Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PERAWATAN BANGGOI
JL. Lintas Seram
Email : pkmPerawatan Banggoi17@yahoo.com

KEPUTUSAN
KEPALA PUSKESMAS PERAWATAN BANGGOI
Nomor : 445/0/SK//2018

TENTANG
KEWAJIBAN TENAGA KLINIS DALAM PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN
KESELAMATAN PASIEN
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA PUSKESMAS PERAWATAN BANGGOI,

Menimbang : a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu layanan klinis dan


keselamatan pasien di Puskesmas Perawatan Banggoi, perlu
disusun aturan yang mewajibkan tenaga klinis dalam proses
peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien ;
b. Bahwa sehubungan dengan butir a tersebut diatas, maka perlu
ditetapkan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Perawatan
Banggoi tentang Kewajiban Tenaga Klinis Dalam Peningkatan
Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2003 tentang Pembentukan


Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat
dan Kabupaten Kepulauan Aru di Provinsi Maluku (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 155, Tambahan
Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4350);
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5063);
3. Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran ( Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 116,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 4431);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga
Kesehatan ( Lembaran Negara Tahun1996 Nomor 40, Tambahan
Lembaran Negara 3637);
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 tahun
2014, tentangPuskesmas;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 tahun
2015, tentang Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama;
7. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1457/MENKES/SK/X/2003 tentang Standar Pelayanan Minimal
Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota;

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS PERAWATAN BANGGOI


TENTANG KEWAJIBAN TENAGA KLINIS DALAM
PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN
PUSKESMA PERAWATAN BANGGOI.
KESATU : Semua tenaga klinis di Puskesmas Perawatan Banggoi wajib
melakukan upaya peningkatan mutu layanan klinis;
KEDUA : Setiap tenaga klinis harus memperhatikan keselamatan pasien dalam
memberikan pelayanan kesehatan;
KETIGA : Tenaga klinis adalah dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lain
yang bertanggung jawab dalam melaksanakan asuhan pasien;
KEEMPAT : Panduan peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien sebagaimana
tertera dalam lampiran keputusan ini harus dijadikan acuan dalam
melakukan peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien di
Puskesmas Perawatan Banggoi;
KELIMA : Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila
dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan surat
keputusan ini, akan ditinjau dan diadakan perubahan seperlunya.
Ditetapkan di Banggoi
Pada tanggal ……………
KEPALA PUSKESMAS PERAWATAN BANGGOI

NURBAYA PATTIKUPANG,Amd.Kep
NIP. 19751025 200501 2 014

LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS


NOMOR :
TENTANG : KEWAJIBAN TENAGA KLINIS DALAM PENINGKATAN
MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN

KEWAJIBAN TENAGA KLINIS DALAM PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN


KESELAMATAN PASIEN

1. Menentukan indikator mutu layanan klinis dan keselamatan pasien


2. Menentukan indikator perilaku pemberi layanan klinis
3. Menyusun standard an SOP layanan klinis yang sesuai dengan acuan yang jelas dan
dapat dipertanggung jawabkan
4. Memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar dan SOP layanan klinis yang
telah disusun bersama
5. Menerapkan manajemen resiko klinis di semua unit pelayanan untuk mencegah
timbulnya Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), Kejadian Nyaris Cedera (KNC), dan
Keadaan Potensial Cidera (KPC)
6. Berperan aktif dalam melakukan identifikasi permasalahan mutu layanan klinis dan
keselamatan pasien.
7. Berperan aktif dalam melakukan analisis terhadap permasalahan mutu layanan klinis
dan keselamatan pasien.
8. Berperan aktif dalam menyusun rencana peningkatan mutu layanan klinis dan
keselamatan pasien. Perencanaan mutu harus ditetapkan berdasarkan prioritas fungsi
dan proses pelayanan Puskesmas Perawatan Banggoi.
9. Berperan aktif dalam melaksanakan program perbaikan mutu layanan klinis dan
keselamatan pasien yang sudah direncanakan
10. Berperan aktif dalam menindaklanjuti hasil pelaksanaan perbaikan mutu layanan klinis
dan keselamatan pasien
11. Kepala Puskesmas, penanggung jawab UKP dan penanggung jawab UKM wajib
berpartisipasi dalam program peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien mulai
dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.
12. Seluruh tenaga medis wajib melakukan kolaborasi dalam pelaksanaan program
peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien yang diselenggarakan diseluruh jajaran
Puskesmas Perawatan Banggoi.
13. Perencanan peningkatan mutu klinis disusun oleh seluruh jajaran Puskesmas Perawatan
Banggoi dengan pendekatan multidisiplin, dan dikoordinasikan oleh wakil manajemen
mutu.
14. Perencanaan mutu berisi antara lain:
a. Area prioritas berdasarkan data dan informasi, baik dari hasil monitoring dan
evaluasi indikator, maupun keluhan pasien/keluarga/staf dengan mempertimbangkan
kekritisan, resiko tinggi dan kecenderungan terjadinya masalah.
b. Salah satu prioritas adalah sasaran keselamatan pasien.
c. Kegiatan-kegiatan pengukuran dan pengendalian mutu dan keselamatan pasien yang
terkoordinasi dari semua unit kerja dan unit pelayanan.
d. Pengukuran mutu dan keselamatan pasien dilakukan dengan pemilihan indikator,
pengumpulan data untuk kemudian dianalisis dan ditindaklanjuti dalam upaya
peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien.
e. Indikator meliputi indikator manajerial, indikator kinerja UKM ,dan indikator
klinis, yang meliputi indikator struktur, proses dan outcome.
f. Upaya-upaya peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien melalui standarisasi,
perancangan system, rancang ulang system untuk peningkatan mutu dan
keselamatan pasien.
g. Penerapan manajemen risiko pada semua lini pelayanan baik pelayanan klinis
maupun penyelenggaraan UKM.
h. Manajemen resiko klinis untuk mencegah terjadinya kejadian sentinel, kejadian
tidak diharapkan, kejadian nyaris cedera dan keadaan potensial cedera.
i. Program dan kegiatan-kegiatan peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien
termasuk didalamnya program peningkatan mutu laboratorium dan peningkatan
mutu pelayanan obat.
j. Program pelatihan yang terkait dengan peningkatan mutu klinis dan keselamatan
pasien. Rencana pertemuan sosialisasi dan koordinasi untuk menyampaikan
permasalahan, tindak lanjut, dan kemajuan tindak lanjut yang dilakukan.
k. Rencana monitoring dan evaluasi program mutu dan keselamatan pasien
15. Perancangan system/proses pelayanan memperhatikan butir-butir di bawah ini:
a. Konsisten dengan visi, misi, tujuan dan tata nilai, dan perencanaan Puskesmas
Perawatan Banggoi
b. Memenuhi kebutuhan pasien, keluarga dan staf
c. Menggunakan pedoman penyelenggaraan UKM, pedoman praktik klinis, standar
pelayanan klinis, kepustakaan ilmiahdan berbagai panduan dan profesi maupun
panduan dari Kementrian Kesehatan.
d. Mempertimbangkan informasi dari manajemen resiko
e. Dibangun sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan yang ada di puskesmas
f. Dibangun berbasis praktik klinis yang baik
g. Menggunakan informasi dari kegiatan peningkatan yang terkait
h. Mengintegrasikan serta menggabungkan berbagai proses dan system pelayanan
16. Seluruh kegiatan mutu dan keselamatan pasien harus didokumentasikan
17. Wakil manajemen mutu wajib melaporkan kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan
pasien kepada Kepala Puskesmas setiap triwulan
18. Berdasarkan pertimbangan hasil keluhan pasien/keluarga dan staf, serta
mempertimbangkan kekritisan, resiko tinggi, dan potensial bermasalah, maka area
prioritas yang perlu mendapat perhatian dalam peningkatan mutu dan keselamatan
pasien adalah:
a. Pencapaian 6 sasaran keselamatan pasien
b. Pelayanan rawat jalan
c. Pelayanan farmasi
d. Pelayanan gawat darurat
Ditetapkan di Banggoi
Pada tanggal ……………
KEPALA PUSKESMAS PERAWATAN BANGGOI

NURBAYA PATTIKUPANG,Amd.Kep
NIP. 19751025 200501 2 014