Anda di halaman 1dari 15

Hukum Trading Binary Dalam Islam

dan Dalilnya
Beberapa tahun belakangan, trading binary option memang sudah kian
populer khususnya untuk para trader. Tidak hanya metodenya yang
sangat mudah, akan tetapi keuntungan yang bisa diperoleh juga sangat
besar. Akan tetapi, hal tersebut tentunya juga menimbulkan pertanyaan
mengenai apakah dasar hukum Islam mengenai trading binary dalam
Islam diperbolehkan atau tidak. untuk lebih jelasnya, silahkan simak
ulasan dari kami berikut ini.

ads
Pengertian Binary Option
Sebelum masuk ke pembahasan inti mengenai hukum trading binary
dalam Islam, ada baiknya anda memahami terlebih dulu apa pengertian
dari trading binary dan bagaimana sistem kerjanya. Binary option
adalah satu dari sekian banyak instrumen keuangan untuk membeli
sebuah aset pada sistem kontrak sehingga bisa mendapatkan
keuntungan saat kontrak itu sudah expired atau kadaluarsa.

Dalam prakteknya, trading binary ini bisa terjadi dua kemungkinan yakni
harganya yang naik dan juga turun. Dari sini bisa dianalisa tentang
harga yang naik atau turun saat kontrak yang akan beli nantinya akan
kadaluwarsa. Yang bisa dilakukan hanyalah menganalisa harga naik dan
turun tersebut dan tentang keuntungannya sendiri sudah ditentukan
sejak awal proses trading. Ini membuat kita sebelum memutuskan
untuk membeli aset harus mengetahui dengan baik keuntungan yang
bisa didapat jika analisis yang sudah diperkirakan tersebut terbukti
benar.

Cara Kerja Trading Binary


Untuk melakukan trading binary option, maka lebih dulu harus membuat
akun pada beberapa broker trading binary. Ada sangat banyak broker
yang bisa dipilih dan apabila sudah memiliki 1 broker, maka bisa
memilih trading aset UER/USD dari broker tersebut. Dalam aplikasi
broker tersebut, akan terdapat pola data yang bisa digunakan sebagai
analisis. Sebagai contoh jika memprediksi harga EUR/USD akan naik
dalam waktu 10 menit berikutnya, maka bisa memutuskan untuk
memasang investasi contohnya dengan modal $100.

Sebelum memasang investasi, maka perlu juga diperhatikan tentang


jumlah keuntungan yang bisa didapat jika memang benar dalam 10
menit berikutnya harga EUR/USD akan naik. Sebagai contoh, jika
tertulis 90%, maka selanjutnya hanya harus memasukkan nilai
invesrtasi yang diinginkan dan menunggu selama 10 menit.
Sehingga, jika menaruh investasi sebanyak $100 dan dalam 10 menit
berikutnya harga EUR/USD naik, maka bisa mendapatkan keuntungan
90% dari $100 yakni $90. Sehingga, jumlah yang dimiliki menjadi $190.
Akan tetapi, jika prediksi anda terbukti salah, maka keuntungan tidak
bisa didapatkan alias 0%.

Hukum trading dalam Islam


Dari fatwa MUI nomor 28/DSN-MUI/III/2002 tentang jual beli mata uang
sudah diputuskan jika pada dasarnya, jual beli mata uang [Al Sharf]
hukumnya diperbolehkan, akan tetapi dengan beberapa ketentuan yang
sudah berlaku. Keputusan fatwanya dan juga adalah:

A. Menimbang:
 Dalam sejumlah kegiatan untuk memenuhi berbagai keperluan,
sehingga seringkali diperlukan transaksi jaul beli mata uang [Al Sharf],
baik dalam mata uang sejenis atau antar mata uang berlainan jenis.
 Bahwa dalam ‘urf tijari [tradisi perdagangan], transaksi jual beli
mata uang dikenal dalam beberapa bentuk yang memiliki status hukum
berbeda dalam pandangan Islam.
 Supaya kegiatan bisa dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, DSN
memandang perlu untuk menetapkan fatwa tentang Al Sharf untuk
dijadikan sebagai pedoman.

B. Mengingat:
1. QS. Al Baqarah [2]: 275

“… Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba ….”

2. Hadits Nabi riwayat Al Baihaqi dan Ibnu Majah

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh


dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak)” [HR. Al
Baihaqi dan Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban].

3. Hadits Nabi riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmizi, Nasa’i, dan Ibn
Majah

“(Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan


gandum, sya’ir dengan sya’ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan
garam (dengan syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika
jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.”

4. Hadits Nabi riwayat Muslim


Hadits Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan
Ahmad, dari Umar bin Khatthab, Nabi s.a.w. bersabda, “(Jual beli) emas
dengan perak adalah riba kecuali (dilakukan) secara tunai.”

5. Hadits Nabi riwayat Muslim

Hadits Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi s.a.w.
bersabda, “Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama
(nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang
lain; janganlah menjual perak dengan perak kecuali sama (nilainya) dan
janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain; dan
janganlah menjual emas dan perak tersebut yang tidak tunai dengan
yang tunai.”

6. Hadits Nabi riwayat Muslim

Hadits Nabi riwayat Muslim dari Bara’ bin ‘Azib dan Zaid bin Arqam,
“Rasulullah SAW melarang menjual perak dengan emas secara piutang
(tidak tunai).”

7. Hadits Nabi riwayat Tirmidzi

Hadits Nabi riwayat Tirmidzi dari ‘Amr bin ‘Auf Al Muzani, Nabi s.a.w.
bersabda, “Perjanjian boleh dilakukan di antara kaum muslimin kecuali
perjanjian yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang
haram; dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali
syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.”

8. Ijma’

Para ulama sepakat [ijma’] jika akad Al sharf disyariatkan dengan


beberapa syarat tertentu.

C. Memutuskan
Ketentuan Umum
Transaksi jual beli mata uang dan usaha menurut Islam pada prinsipnya
diperbolehkan dengan ketentuan:

 Tidak untuk spekulasi atau untung untungan.


 Terdapat kebutuhan transaksi atau untuk berjaga jaga atau
simpanan.
 Jika transaksi dilakukan pada mata uang sejenis maka nilainya
harus sama dan dilakukan dengan tunai.
 Jika berlainan jenis maka dilaksanakan dengan nilai tukar atau
kurs yang berlaku saat transaksi dilakukan dan secara tunai.

Jenis Transaksi Valuta Asing


 Transaksi spot: Transaksi pembelian dan penjualan valuta asing
atau valas untuk diserahkan pada saat itu atau over the counter atau
penyelesaian paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya
diperbolehkan sebab masih dianggap tunai, sementara jika dalam 2 hari
dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan
menjadi transaksi internasional.
 Transaksi forward: Transaksi hikmah jual beli valas yang nilainya
ditetapkan sekarang dan berlaku untuk waktu antara 2×24 jam hingga
setahun. Hukumnya menjadi haram sebab harga yang dipakai adalah
harga yang diperjanjikan [muwa’addah] dan penyerahannya dilakukan
pada hari sesudahnya meski harga yang berlaku pada saat penyerahan
belum tentu sama dengan nilai yang disepakati kecuali jika dalam
bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak bisa dihindari.
 Transaksi swap: Sebuah kontrak pembelian atau penjualan valas
dengan harga spot yang dipadukan dengan pembelian antara penjualan
valas sama dengan harga forward. Ini hukumnya haram karena
mengandung unsur maisir [spekulasi].
 Transaksi option: Kontrak untuk mendapatkan hak dalam rangka
membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan pada
sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu akhir yang
ditentukan. Ini hukumnya adalah haram sebab mengandung unsuru
maisir [spekulasi].

Bahaya Trading Binary


Berbicara tentang pilihan memang berada di tangan anda, jika sekedar
untuk bersenang sebang, maka bisa memilih binary option atau binary
trading. Namun jika ingin serius trade dan ingin menjadi seorang
profesional trader, maka bisa mempelajri lebih seriud dan terjun
langsung dalam trading forex spot.

Perlu diketahui jika trading binary cukup sulit membuat seseorang


menjadi kaya, akan tetapi jika trading forex spot bisa halal hukumnya
dengan syarat trading harus memakai analisa ternikal dan juga
memanfaatkan berita pasar dunia. Apabila trading pada binary tersebut
hanya ditebak tebak, maka hukumbinary tersebut berubah menjadi
haram.

Dalam Islam, semua urusan perdagangan yang jelas memang


diharuskan, akan tetapi jika tidak jelas maka harus ditinggalkan dan
jangan sampai memberi makan haram untuk keluarga.

Dalam putusan diatas sudah disepakati secara umum jika transaksi


diperbolehkan selama tidak melanggar ketentuan yang bisa
memperbolehkannya. Sedangkan hukum trading binary menurut Islam
seperti yang sudah disepakati dalam surat keputusan, maka hukumnya
adalah haram sebab trading binary merupakan kategori transaksi option
yang mengandung unsur spekulasi di dalamnya.

Trading binary sebenarnya merupakan trading yang memanfaatkan naik


dan turun saja sehingga tidak bisa di batalkan atau di cancel dalam
rentang waktu tertentu. Sebenarnya, jika harus memilih trading binary,
maka akan lebih baik untuk memilih trading forex yang umumnya
merupakan non binary sebab strategi yang digunakan bisa diatur dan
tidak menjurus pada menerka atau menebak yang hukumnya bersifat
haram dan menjadi contoh jual beli terlarang.

Demikian ulasan dari kami tentang hukum trading binary dalam Islam
yang bisa berubah menjadi halal jika tidak melanggar ketentuan yang
sudah ditetapkan dan juga menjadi haram apabila masuk dalam
transaksi option. Semoga bisa bermanfaat dan menambah informasi
anda.
Mengenal Trading Binary Option
Rabu, 27 Juni 2018 08:30Ekonomi Syariah

Bagikan

Ilustrasi (valasonline.com)
“Tak kenal maka tak sayang.” Demikianlah sebuah pepatah berujar. Seolah pepatah
ini mengingatkan kita agar jangan buru-buru benci dulu terhadap sesuatu, atau
sebaliknya jangan buru-buru suka dulu terhadap sesuatu sebelum benar-benar
mengenal dirinya. Indah nian pepatah ini. Selaras dengan maksud sebuah hadits agar
mencintai sekadarnya dan membenci sesuatu dengan sekadarnya! Jangan-jangan
sesuatu yang dibenci, kelak malah yang dicintai. Sebaliknya, yang sekarang dicintai,
ternyata di belakang justru yang dibenci.

Trading binary option. Pertama kali ketika dihadapkan dengan istilah ini, penulis
langsung fokus pada kata “binary” (dua) dan “option” (pilihan). Dua pilihan. Memilih
apa, dan bagaimana cara memilih? Itulah yang membuat penasaran penulis.
Akhirnya, penulis coba mengkajinya lebih mendalam lagi.
Trading binary option. Ya, itulah nama dari salah satu brand besar dewasa ini di
antara beberapa brand lain yang dimunculkan oleh para spekulan pasar.
Sebenarnya, trading binary ini mencakup beberapa trading lain, antara lain trading
forex, trading cryphto, commodity, indeks saham, dan lain-lain. Masing-masing
jalur trading disediakan oleh sebuah situs broker yang berupa perusahaan penyedia
jasa layanan trading.

Perlu pembaca ketahui bahwa trading binary merupakan sebuah upaya perdagangan
yang dilakukan dengan jalan membeli valuta asing via online berdasar pergerakan
kurs uang di bursa internasional dengan pola kurs yang “fluktuatif”, bisa naik dan
bisa turun. Sifat fluktuatifnya ini yang tidak bisa diprediksi oleh kalangan awam. Ia
hanya bisa diprediksi oleh orang yang memang sudah ahlinya dan mengenal
pergerakan pasar uang.

Karena bergantung pada cepatnya fluktuasi daya akses peer atau jaringan online
yang digunakan oleh individu trader, maka sebagai langkah keadilan pasar agar
individu yang terlibat di dalam “trading binary option”, tidak dirugikan, maka sistem
“broker trading binary option” selalu menyediakan:

1. Tutorial cara bertrading


2. Membatasi waktu jatuhnya opsi trader
3. Menyediakan predictor robotic

Ketiga fasilitas ini adalah selaras dengan kepentingan individu trader untuk
menetapkan “detik deal transaksinya” sehingga kemudian uangnya bisa ditukar pada
waktu jatuh tempo detik itu. Selain itu, ketiga fasilitas di atas juga memiliki hubungan
dengan daya akses internet yang dipergunakan oleh trader dengan informasi sumber.
Makanya, setiap situs broker di awal pengenalannya selalu menyarankan kepada
trader agar menyediakan daya akses internet yang baik dan cepat seiring pergerakan
kurs di setiap detiknya yang fluktuatif dan berubah terus.

Di dalam trading option, seorang trader hanya memiliki dua spekulasi pilihan, yaitu
memilih naik atau turun dengan batas waktu ketika mulai menekan “deal” sampai
waktu jatuh tempo (waktu kadaluarsa). Saat kadaluarsa inilah, transaksi yang
sebenarnya terjadi. Oleh karena ada kemungkinan bahwa kurs di waktu kadaluarsa
(waktu trading yang sebenarnya) itu naik atau turun terhadap mata uang yang
hendak ditukarnya, maka dilengkapilah predictor robotic pada situs broker yang bisa
dimanfaatkan oleh trader sebagai panduan transaksinya.

Jika dalam pasar bursa konvensional (misalnya: Bursa Efek Jakarta (BEJ)),
umumnya prediksi dilakukan oleh seorang Akuntan Publik atau seorang Perantara
Pedagang Efek. Namun, dalam trading binary option, karena tidak mungkin individu
mengambil seorang konsultan berupa akuntan publik atau perantara pedagang efek,
maka fungsi keduanya dilakukan langsung oleh mesin yang akuntabel yang
kemudian dinamakan sebagai predictor robotic. Sekali lagi, predictor robotic di sini
sifatnya hanyalah membantu analisa harga bagi trader di detik kurs transaksi yang
dikehendakinya, dan bukan digunakan sebagai penentu harga beli. Memahami fungsi
dan peran Akuntan Publik (AP) dan Perantara Pedagang Efek (PPE), berarti faham
dengan fungsi “predictor robotic” yang disediakan oleh situs broker trading binary
option.

Trading binary option yang kita kaji sekarang, memang sengaja diciptakan sebagai
bentuk perluasan makna (derivatif) dari perdagangan saham di pasar langsung Bursa
Efek. Bedanya hanyalah terletak pada wasilah trading “binary option” yang dilakukan
secara online. “Efek” yang berupa “deposit” diinvestasikan secara langsung oleh
individu “trader” lewat jasa “perusahaan binary” yang akuntabel dalam kurun waktu
yang ia “pilih” sendiri. Perusahaan penyedia jasanya disebut sebagai pihak broker.
Dengan demikian, kedudukan broker ini kurang lebih adalah sama dengan Bursa Efek
sebagai lokasi (majelis) transaksi perdagangan. Oleh karena ia berperan sebagai
tempat dan wasilah transaksi, maka peran dan kredibilitas broker sangat diperlukan.
Dan oleh karenanya pula, seorang trader wajib meneliti terlebih dahulu tingkat
akuntabilitas dari wasilah ini sebelum memutuskan diri melakukan trading.

Berikut ini, pengaji sajikan beberapa unsur / pihak yang terlibat dalam trading binary
option yang penting untuk diketahui agar kelak kajian fiqih transaksi kita bisa lebih
mengerucut.

1. Trader, selaku individu yang memutuskan untuk melakukan dagang. Peran trader,
adalah: selaku investor dan pengambil keputusan transaksi (opsi).

2. Asset yang diperdagangkan. Aset dalam trading binary option ini bisa meliputi
“pasangan mata uang asing” (USD/EUR, AUD/USD, GBP/USD, IDR/USD), aset
komoditas (misalnya: minyak bumi, emas, tembaga, gandum, kopi, dan lain-lain),
Saham (Google, Microsoft, Alibaba, Facebook, Citibank, Boeing), dan Indeks Saham.

3. Broker, contohnya adalah Olymp Trade, IQ Option, yang berkantor di Limassol,


Cyprus dan beroperasi sejak tahun 2013. Peran dari Broker ini setara dengan Bursa
Efek. Bedanya, kalau Bursa Efek adalah pasar langsung yang mempertemukan
penjual dan pembeli, sementara broker merupakan pasar tidak langsung karena
trader harus berhadapan dengan media online.

4. Predictor robotic, yang berperan memberikan analisis pergerakan pasar sehingga


seorang trader bisa melakukan “taksiran spekulatif” harga aset dalam rentang waktu
yang telah ditetapkan lewat option-nya.

5. Option. Option ini dibatasi berdasarkan rentang waktu yang dipilih oleh trader
dalam melakukan spekulasi trading. Sekali lagi “opsi” sifatnya berbanding lurus
dengan daya akses internet trader dan trend pasaran komoditas / aset / kurs mata
uang di dunia yang berlangsung cepat. Kurs detik dan menit ini bisa jauh berbeda
dengan kurs 30 menit kemudian.
6. Deposit merupakan tabungan virtual seorang trader. Perannya menyerupai Bank
Kustodian, yaitu tempat menyimpan/menitipkan aset milik trader. Bedanya, pihak
trader bisa mengendalikan depositnya secara langsung detik dan menit itu juga ia
membutuhkan tanpa melalui proses perjalanan yang rumit.

7. Kecepatan Akses Internet dan Perangkat komputer, sebagai wasilah bagi trader
untuk melakukan transaksi. Peran daya akses internet dan jaringan komputer (pair
section) sangat menentukan bagi ketepatan predictor dan waktu transaksi.

Menilik dari sisi peran masing-masing unsur pendukung trading binary option, ada
kemiripan dengan unsur yang terdapat dalam pasaran bursa efek saham. Bedanya,
adalah trading binary option dilakukan via jaringan networking online. Pangkal pokok
persoalan fiqih trading ini terletak pada “tingkat kepercayaan harga aset” yang
fluktuatif sehingga cenderung spekulasi dalam menentukannya. Perhatikan tampilan
harga predictor robotic terhadap pasangan AUD/USD berikut ini! Anda perhatikan
kurs AUD terhadap USD pada detik 12.10 WIB cenderung berbeda dengan kurs AUD
terhadap USD di detik 12.15 WIB, 12.20 WIB, 12.25 WIB, dan seterusnya. “Sifat
pergerakan kurs” merupakan “trend pasar” yang berlangsung setiap hari dan akan
selalu begitu disebabkan setiap detik terjadi transaksi yang masuk di berbagai
belahan dunia sehingga menyebabkan grafik pasar menjadi naik atau turun
(fluktuatif).
Spekulasi binary option terjadi akibat trader tidak mengetahui harga barang yang
dibelinya berdasar “kurs di muka”. Seperti misalnya, harga rupiah di 5 menit nanti
terhadap dolar sebesar 14 ribu per satu dolar, pada 10 menit, rupiah bisa saja
berubah menjadi naik Rp. 14.010 rupiah, atau sebaliknya bergerak turun ke Rp.
13.990, misalnya. Gerak naik dan turun yang tidak diketahui oleh trader ini
menyebabkan unsur spekulasi ini menjadi ada. Apakah spekulasi ini termasuk maisir
atau perjudian?
Majelis Ulama Indonesia (MUI) memutuskan bahwa “trading option” menyimpan
unsur maisir atau perjudian berdasar unsur spekulatif tersebut. Pengaji sendiri juga
pernah menghukumi masalah seputar “trading binary option” ini berdasarkan
keputusan Fatwa DSN MUI No. 28/DSN-MUI/III/2002.

Baca: Hukum Produk 'Binary Option' dan 'Swap Free'


Pada kesempatan berikutnya penulis akan coba kupas versi face to face antara Fawa
MUI yang memutus sebagai maisir (judi) dan tren pasar di binary option. Semua itu
agar menambah wawasan kita dalam dunia fiqih dan bekal bagi para fuqaha’ lain
untuk lebih mendalaminya sehingga bisa menghasilkan keputusan kolektif di tubuh
Lembaga Bahtsul Masail NU. Insyaallah. Wallahu a’lam.

Muhammad Syamsudin, Pegiat Kajian Fiqih Terapan dan Pengasuh Pondok Pesantren
Hasan Jufri Putri, P. Bawean, Gresik Jatim

Ilustrasi (valasonline.com)
“Tak kenal maka tak sayang.” Demikianlah sebuah pepatah berujar. Seolah pepatah
ini mengingatkan kita agar jangan buru-buru benci dulu terhadap sesuatu, atau
sebaliknya jangan buru-buru suka dulu terhadap sesuatu sebelum benar-benar
mengenal dirinya. Indah nian pepatah ini. Selaras dengan maksud sebuah hadits agar
mencintai sekadarnya dan membenci sesuatu dengan sekadarnya! Jangan-jangan
sesuatu yang dibenci, kelak malah yang dicintai. Sebaliknya, yang sekarang dicintai,
ternyata di belakang justru yang dibenci.

Trading binary option. Pertama kali ketika dihadapkan dengan istilah ini, penulis
langsung fokus pada kata “binary” (dua) dan “option” (pilihan). Dua pilihan. Memilih
apa, dan bagaimana cara memilih? Itulah yang membuat penasaran penulis.
Akhirnya, penulis coba mengkajinya lebih mendalam lagi.
Trading binary option. Ya, itulah nama dari salah satu brand besar dewasa ini di
antara beberapa brand lain yang dimunculkan oleh para spekulan pasar.
Sebenarnya, trading binary ini mencakup beberapa trading lain, antara lain trading
forex, trading cryphto, commodity, indeks saham, dan lain-lain. Masing-masing
jalur trading disediakan oleh sebuah situs broker yang berupa perusahaan penyedia
jasa layanan trading.

Perlu pembaca ketahui bahwa trading binary merupakan sebuah upaya perdagangan
yang dilakukan dengan jalan membeli valuta asing via online berdasar pergerakan
kurs uang di bursa internasional dengan pola kurs yang “fluktuatif”, bisa naik dan
bisa turun. Sifat fluktuatifnya ini yang tidak bisa diprediksi oleh kalangan awam. Ia
hanya bisa diprediksi oleh orang yang memang sudah ahlinya dan mengenal
pergerakan pasar uang.

Karena bergantung pada cepatnya fluktuasi daya akses peer atau jaringan online
yang digunakan oleh individu trader, maka sebagai langkah keadilan pasar agar
individu yang terlibat di dalam “trading binary option”, tidak dirugikan, maka sistem
“broker trading binary option” selalu menyediakan:

1. Tutorial cara bertrading


2. Membatasi waktu jatuhnya opsi trader
3. Menyediakan predictor robotic

Ketiga fasilitas ini adalah selaras dengan kepentingan individu trader untuk
menetapkan “detik deal transaksinya” sehingga kemudian uangnya bisa ditukar pada
waktu jatuh tempo detik itu. Selain itu, ketiga fasilitas di atas juga memiliki hubungan
dengan daya akses internet yang dipergunakan oleh trader dengan informasi sumber.
Makanya, setiap situs broker di awal pengenalannya selalu menyarankan kepada
trader agar menyediakan daya akses internet yang baik dan cepat seiring pergerakan
kurs di setiap detiknya yang fluktuatif dan berubah terus.

Di dalam trading option, seorang trader hanya memiliki dua spekulasi pilihan, yaitu
memilih naik atau turun dengan batas waktu ketika mulai menekan “deal” sampai
waktu jatuh tempo (waktu kadaluarsa). Saat kadaluarsa inilah, transaksi yang
sebenarnya terjadi. Oleh karena ada kemungkinan bahwa kurs di waktu kadaluarsa
(waktu trading yang sebenarnya) itu naik atau turun terhadap mata uang yang
hendak ditukarnya, maka dilengkapilah predictor robotic pada situs broker yang bisa
dimanfaatkan oleh trader sebagai panduan transaksinya.

Jika dalam pasar bursa konvensional (misalnya: Bursa Efek Jakarta (BEJ)),
umumnya prediksi dilakukan oleh seorang Akuntan Publik atau seorang Perantara
Pedagang Efek. Namun, dalam trading binary option, karena tidak mungkin individu
mengambil seorang konsultan berupa akuntan publik atau perantara pedagang efek,
maka fungsi keduanya dilakukan langsung oleh mesin yang akuntabel yang
kemudian dinamakan sebagai predictor robotic. Sekali lagi, predictor robotic di sini
sifatnya hanyalah membantu analisa harga bagi trader di detik kurs transaksi yang
dikehendakinya, dan bukan digunakan sebagai penentu harga beli. Memahami fungsi
dan peran Akuntan Publik (AP) dan Perantara Pedagang Efek (PPE), berarti faham
dengan fungsi “predictor robotic” yang disediakan oleh situs broker trading binary
option.

Trading binary option yang kita kaji sekarang, memang sengaja diciptakan sebagai
bentuk perluasan makna (derivatif) dari perdagangan saham di pasar langsung Bursa
Efek. Bedanya hanyalah terletak pada wasilah trading “binary option” yang dilakukan
secara online. “Efek” yang berupa “deposit” diinvestasikan secara langsung oleh
individu “trader” lewat jasa “perusahaan binary” yang akuntabel dalam kurun waktu
yang ia “pilih” sendiri. Perusahaan penyedia jasanya disebut sebagai pihak broker.
Dengan demikian, kedudukan broker ini kurang lebih adalah sama dengan Bursa Efek
sebagai lokasi (majelis) transaksi perdagangan. Oleh karena ia berperan sebagai
tempat dan wasilah transaksi, maka peran dan kredibilitas broker sangat diperlukan.
Dan oleh karenanya pula, seorang trader wajib meneliti terlebih dahulu tingkat
akuntabilitas dari wasilah ini sebelum memutuskan diri melakukan trading.

Berikut ini, pengaji sajikan beberapa unsur / pihak yang terlibat dalam trading binary
option yang penting untuk diketahui agar kelak kajian fiqih transaksi kita bisa lebih
mengerucut.

1. Trader, selaku individu yang memutuskan untuk melakukan dagang. Peran trader,
adalah: selaku investor dan pengambil keputusan transaksi (opsi).

2. Asset yang diperdagangkan. Aset dalam trading binary option ini bisa meliputi
“pasangan mata uang asing” (USD/EUR, AUD/USD, GBP/USD, IDR/USD), aset
komoditas (misalnya: minyak bumi, emas, tembaga, gandum, kopi, dan lain-lain),
Saham (Google, Microsoft, Alibaba, Facebook, Citibank, Boeing), dan Indeks Saham.

3. Broker, contohnya adalah Olymp Trade, IQ Option, yang berkantor di Limassol,


Cyprus dan beroperasi sejak tahun 2013. Peran dari Broker ini setara dengan Bursa
Efek. Bedanya, kalau Bursa Efek adalah pasar langsung yang mempertemukan
penjual dan pembeli, sementara broker merupakan pasar tidak langsung karena
trader harus berhadapan dengan media online.

4. Predictor robotic, yang berperan memberikan analisis pergerakan pasar sehingga


seorang trader bisa melakukan “taksiran spekulatif” harga aset dalam rentang waktu
yang telah ditetapkan lewat option-nya.

5. Option. Option ini dibatasi berdasarkan rentang waktu yang dipilih oleh trader
dalam melakukan spekulasi trading. Sekali lagi “opsi” sifatnya berbanding lurus
dengan daya akses internet trader dan trend pasaran komoditas / aset / kurs mata
uang di dunia yang berlangsung cepat. Kurs detik dan menit ini bisa jauh berbeda
dengan kurs 30 menit kemudian.
6. Deposit merupakan tabungan virtual seorang trader. Perannya menyerupai Bank
Kustodian, yaitu tempat menyimpan/menitipkan aset milik trader. Bedanya, pihak
trader bisa mengendalikan depositnya secara langsung detik dan menit itu juga ia
membutuhkan tanpa melalui proses perjalanan yang rumit.

7. Kecepatan Akses Internet dan Perangkat komputer, sebagai wasilah bagi trader
untuk melakukan transaksi. Peran daya akses internet dan jaringan komputer (pair
section) sangat menentukan bagi ketepatan predictor dan waktu transaksi.

Menilik dari sisi peran masing-masing unsur pendukung trading binary option, ada
kemiripan dengan unsur yang terdapat dalam pasaran bursa efek saham. Bedanya,
adalah trading binary option dilakukan via jaringan networking online. Pangkal pokok
persoalan fiqih trading ini terletak pada “tingkat kepercayaan harga aset” yang
fluktuatif sehingga cenderung spekulasi dalam menentukannya. Perhatikan tampilan
harga predictor robotic terhadap pasangan AUD/USD berikut ini! Anda perhatikan
kurs AUD terhadap USD pada detik 12.10 WIB cenderung berbeda dengan kurs AUD
terhadap USD di detik 12.15 WIB, 12.20 WIB, 12.25 WIB, dan seterusnya. “Sifat
pergerakan kurs” merupakan “trend pasar” yang berlangsung setiap hari dan akan
selalu begitu disebabkan setiap detik terjadi transaksi yang masuk di berbagai
belahan dunia sehingga menyebabkan grafik pasar menjadi naik atau turun
(fluktuatif).

Spekulasi binary option terjadi akibat trader tidak mengetahui harga barang yang
dibelinya berdasar “kurs di muka”. Seperti misalnya, harga rupiah di 5 menit nanti
terhadap dolar sebesar 14 ribu per satu dolar, pada 10 menit, rupiah bisa saja
berubah menjadi naik Rp. 14.010 rupiah, atau sebaliknya bergerak turun ke Rp.
13.990, misalnya. Gerak naik dan turun yang tidak diketahui oleh trader ini
menyebabkan unsur spekulasi ini menjadi ada. Apakah spekulasi ini termasuk maisir
atau perjudian?
Majelis Ulama Indonesia (MUI) memutuskan bahwa “trading option” menyimpan
unsur maisir atau perjudian berdasar unsur spekulatif tersebut. Pengaji sendiri juga
pernah menghukumi masalah seputar “trading binary option” ini berdasarkan
keputusan Fatwa DSN MUI No. 28/DSN-MUI/III/2002.

Baca: Hukum Produk 'Binary Option' dan 'Swap Free'


Pada kesempatan berikutnya penulis akan coba kupas versi face to face antara Fawa
MUI yang memutus sebagai maisir (judi) dan tren pasar di binary option. Semua itu
agar menambah wawasan kita dalam dunia fiqih dan bekal bagi para fuqaha’ lain
untuk lebih mendalaminya sehingga bisa menghasilkan keputusan kolektif di tubuh
Lembaga Bahtsul Masail NU. Insyaallah. Wallahu a’lam.

Muhammad Syamsudin, Pegiat Kajian Fiqih Terapan dan Pengasuh Pondok Pesantren
Hasan Jufri Putri, P. Bawean, Gresik Jatim