Anda di halaman 1dari 2

INFORMASI PEMBERIAN OBAT ANTI PASKA OPERASI

Dokter Anestesi :
Pemberi Informasi:
Penerima Informasi :

Apa itu NYERI (Pain)?


Menurut International Association for Study of Pain (IASP) nyeri adalah
pengalaman perasaan emosional yang tidak menyenangkan akibat terjadinya
kerusakan jaringan/ organ tubu. Nyeri adalah suatu hal yang bersifat
subyektif, sehingga tingkat nyeri yang dirasakan bersifat individual.

Bagaimana nyeri bisa timbul?


Nyeri aska operasi umumnya merupakan nyeri akut yang disebabkan oleh
karena ada kerusakan jaringan dan ini menghilang seiring dengan
penyembuhan jaringan tersebut. Nyeri akut biasanya hilang setelah beberapa
jam hingga beberapa hari.

Tingkat intensitas nyeri ditentukan antara lain dari lokasi operasi,


besar/panjang irisian dan besarnya kerusakan jaringan.

Apa yang terjadi jika nyeri paska operasi tidak diatasi?


Jika pasien paska operasi mengeluhkan nyeri akan menyebabkan gangguan
pernafasan, nafas menjadi cepat, tekanan darah dan denyut nadi meningkat,
tidak mau bergerak sehingga menyebabkan tubuh menjadi bengkak
penyembuhan luka menjadi lambat.

Bagaimana cara mengatasi nyeri paska operasi?


Ada 2 pendekatan untuk mengatasi nyeri yaitu pendekatan nyeri yaitu
pendekatan non farmakologi dan farmakologi.

Pendekatan non farmakologi antara lain dengan :


 Latihan nafas dalam
 Relaksasi
 Kompresi panas dingin
 Hipnoterapi
 Akupuntur
Pendekatan farmakologi dilakukan dengan pemberian obat-obatan baik secara
minum, injeksi, atau teknik-teknik tertentu sesuai kebutuhan.

Ada beberapa kasus dimana obat anti nyeri menimbulkan gelala alergi yang
bersifat individual, sehingga jika ada riwayat alergi obat mohon diinformasikan
kepada petugas.

Dengan ini menyatakan bahwa saya telah menerangkan hal-hal diatas secara
benar dan jujur dan memberikan kesempatan untuk bertanya dan/atau
berdiskusi.

Tanda Tangan Pemberi Informasi

( ............................................... )

Dengan ini menyatakan bahwa saya telah menerima informasi sebagaimana


diatas dan telah memahaminya dan telah diberi kesempatan untuk bertanya
dan berdiskusi.

Tanda Tangan
Penerima Informasi

Hubungan penerima informasi dengan pasien .............. ( .........................)

* Bila pasien tidak kompeten atau tidak menerima informasi, maka penerima
informasi adalah wali atau keluarga terdekat.