Anda di halaman 1dari 25

Peraturan Pemainan pada Bola Basket

Kelompok II
Anggota : - Abdurrafiq (01)
- Ajeng Alya K (05)
- Annastya Azhar A (08)
- Rangga Yudhistira B (24)

SMA NEGERI 2 CIREBON


Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo No. 1 Cirebon
Email :sman2cirebon@yahoo,co.id – Website : http://www.sma2-cirebon.sch.id

1
Pengertian
Bola basket

Induk organisasi : FIBA

Pertama dimainkan : 1891, Springfield, Massachusetts, AS

Olahraga fisik : Ya

Jumlah pemain : 5 orang pertim

Pria / Wanita : Tunggal

Kategori : Dalam ruangan (umum) atau luar ruangan

Peralatan : Bola basket

Dipertandingan di olimpiade : 1936

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan
masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke
dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di
ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, permainan
bola basket juga lebih kompetitif karena tempo permainan cenderung lebih cepat jika
dibandingkan dengan olahraga bola yang lain, seperti voli dan sepak bola.

2
Awal Permainan
1) Pertandingan tidak dapat dimulai jika salah satu regu belum di lapangan dengan 5 orang
pemain yang siap untuk bermain.
2) Pertandingan resmi dimulai saat referee (wasit pemandu) memegang bola dan melangkah ke
lingkaran tengah untuk melaksanakan jump-ball (bola loncat).
3) Pertandingan dimulai dengan bola loncat di tengah lingkaran tengah

Perlengkapan bola basketmemang berpengaruh langsung pada perkembangan


cabang olah raga tersebut. Kita tahu permainan bola basket sudah menjadi salah satu cabang olah
raga yang populer di Indonesia. Walaupun prestasinya belum bisa menembus olimpiade, namun
pembinaan olah raga bola basket terus ditingkatkan. Termasuk di dalamnya adalah fasilitas
pendukung dalam permainan bola basket. Berbicara tentang fasilitas, perlengkapan atau
peralatan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Apa saja sih perlengkapan dalam
permainan bola basket.

Dalam permainan bola basket tidak hanya masalah peraturan permainan, jumlah wasit dan teknik
dasar bola basket yang harus diperhatikan, perlengkapan bola basket juga harus dipersiapkan.

Berikut ini adalah perlengkapan basket yang harus ada dalam permainan bola basket :

Perlengkapan Teknik :
 Untuk pencatatan waktu diperlukan sedikitnya 2 buah stopwatch, satu untuk pencatat
waktu dan satu lagi untuk time out.
 Alat untuk mengukur waktu 30 detik
 Kertas score (Scoring Book) untuk mencatat/merekam pertandingan.
 Scoring board. Jika Anda pernah mengikuti atau menyaksikan pertandingan olahraga
basket tentu sudah tidak asing lagi dengan scoring board. Alat basket ini digunakan untuk
memberitahukan tanda kesalahan perorangan. Biasanya adalah dengan menggunakan
angka mulai dari angka 1 hingga angka 5, selain itu scoring board juga bisa
menggunakan bendera merah sebanyak dua untuk memberitahukan kesalahan regu.
 Bendera merah dua buah untuk kesalahan regu.

3
Gambar & Ukuran Lapangan Bola Basket
Yang Benar & Lengkap

Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni
panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter untuk standar National Basketball Association dan
panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga
buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80
meter.

4
Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran
lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter.
Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.

Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak
papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki
panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1
meter.

Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian
luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan
lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.

5
UKURAN BOLA BASKET STANDAR
Ukuran Bola Basket standar yang digunakan untuk bermain harus memenuhi standar dengan
ketentuan sebagai berikut :

 Bola basket terbuat dari bahan karet yang mempunyai lapisan sejenis kulit.
 Berat bola basket : 600 – 650 gram.
 Keliling bola basket : 75 – 78 cm.
 Tekanan udara bola basket 4,26-4,61 psi, harus mampu melambungkan bola dengan
ketinggian 120 – 140 cm.

Sebenarnya tidak ada perbedaan ukuran dan berat bola basket standar secara nasional dan
internasional. Secara UMUM ukuran dan berat bola basket sudah di tetapkan oleh beberapa
organisasi seperti FIBA, NBA dan NCAA.

Walaupun telah ditetapkan secara internasional, namun ada beberapa perbedaan tentang ukuran
bola basket standar yang ditetapkan oleh FIBA, NBA dan NCAA :

 Ukuran Bola Basket Secara untuk standar nasional dan internasional memiliki keliling
antara 75 cm sampai 78 cm. Sementara untuk berat bola basket di antara 600 gr sampai

650 gr.

 Ukuran Bola Basket Standar FIBA. Berdasarkan ketetapan FIBA, ukuran bola basket
yang disetujui yaitu memiliki keliling 749 mm sampai 780 mm dengan berat bola basket
antara 567 gr sampai 650 gr.
 Ukuran Bola Basket Standar NBA. Untuk pertandingan NBA, ukuran bola basket yang di
setujui yaitu 749,3 mm sampai 755,65 mm dengan berat bola basket 623,7 gram/

 Ukuran Bola Basket Standar NCAA. NCAA menetapkan standar ukuran bola untuk
keliling bola antara 749,3 mm sampai 762 mm dengan berat bola basket 567 sampai
623,7 gram.

6
UKURAN BOLA BASKET UNTUK PERTANDINGAN
RESMI
Untuk jenis pertandingan resmi bola basket, berat bola tidak menjadi ukuran, yang digunakan
adalah tiga ukuran antara lain 5,6 dan 7. Ukuran 7 dipakai untuk pertandingan professional,
ukuran 6 untuk pertandingan resmi tingkat SMP sementara ukuran 5 untuk pertandingan resmi
anak SD.

Kedudukan Bola
Beberapa hal yang menyebabkan terjadinya bola adalah sebagai berikut.
1) Bola dilepas dari tangan wasit.
2) Pada saat lemparan bebas, wasit memberikan bola kepada pemain yang akan melaksanakan
lemparan bebas.
3) Pada saat lemparan ke dalam dari luar garis bebas, bola berada di tangan pemain yang akan
melaksanakan lemparan ke dalam.

Beberapa hal yang menyebabkan matinya bola adalah sebagai berikut.


1) Terjadi gol atau lemparan bebas yang sah.
2) Wasit meniup peluitnya ketika bola ada dalam permainan (hidup).

3) Secara jelas bahwa bola tidak akan masuk ke jaring pada saat melakukan tembakan bebas.

Jumlah pemain basket


Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan
cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1
disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.

Peraturan permainan bola basket


Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut:

1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua
tangan.

7
2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan,
tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan
bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain
tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau
anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal
pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini
akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa
diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan
apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka
pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang
pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan
(meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang
disebutkan pada aturan 5.
7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu
akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya
pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam
keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau
mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan
menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan
dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan
pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam
lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam
genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan
bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda
pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah
pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-
turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang
melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap
telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit
pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang
terjadi.
12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit

8
13. Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sebagai
pemenang.

Posisi pemain basket


Ada 3 posisi utama dalam bermain basket, yaitu :

1) Forward, pemain yang tugas utamanya adalah mencetak poin dengan memasukkan
bola ke keranjang lawan

2) Defense, pemain yang tugas utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain
lawan kesulitan memasukkan bola

3) Playmaker, pemain yang menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola
dan strategi yang dimainkan oleh rekan-rekan setimnya.

1. Point Guard ( PG ) ( Posisi 1)

Kyrie Irving ; image : nba.com

9
Ia yang mengemban tanggung jawab menempati posisi Point Guard biasanya memiliki
ball handling atau kemampuan dribble paling baik di dalam suatu tim. Ia juga yang akan menjadi
pemain yang akan mengimplementasikan atau menjalankan segala strategi yang diinstruksikan
oleh pelatih di lapangan. Menjaga tempo permainan, kapan harus menyerang dan kapan harus
menahan serangan.

2. Shooting Guard ( SG ) ( Posisi 2 )

Klay Thompson ; image : SBNation

Ia yang dipercayakan untuk menempati posisi Shooting Guard biasanya dijuluki "Si
Penembak Jitu" oleh rekan setimnya atau bahkan lawan-lawannya. Seorang Shooting Guard
biasanya memiliki kemampuan shooting dengan persentase paling tinggi diantara rekan-rekan
setimnya dan tak jarang "Si Penembak Jitu" ini dapat mencetak angka di saat-saat genting. Untuk
kondisi tertentu, seorang Shooting Guard terkadang bisa diplot untuk menjadi seorang Point
Guard oleh Coach, ini semua kembali disesuaikan dengan strategi yang ingin dijalankan oleh
Coach itu sendiri.

3. Small Forward ( SF ) ( Posisi 3 )

Lebron James ; image : cleveland.com


Nah, setelah dua posisi Guard diatas, kita lanjutkan dengan ke posisi Forward. Kali ini
Small Forward. Posisi Small Forward ini biasanya diisi oleh pemain dengan kemampuan yang
"netral" atau all-around player. Pemain yang mengisi posisi ini biasanya pemain yang memiliki

10
kemampuan shooting lumayan baik, namun tidak sebaik Shooting Guard, serta mampu bermain
inside play , namun tidak sebaik seorang Center di tim tersebut. Terkadang, seorang Small
Forward dalam keadaan tertentu bisa dimainkan sebagai seorang Power Forward, Center atau
Shooting Guard. Kembali lagi ke kebutuhan tim untuk game tersebut. Bahkan, terkadang Small
Forward , misalnya Kevin Durant, ia memiliki kemampuan menembak yang baik layaknya
seorang Shooting Guard.

4. Power Forward (PF) (Posisi 4)

Blake Griffin ; image : youtube.com

Fans NBA pasti tau dong ya sama doi yang ada di foto diatas. Yak, Griffin merupakan
salah satu ikon Power Forward yang eksplosif di NBA beberapa tahun belakangan ini. Gaya
mainnya yang powerfull dan sadis, menjadi daya tarik sendiri saat menonton Griffin main, yang
kasihan itu ya pemain lawan yang harus ngejaga dia selama 48 menit pertandingan hahaha. Oke
balik ke pembahasan posisi Power Forward. Power Forward tugasnya sih sebenarnya hampir
sama seperti Center, memiliki kemampuan untuk bermain inside play. seorang rebounder ulung,
mid-range shooting yang baik dan bahkan ada yang bisa melakukan tembakan 3 angka, yang
terkenal di era NBA saat ini mampu untuk melakukan tembakan 3 angka seperti Kevin Love dan
Dirk Nowitzki.

5. Center ( C ) ( Posisi 5 )

Dwight Howard ; image : GQ.com

Posisi Center sendiri biasanya diisi oleh pemain dengan tinggi badan yang menjulang,
postur badan yang besar serta didukung oleh kekuatan badan yang digunakan untuk mengobrak-
abrik pertahanan lawan. Center biasanya akan menjadi "penguasa" di area sekitar ring atau biasa

11
disebut paint area dan mampu mencetak poin dari jarak dekat. Biasanya Center ini juga
memiliki peran untuk melakukan screen bagi pemain-pemain kecil (Small Player ; PG dan SG)
untuk lolos dari penjagaan defender-nya.

Perlengkapan personal :
 Sepatu Basket. Sepatu basket dirancang untuk memiliki traksi yang kuat dengan lantai
lapangan. Juga lebih memperpanjang tinggi pada pergelangan kakinya dibandingkan
sepatu tenis tradisional. Hal ini untuk memberikan dukungan tambahan pada pergelangan
kaki pemain 'untuk membatasi risiko cedera pergelangan kaki.

 Kostum Pemain. Pakaian atau kostum pemain basket disesuaikan dengan kebutuhan. Di
samping baju olahraga nan tak mengganggu gerakan, kostum juga harus dibuat
sedemikian rupa agar tak sama dengan tim lain. Pada umumnya, para pemain akan
memakai kastum berupa kaos tanpa lengan dengan celana pendek dan sepatu karet.

Peraturan Permainan Bola Basket


Peraturan-peraturan bola basket dibuat untuk para pelatih, pemain, petugas, dan lain-lain
dengan tidak membedakan jenis kelamin laki-laki atau perempuan. Hal ini harus dimengerti
bahwa semata-mata permainan Bola Basket dilakukan hanya untuk kepentingan kesehatan.
Peraturan permainan yang berlaku ialah peraturan permainan yang dikeluarkan oleh FIBA dan
juga disahkan oleh PERBASI (Dinata, 2006:16).

Selanjutnya bidang III PB PERBASI (2008:96) menjelaskan peraturan 3 detik, 8 detik dan 24
detik sebagai berikut :

1. Peraturan 3 detik. Seorang pemain tidak boleh berada dalam daerah terlarang lawan
lebih dari 3 detik, di saat timnya sedang menguasai bola di daerah lawan dan jam
permainan sedang berjalan.
2. Peraturan 8 detik. Tim yang menguasai bola di backcour harus membawa bola ke
front cour dalam waktu 8 detik. Namun bila dalam 8 detik ini bola keluar lapangan
karena lawan, maka 8 detik akan dihitung dari waktu terjadinya gangguan.
3. Peraturan 24 detik. Pelanggaran terjadi bila ketika tembakan ke keranjang dilakukan
mendekati waktu 24 detik dan sinyal berbunyi saat bola melayang di udara dan tidak
berhasil masuk. Namun, pelanggaran ini tidak dianggap bila lawan segera mendapatkan
dan menguasai bola.

12
Peraturan bola basket, berikut adalah peraturan
pertandingan bola basket:

Jenis Pelanggaran Dalam Bola Basket Dan Hukumannya – Sebuah pertandingan maupun
permainan pasti mempunyai aturan tersendiri dan pastinya juga mempunyai hukuman bagi
mereka yang melanggar atau tidak melaksanakan aturan tersebut. Salah satu olahraga dan
permainan yang tidak terlepas dari aturan tersebut adalah bola basket. Anda bisa melakukan
banyak hal dari permainan tersebut, namun anda juga tidak bisa melepaskan diri dari aturan yang
berlaku ketika melakukan sebuah pertandingan yang pastinya akan memberikan dampak yang
lebih besar dari pertandingan itu sendiri.

Banyak sekali Jenis Pelanggaran Dalam Bola Basket Dan Hukumannya yang bisa anda
ketahui agar anda bisa lebih banyak tahu lagi dan tentunya tidak melakukan kesalahan yang sama
ketika bermain bola basket lagi pada kesempatan lainnya. Beberapa macam pelanggaran dalam
pertandingan bola basket antara lain :

Peraturan permaian:
1. Pelanggaran Perorangan

Karena merupakan pelanggaran perorangan, itu artinya pelanggaran terjadi sebagai akibat
dari pemain yang melakukan pelanggaran peraturan yang berlaku selama pertandingan. Tak
hanya itu, seorang pemain dianggap pelanggaran apabila melakukan kontak fisik dengan pemain
tim lawan yang padahal sama sekali tidak diperbolehkan karena hal ini juga akan memicu
kericuhan antar tim.

Pelanggaran perorangan juga disebut dengan istilah personal foul. Untuk pelanggaran
perorangan ini, maksimal hanya 4 kali foul dan kalau seorang pemain melakukan lebih dari 4
kali, pada foul ke-5 akan langsung wasit kenai foul out.

13
2. Pelanggaran Tim

Dalam pelanggaran jenis ini tentu merupakan pelanggaran yang dikenakan dalam satu tim
pada setiap babaknya. Ketika sebuah tim sudah memperoleh 5 poin, wasit pun akan memberikan
kesempatan free throw kepada tim lawan.

3. Pelanggaran Teknik

Pada pelanggaran yang beristilahkan pelanggaran teknik, wasit menyatakan hal tersebut
sebagai pelanggaran kepada pemain apabila seorang pemain dengan sengaja mengabaikan
peringatan wasit. Jika wasit menegur namun justru tak diindahkan oleh pemain atau pemain juga
melakukan protes terlalu banyak bahkan hingga melakukan kontak fisik dengan wasit, ia
terancam terkena pelanggaran.

4. Travelling

Pada istilah travelling, ini adalah suatu pelanggaran yang umum di mana juga banyak pemain
bola basket yang cukup sering melakukannya. Pelanggaran ini adalah akibat dari seorang pemain
tak menggiring atau mendribble bola dalam 3 langkah ketika sedang berjalan ataupun berlari.
Seperti kita tahu, bola harus terus didribble dalam 3 langkah selama permainan berlangsung.

5. Offensive Foul

Pada jenis pelanggaran ini, wasit menganggap seorang pemain melanggar apabila ia
menabrak pemain lawan yang sedang dalam kondisi posisi tangan hands up atau juga charge
yang benar di waktu kita bertujuan untuk melakukan illegal pick sewaktu pertandingan.

6. Foul

Dalam permainan bola basket, terutama pada pertandingan resmi, foul jelas berlaku dan jenis
pelanggaran ini biasanya diakibatkan oleh seorang pemain yang melanggar pemain dari tim
lawan. Dianggap pelanggaran apabila memang pemain tersebut melanggar dengan posisi defense
atau reaching yang salah. Wasit akan kemudian secara langsung memberikan peringatan kepada
pemain tersebut ketika melihatnya.

7. Foul Out

Dalam permainan bola basket, foul out merupakan sebuah jenis pelanggaran di mana pemain
melakukan 6 kali foul (NBA), 5 kali foul biasa (FIBA), atau telah melakukan pelanggaran
teknikal sebanyak 2 kali hanya dalam 1 kali pertandingan. Sebagai akibatnya, pemain tersebut
perlu keluar dari lapangan pertandingan oleh wasit.

8. 8-Second Violation

Dulunya istilah pelanggaran ini dikenal dengan 10-second violation, namun kini menjadi
aturan baru ada 8-second violation. Intinya, akan dianggap melanggar peraturan permainan

14
apabila pemain tim A tak keluar dari setengah lapangan tim A atau posisi defense dalam
hitungan 8 detik (dulunya 10 detik) sesudah bola dipegang oleh pemain dari tim A lain yang
sedang melakukan offense serta ada pada wilayah tim lawan atau tim B (setengah lapangan tim
B). Karena hal ini terjadi, maka biasanya keputusan wasit adalah bola kemudian diberikan atau
dialihkan kepada tim lawan (tim B).

9. 24-Second Violation

Sama halnya dengan 8-second violation, ini adalah hasil perubahan aturan pelanggaran
karena dulunya yang diberlakukan adalah 30-second violation. Bentuk dari kondisi pelanggaran
ini adalah ketika pemain dari tim A tak melakukan lay-up atau shoot atau dunk ke ring basket
tim B atau tim lawan setelah batas waktu 24 detik telah lewat (dulunya 30 detik). Sebagai
hasilnya, wasit kemudian memberikan bola kepada tim B.

10. Defensive 3 Second

Pelanggaran dalam bentuk ini juga cukup sering terjadi di mana akibat dari seorang pemain
yang diam di wilayah timnya sendiri dalam waktu 3 detik ketika lawan sedang berupaya
melakukan offense. Sebagai hasilnya, wasit kemudian memutuskan untuk tim lawan melakukan
1 throw-in.

11. Three Seconds Violation

Ada pula pelanggaran dengan istilah three seconds violation yang juga bakal diberikan wasit
kepada pemain yang kerap tak menyadari kesalahan ini. Pelanggaran ini adalah akibat dari
seorang pemain yang tengah berada di wilayah key area atau tembakan bebas dalam waktu 3
detik. Wasit pun kemudian akan memberikan peringatan kepada pemain tersebut.

12. Offensive 3 Second

Ada pula pelanggaran dengan istilah offensive 3 second selain defensive 3 second di mana
pelanggaran diberikan oleh wasit kepada seorang pemain yang hanya diam di area tim lawan
dalam waktu 3 detik ketika lawan melakukan defense. Bola pun berpindah ke lawan oleh
keputusan wasit.

13. Shot Clock Violation

Pada pelanggaran jenis ini, ini adalah akibat dari saat melakukan serangan yang di atas waktu
30 detik (FIBA) atau 24 detik (NBA) sebelum bola akhirnya menyentuh ring.

14. Jumping

Pelanggaran ini diberikan saat seorang pemain hendak melakukan tembakan seraya
melompat tapi akhirnya tidak jadi menembak.

15
15. Pushing

Ada pula pelanggaran beristilahkan pushing di mana wasit akan menganggap pelanggaran
apabila seorang pemain mendorong pemain dari tim lawan.

16. Blocking Foul

Jenis pelanggaran ini jelas akan diberikan kepada pemain oleh wasit ketika melakukan
pelanggaran keras saat menjadi penghalang atau secara sengaja menghalangi pemain dari tim
lawan.

17. Back Court atau Back Ball

Pelanggaran ini adalah suatu jenis pelanggaran yang diberikan kepada pemain oleh wasit
dikarenakan pemain membawa bola kembali ke area pertahanan padahal telah melalui garis
tengah.

Peraturan pertandingan (Sesuai peraturan resmi)

Pergantian pemain bola basket


Tata cara pergantian pemain:
Pemain yang akan pengganti akan melapor kepada pengawas meja, yang selanjutnya
disampaikan kepada wasit tiga.
Wasit akan memberikan aba-aba dengan tanda yaitu tangan menyilang sebagai tanda jika ada
pergantian pemain.

Pemain yang mengganti harus menunggu pemain yang akan diganti dipinggir atau luar
lapangan, setelah pemain yang diganti keluar, maka pemain pengganti segera memasuki
arena.Tidak ada batasan dalam pergantian pemain.

Tugas Wasit dalam permainan Bola Basket

Jumlah wasit dalam pertandingan bola basket sebenarnya hanya satu orang wasit
(referee), sedangkan dua orang lainnya adalah umpire. Mereka harus bekerjasama memimpin

16
jalannya pertandingan agar sesuai aturan resmi FIBA (Federation Internationale de Basketball).
Kejasama wasit dan 2 umpire ini membuat pertandingan seperti dipimpin oleh 3 wasit.

Berdasarkan peraturan, umpire bertugas untuk mengawasi pemain dan melakukan pencatatan
foul (pelanggaran) kemudian memberitahu wasit foul yang dilakukan seorang pemain telah
terjadi sebanyak 3 kali berturut-turut. Umpire memiliki wewenang mengeluarkan pemain sesuai
aturan foul.

Komposisi Wasit
1. Seorang wasit pertama (referee)
2. Seorang wasit kedua (umpire)
3. Seorang pencatat (scorer)

Tugas, Kewajiban dan Wewenang Wasit / Tugas Wasit


Terlepas dari jumlahnya, wasit bola basket memiliki tugas dan wewenang sebagai
berikut :

 Memimpin pertandingan agar berjalan lancar.


 Meningkatkan: keterampilan, kemampuan dan pengetahuan tentang perwasitan bola
basket.
 Menyebarluaskan peraturan pertandingan di masyarakat.
 Meningkatkan mutu perwasitan di masyarakat khususnya di Indonesia pada umumnya.
 Melaksanakan bola loncat (jump ball) pada setiap permulaan babak.
 Memeriksa dan mengesahkan semua perlengkapan alat pertandingan termasuk alat
petugas meja
 Menetapkan jam permainan yang resmi dan menyesuaikan tanda perwasitan kepada wasit
2 dan petugas meja.
 Melarang pemain menggunakan alat-alat yang mungkin dapat membahayakan pemain
lain
 Bila terjadi perbedaan pendapat mengenai gol yang terjadi, maka wasit 1 yang
memutuskan sah atau tidaknya.
 Wasit 1 berhak menghentikan pertandingan bila keadaan tidak mungkin untuk
melanjutkan pertandingan
 Bila diantara petugas meja terdapat perbedaan pendapat, wasit 1 yang harus memutuskan
persolan ini.
 Memeriksa dan mengesahkan angka dalam daftar angka dalam suatu babak
 Memutuskan setiap peristiwa yang tidak tertampung dalam peraturan permainan dan
peraturan pertandingan.

.Kewajiban dan Wewenang Wasit

1) Wajib memimpin pertandingan bola basket baik di tingkat cabang, daerah, nasional
maupun tingkat internasional.

17
2) Tidak berhak memimpin pertandingan di atas sertifikat yang dimilikinya.

Prosedur Mewasiti
 Wasit 1 dan 2 yang diperbolehkan meniup peluit selama pertandingan.
 Wasit 1 memberi tanda memulai permainan.
 Wasit 1 dan 2 : tanda bola mati setelah yakin ada pelanggarannya, tanda bola mati
bertujuan untuk menunjukkan menyetujui atau menolak permohonan regu.
 Wasit 1 : memberi peringatan, menjatuhkan hukuman.
 Begitu wasit meniup peluit sudah harus dapat menunjukkan:

Begitu wasit basket meniup peluit sudah harus dapat menunjukkan:

 Sifat kesalahan dan isyarat tangan yang resmi.


 Pemain yang bersalah
 Giliran memberi bola, sekaligus menunjuk regu yang mendapat poin.
 Isyarat dilakukan hanya seketika. Isyarat dilakukan dengan tangan untuk menunjuk satu
kesalahan. Yang melakukan kesalahan ditunjuk. Menunjukkan giliran memberi bola,
sekaligus memberi tanda poin dari kesalahan yang dibuat satu regu.

o Kekuasaan Wasit 1
Ø Memimpin pertandingan dari awal sampai akhir pertandingan.
Ø Mempunyai kekuasaan penuh, termasuk upaya yang tidak tercantum dalam peraturan.
Ø Kekuasaannya mutlak – dapat mengganti salah seorang petugasnya bila dianggap tidak
melaksanakan tugasnya dengan baik.
Ø Menentukan lapangan baik/buruk sebelum pertandingan.
 Wasit 1 dan 2 harus mengawasi bola, apakah bola tersebut telah memenuhi persyaratan
sewaktu permainan berlangsung.

Tanggung Jawab Wasit 1

o Sebelum pertandingan :
Ø Memeriksa sarana/prasarana pertandingan.
Ø Melakukan tos.
Ø Mengawali pemanasan.

o Selama pertandingan :
Ø Mempunyai wewenang menentukan kesalahan: kesalahan dalam permainan, posisi regu,
block, berlaku tidak adil, membawa bola, travelling,jump ball.
18
Ø Jangan membiarkan suatu perdebatan atas pengajuan kapten.
Ø Jika kapten tidak sepaham dalam penafsiran, dicatat di lembar score sheet, wasit 1 harus
memberi pencatatan protes di akhir pertandingan.

o Sesudah pertandingan.
Ø Menandatangani score sheet.
Ø Langsung menuju ke ruang wasit

Tugas Wasit 2
o Mengawasi posisi pemain selamaset itu berlangsung, pemindahan tempat waktu set
penentuan.
o Mengawasi tindak tanduk anggota masing-masing regu yang duduk di bangku cadangan,
kalau ada sesuatu harus dilaporkan ke wasit 1.
o Mencegah pemain cadangan melakukan pemanasan di area pertandingan.
o Mengawasi jumlah time out dan pergantian pemain.
o Menolak penghentian yang tidak layak; mengabulkan permohonan yang sah serta mengawasi
waktunya.
o Menunjukkan kesalahan lain tanpa meniup peluit, tetapi tidak boleh menekan wasit 1.
o Menentukan diperlukan atau tidak pengeringan permukaan lapangan.

Bola Loncat (Jump-Ball)


Prosedur pelaksanaan bola loncat adalah sebagai berikut.
1) Bola loncat terjadi jika wasit melakukan lemparan bola ke atas di antara kedua pemain yang
berlawanan.
2) Agar bola loncat itu sah, bola harus ditepis dengan tangan oleh pemain atau kedua pemain
yang melakukan loncatan.
3) Bola loncat harus dilaksanakan pada lingkaran tengah antara dua pemain yang mana saja dari
setiap regu yang berlawanan dan ditunjuk oleh kapten regu.
4) Peloncat hanya boleh menepis bola sebanyak dua kali dan setelah itu tidak boleh menyentuh
bola sampai bola tersebut disentuh oleh salah seorang dari 8 pemain lainnya atau telah jatuh ke
lantai, atau menyentuh jaring atau papan pantul dalam hal ini ada 4 kali kemungkinan sentuhan
oleh kedua peloncat pada saat bola loncat berlangsung.
5) Kedelapan pemain lainnya tetap di luar lingkaran sampai bola ditepis.

19
6) Jika bola tidak ditepis oleh salah seorang atau kedua peloncat atau jika bola menyentuh lantai
tanpa ditepis oleh seorang atau kedua peloncat, maka bola loncat harus diulang.

Tanda-Tanda pada WaktuTembakan Hukuman Dalam


Permainan Bola Basket
Tanda-tanda atau isyarat yang biasa dipakai ketika wasit memberikan tembakan
hukuman antara lain sebagai berikut:
a. Mengacungkan jari telunjuk menandakan akan terjadi satu kali tembakan hukuman.
b. Mengacungkan dua jari tangan menandakan bola masuk.
Selain itu, ada beberapa tugas yang harus dijalankan oleh wasit dan petugas lainnya.
Pencatat angka (score keeper) harus mencatat waktu secara beraturan mengenai angka yang
dibuat dan mencetak gol dari tembakan di lapangan dan tembakan bebas atau gagal.

Pencatat angka harus melaksanakan tugas sebagai berikut:


1) mencatat kesalahan perseorangan atau teknik yang dilakukan setiap pemain;
2) mencatat time out;
3) menunjukkan jumlah kesalahan yang dilakukan setiap pemain dengan menggunakan nomor
pemberi tanda;
4) pencatat angka harus menyimpan catatan dari nama dan nomor pemain yang bermain pertama
dan semua pemain pengganti dan siapa yang melakukan permainan.

Pengamat waktu (time keeper) bertugas sebagai berikut:


1) mencatat kapan dimulainya setiap babak dan akan memberitahukan kepada wasit lebih dari 3
menit sebelum pertandingan dimulai;
2) menyimpan catatan tentang waktu mulai dan berakhirnya suatu babak dalam pertandingan;
3) menghitungtime out, pengamat waktu menggunakan jam time out dan memberi tahu ke pencatat
angka untuk mengisyaratkan jika 50 detik telah berlalu sesudah time out dimulai.
Selain pencatatan angka dan waktu, dalam permainan bola basket juga terdapat pengamat
waktu menjalankan alat 30 detik segera pada saat pemain mengontrol bola hidup di lapangan.
Jika sebuah regu menguasai bola dalam 30 detik dan bolanya tidak dilempar, tindakan ini
merupakan suatu pelanggaran.

20
Cara Mendapatkan Poin Dalam Basket:
Three Point Shoot

Dalam permainan bola basket shoot three point dilakukan pada luar garis three point dan
akan mendapatkan 3 point jika shoot tersebut masuk.

Dalam shoot jenis ini dibutuhkan tenaga,fokus,dan percaya diri agar shoot tersebut bisa
dilakukan dengan baik

Two Point
Untuk mendapatkan 2 point, cara yang biasa dilakukan adalah 2 cara yaitu lay up dan shoot

 Lay up: dengan drive in mendekati ring lalu tangan mengantar bola masuk ke ring

 Shoot: dilakukan dari dalam garis three point di daerah mana saja

21
Free Throw

Dalam bola basket, free throw atau lemparan bebas atau foul shot adalah percobaan
mencetak poin tanpa rintangan dengan menembak dari belakang garis lemparan bebas (secara
informal dikenal sebagai garis pelanggaran (foul line) atau charity stripe), sebuah garis yang
terletak di ujung area terlarang.
Point yang didapatkan tergantung pada jenis foul dan freethrow yang didapatkan,bisa 1 kali
freethrow atau 2 kali freethrow. Masing masing freethrow yang masuk bernilai 1 point

Ketentuan Pemberian Point (Skor) dalam Olahraga Basket


Ketentuan Pemberian Point (Skor) dalam Olahraga Basket~ Olahraga Basket
merupakan salah satu jenis olahraga bola besar yang saat ini banyak sekali dimainkan oleh
seluruh masyarakat khususnya masyarakat Indonesia, Olahraga Bola Basket ini dimainkan oleh
5 Oreang setiap tim/regu nya, olahraga ini adalah olahraga yang mengandalkan akurasi lemparan
bola, karena tim akan dinyatakan sebagai pemenang apabila tim tersebut dapat memasukan lebih
banyak bola untuk mendapatkan Point.
Akan tetapi kebanyakan orang belum mengetahui Ketentuan Pemberian Point (skor)
dalam olahraga basket ini, pada olahraga basket ini terdapat 3 macam ketentuan pemberian Point
yang didasarkan pada dimana tempat pemain tersebut melakukan lemparan, semakin jauh
pemain melakukan lemparan ke dalam ring maka akan semakin besar juga point yang di dapat
tapi paling besar cuma tiga point.
Pada artikel Kumpulan Olahraga sebelumnya kami telah mengulas tentang Peraturan
Olahraga Basket, pada kesempatan kali ini kami akan sedikit memberikan pengetahuan tentang
Sistem ketentuan pemberian Point (Skor) dalam olahraga basket, karena pada Olahraga Basket

22
ini terdapat tiga macam Ketentuan Pemberian Point dalam olahraga basket, untuk lebih jelasnya
mari kita lihat dibawah ini:
1. Ketentuan Pemberian Point (Skor) dalam Olahraga Basket ~ Lemparan 1 Point
Ketentuan Pemberian 1 Point ini diberikan apabila pemain melakukan Lemparan atau
Shooting melalui titik Finalti, biasanya finalti ini diberikan 2 kali pad setiap terjadi pelanggaran.
2. Ketentuan Pemberian Point (Skor) dalam Olahraga Basket ~ Lemparan 2 Point.
Lemparan akan mendapatkan Point 2 apabila :

1. Tembakan masuk ke ring dari tembakan hasil Lay Up dalam garis Penalti (2 Point Field
goal Area)
2. Pemain Tidak sengaja memasukan bola kedalam ring sendiri.
3. Setelah bola menyentuh ring basket pada lemparan bebas terakhir dan disentuh dengan
benar oleh pemain penyerang atau pemain bertahan.
4. Apabila bola yang masuk kedalam ring dari hasil lemparan dari luar daerah penalti (3
Point Field Goal Area).

3. Ketentuan Pemberian Point (Skor) dalam Olahraga Basket ~ Lemparan 3 Point


Untuk mendapatkan point yang istimewa yaitu 3 point sekaligus pemain harus melakukan
tembakan atau lemparan dari luar garis penalti.
Dari penilaian skor bola basket di atas, lalu timbul pertanyaan ... bagaimana jika kedua
tim yang berlawanan mendapatkan skor yang sama? Pada olahraga basket tidak ada yang
namanya seri, jadi ketika waktu berakhir dan poinnya sama, ada yang namanya perpanjangan
waktu (overtime) selama 5 menit untuk melanjutkan pertandingan dan mencari pemenang..

CARA MEMBACA BOXSCORE BOLA BASKET

Tahukah anda apa itu boxscore? Boxscore adalah alat yang menampilkan rangkuman dari
statistik pertandingan yang detail hingga ke stats pemain-pemainya. Di sebuah pertandingan
basket, dengan melihat boxscore, anda dapat mengevaluasi pertandingan dan performa suatu tim.

23
Di dalam suatu pertandingan basket, selain skor bola basket ... terdapat stats-stats yang penting
untuk dicatat, yakni sebagai berikut:

 Minutes (MIN). Menandakan waktu bermain suatu pemain dalam satuan menit.
 Field Goals (FG). Menandakan jumlah tembakan yang diambil suatu pemain. Field Goals
biasanya dipisah menjadi 2: FG dan 3P. Field Goals sendiri adalah kombinasi dari 2P
FG(tembakan 2 point) dan 3P FG(tembakan 3 point). Field Goal: dipisah menjadi FGM-
A (Field Goal Made: Jumlah field goal masuk) dan FGA (Field Goal Attempts: Jumlah
field goal yang dilakukan)
 3 Point Field Goal: dipisah menjadi 3PM-A (3Point Made: Jumlah tembakan 3Point
masuk) dan FGA (3Point Attempts: Jumlah tembakan 3Point yang dilakukan)
 Free Throw (FT). Menandakan jumlah free throw yang dilakukan suatu pemain.
 FT juga dibagi menjadi FTM-A (Free Throw Made: jumlah free throw masuk dan Free
Throw Attempts: jumlah free throw yang dilakukan).
 Points (P/PTS). Menandakan jumlah point yang didapatkan suatu pemain.
 Rebound (REB). Menandakan jumlah rebound yang didapatkan suatu pemain. Rebound
dibagi menjadi 2: yaitu OFF (Offensive Rebound: rebound dari tembakan yang dilakukan
ketika sedang menyerang) dan DEF (Defensive Rebound: rebound dari tembakan yang
dilakukan musuh).
 Assist (A/AST). Menandakan jumlah assist yang dilakukan suatu pemain. Assist adalah
operan terakhir sebelum terjadi suatu Field Goal. Bila penembak harus melakukan
sesuatu untuk menghindari musuh, maka operan tersebut BUKAN merupakan assist.
 Personal Foul (F/PF). Menandakan jumlah foul yang didapatkan suatu pemain. Gabungan
dari total personal foul dari suatu tim dalam satu kuarter disebut Team Foul, dan bila
telah melebihi batas (biasanya 5), maka tim lawan akan mendapatkan free throw setiap
kali tim tersebut melakukan foul.
 Steal (S/STL). Menandakan jumlah steal yang didapatkan suatu pemain. Steal adalah
usaha merebut bola yang berhasil dari musuh ketika bola sedang dalam posesi musuh.
 Block (B). Menandakan jumlah block yang diambil suatu pemain. Block adalah usaha
menggagalkan tembakan dari pemain lawan dengan tangan kita. Bila kita berhasil
mengeblok musuh maka kita akan mendapatkan Blocked Shots (BS), sedangkan bila
tembakan kita diblok musuh maka kita akan mendapatkan Blocked Against (BA).
 Turn Over (TO). Menandakan berapa kali suatu pemain melepaskan posesi bola ke
musuh. Bila musuh melakukan steal pada kita atau kita mengakibatkan suatu bola mati
yang menjadi milik musuh, maka kita akan mendapatkan Turn Over.

24
25