Anda di halaman 1dari 2

HERNIA

Tingkatan
 Reponible
 Irreponible
 Inkarserata
 Strangulata
Irreponible tidak selalu inkarserata karena biasanya yg terjepit itu omentum bukan usus
Inkarserata selalu irreponible
Hernia : kelemahan dinding perut, bukan penyakit!!
Hernia terdiri (kalau bukan 3 ini tidak dpt didiagnosis hernia):
1. Cincin
2. Kantong
3. Isi
Hernia
 Direct : Hernia Inguinalis Medialis
 Indirect : Hernia Inguinalis Lateralis (harus melalui 2 cincin, 1 canalis)
Hernia scrotalis pasti Hernia Inguinalis Lateralis
Nyeri : usus masuk canalis inguinalis (terbuka) nekan saluran testis
Kalau perempuan tidak nyeri
Biasanya operasi kalau sudah masuk ke labia mayora
Perempuan : tidak pernah inkarserata, tidak pernah HIL
Ada teknik : reposisi
Kapan hernia pada anak di operasi?
 Reposisi tidak berhasil
 Mobilisasi anak meningkat
 Sosial (akan masuk masa sekolah)
Pemeriksaan hernia harus berdiri  mengikuti arah gravitasi, pakai kelingking
Bulat : tidak melewati apa-apa
Lonjong : melewati canalis
Diagnosis banding tonjolan L
 Hernia
 Orchitis  paling utama DD Hernia Inkarserata
 Inguinal limfadenopati
 Hydrocele  biasa pada anak
Transluminasi
 Tempat agak gelap
 Senter + media (kertas yg digulunguntuk cegah lampu senter yg sinarnya spt kerucut)
Hernia Inkarserata

 Suatu keadaan gawat darurat


 Dapat dilakukan operasi tanpa harus puasa, karena:
 Pembiusan bisa spinal
 Pembiusan bisa lokal : buka cincin, jangan pernah buka kantongnya
 Tidak pernah ada tatalaksana non bedah, tapi ada celana supporter
 Tension herniorapy: menguatkan dinding perut bagian dalam  tapi kaya ada yg narik di
dalamnya
 Anak tidak dilakukan hernioraphy  pertambahan usia akan membaik
 Herniorapy (Herniotomy+hernioplasty)