Anda di halaman 1dari 9

ANALISIS DATA

Tabel 1. Analisis Data Keperawatan Komunitas di Banjar Tubuh, Desa Blahbatuh, Kecamatan
Blahbatuh Gianyar tanggal 10-12 Agustus 2019.

No. Data Etiologi Diagnosa Keperawatan


Komunitas
1. DS : Kurangnya Perilaku Kesehatan
Hasil Wawancara : Pemahaman Cenderung Berisiko
Berdasarkan hasil wawancara dengan
tokoh masyarakat Banjar Tubuh, Desa
Blahbatuh Kecamatan Blahbatuh
dikatakan :
 Beberapa KK mengalirkan air limbah
dapur dan kamar mandi ke selokan lalu
dibuang ke sungai.

Hasil Angket
 Dari 131 Kepala Keluarga, sebanyak
46 KK (35%) mengolah sampah
dengan cara di bakar, 2 KK (1%)
dibiarkan saja, 1 KK (1%) membuang
ke sungai dan 1 KK (1%) mengubur
sampah.
 Dari 131 Kepala Keluarga sebanyak
97 KK (74%) mengolah limbah air
dapur dengan membuang ke
selokan,serta 3 KK (2%) membuang
sembarangan dan untuk pengolahan
limbah air kamar mandi sebanyak 93
KK (71%) membuang ke selokan,
serta 1 KK (1%) membuang
sembarangan.
 Dari 131 Kepala Keluarga sebanyak
58 KK (44%) memiliki anggota
keluarga yang merokok.
 Dari 131 Kepala Keluarga, 1 KK
(1%) buang air besar di sungai.
 Dari 131 Kepala Keluarga, 4 KK
(3%) tidak pernah membersihkan bak
mandi/ tempat penampungan air
 Dari 84 Wanita Usia Subur sebanyak
64 wanita (76%) tidak pernah
melakukan pemeriksaan kanker
serviks.
 Dari 84 wanita usia subur sebanyak
66 (79%) wanita usia subur yang
tidak pernah melakukan pemeriksaan
kanker payudara.
DO :
Hasil Observasi

 Dari 131 Kepala Keluarga, sebanyak


82 KK (63%) mempunyai tempat
sampah terbuka
 Dari 131 Kepala Keluarga, sebanyak
18 KK (14%) tidak memiliki SPAL
(Saluran Pembuangan Air Limbah).
 Dari 113 KK yang memiliki SPAL, 5
KK (4%) memiliki SPAL (Saluran
Pembuangan Air Limbah) yang tidak
lancar karena sampah yang
menghambat.
 Dari 131 Kepala Keluarga, didapatkan
26 KK (20%) memiliki barang bekas
yang berisiko menjadi tempat jentik
nyamuk di lingkungan rumah
 Dari 131 Kepala Keluarga, sebanyak
29 KK (22%) yang terdapat jentik
nyamuk di tempat penampungan
airnya.

2 DS: Sumber daya Ketidakefektifan


Hasil Wawancara : tidak cukup Pemeliharaan
Berdasarkan hasil wawancara dengan Kesehatan
Kepala UPT Kesmas Blahbatuh II,
masalah yang paling sering ditemukan
pada warga banjar Tubuh sebagian besar
adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan
Akut)

Hasil Angket

 Dari 35 jiwa, sebanyak 23 jiwa (66%)


memiliki penyakit hipertensi, 6 jiwa
(17%) memiliki penyakit asthma, 5
jiwa (14%) memiliki penyakit DM
(Diabetes Melitus) dan 1 jiwa (3%)
memiliki penyakit rematik.
 Dari 23 jiwa yang menderita
hipertensi, 13 jiwa (57%) tidak
mengkonsumsi obat hipertensi.
 Dari 72 lansia, sebanyak 33 jiwa
(46%) menderita rheumatik, 13 jiwa
(18%) dengan hipertensi, 11 jiwa
(15%) dengan gangguan mata, 7 jiwa
(10%) menderita penyakit lain seperti
stroke, asma, ambeyen, sakit
pinggang, asam urat dan sakit jantung,
5 jiwa (7%) menderita batuk, 2 jiwa
(3%) dengan diabetes, dan 1 jiwa
(1%) dengan gangguan pencernaan.
 Dari 72 jiwa, 65 jiwa (90%) berobat
ke sarana kesehatan, 3 jiwa (4%) ke
non medis/alternatif, dan 4 jiwa (6%)
diobati sendiri.
 Dari 131 Kepala Keluarga, 71 KK
(54%) tidak menggunakan garam
beryodium
 Dari 131 Kepala Keluarga penduduk,
sebanyak 29 KK (22%) tidak
memiliki jaminan kesehatan.
 Dari 131 Kepala Keluarga, sebanyak
118 KK (90%) tidak melakukan
kegiatan skrining kesehatan dalam 6
bulan terakhir.
DO:
 Dari 131 Kepala Keluarga, sebanyak
105 KK (80%) tidak memiliki
tanaman toga di pekarangan rumah

A. PERUMUSAN DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Perilaku Kesehatan Cenderung Beresiko


2. Ketidakefektifan Pemeliharan Kesehatan
B. PRIORITAS MASALAH
Setelah teridentifikasi beberapa masalah keperawatan komunitas, selanjutnya dilakukan
pembobotan untuk menentukan prioritas masalah. Pembobotan masalah dilakukan oleh
Mahasiswa, Tokoh-tokoh Masyarakat, dan warga Banjar Tubuh

Pembobotan tersebut sebagai berikut :

SKALA UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS

Diagnosa 1: Perilaku kesehatan cenderung berisiko

NO. KRITERIA SKOR BOBOT HASIL


1. Sifat Masalah
Skala :
 Wellness 3 1 1
 Aktual 3
 Resiko 2
 Potensial 1
2. Kemungkinan masalah dapat diubah
Skala
 Mudah 2 2 2
 Sebagian 1
 Tidak Dapat 0
3. Potensi masalah untuk dicegah
Skala
 Tinggi 3 1 1
 Cukup 2
 Rendah 1
4. Menonjolnya masalah
Skala
 Segera 2 1 1
 Tidak perlu 1
 Tidak dirasakan 0
TOTAL 5
Dx.2 Ketidakefektifan Pemeliharaan Kesehatan
NO. KRITERIA SKOR BOBOT HASIL
1. Sifat Masalah
Skala :
 Wellness 3 1 1
 Aktual 3
 Resiko 2
 Potensial 1
2. Kemungkinan masalah dapat diubah
Skala
 Mudah 2 2 1
 Sebagian 1
 Tidak Dapat 0
3. Potensi masalah untuk dicegah
Skala
 Tinggi 3 1 2/3
 Cukup 2
 Rendah 1
4. Menonjolnya masalah
Skala
 Segera 2 1 1
 Tidak perlu 1
 Tidak dirasakan 0
TOTAL 3 2/3

Proses skoring dilakukan untuk setiap diagnosa keperawatan.


Skor dipilihX Bobot = Nilai Skoring
Skor tertinggi
POA (Plan of Action)

Diagnosa Intervensi Sumber


Tujuan Sasaran Waktu Tempat Media Penanggung jawab
keperawatan (NIC) dana
Perilaku Setelah dilakukan 1. Penyuluhan Ibu PKK Banjar Minggu, Balai Banjar Mahasiswa LCD, leaflet Kelian Banjar
Kesehatan asuhan keperawatan PHBS Tubuh 25 Agutus Tubuh Tubuh dan Gusti
komunitas selama ….
Cenderung 2019 Sutiari
Temu diharapkan
Berisiko masalah keperawatan 2. Penyuluhan Pukul (087762152697)
komunitas perilaku kanker 16.00-
kesehatan cenderung
payudara selesai
berisiko dapat teratasi
dengan KH :
Perilaku Promosi
Kesehatan 3. Gotong- Sekitar Mahasiswa Ember, sapu,
 Memonitor royong
lingkungan terkait lingkungan sabit, sekop
dengan risiko (2-4) Banjar Tubuh
- Masyarakat Banjar Desa Blahbatuh
Tubuh Desa
Blahbatuh mampu
menjaga kebersihan
lingkungan di
Banjar Tubuh Desa
Blahbatuh, Gianyar
 Menggunakan
perilaku yang
menghindari risiko
(2-4)
- Masyarakat
Banjar Tubuh
Desa
Blahbatuhmengi
kuti kegiatan
kerja bakti yang
diadakan di
lingkungan
Banjar Tubuh
Desa Blahbatuh

Ketidakefektifan Setelah dilakukan 1. Penyuluhan Seluruh Warga Sabtu, 24 Balai Banjar Mahasiswa LCD, leaflet I Made Bawa
Pemeliharaa tindakan kesehatan Banjar Tubuh Agustus Tubuh Desa (Kelian Banjar
keperawatan
Kesehatan hipertensi 2019 Blahbatuh Tubuh)
komunitas
selama….temu 2. Pemeriksaan Pukul
diharapkan kesehatan 09.00-
pemeliharaan
selesai
kesehatan efektif
dengan KH
:Outcome
Status kesehatan
komunitas
1. Status kesehatan
orang dewasa dan 3. Penanaman 5 rumah warga 25 5 rumah warga Mahasiswa TOGA
lansia (1-3) TOGA Agustus Banjar Tubuh
- Masyarakat
Banjar Tubuh 2019 Desa Blahbatuh
Desa Blahbatuh pukul
mampu 16.00-
memberikan selesai
perawatan pada
keluarga yang
mengalami
masalah
kesehatan
(hipertensi)
2. Tingkat dalam
pelayanan
perawatan
kesehatan preventif
(1-3)
- Masyarakat di
Banjar mampu
memanfaatkan
terapi alternative
sesuai maslah
kesehatan yang
dialami