Anda di halaman 1dari 7

PEMAHAMAN SKALA-SKALA MMPI-2

O l e h D r. H u b e r t u s K a s a n H i d a j a t , S p K J

MMPI-2 memiliki 117 skala, yang terdiri dari 8 Skala Validitas, 10 Skala Klinik, 28 Sub Skala
Klinik, 15 Skala “Content”, 27 Sub Skala “Contents”, 15 Skala Supplement, 9 Skala
“Restructure” dan 5 Skala Psy-Five.
Berikut ini disampaikan secara singkat pengertian dari masing-masing skala :

I . SKALA VALIDITAS
1. “Cannot Say”
 Menjumlahkan semua soal yang tidak terjawab atau dijawab “ya” dan “tidak”
sekaligus.

2. Monitoring Inkonsistensi
a. VRIN (Variable Response Inconsistancy)
 Terdiri dari 67 pasang soal
 Contoh VRIN (3/39)
3. Hampir setiap bangun pagi badanku terasa segar dan perasaan terasa
puas (T)
39. Tidurku tidak nyenyak dan sering terbangun (T)
 Bila peserta tes menjawab 3 (T) dan 39 (T) maka akan menambah 1 point untuk
skala VRIN.

b. TRIN (True Response Inconsistency)


 Terdiri dari 23 pasang soal
 Terdapat :
- 14 pasang soal “True”, yang masing-masing akan menambah 1 point
- 9 pasang soal “False”, yang masing-masing akan mengurangi 1 point.
- Kemudian jumlah raw score ditambah angka “9”
 T score disertai tanda “T” atau “F”

3. Monitor Infrekwen
a. MMPI-2 terdapat 3 skala infrekwen (F, FB, Fp)
- Dijawab < 10% sampel
(1) Skala F (“Infrequency”)
 posisi bagian depan soal tes (s.d. 361)
(2) Skala FB (“Back Infrequency”)
 posisi bagian belakang soal tes (mulai 281)
(3) Skala Fp (“Infrequency-Psychopathology”)
 Soal yang jarang dijawab oleh “normative group” maupun pasien psikiatri
yang rawat inap.

4. Monitor Defensif
a. MMPI-2 terdapat 3 skala untuk monitor sikap defensif
(1) Skala L (“Lie”)

1
 Kurang terbuka atau “denial” dalam menjawab tes, tetapi bukan berarti
tidak jujur atau menipu.

(2) Skala K (“Correction”)


 Menunjukkan defensif yang lebih halus (bagian depan soal)

(3) Skala S (“Superlative Self-Presentation”)


 sama seperti K, tetapi tersebar seluruh bagian soal.

II. SKALA KLINIK


1. SKALA 1 : Hypochondriasis (Hs)
 Perhatian berlebihan pada kesehatannya
 Keluhan somatik tanpa kelainan organik

2. SKALA 2 : Depression (D)


 Depresi, pesimis, dan putus asa
 Keluhan somatik

3. SKALA 3 : Hysteria (Hy)


 Gejala fisik akibat problem psikologik
 Penyangkalan problem dan percaya berlebihan pada orang lain.

4. SKALA 4 : Psychopathic Deviate (Pd)


 Sikap dan perilaku antisocial

5. SKALA 5 : MASCULINITY- FEMININITY (Mf)


High Score
 PRIA : Feminin; konflik identitas seksual
 WANITA : “macho”
Low Score
 PRIA : “macho”
 WANITA : Feminin; pasif, dan patuh

6. SKALA 6 : PARANOID (Pa)


 Hypersensitip dan pencuriga (sering false positif)

7. SKALA 7 : PSYCHASTENIA (Pt)


 Sangat cemas dan tegang
 Gejala obsesi kompulsi

8. SKALA 8 : SCHIZOPRENIA (Sc)


 Keyakinan dan perilaku tak wajar
 Gejala psikotik

2
9. SKALA 9 : HYPOMANIA (Ma)
 Hiperaktif dan grandiositas

10. SKALA 0 : SOCIAL INTROVERSION (Si)


High Score
 Introvert, sedikit teman
Low Score
 Ekstrovert, senang berteman

III. SKALA “CONTENT”

CLINICAL SCALE : bagaimana orang lain menilai individu tersebut (Objektif )


SKALA “CONTENT”: bagaimana diri individu tersebut menyadari keadaan dirinya
(Subjektif)
A. SKALA “CONTENT” MMPI-2
Dikelompokan menjadi 4 kelompok
a. Kelompok Internal Symptom  AXIS I
(1). Anxiety (ANX)
(2). Fears (FRS)
(3). Obsessions (OBS)
(4). Depressions (DEP)
(5). Health Concerns (HEA)
(6). Bizarre Mentation (BIZ)

b. Kelompok External or Aggressive Tendencies


(1). Anger (ANG)
(2). Cynicism (CYN)
(3). Antisocial Pratices (ASP)
(4). Type A (TPA)

c. Kelompok “Devalued View of the Self”


(1). Low self-Esteem (LSE)

d. Kelompok General Problem Areas


(1). Social Discomfort (SOD)
(2). Family Problem (FAM)
(3). Work Interference (WRK)
(4). Negative Treatment Indicators (TRT)

3
1. ANXIETY ( ANX )
 Sangat khawatir dan cemas

2. FEARS ( FRS )
 Takut dan gelisah

3. OBSESSIVENESS ( OBS )
 Sulit mengambil keputusan.
 Kaku

4. DEPRESSIONS ( DEP )
 Depresi dan patah semangat

5. HEALTH CONCERNS ( HEA )


 Menilai kesehatan dirinya buruk

6. BIZZARE MENTATION ( BIZ )


 Gejala psikotik

7. ANGER ( ANG )
 Tidak mampu mengendalikan amarah dan agresivitas.

8. CYNICISM ( CYN )
 Tidak mempercayai orang lain, karena mereka egois dan eksploitatif

9. ANTISOCIAL PRACTICES ( ASP )


 Tidak taat peraturan dan perjanjian

10. TYPE A ( TPA )


 Tidak mampu menunda keinginan

11. LOW SELF ESTEEM ( LSE )


 Konsep diri buruk

12. SOCIAL DISCOMFORT ( SOD )


 Introvert , dan pemalu

13. FAMILY PROBLEM ( FAM )


 Sering cecok dalam keluarga

14. WORK INTERFERENCE ( WRK )


 Sikap dan perilaku mengganggu kapasitas kerja.

15. NEGATIVE TREATMENT INDICATORS ( TRT )


 Sikap negatif terhadap dokter dan fasilitas pengobatan psikiatrik

4
I V. S K A L A S U P P L E M E N
 Para peneliti telah mengembangkan lebih dari 450 supplementary scales.
 Posisi bagian belakang soal
 Saat ini terdapat 15 skala supplemen yang resmi terdapat dalam program MMPI-2
Minnesota.

1. Anxiety Scale ( A )
 Tegang dan cemas.

2. Repression Scale ( R )
 Over – Kontrol.

3. Ego Strength Scale ( Es )


 Mampu mengatasi mengatasi problem dan stres

4. Dominance Scale ( Do )
 Berwibawa

5. Social Responsibility Scale ( Re )


 Mampu memimpin dan tanggung jawab

6. College Maladjustment Scale ( Mt )


(hanya untuk mahasiswa)
 Tidak mampu beradaptasi

7. Post Traumatic Stress Disorder-Keane Scale (Pk)


(hanya untuk orang yang mengalami pasca malapetaka; perang, bencana besar)
 Gangguan emosional berat

8. Marital Distress Scale (MDS)


 Ketidakpuasan dalam hubungan perkawinan atau relasi akrab lainnya

9. Hostility Scale (Ho)


 Sinis, curiga, marah dan memusuhi

10. Over-Controlled Hostility (OH)


 Pengendalian berlebihan terhadap agresivitas/kemarahan

11. Mac-Andrew Alcoholism-Revised (MAC-R)


 Mungkin pakai NAPZA

12. Addiction Admision Scale (AAS)


 Terdapat pemakaian NAPZA

13. Addiction Potensial Scale (APS)

5
 Potensial dan kecenderungan memakai NAPZA

14. Gender Role-Masculine Scale ( GM )


 Stereotip interes dan aktivitas kaum pria dan percaya diri

15. Gender Role-Feminine ( GF )


 Stereotip, interes, aktivitas kaum wanita, dan hipersensitip

V. S K A L A P E R S O N A L I T Y P S Y C H O PAT H O L O G Y F I V E ( P s y -
5)
 Memberi gambaran umum secara cepat tentang model kepribadian seseorang
 Terdapat 5 skala pada MMPI-2 dan MMPI-A

1. Skala Aggresiveness ( AGGR )


High Score
 Menyerang dengan kata-kata/fisik dan tidak mampu mengendalikan amarah.

2. Skala Psychoticism ( PSYC )


High Score
 Gejala psikotik

3. Skala Disconstraint ( DISC )


High Score
 Perilaku antisocial/delinquen
Low Score
 Taat peraturan

4. Skala Negative Emotionality / Neuroticism ( NEGE )


High Score
 Mengalami afek negatif

5. Skala Introversion / Low Positive Emotionality ( INTR )


High Score
 Introvert
Low Score
 Ekstrovert

V I . SKALA “RESTRUCTURED”
 Untuk meningkatkan kemampuan skala klinik dengan:
- mengurangi soal yang overlapping
- menurunkan interkolerasi skala
- menghilangkan soal yang isinya tidak sesuai untuk skala tersebut.
 RC scales terdiri dari 9 skala
1. Skala Demoralization ( RCD )

6
(= afek yang menyenangkan dan tidak menyenangkan)
 depresi, cemas, dan keluhan somatik

2. Skala Somatic Complaints ( RC1 )


(mirip Skala 1 dan HEA)
 Keluhan somatik

3. Skala Low Positive Emotions ( RC2 )


 Depresi dan tidak bahagia

4. Skala Cynicism ( RC3 )


 Orang lain tidak dapat dipercayai, mementingkan diri sendiri dan eksploitatif.

5. Skala Antisocial Behavior ( RC4 )


 Sikap dan perilaku antisocial

6. Skala Ideas of Persecution ( RC6 )


 Pencuriga, dan tidak mempercayai orang lain

7. Skala Dysfunctional Negative Emotions ( RC7 )


 Emosi negatif (a.l. : cemas dan iritabel)

8. Skala Aberrant Experiences ( RC8 )


 Gajala psikotik

9. Skala Hypomanic Activation ( RC9 )


 Peningkatan afek dan iritabel