Anda di halaman 1dari 15

BAB III

PEMBAHASAN

3.1. Tinjauan Umum Klinik Precious Dental Care

3.1.1. Sejarah dan Perkembangan Klinik Precious Dental Care

Klinik Precious Dental Care pertama kali didirikan oleh drg. Vitalik

Zhuang pada tahun 2009 yang memiliki ruang minimalis dengan satu asistan.

Klinik Precious Dental Care ini terletak di Pantai Indah Kapuk.

Seiring dengan berjalan nya waktu, pada tahun 2012 dengan di pimpin

oleh drg. Priscilia Chietra Sp. KG yang merupakan adik ipar dari drg. Vitalik

Zhuang. Klinik Precious Dental Care berpindah lokasi dari Pantai indah Kapuk

ke Jl. Muara Karang Blok o6 Barat No 94 depan Sekolah Permai.

Di lokasi baru ini Klinik Precious Dental Care memiliki fasilitas yang

lebih lengkap dengan empat dokter gigi yang sangat ahli di bidangnya, sehingga

dapat selalu memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi pasien yang datang ke

klinik tersebut.

Klinik Precious Dental Care juga memiliki Visi dan Misi dalam

menjalankan pelayanan kesehatan gigi. Visi Klinik Precious Dental Care, adalah:

“Menjadi pusat pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang dapat dipercaya dan

diandalkan”. Sedangkan misi Klinik Precious Dental Care adalah: “Menjadi pusat

pelayanan kesehatan gigi dan mulut holistik dengan menjunjung tinggi perhatian

terhadap pasien, kenyamanan pasien dan memberikan hasil terbaik untuk pasien

melalui kejujuran profesionalisme yang tinggi dari seluruh dokter dan staf.

27
28

3.1.2. Struktur Organisasi dan Tata Kerja Klinik Precious Dental Care

Struktur organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap

bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam

menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan. Struktur organisasi

menggambarkan dengan jelas pemisahan kegiatan pekerjaan antara yang satu

dengan yang lain dan bagaimana hubungan aktivitas dan fungsi dibatasi. Dalam

struktur organisasi yang baik harus menjelaskan hubungan wewenang siapa

melapor kepada siapa. Ada empat elemen dalam struktur organisasi, yaitu:

1. Adanya spesialisasi kegiatan kerja.

2. Adanya standarisasi kegiatan kerja.

3. Adanya koordinasi kegiatan kerja.

4. Besaran seluruh organisasi.

Struktur organisasi merupakan alat untuk membantu manajemen dalam

mencapai tujuannya. Struktur organisasi dapat memiliki pengaruh yang besar pada

anggotanya. Pengaruh struktur organisasi terhadap kepuasan dan kinerja

karyawan mengarah pada suatu kesimpulan yang sangat jelas. Struktur organisasi

menjelaskan bagaimana tugas kerja akan dibagi, dikelompokkan dan

dikoordinasikan secara formal.


29

Bagan struktur organisasi Klinik Precious Dental Care dapat dilihat

pada gambar III.1, berikut ini:

MANAJER
drg. PRICILIA CHIETRA Sp,KG

DOKTER ORTHODONTIK DOKTER BEDAH DOKTER GIGI UMUM DOKTER GIGI UMUM
drg. VITALIK ZHUANG drg. OKTAVIANI M drg. VINCENT drg. HENDRAWAN R

ASISTAN DOKTER ASISTAN DOKTER


YULIYANTI FANDILAH

RESEPSIONIS
ISMIATI SA’ADAH

Sumber: Klinik Precious Dental Care.

Gambar III.1

Struktur Organisasi Klinik Precious Dental Care

Berdasarkan struktur organisasi Klinik Precious Dental Care, maka dapat

dijelaskan tugas masing-masing bagian, sebagai berikut:

1. Manajer

Tugas dan tanggung jawab jabatan:

a. Memimpin Klinik Precious Dental Care

b. Mengatur dan mengendalikan Klinik Precious Dental Care

c. Mengembangkan Klinik Precious Dental Care

d. Mengatasi berbagai masalah yang dihadapi Klinik Precious Dental Care


30

2. Dokter Orthodontik

Tugas dan tanggung jawab jabatan:

a. Melakukan penetapan peralatan gigi untuk mulut dan menyelaraskan

dengan benar, sehubungan dengan gigi, rahang, dan mulut.

b. Mempelajari dan menafsirkan catatan medis dari prosedur perawatan

pasien sehubungan dengan gigi dan plaster molar.

c. Mendiagnosis gigi dan rahang terkait komplikasi gigi.

d. Membantu pasien dalam merawat gigi dengan tepat.

e. Membantu pasien menyesuaikan diri dengan peralatan gigi dalam kasus

ketidaksejajaran gigi.

f. Mengelola peralatan fabrikasi seperti kawat lingual, kawat gigi

orthodontik, dan peralatan ortodhontik lainnya.

3. Dokter Bedah

Tugas dan tanggung jawab jabatan:

a. Melakukan prosedur diagnosa dan perawatan segal kondisi yang berkaitan

dengan sendi rahang.

b. Melakukan prosedur diagnosa dan perawatan posisi rahang yang tumbuh

tidak tepat keposisi yang diinginkan.

c. Melakukan prosedur diagnosa dan perawatan distraksi osteogenesis.

d. Mengganti gigi dengan implant yang menyatu dengan tulang.

4. Dokter Gigi Umum

Tugas dan tanggung jawab jabatan:

a. Memeriksa gigi dan gusi pasien menggunakan alat-alat kesehatan gigi

serta sinar-X
31

b. Mendiagnosis keadaan gigi dan membuat perencanaan perawatan

kesehatan mulut dengan berdiskusi bersama pasien

c. Membersihkan gigi dan lubang gigi, serta melakukan perawatan

pencegahan kerusakan gigi

d. Memperbaiki gigi yang rusak dan patah dengan cara menambalnya dengan

bahan-bahan tertentu dan jika perlu, mencabut dan mengganti gigi

e. Mengobati penyakit gusi, saraf-saraf gigi, dan akar gigi

f. Melakukan operasi bedah pada mulut, rahang, gigi, dan bagian-bagian lain

yang terkait

g. Memberikan obat bius lokal jika diperlukan ketika sedang melakukan

perawatan

h. Merancang, membuat dan memasang gigi palsu, mahkota gigi, dan gigi

penghubung untuk menggantikan gigi yang hilang atau goyah.

5. Asistan Dokter

Tugas dan tanggung jawab jabatan:

a. Mempersiapkan pasien untuk perawatan dan pembersihan (mulut atau

gigi).

b. Membantu dokter selama prosedur perawatan (menggunakan peralatan

isap untuk membersihkan area mulut pasien).

c. Menangani dan bertanggung jawab dalam proses penyinaran (x-ray)

d. Menghitung tekanan darah dan denyut nadi.

e. Mensterilkan peralatan gigi.

f. Melengkapi dan membekali pasien dengan instruksi serta pengetahuan

umum tentang kesehatan mulut.


32

g. Mengajari pasien tentang tata cara menyikat gigi

h. Membantu dokter gigi melakukan tindakan darurat medis pada pasien.

6. Resepsionis

Tugas dan tanggung jawab jabatan:

a. Menerima dan menghubungkan telepon masuk kepada pihak yang dituju.

b. Menghubungi nomor telepon yang ingin dituju atas permintaan-

permintaan pihak terkait.

c. Menyampaikan pesan kepada pihak internal maupun eksternal bilamana

yang bersangkutan berhalangan untuk menerima memeriksa atau

pemeriksaan tersebut dan mencatat pesan yang perlu disampaikan.

d. Menerima kedatangan pasien dengan ramah dan sikap yang professional.

e. Mendaftarkan pasien baru sesuai dengan peraturan klinik.

f. Membantu pasien untuk menyelesaikan segala bentuk dan dokumentasi

yang diperlukan.

g. Mengverifikasi dan memperbarui informasi pasien.

h. Menginformasikan pasien prosedur klinik gigi dan kebijakan.

i. Memindahkan pasien melalui janji sesuai dengan jadwal.

j. Memasukkan semua informasi pasien yang relevan ke dalam sistem data.

k. Memelihara dan mengelola catatan pasien sesuai dengan peraturan privasi

dan keamanan.
33

3.1.3. Kegiatan Organisasi Klinik Precious Dental Care

Klinik Precious Dental Care merupakan lembaga yang bergerak pada

bidang kesehatan gigi. Jasa kesehatan gigi yang disediakan oleh Klinik Precious

Dental Care, adalah:

1. Pasang Kawat Gigi (Orthodontik)

Untuk perawatan yang komprehensif, kawat logam dapat dimasukkan ke dalam

kurung ortodontik (kawat gigi), yang dapat dibuat dari stainless steel atau

bahan keramik lebih estetis. Kabel berinteraksi dengan kurung untuk

memindahkan gigi ke posisi yang diinginkan.

2. Pembersihan Karang Gigi (Scaling)

Karang gigi dapat menjadi salah satu penyebab bau mulut. Pembersihan karang

gig oleh dokter gig disebut scaling, menggunakan alat khusus yang disebut

scaler (ultrasonic scaler). Getaran yang dihasilkan oleh scaler dapat diatur,

semakin besar dan kuat karang gigi maka diperlukan getaran yang makin

tinggi, scaler ini cukup ditemelkan pada karang gigi sehingga pasien tetap

nyaman, mengurangi resiko cidera, dan memudahkan kerja sang dokter.

3. Cabut Gigi (Exo)

Exo adalah tindakan atau pilihan terakhir yang hanya dilakukan jika tidak ada

satupun perawatan yang bisa dilakukan lagi terhadap kasus sebuah gigi.
34

4. Operasi Gigi Bungsu (OD)

Gigi bungsu adalah gigi geraham yang tumbuh terakhir kali direntang usia 16

sampai 25 tahun. Bila masalah akibat gigi bungsu ini mangganggu, maka perlu

dilakukan pencabutan gigi bungsu, yang dalam istilah kedokteran gigi disebut

odontektomi. Odontektomi merupakan operasi kecil untuk mengangkat gigi

impaksi.

5. Perawatan Syaraf Gigi (Endodontic)

Perawatan syaraf gigi adalah pengobatan untuk akar gigi yang rusak.

Pengobatan dilakukan dengan menghapus pulpa dan dentin gigi yang rusak,

lalu membersihkan dan mensterilkan saluran akar. Hal ini untuk menghindari

ekstraksi gigi.

6. Gigi Tiruan Penuh (Acrylic)

Gigi tiruan penuh merupakan gigi tiruan yang dibuat untuk menggantikan

semua gigi asli beserta bagian jaringan gusi yang hilang. Pembuatan gigi tiruan

penuh memiliki beberapa tujuan, yaitu untuk merehabilitasi seluruh gigi yang

hilang serta jaringannya sehingga dapat memperbaiki atau mengembalikan

fungsi pengunyahan dan bicara.

7. Gigi Palsu Permanen (Crown)

Crown diperlukan untuk mengembalikan kekuatan, fungsi dan estetik dari gigi

yang bermasalah. Dengan dipasang crown maka bentuk gigi akan menjadi

normal kembali seperti sedia kala.


35

8. Tambal Gigi

Tambal gigi adalah perawatan yang dilakukan apabila mengalami gigi

berlubang. Pada gigi yang berlubang biasanya ada bagian yang mengalami

pembusukkan. Setelah bagian yang membusuk dibung, rongga tersebut diberi

tambalan, material yang digunakan untuk mengisi gigi yang berongga dapat

berupa resin komposit, emas atau perak.

9. Pembersihan Stain Gigi (Plak)

Stain adalah deposit berpigmen pada permukaan gigi yang merupakan masalah

estetik dan masalah yang membuat permukaan gigi menjadi kasar yang

selanjutnya akan menyebabkan penumpukkan plak sehingga mengiritasi gusi

didekatnya. Cara menghilangkan stain yang melekat langsung pada permukaan

gigi dan mengendap pada kalkulus atau karang gigi adalah dengan cara di

scaling dan dipoles.

10. Pemutihan Gigi (teeth whitening)

Pemutihan gigi adalah tindakan umum dalam kedokteran gigi umum yang

dilakukan oleh para dokter gigi bersertifikat, ahli kesehatan gigi yang

terdaftar dan terapis gigi dengan tujuan untuk mencerahkan warna gigi,

pemutihan dan membuat mereka terlihat lebih putih. Tidak seperti pemucatan

tapi, pemutihan atau pencerahan gigi dirancang untuk mengembalikan warna

permukaan gigi dengan menghilangkan sisa-sisa dan kotoran.


36

3.2. Hasil Penelitian

3.2.1. Tahap Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Gigi

Berdasarkan data yang diperoleh dari Klinik Precios Dental Care,

pelaksanaan pelayanan kesehatan gigi dapat dilihat pada gambar III.2 berikut ini.

Pasien Datang

Pendaftaran

Ruang Klinik Gigi

Transaksi Pembayaran

Pasien Pulang

Sumber: Klinik Precious Dental Care

Gambar III.2

Tahap Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Gigi

Berdasarkan gambar III 2, alur pelayanan kesehatan gigi kepada pasien,

pada Klinik Precious Dental Care dapat dijelaskan, sebagai berikut:

1. Pasien datang, resepsionis akan berdiri dan menyambut pasien dengan ramah,

mengucapkan salam kepada pasien dan menanyakan ada yang bisa dibantu.

Setelah pasien menagatakn keluhan maka resepsionis akan mendata pasien

dan menjelaskan perawatan yang diinginkan oleh pasien. Untuk pasien baru
37

diharuskan menyetujui surat tindakan persetujuan medis perihal perawatan

yang diinginkan dan untuk pasien lama akan dicarikan riwayat

pengobatannya.

2. Menuju ke ruang klinik gigi dan melakukan perawatan, selama proses

perawatan dokter menanganinya dengan sabar dan cekatan sehingga membuat

pasien merasa nyaman dan mudah memahami penjelasan dari dokter.

3. Melakukan transaksi pembayaran sesuai dengan harga perawatan yang dipilih

baik melalui tunai maupun transfer. Setelah melakukan transaksi pembayaran

maka resepsionis akan menanyakan pasien ada keluhan atau tidak, jika

setelah itu ada keluhan maka pasien bisa menghubungi pihak klinik melalui

nomor telepon atau whatsapp.

4. Pasien pulang dengan membawa resep obat yang diberikan oleh dokter, tidak

lupa resepsionis akan mengucapkan terima kasih kepada pasien.

5. Apabila memerlukan rawat jalan, maka akan dikonfirmasikan jadwal

perawatannya.
38

Tabel III.1

Keterangan Pasien Baru dan Pasien Lama

Keterangan
No. Nama Pasien Pasien Keterangan
Lama Baru
- Pelayanannya baik
- Dokter dan susternya ramah
1. Marhati 
- Sedikit tidak hati-hati dalam
perawatan
- Pelayanan sangat baik
2. Gabriel NN  - Ramah dalam menjelaskan kepada
pasien
- Pengerjaanya lumayan lama
Lie Agus
3.  - Sabar dalam mengatasi pasien
Chiawono
- Penjelasan dokter mudah dipahami
- Harga terjangkau
Jhoshua
4.  - fasilitas yang tersedia sudah lengkap
Adrian Lim
- Pelayanannya cukup baik
- Sudah memenuhi standar
5. Susana  keprofesionalan
- Puas dengan cara kerjanya
- Harga terjangkau
- Dokter sabar dalam menangani
pasien
6. Albert B.T 
- Perawatannya cukup lama
- Pelayanan baik
- Pelayanannya baik
7. Jefri  - Penjelasan dokter mudah di pahami
- Dokternya ramah, baik, dan sopan
- Penjelasan kurang dipahami
Chandra - Proses perawatan cukup lama
8. 
Muliawan - Harnya terjangkau

9. Yang Lei  - Puas akan pelayanannya


- Dokternya baik
- Susternya ramah dalam menangani
10. Suwanto 
pasien
- Fasilitasnya cukup lengkap
Sumber: Klinik Precious Dental Care
39

Berdasarkan tabel III.1, pada Klinik Precious Dental Care terdapat lima

pasien lama dan lima pasien baru. Masing-masing mempunyai pendapat yang

berbeda-beda baik positif maupun negatif, diantaranya:

1. Marhati berpendapat bahwa pelayanan di Klinik Precious Dental Care

memiliki pelayanan yang cukup baik, dokter dan asistennya ramah dan

sedikit tidak hati-hati dalam perawatan.

2. Gabriel NN berpendapat bahwa pelayanan di Klinik Precious Dental Care

memiliki pelayanan sangat baik dan ramah dalam menjelaskan kepada pasien.

3. Lie Agus Chiawono berpendapat bahwa pelayanan di Klinik Precious Dental

Care memiliki cara kerja yang lumayan lama, sabar dalam mengatasi pasien

dan penjelasan dokter mudah dipahami.

4. Jhoshua Adrian Lim berpendapat bahwa pelayanan di Klinik Precious Dental

Care memiliki fasilitas yang sudah lengkap dan harga terjangkau.

5. Susana berpendapat bahwa pelayanan di Klinik Precious Dental Care

memiliki Pelayanan cukup baik, sudah memenuhi standar keprofesionalan,

puas dengan cara kerjanya dan harga terjangkau.

6. Albert B.T berpendapat bahwa pelayanan di Klinik Precious Dental Care

memiliki dokter yang sabar dalam menangani pasien, perawatan yang cukup

lama dan pelayanan yang baik.

7. Jefri berpendapat bahwa pelayanan di Klinik Precious Dental Care memiliki

pelayanannya baik, penjelasan dokter yang mudah di pahami dan dokternya

ramah, baik, dan sopan.


40

8. Chandra Muliawan berpendapat bahwa pelayanan di Klinik Precious Dental

Care memiliki proses perawatan cukup lama, harga terjangkau dan penjelasan

kurang dipahami.

9. Yang Lei berpendapat bahwa pelayanan di Klinik Precious Dental Care

memiliki pelayanan yang memuaskan.

10. Suwanto berpendapat bahwa pelayanan di Klinik Precious Dental Care

memiliki fasilitas cukup memuaskan, Dokter dan asisten ramah dalam

menangani pasien.

Jadi, kesimpulan dari beberapa pendapat pasien bahwa pelayanan di Klinik

Precious Dental Care memiliki pendapat positif dan negatif. Salah satunya

pendapat dari pasien yang bernama Lie Agus Chiawono yaitu penjelasan dokter

mudah dipahami dan proses pengerjaannya lumayan lama.

3.2.2. Dokumen yang Dibutuhkan dalam Pelayanan Kesehatan Gigi

Dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan gigi dokumen yang

dibutuhkan sebagai berikut:

1. Surat Persetujuan Tindakan Medis

Surat persetujuan tindakan biasanya dikeluarkan apabila pasien menyetujui

perawatan yang akan diberikan, mengetahui kelebihan dan kekurangan dari

perawatan, menerima resiko yang mungkin terjadi akibat tindakan medis dan

bersedia memberi imbalan kepada dokter gigi sesuai dengan persetujuan yang

disepakati. .

2. Surat Data Diri Pasien

Surat data diri pasien akan digunakan selama masa perawatan yang berisi

nama, nomor telepon, alamat dan riwayat perawatan.


41

3.2.3. Kendala dalam Melaksanakan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Cara

Mengatasinya

Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan gigi terdapat beberapa

kendala, seperti:

1. Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan biasanya ada beberapa pasien

yang datang tanpa membuat janji terlebih dahulu sehingga membuat pasien

menunggu lebih lama.

2. Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan ada juga pasien yang tidak mau

memberika nomor telepon sehingga pihak klinik tidak bisa menghubungi

pasien apabila ada jadwal kontrol kesehatan gigi.

3. Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan gigi juga terdapat pasien yang

sudah membuat janji tapi tidak menepati janjinya dan selalu menunda-nunda

pertemuan.

Untuk mengatasi kendala tersebut Klinik Precious Dental Care mengatasinya

dengan cara, sebagai berikut:

1. Untuk mengatasi kendala pasien yang belum membuat janji terlebih

dahulu Klinik Precious Dental Care menambah ruangan pemeriksaan agar

pasien tidak menunggu lebih lama.

2. Untuk mengatasi pasien yang tidak memberikan nomor telepon pihak

klinik menjelaskan kepentingan untuk memberi tahu jadwal kontrol

pasien.

3. Untuk mengatasi kendala pasien yang tidak menepati janji temu yaitu

dengan memberikan kelonggaran waktu untuk pasien bisa datang ke

klinik.