Anda di halaman 1dari 69

PEDOMAN

PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) DAN SKRIPSI


(SK Dekan Nomor: 101/UN23.01/PP.05.02/2019)

Oleh:
Tim Penyusun

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
PURWOKERTO
2019

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi i


PRAKATA

Praktik kerja lapangan dan skripsi merupakan bentuk karya ilmiah yang
wajib ditempuh oleh mahasiswa program pendidikan strata satu (S-1) sebagai
bagian dari tugas akhir. Penulisan laporan praktik kerja lapangan dan skripsi
sangat strategis bagi pengembangan penalaran mahasiswa dan ilmu
pengetahuan.
Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi disusun untuk memberikan
arahan bagi mahasiswa dan juga para dosen pembimbing dalam mengarahkan
penulisan laporan praktik kerja lapangan dan skripsi. Namun demikian,
pedoman ini bukan dimaksudkan untuk menyeragamkan secara baku tentang
format praktik kerja lapangan dan skripsi yang harus diikuti oleh seluruh
mahasiswa, karena setiap bidang ilmu biasanya memiliki format tersendiri yang
lazim digunakan pada bidang tersebut. Pedoman berisi ketentuan penulisan
karya ilmiah khususnya praktik kerja lapangan dan skripsi, yang berlaku di
program pendidikan S-1 Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman
(Unsoed), yang didasarkan pada ketentuan yang berlaku secara umum dalam
penulisan karya ilmiah.
Kami menyadari bahwa pedoman ini masih kurang sempurna. Oleh karena
itu, saran dan kritik untuk kesempurnaan tulisan ini sangat kami nantikan.

Purwokerto, Maret 2019

Tim Penyusun

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi ii


KATA PENGANTAR

DEKAN FAKULTAS PERTANIAN


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO

Bismillahirrahmanirrahim
Pujisyukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan karunia-Nya sehingga revisi Pedoman Praktik Kerja Lapangan (PKL)
dan Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman bisa diselesaikan
dengan baik. Buku pedoman ini merupakan versi revisi dari buku pedoman
sebelumnya yang disusun pada tahun 2012.
Pedoman PKL dan Skripsi ini digunakan sebagai acuan bagi mahasiswa
dalam pelaksanaan PKL dan penyusunan skripsi sebagai bagian dari tugas akhir
guna memperoleh gelar Sarjana di Fakultas Pertanian Universitas Jenderal
Soedirman. Dalam pedoman ini juga dijelaskan mengenai aturan dan tata cara
penulisan usulan dan laporan PKL serta usulan penelitian dan skripsi. Bagi dosen
pembimbing, pedoman ini menjadi dasar dalam melakukan pembimbingan PKL
maupun skripsi.
Semoga pedoman ini dapat bermanfaat dan dapat memenuhi fungsinya
sebagai acuan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, terutama dalam
pelaksanaan PKL dan Skripsi. Kami mengucapkan terimakasih atas peran serta
segenap tim penyusun dan semua pihak yang telah berusaha keras untuk
menyelesaikan pedoman ini.

Purwokerto, Maret 2019

Dr. Ir. Anisur Rosyad, M.S.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


iii
DAFTAR ISI

Halaman
DAFTAR GAMBAR ................................................................................ iv
DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................ v
I. PENDAHULUAN ............................................................................ 1
II. PRAKTIK KERJA LAPANGAN ..................................................... 2
A. Petunjuk Teknis Praktik Kerja Lapangan .................................. 2
B. Usulan PKL ............................................................................. 5
C. Laporan PKL ........................................................................... 7
III. SKRIPSI .......................................................................................... 9
A. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penelitian ................................... 9
B. Usulan Penelitian ..................................................................... 13
C. Skripsi ...................................................................................... 17
IV. TATA CARA PENULISAN ............................................................ 20
A. Tata Naskah ............................................................................. 20
B. Tata Tulis ................................................................................. 22
C. Bahasa ..................................................................................... 24
D. Penulisan Pustaka ..................................................................... 25
LAMPIRAN ............................................................................................. 35

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi iv


DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman
1. Bagan alir pelaksanaan PKL ............................................................ 4
2. Bagan alir penyusunan skripsi ......................................................... 14

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi v


DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman
1. Halaman sampul usulan praktik kerja lapangan .............................. 35
2. Halaman judul usulan praktik kerja lapangan ................................. 36
3. Halaman pengesahan usulan praktik kerja lapangan ....................... 37
4. Halaman sampul laporan praktik kerja lapangan ............................ 38
5. Halaman judul laporan praktik kerja lapangan ............................... 39
6. Halaman pengesahan laporan PKL (1 pembimbing) ....................... 40
7. Halaman pengesahan laporan PKL (2 pembimbing) ....................... 41
8. Form penilaian pelaksanaan PKL ................................................... 42
9. Halaman sampul usulan penelitian ................................................. 43
10. Halaman judul usulan penelitian .................................................... 44
11. Halaman pengesahan usulan penelitian .......................................... 45
12. Halaman sampul skripsi ................................................................. 46
13. Halaman judul skripsi .................................................................... 47
14. Halaman pengesahan skripsi .......................................................... 48
15. Halaman pernyataan ...................................................................... 49
16. Halaman prakata ............................................................................ 50
17. Halaman daftar isi ......................................................................... 51
18. Halaman daftar tabel (jika ada) ...................................................... 53
19. Halaman daftar gambar (jika ada) .................................................. 54
20. Halaman daftar lampiran (jika ada) ................................................ 55
21. Halaman ringkasan ........................................................................ 56
22. Halaman summary ......................................................................... 57
23. Halaman riwayat hidup .................................................................. 58
24. Contoh tabel dan gambar ............................................................... 59
25. Pedoman penulisan naskah Jurnal Agrin ........................................ 60

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi vi


I. PENDAHULUAN

Praktik kerja lapangan (PKL) dan skripsi merupakan bagian dari tugas akhir
yang harus dilakukan oleh setiap mahasiswa program pendidikan strata satu (S-
1) di Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.
PKL adalah latihan kerja secara nyata dan hasilnya disusun dalam laporan praktik
kerja. Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disusun berdasarkan hasil penelitian
untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh derajat kesarjanaan program
S-1. Sebelum melaksanakan PKL dan penelitian, mahasiswa wajib menyusun
usulan PKL maupun usulan penelitian di bawah bimbingan dosen pembimbing
yang ditunjuk oleh Komisi Tugas Akhir (KTA).
Tujuan penugasan menulis laporan PKL dan skripsi adalah untuk melatih
mahasiswa agar dapat menulis karya tulis ilmiah sesuai dengan bidang studinya
dengan kaidah penulisan yang benar. Tujuan tersebut dapat dicapai apabila ada
petunjuk yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam penulisan. Buku
pedoman PKL dan skripsi ini memuat petunjuk teknis pelaksanaan PKL dan
skripsi, usulan PKL dan usulan penelitian, seminar, laporan PKL dan skripsi,
serta tata tulis yang seragam untuk semua program studi di lingkungan Faklutas
Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Pedoman ini disusun untuk menjadi
dasar bagi mahasiswa, dosen pembimbing, penguji dan pihak lain yang
berkepentingan dengan kegiatan-kegiatan tersebut.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi 1


II. PRAKTIK KERJA LAPANGAN

A. Petunjuk Teknis Pelaksanaan PKL

1. Pengertian dan tujuan


a. Pengertian
Praktik kerja lapangan (PKL) adalah latihan kerja secara nyata yang
dilakukan oleh mahasiswa dan hasilnya disusun dalam bentuk laporan
praktik kerja.
b. Tujuan
Tujuan PKL yaitu: 1) mengenal secara langsung kondisi, organisasi,
dan kegiatan utama dari perusahaan atau lembaga pertanian dan berperan
serta di dalamnya, 2) memberikan pengalaman dan wawasan pada
mahasiswa berkaitan dengan dunia kerja, 3) mengembangkan sikap
mental mahasiswa yang berorientasi dunia kerja (menumbuhkan rasa
percaya diri, tangguh, dinamis, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu
bermasyarakat), dan 4) mengenali permasalahan yang dijumpai di
lapangan yang mungkin dapat dipergunakan sebagai bahan penelitian
untuk skripsi.

2. Bobot, persyaratan, dan tempat PKL


a. Bobot PKL
PKL memiliki bobot 3 SKS. Kegiatannya meliputi persiapan,
penyusunan usulan, pelaksanaan, penulisan laporan, dan ujian.
b. Persyaratan PKL
Persyaratan PKL meliputi: 1) mahasiswa telah mengumpulkan
minimum 85 SKS dengan IPK ≥ 2,0 dan telah mengikuti pembekalan
PKL yang diselenggarakan oleh KTA. Pembekalan terutama berisi
pemahaman PKL, ruang lingkup materi sesuai dengan bidang ilmu, dan
tata kelola organisasi, 2) PKL tidak boleh dilakukan bersamaan dengan
kegiatan akademik yang lain, dan 3) SKS PKL dimasukkan pada kartu
rencana studi (KRS) semester berikutnya.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi 2


c. Tempat PKL
PKL dapat dilakukan di: 1) perusahaan pertanian (agribisnis)
misalnya: perkebunan, atau koperasi pertanian, atau perusahaan
pemasaran hasil pertanian, dan/atau perusahaan pengolahan hasil
pertanian, 2) lembaga pertanian; atau instansi lain yang sesuai dengan
bidang ilmunya; dan 3) laboratorium yang terakreditasi.
3. Waktu PKL
Praktik kerja lapangan dilaksanakan selama 25 hari kerja efektif.
Adapun waktu penyelesaian PKL, dimulai sejak usulan PKL disetujui
sampai ujian selesai, paling lama adalah satu semester. Apabila mahasiswa
tidak menyelesaikan PKL dalam batas waktu sebagaimana dimaksud, maka
yang bersangkutan harus mengajukan usulan PKL baru dengan rekomendasi
pimpinan fakultas dan KTA.
4. Tahapan PKL
Tahapan PKL terdiri atas persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian
dapat dilihat pada bagan alir PKL (Gambar 1).
5. Ujian PKL
a. Ujian PKL dilaksanakan oleh dosen pembimbing dengan syarat laporan
sudah disahkan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik (WDA) dan ada
bukti penyerahan laporan PKL kepada lembaga tempat PKL dan
administrasi jurusan masing-masing.
b. Komponen penilaian PKL meliputi usulan PKL (10%), pelaksanaan PKL
(40%), laporan PKL (30%), dan ujian PKL (20%). Pelaksanaan PKL
dinilai oleh pembimbing lapangan (dari tempat PKL) dengan form
penilaian seperti pada Lampiran 7.
c. Nilai PKL dimasukkan pada KHS semester berikutnya.
d. Bila ujian sudah selesai dilaksanakan dan dosen pembimbing telah
menyerahkan nilai ke Sub-bagian Akademik dan Kemahasiswaan,
mahasiswa wajib lapor ke KTA di program studi masing-masing bahwa
PKL telah selesai.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi 3


Mhs menunjukkan KHS yang
Mahasiswa wajib mengikuti
telah diambil. Jumlah SKS
minimum 85 dan IPK > 2,00 Pembekalan PKLwa
Mahasiswa meminta
surat ijin WDA untuk
orientasi tempat PKL
Mahasiswa melakukan orientasi
tempat PKL

Bukti Pembekalan PKL Mahasiswa Mendaftar ke


Komisi Tugas Akhir (KTA)

KTA menunjuk Dosen


Pembimbing (DP)

Mahasiswa meminta kesediaan


DP dan mendiskusikan topik
PKL

Mahasiswa menulis Usulan


PKL dengan arahan DP

Mahasiswa membawa surat Dosen Pembimbing


pengantar pelaksanaan PKL Mahasiswa melaksanakan PKL (DP) memantau
dan form nilai dari WDA pelaksanaan PKL

Mahasiswa membawa surat Mahasiswa melapor ke DP dan


keterangan selesai PKL KTA bahwa PKL telah selesai
dilaksanakan

Draft laporan harus


Mahasiswa menyusun Laporan
Mahasiswa meminta surat ujian PKL diserahkan DP paling
ke Sub-bag Akademik dan PKL dengan arahan DP lama 1 bulan setelah
Kemahasiswaan, menyerahkan pelaksanaan PKL
Laporan PKL ke DP dan Jurusan,
serta bukti pengiriman ke Instansi
yang bersangkutan Ujian PKL
Paling lama 1 minggu
setelah ujian PKL

DP PKL menyerahkan nilai ke


KTA dan Sub-bagian
Akademik dan Kemahasiswaan

Gambar 1. Bagan alir pelaksanaan PKL

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi 4


6. Penggandaan laporan PKL
Laporan PKL dibuat minimum 4 eksemplar dengan rincian untuk
administrasi jurusan, perusahaan atau lembaga tempat PKL, dosen
pembimbing, dan arsip mahasiswa yang bersangkutan.
7. Pembimbing PKL
Pembimbing PKL adalah seorang dosen dan dibantu oleh
staf/penanggung jawab lapangan di tempat mahasiswa melakukan PKL yang
memenuhi persyaratan sebagai berikut.
a. Pembimbing terdiri atas 1 atau 2 orang yang sesuai dengan bidang
keahlian dan ditetapkan dengan keputusan Dekan.
b. Dosen Pembimbing (DP) berasal dari dalam universitas, sedangkan
pembimbing lapangan dapat berasal dari tempat PKL.
c. Dosen pembimbing minimum berpendidikan magister pada bidang
keahlian yang sesuai.
d. Pembimbing lapangan (dari tempat PKL) harus mempunyai kompetensi
di bidangnya.
e. Pembimbing lapangan berkewajiban memberikan penilaian terhadap
kinerja mahasiswa dalam pelaksanaan PKL.
f. Jumlah bimbingan PKL setiap dosen maksimum 10 mahasiswa per
semester.

B. Usulan PKL

Usulan PKL terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian utama, dan
bagian akhir.
1. Bagian awal
Bagian awal usulan PKL terdiri atas:
a. Halaman sampul (lihat Lampiran 1)
b. Halaman judul (lihat Lampiran 2)

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi 5


c. Halaman pengesahan (lihat Lampiran 3)
d. Daftar isi
e. Daftar tabel, gambar, dan lampiran (jika ada)
2. Bagian utama
Bagian utama usulan PKL adalah sebagai berikut.
a. Pendahuluan
Pendahuluan memuat latar belakang, tujuan, dan manfaat.
b. Tinjauan pustaka
Tinjauan pustaka memuat teori yang melandasi dan berkaitan erat
dengan kajian PKL.
c. Metode PKL
Metode PKL meliputi: 1) tempat dan waktu pelaksanaan PKL, 2)
materi PKL meliputi objek kajian PKL secara menyeluruh, 3) pelaksanaan
PKL dilakukan dengan magang kerja berpartisipasi aktif di tempat PKL,
dan 4) pengumpulan data primer maupun sekunder dilakukan dengan cara
partisipasi aktif, survei sederhana, wawancara, mempelajari
catatan/dokumen yang ada.
d. Jadwal pelaksanaan PKL
Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk tabel sebagai berikut.

Tabel 1. Jadwal pelaksanaan PKL


Minggu ke-
No Jenis Kegiatan
1 2 3 4
1 Kegiatan 1*)
2 Kegiatan 2
3 Kegiatan 3
4 Kegiatan 4
Keterangan:
*) jenis kegiatan ditulis sesuai dengan rencana yang akan dilaksanakan di
tempat PKL.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi 6


3. Bagian akhir
Bagian akhir usulan PKL terdiri atas daftar pustaka dan lampiran.

C. Laporan PKL

Laporan PKL terdiri atas tiga bagian yaitu bagian awal, bagian utama, dan
bagian akhir.
1. Bagian awal
Bagian awal laporan PKL terdiri atas:
a. Halaman sampul (lihat Lampiran 4)
b. Halaman judul (lihat Lampiran 5)
c. Halaman pengesahan (lihat Lampiran 6)
d. Prakata
e. Daftar isi
f. Daftar tabel (jika lebih dari 1 tabel)
g. Daftar gambar (jika lebih dari 1 gambar)
h. Daftar lampiran (jika lebih dari 1 lampiran)
2. Bagian utama
Bagian utama laporan PKL terdiri atas:
a. Pendahuluan
b. Tinjauan pustaka
c. Metode PKL
d. Hasil dan pembahasan
Hasil dan pembahasan meliputi: 1) gambaran umum lembaga atau
perusahaan, meliputi sejarah perkembangan, struktur organisasi, kondisi
wilayah, visi dan misi, 2) masalah yang dikaji dalam PKL, dan 3) evaluasi
terhadap situasi, kondisi, organisasi, dan kegiatan perusahaan/lembaga.

e. Kesimpulan dan saran

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi 7


Kesimpulan merupakan jawaban dari tujuan yang ingin dicapai
dan/atau memuat gagasan khusus berdasarkan pembahasan. Saran adalah
pendapat (usulan, anjuran, cita-cita) yang dikemukakan untuk
dipertimbangkan.
3. Bagian akhir
Bagian akhir laporan PKL terdiri atas daftar pustaka dan lampiran
(Nilai pelaksanaan dari tempat PKL tidak dimasukan dalam lampiran).

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi 8


III. SKRIPSI

A. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Skripsi

1. Pengertian dan tujuan


a. Pengertian
Skripsi adalah karya tulis ilmiah mahasiswa sebagai tugas akhir yang
disusun untuk menyelesaikan studi jenjang S-1 berdasarkan penelitian
yang dibimbing oleh dosen yang berkompeten.
b. Tujuan
Tujuan menyusun skripsi yaitu: 1) melatih mahasiswa untuk
membuat karya tulis ilmiah berdasarkan data hasil penelitian, 2)
membangun penalaran ilmiah pada mahasiswa, 3) membekali mahasiswa
keterampilan penelitian, dan 4) membina mental mahasiswa agar bersikap
jujur, disiplin, mampu bekerjasama, menghargai pendapat orang lain,
bersemangat, teliti, berorientasi pada perencanaan, terbuka, dan responsif
terhadap permasalahan.
2. Bobot, syarat, dan tempat
a. Bobot
Skripsi memiliki bobot 6 SKS yang kegiatannya meliputi
penyusunan usulan penelitian, pelaksanaan penelitian, penyusunan skripsi
dan sidang skripsi.
b. Persyaratan dan ketentuan pelaksanaan skripsi
Mahasiswa boleh mengajukan kegiatan pembuatan skripsi apabila
mahasiswa telah memenuhi persyaratan dan ketentuan sebagai berikut.
1) Mahasiswa telah mengumpulkan minimum 115 SKS dengan IPK >
2,00 dan lulus mata kuliah Metodologi Penelitian atau mata kuliah
sejenis.
2) Mahasiswa mengajukan permohonan kepada Wakil Dekan Bidang
Akademik melalui KTA dengan dilampiri transkrip akademik.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi 9


3) Mahasiswa memasukkan skripsi dalam kartu studi mahasiswa (KSM)
pada semester berikutnya.
4) Selama pelaksanaan penelitian, mahasiswa masih diperbolehkan
mengambil mata kuliah sesuai dengan jumlah SKS yang
diperkenankan.
5) Mahasiswa berkewajiban menyerahkan skripsi yang telah disetujui
oleh pembimbing dan disahkan oleh Dekan sebanyak 2 eksemplar
naskah skripsi (untuk dosen pembimbing) dan 4 buah compact disk
(CD) dengan format PDF yang sudah di buat bookmark nya (untuk
Adminitrasi Jurusan, Sub-bagian Akademik Fakultas, Pusat Layanan
Informasi Ilmiah Fakultas, dan Perpustakaan Universitas).
c. Tempat penelitian
Penelitian dapat dilakukan di: 1) laboratorium dan/atau lapangan di
dalam maupun luar lingkungan universitas, dan 2) perusahaan, instansi
atau lembaga yang sesuai dengan bidang ilmunya.
3. Lama skripsi
Lama skripsi dihitung sejak mahasiswa mendaftar skripsi, menyusun
usulan penelitian, seminar usulan penelitian, melaksanakan penelitian,
menyusun skripsi, dan sidang skripsi. Lama penyelesaian skripsi maksimum
1 tahun, dan apabila lebih dari 1 tahun maka skripsi tersebut harus dikaji ulang
oleh pimpinan fakultas dengan melibatkan KTA.
4. Tahap penyusunan skripsi
a. Tahap persiapan
1) Mahasiswa meminta berkas penelitian, transkrip akademik, dan kartu
konsultasi Usulan Penelitian/Skripsi ke Sub-bagian Akademik dan
Kemahasiswaan.
2) Mahasiswa mendaftar ke KTA dengan menyerahkan berkas
penelitian dan transkrip akademik.
3) KTA selanjutnya mengusulkan dua orang dosen pembimbing skripsi
minimum berpendidikan Magister.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


10
4) Mahasiswa mendaftar penelitian secara online di sistem informasi
akademik (SIA) Unsoed.
b. Tahap pelaksanaan
1) Mahasiswa membuat usulan penelitian yang dibimbing oleh dosen
pembimbing skripsi.
2) Mahasiswa wajib melaksanakan seminar usulan penelitian setelah
mendapat persetujuan dosen pembimbing.
3) Mahasiswa boleh melaksanakan seminar apabila yang bersangkutan
telah mengikuti minimum 10 kali seminar di fakultas (dibuktikan
dengan kartu seminar).
4) Jadwal seminar diatur oleh KTA, sedangkan kelengkapan berkas
seminar disiapkan oleh Sub-bagian Akademik dan Kemahasiswaan.
5) Penilaian seminar dilakukan oleh tim penilai yang ditetapkan oleh
Dekan atas rekomendasi KTA.
6) Waktu pelaksanaan seminar maksimum 60 menit, dihadiri oleh
minimum salah satu dosen pembimbing, dosen penelaah/penguji,
dan mahasiswa sebagai peserta seminar (minimum 10 orang).
7) Komponen penilaian seminar yaitu usulan penelitian (20%),
kemampuan dalam mengemukakan pendapat (40%), penguasaan
materi (40%).
8) Mahasiswa melakukan revisi usulan penelitian berdasarkan saran
perbaikan dari tim penilai seminar.
9) Usulan penelitian yang telah direvisi dan disahkan oleh dosen
pembimbing skripsi selanjutnya digunakan sebagai syarat
melaksanakan penelitian.
10) Mahasiswa menggandakan usulan penelitian tersebut sebanyak 4
eksemplar (untuk dosen pembimbing skripsi, Sub-bagian Akademik
dan Kemahasiswaan, dan mahasiswa).
11) Dosen pembimbing wajib memantau pelaksanaan penelitian dan

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


11
segala sesuatu yang terkait dengan pemantauan menjadi tanggung
jawab mahasiswa.
c. Tahap penyelesaian:
1) Mahasiswa menyusun draft skripsi dan setiap konsultasi dengan
pembimbing harus menyertakan kartu konsultasi.
2) Sidang skripsi dapat dilaksanakan setelah draft skripsi mendapat
persetujuan dosen pembimbing, dan mahasiswa sudah menyusun
naskah publikasi (pedoman penyusunan terlampir).
3) Jadwal sidang skripsi diatur oleh KTA, sedangkan kelengkapan
berkas sidang disiapkan oleh Sub-bagian Akademik dan
Kemahasiswaan.
4) Penilaian sidang skripsi dilakukan oleh tim penilai yang ditetapkan
oleh Dekan atas rekomendasi KTA.
5) Sidang skripsi meliputi dua sesi, yaitu sesi pemaparan hasil
penelitian dan sesi ujian, dengan alokasi waktu maksimum 2 jam.
6) Sesi pemaparan hasil penelitian maksimum 60 menit, yang terdiri
atas presentasi hasil penelitian, tanya jawab dengan peserta
mahasiswa (minimum 10 mahasiswa), dan ditutup dengan resume
oleh dosen pembimbing.
7) Sesi ujian hanya dihadiri oleh mahasiswa yang diuji dan tim penilai.
Tim penilai meliputi dosen pembimbing, dosen penelaah/penguji
saat seminar usulan, dan dosen penguji dari luar program studi
mahasiswa yang bersangkutan.
8) Komponen nilai skripsi meliputi: pelaksanaan penelitian (30%),
penyusunan skripsi (30%), dan sidang skripsi (40%).
9) Komponen nilai sidang skripsi (40%) terdiri atas: teknik penyajian
(10%), kemampuan dalam mengemukakan pendapat (15%), dan
penguasaan materi (15%).

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


12
10) Pelaksanaan penelitian dan penyusunan skripsi dinilai hanya oleh
dosen pembimbing, sedangkan sidang skripsi dinilai oleh dosen
pembimbing dan dosen penguji.

Bagan alir penyusunan skripsi ditunjukkan pada Gambar 2.

B. Usulan Penelitian

Usulan penelitian untuk skripsi terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian awal,
bagian utama, dan bagian akhir.
1. Bagian awal
a. Halaman sampul (lihat Lampiran 8)
b. Halaman judul (lihat Lampiran 9)
c. Halaman pengesahan (lihat Lampiran 10)
d. Daftar isi
e. Daftar tabel (jika lebih dari 1 tabel)
f. Daftar gambar (jika lebih dari 1 gambar)
g. Daftar singkatan dan simbol (jika lebih dari 1 simbol)
h. Daftar lampiran (jika lebih dari 1 lampiran)
2. Bagian utama
Bagian utama usulan penelitian terdiri atas pendahuluan, kerangka
pemikiran dan hipotesis, dan metode penelitian.
a. Pendahuluan
Pendahuluan memuat latar belakang, tujuan, dan manfaat.
1) Latar belakang
Latar belakang memuat uraian latar belakang dan alasan arti
penting topik penelitian dan penelitian terdahulu. Latar belakang
masalah menjelaskan alasan mengapa masalah yang dikemukakan
dalam usulan penelitian itu dipandang menarik, penting, dan perlu
diteliti. Selain itu, diuraikan kedudukan masalah yang akan diteliti
dalam lingkup permasalahan yang lebih luas.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


13
Mahasiswa mengambil berkas persyaratan penelitian
ke Sub-bag Akademik dan Kemahasiswaan

Mahasiswa mendaftar penelitian KTA menunjuk Dosen


ke Komisi Tugas Akhir (KTA) Pembimbing (DP)

Mahasiswa mendapat persetujuan Mahasiswa membuat usulan


DP untuk Seminar penelitian dengan persetujuan DP

KTA membuat surat pengantar: tim Mahasiswa mendaftar


penilai dan waktu pelaksanaan penelitian secara online
seminar di SIA Unsoed

Sub-bagian Akademik dan


Seminar Usulan Penelitian
Kemahasiswaan membuat berkas
seminar dan surat tugas bagi tim
penilai Mahasiswa merevisi Usulan
Penelitian

DP memantau pelaksanaan Mahasiswa melaksanakan


penelitian penelitian

Mahasiswa melapor ke DP
apabila penelitian sudah selesai

Mahasiswa mendapat persetujuan


DP untuk Sidang Skripsi Penyusunan Skripsi

KTA membuat surat pengantar: tim Sub-bagian Akademik dan


penilai dan waktu pelaksanaan Kemahasiswaan membuat berkas
sidang skripsi sidang skripsi dan surat tugas bagi tim
penilai

Sidang Skripsi

Gambar 2. Bagan alir penyelesaian skripsi.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


14
2) Tujuan
Tujuan penelitian dirumuskan secara spesifik, jelas, serta sejalan
dengan judul penelitian dan masalah yang dirumuskan (diteliti).
3) Manfaat
Manfaat penelitian dapat berupa manfaat terapan untuk
kebijakan atau manfaat teori untuk pengembangan ilmu pengetahuan.
b. Kerangka pemikiran dan hipotesis (jika ada)
1) Kerangka pemikiran
Kerangka pemikiran adalah rangkaian penalaran berdasarkan
pernyataan ilmiah yang bermuara pada hipotesis (jika ada) yang akan
diuji secara empiris. Rangkaian penalaran digali dari landasan teori
yang dijabarkan dari pustaka. Kerangka pemikiran berisi uraian
kualitatif, model matematika, atau persamaan yang berkaitan erat
dengan bidang ilmu yang diteliti.
2) Hipotesis (jika ada)
Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap masalah yang
akan diteliti. Hipotesis dirumuskan secara singkat, jelas, dan sejalan
dengan kerangka pemikiran, masalah, dan tujuan penelitian.
c. Metode penelitian
Metode penelitian menegaskan pendekatan, metode, dan teknik yang
digunakan untuk melaksanakan penelitian, mengumpulkan, dan
menganalisis data akan digunakan untuk menjawab atau menjelaskan
masalah penelitian. Penegasan tersebut sebagai berikut.
1) Tempat dan waktu
Pada bagian ini menegaskan tempat dan waktu pelaksanaan
penelitian. Tempat memuat keterangan lokasi meliputi sifat percobaan
(laboratorium, greenhouse, atau lapangan) dan wilayah tempat
penelitian seperti desa, kecamatan, kabupaten, atau tinggi tempat.
Waktu pelaksanaan penelitian meliputi lamanya waktu, serta bulan
Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi
15
dan tahun pelaksanaan penelitian.
2) Bahan dan alat atau obyek penelitian
Pada bagian ini memuat bahan dan alat yang akan digunakan
dalam penelitian secara jelas dan rinci. Pada penelitian survei,
dicantumkan obyek penelitian.
3) Rancangan percobaan atau rancangan pengambilan sampel
Rancangan percobaan memuat faktor yang akan dicobakan dan
bentuk rancangan percobaan. Rancangan pengambilan sampel
memuat cara menentukan jumlah sampel dan teknik pengambilan
sampel.
4) Variabel dan pengukuran
Pada bagian ini memuat variabel yang akan diamati, waktu atau
saat pengamatan variabel dan cara pengukuran yang akan dilakukan
sesuai dengan tujuan penelitian.
5) Analisis data
Analisis data memuat bentuk analisis yang akan digunakan baik
secara deskriptif, menggunakan statistika maupun model matematika.
Analisis data yang menggunakan statistika atau model matematika
memuat rumus, model analisis, dan cara pengujian.
6) Garis besar pelaksanaan penelitian
Pada bagian ini memuat tahap dan uraian singkat pelaksanaan
penelitian dari persiapan sampai akhir penelitian.
7) Jadwal pelaksanaan
Jadwal pelaksanaan memuat rencana kegiatan penelitian dan
pembagian waktu penelitian.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


16
3. Bagian akhir
Bagian akhir usulan penelitian terdiri atas daftar pustaka dan lampiran.
a. Daftar pustaka
Daftar pustaka hanya memuat sumber pustaka yang dikutip dalam
uraian usulan penelitian. Daftar pustaka ditulis 1 spasi dan disusun ke
bawah menurut abjad nama penulis atau pengarang tanpa nomor urut.
Pustaka yang satu dengan berikutnya berjarak 2 spasi.
b. Lampiran (jika ada)
Lampiran memuat uraian pelengkap atau bukti yang dipandang perlu
untuk lebih memperjelas uraian dalam usulan penelitian.

C. Skripsi

Skripsi merupakan karya ilmiah, yang isinya secara umum dibagi menjadi
3 bagian, yaitu bagian awal, utama, dan akhir.
1. Bagian awal
Bagian awal skripsi
a. Halaman sampul (lihat Lampiran 11)
b. Halaman judul (lihat Lampiran 12)
c. Halaman pengesahan (lihat Lampiran 13)
d. Pernyataan (Lampiran 14)
e. Prakata (lihat Lampiran 15)
f. Daftar isi (lihat Lampiran 16)
g. Daftar tabel jika ada (lihat Lampiran 17)
h. Daftar gambar jika ada (lihat Lampiran 18)
i. Daftar lampiran jika ada (lihat Lampiran 19)
j. Ringkasan
Ringkasan ditulis dalam bahasa Indonesia dan disusun dalam 3
paragraf. Paragraf pertama mencakup masalah dan tujuan penelitian,
Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi
17
paragraf kedua mencakup metode penelitian, dan paragraf ketiga
mencakup hasil penelitian. Jumlah kata maksimum 800 (1-2 halaman),
diketik 1 spasi (Lampiran 20).
k. Summary
Summary memuat ringkasan dalam bahasa Inggris, yang merupakan
terjemahan dari ringkasan (bahasa Indonesia), sehingga isi dan makna
kalimat antar-keduanya serta jumlah paragraf harus sama (Lampiran 21).
2. Bagian utama
Bagian utama terdiri atas pendahuluan, tinjauan pustaka, metode
penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran.
a. Pendahuluan
Pendahuluan mencakup latar belakang, tujuan, dan manfaat
penelitian. Latar belakang penelitian dalam skripsi hampir sama dengan
yang dikemukakan pada usulan penelitian. Pada latar belakang skripsi
juga terdapat perumusan masalah dan hasil penelitian sebelumnya yang
dilakukan oleh orang lain maupun oleh penulis sebagai penelitian
pendahuluan. Tujuan dan manfaat penelitian dalam skripsi sama dengan
usulan penelitian.
b. Tinjauan pustaka
Tinjauan pustaka berisi teori pendukung yang terkait dengan judul
penelitian, diambil dari pustaka yang disusun secara sistematis sesuai
kerangka pemikiran. Hipotesis (jika ada) ditulis setelah tinjauan pustaka.
Pustaka yang digunakan sebaiknya pustaka dari jurnal.
c. Metode penelitian
Sub-pokok bahasan yang terkandung dalam metode penelitian
mencakup tempat dan waktu penelitian, bahan dan alat atau obyek
penelitian, rancangan percobaan atau rancangan pengambilan sampel,
variabel dan pengukuran, analisis data dan pengujian hipotesis, serta
pelaksanaan penelitian.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


18
d. Hasil dan pembahasan
Penyajian hasil dan pembahasan dapat berupa naskah, tabel, gambar,
grafik, bagan alir, sketsa, dan foto yang diperlukan untuk memperkuat
hasil penelitian. Pembahasan menjelaskan alasan mengapa data yang
diperoleh sedemikian rupa berdasarkan teori dan pustaka pendukung.
e. Kesimpulan dan saran
Kesimpulan adalah pernyataan singkat dan tepat yang merupakan
jawaban dari tujuan penelitian. Kesimpulan tidak mencantumkan bahasa
statistika. Saran adalah pendapat yang dikemukakan untuk
dipertimbangkan, terutama memuat perbaikan hasil penelitian dan
rekomendasi ke arah penelitian lanjut maupun penerapan lapangan.
3. Bagian Akhir
Bagian akhir terdiri atas daftar pustaka, lampiran, dan riwayat hidup
disertai pasfoto (lihat Lampiran 22). Lampiran terdiri atas data atau
keterangan lain yang bertujuan untuk melengkapi uraian yang disajikan.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


19
IV. TATA CARA PENULISAN

A. Tata Naskah

1. Kertas dan sampul


a. Kertas yang digunakan adalah kertas HVS putih ukuran A4 (21 cm x 29,7
cm) dengan bobot minimal 70 g/m2.
b. Sampul PKL dibuat dari kertas buffalo berwarna hijau dengan jilid
langsung (bukan hard cover).
c. Sampul skripsi dibuat hard cover dari kertas buffalo atau sejenis berwarna
hijau yang diperkuat lapisan plastik. Tulisan yang tercetak sama dengan
yang terdapat pada halaman judul.
2. Batas pengetikan
a. Tata letak naskah skripsi yaitu margin atas, kiri, bawah, dan kanan masing-
masing 3, 4, 4, dan 3 cm dari tepian kertas.
b. Jenis huruf yang digunakan adalah Times New Roman font 12.
3. Jarak baris (spasi)
Jarak baris dibuat dengan ketentuan sebagai berikut: (1) jarak antar baris
1,5 spasi; (2) jarak antar bab dengan sub-bab 4 spasi; (3) jarak antar sub-bab
dengan sub-sub-bab atau uraian 3 spasi; (4) jarak antar sub-sub-bab dengan
uraian 2 spasi; (5) jarak antar akhir uraian dengan sub-bab adalah 3 spasi; (6)
jarak antar akhir uraian dengan sub-sub-bab adalah 2 spasi; (7) jarak antar
akhir uraian ke judul tabel/ujung atas gambar 2 spasi; (8) jarak baris isi dalam
tabel 1 spasi; (9) jarak antar judul gambar/bawah tabel ke awal uraian 2 spasi;
(10) setiap bab baru diketik pada halaman baru. Contoh tabel dan gambar ada
dalam Lampiran 22.
4. Penomoran bab, sub-bab, dan sub-sub-bab
Penomoran bab, sub-bab, dan sub-sub-bab mengikuti hierarki sebagai
berikut:

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


20
III. JUDUL BAB
(Bab diketik di tengah, ketik tebal/bold, huruf kapital semua)

A. Judul Sub-bab
(Sub-bab diketik di tengah, penomoran dengan huruf kapital, diketik tebal/bold,
huruf kapital di setiap awal kata)
------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------
1. Judul sub-sub bab (sub-sub bab diketik dari pinggir kiri, penomoran dengan
angka arab, dan tidak tebal)
-------------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------
a. Judul sub-sub-sub bab (sub-sub-sub bab diketik dari lurus huruf pertama
judul sub-sub bab, penomoran dengan huruf bukan kapital, tidak tebal)
---------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------
1) Judul sub-sub-sub-sub bab (sub-sub-sub-sub bab diketik lurus huruf
pertama judul sub-sub sub bab, penomoran dengan angka arab diikuti
kurung tutup, tidak tebal)
-----------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------
5. Penomoran halaman
a. Nomor halaman bagian awal
1) Penomoran bagian awal skripsi dimulai dari halaman judul sampai
dengan daftar lampiran digunakan angka romawi kecil (misalnya i, ii,
iii, dst.), kecuali halaman judul dan halaman pengesahan (tidak diketik
namun diperhitungkan).
2) Nomor halaman diketik di tengah bagian bawah.
b. Penomoran rumus matematik
Jika di dalam laporan penelitian terdapat beberapa rumus atau persamaan
matematik, penomorannya menggunakan angka arab yang ditempatkan di
tepi kanan, di antara dua tanda kurung.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


21
c. Penomoran tabel dan gambar
Nomor tabel dan gambar di dalam teks menggunakan angka arab,
berurutan, dari bab pertama sampai bab terakhir.
d. Nomor halaman bagian utama dan akhir
Penomoran naskah dimulai dari Pendahuluan sampai dengan Riwayat
Hidup, digunakan angka Arab (1, 2, 3, dst.) yang diketik di tengah bagian
bawah berjarak 2 cm dari tepi kertas.
6. Penggunaan huruf miring (italic) dan huruf kapital
Penggunaan huruf miring dalam naskah tugas akhir digunakan untuk
menuliskan kata atau kalimat dalam bahasa asing atau bahasa daerah.
Penggunaan huruf miring dan huruf kapital dalam penulisan daftar pustaka
mengikuti aturan penulisan daftar pustaka dalam pedoman ini.

B. Tata Tulis
1. Paragraf
Paragraf baru pada 0,38 inchi atau 0,97 cm dari margin kiri. Penulisan
paragraf pada akhir halaman minimum 2 baris. Apabila hanya 1 baris, baris
tersebut dimasukkan pada halaman berikutnya. Halaman terakhir dalam satu
bab, minimum 3 baris. Jumlah kalimat dalam 1 paragraf tergantung pada
ketuntasan rincian kalimat topik.
2. Tabel dan gambar
Tulisan “Tabel”, nomor tabel dan judul tabel diletakkan di atas tabel,
ditulis mulai dari garis margin kiri. Huruf awal judul tabel ditulis dengan
huruf kapital dan akhir judul tidak diberi tanda titik. Apabila judul tabel lebih
dari satu baris, maka jaraknya 1 spasi. Jarak antara baris akhir judul tabel
dengan garis horisontal tepi atas adalah 1 spasi. Tabel sebaiknya tidak
berbentuk sel.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


22
Gambar ditempatkan di tengah. Judul gambar berada di bawah gambar,
ditulis simetris dengan gambar, diawali dengan huruf kapital, dan diakhiri
dengan tanda titik. Apabila judul gambar lebih dari satu baris, maka jaraknya
1 spasi. Jarak antara baris bawah gambar dengan judul gambar adalah 1 spasi.
Setiap tabel dan gambar diberi nomor urut dengan angka arab. Keterangan
gambar ditulis di sekitar gambar.
3. Tanda baca
Penulisan tanda baca melekat pada kata di depannya (contoh: kertas,
pensil, dan tinta). Jarak setelah tanda baca dituliskan:
a. Setelah tanda baca titik (.), koma (,), titik koma (;), titik dua (:), tanda seru
(!), dan tanda tanya (?) satu ketukan, dengan kata di depannya.
b. Tanda kurung buka dan kurung tutup (....) ditulis tanpa ketukan dengan
kata/angka di dalamnya
c. Garis miring (/) ditulis tanpa ketukan terhadap kata sebelum dan
sesudahnya.
4. Angka/bilangan
a. Bilangan dalam teks yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata
ditulis dengan huruf, kecuali jika dipakai secara berurutan seperti dalam
rincian. Contohnya:
Koleksi perpustakaan itu lebih dari satu juta buku.
Di antara 72 anggota yang hadir, 52 orang setuju, 15 orang tidak setuju,
dan 5 orang abstain.
b. Bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf. Contohnya:
Lima puluh siswa teladan mendapatkan beasiswa dari pemerintah daerah.
c. Angka yang menunjukkan bilangan besar dapat ditulis sebagian dengan
huruf supaya lebih mudah dibaca. Contohnya:
Proyek pemberdayaan ekonomi rakyat itu memerlukan biaya Rp.10
triliun.
d. Angka dipakai untuk menyatakan ukuran panjang, berat, luas, isi, waktu

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


23
serta nilai uang. Contohnya:
Berat gula pasir dalam kemasan tersebut 5 kilogram.
e. Angka dipakai untuk menomori alamat, seperti jalan, rumah, apartemen,
atau kamar. Contohnya:
Jalan Tanah Abang I No.15
f. Angka dipakai untuk menomori bagian karangan atau ayat kitab suci.
Contohnya:
Bab X, Pasal 5, halaman 252; Surat Yasin: 9
g. Penulisan bilangan tingkat dapat dilakukan dengan cara berikut:
Abad XX atau abad ke-20 atau abad kedua puluh.
h. Penulisan angka yang mendapatkan akhiran –an dilakukan dengan cara
berikut:
Uang 5.000-an (uang lima ribuan)
i. Bilangan yang digunakan sebagai unsur nama geografi ditulis dengan
huruf. Contohnya:
Kelapadua, Tigaraksa, Simpanglima

C. Bahasa
1. Bahasa yang dipakai
Bahasa yang dipakai ialah bahasa Indonesia ragam ilmiah. Bahasa
Indonesia ragam ilmiah memiliki ciri-ciri: (1) menggunakan ejaan bahasa
Indonesia baku; (2) menggunakan istilah baku; (3) menggunakan istilah yang
lugas dan konsisten; (4) menggunakan unsur-unsur gramatikal yang lengkap
dalam kalimat, (5) menggunakan imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) secara
tersurat; (6) menggunakan kata tugas (dan, dari, daripada) secara tepat,
eksplisit dan konsisten, (7) paragraf memuat sebuah ide pokok dan minimal
dua ide pendukung; (8) memiliki kebertautan makna antarkalimat dan antar

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


24
paragraf, serta (9) menghindari penggunaan bentuk persona (kita, saya, kami,
dan lain-lain).
2. Bentuk kalimat
Bentuk kalimat tidak boleh menampilkan orang pertama dan orang
kedua (saya, aku, kami, dan engkau), dan dibuat berbentuk pasif. Penyajian
ucapan terima kasih dalam prakata, ”saya” diganti dengan ”penulis”.
3. Istilah
a. Istilah yang dipakai ialah istilah Indonesia atau yang sudah
diindonesiakan.
b. Jika terpaksa harus memakai istilah asing, ditulis dengan huruf miring.
4. Ejaan
Ejaan sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

D. Penulisan Pustaka

1. Kutipan
Kutipan dapat ditulis secara langsung dan tidak langsung. Kutipan
langsung digunakan jika penulis mengutip tulisan apa adanya tanpa
mengubah sedikitpun, baik ide maupun bahasanya, sedangkan kutipan tidak
langsung digunakan jika penulis mengutip idenya saja dan dinyatakan dengan
bahasa penulis. Penulisan kutipan langsung diberi tanda petik ganda (“…”).
Aturan tersebut tidak berlaku dalam penulisan kutipan tidak langsung.
Kutipan langsung paling banyak terdiri atas empat baris.
a. Contoh kutipan langsung:
Purningsih (2018) menyatakan, “Variasi pada ukuran partikel sampel
mempengaruhi penyebaran radiasi NIR pada saat melewati bahan”.
b. Contoh kutipan tidak langsung dari pustaka yang dikarang/ditulis satu
orang:

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


25
Faktor lain yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi proses
hidrologi di dalam DAS adalah perubahan karakteristik fisik DAS
(Indarto, 2018) atau Indarto (2018) menyatakan bahwa faktor lain yang
secara tidak langsung dapat mempengaruhi proses hidrologi di dalam
DAS adalah perubahan karakteristik fisik DAS atau Menurut Indarto
(2018), faktor lain yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi proses
hidrologi di dalam DAS adalah perubahan karakteristik fisik DAS.
c. Contoh kutipan tidak langsung dari pustaka yang dikarang/ditulis dua
orang:
Total antioksidan yang tinggi pada FEA menunjukkan lebih banyaknya
kandungan senyawa fenolik yang dapat mereduksi ion Fe3+ menjadi Fe2+
(Suryanto & Momuat, 2017) atau Suryanto & Momuat (2017) menyatakan
bahwa total antioksidan yang tinggi pada FEA menunjukkan lebih
banyaknya kandungan senyawa fenolik yang dapat mereduksi ion Fe 3+
menjadi Fe2+ atau Menurut Suryanto & Momuat (2017), total antioksidan
yang tinggi pada FEA menunjukkan lebih banyaknya kandungan senyawa
fenolik yang dapat mereduksi ion Fe3+ menjadi Fe2+.
d. Contoh kutipan tidak langsung dari pustaka yang dikarang/ditulis tiga
orang atau lebih:
Penurunan produksi kacang tanah disebabkan faktor kesuburan tanah dan
ginofor pada tanaman kacang tanah tidak dapat menembus tanah (Sobari
et al., 2018) atau Sobari et al. (2018) menyatakan bahwa penurunan
produksi kacang tanah disebabkan faktor kesuburan tanah dan ginofor
pada tanaman kacang tanah tidak dapat menembus tanah atau Menurut
Sobari et al. (2018), penurunan produksi kacang tanah disebabkan faktor
kesuburan tanah dan ginofor pada tanaman kacang tanah tidak dapat
menembus tanah.

2. Tata tulis daftar pustaka


Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi
26
Penulisan daftar pustaka mengikuti sistem APA (American
Psychological Assosiation) dengan sedikit perubahan atau penyesuaian, yaitu
jika penulis lebih dari seorang, antara nama penulis terakhir dengan penulis
sebelumnya dihubungkan dengan tanda “&” bukan kata dan atau and.
Demikian juga penulisan pustaka yang diacu di dalam naskah.
Penulisan nama pengarang yang terdiri dari dua kata atau lebih
dilakukan dengan menggunakan kata terakhir nama tersebut pada awal
penulisan, diikuti dengan singkatan nama pengarang (contoh: Siti Irine Astuti
Dwiningrum ditulis Dwiningrum, S.I.A.).
Setiap sumber yang diacu di dalam bagian utama tugas akhir harus
terdapat di dalam daftar pustaka. Sumber yang tidak disebut (tidak diacu) di
dalam bagian utama tugas akhir tidak boleh dicantumkan di dalam daftar
pustaka. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan sebagai berikut:
a. Pustaka dari buku
Penulisan pustaka dari buku, cara penulisannya adalah nama
pengarang/penulis, tahun terbit. judul buku (dengan huruf italic). edisi
(kalau ada). penerbit, dan kota tempat terbit, dengan aturan:
1) Buku dengan penulis satu orang

Hadi, S. 2001. Patologi Hutan, Perkembangan di Indonesia.


Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

2) Buku yang terbit dengan edisi

Greenberg, J. & Baron, R. A. 2003. Behavior in organization.


Understanding and managing the human side of work (8rd
ed.). New Jersey: Prentice Hall International, Inc.

3) Buku diterbitkan oleh lembaga pemerintah, tanpa nama pengarang

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


27
Australian Bureau of Statistics. 1991. Estimated resident population
by age and sex in statistical local areas. New South Wales,
June 1990 (No. 3209.1). Canberra, ACT: Australia Bureau of
Statictics.

4) Buku hasil penyuntingan dua orang

Guiné, R. P. F. & Correia, P. M. R. (Eds.). 2014. Engineering


aspects of cereal and cereal-based products. Boca Raton, FL:
CRC Press.

5) Buku, tidak ada nama pengarang atau penyunting

Merriam-Webster Collegiate Dictionary (10th ed.). 1993.


Springfield, MA: Merriam-Webster.

6) Buku hasil revisi

Suratiyah, K. 2015. Ilmu Usaha Tani (Ed. Rev.). Penebar Swadaya.


Jakarta.

7) Buku terjemahan

Robbins, S.P. 2006. Perilaku Organisasi: Konsep Kontroversi,


Aplikasi. (Terjemah Benyamin Molan). Jakarta: PT.
Prenhallindo. (Edisi asli diterbitkan tahun 2003 oleh Pearson
Education Inc. New Jersey Upper Saddle River).

8) Buku yang ditulis oleh penulis yang sama


Apabila ada beberapa buku yang diacu dengan tahun penerbitan
yang sama dan ditulis oleh penulis yang sama, maka penulisan tahun
penerbitannya ditulis urut kronologi atau berdasar abjad judul
bukunya.
Cornet, L. & Weeks, K. 1995a. Career Ladder Plans. Career Ladder
Clearinghouse, Atlanta.
---------------. 1995b. Planning Career Ladders. Career Ladder
Clearinghouse, Atlanta.

b. Pustaka dari jurnal mengikut contoh berikut:

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


28
1) Penulis hanya satu orang

Dianati, N. 2015. Gout and hyperuricemia. Journal of Majority,


4(3): 82–89.

2) Penulis dua orang

Papakostas, K. & Frillingos, S. 2012. Substrate selectivity of YgfU,


a uric acid transporter from Escherichia coli. Journal of
Biological Chemistry, 287(19): 15684–15695.

3) Tiga orang pengarang atau lebih

Colloc’h, N., Gabison, L., Monard, G., Altarsha, M., Chiadmi, M.,
Marassio, G., & Prangé, T. 2008. Oxygen pressurized X-ray
crystallography: Probing the dioxygen binding site in
cofactorless urate oxidase and implications for its catalytic
mechanism. Biophysical Journal, 95(5): 2415–2422.

Pustaka yang berasal dari jurnal online sebaiknya dibuat tautan


menggunakan hiperlink ke alamat website jurnalnya.
c. Acuan dari artikel dalam CD-ROM
Penulisannya sama seperti penulisan jurnal yaitu nama penulis,
tahun, judul naskah ditulis biasa, nama jurnal atau majalah ditulis miring,
ditambah penulisan CD-ROMnya di dalam tanda kurung.

Mitchell, R. & Alexander, M. 1962. Microbiological changes in flooded


soils. Soil Science 93:413-419 (CD-ROM: Soil Science-Digital,
1995).

d. Acuan dari kumpulan makalah


Kumpulan makalah yang dimaksud adalah buku atau artikel yang
berisi lebih dari satu makalah, dan ada editor atau penyuntingnya. Nama
editor ditulis seperti menulis nama biasa dengan diberi keterangan (Ed.)
jika hanya seorang editor, atau (Eds.) jika lebih dari 1 editor. Judul buku
atau artikel tersebut ditulis miring atau italic.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


29
Marasas, W.F.O. & Rensburg, S.J.V. 1979. Mycotoxins and Their
medical and Veterinary Effects. P. 357-380. In: J.G. Horsfall
& E.B. Cowling (Eds.), Plant Disease: An Advanced Treatise
Vol. 4. Academic Press, New York.

Mukhadis, H.A. 2000. Tata Tulis Artikel Ilmiah. Hal. 51-65. Dalam:
H.A. Saukah & M.G. Waseso (Eds.), Menulis Artikel untuk
Jurnal Ilmiah. Universitas Negeri Malang, Malang.

e. Acuan dari paten


Penulisan acuan dari paten dilakukan dengan cara penulisan nama
penemu, tahun paten dikeluarkan, jenis temuan, dan negara serta nomor
hak patennya.

Harred, J.F., Knight, A.R. & McIntyre, J.S. 1972. Epoxidation Process.
Dow Chemical Company, US patent 3.654.317, 4 April 1972.

f. Acuan dari prosiding


Penulisan prosiding dengan huruf miring.

Ishihara, H. & Tsuyumu, S. 2000. Cloning and analyses of the gene


from Xanthomonas citri involved in plant growth. Proceedings
of The First Asian Conference On Plant Pathology, August 26-
28, Beijing. P. 10.

g. Acuan dari skripsi, tesis, disertasi, atau laporan penelitian


Penulisan skripsi, tesis, disertasi, dan laporan penelitian dengan huruf
miring.

Hidayat, R. 2002. Uji Pseudomonas fluorescens Sebagai Agensia


Pengendali Hayati Sclerotium rolfsii pada Kacang Tanah.
Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman,
Purwokerto.

Soesanto, L. 2000. Ecology and Biological Control of Verticillium


dahliae. Ph.D. Thesis. University of Wageningen, Wageningen,
the Netherlands.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


30
Djatmiko, H.A. & Fatichin. 2009. Ketahanan Dua Puluh Satu Varietas
Padi terhadap Penyakit Hawar Daun Bakteri. Laporan
Penelitian. Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman,
Purwokerto.

h. Acuan dari dokumen resmi pemerintah tanpa pengarang dan lembaga


Apabila acuan dari dokumen resmi pemerintah yang diterbitkan oleh
suatu penerbit tanpa disertai nama pengarang atau nama lembaganya,
maka cara penulisannya adalah: nama atau judul dokumen ditulis di
bagian awal dengan cetak miring, tahun penerbitan dokumen, nama
penerbit, dan kota penerbit.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang


Sistem Pendidikan Nasional. 1990. PT. Armas Duta Jaya,
Jakarta.

i. Acuan dari lembaga yang ditulis atas nama lembaga tersebut


Nama lembaga penanggungjawab langsung ditulis paling depan,
diikuti tahun terbit, judul karangan yang dicetak miring, nama lembaga
penanggungjawab atas penerbitan tersebut, dan nama tempat penerbitan.

Direktorat Perlindungan Tanaman Perkebunan. 1983. Petunjuk


Pengenalan dan Pengendalian Penyakit-Penyakit Penting
Tanaman Kelapa. Direktorat Jenderal Perkebunan, Departemen
Pertanian, Jakarta.

j. Acuan dari karya terjemahan


Penulisannya sama, setelah nama penulis asli, diikuti tahun
penerbitan karya asli, judul terjemahan yang ditulis miring, diikuti kata:
“Terjemahan oleh…”, nama penerjemah, tahun terjemahan diterbitkan,
nama penerbit dan tempat penerbit terjemahan.

Agrios, G.N. 1988. Ilmu Penyakit Tumbuhan. Terjemahan oleh M.


Busnia. 1996. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


31
k. Acuan dari makalah yang disajikan dalam seminar atau kongres
Nama penulis ditulis paling depan, diikuti tahun, judul makalah dan
diikuti tulisan “Makalah disajikan dalam…” dengan cetak miring, nama
pertemuan, lembaga penyelenggara, tempat, dan waktu penyelenggaraan
seminar atau kongres tersebut.

Rahayu, M. 2001. Pemanfaatan Bahan Nabati untuk Pengendalian


Penyakit Layu Bakteri pada Kacang Tanah. Makalah
disampaikan dalam Kongres XVI dan Seminar Nasional PFI,
IPB, Bogor, 22-24 Agustus 2001.

l. Acuan dari artikel dalam internet


Apabila artikel berasal dari jurnal, maka nama penulis ditulis seperti
acuan bahan cetak lain, diikuti oleh tahun, judul, nama jurnal (dicetak
miring), keterangan on-line dalam tanda kurung, volume dan nomor, dan
diakhiri dengan alamat sumber disertai kapan akses dilakukan.

May, S. 1995. The origin of landsberg, Columbia, and C24. (On-line),


Protocols of NASC, http://nasc.nott.ac.uk/protocols/ler.html
diakses 2 September 1999.

Isaac, J.D., Sansone, C. & Smith, J.L. 1999. Other people as a source of
interest in an activity. Journal of Experimental Social
Psychology 35:239-265. Abstract (On-line).
http://www.europe.idealibrary.com diakses 7 Juni 1999.

Apabila artikel berasal dari e-mail pribadi hasil konsultasi dengan


pakar di bidang ilmunya, maka penulisannya: nama pengirim, alamat e-
mail di antara tanda kurung, waktu (tanggal, bulan, tahun), topik isi bahan
ditulis dengan cetak miring, nama yang dikirimi e-mail dengan alamat e-
mailnya di antara tanda kurung.

Garcia, M. (garcia@genome.stanford.edu). 1 September 1999.


Arabidopsis Ecotypes. E-mail kepada L.Soesanto
(loekas.soesanto@medew.fyto.wau.nl).

m. Acuan dari kamus


Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi
32
Apabila sumber acuan berasal dari sebuah kamus atau sejenisnya,
penulisannya adalah nama penyusun kamus, tahun terbit, nama kamus
dengan huruf italic, dan penerbit.

Ectasia. 1988. Dorland’s illustrated medical dictionary. Saunders,


Philadelphia.

n. Acuan dari peta


Penulisan sumber acuan dari peta dilakukan dengan cara: nama peta,
tahun peta itu dibuat, nama lembaga pembuat peta, dan kota.

Scotland (topographic map). 1981. National Geographic Society (US),


Washington.

o. Acuan dari audiovisual


Audiovisual kadang dipakai sebagai sumber acuan. Hal ini
disebabkan oleh pesatnya kemajuan di bidang teknologi dan ditinjau dari
segi efisiensinya. Cara penulisan pustaka tersebut adalah judul atau nama
audiovisual dalam huruf italic, jenis audiovisual di antara tanda kurung,
tahun terbitnya, nama lembaga penerbitnya, dan kota.

AIDS epidemic: The physician’s role (video-recording). 1987. Academy


of Medicine of Cleveland, Cleveland.

p. Acuan dari naskah belum terbit


Sumber acuan dapat berasal dari naskah yang belum diterbitkan.
Apabila dijumpai hal demikian, maka cara penulisannya: naam penulis
naskah, judul naskah, nama jurnal dengan huruf italic, dan kata in press di
dalam tanda kurung.

Lillywhite, H.D. & Donald, J.A. Pulmonary blood flow regulation in an


aquatic snake. Science. (In Press).

q. Acuan dari kitab suci

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


33
Cara penulisan sumber acuan yang berasal dari Kitab Suci dimulai
dari nama surat beserta pasal dan ayatnya, diikuti tahun terbit kitab suci,
nama Kitab Suci dalam huruf italic, penerbitnya dan kota tempat penerbit
berada.

Psalm 23:1-6. 1984. The Holy Bible. New International Version,


International Bible Society, Surrey.

r. Acuan tanpa nama penulis


Apabila digunakan sumber pustaka jurnal tanpa disertai nama
penulisnya, maka cara penulisnya adalah dengan judul naskah, diikuti
tahun terbit, dan nama jurnal dalam huruf italic diikuti volume, edisi, dan
halaman.

Coffee Drinking and Cancer of the Pancreas (editorial). 1981. BMJ.


283:628.

s. Acuan yang bernomor Romawi


Pustaka jurnal dengan nomor Romawi dapat ditulis dengan cara
berikut: nama penulis atau pengarang, diikuti tahun, judul naskah, nama
jurnal dalam huruf italic, diikuti volume dan halaman tetap dalam angka
Romawi.

Ansvarsfall, R.Y. 1989. Blodtransfusion till fel patient. Vardfacket 13:


XXVI-XXVII.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


34
Lampiran 1. Halaman sampul usulan praktik kerja lapangan

USULAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN


(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

USAHA KONSERVASI HUTAN MELALUI PROGRAM


PEMANFAATAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
PADA KPH BANYUMAS TIMUR
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diameter 3,5 cm

Oleh:
Bagas Pratama
NIM A1C017001
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2019
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


35
Lampiran 2. Halaman judul usulan praktik kerja lapangan

USULAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN


(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

USAHA KONSERVASI HUTAN MELALUI PROGRAM


PEMANFAATAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
PADA KPH BANYUMAS TIMUR
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diameter 3,5 cm

Oleh:
Bagas Pratama
NIM A1C017001
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Melaksanakan Praktik Kerja Lapangan
pada Pendidikan Strata Satu Fakultas Pertanian
Universitas Jenderal Soedirman
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2019
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


36
Lampiran 3. Halaman pengesahan usulan praktik kerja lapangan

USULAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN


(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

USAHA KONSERVASI HUTAN MELALUI PROGRAM


PEMANFAATAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
PADA KPH BANYUMAS TIMUR
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Oleh:
Bagas Pratama
NIM A1C017001
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diterima dan disetujui


Tanggal:......................
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Mengetahui:
Wakil Dekan Bidang Akademik, Pembimbing,

4 spasi

Dr. Ir. Putra Janoko, M.P. Dr. Ir. Dewi Sinta, M.P.
NIP 197805282006031002 NIP 196802212002041001
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


37
Lampiran 4. Halaman sampul laporan praktik kerja lapangan

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN


(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

USAHA KONSERVASI HUTAN MELALUI PROGRAM


PEMANFAATAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
PADA KPH BANYUMAS TIMUR
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diameter 3,5 cm

Oleh:
Bagas Pratama
NIM A1C017001
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2019
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


38
Lampiran 5. Halaman judul laporan praktik kerja lapangan

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN


(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

USAHA KONSERVASI HUTAN MELALUI PROGRAM


PEMANFAATAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
PADA KPH BANYUMAS TIMUR
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diameter 3,5 cm

Oleh:
Bagas Pratama
NIM A1C017001
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Melaksanakan Praktik Kerja Lapangan
pada Pendidikan Strata Satu Fakultas Pertanian
Universitas Jenderal Soedirman
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2019
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


39
Lampiran 6. Halaman pengesahan laporan PKL (1 pembimbing)

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN


(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

USAHA KONSERVASI HUTAN MELALUI PROGRAM


PEMANFAATAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
PADA KPH BANYUMAS TIMUR
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Oleh:
Bagas Pratama
NIM A1C017001
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diterima dan disetujui


Tanggal:......................
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Mengetahui:
Wakil Dekan Bidang Akademik, Pembimbing,

4 spasi

Dr. Putra Janoko, S.P., M.P. Dr. Ir. Dewi Sinta, M.P.
NIP 197805282006031002 NIP 196802212002041001
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


40
Lampiran 7. Halaman pengesahan laporan PKL (2 pembimbing)

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN


(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

USAHA KONSERVASI HUTAN MELALUI PROGRAM


PEMANFAATAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
PADA KPH BANYUMAS TIMUR
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Oleh:
Bagas Pratama
NIM A1C017001
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diterima dan disetujui


Tanggal:......................
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pembimbing, Pembimbing Lapangan,

4 spasi

Dr. Ir. Dewi Sinta, M.P. Ir. Arya Paramita


NIP 196802212002041001 NIP. -

Mengetahui:
Wakil Dekan Bidang Akademik,

4 spasi

Dr. Putra Janoko, S.P., M.P.


NIP 197805282006031002
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


41
Lampiran 8. Form penilaian pelaksanaan PKL

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
Jl. dr. Soeparno Kampus Karangwangkal Telp (0281) 638791 Purwokerto 53123

Laporan Penilaian Praktik Kerja Lapangan

Judul :

No. Komponen Penilaian Nilai


1. Kehadiran
2. Kedisiplinan
3. Keaktifan
4. Kecermatan
5. Tanggung jawab
6. Sikap/perilaku
Rata-rata

................................, .............................
Pembimbing Lapangan,

.................................................
NIP.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


42
Lampiran 9. Halaman sampul usulan penelitian

USULAN PENELITIAN
(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

TANGGAP TANAMAN PADI SAWAH TERHADAP PEMBERIAN


PUPUK NITROGEN DAN PUPUK KANDANG
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diameter 3,5 cm

Oleh:
Fania Dwi Andini
NIM A1D016021
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2019
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


43
Lampiran 10. Halaman judul usulan penelitian

USULAN PENELITIAN
(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

TANGGAP TANAMAN PADI SAWAH TERHADAP PEMBERIAN


PUPUK NITROGEN DAN PUPUK KANDANG
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diameter 3,5 cm

Oleh:
Fania Dwi Andini
NIM A1D016021
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Melaksanakan Penelitian


pada Pendidikan Strata Satu Fakultas Pertanian
Universitas Jenderal Soedirman
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2019
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


44
Lampiran 11. Halaman pengesahan usulan penelitian

USULAN PENELITIAN
(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

TANGGAP TANAMAN PADI SAWAH TERHADAP PEMBERIAN


PUPUK NITROGEN DAN PUPUK KANDANG
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Oleh:
Fania Dwi Andini
NIM A1D016021
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diterima dan disetujui


Tanggal: .....................
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pembimbing I, Pembimbing II,

4 spasi

Prof. Dr. Ir. Arya Wibawa, M.Sc. Dr. Laras Anjani, S.P., M.P.
NIP 19660412197031001 NIP 197901242004041003

Mengetahui:
Wakil Dekan Bidang Akademik

4 spasi

Dr. Putra Janoko, S.P., M.P.


NIP 197805282006031002

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


45
Lampiran 12. Halaman sampul skripsi

SKRIPSI
(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

TANGGAP TANAMAN PADI SAWAH TERHADAP PEMBERIAN


PUPUK NITROGEN DAN PUPUK KANDANG
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diameter 3,5 cm

Oleh:
Fania Dwi Andini
NIM A1D016021
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2019
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


46
Lampiran 13. Halaman judul skripsi

SKRIPSI
(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

TANGGAP TANAMAN PADI SAWAH TERHADAP PEMBERIAN


PUPUK NITROGEN DAN PUPUK KANDANG
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diameter 3,5 cm

Oleh:
Fania Dwi Andini
NIM A1D016021
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diajukan untuk Menenuhi Salah Satu Syarat


Memperoleh Gelar Sarjana pada Fakultas Pertanian
Universitas Jenderal Soedirman
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2019
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


47
Lampiran 14. Halaman pengesahan skripsi

USULAN PENELITIAN
(huruf Times New Roman, bold, font 14)
3 spasi

TANGGAP TANAMAN PADI SAWAH TERHADAP PEMBERIAN


PUPUK NITROGEN DAN PUPUK KANDANG
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Oleh:
Fania Dwi Andini
NIM A1D016021
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Diterima dan disetujui


Tanggal: .....................
(huruf Times New Roman, bold, font 12, 1 spasi )

Pembimbing I, Pembimbing II,

4 spasi

Prof. Dr. Ir. Arya Wibawa, M.Sc. Dr. Laras Anjani, S.P., M.P.
NIP 19660412197031001 NIP 197901242004041003

Mengetahui:
Dekan,

4 spasi

Dr. Kamandanu, S.P., M.P.


NIP 197602182000031001

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


48
Lampiran 15. Halaman pernyataan

PERNYATAAN

Saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah
diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan
sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah
ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam
naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Purwokerto, Juli 2019


Yang menyatakan,

Fania Dwi Andini


NIM A1D016021

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


49
Lampiran 16. Halaman prakata

PRAKATA
3 spasi

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Mahaesa atas
karuniaNya, sehingga penulisan skripsi ini yang berjudul “Tanggap Tanaman
Padi Sawah terhadap Pemberian Pupuk Nitrogen dan Pupuk Kandang” berhasil
diselesaikan. Penulisan skripsi ini tidak lepas dari bantuan banyak pihak. Oleh
karena itu, perkenankan penulis mengucapkan terima kasih kepada.
1. Dekan Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto atas
ijin penelitian.
2. Prof. Dr. Ir. Arya Wibawa, M.Sc., selaku Pembimbing I, yang telah banyak
memberikan saran dan bimbingan dalam penulisan skripsi.
3. Dr. Laras Anjani, S.P., M.P., selaku Pembimbing II, yang telah banyak
memberikan saran dan bimbingan dalam penulisan skripsi.
4. Semua pihak yang telah memberikan bantuan dalam penelitian maupun
penulisan skripsi.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna. Meskipun
demikian, penulis berharap agar skirpsi ini dapat bermanfaat bagi yang
memerlukannya.

Purwokerto, Juli 2019


Penulis

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


50
Lampiran 17. Halaman daftar isi

DAFTAR ISI
3 spasi

Halaman
DAFTAR TABEL (jika ada) ..................................................................... vi
DAFTAR GAMBAR (jika ada) ................................................................ vii
DAFTAR LAMPIRAN ( jika ada) ............................................................ viii
RINGKASAN .......................................................................................... ix
SUMMARY .............................................................................................. x
I. PENDAHULUAN ........................................................................... 1
II. TINJAUAN PUSTAKA .................................................................. 6
A. Ekofisiologi Tanaman Padi ........................................................ 6
B. Pemupukan Nitrogen Padi Sawah ................................................ 8
C. Pupuk Kandang dan Pengaruhnya pada Tanaman ........................ 10
III. METODE PENELITIAN ................................................................. 12
A. Tempat dan Waktu ..................................................................... 12
B. Bahan dan Alat ........................................................................... 12
C. Rancangan/Metode ..................................................................... 13
D. Variabel dan Pengukuran ........................................................... 13
E. Analisis Data .............................................................................. 16
F. Pelaksanaan ................................................................................ 16
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ........................................................ 20
A. Tanggap tanaman padi terhadap pupuk nitrogen ......................... 26
B. Tanggap tanaman padi terhadap pupuk kandang ......................... 28

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


51
V. KESIMPULAN DAN SARAN ........................................................ 34
A. Kesimpulan ................................................................................. 34
B. Saran .......................................................................................... 34
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................... 35
LAMPIRAN ............................................................................................. 40
RIWAYAT HIDUP .................................................................................. 44

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


52
Lampiran 18. Halaman daftar tabel (jika ada)

DAFTAR TABEL
3 spasi

Tabel Halaman
1. Luas tanam dan produktivitas padi di Indonesia 2014 – 2018 ......... 2
......................................................................................................
2. Matrik hasil analsis statistika variabel pengamatan ........................ 22
3. Rerata data pertumbuhan dan hasil padi sawah pada perlakuan
pupuk nitrogen dan pupuk kandang
......................................................................................................
25

4. Tanggap hasil gabah per petak efektif terhadap pupuk nitrogen


dan pupuk kandang
......................................................................................................
30

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


53
Lampiran 19. Halaman daftar gambar (jika ada)

DAFTAR GAMBAR
3 spasi

Gambar Halaman
1. Kondisi pertanaman padi sawah umur 50 hst .................................. 2
.......................................................................................................
2. Rerata bobot kering tanaman tiga varietas padi sawah pada
perlakuan pupuk nitrogen dan pupuk kandang
.......................................................................................................
27

3. Rerata bobot gabah per tanaman pada pupuk nitrogen dan pupuk
kandang
.......................................................................................................
28

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


54
Lampiran 20. Halaman daftar lampiran (jika ada)

DAFTAR LAMPIRAN
3 spasi

Gambar Halaman
1. Denah percobaan ........................................................................... 40
......................................................................................................
2. Deskripsi tanaman padi sawah varietas
IR64
......................................................................................................
41
3. Hasil analisis kandungan hara makro pupuk kandang sapi
......................................................................................................
42
4. Data suhu dan kelembaban udara selama penelitian
......................................................................................................
43

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


55
Lampiran 21. Halaman ringkasan

RINGKASAN
3 spasi

Penyakit busuk rimpang jahe merupakan penyakit penting, yang terutama


disebabkan oleh Fusarium oxysporum Schlecht. f.sp. zingiberi Trujillo. Penyakit
ini sering dianggap sama dengan penyakit busuk basah, yang disebabkan oleh
bakteri Ralstonia solanacearum (Smith) Yabuuchi et al. Penyakit busuk rimpang
di Kabupaten Magelang tersebar luas dan belum pernah diteliti. Pengetahuan
tentang pengenalan dini penyakit busuk rimpang diperlukan untuk melakukan
tindakan pengendalian yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui
gejala penyakit busuk rimpang, 2) mengetahi penyebab penyakit busuk rimpang
jahe, dan 3) mengetahui intensitas penyakit busuk rimpang jahe di Kabupaten
Magelang.
Penelitian dilaksanakan secara survai di 3 kecamatan penghasil jahe
wilayah Kabupaten Magelang, yaitu Kecamatan Borobudur (Desa Candirejo dan
Kradenan) Sawangan (Desa Podosuko dan Nggelap), Candimulyo (Desa Mbeteh
dan Tentren), serta di Laboratorium Ilmu Penyakit Tumbuhan dan Laboratorium
Nematologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Penelitian dilaksanakan dari bulan Juli 2002 sampai Maret 2003. Survai
pendahuluan dilakukan untuk mencari informasi dari dinas terkait, kelompok
tani, atau petani jahe. Survai utama dilakukan untuk mengamati gejala penyakit
di lapangan, penyebab penyakitnya, dan kondisi lingkungan di sekitar
pertanaman jahe. Metode pengambilan sampel secara Purposive Random
Sampling. Sampel yang diperoleh diidentifikasi menurut kunci identifikasi dan
selanjutnya dilakukan uji postulat Koch. Variabel yang diamati adalah deskripsi
gejala, penyebab penyakit, luas serangan pada rimpang, faktor lingkungan sekitar
pertanaman jahe, dan intensitas penyakit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit busuk rimpang benar-benar
disebabkan oleh jamur F. oxyporum f.sp. zingiberi, berdasarkan hasil postulat
Koch. Selain jamur tersebut, juga ditemui patogen lain yaitu F. moniliforme dan
Rhizoctania solani. Penyakit busuk basah disebabkan oleh bakteri R.
solanacearum. Gejala penyakit busuk kering adalah daun bawah menguning,
pucuk kering, tanaman menjadi layu, dan akhirnya mati. Gejala penyakit busuk
basah adalah daun bawah menguning, batang kebasahan, mudah dicabut, layu,
dan akhirnya mati. Intensitas penyakit busuk rimpang di Kabupaten Magelang
adalah 20%, yang tergolong sedang. Luas serangan pada rimpang jahe adalah
20%. Faktor yang mempengaruhi perkembangan penyakit busuk rimpang adalah
pH, kelembapan, suhu, dan intensitas sinar matahari.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


56
Lampiran 22. Halaman summary

SUMMARY

3 spasi
Ginger rhizome rot is one of the important ginger diseases caused mainly
by Fusarium oxysporum Schlecht. F.sp. zingiberi Trujillo. The ginger rot is often
called simillarly with soft rot caused by bacteria Ralstonia solanacearum. The
disease was spread widely in all ginger productions at Magelang regency and
not identified yet. Knowledge of early detection is needed to exactly control the
rot. Research was aimed at knowing 1) the symptom of ginger rhizome rot, 2) the
causal agent, and 3) disease intensity of the ginger rot at Magelang regency.
The research was carried out by survey method in three districts of ginger
production areas at Magelang regency, i.e., Borobudur (Candirejo and
Kradenan Villages), Sawangan (Podosuko and Nggelap Villages), and
Candimulyo (Mbeteh and Tentran Villages), also in the Laboratory of
Phytopathology and Laboratory of Nematology, Faculty of Agriculture, Jenderal
Soedirman University, Purwokerto. The research was done from July 2002 until
March 2003. Preliminary survey was used for searching some information from
related offices, farmers group, or ginger farmer. Main survey was to identify the
disease symptom, causal agent, and enviromental factor. Sampling method used
Purposive Random Sampling. The samples were identified by using identification
key book and furthermore tested by Koch’ postulate. Variable observed was
description of the symptoms, the causal agent, the disease attacking extent, the
enviromental factor, and the diseases intensity.
Result of the research showed that the ginger rot was was certainly causes
by F. oxyporum f.sp. zingiberi based on Koch’ postulate result. The other
pathogens found were F. moniliforme and Rhizoctania solani, and R.
solanacearum causing bacterial soft rot disease. The disease symptom of ginger
rot were yellowing of the lower leaves, wilting, and died. The symptom of
bacterial soft rot were yellowing of the lower leaves, soaked stem, wilting, easy
to be taken, and finally died. Factor influencing the disease was pH, humidity,
temperature, and solar light intensity. The disease intensity was 20% and
classified as moderate resistance, and the disease severity of ginger rhizome was
20%.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


57
Lampiran 23. Halaman riwayat hidup

RIWAYAT HIDUP
3 spasi

Penulis dilahirkan di Magelang pada tanggal 9 Juli 1979


sebagai anak ke-2 dari 4 bersaudara dari pasangan Bapak H.
Foto Suryandaru Santoso dan Ibu Sekarlangit Dyah Mustiko. Saat ini
2 x 3 cm penulis bertempat tinggal di Jl. Panca Arga III/5, Magelang 54132
dengan nomor telepon 0272-53809 dan e-mail
neniindahmdjt@hotmail.com.
Penulis memulai pendidikan tingkat dasar di SD Panca Arga lulus tahun
1990, kemudian melanjutkan ke jenjang tingkat menengah pertama di SMPN I
Magelang lulus tahun 1993. Jenjang pendidikan menengah lulus tahun 1996 di
SMUN I Magelang sebelum melanjutkan ke Program Studi Agribisnis Fakultas
Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, melalui program Penelusuran Minat
dan Bakat di tahun yang sama. Selama menempuh studi, penulis berkesempatan
memperoleh beasiswa dari PT Astra Tbk. Selama itu pula, penulis pernah aktif
menjadi anggota Himasae, anggota SEF, dan anggota Klinik Tani. Karya ilmiah
berjudul “………………..” telah berhasil memenangkan Lomba Penulisan Karya
Tulis Mahasiswa Tingkat Universitas. Beberapa penghargaan lain juga telah
penulis dapatkan, di antaranya dari Universitas Jenderal Soedirman sebagai
Mahasiswa Berprestasi Utama I, ……….dst.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


58
Lampiran 24. Contoh tabel dan gambar

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


59
Lampiran 25. Pedoman penulisan naskah Jurnal Agrin

PEDOMAN PENULISAN
Agricultural Research and Information (AGRIN)
Jurnal Penelitian dan Informasi Pertanian

Jurnal Agrin merupakan media publikasi yang berkaitan dengan bidang


pertanian yang diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu edisi April
dan Oktober yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Jenderal
Soedirman. Tulisan naskah yang diterima adalah kajian dalam bidang agronomi,
agroekologi, pemuliaan tanaman, hortikultura, ilmu tanah, ilmu
perlindungan tanaman, agribisnis, agroforestry, ilmu dan teknologi pangan,
teknik pertanian, inovasi pertanian dan bioteknologi pertanian. Naskah yang
diterima merupakan hasil penelitian bidang pertanian (paling lama 5 tahun
terakhir) yang belum pernah dimuat atau tidak sedang dalam proses publikasi di
jurnal ilmiah nasional maupun internasional lainnya. Naskah yang diterima dan
tidak memenuhi kaidah yang sesuai dengan pedoman penulisan akan langsung
dikembalikan untuk diperbaiki.

FORMAT
Penulis diharapkan mengikuti format yang telah ditentukan agar naskah
dapat dipublikasikan. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan
benar, serta diketik dengan program Microsoft Word. Naskah termasuk Abstrak
diketik 1.5 spasi pada kertas HVS ukuran A4 (21cm x 29,7cm) dengan margin
3cm di setiap sisi, huruf Times New Roman ukuran 12 point. Alinea baru
menggunakan alinea bertakuk atau kunci tab, bukan multiple spacer. Nama
ilmiah organisme (binomial) dan istilah asing ditulis miring (Italic). Rumus
persamaan ilmu pasti, simbol, dan lambang ditulis dengan mesin pengolah kata.
Satuan unit yang digunakan mengacu pada standar Internasional. Singkatan
seperti Indeks Luas Daun (ILD), Laju Pertumbuhan Relatif (LPR), dan Indeks
Panen (IP) boleh digunakan tetapi harus disebutkan sebelumnya dan tidak boleh
digunakan dalam Judul Naskah.
Naskah diberi nomor halaman secara berurutan di tepi tengah bawah,
maksimum 16 halaman termasuk tabel, dan gambar. Setiap halaman diberi line
numbering. Tabel dan gambar disajikan di bagian akhir naskah pada lembar yang

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


60
terpisah. Gambar grafik dan tabel dalam program aslinya (Microsoft Excel) dan
perlu disertakan dalam file terpisah untuk memudahkan dalam proses editing.
Naskah dalam bentuk soft file dalam format doc, docx atau RTF dikirimkan
melalui e-mail: jurnalagrin@yahoo.com.

SISTEMATIKA NASKAH
 Judul
Judul dalam bahasa Indonesia dicetak tebal (bold) dengan huruf kapital,
sedangkan judul dalam bahasa Inggris dicetak miring (italic), tebal (bold) dan
kapital pada awal kata kecuali kata sambung, contoh: dan, di, pada, ke. Judul
sebaiknya singkat, informatif, nama organisme yang umum tidak perlu
menggunakan nama ilmiah. Judul maksimum terdiri atas 20 kata.
 Nama lengkap, alamat dan afiliasi penulis
Nama lengkap penulis (beri tanda * pada penulis untuk korespondensi).
Alamat dan afiliasi penulis (termasuk alamat lembaga/instansi, nomor
telepon, nomor faksimile, dan alamat e-mail penulis untuk korespondensi).
Nama lengkap (tidak disingkat) semua penulis beserta nama dan alamat
lembaga afiliasi penulis ditulis di bawah judul.
 Abstrak/Abstract
Ditulis secara ringkas dan jelas, maksimum 250 kata, dan ditulis dalam bahasa
Indonesia dan Inggris.
 Kata kunci/Key words
Ditulis langsung setelah abstrak pada baris baru, dalam bahasa Indonesia dan
Inggris maksimum 5 kata atau frasa.

Halaman selanjutnya terdiri dari:


 Pendahuluan
Memuat latar belakang dan tujuan. Bab ini harus didukung oleh sumber
pustaka yang memadai khususnya pustaka primer dan jelas terlihat
perkembangan dari materi yang diteliti, sehingga terlihat adanya sumbangan
terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
 Metode
Bagian ini merupakan penjelasan secara jelas dan lengkap mengenai
rancangan percobaan/survei, variabel yang diamati dan metode analisis data,

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


61
dengan dukungan referensi yang memadai. Metode yang “kurang lazim”
ditulis secara rinci berikut rujukannya untuk menghindari adanya bias dalam
pemahaman terhadap metode yang digunakan.
 Hasil dan Pembahasan
Mengungkap dan menjelaskan hasil penelitian yang dilakukan dalam bentuk
data yang ditulis dalam bentuk tabel atau gambar yang diperoleh kemudian
dibahas dengan membandingkan dengan hasil-hasil penelitian terdahulu
sebagai sumber pustaka yang menguatkan argumentasi dari hasil penelitian
yang sudah dilakukan. Sumber pustaka yang dijadikan acuan dalam
pembahasan harus memenuhi syarat ilmiah (jurnal, buku teks atau prosiding).
 Kesimpulan
Berisi tentang pokok utama dari hasil penelitian yang telah dilakukan dalam
menjawab tujuan penelitian.
 Ucapan terima kasih (bila ada)
Disampaikan kepada pihak-pihak yang telah mendukung penelitian penulis.
 Daftar Pustaka
Daftar pustaka ditulis berdasarkan urutan abjad dari nama akhir penulis
pertama. Pustaka dengan nama penulis (kelompok penulis) yang sama
diurutkan secara kronologis. Apabila ada lebih dari satu pustaka yang ditulis
penulis (kelompok penulis) yang sama pada tahun yang sama, maka huruf ‘a’,
‘b’ dan seterusnya ditambahkan setelah tahun.
Ketentuan pustaka sesuai rujukan:
a. Sumber pustaka (buku pustaka, jurnal, paten, disertasi, tesis, dan
prosiding) yang aktual (minimal 80% pustaka primer ditulis dalam 10
tahun terakhir),
b. Membatasi jumlah pustaka yang mengacu pada diri sendiri (self citation),
c. Pustaka dari internet yang digunakan adalah jurnal dan pustaka dari
instansi pemerintah atau swasta. Sebaiknya penggunaan pustaka di dalam
pustaka, buku populer, dan pustaka dari internet dihindari,
d. Makalah yang dipresentasikan di suatu seminar atau simposium tetapi
tidak dipublikasikan dalam suatu prosiding atau media publikasi ilmiah
lainnya tidak diperbolehkan sebagai rujukan,
e. Abstrak tidak diperbolehkan sebagai rujukan.
 Tabel, Gambar dan Legenda Gambar

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


62
Seluruh tabel dan gambar harus dirujuk dalam teks. Gambar dan ilustrasi
harus menggunakan resolusi tinggi dan kontras yang baik dengan format
JPEG, PDF atau TIFF. Resolusi minimal untuk foto adalah 300 dpi (dot per
inch), sedangkan untuk grafik dan line art adalah 600 dpi. Gambar hitam putih
harus dibuat dalam mode grayscale. Gambar berwarna akan dikenakan biaya
tambahan untuk cetak.

Pedoman Praktik Kerja Lapangan dan Skripsi


63

Anda mungkin juga menyukai