan test online berupa test product knowledge, dan sharing per
divisi bagian operasional setiap minggu sekali pada hari rabu.
2. Ada lima dimensi yang diterapkan dalam meningkatkan kinerja karyawan
frontliner di BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara ,
diantaranya Dimensi yang dapat Terlihat (Tangible), Dimensi Jaminan
(Assurance), Dimensi Keandalan (Reliability), Dimensi Cepat Tanggap
(Responsiveness), dan Dimensi Empati (Empathy).

B. SARAN
Saran yang dapat penulis sampaikan setelah dilakukan penelitian adalah:
1. Untuk BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang Banjarnegara, berikan
pelatihan dan pendidikan yang lebih untuk bagian frontliner agar setiap
keluhan nasabah dapat terselesaikan dengan baik dan jelas tanpa
membuat bingung nasabah.
2. Untuk frontliner BPRS Buana Mitra Perwira Kantor Cabang
Banjarnegara, harus lebih banyak memahami produk dan layanan yang

73
74

diberikan kepada nasabah agar waktu pelayanan menjadi lebih efektif dan
efesien khususnya pada bagian Customer Service.
3. Untuk Peneliti selanjutnya, lebih aktif lagi untuk meneliti di dalam bank
dan bertanya sesering mungkin sehingga akan mendaptkan informasi
yang lebih lengkap untuk mempermudah dalam membuat laporan.
75

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Tanzeh, Pengantar Metode Penelitian, (Yogyakarta: Teras, 2009), hlm.


58
Antonio Muhammad Syafi’i , Bank Syariah Dari Teori ke Praktik, (Jakarta: Gema
Insani, 2001), hlm. 34
Arsyad dan Lincolin Soeratno , Metode Penelitian untuk Ekonomi dan Bisnis,
(Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 1998), hlm. 95
Azhari Rizka ,” Penerapan Pelayanan Prima Oleh Frontliner Dalam Upaya
Menjaga Kepuasan Nasabah Di Muamalat Indonesia Kc Purwokerto”.
Tugas akhir IAIN PURWOKERTO, 2016.
Betra Mudiyani Rahayu, “ Dengan Judul “Strategi Untuk Meningkatkan Kualitas
Pelayanan Frontliner Pe Pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah Kc
Purwokerto , Skripsi, IAIN PURWOKERTO, 2017.
daddanuarta.blogspot.com/2014/11/kinerja-karyawan-menurut-para-
ahli.html?m=1. Diakses pada tanggal 4 maret 2019 pukul 14.00
Freddy Rangkuti, Customer Care Excellence Mneingkatkan Kinerja Perusahaan
Melalui Pelayanna Prima (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2016), hlm
31.
Kasmir, Etika Customer Service, (Jakarta: Rajawali Pers, 2011),hlm v
Moleong J Lexy , Metedeologi Penelitian Kualitatif. (Bandung: PT REMAJA
ROSDAKARYA, 2014), hlm. 248
Riefirmansyah.blogspot.com/2016/03/pengertian-strategi-menurut-para-
ahli.html?m=1. Diakses pada tanggal 19 maret 2019 pukul 08.25
RosadyRuslan, Manajemen Public Relation Dan Media Komunikasi, (Jakarta:
Rajawali Pers, 2012), hlm 279
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, (Bandung: CV
ALFABETA, 2011), hlm. 24
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan
Syariah.
Wawancara dengan Rest Novitarini selaku Customer Service
76

www.seputarpengetahuan.com/2015/02/10-pengertian-strategi-menurut-para-ahli-
lengkap. Html. Diakses pada tanggal 20 maret 2018 diakses pada pukul
14:23