Anda di halaman 1dari 12

No Soal 34

Nama Kelompok Asri hasanaty Abdullah


Desi amalia
Honsa sri wahyuni
Nisa siti masitoh
Sherin septiani

Stase Keperawatan manajemen


Kasus (Vignette):
Dalam upaya melakukan peningkatan mutu pelayanan kesehatan terutama keperawatan pihak
rumah sakit memberikan kuesioner yang berisi tentang tangapan pasien mengenai pelayanan
yang didapatkan di rumah sakit.

Keynote:indicator mutu pelayanan kesehatan

Pertanyaan: apakah indicator pelayanan keperawatan yang sedang dikaji oleh rumah sakit ?

Pilihan jawaban:
A. keselamatan
B. kepuasan pasien
C. kecemasaan
D. kenyamanan
E. pengetahuan

Kunci jawaban: B
Alasan Pemilihan Karena pada kasus di atas upaya peningkatan pelayanan yang berisi
Jawaban tentang tangapan pasien mengenai pelayanan yang didapatkan di rumah
sakit. Maka jawaban yang tepat untuk mutu pelayanan yaitu :

Kepuasan pasien Tingginya tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan


keperawatan tercapai bila terpenuhinya kebutuhan pasien/keluarga
terhadap pelayananan keperawatan yang diharapkan.

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
Adapun jenis jenis indicator mutu pelayanan yaitu :

1. Keselamatan pasien (patient safety)


Pasien aman dari kejadian jatuh, dekubitus, kesalahan
pemberian obat dan cidera akibat restrain.

2. Keterbatasan Perawatan Diri


Kebersihan dan perawatan diri merupakan kebutuhan dasar
manusia yang harus terpenuhi agar tidak timbul masalah lain
sebagai akibat dari tidak terpenuhinya kebutuhan kebersihan
dan perawatan diri, misalnya penyakit kulit, rasa tidak
nyaman, infeksi saluran kemih, dll.

3. Kepuasan pasien
Tingginya tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan
keperawatan tercapai bila terpenuhinya kebutuhan
pasien/keluarga terhadap pelayananan keperawatan yang
diharapkan.

4. Kecemasan
Cemas adalah perasaan was-was, kuatir atau tidak nyaman
seakan-akan terjadi suatu yang dirasakan sebagai ancaman.
Cemas yang masih ada setelah intervensi menurunkan
kecemasan, yang diukur menjadi indikator klinik.

5. Kenyamanan
Rasa nyaman (comfort) adalah bebas dari rasa nyeri atau
nyeri terkontrol.

6. Pengetahuan
Discharge Planning adalah suatu proses yang dipakai
sebagai pengambilan keputusan dalam hal memenuhi
kebutuhan pasien untuk kesempurnaan kepindahan pasien
dari satu tempat perawatan ke tempat lainnya. Dalam
perencanaan pemulangan, pasien dapat dipindahkan
kerumahnya sendiri atau keluarga, fasilitas rehabilitasi,
nursing home, hospice, home care atau tempat – tempat lain
diluar rumah sakit.

Referensi:
Nursalam, 2014. Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik
Keperawatan Profesional Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika

Nursalam, 2015. Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik


Keperawatan Profesional Edisi 5. Jakarta: Salemba Medika

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
Azwar, A.
1996. Menuju Pelayanan Kesehatan yang Lebih Bermutu. Jakarta:
Yayasan Penerbitan Ikatan Dokter Indonesia

No Soal 35
Nama Kelompok Asri hasanaty Abdullah
Desi amalia
Honsa sri wahyuni
Nisa siti masitoh
Sherin septiani

Stase Keperawatan manajemen


Kasus (Vignette):
Seorang kepala ruangan memantau pelaksanaan asuhan keperawatan yang sedang dilakukan
oleh perawat pelaksana di ruangannya. Kepala ruangan menemukan bahwa perawat salah dalam
melakukan identifikasi pasien pada saat akan melakukan tindakan. Kemudian kepala ruangan
memanggil perawat dan memberikan contoh cara identifikasi yang tepat.

Keynote: fungsi manajemen keperawatan

Pertanyaan:
Apakah fungsi manajemen keperawatan yang diakukan oleh kepala ruangan ?

Pilihan jawaban:
A. Perencanaan
B. Pengorganisasian
C. Ketenagaan
D. Pengarahan

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
E. Pengawasan

Kunci jawaban: E
Alasan Pemilihan Karena pada kasus di jelaskan Kepala ruangan menemukan bahwa
Jawaban perawat salah dalam melakukan identifikasi pasien pada saat akan
melakukan tindakan. Kemudian kepala ruangan memanggil perawat dan
memberikan contoh cara identifikasi yang tepat. Sehingga fungsi
manajeman yang di lakukan oleh kepala ruangan adalah pengawasan
yang merupakan proses untuk mengamati secara terus menerus
pelaksanaan rencana kerja yang sudah disusun dan mengadakan
koreksi terhadap penyimpangan yang terjadi.

Adapun penjelasan FUNGSI MANAJEMEN KEPERAWATAN

1. Planning (perencanaan) sebuah proses yang dimulai dengan


merumuskan tujuan organisasi sampai dengan menyusun dan
menetapkan rangkaian kegiatan untuk mencapainya, melalui
perencanaan yang akan daoat ditetapkan tugas- tugas staf. Dengan
tugas ini seorang pemimpin akan mempunyai pedoman untuk
melakukan supervisi dan evaluasi serta menetapkan sumber daya
yang dibutuhkan oleh staf dalam menjalankan tugas- tugasnya
2. Organizing (pengorganisasian) adalah rangkaian kegiatan
manajemen untuk menghimpun semua sumber data yang dimiliki
oleh organisasi dan memanfaatkannya secara efisien untuk
mencapai tujuan organisasi.
3. Actuating (directing, commanding, coordinating) atau penggerakan
adalah proses memberikan bimbingan kepada staf agar mereka
mampu bekerja secara optimal dan melakukan tugas- tugasnya
sesuai dengan ketrampilan yang mereka miliki sesuai dengan
dukungan sumber daya yang tersedia.
4. Controlling (pengawasan, monitoring) adalah proses untuk
mengamati secara terus menerus pelaksanaan rencana kerja yang
sudah disusun dan mengadakan koreksi terhadap penyimpangan
yang terjadi.

Referensi:
Nursalam, 2014. Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik
Keperawatan Profesional Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika

Nursalam, 2015. Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik


Keperawatan Profesional Edisi 5. Jakarta: Salemba Medika

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
No Soal 36
Nama Kelompok Asri hasanaty Abdullah
Desi amalia
Honsa sri wahyuni
Nisa siti masitoh
Sherin septiani

Stase Keperawatan manajemen


Kasus (Vignette):
Seorang perawat pelaksana di tunjuk sebagai ketua tim dalam shif pagi hari. Setelah melakukan
timbang terima pasien, perawat langsung melakukan pre conference. terdapat tiga orang
perawat pelaksana dalam tim nya. Pada saat dinas berlangsung ada pasien baru dan ketua tim
langsung menerima pasien baru.

Keynote: model praktek keperawatan professional

Pertanyaan:
Apakah yang selanjutnya oleh perawat tersebut sebagai ketua tim?

Pilihan jawaban:
A. Mendiskusikan kondisi pasien dengan perwat lainnya
B. Meminta perawat pelaksana melakukan klasifikasi pasien
C. Melakukan asuhan keperawatan
D. Melakukan pengkajian pada pasien
E. Meminta perawat pelaksana melakukan pemeriksaan fisik pada pasien

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
Kunci jawaban: C
Alasan Pemilihan Pada kasus di atas terkait tugas ketua tim yang dimana tugasnya
Jawaban
bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan pasien
kelolaannya, mulai pasien masuk sampai pasien pulang.
Adapun fungsi dari ketua tim yaitu
1. Bersama penanggung jawab ruangan/kepala ruangan/ perawat
asosiasi/anggota tim mengadakan serah terima tugas setiap
pergantian dinas.
2. Melakukan pembagian tugas kepada perawat asosiate.
3. Menyusun rencana asuhan keperawatan mulai dari pengkajian
sampai evaluasi.
4. Mengkoordinasikan rencana keperawatan dengan tindakan
medik
5. Bertanggung jawab dalam mengarahkan tim melalui konferensi.
6. Mengikuti Visite Dokter.
7. Melakukan Supervisi dan Evaluasi.
8. Menerima laporan kemajuan pelayanan keperawatan klien.
9. Membantu anggota tim menyelesaikan tugas apabila mengalami
kesulitan.
10. Menciptakan suasana harmonis.
11. Mengorientasikan pasien baru.
12. Membina hubungan saling percaya antara perawat,pasien,dan
keluarga.
13. Memberikan pertolongan segera pada pasien kedaruratan.
14. Membuat laporan pasien dan mencatat khusus dari
pasien,kejadian diluar dugaan yg tak diinginkan.
15. Mengatur waktu istirahat.
16. Melakukan ronde keperawatan bersama kepala ruang dan
anggota tim.
17. Membuat pembaruan asuhan keperawatan sesuai kebutuhan
pasien.
18. Mendelegasikan pelaksanaan asuhan keperawatan pada anggota
tim
19. Membuat perincian tugas anggota tim dan menerima konsultasi
anggota tim.
20. Melakukan penyuluhan kepada pasien/keluarga pasien.

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
21. Memimpin pertemuan tim keperawatan dan memberi pengarahan
tugas pada anggota tim.
22. Melengkapi dan mengawasi proses asuhan keperawatan.
23. Membantu kepala ruang membimbing peserta didik.

Referensi:
Nursalam, 2014. Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik
Keperawatan Profesional Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika

Nursalam, 2015. Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik


Keperawatan Profesional Edisi 5. Jakarta: Salemba Medika

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
No Soal 49
Nama Kelompok Asri hasanaty Abdullah
Desi amalia
Honsa sri wahyuni
Nisa siti masitoh
Sherin septiani

Stase Keperawatan jiwa


Kasus (Vignette):
Seoarang laki –laki uasia 34 tahun di rawat d RSJ. Pasien mengikuti kegiatan TAK selama 25
menit, pada saat kegiatan, tiba tiba meningalkan tempat tanpa ada alasan.

Keynote: TAK ( Terapi A ktivitas Kelompok )

Pertanyaan: apakah apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut ?

Pilihan jawaban:
A. Membujuk pasien untuk kembali ke dalam kegiatan
B. Membioarkan pasien pergi bila tidak mengganggu yang lain
C. Mengingatkan kontrak yang telah di sepakati bersama
D. Menanyakan alasan pasien meninggalkan kegiatan
E. Menggantikan pasien dengan pasien lain

Kunci jawaban: C
Alasan Pemilihan Karena dalam pelaksanaan terapi aktivitas kelompok itu ada tahapan
Jawaban
prosesnya mulai dari persiapan sampai evaluasi, pada kasus diatas di
jelaskan bahwa saat sedang kegiatan tak berlangsung pasien
meninggalkan tempat dengan tiba tiba maka tindakan yang selanjutnya
dilakukan yaitu mengingatkan kontrak kempali yang telah di sepakati
adapun Program Antisipasi saat terapi aktivitas kelompok
a. Penanganan terhadap klien yang tidak aktif dalam aktivitas
1. Memanggil klien.

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
2. Memberi kesempatan pada klien untuk menjawab sapaan
perawat atau klien lain.
b. Bila klien meninggalkan kegiatan tanpa izin
1. Panggil nama klien.
2. Mengingatkan kontrak yang telah di sepakati
3. Tanyakan alasan klien meninggalkan kegiatan.
c. Bila klien lain ingin ikut
1. Berikan penjelasan bahwa kegiatan ini ditujukan kepada
klien yang telah dipilih.
2. Katakan pada klien bahwa ada kegiatan lain yang mungkin
didikuti oleh klien tersebut.
3. Jika klien memaksa beri kesempatan untuk masuk dengan
tidak memberi pesan pada kegiatan ini.
d. Untuk mengantisipasi bila peserta yang dipilih tidak dapat
mengikuti kegiatan hari yang telah ditentukan, maka dipilih
peserta cadangan dua orang.
e. Bila dalam kegiatan tersebut ada anggota yang membicarakan
hal lain dalam diskusi, leader harus memfokuskan pembicaraan.
f. Bila ada hal-hal di luar perencanaan, maka melibatkan perawat
ruangan.
g. Bila anggota menghindar setiap pertemuan, maka leader harus
memberitahukan anggota tersebut dan mengatur mereka
berbicara langsung kepada kelompok.

Referensi: https://www.academia.edu/34762417/PROPOSAL_TAK_TERAPI_AK
TIVITAS_KELOMPOK

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
No Soal 50
Nama Kelompok Asri hasanaty Abdullah
Desi amalia
Honsa sri wahyuni
Nisa siti masitoh
Sherin septiani

Stase Keperawatan jiwa


Kasus (Vignette):
Seorang perempuan berusia 18 tahun sudah semingu di rawat di ruang keswara RSJ. Menurut
ibuny, pasien memiliki riwayat masalalu yang menyedihkan dimana pasien sering di siksa oleh
ayah tirinya. Belum lama ini pasien di tingal pergi oleh kekasihnya. Pasien di bawa ke RSJ
karena sering memukul-mukul tembok dan melempar barang. Pada saat di kaji di dapatkan
pasien tampak mengepal tangan, mata merah, dan tatapan tajam.

Keynote: factor predisposisi

Pertanyaan: apakah factor presisposisi pada kasus tersebut

Pilihan jawaban:
A. Konsep diri
B. Psikologi
C. Budaya
D. Biologi
E. Social

Kunci jawaban: B
Alasan Pemilihan Pada kasus di atas bahwa pasien memiliki riwayat masalalu yang
Jawaban
menyedihkan dimana pasien sering di siksa oleh ayah tirinya. Sehingga
factor predisposisi dari pasien itu adalah psikologi.
Gangguan psikologis atau sakit jiwa adalah gangguan cara berpikir
(cognitive), kemauan (volition), emosi (affective), dan perilaku
(psychomotor). Dari berbagai penelitian dapat dikatakan bahwa

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
gangguan psikologis adalah kumpulan dari keadaan-keadaan yang tidak
normal, baik yang berhubungan dengan fisik, maupun dengan mental

Referensi: Maslim, Rusdi, 2003, Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa, Jakarta: Bagian
Ilmu Kedokteran Jiwa FK-Unika Atmajaya
https://doktersehat.com/macam-macam-gangguan-jiwa-psikologi

No Soal 51
Nama Kelompok Asri hasanaty Abdullah
Desi amalia
Honsa sri wahyuni
Nisa siti masitoh
Sherin septiani

Stase Keperawatan jiwa


Kasus (Vignette):
Seorang perempuan usia 17 tahun dirawat di ruang keswara RSJ. Saat di kaji noleh perawat,
pasien mengatakan dirinya tidak berguna dan tidak mampu melakukan hal yang diharapkan
oleh keluarganya. Setelah di kaji pasien seringt di kucilkan oleh anggota keluarga lain karena
prestasi belajarnyatidak sebaik sodaranya yang lain.

Keynote: factor penyebab gangguan pada klien

Pertanyaan: apakah factor penyebab gangguan pada klien di atas ?

Pilihan jawaban:
A. Pola asuh keluarga
B. Keturunan
C. Culture shock

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019
D. Social budaya
E. Koping tidak efektif

Kunci jawaban: A
Alasan Pemilihan Karena di kasus di jelaskan bahwa pasien mengatakan dirinya tidak
Jawaban
berguna dan tidak mampu melakukan hal yang diharapkan oleh
keluarganya.sehingga yang tepat pada kasus ini factor penyebab
gangguan pada klien yaitu pola asuh keluarga Pola asuh yang
diterapkan di keluarga sangat berpengaruh terhadap bagaimana
seseorang memandang dirinya sendiri. Pola asuh yang permisif
cenderung kurang terkontrol sehingga seseorang menjadi tidak bisa
membedakan mana yang baik dan mana yang tidak bisa diterima
masyarakat. Sebaliknya, pola asuh otoriter kadang menyebabkan
masalah maladaptif dalam menilai diri.

Referensi: https://doktersehat.com/faktor-penyebab-harga-diri-rendah.
https://www.academia.edu/7117564/LP_HDR

Bagian Uji Kompetensi – Stikep PPNI Jawa Barat – Prodi Ners – Tahun 2019