Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Sebagian besar di indonesia merupakan pulau – pulau yang penuh dengan lautan , dan
banyak sekali limbah-limbah yang dikarenakan dari lautan , Hal tersebut memberikan
alternatif untuk memanfaatkan limbah-limbah yang tidak termanfaatkan lagi, seperti
cangkang kerang untuk pencampuran beton. Kerang laut (Anadara grandis) adalah salah satu
dari jenis kerang yang banyak ditemukan di perairan Indonesia. Kerang ini banyak
dikonsumsi masyarakat karena banyak mengandung protein. Jumlah kerang yang cukup
berlimpah akan sebanding dengan jumlah limbah kulitnya yang selama ini sebagian besar
hanya dibuang dan sebagian kecil dimanfaatkan. Cangkang kerang mengandung semua unsur
kimia utama semen meskipun dalam persentase yang lebih rendah sehingga dapat
dimanfaatkan sebagai pengganti sebagian semen jika teknologi tepat guna yang
dikembangkan untuk pemanfaatan yang tepat Selama ini limbah cangkang kerang hanya
dimanfaatkan sebagai salah satu hiasan dinding, hasil kerajinan, atau bahkan sebagai
campuran pakan ternak.

Di dunia konstruksi bangunan, penelitian untuk mendapatkan produk-produk


konstruksi yang lebih baik terus dilakukan. Beton yang merupakan salah satu material
penting dari sebuah bangunan. Pada dasarnya beton terbentuk dari dua bagian utama yaitu
pasta semen dan agregat . Beton adalah campuran antara semen, agregat kasar, agregat halus,
dan air, dengan atau tanpa bahan campuran tambahan yang membentuk massa padat. Struktur
beton sangat dipengaruhi oleh komposisi dan kualitas bahan-bahan pencampur beton, yang
dibatasi oleh kemampuan daya tekan beton (in a state of compression) seperti yang tercantum
dalam perencanaannya. nilai kuat tekan beton cangkang kerang dapat mencapai kuat tekan
rencana meskipun kuat tekannya lebih rendah dari beton normal. Dapat disimpulkan bahwa
cangkang kerang ini layak digunakan sebagai pengganti agregat kasar dalam campuran
beton dengan komposisi campuran. Penelitian ini mencoba memanfaatkan kondisi alam
Indonesia maupun pemanfaatan bahan-bahan lokal yang memungkinkan dilaksanakannya
pembuatan beton bermutu tinggi. Usaha penelitian perlu dilakukan untuk mendapatkan suatu
alternatif baru dalam teknologi beton, dengan menggunakan semen yang seefisien mungkin
yaitu dengan menggantikan sebagian agregat pada campuran beton dengan cangkang kerang.
1.2 RUMUSAN MASALAH

Ruang lingkup yang akan dibahas dalam penulisan ini yaitu :

 Apa saja material untuk beton yang akan digunakan?


 Bagaimanakah komposisi campuran beton yang baik jika menggunakan
campurang cangkang kerang?
 Bagaimanakah perkembangan kuat tekan beton dari umur 7 hari, 14 hari dan
28 hari yang dihasilkan beton dengan memanfaatkan cangkang kerang sebagai
bahan campuran beton untuk menggantikan agregat sampai 8%+9%,
10%+11%, dan 12%+13% akan lebih tinggi dari kuat tekan beton normal?
 Berapakah perbandingan nilai kuat tekan beton pada pencampuran cangkang
kerang?

1.3 TUJUAN PENELITIAN

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

 Untuk mengetahui nilai kuat tekan beton dengan substitusi agregat dari
cangkang kerang.
 Untuk mengetahui sifat - sifat bahan penyusun beton, baik dalam keadaan
segar atau setelah keras, seperti penggunaan kulit kerang sebagi bahan tambah
dalam campuran beton.

1.4 MANFAAT PENELITIAN

Penelitian yang dilakukan memiliki beberapa manfaat yang dapat digunakan untuk
penelitian-penelitian berikutnya. Manfaat yang bisa diharapkan dari hasil penelitian
ini adalah:

 untuk mengembangkan pengetahuan tentang teknologi beton terutama


pemanfaatan cangkang kerang sebagai bahan campuran beton.
 Disamping itu manfaat penilitian ini diharapkan dapat mengembangkan ilmu
pengetahuan dalam dunia teknik, khususnya dalam teknologi beton, sehingga
pembangunan di Indonesia terus mengalami perkembangan khusunya di
bidang struktur dan konstruksi