Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)

Pokok Bahasan : Asma

Sasaran : Keluarga Tn. I

Hari / Tanggal : Jum’at, 16 agustur 2019

Waktu : 10.00 Wib

1. Latar Belakang

Berdasarkan pengkajian, didapatkan data bahwa kesehatan lingkungan merupakan masalah yang
kurang dipahami oleh sebagian besar masyarakat dan kurang mendapatkan perhatian. Sebagian
masyarakat memiliki perilaku/kebiasaan hidup sehat yang masih kurang.

Adanya permintaan penyuluhan kesehatan mengenai kesehatan kesehatan lingkungan merupakan


momentum yang sesuai untuk menyampaikan informasi mengenai penyakit-penyakit akibat lingkungan
yang tidak memenuhi syarat kesehatan.

2. Tujuan

a. Tujuan Umum

Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan keluarga dapat memahami tentang penyakit Asma dan cara
penatalaksanaan Asma.

b. Tujuan Khusus

Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan keluarga mampu :

- Menyebutkan pengertian asma


- Menyebutkan 4 dari 7 tanda-tanda awal penyakit asma
- Menyebutkan 5 dari 8 gejala penyakit asma
- Menyebutkan 3 dari 6 penyebab penyakit asma
- Menyebutkan 5 dari 8 cara pertolongan pada penderita asma
- Menyebutkan 5 dari 7 cara pencegahan kambuhnya penyakit asma
- Menyebutkan 3 dari 4 cara pengobatan tradisional penyakit asma
3. Manfaat

a. Bagi klien dan keluarga klien

Sebagai masukan dan tambahan ilmu pengetahuan tentang penyakit asma bagi keluarga

b. Bagi Mahasiswa

Sebagai bahan penambah wawasan dan untuk diaplikasikan

c. Bagi Masyarakat PGRM

Sebagai masukan bagi masyarakat dalam upaya pencegahan dan penatalaksanaan terhadap penyakit
asma.

c. Pelaksanaan

No Kegiatan KegiatanPenyuluhan KegiatanKlien Waktu

1 Pembukaan Tahappembukaan : 5 menit

1. Moderator memberisalam Menjawab salam

2. Moderator memperkenalkan Mendengarkan


pembimbing dan anggota
kelompok

3. Moderator membuat
kontrak waktu dan bahasa

4. Moderator menjelaskan Menyetujui kontrak


tujuan kegiatan waktu

Mendengarkan

2 Penyampaian 1. Menggali pengetahuan klien Mengemukakan 15 menit


materi/isipeny dan keluarga klien tentang pendapat
uluhan pengertian penyakit asma

2. Memberikan reinforcement
positif
3. Menjelaskan Mendengarkan
pengertianpenyakit asma

4. Menggali pengetahuan klien


dan keluarga klien tentang tanda- Mendengarkan dan
tanda awal penyakit asma memperhatikan

5. Memberikan reinforcement Mengemukakan


positif pendapat

6. Menjelaskan tentang tanda-


tanda awal penyakit asma

7. Menggali pengetahuan klien Mendengarkan


dan keluarga klien tentang gejala
penyakit asma

8. Memberikan reinforcement Mendengarkan dan


positif memperhatikan

9. Menjelaskan tentang gejala


penyakit asma
Mengemukakan
10. Menggali pengetahuan klien pendapat
dan keluarga klien tentang
penyebab penyakit asma

11. Memberikan reinforcement


positif Mendengarkan
12. Menjelaskan tentang
penyebab penyakit asma
Mendengarkan dan
13. Menggali pengetahuan klien Memperhatikan
dan keluarga klien tentang cara
pertolongan pertama pada Mengemukakan
penderita asma pendapat

14. Memberikan reinforcement


positif

15. Menjelaskan tentang cara


Mendengarkan
pertolongan pertama pada
penderita asma

16. Menggali pengetahuan klien Mendengarkan dan


dan keluarga klien tentang cara Memperhatikan
pencegahan kambuhnya penyakit
Mengemukakan
asma
pendapat
17. Memberikan reinforcement
positif

18. Menjelaskan tentang cara


pencegahan kambuhnya penyakit
asma
Mendengarkan
19. Menggali pengetahuan klien
dan keluarga klien tentang cara
pengobatan tradisional penyakit
Mendengarkan dan
asma
memperhatikan
20. Memberikan reinforsement
positif
Mengemukakan
21. Menjelaskan tentang cara
pendapat
pengobatan tradisional penyakit
asma

Mendengarkan

Mendengarkan dan
memperhatikan

Mengemukakan
pendapat

Mendengarkan

Mendengarkan dan
memperhatikan

3 Penutup 1. Memberikan kesempatan Mengajukan 10menit


kepada klien dan keluarga klien pertanyaan
untuk bertanya

2. Menanyakan kembali
tentang materi penyuluhan Mengemukakan
penyakit asma pendapat

3. Memberi reinforcement
positif Mendengarkan
4. Menyimpulkan hasil
penyuluhan bersama klien dan
keluarga klien Bersama
menyimpulkan hasil
5. Mengakhiri kontrak waktu penyuluhan
6. Mengucapkan salam

Menjawab salam

5. Kriteria Evaluasi

a. Evaluasi Struktur.

- Tempat dan alat tersedia sesuai perencanaan

- Peran dan tugas mahasiswa/i sesuai dengan perencanaan

b. Evaluasi Proses.

- Klien dan keluarga klien berperan aktif selama kegiatan berlangsung

- Minimal 75% dari klien dan keluarga klien yang hadir mengikuti acara penyuluhan sampai selesai

c. Evaluasi Hasil.

Setelah dilakukan kegiatan penuluhan klien dan keluarga klien mampu

v Menyebutkan pengertian asma

v Menyebutkan 4 dari 7 tanda-tanda awal penyakit asma


v Menyebutkan 5 dari 8 gejala penyakit asma

v Menyebutkan 3 dari 6 penyebab penyakit asma

v Menyebutkan 5 dari 8 cara pertolongan pada penderita asma

v Menyebutkan 5 dari 7 cara pencegahan kambuhnya penyakit asma

v Menyebutkan 3 dari 4 cara pengobatan tradisional penyakit asma

MATERI PENYULUHAN

ASMA

1. Pengertian

Asma adalah penyakit sukar bernafas yang ditandai adanya penyempitan saluran nafas, nafas mencuit-
cuit atau bengek. Asma bersifat refersibel, asma terjadi ketika bronchi mengalami inflamasi dan
hipperesponsif. Penyakit ini menyebabkan penyempitan pada saluran nafas sehingga menimbulkan
kesulitan bernafas. Asma adalah penyakit obstruksi saluran pernapasan yang bersifat refersibel dan
berbeda dari obstruksi saluran pernapasan lain seperti pada penyakit empisema maupun bronkitis
kronis yang bersifat ireversibel dan contineu.

1. Tanda

Tanda-tanda awal asma ialah:

1. Sering batuk, terutama dimalam hari

2. Gampang ngos-ngosan atau sesak nafas

3. Merasa sangat lelah atau lemah saat berolahraga


4. Bengek atau batuk-batuk saat berolahraga

5. Merasa lelah, mudah marah, kesal, atau murung

6. Pilek atau alergi (bersin, batuk, hidung tersumbat,hidung meler, sakit tenggorokan,dan sakit
kepala)

7. Susah tidur

2. Gejala

Gejala asma dapat ditandai dengan :

1. Bernafas cepat

2. Mendesah

3. Kelelahan

4. Tidak mampu berolahraga dengan benar

5. Susah tidur dimalam hari

6. Kegelisahan

7. Susah berkonsentrasi

8. Batuk kronis tanpa bengek

3. Penyebab Asma

1. Debu-debu yang berterbangan

2. Asap

3. Produk pembersih atau bau

4. Udara dingin

5. Infeksi saluran pernafasan atas atau bawah

6. Stres
4. Cara Pertolongan Pertama pada Penderita Asma

a. Kenali kondisi penderita.

Anda harus mengenali kondisi penderita ketika terkena serangan asma. Apakah penderita sebelumnya
batuk-batuk parah, mengeluarkan bunyi ketika bernafas, batuk, sulit untuk bernafas dari sulit untuk
berbicara. Pengenalan kondisi ini akan membantu untuk menentukan seberapa parah tingkat serangan
dan cara untuk menolong penderita.

b. Tenangkan penderita asma.

Berikan jaminan bahwa anda bisa mengatasi keadaan ini sehingga harus bersikap sangat tenang.
Kemudian minta penderita untuk tenang dan tetap bernafas dengan sangat pelan dan lakukan instruksi
untuk mengambil nafas dan menghembuskan nafas.Cara ini akan membantu penderita merasa lebih
tenang dan bisa mengendalikan. Tapi langkah ini tidak mudah dan anda harus benar-benar tenang.

c. Cari Inhaler.

Alat pernapasan atau obat asma dalam bentuk inhaler adalah bantuan yang paling bisa diandalkan.
Biasanya penderita asma selalu membawa alat ini untuk mengatasi serangan yang bisa terjadi dimana
saja dan kapan saja. Anda bisa membantu mencari inhaler tersebut,apakah disimpan di dalam tas atau
kantong baju. Usahakan tetap tenang dan terus memberikan intruksi untuk bernafas ketika mencari
inhaler.

d. Bantu mengunakan inhaler

Ketika anda sudah menemukan inhaler maka berikan bantuan kepada penderita untuk bisa
menggunakan inhaler dengan baik. Anda bisa membantu memegang inhaler tersebut ketika digunakan.
Biasanya penderita asma akan merasa sangat panik ketika serangan,sehingga terkadang jari tangan
mereka tidak bisa memegang inhaler dengan baik.

e. Buat posisi duduk penderita asma nyaman.

Posisi duduk penderita asma memang sangat berpengaruh ketika serangan asma terjadi. Anda bisa
meminta penderita duduk tegak. Posisi duduk yang tegak akan membantu penderita asma bisa bernafas
dengan baik. Selain itu buat penderita asma merasa nyamn dengan anda mengatakan bahwa anda tidak
akan meninggalkan penderita hingga mendapatkan bantuan dari keluarga/pihak medis.

f. Amati lagi kondisi penderita asma.

Ada beberapa serangan mungkin penderita asma bisa langsung pulih,namun pada kondisi tertentu
serangan juga bisa menjadi lebih buruk. Karena itu perhatikan kondisi penderita asma apakah membaik
atau kondisi yang lebih menghawartirkan. Jika kondisi lebih menghawartikan maka usahakan untuk
meminta bantuan medis.
g. Ketika penderita kehilangan kesadaran.

Ketika penderita asma kehilangan kesadaran maka terus awasi kondisi pernapasan penderita. Jika tahap
ini terjadi maka anda tidak bisa berbuat apapun. Anda harus segera meminta bantuan medis dan
menunggu korban hingga bantuan datang.

h. Setelah serangan asma terjadi.

Ketika serangan asma sudah terjadi maka anda sebagai penolong harus memastikan apakah penderita
bisa beraktivitas sendiri/tetap membutuhkan bantuan. Anda bisa mencoba untuk bertanya kepada
penderita / jika harus tetap menemani penderita ke rumah sakit terdekat. Anda juga bisa membantu
untuk menghubungi keluarga /teman terdekatnya.

5. Cara Pencegahan Kekambuhan Penyakit Asma.

1. Menjaga pola hidup yang sehat,tidur yang cukup,tidak terlalu lelah dan menghindari pemicu stres.

2. Jika mendapat resep obat dokter,maka sebaiknya obat harus diminum secara teratur. Obat akan
membantu agar serangan asma tidak udah terjadi dan biasanya bisa meningkatkan sistem kekebalan
tubuh.

3. Penderita asma sebaiknya juga melakukan pemeriksaan asma ke dokter secara teratur. Asma
merupakan sebuah kondisi jangka panjang namun penyakit ini bisa dikendalikan dengan baik.

4. Hindari bahaya merokok / tinggal dalam lingkungan perokok. Bahaya asap rokok bisa menyebabkan
serangan asma karena membuat saluran pernafasan menjadi sangat sensitif.

5. Jika penderita asma mengalami beberapa gejala asma sebaiknya tidak banyak aktivitas diluar
rumah untuk menjaga agar tidak terkena serangan asma.

6. Lakukan beberapa gaya hidup sehat seperti olahraga ringan sesuai kondisi secara teratur, tidak
terlalu lelah dan mendapatkan istirahat yang cukup.

7. Pilih berbagai jenis makanan yang sehat dan tidak menyebabkan serangan asma. Beberapa jenis
makanan yang emnyebabkan alergi seperti daging merah, ikan laut, telur, kerang, dan berbagai jenis
produk kacang-kacangan bisa menyebabkan asma.

6. Cara Pengobatan Tradisional Penyakit Asma

1. Jahe
Jahe adalah obat tradisional yang terkenal untuk berbagai penyakit termasuk asma, dada sesak,
damengi. Para peneliti telah menemukan bahwa jahe dapat membantu peradangan saluran napas dan
melancarkan napas.

Plus, penelitian menunjukkan bahwa jahe memiliki senyawa yang dapat meningkatkan efek relaksan
kepada otot pernapasan tertentu.

Caranya :

· Campurkan dalam jumlah yang sama antara air jahe, air delima, dan madu. Minum campuran
tersebut satu sendok makan dua atau tiga kali sehari.

· Atau, anda dapat mencampur 1 sendok teh bubuk jahe dalam satu setengah cangkir air dan
meminumnya sebelum tidur

· Cara lainnya, potong satu inci jahe menjadi potongan-potongan kecil dan masukan kedalam panci
air mendidih. Biarkan selama 5 menit, diamkan hingga dingin dan kemudian meminumnya.

2. Madu

Madu adalah salah satu obat alami tertua untuk asma. Kandungan alkohol alami dan minyak halus
dalam madu dapat membantu mengurangi gejala asma.

Caranya:

· Hanya menghirup aroma madu yang dapat membuat pernapasan menjadi lebih ringan.

· Atau, juga dapat mencampur satu sendok teh madu kedalam segelas air panas dan meminumnya
perlahan-lahan sekitar tiga kali sehari.

· Pilihan lain, sebelum tidur, menelan satu sendok teh madu dengan satu setengah sendok teh
bubuk kayu manis. Campuran ini dapat membantu mengeluarkan dahak dari tenggorokan anda dan
memungkinkan anda untuk tidur lebih baik.

3. Bawang bombai

Bawang bombai memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi penyempitan saluran
nafas ketika menderita asma. Juga, kandungan sulfur dalam bawang dapat membantu menurunkan
peradangan di paru-paru. Cukup makan bawang bombai mentah agar saluran pernapasan bersih dan
bisa bernapas lebih baik. Jika anda tidak dapat memakan bawang mentah, coba makan bawang dimasak.

4. Air jeruk nipis

Penderita asma sering memiliki kadar rendah vitamin C. Jeruk nipis kaya akan vitamin C dan antioksidan
yang dapat membantu mengurangi gejala asma. Peras air dari setengah jeruk nipis dan masukan dalam
segelas air dan tambahkan gula sesuai selera. Minum ramuan tersebut secara teratur untuk mengurangi
serangan asma. Jeruk, pepaya, bluberry dan stawberry juga kaya akan nutrisi yang membantu
meminimalkan gejala asma.

DAFTAR PUSTAKA

Dainur, 1992, Materi-materi Pokok Ilmu Kesehatan Masyarakat, Widya Medika, Jakarta

Notoatmojoyo, S, 2003, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Rineka Cipta, Jakarta.

Setyono, Joko; 2001, Keperawatan Medical Bedah, Salemba Medika, Jakarta.