Anda di halaman 1dari 6

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan Kepada Tuhan Yesus Kristus karena berkat Kasih Anugerah Tuhan sehingga
kami dapat menyelesaikan tugas P3 (Perencanaan Pengendalian Proyek) ini dengan tepat waktu. Topik
yang kami bahas mengenai metode PERT dan CPM.. Adapun maksud dan tujuan kami dalam
menyelesaikan tugas ini adalah untuk menambah pengetahuan kami mengenai materi tersebut. Terima
kasih kami ucapkan kepada dosen kami, Pingkan Pratasis , MT atas bimbingan beliau hingga kami dapat
menyelesaikan tugas ini. Kami menyadari bahwa tugas yang kami selesaikan ini masih jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari semua kalangan yang bersifat
membangun guna kesempurnaan tugas kami selanjutnya. Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada
semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan tugas ini dari awal sampai akhir. Serta kami
berharap agar tugas ini dapat bermanfaat bagi semua kalangan.

Manado, Mei 2019 Tim Penyusun Kelompok


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..............................................................................................

ii DAFTAR ISI............................................................................................................. 1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang............................................................................................ 2


1.2 Rumusan Masalah ...................................................................................... 3
1.3 Tujuan Penulisan ........................................................................................ 3
1.4 Manfaat Penulisan ...................................................................................... 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ............................................................................4

2.1 CPM dan PERT.......................................................................................... 4

2.1.1 Definisi CPM.................................................................................... 5

2.1.2 Definisi PERT .................................................................................. 6

2.2 Sejarah CPM dan PERT............................................................................. 6

2.3 Tujuan CPM dan PERT.............................................................................. 8

2.4 Manfaat CPM dan PERT............................................................................ 8

2.5 Elemen CPM dan PERT............................................................................. 8

2.6 Penjadwalan Proyek ................................................................................... 11

2.7 Jalur Kritis.................................................................................................. 13

2.8 Langkah dasar CPM dan PERT.................................................................. 15

2.9 Perbedaan CPM dan PERT ........................................................................ 16

2.10 Persamaan CPM dan PERT...................................................................... 17

BAB III KERANGKA KONSEPTUAL DAN OPERASIONAL......................... 18

3.1 Kerangka Konseptual CPM dan PERT ................................................. 18

3.2 Kerangka Operasional CPM dan PERT................................................ 19

BAB IV LANGKAH PENGUKURAN DAN HASIL ANALISIS........................ 20


BAB V PENUTUP.................................................................................................... 26 5.1
Kesimpulan................................................................................................. 26 5.2
Saran........................................................................................................... 26

DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 27
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Latar Belakang Proyek adalah suatu kegiatan yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu dengan
alokasi sumberdaya terbatas dan dimaksudkan untuk melaksanakan suatu tugas yang telah ditentukan
(Raharja, 2014).. Perencanaan dan penjadwalan yang baik dari suatu proyek menentukan keberhasilan
tahapan proyek berikutnya, yaitu pengendalian. Perencanaan dan penjadwalan selalu menjadi isu dalam
manajemen proyek karena akan berpengaruh pada keberhasilan sebuah proyek, terutama dalam
memenuhi lingkup waktu, lingkup pekerjaan dan lingkup biaya (Syahrizal, 2016). Kesalahan seorang
manajer program dalam perencanaan penjadwalan kegiatan dan aktivitas proyek akan mengakibatkan
proyek berjalan molor dan secara tidak langsung mengakibatkan penambahan biaya. Sedangkan
kesepakatan di awal terjadi karena adanya ketetapan tentang batasan yang harus dipenuhi baik dari sisi
biaya, waktu maupun ruang lingkup pekerjaan. perencanaan dan penjadwalan aktivitas-aktivitas sebuah
proyek yang kesemuanya bertujuan untuk optimalisasi pekerjaan sebuah proyek sehingga akan ada
efisiensi dari sisi biaya maupun waktu pelaksanaan, diantaranya adalah CPM dan PERT (Sahid, 2012).
Kelompok kami akan membahas dan menganalisa kedua metode tersebut inI Yang diaplikasikan dalam
suatu Proyek perencanaan suatu bangunan Konstruksi Tugas akhir ini dimaksudkan untuk menganalisa
perkembangan proyek dan bagaimana melakukan pengendalian waktu dan biaya pada proyek
pembangunan hotel Batiqa hotel Palembang Proyek pembangunan Batiqa Hotel Palembang dibangun
oleh perusahaan konstruksi PT. Pulau Intan, yang mana termasuk salah satu perusahaan konstruksi besar
yang ada di Indonesia. Pembangunan Batiqa Hotel Palembang direncanakan mulai pada bulan Januari
2014 dan selesai pada bulan Februari 2015. Tetapi pada pelaksanaannya, proyek ini mengalami
kemunduran jadwal pelaksanaan dikarenakan penambahan pekerjaan Pada rencana awal proyek
direncankan selesai pada Februari 2015 akan mundur hingga Agustus 2015. Permasalahan tersebut
merupakan kajian yang cukup menarik untuk diteliti, maka peneliti ingin menganalisa bagaimana
manajemen waktu dan biaya dalam menyelesaikan proyek konstruksi tersebut. Dengan demikian
peneliti mampu melakukan analisa pengendalian proyek pembangunan Batiqa Hotel Palembang ini dari
awal sampai akhir.

1.2 Rumusan Masalah


1. Bagaimana menganalisa waktu rencana dan pelaksanaan proyek pembangunan Batiqa Hotel
Palembang !
2. Bagaimana menganalisa biaya pelaksanaan proyek pembangunan Batiqa Hotel Palembang !
3. Bagaimana melakukan pengendalian waktu pelaksanaan proyek pembangunan Batiqa Hotel
Palembang menggunakan network CPM !
4. Bagaimana melakukan pengendalian biaya pelaksanaan proyek pembangunan Batiqa Hotel
Palembang menggunakan network CPM
1.3 Tujuan Penulisan

Untuk menganalisa bagaimana manajemen waktu dan biaya dalam menyelesaikan proyek konstruksi
tersebut. dengan analisa pengendalian proyek pembangunan Batiqa Hotel Palembang ini dari awal
sampai akhir dengan menggunakan metode CPM dan PERTH

1.3 Manfaat Penulisan


Mengetahui penggunaan metode CPM dan PERTdi bidang pengendalian proyek pembangunan
Teknik sipil
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
1.1 Perancangan pelaksanaan proyek
Proyek
Menurut Ervianto (2002) proyek konstruksi adalah suatu rangkaian kegiatan yang hanya satu
kali dilaksanakan dan umumnya berjangka pendek.

Manajemen Proyek
Menurut Ervianto (2002) manajemen proyek adalah semua perencanaan, pelaksanaan,
pengendalian dan koordinasi suatu proyek dari awal (gagasan) sampai selesainya proyek untuk
menjamin bahwa proyek dilaksanakan tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu

Waktu
Waktu adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau
berlangsung. Dalam hal ini, skala waktu merupakan interval antara dua buah kadaan/kejadian,
atau bisa merupakan lama berlangsungnya.

Biaya
Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi, yang
dinyatakan dalam dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah
terjadi maupun yang akan terjadi

Pengendalian
Menurut Ervianto (2002) pengendalian adalah proses penetapan apa yang telah dicapai,
evaluasi kinerja, dan langkah perbaikan bila diperlukan. Pengendalian adalah kegiatan
bimbingan, dorongan, pemberian instruksi, dan mengadakan koordinasi antar berbagai kegiatan
oleh atasan kepada bawahan dengan maksud agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan
lancar (Djojowirono, 2002).