Anda di halaman 1dari 17

TUGAS INDIVIDU

Business Plan “YukVege”

Diajukan sebagai syarat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah


Ekonomi Lingkungan Bisnis dan Entrepreneurship

Dosen : Dr Rowlan Takaya, Msi

Disusun Oleh :

Dwi Karunia Saputra 122011710022

PROGRAM PASCASARJANA
MAGISTER MANAGEMENT
UNIVERSITAS TRISAKTI
2018

1
RINGKASAN EKSEKUTIF

Di era sekarang banyak sekali masyarakat Indonesia yang lebih tertarik dengan
makanan yang lebih sehat namun kayak akan nutrisi. Saat ini juga banyak masyarakat yang
menganut pola makan vegetarian atau makanan yang mengandung bahan-bahan dari
tumbuh-tumbuhan dan tidak memakan daginng. Padatnya aktivitas dan keterbatasan waktu
juga menyebabkan masyarakat di kota-kota besar lebih memilih makanan instan, sehat dan
yang kaya akan nutrisi untuk dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari.YukVege
merupakan usaha yang bergerak dalam bisnis bidang bisnis vegetarian frozen food seperti
Sosis Jamur, Sosis Tempe serta Bakso Jamur dengan spesialisasi pada citarasa yang lezat
dan instan namun sehat untuk dikonsumsi pada setiap produk yang ditawarkan. Adapun
tiga elemen yang dikedepankan oleh YukVege yaitu memiliki nutrisi yang baik, sehat dan
nikmat untuk dikonsumsi. Produk makanan YukVege disajikan dalam kemasan YukVege
“Porsi kuli tetap sehat” yang diletakan di pasar minimarket dan media online untuk
mempromosikan sekaligus memperluas pasar dari produk YukVege. Setiap menu produk
makanan YukVege ditawarkan dengan harga Rp 30.000,00/pcs. Pada awal operasionalnya,
Yuk Vege akan diproduksi dengan skala yang tidak terlalu besar. Dalam tahap promosi,
YukVege akan menawarkan produknya melalui skema konsinyiasi dengan proses titip jual
kepada pasar minimarket, dan selanjutnya melalui e-commerce maupun sosial media.
Dalam kurun waktu beberapa tahun produk YukVege menargetkan untuk memberikan
inovasi baru sepertii Tempe Katsu, Abon Jamur dan bahkan tidak menutup kemungkinan
YukVege akan membuka outlet dimana pembeli dapat menikmati produk YukVege yang
sudah diolah & siap makan, contoh menu yang akan disediakan di outlet nanti seperti
misalnya: Jamur Sosis Bakar Tiram, Burger Tempe, dan Bakso Jamur Bakar, dll.

2
ASPEK UMUM DAN ORGANISASI
Gambaran Umum Organisasi
Latar Belakang

Vegetarian merupakan salah satu jenis makananan yang banyak ditawarkan di


Indonesia untuk masyarakat yang menganut makanan sehat, oleh sebab itu Vegetarian
sangat sering digunakan sebagai lauk pauk yang dikonsumsi sebagai makanan substitusi
oleh masyarakat Indonesia agar menghindari lemak maupun kolestrol. Hal ini terlihat dari
banyaknya masyarakat Indonesia yang beralih menjadi Vegetarian dan akhirnya banyak
pebisnis yang menjadikannya peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Di lingkungan
sekitar kita juga banyak menjumpai tempat makan (dari warung kecil sampai dengan
restoran) yang menyajikan Tempe dan jamur sebagai menu makanan dan bahkan dijadikan
sebagai menu utama hanya saja belum diolah menjadi makanan frozen food yang instan
dan praktis untuk dikonsumsi.

Tempe dan jamur memiliki banyak kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan
tubuh. Dikarenakan Kedelai dan jamur adalah tumbuhan alami yang kayak akan serat dan
protein. Selain itu, kita bisa memvariasikan cara mengkonsumsi Tempe dan Jamur dengan
berbagai macam produk olahan lainnya, sehingga dapat menciptakan citarasa yang
berbeda.

Di era sekarang, dengan kesibukan dan aktivitas yang padat, banyak sekali
masyarakat yang akhirnya lebih memilih untuk mengkonsumsi makanan yang lebih
praktis. Oleh sebab itu, menuntun para pelaku bisnis untuk mengembangkan ide
inovasinya dengan makanan olahan yang praktis dan cepat saji, seperti bakso, sosis, katsu
dan menu olahan lainnya.

Beranjak dari latar belakang ini, YukVege memberikan solusi berupa penawaran
produk makanan siap saji dalam bentuk bakso jamur, sosis tempe, dan sosis jamur yang
berkualitas dan terjangkau serta dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Visi dan Misi

Visi YukVege adalah menjadi produsen produk makanan yang bahan bakunya berasal
dari Tempe dan Jamur, dimana produk yang dihasilkan ialah produk frozen food yang
digemari oleh seluruh kalangan di Indonesia. YukVege akan menjadi simbol produk frozen
food yang sehat, menarik dan berkualitas, yang dapat dinikmati dimanapun dan kapanpun.
Dalam perkembangan aktivitas bisnis perusahaan beragam menu YukVege akan tersedia
3
di berbagai pusat aktivitas di kota-kota besar se-Indonesia.
Misi utama YukVege adalah menciptakan produk makanan yang bahan bakunya
berasal dari Tempe dan Jamur, dimana produk yang dihasilkan ialah produk frozen food,
yang memungkinkan tiap-tiap konsumen YukVege merasakan kualitas & citarasa yang
nikmat di lidah setiap konsumen. Saya meyakini bahwa kunci keberhasilan produk ini
dalam menjangkau seluruh kalangan di Indonesia, yaitu melalui “cinta dan kepedulian”,
akan bergantung pada tiga faktor yang saling berkaitan berikut ini:

(1) Kandungan gizi produk. Tanpa kandungan gizi, berarti pelanggan hanya menukarkan
uang mereka dengan sesuatu yang tidak berguna bagi tubuh.
(2) Kebersihan produk. Tanpa higienitas, manfaat positif dari kandungan gizi produk
makanan kami menjadi kehilangan artinya.
(3) Tampilan produk. Tanpa tampilan penyajian makanan yang menarik, tidak akan ada
pelanggan yang tertarik dengan produk makanan kami.
Kami meyakinai dengan sumber kepedulian dan cinta tersebut, produk makanan
YukVege akan mampu mendatangkan kesehatan, kesenangan dan kemudahan bagi
pelanggan.
Tujuan Perusahaan

YukVege adalah produk olahan yang dirintis oleh mahasiswa MM Trisakti. saya
berinovasi untuk membuat jenis usaha makanan yang paling cocok untuk semua kalangan,
agar kebutuhan gizi dari anak-anak sampai orang tua tercukupi. Tujuan diciptakannya
YukVege ialah untuk membuat makanan siap saji dalam bentuk frozen food yang
berkualitas, sehat dan berasal dari bahan baku vegetarian untuk dikonsumsi semua
kalangan. Sehingga dengan kegiatan usaha yang berfokus pada penawaran produk
makanan yang lebih mobile dan portable, dengan kandungan gizi yang berkualitas dan
mengenyangkan, saya optimis untuk mencapai tujuan tersebut.

4
ANALISIS SWOT “YukVege”
S W
 Menyediakan makanan olahan  Masa tahan produk tidak
Tempe dan Jamur secara cepat terlalu lama, karena tidak
saji. menggunakan bahan
 Pembuatan cukup sederhana. pengawet
 Memiliki kesehatan yang  Penyuka Vegetarian
sangat baik. belum terlalu banyak.

O T
 Mudah diolah karena bahan  Bisnis mudah ditiru.
yang diperlukan sederhana.  Munculnya pesaing baru.
 Harga yang ditawarkan cukup
bersaing.
 Menjadi inovator di bidang
industri kreatif makanan.

5
RESEP BAKSO JAMUR dan TEMPE

Bahan:
 1 kg Jamur atau Tempe
 5 siung bawang putih
 3 butir bawang merah
 2 batang daun bawang
 200 gram tepung terigu
 400 gram tepung tapioka
 1 sdt merica bubuk
 1 sdt garam
 1 bungkus penyedap rasa
 air es secukupnya
Cara Membuat:
1. Bersihkan Jamur atau Tempe.
2. Campur Tempe atau Jamur dengan bawang, garam, merica, penyedap rasa dan
air es.
3. Blender sampai semua bahan halus.
4. Masukkan Jamur atau Tempe yang telah halus dalam mangkuk lalu tambahkan
tepung sedikit demi sedikit sampai adonan kalis.
5. Rebus air dan beri sedikit minyak.
6. Buat bulatan-bulatan bakso ikan dan masak bakso sampai mengapung.
7. Tiriskan bakso.
6
SOSIS JAMUR

Bahan :
 1 kg Jamur
 5 siung bawang putih
 3 butir bawang merah
 2 batang daun bawang
 200 gram tepung terigu
 400 gram tepung tapioka
 1 sdt merica bubuk
 1 sdt garam
 1 bungkus penyedap rasa
 air es secukupnya
Cara Membuat:
1. Bersihkan Jamur dan ambil dagingnya saja.
2. Campur Jamur dengan bawang, garam, merica, penyedap rasa dan air es.
3. Blender sampai semua bahan halus.
4. Masukkan Jamur yang telah halus dalam mangkuk lalu tambahkan tepung
sedikit demi sedikit sampai adonan kalis.
5. Rebus air dan beri sedikit minyak.
6. Buat Sosis dan masak Sosis sampai mengapung.
7. Tiriskan bakso.

6
Peralatan yang dibutuhkan untuk proses pengolahan
No Alat Jumlah Harga
1 Wajan 6 Rp 300.000,-
2 Kompor 1 Rp 400.000,-
3 Spatula 6 Rp 150.000,-
4 Alat Penggiling 2 Rp 500.000,-
5 Mixer 1 Rp 300.000,-
6 Tabung Gas 12 kg 1 Rp 350.000,-
7 Air Galon 1 Rp 50.000,-
8 Plastik nylon vaccum 2 Rp 160.000,-
9 Cetakan 10 Rp 200.000,-
10 Freezer 1 Rp 3.000.000,-
11 Pisau 6 Rp 60.000,-
12 Gunting 3 Rp 30.000,-
13 Talenan 2 Rp 50.000,-
14 Baskom 6 Rp 500.000,-
16 Celemek 2 Rp 35.000,-
TOTAL Rp 5.980.000,-

Bahan yang dibutuhkan untuk diolah sehingga menghasilkan:


 20 bungkus produk Bakso Tempe
 20 bungkus produk Jamur Sosis
 20 bungkur produk Bakso Jamur

No Alat Jumlah Harga


1 Jamur dan Tempa 10 kg Rp 200.000,-
2 Minyak Goreng 4 Lt Rp 48.000,-
3 Bawang Merah 1 kg Rp 35.000,-
4 Bawang Putih 1 kg Rp 35.000,-
5 Garam 1 bks Rp 10.000,-
6 Merica bubuk 1 bks Rp 15.000,-
7 Ketumbar bubuk 1 bks Rp 15.000,-
8 Gula pasir 1 kg Rp 12.000,-
9 Tepung terigu 30 kg Rp 270.000,-
10 Tepung tapioka 5 kg Rp 50.000,-
11 Kaldu instan 500 gr Rp 25.000,-
13 Kunyit 250 gr Rp 20.000,-
14 Tepung panir 1 kg Rp 25.000,-
TOTAL Rp 760.000,-

Harga jual produk


1 bungkus bakso Jamur = Rp. 30.000
1 bungkus sosis Jamur = Rp. 30.000
1 bungkus Bakso Tempe = Rp. 30.000
Sehingga hasil penjualan bakso Jamur, Bakso Tempe, Sosis Jamur @20 bungkus adalah = Rp.
1.800.000

6
Dimana proyeksi penjualan dalam 1 bulan terjual
 60 bungkus bakso Jamur = Rp. 1.800.000
 60 bungkus sosis Jamur = Rp. 1.800.000
 60 bungkus Bakso Tempe = Rp. 1.800.000

Total Rp. 5.400.000


Dikurangi modal sebesar Rp. 2.475.000
Maka didapatkan keuntungan kotor Rp. 2.925.000

Biaya Operasional per bulan


No Macam Harga
1 Listrik Rp 300.000,-
2 Bahan bakar Rp 70.000,-
3 Biaya PDAM Rp 200.000,-
4 Biaya Promosi Rp 500.000,-
TOTAL Rp 1.070.000,-

Keuntungan bersih setelah dikurangi biaya operasional Rp. 1.855.000

Struktur manajemen & kepengurusan

CEO

Chief of Chief of Chief of Chief of


Marketing Finance Operasional Production
Job desk:
CEO
 Pengambil keputusan strategis usaha
 Memberi saran kepada masing-masing divisi
 Mengawasi setiap divisi berjalan sebagaimana planning yang sudah disusun

Chief of Marketing
 Menjalin hubungan baik dengan customer
 Melakukan promosi terkait penjualan produk

6
Cief of Finance
 Melakukan rekap penjualan
 Melakukan rekap pembelian
 Melakukan forecast atas keuntungan usaha
 Melakukan pembayaran kepada supplier
 Melakukan pembayaran kepada pihak ketiga, karyawan, dll
 Mencatat/ membuat ringkasan laporan keuangan usaha yang transparan

Chief of Operasional
 Melakukan quality control atas produk yang dihasilkan
 Melakukan finishing/ packaging product & memastikan pengiriman kepada customer

Chief of Production
 Memastikan proses produksi berjalan sesuai dengan timeline yang ditentukan
 Memastikan kapasitas prouksi terpasang telah digunakan secara optimal
 Memastikan bahan baku yang terpakai digunakan secara efisien untuk mendapatkan kualitas
produk yang sudah ditentukan

6
ASPEK PEMASARAN

Produk yang ditawarkan

Produk yang ditawarkan adalah frozen food yang dikemas dalam kemasan plastik
vacum agar produk memiliki daya tahan yang lebih lama. Keutamaan dari produk ini
ialah frozen food yang kaya akan nutrisi (berasal dari 100% bahan baku Jamur dan
Tempe), juga tanpa bahan pengawet serta diperkuat rasa yang unik dan lezat dilidah.

Perkembangan Permintaan dan Prospeknya

Kami meyakini bahwa permintaan makanan frozen food yang lezat dan kaya akan
nutrisi serta mengusung cita rasa produk lokal yang unik akan semakin meningkat karena
banyaknya permintaan sajian produk instan dan praktis di semua kalangan Tak hanya itu,
YukVege akan tersedia di media jejaring sosial sehingga mudah diakses di tengah
padatnya aktivitas konsumen. Seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran
masyarakat yang menginginkan makanan instan yang kaya akan nutrisi, prospek
peningkatan permintaan produk YukVege dengan menu-menu baru dan variasi produk
makanan pelengkapnya akan semakin besar.

Market Share dan Analisis Pesaing

YukVege bergerak dalam pasar yang berbentuk persaingan sempurna dimana


keunggulan dan perbedaan khusus dari suatu produk menjadi hal yang sangat penting.
Dalam target pasar YukVege, telah terdapat banyak pesaing yang memiliki produk &
branding yang lebih terkenal di market saat ini.

Oleh karena itu YukVege muncul sebagai produk subtitusi dari merk-merk yang sudah
ada saat ini, diantaranya So good, Fiesta, Champ, dll.

Dimana merk-merk tersebut menawarkan produk frozen food dalam beraneka jenis
kemasan dan varian rasa (sapi, ayam, ikan). Namun belum ada produk spesifik untuk
Vegetarian, sehingga hal ini menjadi competitive advantage bagi produk kami.

Selain pesaing head to head tersebut, terdapat beberapa golongan pesaing untuk
produk YukVege.

1. Pesaing pertama adalah pesaing yang menawarkan makanan konvensional. Yang


dimaksud dengan makanan konvensional adalah sejenis makanan berat yang tersedia
umumnya di kantin, tetapi tidak dalam bentuk produk makanan siap saji. Kelebihan
dari pesaing yang menawarkan produk makanan konvensional antara lain: (1)
banyaknya penjual di kantin memungkinkan mereka untuk menyediakan beragam
pilihan menu makanan sehingga konsumen dapat berganti-ganti variasi menu dan
6
tidak bosan; (2) penjual menyediakan tempat makan yang nyaman sehingga
konsumen lebih merasa rileks dalam menikmati makanan; dan (3) penjual lebih dapat
menyesuaikan produk makanan sesuai preferensi konsumen karena konsumen dapat
menentukan sendiri secara langsung porsi dan komposisi makanan dalam menu yang
diinginkan dan tidak diinginkan. Namun, pesaing yang menjual produk makanan
konvensional juga memiliki beberapa kelemahan seperti: (1) penjual membutuhkan
sejumlah waktu tertentu sebelum makanan siap disajikan dan selama itu pula
pelanggan menunggu; (2) penjual mengalami keterbatasan ketika pesanan makanan
berdatangan pada saat yang hampir bersamaan (jam sibuk); (3) penjual harus
mengeluarkan biaya sewa kantin.
2. Pesaing kedua adalah perusahaan-perusahaan produk makanan cepat saji dengan
merk-merk dagang yang sudah terkenal, misalnya: Kebab Babarafi, Fried Chicken,
McDonald, dan sebagainya. Adapun kelebihan dari produsen yang menjual produk
makanan cepat saji antara lain: (1) pelayanan makanan yang cepat ; (2) memiliki
brand awareness yang lebih besar; dan (3) menyediakan tempat makan yang nyaman
bagi konsumen. Namun, produsen yang menjual makanan cepat saji juga memiliki
kelemahan antara lain: (1) produsen membutuhkan tempat yang relatif cukup besar
karena kegiatan produksi dan penjualan makanan harus berada pada satu tempat; (2)
akibatnya, produsen memiliki keterbatasan menjangkau tempat-tempat mikro seperti
kantin; (3) produsen membutuhkan peralatan produksi yang relatif mahal; dan (4)
beberapa produsen melakukan terobosan dengan sistem pesan-antar (delivery order),
tetapi sistem ini sendiri justru mengurangi validitas konsep “cepat saji” yang mereka
bangun.

Dari kelebihan dan kekurangan masing-masing pesaing tersebut, YukVege


menciptakan sebuah terobosan baru dengan menggabungkan konsep “produk makanan
yang sehat, kaya akan nutrisi, serta mengusung cita rasa produk local dan unik”. Untuk
menghadapi atau memenangkan persaingan usaha, maka YukVege akan terus berinovasi
dan mengembangkan menu-menu serta variasi-variasi produk baru (contoh: Tempe
Katsu, Jamur Katsu, dll) dan bahkan tidak menutup kemungkinan YukVege akan
membuka outlet dimana pembeli dapat menikmati produk YukVege yang sudah diolah &
siap makan, contoh menu yang akan disediakan di outlet nanti seperti misalnya: Sosis
Lele Bakar saus Tiram, Burger Tempe, dll.

6
Segmenting, Targetting, Positioning

a. Segmenting dan Targetting

Segmen YukVege adalah seluruh konsumen yang membutuhkan makanan untuk


dikonsumsi. Sedangkan target YukVege adalah seluruh kalangan dari usia muda sampai tua
yang umumnya memiliki tingkat kesibukan yang cukup tinggi.

b. Positioning

YukVege memposisikan diri sebagai produk makanan frozen yang berkualitas,


dimana memiliki rasa yang lezat, bernutrisi dan memiliki cita rasa kearifan lokal.

MODEL KOLABORASI MANFAATKAN TEKNOLOGI INFORMASI

Perusahaan selalu menginginkan agar visi dan misi yang sudah dirumuskan bisa
terwujud. Untuk mewujudkan tujuan itu, perusahaan harus mengintegrasikan IT dengan
proses usaha mereka (Boisvert, 2006)

Secara umum, proses usaha terdiri dari 3 proses, yaitu proses manajemen
(management process), proses operasional (operationl process), dan proses pendukung
(supporting process). Proses manajemen terdiri dari supplier, sumber daya manusia, dan
pelanggan. Proses operasional terdiri disain produk, pembuatan produk, produk, gudang,
pemasaran, dan penjualan, pengaturan pemasanan, dan pelayanan pasca penjualan.
Sedangkan proses pendukung terdiri dari informasi, promosi, transaksi, dan relasi.

Sketsa berikut ini menggambarkan bagaimana TI berintegrasi dengan proses usaha.

6
Implementasi TI yang berpedoman kepada visi dan misi perusahaan, akan melekat
pada proses pendukung. TI akan memainkan peranan sebagai alat pendukung informasi,
alat pendukung promosi, alat pendukung transaksi, dan alat pendukung relasi. Integrasi TI
pada proses pendukung, juga berintegrasi dengan proses manajemen dan operasional. TI
berperan menghubungkan perusahaan dengan supplier dan menghubungkan perusahaan
dengan pelanggan. TI juga berperas dalam proses produksi, penjualan, dan pelayanan
pasca penjualan.

Model kolaborasi YukVege dengan bekerjasama pada para supplier bahan baku,
minimarket, penjual pasar, customer, serta transportasi online yang menyediakan layanan
antar saji. Kolaborasi tersebut memanfaatkan TI sebagai alat pemasaran, penjualan, serta
feedback untuk input perbaikan bagi perusahaan. Adapun teknologi informasi yang kami
gunakan berupa media sosial sebagai berikut:

E-Commerce

Dalam proses penjualan produk saat ini tidak dipungkiri bahwa E-commerce
merupakan sarana pemasaran maupun penjualan yang diprediksi terus berkembang
kedepannya.

Oleh karena itu YukVege akan memanfaatkan penjualan via E-commerce antara lain:
Tokopedia, Shopee, blibli, dll

Instagram

Instagram Media berbagi foto dalam jejaring ini dimanfaatkan untuk menginspirasi
pengguna dengan foto-foto yang inspiratif. Tujuannya agar para pengguna Instagram
mendapatkan inspirasi makanan, khususnya dalam memilih menu makanan yang siap saji
dan juga sehat di tengah kesibukan aktifitas.

Karya foto yang digunakan berbeda dengan yang ditayangkan di Facebook, meskipun
produk yang sedang dipromosikan sama. YukVege juga memanfaatkan beberapa pengguna
Instagram yang berpengaruh (influencer). Influencer yang dipakai adalah para pengguna
Instagram yang memenuhi empat kriteria yang telah ditetapkan oleh pengelola, yaitu
pelajar atau mahasiswa berprestasi, aktif, kreatif, dan inovatif. Kompensasinya adalah
produk YukVege gratis yang dipakai atau dipromosikan oleh si influencer atas akun
Instagram kami @syalele

Facebook

Dalam kegiatan produksi, Setiap media sosial digunakan dengan tujuan yang berbeda-
beda. Itulah yang dijadikan landasan dalam membuat dan mengelola konten di dalamnya.

6
YukVege memanfaat Halaman Facebook sebagai tempat berjualan .Konten-konten
yang ditayangkan di sini murni untuk mempromosikan makanan siap saji YukVege,
lengkap dengan harga dan cara pemesanannya.

6
6