Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN KEGIATAN

PERINGATAN HUT RI KE 74
“AYO SPORTIF”

SMTK KHARISMA PALOPO


TAHUN 2019

A. PENDAHULUAN
Kemerdekaan Republik Indonesia yang digapai melalui perjuangan para pahlawan bangsa
merupakan rahmat dan anugrah dari Tuhan yang tak ternilai. Tujuh puluh empat
tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, selayaknyalah sebagai Warga negara untuk terus
mensyukuri nikmat tersebut. Kemerdekaan sejatinya telah menjadi jembatan emas bagi
bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-citanya. Yakni, melindungi segenap bangsa
Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum,
mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan
kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Wujud syukur tersebut bisa dilakukan dengan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan-
kegiatan positif yang semakin menumbuhkembangkan semangat nasionalisme. Salah satunya
yakni melalui pembudayaan sikap sportif, yang merupakan karakter seorang Pahlawan.
Berkaca pada sejarah, para Pahlawan bangsa kita telah banyak mencontohkan sikap sportif
dalam perjuangan memeroleh kemerdekaan. Sikap sportif bahkan menjadi ‘ruh’ yang
menggerakan dan pada akhirnya mengantarkan pada Kemerdekaan. Peristiwa
Rengasdengklok yang menjadi bagian penting perumusan Kemerdekaan, merupakan bukti
sikap sportif para pahlawan bangsa. Antara golongan tua dan muda, dengan elegannya
menyepakati penentuan waktu Proklamasi kemerdekaan.
Melihat potret bangsa dewasa ini, budaya sportif semakin luntur. Para pejabat, politisi,
akademisi, penegak hukum, olahragawan dan berbagai pihak lainnya, justru menunjukan
sikap yang non sportif. Praktik korupsi kian merajalela menjerat para pejabat Negara. Praktek
suap dan pengaturan skor pun tak luput menjerat dunia olahraga kita. Jika kondisi demikian
terus menerus dibiarakan, tentu akan menghambat upaya mencapai cita-cita bangsa.
Perlu upaya sejak dini pembudayaan sikap sportif. Sekolah sebagai institusi pendidikan
yang didalamnya diisi oleh generasi-generasi muda, merupakan lahan yang tepat untuk
memulai pembudayaan sikap sportif tersebut. Oleh karena itu, dalam rangka
memperingati Hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 dan
pembudayaan sikap sportif, OSIS SMTK KHARISMA mengadakan kegiatan peringatan
kemerdekaan yang bertema “AYO SPORTIF”.

B. DASAR KEGIATAN
Kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 SMTK KHARIMSRembang dilaksanakan
dengan mengacu pada:
1. Program kerja OSIS SMA Negeri 1 Rembang seksi bidang Pembina bidang
kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara.
2. Rapat pengurus OSIS , Senin 03 Agustus 2015
3. Rapat pengurus dan pembina OSIS , Rabu 05 Agustus 2015
C. TEMA KEGIATAN
Kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 70 SMA Negeri 1 Rembang tahun 2015
mengambil tema yakni “ AYO SPORTIF”

D. BENTUK KEGIATAN
Kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-70 terdiri dari lomba-lomba, yakni:
1. Lomba dubing pidato pahlawan nasional
2. Lomba tarik tambang puteri
3. Lomba make up berpasangan putera puteri
4. Lomba estafet memindahkan bola dengan gelas putera puteri
5. Lomba memindahkan kaleng dengan stick putera berpasangan
6. Jalan sehat

E. TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan peringatan HUT RI ke 70 SMA Negeri 1 Rembang bertema bertujuan:
1. Meningkatkan semangat Keimanan dan Ketakwaan terhadap Allah SWT
2. Menumbuhkembangkan semangat nasionalisme terhadap bangsa dan Negara
3. Pembudayaan sikap sportif dilingkungan sekolah
4. Melaksanakan program kerja OSIS SMAN 1 Rembang tahun 2015

F. SASARAN KEGIATAN
Kegiatan peringatan HUT kemerdekaan RI ke-70, sasaran kegiatannya adalah seluruh
warga SMA Negeri 1 Rembang

G. PELAKSANAAN
Kegiatan peringatan HUT RI ke-70 SMA Negeri 1 Rembang yang mengambil tema “Ayo
Sportif” berjalan meriah. Pelaksanaan kegiatan dimulai pada hari Selasa 18 agustus
2015 pukul 07.00 wib, yang dibuka langsung oleh Purwito, S.Pd selaku Kepala Sekolah
sekaligus Penanggungjawab kegiatan. Pembukaan dilakukan secara simbolis dengan
meniup Peluit sebanyak tiga kali oleh Kepala Sekolah yang diiringi tepuk tangan, civitas
akademika yang hadir dan memadati lapangan SMA Negeri 1 Rembang.
Pasca pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan aneka kegiatan perlombaan. Pada
peringatan HUT RI ke 70 ini, terdapat lima jenis perlombaan yakni lomba tarik tambang
puteri, lomba memindahkan kaleng berpasangan putera, lomba estafet memindahkan
bola pimpong putera-puteri, lomba make up berpasangan putera-puteri dan lomba
lipsync pidato Pahlawan.
Perlombaan pertama diawali dari cabang lomba tarik tambang puteri. System permainan
yakni menggunakan system knock out. Dimana setiap tim yang memenangkan
pertandingan akan terus melaju ke babak berikutnya. Sebaliknya tim yang kalah secara
otomatis gugur. Setiap pertandingan terdiri dari dua rounde. Setiap rounde bernilai 1
point. Pemenang pertandingan adalah tim yang mengumpulkan dua point disetiap
pertandingannya. Pada hari pertama, yang berlangsung pada hari selasa 18 agustus
2015 merupakan partai perdana. Sebanyak 24 empat tim ikut meramaikan lomba tarik
tambang yang digelar di lapangan SMA Negeri 1 Rembang. Pada partai perdana
didapat 12 tim pemenang, yang selanjutnya berhak lolos untuk fase selanjutnya.
Setelah perlombaan tarik tambang, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan kedua,
yakni memindahkan kaleng dengan stick putera berpasangan. Sebanyak 24 tim ikut
meramaikan lomba ini. Perlombaan ini menggunakan system grup, dimana sebanyak 24
tim dibagi menjadi 6 grup. Masing-masing grup terdiri dari 4 tim. Setiap tim terdiri dari
dua orang laki-laki. Aturan perlombaannya yakni, setiap tim memindahkan kaleng
dengan menggunakan stick yang digigit dimulut tiap peserta. Pemenang ditentukan dari
banyaknya kaleng yang mampu dipindahkan oleh setiap tim dalam jangka waktu satu
menit. Pada pertandingan perdana didapat masing-masing juara grup yakni sebanyak 6
tim yang berhak lolos ke fase knock out.

Pada perlombaan ketiga, diadakan lomba estafet memindahkan bola pimpong


menggunakan gelas putera-puteri. Sebanyak 24 tim ikut dalam perlombaan ini.
Perlombaan ini juga menggunakan system grup, dimana sebanyak 24 tim dibagi
menjadi 6 grup. Masing-masing grup terdiri dari 4 tim. Setiap tim terdiri dari 5 orang
putera, atau puteri, atau campuran. Aturan perlombaanya yakni, setiap tim secara
estafet memindahkan bola pimpong menggunakan gelas yang diikat dikepala. Tim yang
mampu memindahkan bola pimpong terbanyak dalam jangka waktu satu menit, dialah
yang menjadi pemenang. Pada pertandingan perdana didapat masing-masing juara
grup yakni sebanyak 6 tim yang berhak lolos ke fase knock out
Di perlombaan ke empat, di gelar lomba make up berpasangan. Sebanyak 24 tim ikut
dalam perlombaan ini. Perlombaan menggunakan system grup, dimana sebanyak 24
tim dibagi menjadi 6 grup. Masing-masing grup terdiri dari 4 tim. Setiap tim teridiri dari 2
orang, yakni 1 laki-laki dan 1 perempuan. Aturan perlombaan yakni, setiap tim dimana
peserta perempuan dengan mata tertutup me make up rekan setimnya yang notabene
peserta laki-laki. Tim dengan hasil make up terbaik, dialah yang menjadi pemenangnya.
Pada pertandingan perdana didapat masing-masing juara grup yakni sebanyak 6 tim
yang berhak lolos ke fase knock out. Lomba make up berpasangan menjadi perlombaan
penutup di hari pertama rangkaian kegiatan peringatan 70 tahun kemerdekaan RI yang
diadakan SMA Negeri 1 Rembang.
Pada hari kedua, Kegiatan diawali dengan Jalan sehat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh
civitas akademika SMA Negeri 1 Rembang. Mengambil start di Lapangan SMA Negeri 1
Rembang. Kemudian berjalan menuju ke desa Wlahar, dan kembali lagi ke SMA Negeri
1 Rembang untuk finish.
I. HAMBATAN
Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 70, dalam pelaksanaannya mengalami beberapa
hambatan yang berakibat pada kurang optimalnya beberapa kegiatan, yakni:
1. Minimnya partisipasi lomba Lipsync pidato pahlawan, dikarenakan kurangnya
informasi dan sosialisasi serta koordinasi dengan wali kelas
2. Pelaksanaan lomba yang memakan waktu hingga siang hari, kurang efektif untuk
menyedot masa guna memeriahkan lomba karena cuaca panas
3. Terdapat beberapa kelas yang tidak ikut berpartisipasi dalam cabang lomba tertentu
karena berbagai hal, seperti factor belum maksimalnya sosialisasi maupun keengganan
kelas untuk berpartisipasi

J. SARAN
Pelaksanaan peringatan HUT RI ke 70 tahun 2015 masih terdapat beberapa
kekurangan. Oleh karena itu, agar kegiatan peringan HUT RI kedepan dapat berjalan
lebih optimal, terdapat beberapa saran:
1. Sosialisasi dan distribusi informasi kegiatan peringatan HUT RI kedepannya lebih
massif dengan menggunakan beragam media kreatif
2. Koordinasi dengan Wali kelas dan Kelas perlu lebih intensif, semisal dengan
mengadakan technical meeting
3. Manajemen waktu pelaksanaan lomba perlu di susun secara lebih efektif dan efisien.
Misalnya, pelaksanaan lomba tidak melebihi waktu dzuhur
4. Manajemen acara yang lebih entertainment, yang mampu membuat setiap kelas
‘betah’ untuk terus mengikuti kegiatan peringatan HUT RI.
5. Pelibatan Tim Guru dalam kegiatan perlombaan, kedepannya perlu dioptimalkan. Hal
ini dikarenakan, pelibatan Tim Guru mampu menarik antusiasme siswa untuk
menyaksikan pertandingan

K. SUSUNAN KEPANITIAAN ( TERLAMPIR)

L. REALISASI PENGGUNAAN DANA (TERLAMPIR)

M. PENUTUP
Demikian laporan kegiatan ini kami buat, untuk dapat dipergunakan sebagaiamana
mestinya. Terima kasih, SMANSAR JAYA!

Rembang, 1 September 2015

Ketua OSIS Ketua Pelaksana Sekertaris

Wendro Tanjung Imam Wahyu N Revi Dewi R


NIS. 5101 NIS.5194 NIS. 5054

Mengetahui,
Kepala Sekolah Waka. Kesiswaan Pembina Sie Bidang