Anda di halaman 1dari 3

Apa rencana PKI dibalik usul pembentukan angkatan ke 5 dan apa

akibat yang ditimbulkan dengan adanya usulan PKI tentang


dipersenjatainya petani dan buruh bagi masyarakat indonesia pada
masa itu
Pada masa Demokrasi terpimpin, Partai Komunis Indonesia merupakan partai besar Indonesia
pascaPemilu 1955, merupakan unsur dalam konsep Nasakom (Nasional, Agama dan Komunis). Dengan
situasi politik yang penuh gejolak dan seruan revolusioner dari Presiden Soekarno serta banyaknya
Konflik seperti Irian Barat (Trikora) dan Ganyang Malaysia (Dwikora) yang membutuhkan banyak
sukarelawan-sukarelawan, PKI kemudian mengajukan usul kepada pemerintah/Presiden untuk
membentuk angkatan kelima yang terdiri atas kaum buruh dan tani yang dipersenjatai.

Hal ini menimbulkan kegusaran dikalangan pimpinan militer khususnya Angkatan Darat. Khawatir unsur
ini digunakan oleh PKI untuk merebut kekuasaan, meniru pengalaman dari revolusi baik dari Rusia
maupun RRC. Oleh karena itu itu, pimpinan Angkatan Darat menolak usulan itu.

Pada saat situasi pra G30S, terjadi konflik tertutup yang cukup panas antara Angkatan Darat dan PKI
terutama untuk mengantisipasi kepemimpinan nasional pasca Presiden Soekarno. Belakangan
disebutkan oleh sebagian kalangan bahwa dalam konflik terutama Dwikora, Angkatan Darat dianggap
tidak sungguh sungguh dalam melakukan operasi militer dibandingkan Angkatan Laut dan Angkatan
Udara, sehingga memancing PKI untuk membentuk unsur ini sebagai bantuan sukarelawan.

PKI sendiri melatih berbagai unsur-unsur ormasnya dalam bentuk latihan militer meski ada sebagian
menyebutkan bahwa latihan yang diikuti unsur-unsur PKI sebenarnya adalah latihan resmi untuk
sukarelawan baik dari kalangan Nasionalis maupun Agama. Namun berbagai kesaksian dari para tahanan
politik menyebutkan bahwa latihan itu justru lebih banyak diikuti oleh unsur Komunis seperti Pemuda
Rakyat dan Gerwani dibandingkan unsur-unsur lain. Sehingga banyak kesaksian dari para tahanan politik
terutama mantan petinggi militer yang menjadi tahanan politik yang mengatakan bahwa panyak
perwira-perwira menengah yang kemudian tersangkut dalam G30S yang dituduh melatih unsur unsur
komunis mengatakan bahwa latihan itu adalah latihan sukarelawan untuk dwikora yang sifatnya resmi.

Dalam latihan bagi sukarelawan tersebut, para saksi terutama dari Angkatan Udara juga mengatakan
keheranannya bahwa latihan ini mirip latihan tentara merah Tiongkok Komunis, terutama ketika defile
baris-berbaris meski dijawab untuk sebagai unsur kepantasan (kegagahan) saja.

Akhirnya muncul kasus penyelundupan senjata ilegal dari RRC atau Tiongkok komunis yang dituduhkan
dikemudian hari, terutama pascaperistiwa Gerakan 30 September yang gagal, yang dituduhkan sebagai
usaha PKI untuk membentuk angkatan kelima dengan bantuan RRC. Namun kasus ini, yang disebut-
sebut pada masa Orde Baru adalah benar-benar adanya, setelah reformasi 1998, menjadi bagian yang
dipertanyakan atau merupakan unsur dari sekian unsur sejarah Indonesia yang masih gelap.
Jelaskan perbedaan latar belakang
terjadinya pemberontakan DI/TII di jawa
barat dengan DI/TII aceh

DI/TII di Daerah Jawa Barat:

dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan (SM) Kartosuwiryo. ia telah mempunyai cita2 untuk mendirikan
negara islam indonesia (NII) yang diwujudkan sejak ditandatangani perjanjian renville pd tgl 8 desember
1947 dengan psukan TNI harus meninggalkan wilayah JaBar dan hijarh ke JaTeng yg dikumandangkan pd
proklamasi pd tgl 7 agustus 1949.

namun kembalinya pasukan tentara TNI dr Yogyakarata merupakan ancaman bg kelngsungan


tercapainya cita2 S.M. oleh karena itu pasukan TNI yang kembali ke Yogyakarta harus dihancurkan agar
tdk memasuki wilayah Jawa Barat.vdan terjadilah pemberontakan DI/TII Kartosuwiryo dengan pasukan
TNI. akibatnya psukan S.M semakin terdesak dan bertambah lemah. S.M pun akhirnya ditangkap dan
dijatuhi hukuman mati.

DI/TII di Aceh:

dipimpin oleh Daud Beureuh. setelah perang kemerdekaan berakhir & negara Indonesia kembali kedlm
bentuk NKRI th 1950. dan daerah Aceh yg sebelumnya merupakan daerah istimewah diturunkan
statusnya daerah keresidenan dibawah pimpinan Sumatera Utara. kebijakan ini ditentang oleh Daud,
dan ia mengeluarkan malkumat tntang penyatuan Aceh kedlm NII pimpinan Kartosuwiryo. akibatnya
banyak tokoh yag mendukung gerakan Daud. dan pemerintah berusaha mengatasi gerakan itu dengan
kekuatan senjata yg dilakukan terang2an terhdp Aceh.

intinya :

yg di JaBAr : S. M tidak menginginkan Pasukan TNI kembali Ke JaBar karena ancaman cita2nya yg tdk
akan tercapai. dan yg DI Aceh : DAud tdk ingin Aceh menjadi daerah keresidenan dan ia ingin menyatu
dngn gerakan S.M yaitu Negara Islam Indonesia.
Jelaskan Mengapa Angkatan Darat Khawatir Atas Usulan PKI Agar Petani
Dan Buruh Dipersenjatai ?

Para petani dan buruh yang dipersenjatai ini dikenal dengan nama Angkatan Kelima, yang
merupakan unsur pertahanan dalam segi keamanan Republik Indonesia atas gagasan Partai
Komunis Indonesia (PKI). Kegusaran pertama muncul dari kalangan militer Angkatan Darat
yang khwatir apabila Angkatan Kelima benar-benar dipersenjatai justru akan digunakan oleh
PKI sebagai alat untuk merebut kekuasaan, di mana meniru pengalaman dari revolusi seperti
yang dilakukan oleh Rusia maupun Republik Rakyat China (RRC).

Kekhawatiran Angkatan Darat pun terbukti dengan munculnya kasus penyelundupan senjata
ilegal dari RRC atau Tiongkok Komunis yang dituduhkan dikemudian hari, terlebih selepas
peristiwa G30-SPKI yang gagal. Usaha tersebut dituduhkan sebagai usaha PKI untuk
membentuk Angkatan Kelima dengan bantuan RRC. Apalagi sebelum terjadinya peristiwa
G30S-PKI, kesaksian Angkatan Udara yang menyebutkan bahwa dalam latihan bagi
sukarelawan (Angkatan Kelima) muncul kemiripan dengan latihan tentara merah Tiongkok
Komunis, terutama dalam hal defile baris-berbaris. Meskipun sebenarnya hal tersebut disangkal
sebagai unsur kepantasan atau kegagahan saja.