Anda di halaman 1dari 20

KENDARINEWS.

COM, KENDARI- Bupati dan Wakil Bupati Konsel terpilih Surunuddin-


Arsalim, tiba di bandara Haluoleh sekitar pukul 10.30 wita siang tadi (25/2). Kedatangannya
disambut meriah oleh simpatisan dan masyarakat Konsel. Tampak hadir pula mantan Bupati
Konsel H Imran.

Usai disambut tarian Mondotambe, keduanya diarak menuju kendaraan yang akan membawanya
ke Andoolo ibukota Konsel. Tampak satu trailer berspanduk, puluhan mobill pendukung dan
masyarakat berarak teratur.

Diketahui, pasangan Surunuddin-Arsalim dilantik spesial oleh Mendagri Tjahyo Kumolo


beberapa hari lalu, setelah sebelumnya Gubernur Sultra Nur Alam enggan mengesahkan
pasangan ini menjadi bupati dan wabup Konsel. (ani)

detikNew

Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcom


Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melantik Bupati dan Wakil Bupati
Konawe Selatan yang baru. Surunuddin Dangga dan Arsalim merupakan Bupati dan Wakil
Bupati Konawe Selatan yang baru itu.

Konawe Selatan merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara. Pelantikan


diselenggarakan di Ruang Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri
(Kemendagri).

"Kami melantik sesuai undang-undang dan aturan. Jadi kalau gubernur berhalangan melantik
untuk bupati, wali kota ya dilantik oleh Mendagri atas nama bapak presiden. Saya perlu
mengingatkan, bahwa sumpah yang akan saudara ucapkan nanti mengandung tanggung jawab
yang besar. Saudara harus menaati Pancasila dan UUD Tahun 1945," kata Mendagri Tjahjo
Kumolo di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat,
Selasa (23/2/2016).

"Sumpah adalah janji kepada Tuhan Yang Maha Esa. Yang harus ditepati dan dilaksanakan
dengan penuh keikhlasan. Dan saudara bertanggung jawab atas sumpah tersebut," lanjutnya.

Kemudian Tjahjo pun membacakan sumpah jabatan untuk Bupati dan Wakil Bupati Konawe
Selatan yang baru. Usai dilantik, Tjahjo kembali mengingatkan bupati dan wakil bupati yang
baru tersebut untuk menepati janjinya semasa kampanye.

"Saudara saat kampanye di Konawe Selatan memberikan janji-janji kepada rakyat Konawe
Selatan. Maka dari itu, saudara harus menepati janji-janji saudara. Saya harapkan setelah ini
saudara diharapkan langsung menghadap gubernur untuk mengabari pelantikan ini," ucap Tjahjo
Kumolo.

Usai dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan yang baru berfoto bersama istri masing-
masing dan Mendagri. Setelah itu, mereka diberikan ucapan selamat oleh para peserta pelantikan
yang hadir.
(yds/rvk)

Home / News / Mendagri Lantik Bupati-Wakil Bupati Konawe Selatan


Mendagri Lantik Bupati-Wakil Bupati
Konawe Selatan
Posted by: admin in News, Politik, Sultra February 24, 2016 0 2322 Views

Suaraindonesia-JAKARTA ,Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo lewat putusan


nomor 131.74-828/829 secara resmi telah melantik Bupati-wakil Bupati Konawe Selatan,
H.Surunuddin Dangga – Arsalim di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa
(23/2).

Turut hadir dalam pelantikan Tersebut Anggota DPD RI Yusran Silondae,Anggota DPR RI dapil
Sultra Ridwan BAE, hadir pula Dandim 1417 Kendari Letkol.Kav.Agus Waluyo,Kajari Andoolo
Abdillah,Kapolres Konawe Selatan AKBP Hendrik, Mantan Bupati Konawe Selatan dua Priode
H.Imran,M.Si Serta Masyarakat pendukung.

Tjahjo mengatakan,
pengangkatan tersebut tidak menyalahi aturan. Mendagri berhak melantik keduanya atas nama
Presiden. Pun dia telah berkomunikasi dan bersurat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi)
terkait pelaksanaan pelantikan tersebut.

“Dasar kami itu ada surat dari KPUD dan DPRD Konawe Selatan,” kata Tjahjo usai melantik
pasangan H.Surunudin-Arsalim di Ruang Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri.
Menurut dia, secara hukum pelantikan tersebut sudah dianggap sah. Kalau memang ada
penolakan dari pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pihak Kemendagri akan
menjelaskannya secara detail terkait dasar aturan pelantikan tersebut.

Tjahjo juga meyakini kalau nantinya pengangkatan kepala daerah tingkat dua secara definitif ini
tak akan berdampak luas. Pasangan yang baru dilantik ini segera diinstruksikan menghadap
Gubernur Sultra, Nur Alam pada Rabu (24/2) besok untuk berkordinasi soal pemerintahan.

“Tidak ada masalah. Dulu banyak dilantik Mendagri, tidak ada masalah,” ujar dia.

Mendagri menjelaskan, bupati-wakil bupati ini dipilih masyarakat. Makanya harus cepat bekerja,
jangan sampai jabatan tersebut lama kosong. Dengan mengambil alih pelantikan, menurut Tjahjo
relasi antara pusat dan daerah juga tak akan terganggu.(ARS/YT/SI)

Besok, Seluruh SKPD Konsel Bakal Sambut


Kedatangan Surunuddin-Arsalim
| 15:54 Wita 24 Februari 2016

Surunuddin Dangga - Arsalim

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Konawe


Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara periode 2016-2021, Surunuddin Dangga dan Arsalim oleh
Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo telah selesai dilaksanakan pada Selasa (23/2/2016)
kemarin.

Surunuddin Dangga – Arsalim

Kemungkinan pasangan ini akan kembali ke Konsel pada Kamis (25/2/2016) besok. Mereka
dijadwalkan akan tiba di Bandara Haluoleo pada pukul 10.00 Wita.

“Kita sambut dengan seluruh SKPD dan semua aparat serta camat,” kata Rachmi A Djufri, Plt
Sekretaris Daerah Konsel, Rabu (24/2/2016).

Setelah itu, kata Rachmi, barulah diterima di kantor DPRD setempat.

“Nanti Jumat baru ada rapat pengarahan mulai dari kepala desa, lurah, camat, kepala SKPD dan
seluruh aparat birokrasi,” terangnya.

Bupati Konsel : Pelantikan Kades Serentak


“Kado Ulang Tahun” Ke 15

Andoolo, Koran Sultra – Sebanyak 95 Kepala Desa terpilih se Kabupaten Konawe Selatan
Provinsi Sulawesi Tenggara dilantik pada Senin 30/04. Pelantikan kepala desa hasil pilkades
serentak ini dilakukan Bupati Konawe Selatan H. Surunuddin Dangga diaula GOR Konsel.
Meski begitu, masih ada terdapat sebanyak 30 an Kepala Desa yang belum sempat dilantik dan
selanjutnya dijadwalkan akan dilantik pada November mendatang.

Saat pelantikan Bupati Konawe Selatan menyampaikan agar seluruh para kepala desa yang sudah
terlantik agar mempelajari perundang undangan desa karena regulasi sekarang ini tiap tahun
berubah ubah dan regulasi regulasi ini akan menjadi pedoman dalam menjalankan tugas. ”
Amanat yang di berikan kepada masyarakat tolong jangan sia siakan ingat sumpah yang kalian
baru ucapkan tadi” Kata Bupati Konsel.

Berikutnya, Lanjut Surunuddin. Lersatukan seluruh masyarakat jangan lagi saya dengar ada
kepala desa yang sudah di lantik hanya membantu yang mendukung anda jangan di kotak
kotakkan , ” Karena Konawe Selatan ini kita lagi mengupayakan mengurangi angka kemiskinan
di tahun 2018 dan tahun 2019 saudara saudara kepala desa yang sudah di lantik saya harapkan
data yang sangat akurat” Pesanya.

H. Surunuddin mengatakan saat dirinya dilantik menjadi Bupati Konsel beberapa waktu lalu
angka kemiskinan mencapai 13,1% dan telah mengalami penurunan sejak 2 tahun dirinya
memimpin ” Tinggal 9.75 % ini kita upayakan lagi di tahun 2020 nanti biar turun di 8 % dan
saya harap lagi para kepala desa tidak terlibat dengan politik praktis jika terlibat maka akan di
berhentikan, karna tahun ini adalah tahun politik ” Tegasnya.

Dihadapan para Kades terpilih Bupati Konsel mengungkapkan pelantikan kades terpilih yang
dilakukan secara serentak ini dilaksanakan tanggal 30/04 sebagai bentuk Kado Ulang Tahun
Kabupaten Konawe Selatan yang ke 15, Katanya.

” Saya ucapkan terima kasih kepada kepolisian resort konawe selatan khususnya kapolres
konawe selatan karena pilkades bulan lalu aman dan tentram, selanjutnya saya juga harapkan
kepada saudara saudara agar dapat mensukseskan program “desa maju konsel hebat” untuk itu
saya harapkan para kepala desa bisa dan rajin berkordinasi agar program kita terselenggara
dengan baik.” Ucap H. Surunuddin.

Dalam acara pelantikan para kepala desa di hadiri oleh desa desa terlantik, Kapolres Konawe
Selatan AKBP. Hamka Mappaita. SH, Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, Sekda Konsel Drs
H. Syarif sajjang.M.si , dan Kepala BPMD konawe selatan sahlul, di ikuti hampir sebagian
warga konawe selatan memadati ruangan GOR pada saat pelantikan.

KONTRIBUTOR : RIZAL ASNANDAR


Bupati Konawe Selatan lantik 39 pejabat
Selasa, 23 Januari 2018 4:44 WIB

Ilustrasi, Pelantikan 39 pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan. (s)

Andoolo (Antaranews Sultra) - Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga melantik 39 pejabat
di Lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin.

Pelantikan pejabat yang terdiri atas 18 eselon II, 20 eselon III, dan satu orang camat itu
bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati dasn dihadiri Wakil Bupati,Arsalim Arifin, Sekda
Konawe Selatan Sjarif Sajang, dan Ketua DPRD Konawe Selatan Irham Kalenggo.

"Rotasi atau pergeseran dilakukan sebagai penyegaran untuk meningkatkan kinerja dan semangat
baru dalam menyongsong program kerja kita tahun 2018. Anda semua yang dilantik adalah
seorang manajer yang harus berpikir layaknya seorang atasan yang memiliki `skill` yang
mumpuni," kata Surunuddin.

Ia berharap para pejabat tersebut lebih fokus dalam menyelesaikan pekerjaan serta selalu
mengoordinasikan setiap kegiatan kepada seluruh jajarannya.

"Saudara dilantik karena memiliki kemampuan lebih, jadikan semua jenis pekerjaan itu penting,
dan bagi yang belum diberi kesempatan agar selalu berusaha bekerja keras dan maksimal,
pimpinan pasti akan melihat siapa yang layak ke depannya," ujarnya.

Pejabat eselon II yang dilantik di antaranya Sajuddin Idris tetap sebagai Kepala Dinas (Kadis)
Perhubungan, Hj Sitti Khadijah Disperindag, Syamsul Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan,
Ainal Rauf Kadis Perumahan, Munawar Kasatpol PP.

Untuk pejabat yang bergeser, Hidayatullah menduduki Kadis Penanaman Modal yang
sebelumnya jadi Kadis Kelautan dan Perikanan, I Putu Darta jadi Kepala Balitbang sebelumnya
Kepala BPMD, posisinya di tempati Dr Sahlul.
Adiwarsa Toar Kepala BNPB sebelumnya Kepala Bappeda, yang saat ini ditempati Saala dari
Asisten II, dan posisi Ass II digantikan oleh Armansyah.

Selanjutnya, Syaifuddin menduduki Kadis Diknas yang sebelumnya lowong termasuk Kepala
BKD yang ditempati Madila, Djussachri Staf ahli jadi Kadis Koperasi, bertukar posisi dengan M
Hisrah jadi Staf Ahli I, Abdullah staf ahli II. Sementara Kabag Pemerintahan Irwan Hasanudin
naik jabatan menjadi Kadis Kelautan dan Perikanan.

Rotasi jabatan kali ini membawa berkah bagi Amran Aras yang mendapat promosi naik eselon II
dari eselon III. Amran yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Ortala kini menjadi
Kepala Kesbang.
Pewarta : Suparman
Editor: M Sharif Santiago

Bupati Konsel: Ada Kantor Camat Yang


Tinggal Hanya “Kambing”
| 10:54 Wita 11 Maret 2016
21

Surunuddin Dangga
Surunuddin Dangga

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO- Belum sebulan menjabat sebagai Bupati Kabupaten


Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga mulai gerah dengan pelayanan disejumlah kantor
kecamatan. Dalam beberapa kali kesempatan ia sering melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak)
disejumlah perkantoran kecamatan dan mendapati kantor itu kosong.

Bagi sebagian warga kabupaten itu, melihat hal tersebut adalah sebuah perubahan yang sangat
bagus dalam peningkatan pelayanan terutama di kantor kecamatan.

Nani (34) misalnya, warga Kecamatan Andoolo itu mengaku saat ini para pegawai kecamatan
sudah tampak rajin masuk kantor, padahal sebelumnya hanya kelihatan beberapa orang saja, saat
dirinya berurusan di kantor tersebut.

Sementara itu Bupati Konsel, Surunuddin Dangga menjelaskan, dalam beberapa pekan
melakukan hal tersebut (Sidak), pihaknya mendapati salah satu kantor camat yang hanya
ditinggali “kambing”. (Baca juga : https://zonasultra.com/camat-wolasi-terancam-dipecat-
ini-sebabnya.html)

“Saya beberapa hari ini sering Sidak. Kantor camat ada yang tinggal “kambing”, sedangkan
pegawainya tidak ada. Anehnya lagi, pintu kantor itu terbuka,” kesalnya, Jum’at (11/3/2016)

Selain itu juga, pihaknya mendapati beberapa kantor desa yang terlihat kotor. Menurutnya,
alasan pemerintah mengangkat sekertaris desa (Sekdes) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)
ialah agar setiap hari Sekdes memasuki kantor tersebut sehingga menjadi bersih dan nyaman.

Untuk itu, dia meminta, bagi yang terkait dengan pelayanan masyarakat supaya serius (betul-
betul) melaksanakan tugas dengan baik dan niat yang tulus.

Sebelumnya, Surunuddin telah melayangkan surat teguran kepada camat Wolasi, lantaran saat
melakukan sidak di kantor tersebut tak menemui camat bahkan tak seorang pun staf yang ada di
sana.

Penulis : Irfan Mualim


Ibu Bupati Konsel Jamin Bayi Kembar
Empat Keluar dari Rs
| 11:53 Wita 15 Maret 2016
28
BAYI KEMBAR - Ibu Bupati Konsel Nurlin Surunuddin menjaminkan dirinya agar bayi kabar
empat dari Keluarga Muhammad Habil bisa keluar dari RS Bahteramas. tampak ibu bupati
Konsel menggendong salah satu bayi kembar empat. M Rasman Saputra/ZONASULTRA.COM

BAYI KEMBAR – Ibu Bupati Konsel Nurlin Surunuddin menjaminkan dirinya agar bayi kabar
empat dari Keluarga Muhammad Habil bisa keluar dari RS Bahteramas. tampak ibu bupati
Konsel menggendong salah satu bayi kembar empat. M Rasman Saputra/ZONASULTRA.COM

ZONASULTRA.COM, KENDARI– Setelah dua hari tertahan akibat tidak memiliki biaya
untuk keluar dari Rumah Sakit (RS), akhirnya bayi kembar empat yang dirawat di rumah sakit
Bahteramas akhirnya bisa keluar, Senin (14/3/2016).

Ibu bupati Konawe Selatan (Konsel) Nurlin Surunuddin menjadi penyelamat bagi Muhammad
Habil dan keluarganya dengan menjamin bayi kembar empat tersebut untuk keluar dari Rumah
Sakit.

Muhammad Habil kepada zonasultra.com mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada ibu
bupati Konsel atas perhatian yang diberikan.

Sebab dikatakannya, tanpa bantuan jaminan dari ibu bupati Konsel dia tidak tau lagi mau berbuat
apa dengan apa harus membayar biaya rumah sakit sebesar Rp.11 juta.

“Sudah dua kali saya disuruh keluar oleh pihak rumah sakit, tetapi karena tidak ada biaya saya
tidak bisa keluar,” jelasnya, di kediamannya, Selasa (15/3/2016).

Sementara itu Nurlin Surunuddin mengungkapkan, dirinya sebelumnya tidak mengetahui kalau
ada warga konsel yang melahirkan kembar empat dan tidak bisa keluar dari RS akibat tidak ada
biaya.

Tetapi setelah dia mengetahui hal tersebut dirinya langsung melakukan koordinasi dengan pihak
RS Bahteramas. Alhasil keempat bayi tersebut bisa keluar dari RS.
“Saat ini kami telah menginstruksikan kepada camat Ranomeeto dan lurah Ambaipua untuk
segera membuatkan surat keterangan tidak mampu pada keluarga Muhammad Habil ini.
Sehingga ada toleransi dari pihak RS terkait biaya,” ujarnya.

Adapun bentuk perhatian dari pemerintah Kabupaten Konsel lanjutnya, hal ini akan ditindak
lanjuti kepihak Dinas Sosial agar segera mendapatkan bantuan.

Penulis : M Rasman Saputra


Editor : Rustam

Bupati Berlari ke Panggung, Surunuddin:


Kalau Mau Maju, Konsel Harus Cepat

Bupati Konsel H Surunuddin Dangga saat membuka secara resmi kegiatan Konsel Expo

kendaripos.fajar.co.id, ANDOOLO — Pembukaan Expo Konsel 2016 telah dilakukan oleh


Bupati Konsel, Surunuddin Dangga tepat pukul 20.00 Wita, Jumat (29/4/2016) malam ini.
Yang menarik, Bupati Surunuddin berlari-lari kecil saat menuju panggung utama untuk
memberikan sambutan sekaligus membuka pelaksanaan ekspo Konsel 2016. Sikap itu langsung
mendapat aplaus dari undangan dan ribuan masyarakat Konsel yang memadati tempat acara di
lapangan upacara di pusat perkantoran Bupati Konsel di Andoolo.

“Saya berlari-lari kecil tadi, itu artinya kalau mau maju, konsel harus cepat,” kata Surunuddin
Dangga mengawali sambutannya semalam.

Surunuddin mengungkapkan, Konsel di usianya yang ke-13 ibarat anak sekolah sudah SMA. Itu
artinya, semua komponen di Konsel harus lebih dewasa dalam mengemban amanah dan tuntutan
pembangunan dari rakyat.

“Untuk menjawab itu kita harus bekerja keras dan kita mantapkan membangun dari pinggiran.
Karena itu, saya dan wakil bupati, Arsalim akan bekerja keras mewujudkan desa kuat konsel
hebat,” papar Surunuddin.

Bupati juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kendari Pos yang selalu terlibat
aktif dalam setiap ekspo Konsel. Untuk diketahui, Kendari Pos selalu dipercaya mengelola expo
Konsel yang selalu menyedot ribuan warga Konsel dan warga Sultra lainnya.

Setelah memukul gong tanda dimulainya Expo Konsel 2016, Bupati Konsel, Surunuddin
Dangga dan Wakilnya Arsalim Arifin menerima cinderamata dari Kendari Pos. Cinderamata
berupa karikatur keduanya plus tag line “Desa Maju Konsel Hebat” itu diserahkan oleh Direktur
Kendari Pos, Onggi Nebansi bersama Pimpred kendaripos.fajar.co.id, Sawaluddin Lakawa dan
wadir Agus Tranhadi.

Setelah pembukaan, alunan musik bambu, tarian dari aceh dan tari-tarian daerah menghibur para
peserta. Saat ini, acara hiburan tengah berlangsung. Saat ini, bupati tengah meninjau stand
pameran. (Sawal lakawa)

Keyword:expo konsel

Bupati Konsel Segera Rombak Kepala SKPD


| 14:33 Wita 22 Agustus 2016
Surunuddin Dangga

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga dalam


waktu dekat akan melakukan perombakan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang
ada di daerah itu.

Surunuddin Dangga

Surunuddin mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus pada Rancangan Peraturan Daerah
(Raperda) Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang telah diamanahkan oleh pemerintah pusat
untuk dilakukan perampingan.
Apabila Raperda OPD telah ditetapkan, barulah diisi dengan kepala SKPD pada dinas dan badan
organisasi itu. Dalam penetapan kepala SKPD juga, lanjutnya, pihaknya minimal akan
melakukan penilaian (assesment) kepada calon kepala dinas dan badan yang ada di kabupaten.

“Kita selesaikan dulu organisasinya. Baru ditetapkan kepala SKPD-nya, nanti juga akan ada
assesment pada calon kepala SKPD,” kata Surunuddin, Senin (22/8/2016).

Meski Raperda OPD belum ditetapkan, mutasi akan tetap dilakukan pada mereka yang tidak
menangani administrasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), misalnya kepala sekolah
(KS) dan staf kecamatan.

“Soal pergantian tidak elok kalau anggaran dipotong-potong di tengah jalan karena pertanggung
jawabannya nanti bermasalah,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
Konsel Yuliana. Menurutnya, penetapan kepala SKPD memang akan ada tes assesment dan
psikologi karena terlalu banyaknya pegawai yang memenuhi syarat.

Untuk melakukan penilaian secara objektif, kata dia, tes tersebut sangat diperlukan untuk
mengetahui layak atau tidak pegawai tersebut memegang suatu jabatan.

Sejauh ini, lanjut Asisten III Pemkab Konsel itu, bupati telah meminta daftar pegawai
kecamatan yang ada di kabupaten itu karena ada beberapa sekretaris kecamatan (Sekcam)
memiliki pangkat lebih rendah dari pada bawahannya.

“Ada bawahan lebih tinggi pangkatnya dari sekcamnya, begitupun dengan data pusat kesehatan
masyarakat (Puskesmas) yang ada di kabupaten,” kata dia. (B)

Bupati Konsel : Saya Tak Gegabah Lakukan


Mutasi Jabatan
| 18:43 Wita 25 Februari 2016
11

BERPOSE BERSAMA : Bupati, Surunuddin Dangga dan Wakil Bupati, Arsalim berpose
bersama Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo, Wakil Ketua II DPRD Konsel, Nadira dan Plt.
Sekda Pemda Konsel, Rachmi A Djufri dikantor DPRD setempat, Kamis (25/2/2016). IRFAN
MUALIM/ZONASULTRA.COM

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO– Bupati Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga


menepis adanya isu pengembalian mutasi jabatan yang akan dilakukan setelah dirinya bertugas.

Menurut Surunuddin, melakukan mutasi (pengembalian jabatan) memiliki aturan. Untuk itu
pihaknya tidak mau mengambil langkah yang memang bertentangan dengan perundang-
undangan yang berlaku.

“Mutasi itu ada aturannya, saya tidak mau gegabah seperti yang lainnya,” kata Surunuddin di
kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat usai kegiatan penyambutan dirinya
dan wakilnya, Kamis (25/2/2016).

Jika pengembalian jabatan merupakan perintah dari Aparatur Sipil Negara (ASN), lanjut politisi
Golkar ini, maka pihaknya akan melaksanakan hal tersebut sebab tidak boleh membuat
ketidaknyamanan dalam roda birokrasi.

“Kita akan telaah dulu. Insya Allah berjalan sesuai dengan aturannya bukan karena kekerabatan,
dan sebagainya,” imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, mantan Pj. Bupati Konsel Irawan Laliasa melakukan mutasi besar-
besaran terhadap 23 pejabat eselon II pada 23 September 2015 lalu. Akibat kebijakannya itu
menimbulkan protes dari sejumlah pejabat eselon II saat itu.

Hal ini pun mendapat reaksi keras dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Pusat. KSAN
memerintahkan Pj Bupati Konsel untuk mengembalikan jabatan kepada mereka yang dimutasi.
Namun hal ini urung dilakukan hingga berakhir masa jabatannya.

Penulis : Irfan Mualim


Editor : Rustam

Bupati pimpin RUPS perusda Konawe


Selatan
Minggu, 8 April 2018 0:52 WIB

Bupati Konawe Selatan, Surunuddin Dangga.


Andoolo (Antaranews Sultra) - Bupati Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), Surunuddin
Dangga, memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perusahaan Umum Daerah
(Perusda) Konawe Selatan tentang Laporan Pertanggungjawaban Hasil Kinerja Tahun Buku
2017 sekaligus penyampaian Rencana Program Kerja Tahun 2018, di salah satu hotel di
Ranomeeto, Sabtu.

Surunuddin menyampaikan keputusan akhir hasil RUPS Perusda, dimana secara umum
menerima laporan keuangan dan pertanggung jawaban direksi tapi dengan beberapa syarat.

"Laporan keuangan dan pertanggungjawaban ini diterima tetapi ada beberapa syarat yang harus
dipenuhi atau dilakukan Perusda," kata Surunuddin.

Syarat tersebut kata dia yakni yang pertama piutang yang tidak tertagih tetap dilakukan
penagihan, kedua adalah penyempurnaan pedoman pelaksanaan anggaran Perusda dan
peningkatan SOP para pegawai serta meningkatkan SDMnya melalui pelatihan dan training.

Syarat ketiga adalah aset tetap dan persediaan yang hilang dan rusak dilakukan penghapusan
buku sesuai mekanisme. Keempat adalah Perusda menyetor Deviden ke Pemda konsel untuk
Tahun Buku 2017 sebesar 55 pesen atau Rp740.823.523 dan diberikan jasa produksi sebesar 12
persen dari laba bersih setelah pajak atau dengan jumlah Rp183.675.253.

Selanjutnya syarat yang kelima kata Surunuddin, bahwa Aset tetap yang digelapkan tetap
dimasukkan kedalam laporan keuangan dan akan diupayakan pengembalian, syarat keenam
piutang usaha yang umurnya diatas 2 tahun dilakukan pencadangan penghapusan piutang.

"Ketujuh, Perusda wajib membentuk kewajiban imbalan kerja. Kedelapan, segera memulai
membangun gedung kantor permanen tahun 2018 sehingga tidak sewa gedung terus-menerus,"
katanya.

Sedangkan syarat yang terakhir katanya, diharapkan juga Perusda melakukan upaya kerjasama
untuk membangun Hotel diandoolo agar setiap pertemuan tidak diadakan di Kendari sehingga
terjadi perputaran ekonomi yang tinggi di wilayah Konawe Selatan.

"Kesimpulannya, Perusda harus pintar melihat potensi bisnis yang bisa menghasilkan dan
bermamfaat buat khalayak dan harus ditunjang pengelola yang berintelektual dan memiliki
integritas tinggi karena saat ini Perusda konotasinya negatif dimasyarakat akibat kasus
sebelumnya," katanya.
RUPS Perusda Konawe Selatan itu turut dihadiri Wabup, Arsalim Arifin, Sekretaris Daerah
(Sekda), Sjarif Sajang, Kepala BPKAD Koanwe Selatan, Marwiyah Tombili, Anggota DPRD
Konawe Selatan, Tasman Lamuse, Ketua Badan Pengawas Perusda Konawe Selatan, Sardjun
Mokke, Direktur Utama Perusda Arief Rachman, Direktur Produksi Perusda, Muh Akbar
Liambo.
Pewarta : Suparman
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018
AddThis Sharing Buttons
Share to Facebook

Bupati Konsel Berharap ASN Tingkatkan Disiplin Kerja


Bupati Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga

Quote:
Sejalan dengan tuntutan masyarakat akan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang
baik, maka keberadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai abdi negara menjadi komponen
yang strategis.

Untuk itu, Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga, menegaskan keberhasilan pemerintahan
harus ditunjang dengan kerja keras dan kerja cerdas, dengan diawali sikap disiplin dalam
menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Mulai dari jam kerja hingga pulang kerja harus disiplin, baik itu ASN maupun pegawai tidak
tetap (PTT). Minimal, seorang ASN atau PTT mampu memenuhi tuntutan jam kerja selama 8
jam per hari.

Ia juga berharap, agar ASN di lingkup Pemkab Konsel memiliki mental yang tangguh dan
berintegritas. “Ini bertujuan supaya kita memiliki mental melayani. Sebab kita sangat berkaitan
erat dengan pelayanan publik, khususnya di Konsel,” katanya.

Ia juga menyampaikan, agar setiap ASN meningkatkan kualitas kinerja sehingga dapat
berprestasi, dalam melaksanakan tupoksi masing-masing. Jangan jadi yang biasa saja, tapi punya
semangat untuk memajukan Konsel.

“Konsel akan maju dan berkembang, jika kita semua berpikir dan bekerja untuk memajukannya,
saya sebagai Bupati dengan pak Arsalim tidak bisa bekerja sendiri, makanya ada OPD yang
membantu mewujudkan visi dan misi tersebut, misalnya Dinas Kesehatan agar berpikir dan
bekerja membuat program-program yang baik dan berkualitas dengan berpatokan pada visi misi
pemerintah, begitu juga dengan OPD lain,” ungkapnya.
Mentan Tetapkan Konsel Sebagai Wilayah
Pembibitan Sapi Bali
Penulis Redaksi - 12 Januari 2017

Bupati Konsel (Baju Kuning) saat memberikan cenderamata kepada Menteri Pertanian, foto : Kasran
Andoolo, Koran Sultra – Menteri pertanian (mentan) Andi amran sulaiman dalam kunjunganya di
kabupaten konawe selatan (konsel) provinsi sulawesi tenggara (sultra) menetapkan konsel sebagai
wilayah pembibitan sapi bali melalui surat keputusan menteri pertanian (kementan) No.
803/Kpts/PK.030/12/2016. Hal itu di sampaikan mentan Amran sulaiman saat menghadiri acara panen
pedet, hasil inseminasi buatan (IB) sebaanyak 627 ekor di kecamatan Buke desa ranooha, (11/1/2017)
rabu kemarin.

Dalam sambutanya andi amran sulaiman mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya


kepada pemerintah daerah yang telah mengusulkan daeranya sebagai wilayah sumber pembibitan
sapi bali.

” sumber bibit ini merupakan salah satu amanah UU No. 18 Tahun 2009 tentang peternakan dan
kesehatan hewan dan PP No. 48/OT.140/2011 junto No.64 /permen/OT.140/11/2012 tentang
pewilayahan sumber bibit,” katanya.
Amran sulaiman (tengah) di dampingi gubernur sultra H. Nur alam (kiri) dan anggota DPD RI wa Ode
Hamsinah bolu (kana) saat mengeceka sapi indukan (upsus siwab). Rabu kemarin (11/1/2017)
Sampai saat ini kata, Amran, kementrian pertanian telah menetapkan 15 wilayah sumber bibit yang
berada di 14 kabupaten se-indonesia termasuk kabupaten konsel, yang bertujuan untuk membentuk
wilayah /daerah pemurnian ternak asli/lokal di indonesia.

” ini merupkan salah satu sarana produksi strategis untuk menigkatkn produktifitas ternak,
karena dengan ketersediyaan bibit ternak yang berkualitas dan berkrlanjutan dapat memenuhi
kebutuhan bibit ternak secara nasional,” ujarnya.

Dengan percepatan penigkatan produksi ternak, lanjut Amran, diperlukan jug ketersedian ternak
bibit yang dapat melahirkan sepanjang tahun, dengan anak yang berkualitas tinggi , sehingga
dapat menghasilkan produksi daging lebih banyak.

Pada kesempatan itu juga, Amran menyampaikan bahwa , sala satu indikator penting
pembagunan peternakan dan kesehatan hewan (PKH) tahun 2017 adalah upaya khusus sapi
indukan wajib bunting (upsus siwab) yang berorientasi pada pencapaian swaswmbada protein
hewani. Dimana akselerasi pertambahan populasi ternak khususnya sapi dan kerbau harus
dilakukan secara masif dan serentak.

” upsus siwab ini merupakan gerakan nasional sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun
sebelumnya , guna lebih mendorong sapi dan kerbau di indonesia sebagaimana yang ditetapkan
melalui peraturan mentan No. 48/permentan/ PK. 210/10/2016 tentang upaya khusus percepatan
peningkatan populasi sapi dan kerbu bunting,” tuturnya.

Ditambhkanya, Amran, memberikan motivasi kepada provinsi (sultra) agar dapat merealisasikan
pencapaian targer 47.468 ekor pada pelaksanaan program upsus siwab sejaan dengan
ditetapkanya konsel sebagai wilayah sumber bibit sapi bali.

Dimana, pada tahun 2017 konsel menargetkan 11.865 ekor akseptor dengan target kebuntingan
ternak minimal 8.305 ekor. Untuknya untuk mendukung pengembangan sapi potong di sultra ini,
kementan telah mengalokasikan 763 ekor senilai 6,217 Milyar pada tahun 2016 dan untuk konsel
sendiri telah didistribusikan 91 ekor sapi pada 7 kelompok peternak.
” tahun ini juga kementrian pertanian memberikan bantuan berupa bibit ayam lokal unggul
sebanyak 10 ribu ekor dan bantuan pakan serta obat-obatan senilai 1,5 Milyar. Yang mana ayam
tersebut merupakan hasil produksi dari BPTU (Balai pembibitan ternak unggul) ,” jelasnya.

Sementara itu, gubernur sultra H.Nur Alam mengatakan, dengan trobosan yang di buat bapak
menteri pertanian dengan menetapkan konsel sebagai sentral produksi nasional sapi bali ini
artinya, konsel ikut berbicara untuk menjadi logistik nasional dalam penyiapan kebutuhan daging
yang selam ini menjadi pro kontra baik dari sisi ekonomi, produksi, maupun sosial politik
terhadap inpor daging

” dengan begitu ada anak konsel menjadi mentan langsung adanya fenomena baru dalam
percaturan produksi pangan nasional kita, karena berhasil menghapuskan beberapa komuditasi
yang selamah ini menggantungkan kebutuhan nasional kita terhadap negara lain dengan
menghentikan inpor karena kita sudah surplus produkasi,” ungkapnya.

Ditempat yang samah bupati konsel H. Surunuddin dangga dalam sambutanya menyampaikan
rasa hormat dan bangga yang sebesar-besarnya kepada bapak menteri pertanian yang
berkesempatan untuk hadir dan mempunyai rasa kepedulian besar kepada masyarakat konsel
khususnya.

Di kesempatan itu, H. Surunuddin dangga menyampaikan beberapa program kerja secara


rasional yang telah dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya. Seperti
pada tahun 2017 telah terbentuknya sentral peternakan rakyat (SPR) sebesar 1 kelompok dengan
mendapat bantuan sapi 91 ekor dan bantuan perbaikan kandang 522 unit, serta bantuan pakan
konsentrat sebanyak 20 ton untuk 50 ekor indukan di kelompok SPR.

” pada hari ini juga penyerahan teraktor sebanyak 99 unit dan teraktor roda empat 23 unit . Siwab
yang dilaksanakan pada tahun 2016 kurang lebih 2.800 ekor dan tahun 2017 upaya khusus siwab
yang sudah di canangkan mentan dengan jumlah 11. 865 ekor target pembintingan 8.305,”
ucapnya.

Orang nomor satu di konsel itu juga berharap adanya tempat/pabrik gula di konsel kiranya dapat
terwujudkan oleh bapak menteri guna mendukung kebijakan dalam program pertanian dan
peternakan sebagai laporanya telah di sinergikan beberapa perusahaan pemegang izin.