Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu masalah kesehatan yang
membutuhkan penanganan yang berkesinambungan karena memiliki dampak
yang sangat luas, sehingga perlu penanganan khusus sebelum terlambat ( Siti,
2014). Ketepatan menggosok gigi adalah hal terpenting pada perawatan gigi.
Menurut data, pemahaman masyarakat dalam memelihara kesehatan gigi masih
tergolong rendah. Hasil penelitian Depkes pada tahun 2013 mengatakan bahwa
sebagian besar masyarakat Indonesia sudah menggosok gigi, namun hanya sedikit
masyarakat yang memiliki kebiasaan yang benar dalam menggosok gigi. Hiranya
(2013) menyatakan bahwa menggosok gigi yang tepat dilakukan pada pagi hari
setelah makan dan sebelum tidur malam, hal itu dikarenakan agar sisa-sisa
makanan tidak menempel di email gigi yang kemudian akan menjadi plak
membandel dan dapat menjadi faktor pencetus terjadinya karies gigi. Menggosok
gigi tidak hanya dilakukan pada pagi dan malam hari saja, sebenarnya menggosok
gigi harus dilakukan setiap kali setelah makan, namun karena pada siang hari dan
sore hari sebagian besar orang melakukan kegiatan di luar rumah dan tidak harus
membawa sikat gigi dan pasta gigi, maka gosok gigi dapat dilakukan hanya pagi
hari dan malam hari saja asalkan gosok gigi dilakukan dengan tepat dan cermat.
Cara yang cermat yang dimaksud adalah menggosok gigi dengan teknik, dan
bahan yang tepat. Teknik menggosok gigi harus dapat membersihkan semua
permukaan gigi dan gusi, pergerakan sikat tidak boleh merusak jaringan gusi atau
menyebabkan abrasi pada gigi, dan menggosok gigi harus memperhatikan sikat
gigi dan pasta gigi. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun
2013 menyebutkan bahwa rata-rata penduduk Indonesia anak usia 6-12 tahun
bermasalah pada kesehatan gigi dan mulut. Anak usia 11-12 tahun juga
merupakan periode kritis dalam pemeliharaan dan peningkatan gaya hidup
seseorang. Pada tahap ini terjadi peningkatan proses metabolisme yang
mengakibatkan kebutuhan energi meningkat, meningkatnya kebutuhan energi
menyebabkan perilaku mengkonsumsi makanan atau mengemil pada anak juga
meningkat dan pola makan yang tidak teratur dibandingkan usia anak lainnya
sehingga resiko terjadinya karies gigi pada usia ini meningkat (Santrock, 2011).

B. Tujuan
BAB II
PEMBAHASAN

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Pokok Bahasan Kebersihan Gigi dan Mulut
Sub Pokok Bahasan Teknik Menggosok Gigi yang Benar
Hari / Tanggal Jumat, 12 Oktober 2018
Waktu 60 menit
Tempat SDN Tawanggede 02
Sasaran Siswa kelas 4 dan 5 SD

A. Tujuan Umum
Siswa sekolah dasar kelas 4 dan 5 dapat mengetahui cara menggosok gigi yang
benar
B. Tujuan Khusus
1. Dapat mempraktikkan teknik menggosok gigi
2. Dapat
C. Materi
1. Pengertian Menggosok Gigi
Menggosok gigi adalah membersihkan gigi dengan sikat gigi dan pasta gigi.

2. Manfaat Menggosok Gigi


a. Gigi menjadi bersih dan sehat.
b. Mencegah timbulnya caries atau karang gigi, lubang gigi dan penyakit
lainnya.
c. Memberikan perasaan segar dalam mulut.
d. Mencegah bau nafas tidak sedap.
3. Waktu Menggosok Gigi
a. Sesudah makan pagi (sarapan)
b. Sebelum tidur
c. Sehabis makan
4. Cara Merawat Gigi, Gusi dan Mulut agar Tetap Bersih danSehat
a. Makanlah makananyang bergizi (Empat sehat lima sempurna).
b. Batasi makanan dan minumanyang mengandung karbohidrat (gula)
seperti: es krim, permen, coklat dsb. Kandungan gula inilah yang
menyebabkan gigi cepat keropos. Demikian juga dengan makanan-
makanan yang lengket, dan tak perlu proses pengunyahan yang cukup,
seperti fast food, yang membuat plak gigi mudah terbentuk.
c. Sikat gigi setiap hari pada pagi hari sesudah sarapan dan sesudah makan
malam/ sebelum tidur dengan cara yang baik dan benar.
d. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluor, karena fluor terbukti bisa
menurunkan angka kejadian karies gigi.
e. Melakukan pemeriksaan berkala ke dokter gigi setiap enam bulan sekali,
supaya kalau ada gigi yang mulai bermasalah/berlubang dapat segera
ditangani sebelum terlanjur menjadi besar (deteksi dini). Hendaknya
dipahami bahwa sekali gigi mulai berlubang, karies ini tidak bisa
mengecil lagi tetapi secara pelan tapi pasti akan membesar terus.

5. Cara Menggosok Gigi


a. Persiapan Alat dan Bahan
 1 buah sikat gigi
 Gelas atau cangkir berisi air
 Pasta gigi
 Lap dan handuk kering
b. Cara Kerja

 Cuci tangan.

 Ambil dan dekatkan peralatan.

 Keluarkan isi pasta gigi penuh dan merata pada permukaan sikat gigi.
 Tutup kembali pasta gigi dan kembalikan pada tempatnya.

 Mulailah berkumur dengan air.

 Sikat gigi dan gusi dengan posisi kepala sikat membentuk sudut 45
derajat di daerah perbatasan antara gigi dengan gusi.

 Gerakkan sikat dengan lembut dan memutar. Sikat bagian luar


permukaan setiap gigi atas dan bawah dengan posisi bulu sikat
45 derajat berlawanan dengan garis gusi agar sisa makanan yang
mungkin masih menyelip dapat dibersihkan.

 Gunakan gerakan yang sama untuk menyikat bagian dalam permukaan


gigi.

 Gosok semua bagian permukaan gigi yang digunakan untuk


mengunyah. Gunakan hanya ujung bulu sikat gigi untuk
membersihkan gigi dengan tekanan ringan sehingga bulu sikat tidak
membengkok. Biarkan bulu sikat membersihkan celah-celah gigi.
Rubah posisi sikat gigi sesering mungkin.

 Untuk membersihkan gigi depan bagian dalam, gosok gigi dengan


posisi tegak dan gerakkan perlahan ke atas dan bawah melewati garis
gusi.

 Berkumur- kumur sampai mulut terasa bersih.

 Lap / keringkan mulut dengan handuk.

 Rapikan alat – alat.

c. Hal yang Perlu Diperhatikan

 Kita harus menggunakan sikat gigi sendiri.

 Menyikat gigi jangan terlalu keras.

 Jangan sampai tertelan air bekas kumur – kumur.


 Gunakan sikat gigi yang berbulu lembut.

6. Cara Merawat Gigi

a. Rutin menggosok gigi dua kali sehari yaitu pagi setelah sarapan dan malam
sebelum tidur

b. Kurangi makanan manis melekat atau makanan yang mengandung


gula,seperti: cokelat, kue manis, permen,dll

c. Perbanyak makan sayuran yang bererat dan buah yang mengandung banyak
air seperti: semangka, melon,dll

d. Rutin memeriksakan kesehatan gigi anda minimal 6 bulan sekali ke dokter


atau ke perawat gigi di pelayanan kesehatan gigi dan mulut terdekat

e. Perbanyak minum air putih, terutama setelah makan makanan manis melekat

f. Kurangi minum teh/ kopi atau minuman yang dapat menimbulkan pewarnaan
pada gigi

g. Kurangi minum-minuman bersoda karena sifat asam dari minuman tersebut


dapat mengikis lapisan email gigi

D. Metode
Ceramah dan demonstrasi

E. Media
LCD, leaflet, video
F. Kegiatan Penyuluhan
No. Tahap / Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan sasaran
1. Pembukaan : 10 menit  Memberi salam pembuka dan Menjawab salam dan
mempekenalkan diri memperhatikan
 Menjelaskan pokok bahasan dan
tujuan penyuluhan
 Membagi lealfet
2. Pelaksanaan : 20  Menjelaskan pengertian Memperhatikan penjelasan
menit menggosok gigi Memperhatikan Demonstrasi
 Menjelaskan manfaat menggosok
gigi
 Menjelaskan waktu yang tepat
untuk menggosok gigi
 Menjelaskan cara merawat gigi,
mulut dan gusi
 Demonstrasi cara menggosok gigi
yang benar
 Menjelaskan cara merawat gigi
3. Evaluasi : 5 menit Menanyakan kepada peserta Menjawab pertanyaan
mengenai materi yang diberikan
4. Terminasi : 2 menit  Mengucapkan terimakasih atas Mendengarkan
peran serta Menjawab salam
 Mengucapkan salam penutup