Anda di halaman 1dari 6

KERAJINAN CELENGAN DARI

BATOK KELAPA

O
L
E
H

KELAS XII IPA 5

TP : 2018 / 2019
CELENGAN BATOK KELAPA
BAB 1

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dalam kehidupan, banyak tantangan hidup yang harus diatasi, dihadapi dan diselesaikan.
Meliputi tantangan bersaing dalam keadaan fisik maupun mental. Hal tersebut merupakan suatu
hal pemenuhan dalam kebutuhan baik rohani maupun jasmani. Didasari oleh zaman yang
semakin maju, modern dan persaingan memenuhi kebutuhan yang semakin pesat.

Batang pohon kelapa dapat digunakan sebagai bahan bangunan yang terkenal tahan akan
cuaca dan gangguan serangga-serangga kayu. Daun kelapa dapat digunakan untuk membuat
selongsong kupat. Tulang daunnya (lidi) digunakan untuk membuat sapu. Pelepah daunnya dapat
digunakan sebagai kayu bakar. Kulit buahnya (serabut) dapat digunakan untuk membuat sapu.
Daging buahnya yang masih muda dapat dibuat minuman, sedangkan yang sudah tua dapat
digunakan sebagai bahan santan atau untuk membuat minyak goreng.

Satu hal yang menarik dalam memanfaatkan bagian-bagian kelapa adalah pada batok atau
cangkang buahnya. Hal ini karena sekilas mungkin tidak terpikirkan bahwa batok kelapa
mempunyai nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan buah kelapanya itu
sendiri. Dengan sentuhan tangan-tangan kreatif, batok kelapa dapat menjadi benda-benda
kerajinan yang mempunyai nilai guna, nilai seni, dan bahkan keduanya.

Seni kerajinan ini belum begitu luas di indonesia, perkembangan seni kerajinan ini baru
muncul era tahun 90 an, kerajian batok kelapa banyak di jumpai di daerah jawa, dan sulawesi.
Munculnya kesenian ini bermula banyaknya pabrik-pabrik kelapa dan banyaknya tumbuhan
kelapa di indonesia, sehingga banyak tempurung kelapa di jadikan bahan bakar sayang tidak ada
guna, hal inilah masyarakat indonesia mengambil inisiatif dan membuat menjadi bahan
ekonomis.

Usaha yang akan Kami mulai adalah usaha kecil, yaitu pembuatan produk kerajinan dari
batok kelapa. Dengan factor produksi yang relative murah dan terjangkau serta mudah didapat.
Kami yakin usaha yang Kami lakukan ini memiliki berbagai aspek yang dapat menguntungkan,
bagi pribadi maupun orang lain. Oleh karena itu sangat besar harapan Kami dapat menjalankan,
mengembangkan usaha ini dengan semaksimal mungkin.
B. TUJUAN USAHA
Tujuan dari didirikannya Usaha dari batok kelapa ini adalah :

1. Untuk menambah penghasilan yang dapat kami gunakan untuk menunjang kebutuhan
hidup sehari-hari

2. Untuk menerapkan ilmu pengetahuan dalam bidang berwirausaha

3. Bisa memanfaatkan waktu luang, untuk sesuatu yang berguna

4. Menciptakan lapanagan pekerjaan

5. Memanfaatkan barang bekas yang tidak terpakai.


BAB 2
ISI
A. PROSES PRODUKSI

Celengan dari Batok Kelapa

1. Alat dan bahan

 Bor

 Batok kelapa

 Pensil

 cat merah

 Amplas kasar dan halus

 Gergaji

2. Cara membuat

 Belah batok kelapa dengan gergaji

 Hilangkan serabut kelapa degan mengamplas menggunakan amplas kasar

 Setelah serabut sudah bersih amplas kembali dengan menggunakan amplas halus

 Beri tanda dengan menggunakan pensil di samping kanan dan kiri natok yang akan di
bor

 gabungkan batokb yang sudah dibelah dengan lem cina

 Pernislah batok dan kayu secara berulang agar warnanya lebih mengkilat atau beri cat
sesuai selera

 Tunggu sampai kering

 celengan dari batok kelapa siap digunkan atau dijual


B. PERHITUNGAN MODAL DAN LABA

1. Modal

 · Batok kelapa : Rp 2. 000

 · Amplas : Rp 2.000

 · cat merah : Rp 20.000

Total anggaran Rp 24.000

2. Laba

 · Biaya produksi : Rp 24.000

 · Harga jual : Rp 30.000

 · Laba : Rp 30.000 – Rp 24.000 = Rp 6.000

C. HASIL KARYA

Kerajinan tangan dari tempurung kelapa yang berupa celengan dapat menghasilkan
kerajinan yang dapat digunakan sebagai benda pakai dan bernilai ekonomi tinggi. Selain itu,
lebih bervariasi bentuknya dan lebih menarik. Produk celengan tersebut juga dapat menjadi
sumber penghasilan jika benar benar ditekuni dan dimanfaatkan dengan baik.

BAB 3
PENUTUP

1. Kesimpulan
Dari proses pembuatan kerajinan dari tempurung kelapa di atas, dapat disimpulkan bahwa
tempurung kelapa dapat dibuat menjadi berbagai kerajinan yang dapat bermanfaat.

1. 2. Hambatan

2. Kurangnya pengalaman

3. Kurangnya ketrampilan dan kreativitas siswa

4. Kurang mampu dalam memerapkan teori dan praktek

5. Peralatan yang digunakan kurang memadai sehingga hasil tidak maksimal

3. Saran
Disarankan untuk :

1. Lakukanlah proses tersebut dengan hati hati.

2. Mengukur dengan baik dan tepat

3. Menggunakan alat pengaman dengan baik dan benar.

4. Berhati-hati dalam menggunakan alat yang tajam.

5. Jangan takut untuk berkreasi