Anda di halaman 1dari 21

BAB IV

RENCANA STRATEGIS

4.1 VISI DAN MISI UPTD PUSKESMAS DTP CIMARAGAS

4.1.1. Visi

“ MEWUJUDKAN PUSKESMAS DENGAN PELAYANAN PRIMA MENUJU


MASYARAKAT YANG SEHAT DAN MANDIRI “

Makna Visi :

PUSKESMAS DENGAN PELAYANAN PRIMA

P uskesmas Dengan Pelayanan Prima adalah Puskesmas memberikan

pelayanan terbaik dan sesuai dengan standar pelayanan yang

ditetapkan dengan pelayanan yang sopan, ramah, sarana dan

prasarana yang memadai untuk memberikan kepuasan kepada

pelangan puskesmas.

MASYARAKAT YANG SEHAT DAN MANDIRI

Mewujudkan masyarakat yang mampu mengidentifikasi masalah

kesehatan di keluarga dan lingkungannya serta mengerakan peran

serta aktip masyarakat secara mandiri dalam meningkatkan derajat

kesehatan yang optimal

Puskesmas Cimaragas Hal. 51


4.1.2. Misi
4.1.2.1. Meningkatkan kemampuan profesionalisme sumber daya
manusia (SDM) kesehatan.
4.1.2.2. Memelihara dan meningkatkan ketersediaan sarana
prasarana pelayanan kesehatan.
4.1.2.3. Meningkatkan akses dan keterjangkauan masyarakat
terhadap pelayanan kesehatan
4.1.2.4. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam meningkatkan
derajat kesehatannya.

4.1.3. Strategi
1.5.3.1. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui
peningkatan kompetensi petugas.
1.5.3.2. Meningkatkan ketersediaan alkes, obat dan bahan habis
pakai
1.5.3.3. Pemerataan ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten
di wilayah kerja puskesmas
1.5.3.4. Meningkatkan Promosi dan pemberdayaan masyarakat
melalui peningkatan peran serta aktip masyarakat untuk
hidup sehat dengan desa siaga aktif .

4.1.4. TUJUAN , SASARAN PROGRAM DAN KEGIATAN

Sebagai penjabaran dari visi, maka tujuan yang akan dicapai


adalah terselenggaranya pembangunan kesehatan secara berhasil
guna dan berdaya guna dalam rangka mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya dengan menetapkan sasaran
adalah:

a. Meningkatnya Indeks Kesehatan (Umur Harapan Hidup).


b. Menurunkan jumlah kematian bayi.
c. Menurunkan jumlah kematian ibu melahirkan.

Puskesmas Cimaragas Hal. 52


d. Menurunkan jumlah gizi buruk.

4.1.5. Program Upaya Kesehatan Masyarakat


4.1.5.1. Tujuan

Meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang


memadai untuk menunjang Pelayanan Kesehatan perorangan dan
masyarakat serta penanggulangan masalah status gizi masyarakat.

4.1.5.2. Sasaran
1) Pelayanan kesehatan penduduk miskin
2) Pelayanan kesehatan dasar terhadap ibu, bayi, balita, anak,
remaja
3) Pelayanan kesehatan khusus (mata, jiwa, gigi, kesehatan kerja,
olahraga, Napza dan mata)
4) Peningkatan mutu pelayanan kesehatan Puskesmas dan
jaringannya
5) Peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan rujukan
6) Perbaikan dan penanggulangan gizi masyarakat (bayi,balita,
bumil, ibu nifas dan ibu meneteki).

4.1.5.3. Indikator
1) Cakupan kunjungan ibu hamil K1 minimal 92%.
2) Cakupan ibu hamil K4 minimal 89%
3) Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani minimal 80%.
4) Cakupan pertolongan persalinan oleh Nakes yang memiliki
kompetensi kebidanan minimal85%.
5) Cakupan pelayanan nifas (KF 3) minimal 86%.
6) Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani
minimal80%.
7) Cakupan kunjungan bayi minimal85%.

Puskesmas Cimaragas Hal. 53


8) Cakupan pelayanan anak balita minimal80%.
9) CakupanpemberianmakananpendampingASIpadaanakusia6-
24bulan keluarga miskin minimal 10%.
10) Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan100%.
11) Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat 100%.
12) Cakupan peserta KB aktif minimal 75%.

4.1.5.4. Kegiatan
1) Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat
2) Peningkatan pelayanan dan penanggulangan masalah kesehatan
3) Peningkatan Promosi Kesehatan
4) Penanggulangan gizi buruk

Puskesmas Cimaragas Hal. 54


4.1.5.5. Tugas Pokok dan Fungsi
1. Tugas
Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan
kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di
wilayah kerjanya dalam rangka mendukung terwujudnya
kecamatan sehat dengan meningkatkan kesadaran masyarakat
untuk hidup sehat.
2. Fungsi
a. Dalam melaksanakan tugas, puskesmas Cimaragas Kecamatan
Cimaragas Kabupaten Ciamis menyelenggarakan fungsi sebagai
berikut:
b. Penyelenggaraan UKM tingkat pertama di wilayah kerjanya; dan
Penyelenggaraan UKP tingkat pertama di wilayah kerjanya.

Puskesmas Cimaragas Hal. 55


Tabel 4.1
Tujuan dan Sasaran Menengah Pelayanan
UPTD Puskesmas DTP Cimaragas

Indikator TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE- PENANGUNG


Kinerja TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN JAWAB
NO I II III IV V
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Meningkatnya kualitas Cakupan Ibu Hamil K4 89,00% 92,50% 92,75% 93,00% 93,25% Bd Hernawati
1. Meningkatkan pelayanan Cakupan komplikasi kebidanan yang
derajat kesehatan kesehatan Ibu dan ditangani
Anak serta Kesehatan 91,25% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% Bd Hernawati
masyarakat
Reproduksi
Cakupan pertolongan persalinan oleh
tenaga kesehatan yang memiliki 87,00% 98,10% 98,20% 98,30% 98,40% Bd Hernawati
kompetensi kebidanan
Cakupan pelayanan nifas 87,00% 97,40% 97,50% 97,60% 97,70% Bd Hernawati
Cakupan neonatus dengan komplikasi
87,00% 93,00% 93,10% 93,20% 93,40% Bd Hernawati
yang ditangani
Cakupan kunjungan bayi 85,00% 86,75% 87,00% 87,25% 87,50% Bd Hernawati
Cakupan pelayanan anak balita 81,00% 90,60% 90,70% 90,80% 90,90% Bd Hernawati
Cakupan peserta KB Aktif 76,00% 71,00% 71,50% 72,00% 72,50% Bd Hernawati
Cakupan pelayanan neonatus (KN 1) 90,50% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% Bd Hernawati
Cakupan pelayanan neonatus (KN
87,00% 90,00% 91,10% 92,20% 93% Bd Hernawati
lengkap )
Meningkatnya Kualitas Cakupan balita gizi buruk mendapat
Bd Icin
masalah penanganan perawatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Suprihatin
Gizi Masyarakat

Puskesmas Cimaragas Hal. 56


Indikator TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE- PENANGUNG
Kinerja TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN JAWAB
NO I II III IV V
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Cakupan pemberian makanan
Bd Icin
pendamping ASI pada anak usia 6-24 10,00% 20,00% 25,00% 30,00% 35,00%
Suprihatin
bulan keluarga miskin
Cakupan Bumil KEK yang mendapat Bd Icin
75,% 72,% 73,% 74% 75%
PMT Suprihatin
Cakupan Distribusi Kapsul Vit A bagi Bd Icin
75,00% 72,00% 73,00% 80,00% 85,00%
bayi (6-11 bulan ) Suprihatin
Cakupan Distribusi Kapsul Vit A bagi Bd Icin
75,00% 72,00% 73,00% 80,00% 85,00%
bayi (12-59 bulan ) Suprihatin
Cakupan Vit A bagi ibu nipas Bd Icin
87,00% 90,00% 91,10% 92,20% 100 %
Suprihatin
Cakupan FE pada Ibu hamil Bd Icin
85,00% 77,50% 78,50% 79,50% 85 %
Suprihatin
Jumlah balita ditimbang (D/S) Bd Icin
85,00% 77,50% 78,50% 79,50% 80,50%
Suprihatin
Ketersediaan Klinik Gizi 1 Bd Icin
1 ruangan 1 ruangan 1 ruangan 1 ruangan
ruangan Suprihatin
Meningkatnya Cakupan pelayanan kesehatan dasar
Pelayanan Kesehatan masyarakat miskin (Strata
≥50% ≥50% ≥50% ≥50% ≥50% Ali hamzah
Dasar di Puskesmas Pertama/Yankesdas)
dan Jaringannya
Cakupan pelaksanaan Prolais pada 2 3 4 5 6
Ali hamzah
peserta JKN kelompok kelompok kelompok kelompok Kelompok
Puskesmas Jumlah Puskesmas yang tersertifikasi
4YH 1 PKM Ali hamzah
terakreditasi akreditasi
2. Terselengaranya Menurunya Angka Cakupan Desa/Kelurahan UCI
Endang
pengendalian Kesakitan, Kematian, 93,00% 94,00% 95,00% 96,00% 97,00%
Juanda
Penyakit, Kecacatan Akibat

Puskesmas Cimaragas Hal. 57


Indikator TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE- PENANGUNG
Kinerja TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN JAWAB
NO I II III IV V
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Pemberantasan

Penyakit, dan penyakit, serta Cakupan penemuan dan penanganan


Penanganan kemandirian penderita penyakit : Endang
90,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Bencana masyarakat dalam Juanda
sistem
peringatan dini, A. AFP Rate per 100rb pddk < 15
penanggulangan tahun 12 kss 11 kss 10 kss 9 kss 8 kss
Endang
dampak kesehatan B. Cakupan balita dengan pneumonia
Juanda
akibat bencana serta yang ditangani 75,00% 80,00% 85,00% 90,00% 95,00%
terjadinyawabah / KLB
Cakupan Desa/Kelurahan mengalami
Endang
KLB yang dilakukan penyelidikan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Juanda
epidemiologi < 24 jam
Penderita DBD yang ditangani Endang
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Juanda
Angka Kesakitan DBD per 100.000 Endang
50/100.000 50/100.000 50/100.000 50/100.000
penduduk Juanda
Angka Bebas Jentik (ABJ) Berkala Endang
40% 60,00% 80,00% 90,00% >95%
Juanda
Penemuan Penderita Pneumonia Endang
86,00% 88,00% 88,00% 90,00% 90,00%
Balita Juanda
Case Notification Rate (CNR) ≥117 ≥122 ≥127 ≥132 ≥137 Nuriman
Angka konversi penderita TB paru 85,00% 85,00% 85,00% 85,00% 85,00% Nuriman
Angka Kesembuhan TB Paru 94,40% 94,40% 94,40% 94,40% 94,40% Nuriman
Cakupan suspek TB MDR yang
20,00% 25,00% 30,00% 35,00% 40,00% Nuriman
diperiksa

Puskesmas Cimaragas Hal. 58


Indikator TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE- PENANGUNG
Kinerja TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN JAWAB
NO I II III IV V
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Penemuan Penderita Diare 80,00% 82,00% 84,00% 86,00% 88,00% Nuriman
Presentase ODHA mendapat ART 90,00% 90,00% 90,00% 90,00% 90,00% Nuriman
Persentase populasi kunci menerima
20,00% 40,00% 60,00% 80,00% 100,00% Nuriman
konseling dan tes HIV
Jumlah dan persentase ODHA di
30% 35% 40% 45% 50% Nuriman
Screening TB
Peningkatan Penggunaan kondom 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% Nuriman
Kasus gigitan hewan tersangka rabies
yang ditangani sesuai tatalaksana 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% Nuriman
penanganan kasus
Penemuan kasus kusta baru >5% >5% >5% >5% >5% Nuriman
3 Meningkatkan Meningkatnya upaya Akses Air Bersih
kualitas Masyarakat untuk Yayan
80,50% 80,60% 90,00% 95,00% 100,00%
lingkungan menjaga jamban Diwangkara
bersih melalui keluarga
sanitasi dasar dalam kualitas sarana Cakupan Pengawasan sarana air bersih
dan sanitasi air bersih, Yayan
45,00% 46,00% 47,00% 48,00% 49,00%
umum mewujudkan Diwangkara
lingkungan sehat
Prosentase Penduduk yg memiliki
Yayan
akses terhadap air minum berkualitas 80,50% 80,60% 90,00% 95,00% 100,00%
Diwangkara
Prosentase Kualitas air minum yang Yayan
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
memenuhi syarat Diwangkara
Akses jamban Yayan
67,10% 70,00% 80,00% 90,00% 100,00%
Diwangkara

Puskesmas Cimaragas Hal. 59


Indikator TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE- PENANGUNG
Kinerja TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN JAWAB
NO I II III IV V
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Jumlah Kelurahan/Desa yang Yayan
51,00% 70,00% 80,00% 90,00% 100,00%
melaksanakn STBM Diwangkara
Cakupan TPM yg memenuhi syarat Yayan
75,20% 14,00% 20,00% 26,00% 32,00%
Diwangkara
Cakupan TPM yang dibina Yayan
75,50% 76,00% 76,50% 77,00% 77,50%
Diwangkara
Cakupan TTU yang memenuhi syarat Yayan
75,00% 75,70% 76,00% 76,50% 77,00%
Diwangkara
Cakupan TTU yang dibina Yayan
75,00% 75,70% 76,00% 76,50% 77,00%
Diwangkara
Pencegahan / penanggulangan 50 %
55 % dari 60 % dari 65 % dari 75 % dari Yayan
pencemaran lingkungan bidang dari
Kasus Kasus Kasus Kasus Diwangkara
kesehatan Kasus
Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) Yayan
43 IRTP 50 IRTP 60 IRTP 70 IRTP 80 IRTP
Yang Memiliki Sertifikat Diwangkara
Inspeksi Sanitasi Restoran /Rumah Yayan
20 RM 30 RM 40 RM 50 RM 60 RM
Makan Dan Jasa Boga Diwangkara
4 Meningkatkan Meningkatnya Promosi Cakupan Desa Siaga Aktif 80,00% 85,00% 90,00% 95,00% 100,00% Erni Fatonah
upaya Kesehatan dan Upaya PHBS Rumah Tangga 50,00% 55,00% 60,00% 65,00% 70,00% Erni Fatonah
kesehatan Kesehatan Bersumber UKBM Posyandu aktif (POSYANDU
bersumberdaya Daya Kesehatan MANDIRI)
masyarakat dan
pembinaan 30,00% 50,00% 70,00% 90,00% 100,00% Erni Fatonah
failitas
kesehatan

Puskesmas Cimaragas Hal. 60


4.2 STRATEGI DAN KEBIJAKAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN CIAMIS

4.2.1 Strategi

Untuk mewujudkan pencapaian Visi dan Misi yang telah ditetapkan,

diperlukan strategi dan program kegiatan yang tepat sehingga visi dan

misi dapat tercapai. Adapun strategi untuk itu adalah sebagai berikut :

a. Meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kesehatan dasar dan

rujukan yang bermutu, merata dan terjangkau.

Puskesmas Cimaragas harus mengutamakan pada upaya kesehatan

masyarakat yang dipadukan dengan upaya kesehatan perorangan.

Puskesmas Cimaragas memfasiltasi upaya sistem kesehatan dasar

dan rujukan dengan memperluas jaringan yang efektif dan efisien,

serta peningkatan kualitas pelayanan sesuai standar yang ditetapkan.

Peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan perlu ditunjang

dengan peningkatan jumlah dan kualitas sumber daya manusia yang

terdistribusi sesuai kebutuhan, administrasi kesehatan dan

perundang-undangan yang memadai, serta penelitian dan

pengembangan kesehatan.

b. Meningkatkan kualitas lingkungan bersih melalui sanitasi dasar dan

sanitasi umum.

Peningkatan kualitas lingkungan bersih melalui sanitasi dasar dan

sanitasi umum dilaksanakan dengan melibatkan peran aktif dari

instansi terkait, swasta dan masyarakat agar terkendalinya

pencemaran lingkungan sesuai standar kesehatan.

Puskesmas Cimaragas Hal. 61


c. Meningkatkan promosi dan pemberdayaan masyarakat dalam

pembangunan kesehatan.

Keberhasilan pembangunan kesehatan di Indonesia tidak terlepas dari

partisipasi aktif masyarakat. dimulai sejak penyusunan berbagai

kebijakan kesehatan. Dalam Pemberdayaan masyarakat dilakukan

dengan mendorong masyarakat agar mampu secara mandiri menjaga

kesehatannya serta perlu dikembangkan Perilaku Hidup Bersih dan

Sehat (PHBS) dan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat

(UKBM) dalam rangka mewujudkan ”Kecamatan Sehat”.

d. Meningkatkan kebijakan dan manajemen pembangunan kesehatan.

Keberhasilan pembangunan kesehatan ditentukan pula oleh

manajemen kesehatan dengan tersedianya data dan informasi

kesehatan, teknologi kesehatan, dukungan hukum kesehatan serta

administrasi kesehatan.

Upaya pengelolaan sumberdaya pembiayaan yang efektif dan efisien,

khususnya dalam pemeliharaan kesehatan masyarakat,

dikembangkan sistem jaminan kesehatan nasional, dimulai dengan

asuransi kesehatan penduduk miskin.

4.2.2 Kebijakan

Kebijakan pembangunan kesehatan di Kabupaten Ciamis dijabarkan

dalam program dan kegiatan yang tertuang dalam kerangka logis

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bidang

Puskesmas Cimaragas Hal. 62


Kesehatan Kabupaten Ciamis, dan Kebijakan Program-program

Pembangunan Kesehatan.

4.2.2.1 Kerangka Logis Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Daerah (RPJMD) Bidang Kesehatan Kabupaten Ciamis.

a. Pelayanan Kesehatan Dasar Dan Rujukan

Sasaran

Pelayanan kesehatan penduduk miskin; Pelayanan kesehatan dasar

terhadap ibu, bayi, balita, anak, remaja, lansia; Pelayanan

kesehatan khusus; Peningkatan akses dan mutu pelayanan

kesehatan rujukan.

Indikator

1) Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin 100%.

2) Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan 100%.

3) Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat

miskin 100%.

b. Promosi Dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat

Sasaran

Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih & Sehat (PHBS) di masyarakat

dan meningkatkan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat

(UKBM), Meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang jenis

pelayanan kesehatan di sarana kesehatan.

Indikator

1) PHBS Rumah tangga 50%

Puskesmas Cimaragas Hal. 63


2) UKBM Posyandu Aktif 100%.

c. Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit

Sasaran

Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, tidak menular,

serta inspeksi lingkungan sehat.

Indikator

1) Cakupan Universal Child Imunization (UCI) 151 Kelurahan.

2) Inspeksi Tempat-Tempat Umum (TTU) 88%

d. Obat Dan Perbekalan Kesehatan

Sasaran

Pengadaan obat, bahan dan alat kesehatan; Pengawasan dan

pengendalian keamanan obat, pangan, bahan berbahaya serta

NAPZA.

Indikator

1) Terpenuhinya ketersediaan obat, bahan dan alat kesehatan

sesuai dengan kebutuhan 100%.

2) Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) yang memiliki setifikat

75%.

e. Peningkatan Sarana, Prasarana Dan Manajemen Kesehatan

Sasaran

Pengembangan, pembangunan sarana dan prasarana kesehatan

Indikator

1) Penambahan ruang rawat inap kelas 1 dan utama di

puskesmas

Puskesmas Cimaragas Hal. 64


2) Peningkatan stastus Poskesdes menjadi pustu di desa

bojongmalang.

3) Fasilitas Kesehatan Melaksanakan Standar Pelayanan Minimal

dijejaring puskesmas

4.2.2.2 Kebijakan Program-program Pembangunan Kesehatan

a. Program Obat dan Perbekalan Kesehatan

Tujuan

Tersedianya obat dan alat kesehatan yang memadai untuk

menunjang Pelayanan Kesehatan dan peningkatan mutu pelayanan

faramasi dan komunitas.

Sasaran

1) Pengadaan obat pelayanan kesehatan dasar dan rujukan

2) Pengadaan dan pengembangan alat kesehatan

3) Peningkatan pelayanan mutu farmasi dan penggunaan obat

serta alkes.

Indikator

Terpenuhinya ketersediaan obat, bahan dan alat kesehatan sesuai

dengan kebutuhan 100%.

Kegiatan

1) Pengadaan Obat dan Perbekalan Kesehatan.

2) Pengadaan Obat Pelayanan Kesehatan Dasar (PKD).

Puskesmas Cimaragas Hal. 65


b. Program Upaya Kesehatan Masyarakat

Tujuan

Meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang memadai

untuk menunjang Pelayanan Kesehatan perorangan dan

masyarakat serta penanggulangan masalah status gizi masyarakat.

Sasaran

1) Pelayanan kesehatan penduduk miskin

2) Pelayanan kesehatan dasar terhadap ibu, bayi, balita, anak,

remaja

3) Pelayanan kesehatan khusus (mata, jiwa, gigi, kesehatan kerja,

olahraga, Napza dan mata)

4) Peningkatan mutu pelayanan kesehatan Puskesmas dan

jaringannya

5) Peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan rujukan

6) Perbaikan dan penanggulangan gizi masyarakat (bayi,balita,

bumil, ibu nifas dan ibu meneteki).

Indikator

1) Cakupan kunjungan ibu hamil K1 minimal 92%.

2) Cakupan ibu hamil K4 minimal 89%

3) Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani minimal 80%.

4) Cakupan pertolongan persalinan oleh Nakes yang memiliki

kompetensi kebidanan minimal 85%.

5) Cakupan pelayanan nifas (KF 3) minimal 86%.

Puskesmas Cimaragas Hal. 66


6) Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani minimal

80%.

7) Cakupan kunjungan bayi minimal 85%.

8) Cakupan pelayanan anak balita minimal 80%.

9) Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia

6 - 24 bulan keluarga miskin minimal 10%.

10)Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan 100%.

11)Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat 100%.

12)Cakupan peserta KB aktif minimal 75%.

Kegiatan

1) Peningkatan masyarakat

2) Peningkatan pelayanan dan penanggulangan masalah

kesehatan

3) Penanggulangan gizi buruk

c. Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Tujuan

Meningklatkan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat dalam

perilaku hidup nsehat serta meningkatkan kelompok Upaya

kesehatan Bersumberdaya masyarakat.

Sasaran

1) Meningkatkan PHBS rumah tangga, institusi pendidikan,

institusi kesehatan, TTU dan tempat kerja.

2) Meningkatkan UKBM (Posyandu, posbindu, TOGA, JPKM, UKK,

dll).

Puskesmas Cimaragas Hal. 67


3) Meningkatkan Kelurahan Siaga.

Indikator

1) Cakupan desa siaga 80%

2) PHBS Rumah Tangga 50%

3) UKBM Posyandu aktif 100%

4) Rumah Sakit yang terakreditasi 17 RS

Kegiatan

1) Penyuluhan masyarakat pola hidup sehat

2) Peningkatan pemanfaatan sarana kesehatan

d. Program Pengembangan Lingkungan Sehat

Tujuan

Meningkatkan pembangunan berwawasan kesehatan melalui

penilaian kwalitas lingkungan sehat menuju kelurahan, kecamatan

dan Kota sehat.

Sasaran

1) Inspeksi kesehatan lingkungan SAB, TTU, TPM dan Industri.

2) Inspeksi kesehatan lingkungan sarana pembuangan sampah

dan sarana pembuangan air limbah serta jamban keluarga.

3) Pembinaan Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten Sehat.

4) Inspeksi dampak pembangunan terhadap kesehatan

Indikator

1) Inspeksi kualitas sarana air bersih 79%

2) Inspeksi Tempat-Tempat Umum (TTU) 88%

Kegiatan

Puskesmas Cimaragas Hal. 68


Pengkajian Pengembangan Lingkungan Sehat.

e. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular

Tujuan

Terselengaranya pengendalian Penyakit, Pemberantasan Penyakit,

dan Penanganan Bencana Secara Berdaya Guna dan Berhasil Guna.

Sasaran

Pembinaan Surveilans, Imunisasi dan kesehatan matra ;

pengendalian penyakit menular, penyakit tidak menular dan

penyakit bersumber binatang.

Indikator

1) Penderita DBD yang ditangani 100%

2) Penemuan Penderita pneumonia balita 90%

3) Penemuan Pasien Baru TB BTA Positif 89%

4) Angka konversi penderitaTB paru 85%

5) Cakupan suspek TB MDR yang diperiksa 40%

6) Penemuan Penderita Diare 88%

7) Prevalensi HIV-AIDS <5%

8) Peningkatan presentase ODHA mendapat ARV 90%

9) Peningkatan Pengetahuan Komprehensif tentang HIV/AIDS

pada kelompok umur 15-24 tahun 95%

10)Persentase populasi kunci menerima konseling dan tes HIV

100%

11)Jumlah dan persentase ODHA di Screening TB 100%

12)Peningkatan penggunaan kondom 100%

Puskesmas Cimaragas Hal. 69


13)Cakupan Desa/Kelurahan UCI 100%

14)Cakupan desa/kelurahan mengalami KLB yang dilakukan

penyelidikan epidemiologi < 24 jam 100%

15)Penemuan AFP rate per 100.000 penduduk < 15 th 100%

16)Kasus gigitan hewan tersangka rabies yang ditangani sesuai

tatalaksana 100%

17)Penemuan kasus kusta baru >5%.

Kegiatan

1) Pelayanan Pencegahan Penanggulangan Penyakit Menular,

Penyakit Tidak Menular dan Penyakit Bersumber Binatang

2) Peningkatan Imunisasi

3) Peningkatan Surveilance Epidemiologi dan Penanggulangan

Wabah dan Bencana.

f. Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia

Tujuan

Meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan terhadap lansia.

Sasaran

1) Pelayanan kesehatan dasar terhadap lansia

2) Pengembangan, pembinaan dan pelatihan pelayanan kesehatan

lansia.

Indikator Output

Meningkatnya Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan Dasar terhadap

Lansia 50%.

Puskesmas Cimaragas Hal. 70


Kegiatan

Pelayanan pemeliharaan kesehatan

g. Program Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan Makanan.

Tujuan

Meningkatan upaya pencegahan terhadap makanan dari bahaya yang

mengakibatkan gangguan kesehatan

Sasaran

Pengawasan dan pengendalian keamanan dan kesehatan makanan

hasil industri, produksi rumah tangga dan makanan restaurant.

Indikator

Infeksi sanitasi restoran / rumah makan dan jasa boga 86%

Kegiatan

Pengawasan dan Pengendalian Keamanan dan Kesehatan makanan

warung dan Restaurant.

Puskesmas Cimaragas Hal. 71