Anda di halaman 1dari 3

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

1. Peran dokter dalam kondisi bencana banjir di wilayah kerja puskesmas yaitu menangani masyarakat korban banjir di desa Bantaran, melakukan

sosialisasi dan penyuluhan lingkungan serta mengubah perilaku masyarakat korban banjir, dan membuat kerjasama lintas sektoral dalam penanggulangan korban banjir.

2. Perubahan lingkungan akibat bencana banjir terkait dengan gangguan kesehatan di masyarakat korban banjir yaitu lingkungan desa Bantaran menjadi tidak sehat sehingga menimbulkan penularan penyakit dan stress psikososial.

3. Penyakit yang ditimbulkan akibat bencana banjir yaitu ISPA, diare, penyakit kulit dan leptospirosis.

4. Rencana program yang disiapkan untuk menangani masalah bencana banjir terkait dengan gangguan kesehatan yaitu menyediakan tempat pengungsian yang layak; menyediakan air bersih, obat-obatan, makanan, danpakaian yang layak; mengelola kebersihan lingkungan di tempat penampungan; dan memberikan penyuluhan pembentukan tim siaga bencana alam dan kerjasama lintas sektoral dalam memperbaiki

lingkungan.

4.2 Saran 1. Membentuk Tim Siaga Bencana pada level desa dan kecamatan Sungai Kuala, untuk melakukan program kerja seperti berikut:

a. Preventif: Pengelolaan kebersihan lingkungan

b. Promotif: Mensosialisasikan kepada masyarakat Kecamatan Sungai Kuala untuk menjaga agar tidak terjadi bencana

c. Kuratif: Penanganan yang holistik kepada masyarakat korban banjir

40

d. Rehabilitatif: Mengembalikan pada kehidupan sosial masyarakat seperti sebelum terjadi bencana banjir termasuk membenahi rumah- rumah yang rusak.

2. Mempersiapkan sumber daya mengingat daerah Desa Bantaran merupakan daerah yang rawan bencana.

3. Rutin mengevaluasi kegiatan persiapan apabila terjadi bencana.

4. Bekerjasama dengan BPBD kabupaten dan provinsi sehingga menciptakan koordinasi yang selaras dan sepaham sehingga penanggulangan bencana banjir bisa berjalan secara efektif dan efisien.

5. Memberikan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kecamatan Sungai Kuala tentang siaga bencana, agar masyarakat berperilaku bersih dan sehat.

41

DAFTAR PUSTAKA

BNPB, 2019. Kebijakan Penanggulangan Banjir di Indonesia. Deputi bidang sarana dan prasarana, Direktorat pengairan dan irigasi. Dinas Kesehatan Jateng, 2005. Profil Kesehatan Jateng. Jawa Tengah. Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat UI. 2003. Kajian Kebijakan Penanggulangan Banjir:Partisipasi Masyarakat. Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam. 2019. Petunjuk Teknis Kampung Siaga Bencana (KSB). IDEP. 2019. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat. Kusumaratna, rina. 2003. Profil Penanganan Kesehatan Selama dan Sesudah Banjir di Jakarta. Kedokteran Trisakti Ligal, S. 2008. Pendekatan Pencegahan dan Penanggulangan Banjir. Jurnal Dinamika Teknik Sipil Volume 8, No. 2 Juli 2008. Maarif, syamsul. 2010. Bencana dan Penanggulangannya Tinjauan dari Aspek Sosiologis. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana.

42