Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN KEMAJUAN

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

SISTEM MONITORING PERKEMBANGAN AYAM PETELUR


BERBASIS ANDROID DAN MIKROKONTROLER

BIDANG KEGIATAN
PKM-T

Diusulkan oleh :
Putri Huriati 1601091026 Angkatan 2016
Jufri Chory Putri 1601091003 Angkatan 2016
Anisa Yeni Chandra 1601092004 Angkatan 2016
Arnila Cahya Febri Mendrofa 1701091013 Angkatan 2017

POLITEKNIK NEGERI PADANG


PADANG
2019

i
PENGESAHAN LAPORAN KEMAJUAN PKM-T
RINGKASAN

KANCER (Kandang Cerdas) Sistem Monitoring Perkembangan Ayam Petelur


Berbasis Android dan Mikrokontroler

Putri Huriati, Jufri Chory Putri, Anisa Yeni Chandra, Arnila Cahyani Mendrofa
Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Padang

Telur merupakan salah satu bahan pokok makanan penduduk Indonesia.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) didapati bahwa jumlah konsumsi telur
nasional pada tahun 2018 sebanyak 2.766.760 ton. Sedangkan untuk jumlah produksi
adalah sebanyak 2.968.954 ton, sehingga didapati kelebihan stok nasional sebanyak
202.195 ton. Meskipun terdapat kelebihan stok, harga dipasaran saat ini tidak stabil
karena adanya pembatasan bibit, sehingga ayam lamban berpoduksi. Selain itu, cuaca
di lingkungan sekitar kandang juga mempengaruhi produktivitas ayam petelur.
Di peternakan ayam linda masalah yang dihadapi sama dengan permasalahan
diatas, faktor cuaca mempengaruhi kesehatan dan produktivitas ayam. Jika terjadi suhu
dan cuaca tidak stabil banyak ayam yang akan mengalami sakit bahkan bisa sampai
mati. Dalam hal ini, peternak terkadang tidak tahu bagaimana suhu dan cuaca
dikandang, sesuai atau tidak dengan yang dibutuhkan ayam.
Dengan adanya sistem Kancer ini, peternak dapat memonitoring perkembangan
ayam petelur dan kandang. Mulai dari aktif atau tidaknya ayam tersebut berproduksi,
dan perubahan-perubahan suhu, kelembaban dan pemberitahuan jika terjadi hujan. Alat
mikrokontroler yang dipasang di kandang dan terhubung ke jaringan wifi akan
mengirimkan data suhu, kelembaban dan deteksi hujan ke server, kemudian dari server
data akan diolah dan kemudian dikirm ke aplikasi. Dan untuk memonitoring
produktifitas tiap-tiap ayam, sistem kancer memanfaatkan QrCode yang sudah
disimpan data per-ayam, kemudian melalui aplikasi kancer qrcode terseut di-scan dan
aplikasi akan menampilkan data ayam mulai dari umur sampai ke jumlah telur yang
dihasilkan oleh ayam tersebut.
Tahapan yang dilakukan dan pembuatan sistem ini adalah tahap rancang
bangun sistem, tahap implementasi sistem, tahap evaluasi dan tahap pelaporan hasil
kegiatan.
Saat ini, sistem Kancer yang terdiri dari alat sudah mencapai 90% dan aplikasi
sudah mencapai 90% dari hasil yang akan dicapai. Sistem kancer protoype 1 sudah di
uji coba ke peternakan mitra, dan mitra merasa puas dengan sistem Kancer ini. Saat ini
sistem Kancer dalam masa pengembangan sudah sampai ke Kancer 1.0, dan akan
diimplementasikan sepenuhnya di peternakan mitra.
Dari pengembangan sistem kancer ini, akan berpotensi mendapatkan hak paten,
berpotensi bernilai komersial dan berpotensi bekerja sama dengan pihak terkait. Tahap
selanjutnya yang akan dilakukan adalah mengemas alat kancer menjadi lebih komesial,
dan penyempurnaan aplikasi dengan memberikan fitur notifikasi guna memberi tahu
pengguna tentang informasi dikandang, submit artikel ilmiah, dan membuat laporan
akhir kegiatan
Kata Kunci : realtime, peternakan ayam petelur, mikrokontroler
DAFTAR ISI

PENGESAHAN LAPORAN KEMAJUAN PKM-T .................................................... ii


RINGKASAN .............................................................................................................. iii
DAFTAR ISI ................................................................................................................ iv
BAB 1. PENDAHULUAN ........................................................................................... 1
BAB 2. TARGET LUARAN ........................................................................................ 2
BAB 3. METODE ......................................................................................................... 2
3.1 Rancangan Bangun Sistem...................................................................................... 2
3.1.1 Analisis Sistem dan Perancangan Sistem ................................................... 2
3.1.2 Pengembangan Perangkat ........................................................................... 4
3.1.3 Pengujian Sistem......................................................................................... 5
3.2 Implementasi Sistem ................................................................................... 5
3.3 Evaluasi .............................................................................................................. 6
3.4 Pelaporan Hasil Kegiatan ................................................................................... 6
BAB 4. HASIL YANG DICAPAI ................................................................................ 6
4.1 Aplikasi Kancer ....................................................................................................... 7
4.2 Alat Kancer ......................................................................................................... 7
4.3 Hasil Pelatihan ........................................................................................................ 8
4.4 Artikel Ilmiah .......................................................................................................... 9
BAB 6. RENCANA TAHAP BERIKUTNYA ........................................................... 10
LAMPIRAN
DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Metode Pelaksanaan .................................................................................. 2


Gambar 3.2 Use case diagram ....................................................................................... 3
Gambar 3.3 activity diagram ......................................................................................... 3
Gambar 3.5 class diagram ............................................................................................. 4
Gambar 3.6 Rancangan sistem kancer .......................................................................... 5
Gambar 4.1 Tampilan Aplikasi Kancer ........................................................................ 7
Gambar 4.2 Kancer Prototype 1............. ............................................................................. 8
Gambar 4.3 Kancer Prototype 2........... ......................................................................... 8
Gambar 4.4 Kancer versi 1.0 ........................................................................................ 8

DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Tabel Rangkuman Pencapaian ...................................................................... 6
1

BAB 1. PENDAHULUAN
Kebutuhan telur ayam konsumsi nasional pada tahun 2018 sebanyak 2.766.760
ton dengan jumlah produksi 2.968.954 ton, sehingga diperoleh kelebihan stok nasional
sebanyak 202.195 ton. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2017
ekspor telur ayam sebanyak 386 ton, angka ini meningkat 27,39 persen dibandingkan
pada tahun 2016. Namun, meskipun produksi telur saat ini masih mencukupi kebutuhan
nasional, tetapi harga dipasaran tidak stabil karena ada pembatasan pembibitan dan
pembatasan obat-obatan yang pada akhirnya ayam lambat berproduksi. Selain itu,
cuaca ekstrim di sejumlah wilayah juga mempengaruhi produktivitas dari ayam dan
penurunan suplai ke pasaran membuat pasokan ke pasar berkurang sedangkan
permintaan meningkat. (Septian, 2018)
Peternakan Ayam Linda merupakan salah satu peternakan ayam petelur yang
ada di Kota Padang. Dalam bisnis peternakan ini, masalah yang sering dihadapi adalah
masalah penyakit ayam, penyakit ini dapat diakibatkan oleh virus, faktor cuaca, dan
faktor suhu. Cuaca yang tidak kondusif seperti hujan secara terus menerus dapat
mengakibatkan ayam tersebut sakit bahkan bisa sampai mati. Dan suhu yang terlalu
dingin atau terlalu panas pun juga dapat mempengaruhi kesehatan ayam.
Kemudian dalam melakukan pemantauan perkembangan ayam, pemilik
peternakan masih menggunakan cara yang manual yaitu dengan cara mengingat-ingat
kapan ayam ini bertelur, kapan pemberian vitamin, dan berapa ayam yang mati, dan
dalam memantau kondisi kandang, suhu, dan cuaca peternak masih melakukannya
dengan cara menerka-nerka, belum dapat mengetahui suhu dan cuaca secara pasti.
Tentu hal ini membuat pemantauan perkembangan ayam tidak efektif karna setiap
waktunya semakin banyak data yang harus diolah untuk melihat perkembangan ayam
tersebut.
KANCER merupakan sistem yang dapat memudahkan dalam melakukan
pemantauan perkembangan, seperti kemudahan dalam pemantauan bibit baru,
produktivitas ayam dalam memproduksi telur, vitamin, pakan, ayam yang mati, suhu,
cuaca dan lain-lain. Sehingga perkembangan ayam dapat terkontrol dengan baik. Maka
dengan mengembangkan sistem KANCER ini pemantauan perkembangan ternak ayam
dengan memanfaatkan teknologi QRCode dan dibantu dengan alat-alat pendeteksi
cuaca dan suhu, dapat membantu pekerjaan peternak ayam dalam memantau
perkembangan ayam dan juga dapat membantu dalam peningkatan kualitas peternakan
ayam.
2

BAB 2. TARGET LUARAN


Luaran yang diharapkan dari sistem ini adalah :
1. Sistem monitoring perkembangan ayam petelur yang dapat memberikan
informasi ke pihak peternakan terkait perkembangan ayam dan keadaan
kandang yang terhubung ke mikrokontroler untuk mengirim pemberitahuan ke
aplikasi android.
2. Artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi.

BAB 3. METODE

Terdapat 2 tahapan yang dilakukan dalam merealisasikan sistem KANCER, yaitu


tahap Rancang Bangun Sistem dan tahap Implementasi Sistem.
3.1 Rancangan Bangun Sistem
Tahap-Tahap dalam rancangan sistem dapat dilihat pada gambar 3.1

Analisis Sistem

Perancangan

Pengembangan Perangkat

Pengujian Sistem

Gambar 3.1 Metode Pelaksanaan

3.1.1 Analisis Sistem dan Perancangan Sistem


Untuk memperkuat dasar ide pembuatan sistem ini, maka dilakukan
analisis sistem yang berisi serangkaian kegiatan pencarian dan pemahaman
masalah yang dialami peternak, dan survei langsung ke tempat peternakan.
Selanjutnya melakukan perancangan sistem sesuai dengan kebutuhan mitra.
Tahap perancangan yang dilakukan adalah :
1. Desain Sistem
3

Desain sistem akan dibuat dengan UML (Unified Modeling Language)


yang terdiri dari use case, sequence diagram, activity diagram dan class
diagram. Perancangan sistem akan mendukung proses pengerjaan aplikasi.
Bentuk desain sistem kancer adalah :

Gambar 3.2 Use case diagram

Gambar 3.3 activity diagram


4

Gambar 3.5 class diagram


2. Database
Untuk penyimpanan data kancer menggunakan firebase database realime,
sehingga data dapat ditampilkan secara realtime tanpa perlu load page.
3. Desain user interface
Userinterface yang akan dirancang adalah user interface yang informative
dan mudah digunakan oleh pengguna, sehingga pengguna tidak merasa
kebingungan saat menggunakan aplikasi ini.

3.1.2 Pengembangan Perangkat


Sistem yang akan dibuat berupa alat dan aplikasi. Pada alat dirangkat
dari beberapa modul elektronika nodemcu, sensor dht11, sensor hujan, sensor
intensitas cahaya dan komponen elektronika lainnya. Pada aplikasi akan dibuat
dalam bentuk tampilan informasi tampilan data yang dikirik oleh alat dan
tampilan informasi ayam. Software yang digunakan untuk pembuatan sistem
adalah Android Studio yang menggunakan bahasa JAVA dan Arduino IDE
yang menggunakan bahasa C.
Pada sistem ini, Qr-Code akan dipasang pada setiap kandang ayam. Saat
peternak melakukan pindai Qr-Code melalui aplikasi kancer, informasi per-
ayam akan ditampilkan pada layar aplikasi. Dan alat-alat mikrokontroler akan
dipasang di kandang untuk memberikan informasi keadaan kandang seperti
suhu, kelembaban, hujan dan cahaya yang dikirim melalui wireless. Dan setiap
informasi yang ada akan dikirimkan pemberitahuan ke aplikasi kancer.
Rancangan sistem dapat dilihat pada Gambar 3.6
5

Gambar 3.6 Rancangan sistem kancer


3.1.3 Pengujian Sistem
Qr-Code yang dipasang akan memberikan informasi detail tentang ayam
pada aplikasi KANCER saat pengguna melakukan pemindaian dengan cepat.
Data QrCode merupakan data kiriman dari server. Kemudian, sensor-sensor
yang dipasangkan dikandang dan diluar kandang akan mengirimkan hasil
sensor ke server setiap 5 detik, dan server akan mengolah data tersebut lalu
mengirimkan data tersebut ke client melalui aplikasi android.

3.2 Implementasi Sistem


Untuk mengimplementasikan sistem kancer ini, tahap-tahap yang dilakukan
adalah:
1. Edukasi pengguna
Sebelum melakukan implementasi dilapangan, sistem kancer
diperkenalkan terlebih dahulu kepada mitra. Pada tahap ini, menjelaskan
kepada mitra apa itu sistem kancer, bagaimana menggunakannya, dan apa
keuntungan dan kemudahan yang diberikan sistem kancer dalam proses
memonitoring perkembangan ayam petelur.
2. Instalasi Alat dan Aplikasi
6

Setelah mitra paham dan mengerti tentang sistem Kancer, tahap


selanjutnya adalah melakukan instalasi alat dan aplikasi. Alat yang sudah
dirangkai dipasang di kandang ayam kemudian aplikasi Kancer diinstal di
smartphone android mitra. Dan untuk QrCode dipasangkankan pada tiap-
tiap ruang ayam peterlur.
3. Implementasi Prototype
Tahap selanjunya adalah aplikasi dan alat digunakan oleh mitra selama
lebih kurang dalam kurun waktu 1 minggu, untuk menggetahui kesiapan
mitra dan alat. Apakah mitra dapat terbantu dan apakah alat bekerja dengan
baik.
4. Implementasi Alat
Implementasi alat dilakukan setelah alat dan aplikasi benar-benar sudah
baik untuk digunakan sepenuhnya oleh mitra.
3.3 Evaluasi
Tahap evaluasi dilakukan untuk melihat kepuasan mitra dan perubahan yang
dirasa oleh mitra setelah menggunakan sistem Kancer ini.
3.4 Pelaporan Hasil Kegiatan
Setelah melakukan tahapan-tahapan diatas, tahap terakhir adalah melakukan
pelaporan hasil kegiatan. Perlaporan hasil kegiatan terdiri dari :
a. Penulisan laporan akhir
b. Artikel ilmiah
c. HaKI (Hak Kekayaan Intelektual )

BAB 4. HASIL YANG DICAPAI


Hasil yang sudah dicapai dalam pembuatan sistem ini adalah sebagai berikut :
Tabel 4.1 Tabel Rangkuman Pencapaian
No. Jenis Luaran Indikator Pencapain
1. Aplikasi Kancer 90%
2. Alat mikrokontroller 90%
3. Presenter Pada Seminar Nasional Sistem
Draf
Informasi dan Teknologi (SISFOTEK)
4. Publikasi Jurnal di RESTI (Rekayasa Sistem
dan Teknologi Informasi) Terakreditasi Draf
SINTA peringkat 2
5. Kepuasan Mitra terhadap sistem Kancer
a. Kelengkapan Isi Puas
b. Keakuratan Puas
7

c. Tampilan Puas
d.Kemudahan Puas
e.Ketepatan Puas

4.1 Aplikasi Kancer


Pada aplikasi Kancer terdapat menu untuk memindai QrCode dan menu untuk
catatan vitamin dan obat. Dan juga terdapat informasi yang dikirmkan alat berupa hasil
sensor suhu, kelembaban dan hujan di lokasi kandang. Aplikasi dilengkapi dengan
grafik perubahan suhu dan kelembaban pada kandang.

Gambar 4.1 Tampilan Aplikasi Kancer


4.2 Alat Kancer
Alat tersebut dikemas dalam bentuk kotak yang terintegrasi dengan server dimana
alat akan mengirim hasil sensor suhu, kelembaban dan hujan di lokasi kandang ke
server, server akan menyimpan dan menampilkan pada aplikasi user.
8

a. Kancer Prototype
Kancer Prototype terdiri dari prototype 1 dan 2, Kancer Prototype 1
masih belum dikemas, alat ini akan mengirim hasil sensor ke server. Dan hasil
sensor akan diolah diserver dan dikirimkan ke aplikasi pengguna. Namun hasil
sensor belum di simpan secara keseluruhan, pada prototype 1.
Kancer Prototype 2 sudah dikemas dalam satu kotak, dan cara kerjanya
sama dengan prototype 1. Untuk hasil sensor data sudah disimpan dan dapat
dilihat grafik perubahan suhu dan kelembaban.

Gambar 4.2 Kancer Prototype 1 Gambar 4.3 Kancer Prototype 2


b. Kancer 1.0
Kancer 1.0 dikemas dalam bentuk kotak yang terbuat dari mika,
sehingga alat kancer tidak mudah rusak, dan bentuknya pun lebih rapi.

Gambar 4.4 Kancer versi 1.0

4.3 Hasil Pelatihan


Pelatihan sistem dilakukan pada hari rabu, tanggal 12 Juni 2019, mulai dari jam
10.00 hingga jam 12.00. Pelatihan bertempat di Peternakan ayam linda by pass Kota
Padang. Pelatihan ini bertujuan untuk menjelaskan kepada mitra cara penggunaan dan
9

kegunaan sistem kancer. Mitra diminta untuk menginstal aplikasi Kancer ke


smartphone android mitra, kemudian alat diperlihatkan ke mitra, dan diberi petunjuk
cara menggunakannya. Seletah pelatihan dilakukan, mitra diminta untuk menggunakan
sistem kancer untuk mengetahui pemahaman mitra terhadap sistem.
Hasil pelatihan didapat bahwa mitra merasa terbantu dengan adanya sistem
Kancer ini, karna mitra dapat dengan mudah memantau perubahan-perubahan suhu dan
kelembaban dan dapat mengetahui hujan atau tidaknya di kandang. Dan mitra
berpendat tidak perlu membuat catatan dalam memonitoring perkembangan ayam,
cukup melalui aplikasi saja. Dan mitra meminta untuk sistem Kancer ini dapat
dikembangkan lagi sehingga dapat diterapkan di peternakan mitra.
4.4 Artikel Ilmiah
Artikel ilmiah yang akan dibuat dalam bentuk artikel penelitian yang diangkat
dari hasil penelitian. Pada kegiatan ini judul yang akan dijadikan artikel ilmiah adalah
“Penerapan Teknologi Dalam Meningkatkan Kualitas Peternakan Ayam Petelur”.
Pembuatan artikel ilmiah masih meunggu hasil dari rencana tahap berikutnya yaitu
pembuatan notifikasi untuk informasi kandang dan desain tampilan KANCER.

BAB 5. POTENSI HASIL

Berdasarkan hasil yang sudah didapatkan pada sistem ini, potensi hasil yang diperoleh,
yaitu:
a. Potensi hak paten
Sistem yang dibuat berpotensi mendapatkan hak paten dari Direktorat
Jendral Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) karen merupakan sesuatu yang baru
dan belum pernah dipublish di media manapun baik nasional maupun
internasional.
b. Potensi komersial
Sistem menghasilkan alat yang terhubung ke aplikasi android yang
berpotensi untuk diperkenalkan secara komersial atau dapat menghasilkan
finansial (bisnis).
Pada desain produk akan dibuat semenarik mungkin, seperti pembuatan
kandang ayam yang sudah dilengkapi dengan sistem mikrokontroler.
c. Kerjasama dengan pihak terkait
Tidak hanya bekerjasama dengan mitra, KANCER juga dapat bekerjasama
dengan lembaga peternakan dalam meningkatkan kualitas peternakan, dan
memudahkan dalam hal memonitoring perkembangan ternak.
10

BAB 6. RENCANA TAHAP BERIKUTNYA


Berdasarkan hasil pencapaian sistem yang telah dicapai hingga pembuatan laporan
kemajuan ini dibuat, maka rencana tahapan berikutnya untuk sistem ini adalah:
a. Merancang desain produk KANCER yang lebih komersial
Pada perancangan desain KANCER akan dibuat alat sensor semenarik
mungkin seperti barang pajangan untuk kandang ayam. Sehingga masyarakat
tertarik untuk membelinya. Produk Kancer berpotensi untuk diperkenalkan
secara komersial ke masyarakat terutama pemilik peternakan.
b. Menambahkan fitur notifikasi pada aplikasi
Pada tahap berikutnya di aplikasi akan ditambahkan fitur notifikasi
informasi keadaan kandang. Informasi tersebut berikan tentang peningkatan
atau penurunan suhu dan kelembaban pada kandang, dan juga alert jika terjadi
hujan.
c. Menyelesaikan artikel ilmiah
Artikel ilmiah akan disubmit dan publish di RESTI (Rekayasa Sistem
dan Teknologi Informasi) Terakreditasi SINTA peringkat 2
d. Pengerjaan laporan akhir
Pembuatan pelaporan pengerjaan dari hasil yang telah dicapai sejak
awal hingga akhir.

DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik . (2018) . Produksi Telur Ayam Petelur 2009-2018. Jakarta:BPS

Putri, Budi Rahayu Tanam, dkk.2017.Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Ras


Petelur. Universitas Udayan: Fakultas Peternakan

Qashlim, Akhmad, dan Hasruddin . (2015) . Implementasi Teknologi QR-Code Untuk


Kartu Identitas. KOMPUTAKI, 1,2
11

Lampiran 1. Rekapitulasi Biaya


Tanggal Uraian Penerima Pengeluaran Saldo (Rp)
(Rp) (Rp)
10/05/2019 Bantuan 600,000 600000
sementara dari
dosen
pembimbing
13/05/2019 40 poin kabel 45,000 555,000
jumper male to
female 30 cm
13/05/2019 Sensor hujan 23,000 532,000
13/05/2019 Arduino uno R3 98,000 434,000
CH30 (with
USB Cable)
13/05/2019 Sensor Cahaya 15,000 419,000
LDR
13/05/2019 Adapter 9V 1A 25,000 394,000
DC
13/05/2019 NodeMCU v3 82,000 312,000
ESP8266
13/05/2019 Sesor DHT11 25,000 287,000
13/05/2019 Ongkos Kirim 36,000 251,000
21/05/2019 Pembelian 124,000 375,000 0
paket
Telkomsel
19GB (5)
31/05/2019 Pencairan dana 6,240.000 6,240,000
ke REK 80%
ketua kelompok
oleh kampus
31/05/2019 Pengembalian 124000 6,116,000
dana pribadi
yang terpakai
1/06/2019 Fotocopy 4,500 6,111,500
logbook ofline
1/06/2019 Pengembalian 600,000 5,511,500
data bantuan
dosen
pembimbing
12/06/2019 Paket Data 75,000 5,436,500
telkomsel
12

14/06/2019 Pembelian 45,000 5,391,500


kertas A4 1 rim
14/06/2019 Pembelian ATK 24,000 5,367,500
(pena 4 buah)
12/06/2019 Biaya 20,000 5,347,500
perjalanan
membeli alat
12/06/2019 Pembelin 550,000 4,797,500
modem 4G
12/06/2019 Tambahan 10,000 4,787,500
pembelian kabel
jumper famale-
female
12/06/2019 Print dan 3,000 4,784,500
laminating
QrCode
12/06/2019 Pembelian 3,000 4,781,500
double tip
12/06/2019 Pembelian 320,000 4,461,500
power Bank
12/06/2019 SSD 256GB 538,000 3,923,500
M.2 / Turbo
2280
12/06/2019 RAM Samsung 450,000 3,473,500
DDR3L 4GB
18/06/2019 Pembelian akun 400,000 3,073,500
google
developer
console
17/06/2019 pembelian pulsa 100,000 2,973,500
untuk
perpanjang
paket data
20/06/2019 Pembelian PCB 7,000 2,966,500
21/06/2019 Pembuatan case 50,000 2,916,500
alat
mikrokontroler
21/06/2019 Pembelian Box 15,000 2,901,500
Komponen
21/06/2019 Female Pointpot 15,000 2,886,500
21/06/2019 Baut 1,000 2,885,500
22/06/2019 Sewa desain 50,000 2,835,500
pembuatan
banner
13

22/06/2019 Cetak xbanner 120,000 2,715,500

Dana Pribadi
Dana Bantuan Dosen
Pembimbing

Dana Dikti 80% : 6.240.000


Dana Yang terpakai : 4.248.000
Dana Sisi : 1.991.500

Lampiran 2 Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas


No Nama / Program Bidang Alokasi Uraian Tugas
NIM Studi Ilmu Waktu
(jam/ming
gu)
1. Putri Manajemen Teknologi 20 - Koordinasi Tim
Huriati informatika Informasi - Pengujian Aplikasi
dan Alat
- Evaluasi
2. Jufri Manajemen Teknologi 20 - Desain Aplikasi
Chory informatika Informasi - Survei alat dan
Putri bahan
- Pengujian Alat
- Evaluasi
3. Anisa Manajemen Teknologi 20 - Pembuatan Alat
Yeni informatika Informasi - Survei Lokasi
Chandra - Evaluasi
4. Arnila Manajemen Teknologi 18 - Studi Pustaka
Cahya informatika Informasi - Pembuatan Laporan
Febri - Pembuatan Modul
Mendrofa - Evaluasi

Lampiran 3 Nota Pembayaran


14
15
16
17

Lampiran 4 Dokumentasi

Proses Perakitan alat

Diskusi dengan pembimbing

Histori pembelian alat yang dibeli secara online


18

Proses pembelian alat tambahan

Diskusi dengan Dosen

Foto bersama dengan mitra saat melakukan kunjungan

Proses Pembuatan Alat menjadi lebih sempurna


19

Proses Testing sistem ke mitra

Proses Pelatihan Sistem Kancer