Anda di halaman 1dari 5

KERANGKA ACUAN KERJA IMUNISASI

PUSKESMAS GENTENG KULON

Salah satu indikator yang penting untuk mengetahui derajat kesehatan di


suatu negara adalah banyaknya angka kematian bayi, dan hingga saat ini di
Kabupaten Banyuwangi tahun 2015 terdapat 23 kasus setara 46/100.000 KH. Di
wilayah kerja Puskesmas Genteng Kulon AKB ada 4 kasus. Karena AKB di
Kabupaten Banyuwangi cukup tinggi perlu adanya pencegahan, upaya yang
dilakukan yaitu salah satunya dengan imunisasi yang intervansi yang paling efektif
dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi balita.
Wilayah kerja Puskesmas Genteng Kulon terdiri dari 3 desa Genteng Kulon,
Setail, Kaligondo dengan luas wilayah kerja 51,22 km 2 dan dapat di akses dengan
kendaraan roda dua dan roda empat. Total jumlah penduduk 46.536 juta. Fasilitas
pelayanan kesehatan yang dimiliki Puskesmas Genteng Kulon terdiri dari satu
puskesmas induk, 2 puskesmas pembantu, satu polindes, 3 poskesdes, 61
posyandu balita, 7 posyandu lansia, dan 6 posbindu PTM dengan jumlah karyawan
38 orang.
Untuk mencapai peningkatan cakupan yang merata dan berkualitas di
puskesmas dengan memaksimalkan kinerja sumber daya yang ada dan upaya
perbaikan dilakukan secara terus menerus, maka diperlukan kerangka acuan kerja
imunisasi ini sebagai salah satu acuan atau pedoman dalam melaksanakan setiap
kegiatan imunisasi oleh pelaksana imunisasi Puskesmas Genteng Kulon.

A. LATAR BELAKANG
Imunisasi telah diakui sebagai upaya pencegahan penyakit yang paling
mendekati kesempurnaan dan sangat berdampak terhadap peningkatan kesehatan
masyarakat. Salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam
bidang kesehatan adalah upaya kesehatan untuk bayi yaitu imunisasi.
Program imunisasi di Indonesia kemudian diperbaharui dan dikembangkan
semejak tahun 1977 dengan tujuan memberikan perlindungan terhadap 8 macam
penyakit yaitu TBC, Diftheri, Pertusis, Tetanus, Campak, Polio, dan Hepatitis B
serta Meningitis, melalui antigen BCG, Pentavalen (DPT/HB/HiB), Polio, Campak,
dan Hepatitis B.

Program imunisasi diatur oleh Kementrian Republik Indonesia , bertanggung


jawab menetapkan sasaran, jumlah, penerima imunisasi, kelompok umur, serta tata
cara memberikan vaksin kepada sasaran. Pelaksanaan program imunisasi
dilakukan oleh unit pelayanan kesehatan pemerintah dan swasta. Institusi swasta
dapat memberikan pelayanan imunisasi sepanjang memenuhi persyaratan perijinan
yang telah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan.

Hasil Pencapaian Program Imunisasi

Target
sasaran Pencapaia Kesenjanga
No Pelayanan Imunisasi
tahun 2015 n (%) n
(%)
1 Imunisasi HB 0 – 7 hari 90 99,45 -
pada bayi
2 Imunisasi BCG pada bayi 95 94,87 0,13
3 Imunisasi DPT/HB1 pada 95 96,08 -
bayi
4 Imunisasi DPT/HB3 pada 90 92,88 -
bayi
5 Imunsasi Campak pada bayi 90 93,17 -
6 Drop Out DPT/HB1 – ±10 1,03 -
Campak
7 Drop Out DPT/HB1 – ±10 1,03 -
DPT/HB3
8 Imunisasi Dasar Lengkap 80 102,76 -
9 UCI Desa 100 100 -
10 Imunisasi DT pada kelas 1 95 100 -
SD
11 Imunisasi Campak pada 95 100 -
kelas 1 SD
12 Imunisasi Td pada 95 100 -
kelas 2 dan 3 SD
13 Imunisasi TT5 pada wus 80 100 -
(15 – 45 tahun)
14 Grafik pemantauan suhu 365 × 2 100 -
lemari es vaksin
15 Ketersediaan vaksin 800 800 -
16 Imunisasi lanjutan 80 84,41 -
DPT/HB/HiB4 pada batita
umur 18 – 36 bulan
17 Imunisasi lanjutan campak 80 46,53 33,47
pada batita umur 24 – 36
bulan

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Memberikan kekebalan pada bayi, balita, anak sekolah, serta ibu sehingga
dapat mengakselerasi penurunan angka kesakitan dan kematian.Hal ini
sebagai acuan pelaksanaan bagi karyawan guna meningkatkan tata kerja dan
lingkungan kerjanya sesuai dengan tata nilai Puskesmas Genteng Kulon Yaitu
KEREN singkatan dari kerja sama dan komitmen.
2. Tujuan Khusus
a. Tercapainya target Universal Child Immunzation (UCI) yaitu cakupan
imunisasi dasar lengkap 100% secara merata dan berkualitas pada bayi di
setiap desa.
b. Memberikan kekebalan perlindungan secara menyeluruh pada bayi, balita,
anak sekolah, serta ibu terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan
imunisasi (PD3I).
c. Meningkatkan kemampuan dan kecakapan pengelola vaksin sehingga dapat
digunakan dengan baik dan berdaya guna untuk masa depan bayi, balita,
dan ibu.

C. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Kegiatan yang dilaksanakan untuk melakukan penyelanggaraan imunisasi
oleh petugas Puskesmas Genteng Kulon melalui beberapa kegiatan antara lain :
1. Pelaksanaan imunisasi rutin oleh bidan pelaksana imunisasi.
2. Pelaksanaan imunisasi oleh bidan praktek swasta.
3. Pelaksanaan imunisasi disekolah.

D. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Pelaksanaan imunisasi rutin oleh bidan pelaksana imunisasi
- Merencanakan jadwal kegiatan pelayanan imunisasi di masing-masing
posyandu/BKIA
- Memberitahukan jadwal kegiatan pelayanan imunisasi di masing-masing
posyandu/BKIA
- Melaksanakan imunisasi sesuai jadwal kegiatan pelayanan imunisasi di
masing--masing posyandu/BKIA
- Memberikan penyuluhan dan sweeping rutin setiap selesai kegiatan
posyandu
- Mencatat dan melaporkan hasil kegiatan imunisasi di buku kohort bayi
- Mengadakan pertemuan rutin setiap akhir bulan membahas hasil kegiatan
PWS imunisasi dan langkah-langka bilamana ada hambatan
2. Pelaksanaan imunisasi oleh bidan praktek swasta
- Merencanakan jadwal kegiatan pelayanan imunisasi oleh BPM
- Memasang/menempel jadwal di ruang tunggu pasien oleh BPM
- Melaksanakan imunisasi oleh BPM
- Mencatat dan melaporkan hasil kegiatan imunisasi ke Puskesmas Genteng
Kulon
- Melakukan koordinasi dengan BPM untuk meningkatkan hasil kegiatan
imunisasi
3. Pelaksanaan imunisasi di sekolah
- Merencanakan jadwal kegiatan pelaksanaan imunisasi di sekolah
- Melakukan koordinasi lintas sektor dan sekolah tentang jadwal kegitan
pelaksanaan imunisasi di sekolah
- Persiapan logistik dan alat serta bahan untuk kegiatan imunisasi di sekolah
- Memberitahukan jadwal kegiatan pelaksanaan imunisasi di sekolah
- Melaksanakan kegiatan imunisasi di sekolah
- Mencatat dan melaporkan hasil kegiatan imunisasi di sekolah
- Koordinasi dengan sekolah tentang hambatan kasus KIPI
E. SASARAN
- Bayi umur 0 – 11 bulan
- Balita umur 18 – 36 bulan
- Anak SD kelas 1, 2, 3

F. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Bulan Ke
No. Imunisasi
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pelaksanaan imunisasi rutin
1 oleh bidan pelaksana
puskesmas
2 Pelaksanaan imunisasi di BPM
Pelaksanaan imunisasi di
3
sekolah

G. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Pelaporan kegiatan penyelenggaraan imunisasi dilakukan setiap akhir
kegiatan dan hasilnya dilaporkan setiap 1 bulan sekali.

H. PENCATATAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI KEGIATAN


Hasil kegiatan penyelenggaraan imunisasi dicatat dalam laporan P2
imunisasi dan dilaporkan ke Dinas Kesehatan Banyuwangi di seksi P2 imunisasi.
Evaluasi hasil kegiatan imunisasi/PWS imunisasi di evaluasi setiap akhir bulan.

I. PEMBIAYAAN
Koordinator imunisasi merencanakan dan melaporkan kebutuhan kegiatan
penyelenggaraan imunisasi melalui BOK.

Mengetahui
Kepala UPTD Puskesmas Genteng Kulon

dr. H. Yos Hermawan


NIP. 19670714 200312 1 003