Anda di halaman 1dari 3

MASALAH PENDUDUK DI AMERIKA SERIKAT :

Walaupun Amerika Serikat merupakan negara maju yang PDB dan KKB yang besar, tapi
negara ini tak lepas dari permasalahan kependudukan. Mengingat Amerika Serikat merupakan negara
dengan jumlah penduduk terbesar ke-3 setelah China dan India, tak mengherankan bila terdapat
permasalahan yang mempengaruhi negara tersebut. Faktor-faktor yang menyebabkan munculnya
masalah kependudukan di Amerika Serikat, antara lain :

1. Pendidikan
Masalah pendidikan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah Amerika Serikat adalah :
a. Dinamika perubahan sosial masyarakat Amerika Serikat yang terjadi dalam beberapa
dekade terakhir sangat mempengaruhi pendidikan. Mulai dari tingkat pra sekolah sampai ke
perguruan tinggi.
b. Masyarakat Amerika Serikat saat ini dihadapkan pula pada masalah tingkat perceraian
keluarga yang sangat tinggi. Akibatnya adalah makin banyak anak-anak yang hidup atau tinggal
dengan satu orang tua (umumnya dengan ibu) yang mau tidak mau harus bekerja untuk hidup
mereka.
c. Sistem pendidikan Amerika Serikat memiliki berbagai badan-badan resmi yang berfungsi
sebagai instrumen monitoring dan evaluasi pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian dan
informasi yang dikumpulkan diketahui bahwa kualitas pendidikan Amerika Serikat mengalami
kemunduran yang cukup serius.
2. Kesehatan
Di Amerika Serikat sebagian besar pelayanan kesehatan dikelola oleh pihak swasta.Biro
Sensus AS (The US Censuss Beureau) mencatat bahwa pada tahun 2009 masih terdapat 50,7 juta
penduduk atau sekitar 16,7% masyarakat AS yang tidak tersentuh oleh program asuransi. Sebagian
besar dari mereka adalah masyarakat kalangan menengah ke bawah yang tidak diperhatikan oleh
perusahaan asuransi karena dianggap kurang menguntungkan perusahaan, sehingga banyak
perusahaan yang bangkrut karena pembiayaan kesehatan sangat mahal maka banyak rakyat AS yang
menuntut diadakannya reformasi dalam hal kesehatan.
Anggaran kesehatan di AS sudah terlalu tinggi dan diperkirakan akan terus meningkat, yang
membuat makin banyak rakyat AS tak akan mampu membayar biaya pengobatan ketika sakit. Sistem
pembiayaan masih berbasis fee for service yang memang cenderung akan makin mahal.
Tingkat kesehatan penduduk Amerika adalah yang terburuk dibandingkan negara-negara lain
di dunia.
National Research Council and the Institute of Medicine merilis sebuah laporan yang
menyatakan bahwa Amerika memiliki angka kematian di usia muda yang sangat tinggi dibandingkan
negara-negara kaya lainnya, seperti Australia, kanada, Jepang, dan beberapa negara di Eropa Barat.
Jumlah pasien yang mengembangkan penyakit tidak menular dan angka cedera penduduk
Amerika juga lebih tinggi dibanding negara-negara lain. Masalah kesehatan yang dihadapi bahkan tidak
memandang usia dan semua orang memiliki risiko kesehatan yang sama besar. Masalah kesehatan yang
harus dihadapi termasuk kematian bayi dan berat lahir bayi yang rendah, kecelakaan dan pembunuhan,
kehamilan remaja, penyakit menular seksual, obesitas, diabetes dan penyakit jantung dan kebanyakan
masalah kesehatan mempengaruhi anak-anak dan remaja.
3. Pengangguran
Meski dijuluki sebagai negara adidaya yang menguasai perekonomian di dunia, rupanya
Amerika Serikat juga tak lepas dari permasalahan ekonomi. Salah satu sebabnya adalah angka
pengangguran yang semakin meningkat. Hal ini salah satunya merupakan dampak dari perang Irak dan
Afganistan.
Pengangguran mencapai 7,7% atau 12 juta orang yang turun 0,2%, sementara tingkat
pengangguran juga meliputi kekurangan pekerjaan mencapai 14,3% atau 22,2 juta. Terdapat sekitar
643.000 tuna wisma, dan dua per tiga di antaranya tinggal di tempat perlindungan darurat atau program
perumahan transisional, sementara sisanya tinggal di jalan, bangunan yang ditinggalkan, atau tempat lain
yang tidak layak.

4. Kemiskinan
Kemiskinan ekstrem, yaitu rumah tangga dengan pendapatan kurang dari $2 per hari,
bertambah dua kali lipat dari angka pada tahun 1996 menjadi 1,5 juta rumah tangga pada tahun 2011,
termasuk 2,8 juta anak. Pada tahun 2013, kemiskinan anak-anak mencapai rekor tertinggi, dengan 16,7
juta anak-anak hidup dalam rumah tangga yang makanannya tidak pasti, sekitar 35% lebih tinggi dari
angka pada tahun 2007.

5. Menurunnya Pertumbuhan Ekonomi


Amerika Serikat menghadapi kelesuan ekonomi. Bahkan pada kuartal akhir 2012
pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 0,4 persen. Perlambatan pertumbuhan ekonomi akhir 2012 itu di
luar perkiraan kalangan ekonom.
Pada awal 2013, krisis moneter yang terjadi di Amerika Serikat ini terlihat dari anjloknya nilai
indeks dollar Amerika Serikat dari angka 79.92 ke 78.91. para investor asing kini mayoritas beralih ke
negara-negara Eropa yang dinilai lebih memiliki peluang besar dalam pertumbuhan ekonomi.
Krisis yang terjadi di Amerika Serikat tentu saja berdampak pada keadaan masyarakat
Amerika. Bahkan, masyarakat pun merasa kecewa dengan kepemimpinan Barack Obama, sosok
pemimpin dari Partai Demokrat. Kelesuan ekonomi juga terjadi pada kegiatan ekspor dan impor. Ekspor
pada periode Januari-Maret turun 1,1 persen, sedangkan impor berkontraksi 0,4 persen. Penurunan yang
cukup tajam terjadi pada investasi bisnis, yakni sebesar 8,3 persen, dari perkiraan sebelumnya
berkontraksi 3,5 persen.

6. Kepadatan Penduduk
Pertambahan penduduk yang meningkat sedemikian cepat merupakan suatu ancaman bagi
kehidupan. Sedemikian bertambah anak manusia, sedemikian pula harus bertambah fasilitas hidup,
termasuk di antaranya lahan untuk pemukiman dan pertanian. Dengan demikian semakin padatlah
penduduk planet bumi, seiring dengan itu, semakin sempitlah lahan buat pemukiman dan pertanian.
Selain lahan, mereka juga akan membutuhkan berbagai sumber daya alam, untuk menunjang kebutuhan
hidupnya.
Semakin banyak sumber – sumber alam yang dikomsumsikan oleh umat manusia, semakin
cepat pula terkurasnya cadangan sumber-sumber daya alam di perut bumi.
Pada sisi lain apabila secara terus-menerus umat manusia mengkonsumsi sumber-sumber
alam, semakin berkembang dan semakin pekatlah unsur-unsur polutan di darat, di perairan bahkan di
udara. Pertambahan penduduk mengakibatkan:
• Kepadatan penduduk lahan semakin sempit
• Kebutuhan bertambah (sandang, Pangan, perumahan pekerjaan) perlu biaya yang besar
• Meningkatnya polutan bagi umat manusia.