Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN MEMBUAT SEDIAAN ELIXIR GLISERIL GUAIAKOLAT

Disusun oleh

Gia Bagja Mulyany : 17.44238.1010


Firman Hermawan : 17.44238.1001
Fitria Harselina : 17.44238.1032
Sensen Maryana : 17.44238.1034
Gugun Gumilar : 17.44238.1039

Jurusan Farmasi

AKADEMI FARMASI YAYASAN PENDIDIKAN FARMASI

BANDUNG

2018/2019
I. Judul : Membuat Sediaan Elixir Gliseril Guaiakolat 50mg/5ml

II. Data Preformulasi Zat aktif

a. Gliseril Guaiakolat ( 3 – (0 – metoksiferoksi) – 1,2 – propandiol

 Pemerian : Serbuk hablur putih hingga agak keabuan, hampir tidak


berbau atau berbau lemah, rasa pahit.
 Kelarutan : Larut dalam air, larut dalam etanol (95%) P, dalam klorofm P,
dalam gliserol P, dan dalam propilenglikol P.
 Stabilista : Cenderung menggumpal saat penyimpanan. Disimpan dalam
wadah tertutup rapat.
 Surut Pengeringan : Tidak lebih dari 0,5%; lakukan pengeringan dalam hampa
udara pada tekanan tidak kurang dari 10mmhg pada suhu 60 hingga bobot tetap.
 Identifikasi : Campur lebih kurang 5mg dengan 1 tetes formaldehid P dan
bebrapa tetes asalm sulfat P maka terjadi warna merah tua hingga ungu.
 Keasaman – kebasaan pH larutan 1,0% b/v 5,0 sampai 7,0
 Jarak lebur antara 78o dan 82o. ( Farmakope Indonesia III)

III. Data Preformulasi Zat Tambahan

a. Sirupus Simplex

 Warna : Tidak berwarna


 Rasa : Manis
 Bau : Tidak berbau
 Pemerian : Cairan jernih, hablur, massa hablur berbentuk kubus
 Kelarutan : Larut dalam air, mudah larut dalam air mendidih, sukar larut dalam
etanol, tidak larut dalam klorofm dan eter.
 Titik didih : 186o C
 Bobot jenis : 1,587 g/mol
 Stabilitas : lebih mudah terurai dengan adanya udara dari luar
 Konsentrasi : 25%
b. Natrium Benzoat
 Rumus Struktur : C6H5CONa
 Berat molekul : 144,11
 Pemerian : Granul atau serbuk hablur, tidak berbau atau praktis tidak
berbau.
 Kelarutan : Mudah larut dalam air, agak suka larut dalam etanol dan lebih
mudah larut dalam etanol 90%
 OTT : Inkomplatibel dan gelatin, garam besi, garam kalsium, dan
garam dari logam berat, termasuk perak dan merkuri.
 Fungsi : Pengawet
 Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
 Konsentrasi : 0,02 – 0,05 % pada sediaan oral.

c. Aquabidest
 Berat molekul : 18,02
 Pemerian : Cairan jernih tidak berwarna, tidak berbau, tidak mempunyai
rasa.
 Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
 Stabilitas : Air adalah salah satu bahan kimia yang stabil dalam bentuk
fisik ( air, uap, es). Air harus disimpan dalam wadah yang sesuai. Pada saat
penyimpanan dan penggunaannya harus terlindungi dari kontamisai partikel – partikel
ion dan bahan organik yang dapat menaikkan konduktivitas dan jumlah kerbon
organik. Serta harus terlindungi dari partikel – partikel lain dan mikroorganisme yang
dapat tumbuh dan merusak fungsi air.
 OTT : Dalam formula air dapat bereaksi dengan bahan eksipient
lainnya yang mudah terhidrolisis. ( FI III hal 96)

d. Essense Strawberry
 Pemerian : Cairan jernih tidak berwarna.
 Kegunaan : Pengaroma.
 Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat.
e. Eritrosin

 Rumus Molekul : C20H6C4Na2O5.H2O


 Pemerian : Serbuk merah atau merah kecoklatan, tidak berbau,
higroskopis.
 Kegunaan : Pewarna
 Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.

IV. Alat dan Bahan

a. Alat

 Breaker glass
 Maatglass
 Erlenmeyer
 Batang pengaduk
 Spatel
 Cawan Porselen
 Pipet tetes
 Botol
 mortir
b. Bahan
 Zat aktif ( Gliseril Guaiakolat )
 Gliserin
 Natrium Benzoat
 Esensse Strawberry
 Aquabidest
 Eritrosin
V. Perhitungan Dan Penimbangan

 Gliseril Guaiakolat : 50mg/5ml x 60ml = 0,6 gr/botol


0,6 gr x 5btl = 3gram = 3.000 mg
 Sirupus simplex : 30% x 60ml : 100 = 18ml
18 gr x 5btl = 90 ml
 Na benzoat : 0,2 % x 60ml : 100 = 0,12 gr
0,12 gr x 5 btl = 0,6 gr = 600 mg
 Eritrosin : 0,1 % x 60ml : 100 = 0,06 gr
0,06 gr x 5 btl = 0,3 gr = 300mg
 Ess strawberry : 1 tetes
1 tetes x 5 btl = 5 tetes
 Aquabidest

VI. Prosedur

1. Timbang masing – masing bahan yang diperlukan.


2. Lakukan kalibrasi botol 60ml sebanyak 5 botol.
3. Larutkan GG dalam aquadest.
4. Ambil sirupus sirupus simplex yang terbuat dari larutan sukrosa 64% b/v.
5. Larutkan Natrium Benzoat dalam air, kemudian tambahkan ke dalam larutan
campuran kemudian aduk hingga homogen.
6. Tambahkan larutan sukrosa ke dalam mortir, aduk hingga homogen.
7. Tambahkan Eritrosin 1 tetes hingga warna merah, aduk hingga homogen.
8. Tambahkan essense strawberry, aduk hingga homogen
9. Tambahkan Aquadest
10. Masukkan dalam kemasan botol yang telah dikalibrasi sebelumnya. Kemudian
kemas.
VII. Hasil Pengamatan

Organoleptis :

 Bentuk : Cair
 Bau : Khas strawberry
 Warna : Merah
 Rasa : Manis pahit

Kejernihan : Hasil yang dihasilkan adalah jernih pada layar berwarna hitam maupun putih.

VIII. Pembahasan

Gliseril Guaiakolat adalah derivat guaiakol yang banyak digunakan sebagai


ekspektoran dalam berbagai jenis sediaan batuk. Gliseril Guaiakolat merangsang reseptor –
reseptor di mukosa lambung yang kemudian meningkatkan kegiatan kelenjar – sekreksi dari
saluran lambung – usus dan sebagai refleks memperbanyak sekresi dari kelenjar yang berada
di saluran nafas. ( Tjay, 2007)

Gliseril Guaiakolat juga meningkatkan pembersihan mukosiler (Sartono, 2005).


Gliseril Guaiakolat termasuk dalam jenis obat batuk basah, yaitu yaitu obat batuk untuk batuk
yang memiliki ciri berlendir, dahak mudah dikeluarkan, terasa ringan, dan tidak begitu sering
intensitas batuknya. Khasiat obat ini adalah mengeluarkan lendir di kerongongan agar jalan
nafas terbebas dari zat – zat asing (Widodo, 2004).

Pada praktikum kali ini kami membuat sediaan elixir griseril guaiakolat yang
berkhasiat sebagai obat batuk ekspektoran. Selain mengandung griseril guaiakolat terdapat
juga sirupus simplex. Na Benzoat sebagai pengawet. Eritrosin sebagai pewarna. Ess straw
sebagai pengaroma. Serta Aquabidest sebagai pelarut pada sediaan.

Uji organoleptis yang di dapat dari praktikum kali ini menghasilkan bentuk sediaan
yang cair dikarenakan dalam formula terdapat komponen pelarut. Berwarna merah karena
menggunakan pewarna eritrosin, beraroma strawberry karena menggunakan ess strawberry.
Rasa yang di dapat dari sediaan ini adalah manis pahit yang dihasilkan dari zat aktif yang
berasa pahit dan manis dari sirupus simplex.

Sediaan ini dapat dkonsumsi oleh anak – anak karena berbentuk cair, beraroma
strawberry, berasa manis sedikit pahit.
IX. Usulan Formula

R/ Gliseril Guaiakolat 50mg/5ml

Sirupus simplex 30%

Na benzoat 0,2 %

Eritrosin 0,1 %

Ess. Straw 1tetes

Aquabidest ad 60 ml
X. Daftar Pustaka

Ansel, U.C. 1989. Pengantar Buku Sediaan Farmasi edisi IV. Jakarta : UI Press.

Ditjen POM. 1979. Farmakope Indonesia edisi III. Jakarta : Depkes RI.

Ditjen POM. 1995. Farmakope Indonesia edisi IV. Jakarta : Depkes RI.

Lachman, Leon. 1994. Teori dan Praktek Framasi Industri Edisi III. Jakarta: UI Press.

Raymond C (ed.). 2006. Handbook of Pharmaceutical Exepient. London: Pharmaceutical


Press.

Tjay, H.T..,dan Kirana, Rahardja. 2007. Obat – obat Penting Edisi Keenam. Jakarta : PT.
Elex Media Komputindo.

Anda mungkin juga menyukai