Anda di halaman 1dari 9

TUGAS BISNIS MANAJEMEN

PERBEDAAN INDUSTRI JASA DAN MANUFAKTUR

DIBUAT OLEH :

NAMA / NPM : MASNUR HADI PRATAMA /1607230027

KELAS /S.M : A3 MALAM / 6 (VI)

PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
MEDAN
2019
ABSTRAK

Industri merupakan bidang yang menggunakan keterampilan dan ketekunan


kerja, penggunaan alat-alat di bidang pengolahan hasil-hasil bumi, serta
distribusi sebagai dasarnya. Oleh karena itu industri umumnya dikenal sebagai
mata rantai selanjutnya dari usaha-usaha mencukupi kebutuhan (ekonomi)
yang berhubungan dengan Bumi yakni setelah pertanian, perkebunan, dan
pertambangan yang berhubungan erat dengan tanah.Banyak orang
mengasumsikan bahwa industri hanyalah kegiatan ekonomi manusia yang
mengolah bahan baku “bahan mentah” menjadi barang setengah jadi atau
bahan jadi. Padahal pengertian industri sangatlah luas, dimana proses industri
ini meliputi semua kegiatan manusia dalam suatu bidang tertentu yang
sifatnya produktif dan komersial.Suatu Industri identik dengan tempat dimana
berlangsungnya suatu perindustrian yakni pabrik. Dalam arti luas pabrik ialah
tempat manusia, mesin atau teknologi, material, energi, modal dan sumber
daya dikelola bersama-sama dalam suatu sistem produksi dengan tujuan
menghasilkan suatu produk dan jasa yang efektif, efisien dan aman yang siap
digunakan oleh masyarakat umum maupun dapat diolah lebih lanjut untuk
menghasilkan jenis produk yang lainnya. Pabrik identik dengan pengolahan
bahan baku dan menghasilkan produk jadi dalam bentuk barang.
. Daftar Isi

Cover …………………………………………………………………….. i

Abstrak ………………………………………………………….........…… ii

Daftar Isi ……………………………………………………………..….... iii

I Pendahuluan ……………………………………….….……..….....……. 1

I.I Latar Belakang ………………………………………………….....……2

I.II Rumusan Masalah ……………………………………......………….…3

I.III Tujuan Pembahasan ………………………………......………...….…. 4

I.IIII. Kesimpulan ……………………………………………...……..…….5

Saran ……………………………………………………………….........… 6

Penutup ………………………………………………………........…..…... 7
I.PENDAHULUAN.

manajemen Operasi adalah disiplin ilmu yang diterapkan di berbagai


perusahaan manufaktur maupun jasa. Pengenalan manajemen operasiperlu
dilakukan dengan benar sebelum membahas masalah-masalah yang lain di
dalam manajemen operasi. Teknik manajemen operasi diterapkan di seluruh
dunia pada seluruh usaha produksi, baik di kantor, gudang, restoran, pusat
perbelanjaan, maupun pabrik. Setiap perusahaan yang menghasilkan barang
atau jasa pastilah melaksanakan manajemen operasi. Manajemen operasi
merupakan area fungsional dalam manajemen seperti manajemen pemasaran,
manajemen keuangan, dan manajemen sumber daya manusia.
Manajemen operasi jasa mempunyai pengertian yang lebih sempit daripada
manajemen operasi. Manajemen operasi mengandung arti ilmu manajemen
operasi yang diterapkan di pabrik dan di perusahaan jasa. Sedangkan
manajemen operasi jasa hanya khusus membahas mengenai penerapan
manajemen operasi pada perusahaan jasa. Pemahaman mengenai manajemen
operasi jasa perlu ditekankan mengingat jasa memiliki karakteristik yang
berbeda dengan barang.
I.I Latar Belakang

Manufaktur adalah suatu cabang industri yang mengaplikasikan mesin,


peralatan dan tenaga kerja dan suatu medium proses untuk mengubah bahan
mentah menjadi barang jadi untuk dijual. Perusahaan manufaktur merupakan
penopang utama perkembangan industri sebuah negara. Perkembangan
industri manufaktur di sebuah negara juga dapat digunakan untuk melihat
perkembangan industri secara nasional di negara itu. Perkembangan ini dapat
dilihat baik dari aspek kualitas produk yang dihasilkan maupun kinerja industri
secara keseluruhan.Pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia masih jauh di
bawah China dan India. Tetapi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap
mampu bertengger di atas (rata-rata) 6 persen dalam tiga tahun berlakangan
.dari segi pertumbuhan ekonomi, Indonesia termasuk tiga besar Dunia. Jumlah
kelas menengah warga pun mencapai 36 juta orang dan relatif produktif.
Sementara industri manufaktur menjadi komponen penting dalam
pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut data Kementerian Perdagangan
Republik Indonesia, pertumbuhan industri manufaktur meningkat sebanyak 6,4
persen dan telah berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto nasional
sebanyak 20,8 persen atau Rp1.714 triliun pada tahun 2013. Target
pertumbuhan manufaktur dapat dicapai lebih optimal apa bila para pelaku
industri manufaktur mengimplementasikan teknologi yang andal dan
menerapkan teknologi inovasi untuk meningkatkan kapasitas produksi yang
berkualitas kelas dunia.Sedangkan .Industri Jasa atau pelayanan(services)
didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi yang menghasilkan waktu, tempat,
bentuk, dan kegunaan psikologis (Haksever et al., 2000). Jasa atau pelayanan
juga merupakan kegiatan, proses, dan interaksi, serta merupakan perubahan
dalam kondisi orang atau sesuatu dalam kepemilikan pelanggan (Edvardsson et
al., 2005). Jasa merupakan kegiatan, perbuatan, atau kinerja yang bersifat
tidak nampak. Jasa juga merupakan struktur komprehensif, bukan tunggal, dan
secara konsisten digunakan secara unidimensional. Perbedaan antara produk
dan jasa juga merupakan sesuatu yang terus menjadi perdebatan. Oleh karena
itu, pengertian jasa bersifat ambigu dan kadang-kadang menyesatkan.
Edvardsson (1997) memandang jasa atau pelayanan sebagai bagian dari
konsep yang luas suatu produk. Produk meliputi barang, jasa, perangkat lunak
komputer, atau kombinasinya. Pelanggan terlibat sebagai pembantu produsen
dalam proses produksi,
I.II Rumusan masalah.

jasa atau pelayanan merupakan segala sesuatu pada level abstrak dan bisa
dioperasionalisasikan dan diinterpretasikan dengan cara yang berbeda.
Pelayanan pada level empiris mencakup berbagai perbedaan penawaran,
organisasi, dan pelanggan. Definisi jasa atau pelayanan tergantung pada
pendekatan atau cara pandang. Pendekatan pertama menekankan jasa sebagai
kegiatan yang merupakan obyek pertukaran. Pendekatan kedua, yaitu
pelayanan yang dijelaskan sebagai pandangan terhadap penciptaan nilai.
Pandangan yang lebih luas menyatakan adanya peran pelanggan dan
penekanan pada nilai penggunaan jasa, sehingga pelayanan merupakan
kegiatan, proses, kinerja, interaksi, pengalaman, dan solusi terhadap berbagai
permasalahan pelanggan.

Pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia masih jauh di bawah China dan


India. Tetapi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap mampu bertengger di
atas (rata-rata) 6 persen dalam tiga tahun berlakangan .dari segi pertumbuhan
ekonomi, Indonesia termasuk tiga besar Dunia. Jumlah kelas menengah warga
pun mencapai 36 juta orang dan relatif produktif. Sementara industri
manufaktur menjadi komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut data Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, pertumbuhan
industri manufaktur meningkat sebanyak 6,4 persen dan telah berkontribusi
terhadap Produk Domestik Bruto nasional sebanyak 20,8 persen atau Rp1.714
triliun pada tahun 2013. Target pertumbuhan manufaktur dapat dicapai lebih
optimal apa bila para pelaku industri manufaktur mengimplementasikan
teknologi yang andal dan menerapkan teknologi inovasi untuk meningkatkan
kapasitas produksi yang berkualitas kelas dunia.
I.IIITujuan Pembahasan

Tujuan pembahasan in adalah untuk mengetahui perbedaan ke dua industri


tersebut dan menjelaskan karakteristik meliputi output pelayanan yang tidak
nampak, kurangnya persediaan, kesulitan dalam portabilitas, kompleksnya
pendefinisian dan pengukuran, dan sering kali ada dalam produksi bersama
antara penyedia jasa dan pembeli jasa. Jasa juga merupakan perubahan dalam
kondisi orang atau kepemilikan barang pada berbagai unit ekonomi.
menjelaskan karakteristik jasa meliputi output pelayanan yang tidak nampak,
kurangnya persediaan, kesulitan dalam portabilitas, kompleksnya
pendefinisian dan pengukuran, dan sering kali ada dalam produksi bersama
antara penyedia jasa dan pembeli jasa. Jasa juga merupakan perubahan dalam
kondisi orang atau kepemilikan barang pada berbagai unit ekonomi.
I.IIII Kesimpulan.

Manufaktur adalah suatu cabang industri yang mengaplikasikan mesin,


peralatan dan tenaga kerja dan suatu medium proses untuk mengubah bahan
mentah menjadi barang jadi untuk dijual.

Dan Jasa atau pelayanan juga merupakan kegiatan, proses, dan interaksi, serta
merupakan perubahan dalam kondisi orang atau sesuatu dalam kepemilikan
pelanggan jasa atau pelayanan sebagai bagian dari konsep yang luas suatu
produk. Produk meliputi barang, jasa, perangkat lunak komputer, atau
kombinasinya. Pelanggan terlibat sebagai pembantu produsen dalam proses
produksi,

Saran.

Pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia masih jauh di bawah China dan


India. Tetapi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap mampu bertengger di
atas (rata-rata) 6 persen dalam tiga tahun berlakangan .dari segi pertumbuhan
ekonomi, Indonesia termasuk tiga besar Dunia. Jumlah kelas menengah warga
pun mencapai 36 juta orang dan relatif produktif. Sementara industri
manufaktur menjadi komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut data Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, pertumbuhan
industri manufaktur meningkat sebanyak 6,4 persen dan telah berkontribusi
terhadap Produk Domestik Bruto nasional sebanyak 20,8 persen atau Rp1.714
triliun pada tahun 2013. Target pertumbuhan manufaktur dapat dicapai lebih
optimal apa bila para pelaku industri manufaktur mengimplementasikan
teknologi yang andal dan menerapkan teknologi inovasi untuk meningkatkan
kapasitas produksi yang berkualitas kelas dunia.
Penutup.
Manfaat dari adanya pembahasan tentang perbedaan industri jasa dan
manufaktur ini adalah, sebagai berikut:

 Penulis dapat memahami lebih banyak tentang Studi Kelayakan Bisnis


dan mengetahui resiko memulai suatu usaha.
 Sebagai bahan masukan untuk mengkaji ide bisnis dan reviewer rencana
bisnis dan memperbaiki dan menganalisa lebih lanjut mengenai
rencananya , dan juga sebagai rekomendasi bagi investor , kreditor ,
pemerintah , konsumen dan manajemen itu sendiri.Dapat memberikan
pengetahuan mengenai kewirausahaan, perencanaan bisnis dan studi
kelayakan bisnis yang baik bagi pembaca