Anda di halaman 1dari 6

Kategori : Tugas Individu 1

Mata Kuliah : Analisis dan Perancangan Survei

DEFENISI ANALISIS DAN PERANCANGAN SURVEI

OLEH :

PUJI PUSPA SARI

H121 15 701

PRODI STATISTIKA
JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2018
1. Pengertian dan Definisi Analisis
Salah satu bentuk analisis adalah merangkum sejumlah data besar data yang masih mentah
menjadi informasi yang dapat diinterpretasikan. Kategorisasi atau pemisahan dari
komponen-komponen atau bagian-bagian yang relevan dari seperangkat data juga
merupakan bentuk analisis untuk membuat data-data tersebut mudah diatur. Semua bentuk
analisis berusaha menggambarkan pola-pola secara konsisten dalam data sehingga
hasilnya dapat dipelajari dan diterjemahkan dengan cara yang singkat dan penuh arti.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi analisis :


a. Menurut KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA Analisis adalah penguraian suatu
pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antar
bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan

b. Menurut DWI PRASTOWO DARMINTO & RIFKA JULIANTY Analisis merupakan


penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri, serta
hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti
keseluruhan

c. Menurut SYAHRUL & MOHAMMAD AFDI NIZAR Analisis berarti melakukan


evaluasi terhadap kondisi dari pos-pos atau ayat-ayat yang berkaitan dengan akuntansi
dan alasan-alasan yang memungkinkan tentang perbedaan yang muncul

d. Menurut WIRADI Analisis adalah aktivitas yang memuat sejumlah kegiatan seperti
mengurai, membedakan, memilah sesuatu untuk digolongkan dan dikelompokkan
kembali menurut kriteria tertentu kemudian dicari kaitannya dan ditaksir maknanya.

e. Menurut KAMUS AKUNTANSI Analisis adalah melakukan evaluasi terhadap kondisi


dari pos-pos atau ayat-ayat yang berkaitan dengan akuntansi dan alasan-alasan yang
memungkinkan tentang perbedaan yang muncul
f. Menurut KOMARUDDIN Analisis adalah kegiatan berfikir untuk menguraikan suatu
keseluruhan menjadi komponen sehingga dapat mengenal tanda-tanda komponen,
hubungannya satu sama lain dan fungsi masing-masing dalam satu keseluruhan yang
terpadu.

2. Penelitian / Peracangan Survei


Penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sample dari satu populasi dan
menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpul data yang pokok (Singarimbun, 1998).
Survei merupakan studi yang bersifat kuantitatif yang digunakan untuk meneliti gejala
suatu kelompok atau perilaku individu. Survey adalah suatu desain yang digunaan untuk
penyelidikan informasi yang berhubungan dengan prevalensi, distribusi dan hubungan
antar variabel dalam suatu popilasi. Pada survey tidak ada intervensi, survey
mengumpulkan informasi dari tindakan seseorang,pengetahuan, kemauan, pendapat,
perilaku, dan nilai.

Penggalian data dapat melalui kuisioner, wawancara, observasi maupun data dokumen.
Penggalian data melalui kuisioner dapat dilakukan tanya jawab langsung atau melalui
telepon, sms, e-mail maupun dengan penyebaran kuisioner melalui surat. Wawancara
dapat dilakukan juga melalui telepon, video confeence maupun tatap muka-langsung.
Keuntungan dari survey ini adalah dapat memperoleh berbagai informasi serta hasil dapat
dipergunkan untuk tujuan lain. Akan tetapi informasi yang didapat sering kali cenderung
bersifat superfisial. Oleh karena itu pada penelitian survey akan lebih baik jika
dilaksanakan analisa secara bertahap.

Pada umumnya survei menggunakan kuesioner sebagai alat pengambil data. Survei
menganut aturan pendekatan kuantitatif, yaitu semakin sample besar, semakin hasilnya
mencerminkan populasi. Penelitian survey dapat digunakan untuk maksud penjajakan
(eksploratif), menguraikan (deskriptif), penjelasan (eksplanatory) yaitu untuk
menjelaskan hubungan kausal dan pengujian hipotesa, evaluasi, prediksi atau
meramalkan kejadian tertentu di masa yang akan dating, penelitian operational dan
pengembangan indikaor-indikator social.
Tujuan penelitian survey adalah untuk memahami (meneliti?) tentang karakteristik dari
seluruh kelompok yang hendak diteliti atau populasi dengan meneliti sebagian (subset) dari
kelompok populasi tersebut yang selanjutnya disebut dengan sampel. Banyak pembaca
yang sudah familiar dengan hasil penelitan survey di bidang politik, walaupun yang
disurvey hanya sedikit jumlahnya. Karena akan tidak mungkin untuk mensurvey seluruh
populasi di negeri kami (AS), maka para pengumpul pendapat umum (pollsters) memilih
sampel kecil yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mewakili atau
merepresentasikan populasi secara keseluruhan.Hasil dari survey terhadap sampel tersebut
kemudian digeneralisasikan atau diberlakukan kepada populasi. Penelitian survey biasanya
didefinisikan sebagai sebuah penelitian atau penelitian tentang kelompok besar melalui
penelitian langsung dari subset (sampel) dari kelompok tersebut.

Penelitian Hubungan/korelasional (minimal 2 variabel penelitian).


Penelitian korelasional dimaksudkan untuk mencari atau menguji hubungan antara
variabel. Peneliti mencari, menjelaskan suatu hubungan, memperkenalkan, menguji
berdasarkan teori yang ada. Desain yang sering digunakan adalah cross-sectinal.
Penelitian korelasional bertujuan mengungkapkan hubungan korelatif antar variabel,
Hubungan korelatif mengacu pada kecenderungan bahwa variasi suatu variabel diikuti
variasi variabel yang lain. Dengan demikian, dalam rancangan penelitian korelasional
peneliti melibatkan minimal dua variabel.
Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah hipotesis alternatif (H1) yang
berbunyi ”Ada hubungan antara variabel x dan y” dan hipotesis nol (HO) yang berbunyi ”
Tidak ada hubungan antara variabel x dan y”.

Pengertian Penelitian Korelasional

Penelitian korelasi adalah suatu penelitian yang melibatkan tindakan pengumpulan data
guna menentukan, apakah ada hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel atau
lebih. Adanya hubungan dan tingkat variabel ini penting, karena dengan mengetahui
tingkat hubungan yang ada, peneliti akan dapat mengembangkannya sesuai dengan tujuan
penelitian.
Menurut Gay dalam Sukardi (2008:166) menyatakan bahwa; penelitian korelasi merupakan
salah satu bagian penelitian ex-postfacto karena biasanya peneliti tidak memanipulasi
keadaan variabel yang ada dan langsung mencari keberadaan hubungan dan tingkat
hubungan variabel yang direfleksikan dalam koefisien korelasi. Walaupun demikian ada
peneliti lain seperti di antaranya Nazir dalam Sukardi (2008:166); mengelompokkan
penelitian korelasi ke dalam penelitian deskripsi, karena penelitian tersebut juga berusaha
menggambarkan kondisi yang sudah terjadi. Dalam penelitian ini, peneliti berusaha
menggambarkan kondisi sekarang dalam konteks kuantitatif yang direfleksikan dalam
variabel.

Penelitian korelasi mempunyai tiga karakteristik penting untuk para peneliti yang hendak
menggunakannya. Tiga karakteristik tersebut, adalah:

1. Penelitian korelasi tepat jika variabel kompleks dan peneliti tidak mungkin melakukan
manipulasi dan mengontrol variabel seperti dalam penelitian eksperimen.
2. Memungkinkan variabel diukur secara intensif dalam setting (lingkungan) nyata.
3. Memungkinkan peneliti mendapatkan derajat asosiasi yang signifikan.

Tujuan Penelitian Korelasional

Tujuan penelitian korelasional menurut Suryabrata (1994:24) adalah untuk mendeteksi


sejauh mana variasi-variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada satu
atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi. Sedangkan menurut Gay dalam
Emzir (2007:38); Tujuan penelitian korelasional adalah untuk menentukan hubungan antara
variabel, atau untuk menggunakan hubungan tersebut untuk membuat prediksi.

Studi hubungan biasanya menyelidiki sejumlah variabel yang dipercaya berhubungan


dengan suatu variabel mayor, seperti hasil belajar variabel yang ternyata tidak mempunyai
hubungan yang tinggi dieliminasi dari perhatian selanjutnya.
Jenis Penelitian Komparasi/ Perbedaan

Penelitian komparasi atau perbedaan adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk
membedakan atau membandingkan hasil penelitian antara dua kelompok penelitian.
Ada dua hal kelompok penelitian yaitu dua kelompok penelitian yang berbeda dan tidak
saling berhubungan dan dua kelompok penelitian yang saling berhubungan.
Analisis yang digunakan adalah:

a. Analisis T. Test, Analisis Wilcoson atau mc nemar analisa ini digunakan untuk uji
beda dua kelompok untuk data interval , rasio, dua kelompok yang berbeda tidak saling
berhubungan (independent-sampel T test).
b. Analisis Paired t test, Jika dua kelompok mempunyai anggota yang sama dan
mempunyai korelasi maka dipergunakan uji sampel berpasangan .