Anda di halaman 1dari 2

# Ternak Cupang 1 #

Lakukan pemijahan ketika induk jantan dan betina siap dikawinkan atau sudah
masuk fase matang gonad. Ciri-ciri induk ikan cupang siap dikawinkan yaitu:

# Cupang Jantan :
- Berumur 4-8 bulan
- Bentuk badan panjang
- Siripnya panjang dengan warna terang atraktif
- Gerakannya agresif dan lincah

# Cupang Betina :
- Umur 3-4 bulan
- Bentuk badan membulat dengan perut buncit
- sirip pendek dengan warna kusam tidak menarik
- Gerakan lambat

# Pemijahan Ikan Cupang


- Ketika induk ikan cupang sudah siap kawin, maka siapkanlah wadah seperti
aquarium kecil yang berukuran 20x20x20 cm.
- Sediakan juga gelas plastik untuk ikan cupang betina dan tumbuhan air, misal
kayambang.
-Dalam sekali kawin, telur yang dihasilkan ikan cupang mencapai 1000 butir. Dalam
24 jam setelah pembuahan, telur-telur tersebut akan menetas.
- Walaupun telur yang dihasilkan banyak, namun tingkat kematiannya sangat tinggi.
-Ikan cupang jantan dapat dikawinkan hingga 8 kali dalam interval waktu 2-3
minggu. Sedangkan betina, usahakan cukup sekali saja. Karena jika dipaksakan
akan menghasilkan ikan yang didominasi berkelamin betina.

# Langkah-langkah Pemijahan
-Tempat pemijahan diisi dengan air bersih setengah aquarium kecil (dilebihkan
sedikit).
- Gunakan air sungai yang jernih. Sebelum dimasukan ke aquarium tempat
pemijahan, air diendapkan terlebih dahulu.
- Jangan menggunakan air kemasan atau PAM yang mengandung kaporit.
- Tambahkan tumbuhan air ke aquarium pemijahan sebagai tempat berlindung
burayak.
- Tapi ngat, jangan terlalu banyak, karena akan oksigen terlarut dalam air akan habis
oleh tumbuhan air tersebut.
-Masukan ikan cupang jantan ke aquarium pemijahan.
- Biarkan selama satu hari di aquarium tersebut.
- Masukan ikan cupang betina ke dalam gelas plastik dan simpan di aquarium
tempat pemijahan.
- Ini dimaksudkan agar ikan cupang jantan mengeluarkan gelembung-gelembung
untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi.
- Setelah gelembung-gelembung dirasa cukup. keluarkanlah ikan cupang dari gelas
plastik dan masukan ke aquarium tempat pemijahan.
- Waktu pemijahan sekitar pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore.
- Karena ikan ini cukup sensitif, tempatkanlah aquarium pemijahan di tempat yang
tenang, terhindar dari hilir mudik orang lewat dan suara bising.
- Setelah terjadi pembuahan, keluarkan ikan cupang betina dari aquarium
pemijahan. Karena jika tidak, telur-telur yang telah dibuahi akan dimakan.
- Biarkan ikan cupang jantan yang bertanggung jawab menjaga dan membesarkan
burayak.
- Ikan cupang jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi kemudian
ditempatkan di gelembung-gelembung yang telah dibuatnya.
-Tunggu sekitar satu hari, telur-telur akan menetas.
- Tidak perlu dikasih pakan selama tiga hari ke depan. Karena masih adanya nutrisi
yang terbawa dalam telur. Induk jantan juga berpuasa selama menjaga burayak.
-Di hari ke-4 berikanlah pakan berupa kutu air (daphnia atau monia).
- Pakan yang diberikan jangan melebihi jumlah burayak, karena akan mengotori air
yang menyebabkan burayak pada mati.
- Ikan cupang jantan diambil dari aquarium pemijahan setelah dua minggu stelah
menetasnya telur.
- Buarayak dipindahkan ke aquarium lebih besar atau wadah lainnya yang memiliki
volume lebih besar.
- Berikanlah pakan berupa kutu air yang lebih besar atau bisa juga larva nyamuk.
Ketika mencapai umur 1,5 bulan, pilah ikan cupang berdasarkan jenis kelamin.
Pisahkan ke wadah pembesaran.

“ JANGAN PERNAH MENYERAH DAN BERHENTI DI SATU TITIK “