Anda di halaman 1dari 5

PENGANTAR GEODESI dan GEOMATIKA

KARAKTERISTIK CITRA SATELIT

Disusun Oleh :

Naufal Ian Fadillah

21110118130044

Dosen Pengampu :

Sawitri Subiyanto, Ir., M.Si

PROGRAM STUDI TEKNIK GEODESI

FAKULTAS TEKNIK - UNIVERSITAS DIPONEGORO

2018
Karakteristik Citra

Karakter utama dari suatu image (citra) dalam penginderaan jauh adalah adanya
rentang panjang gelombang (wavelength band) yang dimilikinya. Beberapa radiasi yang bisa
dideteksi dengan sistem penginderaan jarak jauh seperti : radiasi cahaya matahari atau
panjang gelombang dari visible dan near sampai middle infrared, panas atau dari distribusi
spasial energi panas yang dipantulkan permukaan bumi (thermal), serta refleksi gelombang
mikro. Setiap material pada permukaan bumi juga mempunyai reflektansi yang berbeda
terhadap cahaya matahari. Sehingga material-material tersebut akan mempunyai
resolusi yang berbeda pada setiap band panjang gelombang.
Piksel adalah sebuah titik yang merupakan elemen palong kecil pada citra satelit.
Angka numerik (1 byte) dari piksel disebut Digital Number (DN). Digital Number bisa
ditampilkan dalam warna kelabu, berkisar antara putih dan hitam (greyscale), tergantung
level energi yang terdeteksi. Piksel yang disusun dalam order yang benar akan membentuk
sebuah citra. Kualitas gambar citra penginderaan jauh dapat dilihat berdasarkan resolusi yang
digunakan. Paling utama dapat dibedakan menjadi 3 yaitu: resolusi spasial,
temporal, dan spektral.

1. Resolusi spasial
Karakter spasial atau yang lebih dikenal sebagai resolusi spasial merupakan ukuran
terkecil obyek di lapangan yang dapat direkam pada data digital maupun pada citra. Pada
data digital resolusi di lapangan dinyatakandengan pixel. Semakin kecil ukuran terkecil
yang dapat direkam oleh suatu sistem sensor, berarti sensor itu semakin baik karena dapat
menyajikan data dan informasi yang semakin rinci. Resolusi spasial yang baik dikatakan
resolusi tinggi atau halus, sedang yang kurang baik berupa resolusi kasar atau rendah.
Sebagai ilustrasi, pemetaan penggunaan lahan memerlukan resolusi spasial lebih tinggi
daripada sistem pengamatan cuaca berskala besar.
Dalam menentukan range resolusi, ada tiga tingkat ukuran resolusi
yang perlu diketahui, yaitu:
a. Resolusi spasial tinggi, berkisar : 0.6-4 m.
b. Resolusi spasial menengah, berkisar : 4-30 m
c. Resolusi spasial rendah, berkisar : 30 - > 1000 m
2. Resolusi spektral
Resolusi spektral dari suatu sensor adalah lebar dan banyaknya saluran yang dapat diserap
oleh sensor. Semakin banyak saluran yang dapat diserap dan semakin sempit lebar spektral
tiap salurannya maka resolusi spektralnya akan semakin tinggi. Resolusi spektral ini
berkaitan langsung dengan kemampuan sensor untuk dapat mengidentifikasi obyek.
Resolusi spektral sensor yang spesifik menentukan jumlah band spektral, di mana sensor
dapat memilih radiasi yang direfleksikan (dipantulkan). Seperti contoh untuk mendeteksi
kerusakan tanaman dibutuhkan sensor dengan kisaran band yang sempit pada bagian
merah. Tetapi jumlah band-band bukanlah hanya aspek yang penting dari resolusi
spektral.
Beberapa contoh satelit bumi yang mempunyai resolusi spektral:
a. Resolusi spektral tinggi berkisar antarara: - 220 band
b. Resolusi spektral sedang berkisar antara: 3 - 15 band
c. Resolusi spektral rendah berkisar antara: - 3 band

3. Resolusi temporal
Resolusi temporal ialah frekuensi perekaman ulang kembali ke daerah yang sama pada
rentang waktu tertentu. Jadi citra satelit dapat merekam suatu wilayah secara berulang
dalam waktu tertentu, Rentang waktu perulangan ke asal daerah yang sama satuannya
dinyakan dalam jam atau hari, Biasanya satelit ini memiliki tugas seperti Untuk
memonitor perkembangan badai, diperlukan pengukuran setiap beberapa menit. Produksi
tanaman membutuhkan pengukuran setiap musim, sedangkan pemetaan geologi hanya
membutuhkan sekali pengukuran. Contoh resolusi temporal ini:
a. Resolusi temporal tinggi berkisar antara : <24 jam - 3 hari.
b. Resolusi temporal sedang berkisar antara : 4-16 hari
c. Resolusi temporal rendah berkisar antara:> 16 hari
Bebarapa contoh satelit bumi yang mempunyai resolusi temporal:
a. Landsat generasi 1 : 18 hari
b. Landsat generasi 2 : 16 hari
c. SPOT : 26 hari atau 6 - 7 kali/bulan karena sensor dapat ditengokkan arah
perekamannya
d. Ikonos: antara 1,5 sampai 3 hari.
Daftar Pustaka

http://www.tropenbos.org/file.php/333/modul-penginderaan-jauh-dasar.pdf

https://e-journal.jurwidyakop3.com/index.php/jurnal-ilmiah/article/view/118/104

https://www.cifor.org/publications/pdf_files/Books/SIGeografis/SIG-part-4.pdf