Anda di halaman 1dari 33

UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan

(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

B. RENCANA USAHA DAN ATAU KEGIATAN

B.1. Nama Rencana Kegiatan


Rencana kegiatan usaha PT.CIPTA NIAGA SEMESTA di Jl.Raya Cirebon-Losari KM
14, Blok Kliwon, Desa Japura Lor dan Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan,
Kabupaten Cirebon, adalah Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman
Ringan (Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya yang
dilaksanakan oleh PT. Cipta Niaga Semesta (Mayora Group) merupakan Perusahaan
Distributor of Fast Moving Consumer Good (FMCG) yaitu pendistribusian barang-
barang pemenuhan kebutuhan ke gerai-gerai terkait,

Tabel B.1. Aspek Legalitas Kegiatan Yang Dimiliki


No Jenis Ijin Nomor dan Tanggal Terbit Instansi Pemberi Ijin Keterangan
Pendirian Badan
Usaha/Badan
Akta Pendirian Perseroan
Kantor Notaris Mirian Hukum
1. Terbatas (PT. CIPTA NIAGA No.1 Tanggal 01 Juni 2012
Budisriyanti,SH berbentuk
SEMESTA)
Perseroan
Terbatas
Direktur Jenderal
Nomor Pokok Wajib Pajak No.31.542.169.3.036.000
Pajak Departemen NPWP
2. (NPWP) PT. CIPTA NIAGA Terdaftar Tanggal 05 Juni
Keuangan Republik Perusahaan
SEMESTA 2012
Indonesia
Pernyataan
Keputusan RUPS
tentang
Risalah Rapat (PT. CIPTA NIAGA Kantor Notaris Mirian pengangkatan
3. No.6 Tanggal 08 Juni 2017
SEMESTA) Budisriyanti,SH Direktur
Perseroan A/n.
Tn.Roman
Soentadjaja
Direktur Jenderal
No.06.856.084.6-039.000 NPWP Direktur
Nomor Pokok Wajib Pajak Pajak Departemen
4. Terdaftar Tanggal 27 Utama (Irwan
(NPWP) Pemimpin Perusahaan Keuangan Republik
Oktober 1995 Setiawan)
Indonesia
Direktur Jenderal
No.47.397.812.0-432.000 NPWP Direktur
Nomor Pokok Wajib Pajak Pajak Departemen
5. Terdaftar Tanggal 05 Juli (Irwan Roman
(NPWP) Direksi Perusahaan Keuangan Republik
2017 Soentadjaja)
Indonesia
Pemerintah Kota An.IRWAN
6. KTP Direktur Utama NIK.3173051410680003
Jakarta Barat SETIAWAN
Pemerintah Kota An.ROMAN
7. KTP Direktur NIK.3275042905610008
Bekasi SOENTADJAJA
Kementerian Hukum Pengesahan
Pengesahan Pendirian Badan No.AHU-
dan Hak Asasi Pendirian
8. Hukum Perseroan Terbatas (PT. 31849.AH.01.01.Tahun
Manusia Republik Perseroan
CIPTA NIAGA SEMESTA) 2012, Tanggal 12 Juni 2012
Indonesia Terbatas
Pemerintah
Surat Keterangan Domisili No.267/1.824.00/2012 Kecamatan Grogol Kantor Pusat
9.
Perusahaan Tanggal 04 Juni 2012 Petamburan-Jakarta Jakarta Barat
Barat
No.04360- Dinas Koperasi, Usaha
Surat Izin Usaha Perdagangan Legalitas
10. 03/PM/1.824.271, Tanggal Mikro, Kecil dan
(SIUP) Menengah Perusahaan
25 Juni 2012 Menengah, dan

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B-1
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Perdagangan Pemprov
DKI Jakarta

Dinas Koperasi, Usaha


Mikro, Kecil dan
Tanda Daftar Perusahaan (TDP) No.09.02.1.46.43891, Legalitas
11. Menengah, dan
Perseroan Terbatas Tanggal 10 Juli 2012 Perusahaan
Perdagangan Pemprov
DKI Jakarta
Direktur Jenderal
No.PEM-
Pajak Departemen Legalitas
12. Surat Keterangan Terdaftar 03698/WPJ.05/KP.0203/2
Keuangan Republik Perusahaan
012, Tanggal 05 Juni 2012
Indonesia
Direktur Jenderal
No.PEM- Wajib Pajak
Surat Pengukuhan Pengusaha Pajak Departemen
13. 03870/WPJ.05/KP.0203/2 (Pengusaha
Kena Pajak (PKP) Keuangan Republik
012, Tanggal 15 Juni 2012 Kena Pajak)
Indonesia
Pemberian Fatwa Rencana
Pengarahan Lokasi
(Pembangunan Kantor dan Dinas Pananaman
Luas lahan yang
Gudang Makanan Minuman No.:503/0342.02/DPMPTSP Modal dan Pelayanan
14. dimohon :
Ringan Non Alkohol, Elektronik, Tanggal 20 Juli 2017 Terpadu Satu Pintu
22.020 M2
Mesin Industri serta Suku Kabupaten Cirebon
Cadangnya)

Surat Keterangan Perolehan


dan Penggunaan Tanah
(Pembangunan Kantor dan Dinas Pananaman
Luas lahan yang
Gudang Makanan Minuman No.:503/0345.03/DPMPTSP Modal dan Pelayanan
15. dimohon :
Ringan Non Alkohol, Elektronik, Tanggal 21 Juli 2017 Terpadu Satu Pintu
22.020 M2
Mesin Industri serta Suku Kabupaten Cirebon
Cadangnya)

Sumber : PT.Cipta Niaga Semesta (2018)

B.2. Lokasi Kegiatan


Rencana lokasi yaitu berupa tanah darat yang saat ini telah terdapat pagar keliling
(pagar eksisting)

B.2.1. Batas Wilayah


a. Ketinggian tempat : 3 meter dpl
b. Koordinat : 060 48’ 02.79” LS dan 1080 39’ 25.36” BT
c. Batas Wilayah Administrasi :
- Sebelah Utara : Laut Jawa
- Sebelah Selatan : Desa Japura Lor, Kecamatan Pangenan
- Sebelah Barat : Desa Astanamukti, Kecamatan Pangenan
- Sebelah Timur : Desa Ender, Kecamatan Pangenan
d. Batas Lahan Tapak Kegiatan :
- Sebelah Utara : Jalan Raya Cirebon-Losari KM 14

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B-2
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

- Sebelah Selatan : Lahan Pertanian


- Sebelah Barat : Pabrik Kimia (PT. SBS)
- Sebelah Timur : Lahan Pertanian
e. Batasan Ekologis :
- Sebelah Utara : Lahan Pertanian
- Sebelah Selatan : Lahan Pertanian
- Sebelah Barat : Sungai Bangkaderes
- Sebelah Timur : Lahan Pertanian & Sungai Rawaurip
e. Batasan Sosial :
- Sebelah Utara : Kawasan Industri (Pabrik Karoseri, Pabrik Wafer, Pabrik
Terasi)
- Sebelah Selatan : Lahan Pertanian
- Sebelah Barat : Pabrik Kimia (PT. SBS)
- Sebelah Timur : Lahan Pertanian dan Stock Pile Batu Bara

B.2.2. Kegiatan Lain di Sekitar Lokasi


Lokasi kegiatan berada di Jalan Raya Cirebon-Losari KM 14 yang merupakan
ruas jalan nasional (klasifikasi fungsi jalan arteri primer) yang menghubungkan
dengan daerah-daerah disekitarnya (yang berfungsi melayani angkutan utama yang
menghubungkan Pusat Kegiatan Nasional/PKN dengan Pusat Kegiatan Wilayah) type
4/2 D (4 lajur 2 arah dilengkapi dengan pemisah jalan/median block) dan dengan
karakteristik lalulintas (aksesbilitas transportasi) arus lokal dan antar kota. Lokasi
kegiatan mempunyai akses yang strategis karena berada dijalur pantura dan ruas
jalan tol serta mudah dijangkau dan cukup dekat dengan sarana utama masyarakat.
Adapun tata guna lahan (land use) atau pusat kegiatan lain yang terdapat disekitar
lokasi Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan seperti : lahan pertanian,
kawasan industri, sarana pemerintahan (Kantor Desa Rawa Urip & Kantor Kecamatan
Pangenan), sarana kesehatan (Puskesmas Pangenan), sarana pendidkan, instansi
militer/kepolisian (Polsek Pangenan dan Koramil Pangenan), sarana perdagangan,
kawasan pesisir/pantai dan kawasan permukiman.

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B-3
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Tabel B.2. Jarak Kegiatan Dengan Fasilitas Umum


Jarak dari
No Jenis Fasilitas lokasi Keterangan
Kegiatan
Ke Arah Barat-Selatan (Barat Daya)
1. Kantor Bupati Cirebon ± 29.000 m
dari Tapak Kegiatan
Ke Arah Utara-Timur (Timur Laut)
2. Kantor Camat Pangenan ± 3180 m
dari Tapak Kegiatan
Ke Arah Barat Daya dari Tapak
3. Kantor Kuwu Japura Lor ± 2450 m
Kegiatan
4. Kantor Kuwu Rawaurip ± 820 m Ke Arah Utara dari Tapak Kegiatan
Ke Arah Timur Laut dari Tapak
5. Polsek Pangenan ± 3200 m
Kegiatan
6. Koramil Pangenan ± 4360 m Ke Arah Timur dari Tapak Kegiatan
7. Puskesmas Pangenan ± 3950 m Ke Arah Timur dari Tapak Kegiatan
8. Kantor Pos Pangenan ± 3510 m Ke Arah Timur dari Tapak Kegiatan
Ke Arah Barat dari Tapak Kegiatan
± 470 m
(SDN 1 Rawaurip)
Ke Arah Timur dari Tapak Kegiatan
± 3020 m
(SMPN 1 Pangenan)
9. Sarana Pendidikan
Ke Arah Barat dari Tapak Kegiatan
± 1520 m
(SMPN 2 Pangenan)
Ke Arah Barat dari Tapak Kegiatan
± 490 m
(SMP Ma’arif Pangenan)
10. Masjid Rawaurip ± 1090 m Ke Arah Timur dari Tapak Kegiatan
11. Pasar Gebang ± 16.000 m Ke Arah Timur dari Tapak Kegiatan
Pos Damkar-UPT Ke Arah Selatan dari Tapak
12. ± 9250 m
Sindanglaut Kegiatan
RSUD Waled Ke Arah Selatan dari Tapak
13. ± 14.120 m
Kegiatan
14. RSUD Gunungjati ± 13.554 m Ke Arah Barat dari Tapak Kegiatan
15. Pintu Tol Kanci ± 3190 m Ke Arah Barat dari Tapak Kegiatan
Sumber : Hasil Survey (2018)

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B-4
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Gambar B.1. Peta Situasi Lokasi Kegiatan (Citra)

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B-5
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

B.2.3. Kesesuaian Lokasi Dengan Tata Ruang


Peruntukan lahan didaerah/kawasan Kantor dan Gudang PT.Cipta Niaga
Semesta dapat dilihat dari Rencana Umum Tata Ruang/Rencana Tata Ruang Wilayah
(RUTR/RTRW) Kabupaten Cirebon yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor
17 Tahun 2011 (Lembaran Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 17 Tahun 2011 Seri
E.7) Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Cirebon Tahun 2011 – 2031
Bab III Bagian Kedua (Rencana Sistem Pusat Kegiatan) Pasal 6 Ayat 3 huruf (g) yang
menyatakan bahwa Kecamatan Pangenan merupakan Rencana Sistem Perdesaan
pada PPL (Pusat Pelayanan Lingkungan). Kecamatan Pangenan sebagai Kawasan
Strategis Kabupaten (KSK) sesuai kepentingan pertumbuhan ekonomi Koridor Mundu-
Losari (Pasal 56 ayat 2, huruf (d) angka (3) RTRW Kabupaten Cirebon Tahun 2011-
2031).

B.2.4. Status Lahan


Lokasi rencana kegiatan Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan
Minuman Ringan (Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya
(PT.Cipta Niaga Semesta) , terletak di Jl.Raya Cirebon-Losari Km 14, Blok Kliwon, Desa
Japura Lor dan Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, adapun
status lahan dengan luas 22.020 M2 yaitu terdiri dari 7 Sertifikat/Buku Tanah Hak
Guna Bangunan (HGB) yang telah ditingkatkan menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM)
yaitu Hak Milik pada Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah dan Kuasa Nomor : 01,
Tanggal 12 Juni 2017 seperti dijelaskan dalam tabel berikut :
Tabel B.3 : Kepemilikan dan Status Lahan PT. Cipta Niaga Semesta
Bukti Atas Lokasi Bidang Luas Ukur
No.
Kepemilikan Nama Tanah/Desa (M2)
1. HGB No.1 Slamet Viktor Panggabean Japura Lor 2.360
2. HGB No.2 Slamet Viktor Panggabean Japura Lor 1.240
3. HGB No.3 Slamet Viktor Panggabean Japura Lor 4.300
4. HGB No.4 Salman Japura Lor 4.410
5. HGB No.5 Slamet Viktor Panggabean Japura Lor 3.730
6. HGB No.43 Slamet Viktor Panggabean Rawaurip 2.930
7. HGB No.44 Slamet Viktor Panggabean Rawaurip 3.050
Jumlah Luas Lahan 22.020
Sumber : PT.CIPTA NIAGA SEMESTA, 2018

Komposisi luasan lahan PT.Cipta Niaga Semesta berdasarkan Wilayah Administrasi


Desa Japura Lor dan Desa Rawaurip (sesuai bukti kepemilikan/sertifikat) yaitu :

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B-6
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

- Desa Japura Lor-Kecamatan Pangenan : 16.040 M2 (72,84 %)


- Desa Rawaurip-Kecamatan Pangenan : 5980 M2 (27,16 %)

B.2.5. Persetujuan Prinsip Atas Rencana Kegiatan


Persetujuan prinsip atas kegiatan yang telah dimiliki PT.CIPTA NIAGA SEMESTA
sebagai pemrakarsa Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya dengan luas total
22.020 M2, dengan rincian yaitu :
1. Fatwa Rencana Pengarahan Lokasi
- Nomor : 503/0342.02/DPMPTSP, Tanggal 20 Juli 2017
- Luas Tanah yang dimohon : 22.020 M2
2. Surat Keterangan Perolehan dan Penggunaan Tanah
- Nomor : 503/0345.03/DPMPTSP, Tanggal 21 Juli 2017
- Luas Tanah yang dimohon : 22.020 M2

B.3.Skala Usaha dan atau Kegiatan

B.3.1.Luas dan Jenis Penggunaan Lahan


Rencana kegiatan yang dilaksanakan PT.CIPTA NIAGA SEMESTA (Mayora Group)
di Jl.Raya Cirebon-Losari KM 14, Blok Kliwon, Desa Japura Lor dan Desa Rawaurip,
Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat merupakan
Perusahaan Distributor of Fast Moving Consumer Good (FMCG) yaitu pendistribusian
barang-barang pemenuhan kebutuhan ke gerai-gerai terkait. Kegiatan akan
menempati areal Kantor dan Gudang dan fasilitas penunjang seluas 4542,40 M2
(untuk lantai I) dan 880 M2 (untuk Mezzanine Office/Lantai II), Bangunan Utility (120
M2) dan Jalan dengan luas lahan tertutup yaitu 13.162 M2 dari luas areal keseluruhan
22.020 M2. Rencana pemanfaatan lahan sebagaimana Tabel B.4 sedangkan secara
visual disajikan dalam Gambar B.2. Denah Penggunaan Lahan.

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B-7
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Tabel B.4. Jenis Penggunaan Lahan


Luas Lantai Luas Tapak Prosentase
No Uraian Unit
(M2) (M2) (%)
1. EFEKTIF TERBANGUN
a. BANGUNAN UTAMA (Main Build)
- Gudang Utama 3234,00 3234,00 14,85
- Gudang Area Unit 2 (16 X 8) 128,00 128,00 0,58
- Gudang Promo (16 X 8) 128,00 128,00 0,58
- Gudang BS (Barang Reject), 8X8 64,00 64,00 0,29
- Gudang Pallet (8 x 11) 88,00 88,00 0,40
- Workshop (4 x 3) 12,00 12,00 0,05
- Water Treatment Plant/WTP &
36,00 36,00 0,16
Water Tank (12 x 3)
- Ruang Hydrant 16,00 16,00 0,07
- Ruang Utility 16,00 16,00 0,07
- Ruang Panel 16,00 16,00 0,07
- Ruang Genset 16,00 16,00 0,07
- Kantor LT 1 137,40 137,40 0,62
- Kantor LT 2 (Mezanine Office) 880,00 - -
- Loading Dock (Unloading) 615,00 615,00 2,79
Luas Bangunan Utama (1.a) 5422,40 4542,40 20,62
b BANGUNAN UTILITY (Penunjang)
- Pos Jaga 24,00 24,00 0,11
- R.Tunggu Supir & Musholla 96,00 96,00 0,44
Luas Bangunan Utility (1.b) 120,00 120,00 0,55
Luas Bangunan Total (1.a+1.b) 4.662,40 21.17
Jalan Beton 8499,60 8499,60 38,60
Lahan Tertutup 13.162,00 13.162,00 59,77

2. Lahan Terbuka (RTH) 8858,00 8858,00 40,23


-Jalan Paving Block 327,00 327,00 1,49
-RTH/Taman (Area Rumput) 8531,00 8531,00 38,74

Σ LUAS LAHAN TOTAL 22.020 100,00 %


Sumber : PT.CIPTA NIAGA SEMESTA, 2018

Dari tabel di atas diketahui BCR yaitu 59,77 : 40,23 sementara BCR anjuran yakni 60
: 40. Hal ini memberikan gambaran bahwa aspek keseimbangan ketertutupan tidak
melebihi ketentuan. Namun untuk lebih efektif disarankan pada PT. Cipta Niaga
Semesta untuk membuat sumur resapan atau biopori dan lahan yang terbuka supaya
ditanami dengan tanaman peneduh.

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B-8
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Gambar B.2. Denah Site Plan

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B-9
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

B.3.2. Jenis Dan Kapasitas Barang Distribusi


B.3.2.1 Alur Distribusi Barang
PT. Cipta Niaga Semesta (Mayora Group) merupakan Perusahaan Distributor of
Fast Moving Consumer Good (FMCG) yaitu pendistribusian barang-barang pemenuhan
kebutuhan ke gerai-gerai terkait, Alur distribusi barang tersebut yaitu berkaitan
dengan pengadaan barang (purchasing order) dan pendistribusian barang (delivery
order) ke stock point, Produk kemasan dalam karton dari pabrik produsen masuk ke
gudang besar (MDC dijakarta, kemudian dari Kantor PT.Cipta Niaga Semesta Cabang
Cirebon melakukan pemesanan produk (purchasing order) ke kantor PT.Cipta Niaga
Semesta Jakarta (kantor pusat Jakarta), surat pemesanan dari kantor cabang cirebon
selanjutnya diteruskan ke gudang besar (MDC Jakarta) untuk disiapkan barang yang
akan dikirim termasuk mempersiapkan armada ekspedisi yang akan membawa
produk tersebut ke kantor cabang cirebon. Setelah produk kemasan diloading ke
dalam armada ekspedisi, kemudian dilakukan pengiriman sampai masuk gudang
tujuan (kendaraan masuk) pengiriman dilakukan melalui jalan darat dan melalui jalan
tol, setelah barang masuk di gudang Cirebon dan menjadi stock gudang yang
selanjutnya dilakukan pendistribusian barang-barang tersebut ke toko grosir, toko
semi grosir, warung kecil dan supermarket di Area Pemasaran Wilayah III Cirebon
(Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu dan
Kabupaten Majalengka) dengan menggunakan kendaraan operasional perusahaan
(kendaraan keluar).
Adapun alur distribusi barang tersebut (dengan kapasitas barang per bulan yaitu
343.440 karton), seperti dijelaskan dalam Bagan Alir Proses Pengadaan dan
Pengiriman Barang dibawah ini :

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 10
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Gambar B.3 : Bagan Alir Proses Pengadaan dan Pengiriman Barang

Pengadaan Barang (dari


Pabrik Produsen)

Masuk ke Gudang
Besar (MDC Jakarta)

Loading & Ekspedisi


Barang ke Kantor Cabang
Cirebon

Sortir Barang & Stock


Gudang Cirebon

Distribusi Barang ke Toko Distribusi Barang ke Toko Distribusi Barang ke


Grosir (Agen) Semi Grosir dan Warung Supermarket

B.3.2.2. Kapasitas Distribusi Barang

Sedangkan Jenis dan Kapasitas Barang yang ditampung digudang PT. Cipta
Niaga Semesta Cabang Cirebon yaitu seperti dijelaskan pada tabel berikut ini :
Tabel B.5. Jenis & Kapasitas Barang yang ditampung di Gudang
Jenis Alat
Jenis Asal
Kapasitas Angkut
No. Nama Barang Bahan Barang
(Volume/Bulan) (Armada
Kemasan (Kota)
Ekspedisi)
Gudang
Kemasan
Produk MDC
Plastik Mobil Wing
1. Kemasan 343.440 Karton (Kantor
dan Box
Dalam Karton Pusat)
Kertas
Jakarta
Sumber : Bussines Planning PT.Cipta Niaga Semesta, 2018

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 11
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

B.3.3. Kebutuhan dan Sumber Energi


Untuk operasional peralatan Kantor dan Gudang secara umum menggunakan
listrik dan disediakan alternatif sumber energi lain yakni genset. Oleh karena itu jika
terjadi pemadaman listrik PLN, maka kegiatan Kantor dan Gudang dapat berjalan
meskipun tidak maksimal karena kapasitas genset direncanakan dibatasi untuk
kegiatan tertentu dan pada waktu tertentu.
Tabel B.6. Sumber dan Kapasitas Pemakaian Energi
Kapasitas Estimasi Sumber (Perum/
Jenis – jenis
No Terpasang Pemakaian Captive)
Energi
Perbulan
1 Listrik 90 KVA 2.200 KWH PLN

2 Genset 100 KVA Cadangan (Back Milik Perusahaan


Up)
Sumber : PT.CIPTA NIAGA SEMESTA, 2018

B.3.4. Penggunaan Bahan Bakar dan Pelumas


Tabel.B.7. Penggunaan Bahan Bakar untuk Kegiatan Kantor dan Gudang
Waktu Penggunaan Asal Bahan Bakar
No. Jenis Penanganan Sisa
Dalam Kegiatan Dan Sisa Pelumas
Distribusi Barang dan
1 Premium SPBU Pertamina Habis pakai
Kendaraan Non Niaga
Kegiatan Gudang
2 Solar (Genset) dan Distribusi SPBU Pertamina Habis pakai
Barang
Ditampung dalam
3 Olie Service SPBU Pertamina
drum
Sumber : PT.CIPTA NIAGA SEMESTA, 2018

B.3.5. Kebutuhan Tenaga Kerja


Tenaga kerja yang terlibat pada kegiatan tahap konstruksi Pembangunan
Kantor dan Gudang oleh PT. Cipta Niaga Semesta terbagi dua perekrutan yakni
perekrutan yang dilakukan Kontraktor pada saat konstruksi dan perekrutan yang
dilakukan Pemrakarsa pada saat Operasional.
Tenaga kerja yang direkrut memanfaatkan tenaga kerja lokal (sekitar lokasi
kegiatan) dan tenaga kerja yang berasal dari sekitar wilayah Kabupaten dan Kota

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 12
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Cirebon. Adapun jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam tahapan konstruksi ini
dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel B.8. Jenis Dan Jumlah Tenaga Kerja Tahap Konstruksi
JENIS KELAMIN DAERAH ASAL PENDIDIKAN
KLASIFIKASI ASAL WNI
Akademin/
L P Jml WNA SD SLTP SLTA
PEKERJA Lokal
Komuter Perg.Tinggi
Lain
Koordinator Lapangan Cirebon 1 1 - v - - - - v
Pelaksana Bangunan Cirebon 1 1 - v - - - - v
Mandor Cirebon 1 1 v - - - - v -
Pekerja Cirebon 15 15 v - - - v v -
Driver Cirebon 1 1 v - - - - v -
Operator Cirebon 1 1 v - - - - v -
Jumlah 20 20
Sumber : PT.Cipta Niaga Semesta ( 2018 )

Tenaga kerja terdiri dari staf dan karyawan dengan rincian sebagaimana Tabel
B.9. berikut :
Tabel B.9.Jumlah dan Komposisi Kebutuhan Tenaga Kerja (Tahap Operasional)
Asal Jenis Kelamin Pendidikan
Klasifikasi Pekerja
*) L P Jumlah SD/SLTP SLTA D1/D2/D3/S1 Jumlah
Office
Manager/Kepala LKC 1 - 1 - - 1 1
Cabang
KC
Area Operation
+ 2 3 5 - 1 4 5
Supervisor
LKC
KC
Sales Supervisor + 2 2 4 - - 4 4
LKC
KC
Sales Koordinator + 3 2 5 - 1 4 5
LKC
KC
Kepala Gudang + 1 - 1 - - 1 1
LKC
KC
Sales Admin + - 6 6 - 2 4 6
LKC
KC
Admin Gudang
+ - 2 2 - - 2 2
Logistik
LKC
KC
Order Selection + 6 9 15 - 12 3 15
LKC
KC
Finance &
+ - 4 4 - - 4 4
Accounting Staff
LKC

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 13
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

KC
Salesman Taking
+ 8 3 11 - 11 - 11
Order
LKC
KC
Salesman Kanvas + 10 - 10 - 10 - 10
LKC
KC
Salesman Motoris + 13 - 13 - 13 - 13
LKC
KC
Checker Gudang + 4 - 4 - 4 - 4
LKC
KC
Helver
+ 10 - 10 - 10 - 10
Gudang/Dropping
LKC
KC
Driver
+ 25 - 25 - 25 - 25
Kanvas/Dropping
LKC
KC
Security + 6 - 6 - 6 - 6
LKC
KC
Office Boy + 3 - 3 2 1 - 3
LKC
TOTAL 94 31 125 2 96 27 125
*) KC/LKC : Kabupaten Cirebon/Luar Kabupaten Cirebon
Sumber : PT.Cipta Niaga Semesta ( 2018 )

B.3.6. Sumber Air dan Neraca Penggunaan Air


Penggunaan air bersih untuk kegiatan operasional PT.CIPTA NIAGA SEMESTA
memanfaatkan sumber air seluruhnya yang berasal dari air tanah. Penggunaan air
bersih untuk kegiatan operasional PT.CIPTA NIAGA SEMESTA diperlukan untuk
kegiatan Kantor dan Gudang domestik (mushola, pantri, dan MCK) dan kegiatan lain
yaitu pencucian mobil, penyiraman tanaman dan cadangan kebakaran. Prakiraan
jumlah kebutuhan air bersih untuk setiap peruntukan kegiatan didasarkan standar
perhitungan kebutuhan air bersih.
Perhitungan kebutuhan air bersih adalah sebagai berikut :
a. Kebutuhan Karyawan
Jumlah Karyawan 125 orang, diperkirakan kebutuhan satu orang 50 liter per hari
sehingga kebutuhan hariannya adalah 125 × 50 liter = 6.250 liter /hari atau 6.25
m3 per hari.
b. Kebutuhan Pencucian Mobil diperkirakan 3 m3 per hari
c. Kebutuhan Fasilitas umum (Mushola dan Kantin) diperkirakan 2 m3 per hari .
d. Penyiraman Taman diperkirakan 2 m3 per hari
e. Cadangan Kebakaran diperkirakan 10 persen dari kebutuhan total yaitu 1.5 m3 per
hari.

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 14
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Tabel B. 10. Perkiraan Kebutuhan Air Bersih per Hari


Sumber
Jumlah Volume Kebutuhan Air
No. JenisKegiatan Kebutuhan
(unit) Per hari
Air
1. Kebutuhan Karyawan 125 Sumur bor 6.25 m3
2. Pencucian Mobil Sumur Bor 3 m3
3. Fasilitas umum Sumur Bor 2 m3
(Mushola,kantin)
4. Penyiraman Taman Sumur Bor 2 m3
5. Cadangan Kebakaran Sumur Bor 1.5 m3
JUMLAH 14.75 m3
Sumber : PT. Cipta Niaga Semesta, 2018

Domestik
Karyawan
Q = 6.25 m3/hari Septic Tank
Q = 2 m3/hari Saluran Drainase
Mushola/Kantin Q = 8.75 M3/hari
Q = 2 m3/hari

Sumber Air Pencucian Mobil


(Sumur Bor) Q = 3 m3/hari STP
Q = 14.75 m3/hari Menguap 0,5 m3

Taman dan
Kebersihan Menyerap ke Tanah
Q = 2 m3/hari Q = 2 M3/hari

Cadangan Sungai
Kebakaran
Q = 8.75 M3/hari
Q = 1.5 m3/hari

Gambar 4. Neraca Kebutuhan Air

Untuk memenuhi kebutuhan pada kegiatan konstruksi dipenuhi dari sumur bor
yang akan dibuat di area lokasi kantor dan gudang. Diperkirakan kebutuhan air
tahap konstruksi sebesar 10 m2 per hari yakni untuk kebutuhan MCK pekerja dan
kegiatan konstruksi.

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 15
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

B.3.7. Jenis Alat Angkut dan KendaraanYang Digunakan


Tabel B.11.Jumlah Pengangkutan dan Jenis Kendaraan
Volume/Hari/waktu
No Penggunaan Jenis Kendaraan
Periode
Pengiriman Barang dari
1 Produsen ke Lokasi (Tarikan Truck/Container/Hiblow 3 rit perminggu
Komponen Barang)
Pengiriman dari Lokasi ke Stock
2 point (Bangkitan Komponen Truck 10 rit perhari
Barang)
Limbah Padat :
3
Sampah Domestik Pick Up 1 rit per minggu
Buruh/Karyawan :
4 Kendaraan Pribadi Motor 100 unit
Kendaraan Operasional Mobil 2 unit
Sumber :PT.CIPTA NIAGA SEMESTA, 2018

B.3.8. Timbulan Limbah


Eksisting pengelolaan timbulan limbah adalah sebagai mana tertuang dalam
Tabel 12 dibawah ini :

Tabel B.12. Volume Timbulan Limbah


Parameter
Kapasitas B.M.L Cara
Bentuk Sumber Sifat Kunci Kualitas Dampak yang
Jenis Limbah /Satuan (ada/ Penanganan
Fisik Limbah Limbah (rumus Parameter ditimbul kan
Waktu tidak) (ada/tidak)
kimia)
a. Padat
1. Limbah Kantor dan
Gudang
Dikumpulkan
sementara
Bagian
Tidak 50 kemudian Gangguan
Produk Reject Padat Quality - - Tidak
Bahaya kg/bulan dihancurkan estetika
Control
atau di retur ke
pusat
Dikumpulkan
Sisa Kemasan
kemudian dijual
Produk (kardus Bagian Tidak Gangguan
Padat - - - tidak ke penampung
bekas, plastik Packing bahaya estetika
(masyarakat
bekas
setempat)
PP 18 JO Dibuang ke
Proses PP 85 saluran Pencemar-an air
Air Buangan Cair Bahaya - 8.75 -
IPAL Tahun pembuangan tanah
1999
2. Limbah Domestik
Kertas bekas, Aktifitas Mudah Dikumpulkan di
bungkus Kantor Terbakar, TPS kemudian Pencemar-an air
Padat - - - Tidak
makanan & dan membusu diambil oleh DLH tanah
daun-daunan Taman k
b. Gas
Pemakaian
Asap
Tempat parkir masker Penurunan
Gas Kendaraa Bahaya CO2 -
/ Garasi pelindung kualitas udara
n
pernafasan

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 16
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Parameter
Kapasitas B.M.L Cara
Bentuk Sumber Sifat Kunci Kualitas Dampak yang
Jenis Limbah /Satuan (ada/ Penanganan
Fisik Limbah Limbah (rumus Parameter ditimbul kan
Waktu tidak) (ada/tidak)
kimia)
c. Debu
Kegiatan Pemakaian Penurunan
Meng-
Ruang Kantor Partikel Kantor Kadar 10.000 masker kualitas udara di
ganggu - 57 ug/m3
dan Gudang Debu dan Debu ug/m3 pelindung ruang Kantor
Kesehatan
Gudang pernafasan dan Gudang
d. Kebisingan
Kegiatan
Tempat parkir, Pemakaian ear
Kantor Kadar Gangguan
Ruang Kantor Bising - 37 dBA plug dan
dan Bising Pendengaran
dan Gudang perawatan mesin
Gudann
Sumber: PT.CIPTA NIAGA SEMESTA, 2017
Keterangan : Pada kegiatan proses Kantor dan Gudang PT.CIPTA NIAGA SEMESTA tidak menghasilkan limbah cair, air
hanya digunakan untuk proses MCK, Rumah Tangga dan Penyiraman Taman. Adapun proses printing
menggunakan bahan penolong yang bersifat mudah menguap.
- Baku mutu limbah Gas, Debu (dalam) berdasarkan SE Menaker No.01/Menaker/1997.
- Baku mutu Kebisingan (dalam) berdasarkan SK Menaker No.Kep-51/MEN/1999.

B.3.9. Sarana dan Prasarana


Untuk menunjang aktivitas kantor dan gudang, maka di dalam area kantor dan
gudang disiapkan sarana dan prasarana meliputi :

Pos Jaga Satpam yang ditempatkan di setiap pintu gerbang.


Musholla yang terdapat di bagian depan kantor.
Tempat cuci mobil yang diperuntukan khusus bagi kendaraan non niaga.
Ditempatkan di belakang kantor dan disiapkan dengan kapasitas dua mobil.
Kantin

B.3.10. Kesehatan dan Keselamatan Kerja


Untuk memastikan kondisi kesehatan pekerja maka akan dilakukan pengecekan
kesehatan secara berkala, bekerjasama dengan puskesmas terdekat. Sedangkan
untuk menjaga keselamatan kerja maka akan disiapkan perlengkapan keselamatan
kerja serta SOP keselamatan kerja yang wajib ditaati seluruh karyawan. Prosedur
penanganan dan pencatatan kesakitan serta kecelakaan akibat kerja dipersiapkan
bilamana terjadi kecelakaan kerja dan kesakitan kerja pada saat kerja.

B.3.11. Ruang Terbuka Hijau


Berdasarkan data penggunaan lahan lokasi kantor dan ruang Kantor dan
Gudang diketahui bahwa area terbuka menempati areal seluas 22.020 m2 yakni di
sekeliling tapak kegiatan. Disarankan dilakukan penghijuan di area depan dengan
penanaman tanaman peneduh dan penyerap oksidan seperti trembesi dan mahoni.

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 17
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

B.4. Garis Besar Komponen Kegiatan


Sebagaimana dikemukakan di atas, pembahasan komponen kegiatan yakni
tahap pra operasional, tahap operasional meliputi : Penerimaan dan Pengelolaan
Tenaga Kerja, Operasional Perkantoran, Mobilisasi Bahan Baku dan Hasil Kantor dan
Gudang, Proses Kantor dan Gudang, Waktu Operasional Kegiatan, Sistem Pemadam
Kebakaran, Pengelolaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Operasional Fasilitas
Utama dan Sarana Prasarana, Pemeliharaan Fasilitas Utama dan Sarana Prasarana,
Pengelolaan Run Off, Pengelolaan Lalu Lintas, Program Sosial Kemasyarakatan dan
Penanganan Limbah/Cemaran.

B.4.1. Tahap Pra Konstruksi

B.4.1.1. Survey Lapangan dan Kesesuaian Lokasi


Survey lapangan dilakukan untuk mengetahui kesesuaian lokasi dan daya
dukung lokasi terhadap rencana kegiatan. Lokasi yang dipilih dipandang memiliki
kesesuaian terhadap aspek kebijakan tata ruang Kabupaten Cirebon yakni termasuk
dalam kawasan pengembangan kegiatan industri serta daya dukung potensi untuk
Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan (Non Alkohol), Elektronik, Mesin
Industri serta Suku Cadangnya. Aksesibilitas lokasi dan perkembangan wilayah sangat
mendukung terhadap rencana kegiatan yakni akses transportasi langsung di jalur
yang menghubungkan tapak kegiatan dengan Jalur Pantura. Survey lapangan juga
mempertimbangkan perubahan tata guna lahan ketika pembangunan sudah dimulai.

B.4.1.2. Sosialisasi
Kegiatan sosialisasi dilakukan kepada pemerintahan Desa Japura Lor dan Desa
Rawaurip Kecamatan Pangenan, dan pemilik lahan di sekitar calon lokasi
pembangunan dan masyarakat di lingkungan terdekat dengan calon lokasi
pembangunan. Sosialisasi dilaksanakan setelah sebelumnya dilakukan orientasi
lapangan. Kegiatan ini dilakukan dengan cara penyampaian rencana pembangunan
Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan (Non Alkohol), Elektronik, Mesin
Industri serta Suku Cadangnya murni kepada masyarakat setempat. Agar tidak ada
masalah ketika pembangunan dan ketika kegiatan mulai beroperasi maka
disampaikan prakiraan dampak positif dan negatif dari rencana kegiatan serta
rencana pengelolaan dampaknya.

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 18
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

B.4.1.3. Pembebasan Lahan


Calon lokasi pembangunan merupakan Hak Milik. Kegiatan pembebasan lahan
dilakukan melalui proses jual beli langsung antara perusahaan dengan pemilik lahan
di depan Notaris.

B.4.1.4. Pengurusan Perijinan


Pengurusan perizinan dimulai rekomendasi dari pemerintahan Desa Japura Lor
dan Desa Rawaurip dan Kecamatan Pangenan. Pengurusan perijinan yang telah
dilakukan oleh PT. Cipta Niaga Semesta sebagai pemrakarsa pembangunan Kantor
dan Gudang Makanan Minuman Ringan (Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta
Suku Cadangnya yakni dimulai dari rekomendasi pemerintahan desa, kecamatan, alih
fungsi lahan dari Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon. Selanjutnya izin prinsip yang
telah diperoleh yakni Fatwa Rencana Pengarahan Lokasi dan Surat Keterangan
Perolehan dan Penggunaan Tanah yang dikeluarkan DPMPTSP Kabupaten Cirebon.

B.4.1.5. Perencanaan
Kegiatan perencanaan yang dilakukan meliputi pembuatan gambar-gambar dan
peta. Berdasarkan data situasi tahap awal perencanaan yakni pembuatan Peta
Situasi. Bersamaan dengan perencanaan tata letak, dibuat juga perencanaan detail
desain bangunan dan material meliputi Gudang Utama, Kantor, Bangunan Utility (Pos
Jaga, Ruang Tunggu Supir dan Musholla), area parkir dan jalan lingkungan beserta
fasilitas penunjang unloading dan loading dock (bongkar muat barang), saluran
drainase kawasan, pos jaga, serta taman/RTH dan IPAL.

B.4.2. Tahap Konstruksi


B.4.2.1. Mobilisasi Tenaga Kerja
Tenaga kerja pada tahap konstruksi berdasarkan kualifikasi keahlian sesuai
dengan kebutuhan. Penyerapan tenaga kerja kegiatan konstruksi yang dilaksanakan
oleh PT.Cipta Niaga Semesta diupayakan dari penduduk sekitar lokasi kegiatan,
namun pada kegiatan–kegiatan tertentu yang memerlukan keahlian khusus secara
umum didatangkan dari luar lokasi kegiatan. Penerimaan tenaga kerja mengacu
kepada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta
Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Kep. 48/Men/IV/2004

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 19
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

tentang Tata Cara Pembuatan Dan Pengesahan Peraturan Perusahaan serta


Pembuatan dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama.
Tenaga kerja tahap konstruksi adalah laki-laki dengan tingkat pendidikan SLTP,
SLTA hingga S1. Secara umum tenaga kasar seperti galian dan urugan serta
kernet/laden berpendidikan SLTP. Sedangkan welder (tukang las) dan pekerjaan lain
yang membutuhkan keterampilan secara umum berpendidikan SLTA.

B.4.2.2. Mobilisasi Peralatan dan Material


Dalam kegiatan pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya oleh PT.Cipta Niaga
Semesta menggunakan alat berat. Jenis peralatan yang digunakan meliputi : ready
mix, molen site mix, truck, dan peralatan las, selebihnya adalah peralatan mekanikal
dan manual. Pengadaan alat didatangkan dari wilayah sekitar Kabupaten Cirebon
yakni milik sendiri dan sewa. Alat yang digunakan yakni dalam kondisi baik sehingga
ramah lingkungan baik emisi yang dikeluarkan maupun tingkat kebisingan yang
ditimbulkan.
Material utama yang dibutuhkan adalah untuk pembangunan sarana dan
prasarana, seperti batu bata, batu belah, semen, asbes, baja, alumunium dan kayu.
Kendaraan akan keluar masuk selama tahap konstruksi yang berlangsung selama
kurang lebih enam bulan. Proses pengadaan material dilakukan bertahap sesuai
kebutuhan tahapan pembangunan. Khusus untuk bahan material alam seperti pasir
dan batu didatangkan dari penambang Galian C yang memiliki ijin penambangan dan
memiliki dokumen lingkungan.

Tabel B.13. Estimasi Kebutuhan Material Konstruksi


Jumlah & Jenis
Volome Asal Bahan Kendaraan
No Jenis Material Jumlah Ritasi
Material (Quary/Suplier) Angkutan
Material
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
3 Unit Dump
Batu belah (Pondasi Cidahu-Kab. Truck Engkel
1 6900 m3 @ 2 Rit/Hari
Menerus) Kuningan Kapasitas 4-6
m3
Cidahu-Kab.
Tanah Urug (Atras) Dump Truck
2 55.050 m3 Kuningan &
Engkel @ 3 Rit/Hari
(22.020 M2 x 2.5 M1) Cimalaka-
Kapasitas 6 m3
Sumedang

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 20
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Jumlah & Jenis


Volome Asal Bahan Kendaraan
No Jenis Material Jumlah Ritasi
Material (Quary/Suplier) Angkutan
Material
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Dump Truck
3 Pasir Pasang 12.560 m3 Kab. Kuningan Engkel @ 2 Rit/Hari
Kapasitas 6 m3
Dump Truck
4 Pasir Cor (Pasir Beton) 8790 m3 Kab. Kuningan Engkel @ 2 Rit/Hari
Kapasitas 6 m3
Dump Truck
5 Pasir Urug 6280 m3 Kab. Kuningan Engkel @ 2 Rit/Hari
Kapasitas 6 m3
31.400 Sak
6 Portland Cement (PC) Kota Cirebon Truck Engkel @ 1 Rit/Minggu
(1570 Ton)

7 Besi Beton & Baja 4710 Btg Jakarta Truck Engkel @ 1 Rit/Minggu

Pipa PVC (Polyvinyl


8 1570 Batang Jakarta Truck Engkel @ 1 Rit/Bulan
Chloride)

9 Keramik & Granit 6600 Dus Jakarta Truck Engkel @ 1 Rit/Bulan

628 Peil (1
10 Cat Jakarta Truck Engkel @ 1 Rit/Bulan
Peil = 24 Kg)
62.500 Kg
(417 Drum),
11 Asphalt Wearing Course Kota Cirebon Truck Engkel @ 1 Rit/Bulan
1 Drum =
150 Kg
Sumber : Analisis Teknis Bangunan, 2018

B.4.2.3. Persiapan Lahan


Tidak ada kegiatan pengupasan lahan (cut) pada kegiatan pembangunan, yang
dilakukan yakni pengurugan (penataan). Dalam pekerjaan persiapan, terdiri dari
beberapa item / jenis pekerjaan yaitu :
- Pembuatan Air Kerja
- Pembuatan Listrik Kerja
- Pembuatan Gudang Material (Los Bahan Bangunan & Alat)
- Fasilitas MCK Sementara (Semi Permanen)
- Tempat pembuangan Sampah Sementara (TPSS)

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 21
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

B.4.2.4. Pembangunan Sarana dan Prasarana

a. Jalan, Saluran Drainase dan Parkir


Kegiatan pembangunan jalan merupakan kegiatan pertama yang dilakukan
mengingat fungsi jalan dalam membentuk tapak lokasi. Jalan yang dibangun yakni
jalan dengan fungsi sirkulasi yang menghubungkan area parkir dengan pintu masuk
dan keluar.
Dalam pembangunan jalan yang pertama yakni membuat jalan masuk dari jalan
eksisting yakni Jl.Raya Cirebon-Losari. Akses jalan tersebut berfungsi sebagai jalan
utama Kantor dan Gudang Distribusi yang terdiri dari utilitas dan fasilitas jalan seperti:
gerbang/gapura, saluran drainase tepi jalan(saluran irigasi eksisting), jalur hijau jalan
(boulevard) dan terdapat utilitas berupa lampu PJU, utilitas kabel PLN.
Material yang digunakan dalam pembuatan jalan dan parkir yakni sirtu (material
campuran pasir & batu) yang berfungsi sebagai pondasi jalan, kerakal (macadam
ukuran 3/5 cm), split ukuran 2/3 dan ukuran 1/2, pasir (yang berfungsi sebagai
pengisi rongga pondasi) aspal hotmix dengan ketebalan 5 cm. Ketebalan aspal hotmix
dan split dibuat ± 25 cm dengan pertimbangan aman untuk kendaraan dalam
kecepatan rendah.
Saluran drainase dibangun dengan tujuan untuk mengendalikan air larian (run
off) dari air hujan. Saluran drainase dibangun di kanan dan kiri jalan lingkungan
dengan sistem terbuka. Untuk pemeliharaan saluran drainase (untuk memudahkan
pembersihan saluran dari sedimen, kotoran atau sampah), saluran tersebut dipasang
bak kontrol. Jaringan drainase dirancang berdasarkan kemiringan permukaan tanah
(kontur) diarahkan menuju saluran umum eksisting. Disarankan untuk membangun
bak pengendap (bak kontrol) sebelum aliran air buangan masuk ke saluran untuk
menghindari pencemaran. Tipe drainase terdiri dari dua tipe yaitu untuk saluran
tersier dan saluran kwarter sebagaimana dapat dilihat dalam Gambar B.4 dibawah ini

130
70

Tipe 1 150 Tipe 2 90

Gambar B.5. Penampang Saluran Drainase

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 22
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Untuk menghindari genangan banjir di musim hujan, maka lahan pembangunan


pada lokasi terendah dilakukan pengurugan, dipadatkan dan diratakan sampai
mencapai elevasi yang telah direncanakan. Saluran drainase jalan yang ada di lokasi
pembangunan tetap dipertahankan (difungsikan) karena diperlukan untuk
mengantisipasi genangan air di sekitar lokasi pembangunan. PT.Cipta Niaga Semesta
juga telah memperhitungkan pengelolaan kelestarian lingkungan dengan melakukan
pembuangan limbah toilet melalui septictank sehingga tidak masuk ke saluran umum.

Tabel B.14 : Perencanaan Saluran Drainase


Klasifikasi Jenis & Bentuk Dimensi
No. Debit Rencana
Fungsi Saluran Saluran Saluran
Saluran
Pasangan
Batu/Beton U-
1. Saluran Tersier 70 x 90 cm QTersier = 0,436 M3/Detik
Ditch (Berbentuk
Segi Empat)
Type Tertutup
Saluran
Pasangan
Saluran Batu/Beton U- QSekunder 1 = 0,740
2. 130 x 150 cm
Sekunder 1 Ditch (Berbentuk M3/Detik
Segi Empat)
Type Tertutup
Saluran
Pasangan
Saluran Batu/Beton U- Qsekunder 2 = 1,020
3. 300 x 250 cm
Sekunder 2 Ditch (Berbentuk M3/Detik
Segi Empat)
Type Tertutup
Sumber : Hasil Analisis, 2018

b. Pembangunan Area Kantor dan Gudang


Area Kantor dan Gudang direncanakan dibangun dalam satu bangunan dan
menyatu dengan kantor dan sarana penunjang lainnya. Seluruh bangunan yang
disiapkan yakni bangunan permanen. Pada saat pembangunan gudang Kantor dan
Gudang dan sarana penunjangnya terdapat timbulan sampah berupa potongan
material sisa dan rusak serta bekas kemasan material. Penanganan sampah
potongan logam, kayu dan kardus bekas kemasan material yakni dengan
memberikannya kepada masyarakat yang datang sendiri ke lokasi. Sedangkan

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 23
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

potongan dan pecahan bata dan sejenisnya akan diratakan dengan rencana jalan.

c. Pemasangan Instalasi Listrik dan Air


Secara umum peralatan penunjang digerakkan tenaga listrik. Pemasangan listrik
untuk operasional kegiatan bekerjasama dengan PT. PLN distribusi Kabupaten
Cirebon. Sumber energi terpasang dari PT. PLN, untuk kebutuhan penerangan seluruh
area dan operasional peralatan penunjang akan disipkan satu gardu listrik PLN.
Sistem instalasi listrik dan pemipaan air dilakukan dengan cara timbun dan konstruksi
dan bawah tanah sehingga tidak terlihat dari luar.

d. Taman dan Ruang Terbuka Hijau


Untuk memenuhi kebutuhan kawasan hijau, PT.Cipta Niaga Semesta
direncanakan akan melakukan penanaman pohon pelindung terutama bagian depan
kantor. Dengan mempertimbangkan kebutuhan peneduh dan estetis lingkungan maka
sebaiknya di area Kantor dan Gudang sebaiknya ditanami pohon. Alokasi area Kantor
dan Gudang, taman , jalan, drainase dan parkir yakni seluas 22.020 m2.

B.4.2.5. Pelaksanaan Program Keselamatan Kerja


Untuk kesehatan dan keselamatan kerja pada tahap konstruksi disediakan
perlengkapan seperti helm, sarung tangan, sepatu dan lain-lain disesuaikan dengan
jenis pekerjaan. Para pekerja disarankan untuk diikutkan dalam program BPJS
Ketenagakerjaan. Selain itu diberlakukan Standar Operasi Prosedur yang
disosialisasikan untuk menghindari kecelakaan kerja. Jam kerja dilakukan siang hari
mulai jam 08.00 WIB – 16.00 WIB.

B.4.2.6. Timbulan Limbah Tahap Konstruksi


Pada saat kegiatan konstruksi terdapat timbulan sampah berupa bekas
kemasan semen, kemasan cat serta potongan logam, penanganan yakni dengan
memberikannya kepada masyarakat yang datang ke lokasi atau dijual oleh pekerja ke
pembeli rongsok yang datang ke lokasi. Sedangkan sampah yang tidak dapat
dimanfaatkan dikumpulkan pada Tempat Pembuangan Sementara kemudian dibuang
ke TPA bekerjasama dengan pemerintahan desa dan atau Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Cirebon. Sedangkan untuk sarana sanitasi, dibuatkan MCK non permanen
untuk pekerja konstruksi.

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 24
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Tabel B.15. Jenis Limbah Dari Kegiatan Konstruksi


Parkir dan
No Uraian Material MCK Pengangkutan bahan
material
1. Jenis Limbah Kertassemen, kaleng cat, potong- Detergen, sabun, Kebisingan dan debu
an besi, baja, kayu, dan kabel dll
2 Bentuk Fisik Padat Cair Gas
3 Kapasitas Per 2-5 kg/hari 2 m3/hari -
Satuan Waktu
4 Sumber Kemasan dan Sisa material MCK pekerja Knalpot kendaraan dan
Limbah ceceran material
5 Sifat Limbah Toksik, korosif Mudahmembusuk -
6 Parameter Berat Kering Kadar bahan Tingkat kebisingan
Kunci Kadar Air dalam air dan debu
7 Kualitas % Berat Basah Kadar bahan Tingkat kebisingan
Parameter % Berat Kering dalam air dan debu
Kunci
8 Baku Mutu - - -
Lingkungan
9 Dampak Yang Pencemaran tanah dan sungai Mengganggu Penurunan kualitas
Ditimbulkan estetika, udara
pencemaran air
Sumber : Analisis Tim Studi,2018

B.4.2.7. Demobilisasi Peralatan


Demobilisasi peralatan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan
penggunaan alat di lapangan. Jalur transportasi pada kegiatan demobilisasi peralatan
khususnya yang didatangkan dari wilayah Cirebon menggunakan jalur yang sama
pada saat mobilisasi.

B.4.3. Tahap Operasional

B.4.3.1. Penerimaan dan Pengelolaan Tenaga Kerja


Tenaga kerja pada tahap operasional berdasarkan kualifikasi keahlian sesuai
dengan kebutuhan kegiatan PT.CIPTA NIAGA SEMESTA. Penyerapan tenaga kerja
direncanakan dari penduduk sekitar lokasi kegiatan. Agar karyawan mempunyai
tanggung jawab kerja terhadap perusahaan dan kesejahteraannya lebih baik, maka
perusahaan harus memperhatikan besarnya upah yang diterima dan jaminan
kesehatan dan keselamatan kerja. Penerimaan tenaga kerja mengacu kepada

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 25
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Undang–undangNo. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta Keputusan


Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Kep.48/Men/IV/2004 tentang Tata
Cara Pembuatan Dan Pengesahan Peraturan Perusahaan serta Pembuatan dan
Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama.

B.4.3.2. Operasional Perkantoran


Kegiatan operasional perkantoran terdiri dari tenaga administrasi mengikuti jam
kerja karyawan atau lembur apabila diperlukan. Operasional perkantoran mengatur
segala jenis perijinan kegiatan perusahaan, pembukuan serta administrasi keuangan
perusahaan dan pengelolaan karyawan.
Kegiatan karyawan Kantor dan Gudang PT.CIPTA NIAGA SEMESTA dan bagian
perkantoran masuk pagi yakni jam 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Namun apabila ada
barang yang harus dikirim sehingga pekerjaan harus diselesaikan melewati jam kerja,
maka kelebihan jam kerja akan dihitung lembur.

B.4.3.3. Mobilisasi Barang Kantor dan Gudang


Mobilisasi barang (distribusi barang) PT.Cipta Niaga Semesta yaitu berkaitan
dengan pengadaan barang (purchasing order) dan pendistribusian barang (delivery
order) ke stock point, Produk kemasan dalam karton dari pabrik produsen masuk ke
gudang besar (MDC dijakarta, kemudian dari Kantor PT.Cipta Niaga Semesta Cabang
Cirebon melakukan pemesanan produk (purchasing order) ke kantor PT.Cipta Niaga
Semesta Jakarta (kantor pusat di Jakarta), surat pemesanan dari kantor cabang
cirebon selanjutnya diteruskan ke gudang besar (MDC Jakarta) untuk disiapkan
barang yang akan dikirim termasuk mempersiapkan armada ekspedisi yang akan
membawa produk tersebut ke kantor cabang cirebon. Setelah produk kemasan
diloading ke dalam armada ekspedisi, kemudian dilakukan pengiriman sampai masuk
gudang tujuan (kendaraan masuk) pengiriman dilakukan melalui jalan darat dan
melalui jalan tol, setelah barang masuk di gudang cirebon dan menjadi stock gudang
yang selanjutnya dilakukan pendistribusian barang-barang tersebut ke toko grosir,
toko semi grosir, warung kecil dan supermarket di Area Pemasaran Wilayah III Cirebon
(Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu dan
Kabupaten Majalengka) dengan menggunakan kendaraan operasional perusahaan
(kendaraan keluar). Adapun alur distribusi barang tersebut (dengan kapasitas barang

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 26
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

per bulan yaitu 343.440 karton), Penanganan barang dilakukan dengan


memperhatikan aspek keamanan, kesehatan dan kebersihan.

B.4.3.4. Pengelolaan Bahan Penimbunan Dan Penataan Bahan, Pemuatan Bahan,


Pengangkutan Bahan, Pengelolaan Bahan Kadaluarsa (Barang BS)
Terhadap bahan (barang) yang datang langsung dibongkar di pintu khusus
gudang yakni pintu yang dibuat dengan ukuran kendaraan yang umumnya kendaraan
truk besar. Selanjutnya barang disimpan dalam rak sesuai dengan kelompok (jenis)
barang. Pemuatan bahan (barang) yang akan didistribusikan dilakukan melalui pintu
yang sama pada saat bongkar barang. Kendaraan pengangkut kegiatan distribusi
barang umumnya kendaraan boks. Untuk mengantisipasi adanya barang kadaluarsa,
dibuat kesepakatan dengan suplier bahwa barang-barang tersebut akan diambil
(ditarik) oleh suplier.

B.4.3.5. Waktu Operasional Kegiatan


Kegiatan karyawan kantor PT.CIPTA NIAGA SEMESTA masuk pagi yakni jam
08.00 WIB sampai 16.00 WIB dan karyawan bagian Kantor dan Gudang untuk Kantor
dan Gudang sebagian besar staf masuk pada shif pagi yakni jam 08.00 WIB sampai
16.00 WIB. Shif sore dilakukan umumnya pada bagian gudang, pendistribusian dan
bagian keamanan.

B.4.3.6. Sistem Pemadam Kebakaran


Operasional peralatan Kantor dan Gudang dan sarana penunjang PT.CIPTA
NIAGA SEMESTA secara keseluruhan menggunakan jaringan listrik. Untuk mencapai
keselamatan kerja serta mencegah dan menanggulangi bahaya dan bencana,
diperlukan pengelolaan bahaya listrik, bahaya petir dan bahaya kebakaran.
Untuk mencapai keselamatan kerja serta mencegah dan menanggulangi bahaya
kebakaran dan bencana, maka dibuat suatu kebijakan, prosedur, peraturan dan
pedoman tertulis yang diterapkan di tiap unit kerja dan berlaku bagi setiap orang.
Upaya pengelolaan kesehatan dan keselamatan karyawan meliputi :
 Adanya prosedur keselamatan kerja secara tertulis di setiap unit kerja;
 Peraturan khusus yang dibuat untuk tempat-tempat beresiko tinggi disesuaikan
dengan kondisi lokal dan standar nasional;
 Adanya prosedur penanggulangan bila terjadi kecelakaan;

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 27
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

 Semua bahan berbahaya atau gas disimpan dan diamankan sesuai peraturan dan
kondisi setempat, serta digunakan menurut pedoman kerja;
 Tersedianya perlengkapan keamanan;
 Pemasangan rambu-rambu/tanda-tanda di seluruh ruangan dengan jelas dan
mudah diikuti/dimengerti, misalnya : arah, tanda pengaman, pintu keluar dan
tanda dilarang merokok;
 Inspeksi keamanan di seluruh bangunan secara teratur, dan hasil yang diperoleh
didokumentasikan pada unit keselamatan;
 Melakukan pengujian terhadap peralatan proteksi kebakaran secara berkala
sehingga jika terjadi kebakaran, maka alarm akan berbunyi untuk
memperingatkan karyawan dan semua peralatan dapat berfungsi;
 Melakukan pelatihan penanggulangan kebakaran kepada karyawan;
 Semua staf paham dengan program keselamatan;
 Tersedianya peralatan untuk mendeteksi api/kebakaran beserta sistem alarmnya
di seluruh ruangan;
 Peralatan pemadam api ditempatkan pada tempat-tempat yang strategis dan
mudah dicapai;
 Melakukan uji coba perlengkapan K4 tersebut, minimal satu tahun sekali dengan
memberikan perhatian khusus pada daerah-daerah beresiko tinggi;
 Terdapat lorong-lorong, pintu-pintu keluar yang memadai di seluruh bagian kantor
dan gudang untuk menyelamatkan diri.

PT. Cipta Niaga Semesta menyediakan Alat Pemadam Api Ringan /APAR yakni meliputi
i. Hydrant Box, Sprinkler dan Apar
ii. Alarm tombol manual dan bel
iii. Satu set Pompa standar Nepa 20 ; UL Listed : FM Approve terdiri dari :
- APAR jenis Dry Chemical Powder Multi Purpose Foam dan CO2
- Pipa Black steel FRW Sch. 40 ASTM 53 untuk pemipaan Hidran dan Sprinkler
- Tanki Kebakaran

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 28
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Penanganan jika terjadi kebakaran :


 Jika terjadi kebakaran maka alarm akan berbunyi untuk memperingatkan
karyawan dan semua peralatan dapat berfungsi.
 Satpam dan karyawan laki–laki yang sudah terlatih membantu evakuasi karyawan
ada agar tidak terjadi kepanikan dan korban.
 Satpam dan karyawan laki–laki yang sudah terlatih mengevakuasi barang–barang
yang diperkirakan akan terbakar.
 Semua jaringan listrik diputuskan jika pemutusan otomatis ternyata macet.
 Jika api tidak dapat dipadamkan dengan peralatan yang ada, pimpinan/wakil atau
satpam meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran.
 Selama terjadi kebakaran satpam tetap siaga agar tidak ada orang asing yang
masuk ke area kantor dan gudang.

Pemeliharaan jaringan listrik dan fasilitas penangkal petir harus dengan rutin
dilakukan.Kebijakan, prosedur, peraturan dan pedoman tertulis haruslah dibuat
sebagai standar dari upaya pencehagan, pengendalian dan penanganan yang dapat
dilakukan oleh perusahaan ketika terjadi keadaan darurat dan musibah.
PT.CIPTA NIAGA SEMESTA akan melengkapi fasilitas pemadam kebakaran.
Selain itu, perusahaan memiliki prosedur tertulis mengenai penanggulangan keadaan
darurat, bahaya listrik, petir dan kebakaran seperti jalur evakuasi bisa terjadi bencana
atau kebakaran.

B.4.3.7. Pengelolaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja


Perusahaan akan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) dan berbagai
program keselamatan yang sesuai, diantaranya yaitu :
1. Pengecekan peralatan Kantor dan Gudang secara rutin setiap hari.
2. Pengecekan kesehatan karyawan secara rutin setiap enam bulan sekali, bekerja
sama dengan institusi kesehatan. Penyediaan alat–alat yang dibutuhkan dalam
keadaan emergency (tabung pemadam kebakaran di setiap ruangan dan area)
bekerjasama dengan institusi pemadam kebakaran.
3. Memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja.
4. Sedangkan beberapa upaya yang disiapkan untuk menjaga kesehatan dan
keselamatan kerja pada tahap operasional meliputi pelaksanaan Standar Operasi

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 29
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Prosedur tindakan darurat terhadap korban jika terjadi kecelakaan kerja,


menyediakan perlengkapan P3K dan sarana pendukung penanganan kecelakaan
kerja, kewajiban pekerja pada bidang-bidang tertentu untuk menggunakan alat
pelindung diri, menyiapkan standar operasi prosedur pengecekan dan penanganan
bahan-bahan kadaluarsa serta memisahkan bahan kadaluarsa dan
mengembalikan ke produsen atau suplier.

B.4.3.8. Operasional Fasilitas Utama dan Sarana Prasarana


1. Gudang
Gudang terletak bersebelahan dengan dengan area kantor. Aktivitas bongkar
dan muat barang (unloading) di gudang lebih banyak menggunakan forklif untuk
selanjutnya diangkut truk dan atau mobil boks. Kendaraan niaga yang akan
dioperasikan sebanyak 44 unit terdiri dari truk, kontainer dan mobil boks.
2 Lokasi Parkir
Tiga jenis sarana parkir yang disediakan PT. Cipta Niaga Semesta, yaitu :
- Tempat parkir motor, dua lokasi.
- Tempat parkir mobil non niaga, tiga area.
- Tempat parkir mobil niaga, tiga area.
Area parkir tersebar di lokasi/fasilitas gudang dan kantor. Bagi karyawan
diberikan tanda pengenal pengenal khusus yang diberikan kepada petugas jaga parkir
pada saat kendaraan sedang diparkir. Bagi setiap tamu yang datang akan diberikan
tanda pengenal tamu dan diserahkan pada saat akan keluar pintu gerbang.
3. Tempat Cuci Mobil
PT. Cipta Niaga Semesta melengkapi gudang dan kantornya dengan
pembangunan tempat pencucian mobil. Sarana pencucian mobil hanya diperuntukan
bagi kendaraan non niaga sebanyak 15 unit. Kapasitas tempat pencucian mobil yakni
2 kendaraan. Aktivitas pencucian mobil tidak hanya jam kerja, namun di luar jam kerja
dan hari libur pun dimungkinkan tetap beraktivitas. Dalam kondisi normal dengan
asumsi setiap kendaraan dicuci sekali dalam satu minggu maka per hari mobil yang
dicuci sebanyak 3 hingga 4 kendaraan.
4. Kantin
Kantin di sediakan untuk memenuhi kebutuhan karyawan baik staf maupun
karyawan bagian niaga. Kantin menyediakan makanan yang diolah di dapur kantin

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 30
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

dan memenuhi persyaratan kebersihan dan kesehatan. Pedagang di kantin bukan


merupakan karyawan PT.Cipta Niaga Semesta. Pengelolaan langsung oleh pedagang,
sedangkan pihak manajemen PT.Cipta Niaga Semesta melakukan pengawasan
ketertiban, kebersihan dan kesehatan bahan–bahan makanan.
5. Penyediaan Sarana Medis
PT. Cipta Niaga Semesta dengan aktivitas utama bongkar muat barang dengan
menggunakan alat berat dan kendaraan berukuran besar. Berbagai kemungkinan bisa
terjadi bagi para karyawan, mulai dari sakit yang datang tiba-tiba hingga kecelakaan.
Sarana medis sangat diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sarana medis disiapkan khususnya pada jam kerja. Penyediaan sarana medis seperti
perlengkapan, obat-obatan, bahan–bahan medis yang disiapkan hanya untuk
tindakan pertolongan pertama jika terjadi kejadian musibah kesehatan dan kecelakan
kerja. Bahan-bahan dan perlengkapan yang perlu disiapkan akan mengikuti arahan
Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon. Sedangkan jika terjadi kecelakaan berat akan
dirujuk ke rumah sakit terdekat.

B.4.3.9. Pemeliharaan Fasilitas Utama dan Sarana Prasarana


Pemeliharaan fasilitas utama dan sarana prasarana penunjang meliputi :
1. Pemeliharaan fasilitas kantor, gudang, tempat parkir, musholla seperti
pemeliharaan kebersihan, perawatan instalasi listrik dan air bersih, pengecatan
ulang pada bagian bangunan yang sudah usang.
2. Untuk pengamanan terhadap lingkungan maka di buat pagar pembatas (panel) di
sekeliling PT. Cipta Niaga Semesta.
3. Pemeriksaan secara berkala setiap tahun untuk keamanan system penunjang
seperti alat pemadam kebakaran.
4. Pemeliharaan tanaman pada Ruang Terbuka Hijau (RTH) melalui penyiraman dan
pengambilan daun–daun dan ranting yang jatuh.
5. Pengawasan terhadap penanganan limbah yang dihasilkan agar tidak terjadi
penumpukan sampah.

B.4.3.10. Pengelolaan Run Off


Alokasi ruang terbuka relatif memenuhi standar sebagaimana ketentuan
peraturan perundangan yakni mencapai 40 persen. Namun demikian dari luas

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 31
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

tersebut sebagian merupakan area terbuka yang mengalami perkerasan. Oleh karena
sebagai alternatif penggantinya yakni pembuatan lubang-lubang biopori dan sumur
resapan akan dimaksimalkan. Upaya penanaman tanaman penghijauan juga
direncanakan mampu meresapkan air hujan sebelum masuk ke badan air melalui
saluran drainase. Drainase dirancang dengan kapasitas mampu mengalirkan air
dalam tapak menuju badan air penerima, sehingga tidak akan terjadi genangan dalam
tapak kegiatan akibat tidak ada keseimbangan antara besarnya curah hujan dan
kecepatan pengaliran. Pemeliharaan drainase menjadi kewajiban perusahaan dalam
upaya pengelolaan run off sehingga pengaliran air limpasan menjadi lancar dan
terkendali.

B.4.3.11. Pengelolaan Lalu Lintas


Lokasi kegiatan terletak di Jalan Raya Cirebon-Losari di Desa Japura Lor dan
Desa Rawaurip yang merupakan jalur penghubung regional. Keluar masuknya
kendaraan akan berpengaruh pada peningkatan arus lalu lintas terutama pada saat
jam berangkat kantor atau sekolah dan jam pulang serta hari libur. Oleh karena itu
diharuskan pemasangan rambu–rambu yang sesuai dengan peraturan dan mudah
dilihat serta menyiapkan petugas yang mengatur keluar masuk kendaraan.Selain itu
agar tidak ada penumpukan kendaraan di pintu keluar masuk, disediakan sarana
parkir. Jenis sarana parkir yang disediakan PT.CIPTA NIAGA SEMESTA yaitu :
- Tempat Parkir motor bagi karyawan dan pengunjung;
- Tempat parkir mobil bagi karyawan dan pengunjung.

B.4.3.12. Program Sosial Kemasyarakatan


Bentuk sosial kemasyarakatan PT.CIPTA NIAGA SEMESTA bagi masyarakat
sekitar diupayakan memiliki program yang berkelanjutan (terarah, terkondisi dan
terprogram) tidak hanya hal–hal yang bersifat insidentil. Misalnya bekerja sama
dengan aparat pemerintahan Desa Japura Lor dan Desa Rawaurip dalam menanggapi
keluhan masyarakat di sekitar lingkungan kegiatan dan memberikan bantuan yang
diperlukan untuk keluhan tersebut, terutama untuk kesehatan dan kenyamanan
lingkungan. Selain itu diperlukan adanya komunikasi yang baik antara pihak PT.CIPTA
NIAGA SEMESTA dengan aparat Desa Japura Lor dan Desa Rawaurip agar tidak ada
penolakan terhadap kegiatan dari masyarakat di lingkungan kegiatan, misalnya
berhubungan dengan jam kerja, dampak cemaran atau gangguan lainnya.

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 32
UKL UPL Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan
(Non Alkohol), Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya

Saat ini yang harus menjadi perhatian bagi pemrakarsa yaitu PT.Cipta Niaga
Semesta, karena lingkungan lokasi rawan banjir dan dekat dengan sungai (Sungai
Bangkaderes disebelah barat dan Sungai Rawaurip disebelah timur), maka
diharapkan membuat drainase yang baik, terutama di sepanjang jalan area depan dan
permukiman penduduk agar setelah lokasi kegiatan terbangun, tidak terjadi banjir di
area permukiman penduduk disekitar lokasi.

B.4.3.13. Penanganan Limbah/Cemaran


Sebagaimana Tabel timbulan limbah yang dihasilkan dari operasional
Pembangunan Kantor dan Gudang Makanan Minuman Ringan (Non Alkohol),
Elektronik, Mesin Industri serta Suku Cadangnya PT.CIPTA NIAGA SEMESTA yakni
terdiri dari limbah padat dan cair domestik.
a. Limbah Padat Domestik
Pengelolaan Limbah Padat domestik dilakukan dengan mengumpulkan sampah
dalam wadah–wadah (tempat sampah) yang telah disediakan, menimbun untuk
sementara waktu dalam TPS sampah dan selanjutnya dilakukan pengangkutan
oleh pihak yang berwenang dalam pengangkutan sampah di Kabupaten Cirebon.
b. Limbah Cair Domestik
Merupakan limbah cair yang berasal dari kegiatan domestik berupa air kotor (waste
water/grey water) dari toilet dikelola dengan dialirkan ke septic tank yang
menggunakan sistem kedap dan limpasannya akan dialirkan ke drainase.

Pemrakarsa :
PT. CIPTA NIAGA SEMESTA B - 33