Anda di halaman 1dari 13

Dampak Buruk Begadang Terhadap Kesehatan Siswa-Siswi SMA Negeri 26

Jakarta Kelas 11 Mipa 2

ABSTRAK

Begadang merupakan suatu aktivitas dimalam hari, dimana aktivitas ini dilakukan
diluar jam tidur seseorang, yang menyebabkan kurangnya tidur dalam waktu 24
jam. Tidur merupakan aktivitas yang dilakukan oleh setiap orang guna
mengistirahatkan tubuh untuk melakukan aktivitas di hari berikutnya. Secara
umum tidur dilakukan oleh setiap orang dimalam hari dalam kurun waktu 6-8 jam
perharinya. kebiasaan tidur larut malam ini memiliki dampak yang negatif bagi
kehidupan serta bagi kesehatan tubuh. Berbagai faktor memnyebabkan seseorang
melakukan aktifitas begadang, mulai dari mengerjakan tugas, pekerjaan, hingga
hanya membuang waktu seperti bercerita, bermain game, internetan, menonton
film dan lain sebagainya. Kurangnya jam tidur seseorang dapat menurunkan
kondisi kesehatan sengga dapat terkena penyakit kronis seperti, obesitas, diabetes,
penyakit jantung dan hipertensi, gangguan mood, serta menurunya fungsi imun.
Dalam tugas akhir ini penulis akan memberikan informasi seputar dampak negatif
dari begadang yang yang menyebabkan kurangnya jam tidur, kemudian akan
berdampak pada kehidupan serta kesehatan tubuh. Dengan menggunakan teori-
teori seputar kesehatan serta teori yang berhubungan dengan dkv sebagai
perancangan media informasi seperti teori komunikasi, bahasa visual,
typography/illustrasi, serta motion graphic. Kemudian akan diberikan sebuah
media informasi yang berbentuk solusi dalam bentuk motion graphic sebagai
output sarana pemberian komunisaki tentang bahaya dan dampak dari begadang
hingga kurangnya jam tidur.

Kata kunci : tidur, begadang, kesehatan, media komunikasi informasi.


KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
berjalannya karya ilmiah yang berjudul “Dampak Buruk Begadang Terhadap
Siswa SMA Negeri 26 Jakarta Kelas 11 Mipa 2” dapat dilaksanakan dengan
baik dan tepat waktu.
Penelitian dalam karya tulis ini dilakukan secara sistematis. Data-data
yang didapatkan berasal dari responden yang identitasanya dirahasiakan. Karya
tulis ini dikuatkan oleh teori-teori yang sudah pernah dilakukan sebelumnya.
Penulis menyadari bahwa karya ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan.
Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca
menyempurnakan karya ilmiah ini. Tak lupa penulis ucapkan mohon maaf ke
berbagai pihak jika ada hal-hal yang kurang berkenan dalam penulisan karya
ilmiah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca.

Jakarta, 11 Juni 2019


Penulis
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Begadang merupakan aktivitas yang dilakukan saat malam hari
dimana aktivitas ini dilakukan saat rata-rata orang lain sedang tidur untuk
memulai aktivitas dihari berikutnya, dalam waktu 24 jam perharinya
dibutuhkan jam tidur 6-8 jam saat hal itu tidak terjadi dalam waktu 24 jam
seseorang tersebut telah melakukan aktivitas begadang.
Tidur merupakan salah satu kebutuhan hidup yang sangat penting
terutama bagi manusia. Normalnya kebutuhan tidur setiap hari secara normal
harus tidur minimal delapan jam dalam kurun waktu satu hari. Malam
seharusnya menjadi waktu untuk tubuh beristirahat setelah seharian
melakukan aktivitas, seperti bekerja, belajar maupun aktivitas lainnya hal ini
bertujuan untuk menjaga sistem kerja tubuh agar dapat berjalan maksimal
pada keesokan harinya.
Kebiasaan tidur hingga larut malam atau biasa disebut dengan
begadang merupakan suatu aktivitas yang tidak jarang dilakukan oleh setiap
orang, baik itu seorang pelajar/mahasiswa, bahkan orang dewasa maupun
seorang pekerja tidak jarang melakukan kebiasaan tidur larut malam ini
(begadang) yang menyebabkan kurangnya jam tidur mereka. Kebiasaan ini
dilakukan karna banyak faktor, seperti halnya bermmain game, nongkrong,
internetan, nonton film, mengerjakan pekerjaan atau tugas sekolah dan
banyak faktor lainnya. Banyaknya tempat hiburan serta tempat nongkrong
dimalam hari yang tersebar diwilayah kota sangat memepengaruhi seseorang
yang tidak mampu mengontrol pola tidur mereka. Pola tidur yang dimaksud
merupakan aktifitas yang biasa dilakukan oleh orang umum, dimana
kebiasaan tidur serta bangun tidur yang seharusnya tidak lebih dari pukul
23:00 malam dan bangun pukul 06:00 pagi, yang dimana dalam segi
kesehatan pola tidur dan istirahat yang baik adalah 6-8 jam perhari
merupakan batas tidur minimal.
Di era modern sekarang ini dengan kemajuan teknologi yang semakin
berkembang pesat setiap orang disuguhi dengan sarana dan prasarana yang
luar biasa, seperti ponsel pintar atau biasa disebut dengan smartphone salah
satunya, 2 menjadikan ketergantungan akan fitur-fitur aplikasi yang tersedia,
mulai dari aplikasi jejaring sosial yang membutuhkan update setiap harinya
bahkan setiap waktu. Tidak sedikit juga kalangan laki-laki dan perempuan
yang menghabiskan waktu dengan sekedar bermain game pada ponsel pintar
mereka bahkan melalui laptop, PC yang mereka miliki. Kesalahan
menggunakan pemanfaatan teknologi inilah yang dapat memicu tidak
sedikitnya seseorang melakukan aktifitas dimalam hari hingga tidak tidur
yang menyebabkan kurang jam tidur mereka.
Melihat banyaknya fenomena tidur kurang dari 6 jam, atau bahkan
pola istirahat (tidur) mereka terbalik menjadi di pagi hari sangat
mempengaruhi beberapa fungsi aktivitas kehidupan serta fungsi kesehatan
tubuh. Kesehatan tubuh yang paling fatal terjadi pada kebiasaan tidur larut
mala mini ialah dari fungsi imun yang akan menurun drastis, dimana
kekebalan tubuh ini akan sangat berpengaruh mudahnya terserangnya
penyakit. Pemanfaatan waktu sangat penting bagi kehidupan seorang, dimana
kedisiplinan menjadikan kunci utama dalam proses perkuliahan bagi
pelajar/mahasiswa serta aktivatas pekerjaan yang efektif , dimana
pemanfaatan waktu ini haruslah tertata setidaknya dengan pola tidur yang
minimal dilakuakn 6- 8 jam perharinya, yang bertujuan untuk menjaga
kesehatan dan kondisi tubuh agar mampu mengikuti perkuliahan dengan
kondisi yang fit. Pola tidur yang kurang dari 6-8 jam perharinya dapat
mengakibatkan seorang tersebut tidak konsentrasi saat melakukan aktivitas
yang seharusnya di kerjakan oleh setiap orang.
Kurangnya jam tidur menimbulkan resiko yang besar dan sepatutnya
diketahui pengaruhnya bahkan dapat dirasakan pada kesehatan jangka
panjang, dalam sehari dampak dari kurang tidur akan dirasakan pada hari
berikutnya yang jarang disadari oleh setiap orang. Gangguan kesehatan yang
dialami seperti dikutip dari healthysleep.med.harvard.edu, diantaranya,
obesitas, diabetes, penyakit jantung dan hipertensi, gangguan mood, serta
fungsi imun yang menurun.
1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah adalah sebagai berikut :
1. Apa saja yang dilakukan siswa saat begadang?
2. Bagaimana dampak buruk bagi begadang?
1.3 Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui apa saja yang dilakukan para mahasiswa saat begadang?
2. Untuk mengetahui dampak buruk dari begadang?
1.4 Manfaat Penelitian
Dari penelitian ini, memmpunyai manfaat sebagai berikut :
1. Menambah pengetahuan mengenai begadang, dan dampaknya.
2. Sebagai masukan kepada orang tua untuk mengawasi anak-anaknya
1.5 Batasan Masalah
Agar penelitian ini tidak terlalu luas, maka kami melakukan batasan pada
penelitian ini. Adapun batasan penelitian sebagai berikut :
1. Penelitian ini hanya mengambil sampel dari kelas XI IPA II
2. Penelitian ini hanya membahas tentang begadang dan dampak yang terjadi.
1.6 Hipotesis
Dugaan sementara yang bisa diambil dari penilitian ini adalah bahwa
banyak para siswa-siswi kelas XI-IPA-II Jakarta yang begadang. Hal itu
karena banyak siswa-siswi yang tertidur di dalam kelas. Dugaan berikutnya
adalah para siswa belum mengetahui bahwa begadang berdampak kepada
kesehatan.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Begadang
Menurut KBBI begadang adalah berjaga tidak tidur sampai larut malam.
Begadang merupakan kegiatan tidur larut malam dikarenakan sesuatu hal.
Bila seseorang sesekali begadang mungkin tidak menimbulkan efek buruk,
tetapi bila begadang sering dilakukan atau bahkan setiap hari kemungkinan
besar memicu terjadinya hal buruk bagi kesehatan tubuh
Ciri-ciri orang yang suka begadang itu sendiri adalah :
1. Kurang Tidur
2. Nafsu Makan Berkurang
3. Bangun Kesiangan
4. Tubuh Rentan Terhadap Penyakit
5. Memiliki kantung mata yang berwarna kehitaman
2.2 Begadang
Begadang adalah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan kegiatan
yang sering dilakukan diwaktu isitrahat malam baik hanya sampai larut
malam atau bahkan tidak tidur sampai keesokan harinya.Banyak orang yang
memilki kebiasaan begadang, baik itu hanya sekedar begadang atau memang
mempunyai pekerjaan dimalam hari sehingga harus begadang selain dari pada
itu masih banyak yang melatar belakangi orang sering begadang.

Kegiatan yang sering dilakukan diwaktu malam sangat beragam, ada


yang memang begadang karena tuntutan pekerjaan, ada yang begdang hanya
menonton, da nada pula begdang yang dilakukan karena memang tidak bias
tidur diwaktu malam. Kebiasaan begadang bukan merupakan suatu kebiasaan
yang baik, karena kebiasaan begadang dilakukan diwaktu malam seharusnya
diwaktu malam dipergunakan untuk istirahat. Hal ini tentu akan menimbulkan
ketidak seimbangan pada tubuh, sehingga akan memudahkan tubuh terserang
penyakit.
2.3 Pengaruh Langsung / Efek Samping

1. Muka Pucat dan lingkaran hitam di bawah mata

Ciri fisik yang sering muncul dan terlihat jika Anda serng
begadang adalah muka Anda yang terlihat lebih pucat, tidak cerah, sayu,
lelah, serta muncul lingkaran hitam di bawah mata. Dapat pula terlihat
mata merah dan mata yang berkantung.

2. Pusing dan Susah Konsentrasi

Kurang tidur juga menyebabkan hilang fokus dan kurang


konsentrasi. Ketika Anda bangun dari tidur dimana waktu tidur tersebut
kurang dari enam jam, maka Anda akan cenderung bangun dalam keadaan
pusing dan tidak bersemangat, lesu serta tidak bergairah. Kurang tidur juga
menyebabkan Anda lebih sulit berkonsentrasi, akibatnya Anda akan
menjadi pelupa.

3. Daya Tahan Menurun

Efek samping dari kebiasaan begadang adalah daya tahan yang


menurun. Daya tahan atau sistem imun dan kekebalan tubuh Anda. Contoh
konkrit dari akibat terlalu sering begadang adalah Anda lebih mudah
terserang flu, demam, batuk, meriang, tidak enak badan, dan lain
sebagainya.

4. Pola Makan tidak teratur

Pola hidup begadang akan membuat Anda selalu melewatkan


sarapan karena Anda akan bangun siang keesokan harinya. Akibatnya pola
makan Anda menjadi terganggu dan tidak teratur.

5. Mudah Mengantuk

Kebiasaan begadang berakibat Anda mudah mengantuk keesokan


harinya ketika Anda bangun tidur. Hal ini terjadi akibat kebutuhan
istirahat Anda belum tercukupi secara baik dan sempurna selama tujuh
sampai delapan jam sehari. Kurang tidur sangat berbahaya bagi kesehatan
Anda.

2.4 Pengaruh Terhadap Pikiran

1. Stress dan depresi

Stress dan depresi merupakan dampak yang sering timbul akibat


begadang. Selain berdampak pada kesehatan fisik, kurang tidur juga
menyebabkan aspek psikologis Anda terganggu.

2. Mudah Marah

Kurang tidur akan menyebabkan emosi Anda lebih susah


terkontrol, cenderung meledak-ledak serta mudah marah.

3. Gelisah

Perasaan yang tidak tenang, berdebar-debar, serta cenderung sering


gelisah adalah efek samping lain dari begadang. tentu hal ini akan
mempengaruhi kesehatan psikologis Anda.
BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian


Pada penelitian ini, jenis penelitian yang akan digunakan yaitu:
Penelitian korelasional, yang merupakan jenis penelitian yang mempelajari
hubungan dua variabel atau lebih.
3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian akan dilaksanakan melalui Google Forms yang ditujukan
kepada siswa-siswi SMAN 26 kelas XI-MIPA-II melalui media sosial.
Penelitian akan dilaksanakan pada sekitar tanggal 6 Juni 2019 sampai 10 Juni
2019.
3.3 Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi yang akan dipilih adalah siswa-siswi SMAN 26 kelas XI-
MIPA-II.
3.4 Metode Pengumpulan Data
Membuat kuisioner menggunakan Google Forms, menyebarkan
kuisioner secara acak melalui sosial media yang berhubungan dengan siswa-
siswi SMAN 26 kelas XI-MIPA-II, kemudian mengumpulkan data yang telah
diisi oleh responden.
3.5 Teknik Analisis Data
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis data kuantitatif yang berupa statistik. Yang berarti mengambil
kesimpulan data berdasarkan banyaknya sampel yang memenuhi suatu
variabel dan akan dimasukkan dalam data statistik.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Pengumpulan Data


No. Pertanyaan Jawaban Jumlah
1. Sama siapa kamu begadang ? a. Teman 3
b. Sendiri 13
2. Dimana saja kamu begadang ? a. Rumah 13
b. Di Luar 3
3. Apa saja akibat dari begadang ? a. Tidur di kelas 10
b. Lupa PR 4
c. Lupa Ibadah 2
4. Apa saja yang kamu lakukan a. Main game 4
saat begadang ? b. Nonton TV/Youtube 9
c. Jalan sama teman 3
5. Berapa kali kamu begadang a. Setiap hari 5
setiap dalam minggu ? b. Kadang-kadang 7
c. 1 kali 4
6 Pernahkah kamu dimarahi a. Pernah 4
orang tua ketika begadang ? b. Tidak pernah 3
c. Jarang 9

Ada pun hal-hal lain dampak dari begadang bagi kesehatan adalah sebagai
berikut:
1. Memicu kegemukan atau diabetes
Kebiasaan begadang berakibat pada produksi hormon leptin yang
berfungsi untuk menekan nafsu makan. Bila kekurangan jam tidur maka
produksi hormon leptin akan berkurang, akibatnya nafsu makan meningkat
dan biasanya jika sudah larut malam seseorang cenderung untuk memilih
makanan ringan yang buruk bagi tubuh.
2. Sistem Imun Melemah
Tidur larut malam atau begadang berpengaruh terhadap rusaknya sel-sel
darah putih. Akibatnya kekebalan tubuh menjadi melemah dan rentan
terhadap serangan berbagai penyakit.
3. Sakit kepala hingga kerusakan otak
Jika malam harinya begadang dan bangun tidur dikeesokan harinya
terasa kepala menjadi berat, itulah tanda gegar otak kecil sedang
menyerang. Jika dibiasakan begadang dalam waktu berkepanjangan bisa
menyebabkan kerusakan otak.
4. Meyebabkan stres
Penelitian di Universitas Pennsylvania membuktikan bahwa jam tidur
yang kurang dari 5 jam per hari selama seminggu bisa menyebabkan stres,
marah, sedih, dan depresi.
5. Kemampuan otak menurun
Profesor Juergen Zulley dari Regensburg University Hospital di
Bavaria, Jerman mengatakan bahwa saat tidur otak kita mengalami
regenerasi sel sehingga ketika bangun bisa bekerja dengan sempurna. Jika
kita kurang tidur maka sel-sel otak pun akan kurang waktu untuk
beregenerasi sehingga kinerja otak tidak akan maksimal dan kemampuan
untuk mengingat kita akan menurun atau bisa menyebabkan pikun.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
Dari data yang disajikan, dapat diambil kesimpulan :

1. Perilaku Saat Begadang


Yang dilakukan para siswa-siswi saat begadang adalah Main PS ada 4
orang, nonton TV/Youtube 9 orang, jalan sama teman 3 orang.
2. Frekuensi
Ada 5 siswa yang begadang setiap hari, 7 siswa yang kadang-kadang
begadang, dan 4 orang begadang 1 kali dalam seminggu.
3. Dampak
Siswa yang begadang cenderung tidur di kelas setelah mereka
begadang, lalu melupakan pekerjaan rumah, dan lupa beribadah.
5.2 Saran
Dari kesimpulan yang didapat, penulis mendapatkan saran bagi pembaca,
yaitu sebagai berikut :

1. Adanya kalangan terutama yang memiliki keahlian dalam


permasalahantersebut untuk mengkaji dan meneliti lebih dalam kepada
segenap orang tua, guru, dan masyarakat agar kiranya memperhatikan para
remaja.
2. Adanya penelitian lebih lanjut mengenai Dampak Buruk Begadang
terhadap Siswa SMA Negeri 26 Jakarta
DAFTAR PUSTAKA

https://sababjalal.files.wordpress.com/2012/03/dampak-buruk-dari-bergadang.doc

https://www.academia.edu/.../BEGADANG_PICU_KEKACAUAN_METABOLISME.do
c

https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/sketsa/article/download/3393/2139

https://jurnal.ugm.ac.id/jpki/article/download/25373/16243

repository.maranatha.edu/1748/3/0410055_Chapter1.pdf

eprints.uny.ac.id/8942/2/bab%202%20-07601244149.pdf

https://repository.usd.ac.id/6532/2/101114056_full.pdf