Anda di halaman 1dari 82

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 3 Gegesik


Mata Pelajaran : Prakarya ( Kerajinan )
Kelas / Semester : VIII / Satu
Materi Pokok : Kerajinan dari Bahan Organik
Alokasi Waktu : 4 x pertemuan (8JP)

A.Kompetensi Inti
1.Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2.Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3.Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar,
dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori

B.Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian


Kompetensi
1 1.1. Menghargai keberagaman produk kerajinan di daerah 1.1.1. Menunjukkan rasa
setempat sebagai anugerah Tuhan syukur atas
keberagaman produk
kerajinan di daerah
setempat sebagai
anugerah Tuhan
dengan rasa bangga

2 2.1 Menghargai rasa ingin tahu dan sikap santun dalam


2.1.1Menunjukkan rasa
menggali informasi tentang keberagaman karya antusias dalam menggali
kerajinan daerah setempat sebagai wujud cinta tanah informasi tentang
air dan bangga pada produk Indonesia keberagaman karya
kerajinan daerah setempat
sebagai wujud cinta tanah
air dan bangga pada

1
produk Indonesia

3.1Memahami desain dan pengemasan karya kerajinan


3.1.1 Membuat desain karya
dari bahan limbah organic lunak atau keras kerajinan bahan alam
3.
berdasarkan konsep dan
berdasarkan konsep dan prosedur sesuai wilayah
prosedur berkarya
setempat melalui eksplorasi sesuai
wilayah setempat.

4.1.Membuat karya kerajinan dan pengemasan dari bahan 4.1.1.Menyebutkan bahan-


bahan yang diperlukan
4. limbah organik lunak atau keras berdasarkan desain dalam pembuatan
sesuai wilayah setempat kerajinan dari bahan
organik (tempurung
kelapa)

4.1.2.Menyebutkan alat-alat
yang diperlukan dalam
membuat kerajinan
dari bahan organik
(tempurung kelapa)

4.1.3.Menyiapkan bahan dan


alat dalam membuat
kerajinan dari bahan
organik (tempurung
kelapa)

4.1.4.Membuat kerajinan dari


bahan organik sesuai
dengan disain yang
dibuat

C.Tujuan Aspek Sikap Pembelajaran


Setelah peserta didik mengikuti serangkaian proses pembelajaran cara pembuatan kerajinan dari
bahan organik dengan tehnik merangkai,diharapkan peserta didik dapat:
1. Menunjukkan rasa syukur atas keberagaman produk kerajinan di daerah setempat sebagai
anugerah Tuhan dengan rasa bangga
2. Menunjukkan rasa antusias dalam menggali informasi tentang keberagaman karya kerajinan
daerah setempat sebagai wujud cinta tanah air dan bangga pada produk Indonesia
Tujuan Pembelajaran
Pertemuan 1
1. Setelah proses pembelajaran, peserta didik, dapat menyebutkan minimal 3 alat yang diperlukan
dalam membuat kerajinan dari bahan organik dengan tehnik merangkai

2
2. Setelah proses pembelajaran,peserta didik, dapat menyebutkan2 bahan yang diperlukan dalam
membuat kerajinan dari bahan alam dengan tehnik merangkai..
3. Setelah melakukan diskusi,peserta didik, dapat menyiapkan minimal 3 alat untukmembuat
kerajinan dari bahan organik dengan tehnik merangkai.
4. Setelah diskusi peserta didik, dapat menyiapkan 2 bahan untuk membuat kerajinan dari bahan
organik dengan tehnik merangkai
5. Dengan menirukan cara merangkai dan menyusun,peserta didik, dapat memperoleh ide gagasan
untuk membuat karya 1 kerajinan dari bahan organik.

Pertemuan 2
1. Dengan mengamati karya yang dibuat,peerta didik dapat merealisasikan ide gagasan dalam sebuah
rancangan /desain karya.
2. Peserta didik dapat membuat desain untuk karya yang akan dibuat melalui diskusi.
3. Peserta didik dapat mempresentasikan karya desain yang dibuatnya.
Pertemuan 3
Peserta didik dapat merealisasikan rancangan/ desain menjadi sebuah karya kerajinan secara
individual/ kelompok.
1. Peserta didik mendiskusikan hasil desain karya yang telah dibuatnya
2. Peserta didik mempresentasikan karya desain yang dibuatnya.
Pertemuan 4
Peserta didik dapat memamerkan/mengkomunikasikan karya kerajinan yang telah dibuat

D.Materi Pembelajaran
Pertemuan I
a. Konsep Tempurung kelapa (cara pengolahan, karakter, manfaat)
b. Macam-macam kerajinan/supenir dari tempurung kelapa.

Pertemuan II
Membuatkonsep desain dengan dirancang sesuai dengan ide dan keinginan siswa sekaligus
mempertimbangkan bahan dan alat yang diperlukan.
Pertemuan III :
Membuat benda kerajinan dari bahan tempurung kelapadengan tehnik merangkai.
1. Alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan dari bahan tempurung kelapa dengan
tehnik merangkai : Mistar, pincil, pisau raut,gergaji besi,bor,jara/solder,kwas
2. Bahan yang diperlukan untuk pembuatan kerajinan dari tempurung kelapa dengan tehnik
merangkai : tempurung kelapa,lem pvc,vernis,hampelas,cat akrilik

3
Cara membuat:
1.Siapkan bahan dan alat diatas meja
2. Membuat pola-pola bentuk berdasarkan desain yang akan dibuat dengan cara dipotong
3. Membangun bentuk dasar (desain)
4. Melengkapi Karya dengan menempelkan hiasan-hiasannya.
Pertemuan 4:
1. Merapikan karya yang dibuat
2. Mengamati hasil karya dengan karya teman lainnya untuk mendapat ide dan gagasan yang
baru.
3. Mendiskusikan untuk mempresentasikan hasil karya yang dibuat

E.Metode Pembelajaran

1. Metode ilmiah (Scientific Methode)


3. Pembelajaran Berbasis proyek (Project Base Learning)
F.Sumber Belajar
Sumber belajar ditulis mengikuti acuan berikut:
1. Buku siswa:
Paresti, S. Dkk. 2013. Prakarya SMP/MTS Kelas 8. Jakarta: Dikbud, (hal 20-24).
2. Buku referensi
Paresti, S. Dkk. 2013. Buku Guru Prakarya SMP/MTS Kelas 8. Jakarta: Dikbud, (hal 20-24).
Martono,2008,Ketrampilan Praktis SMPBdan MTS Berkreasi dengan bahan lunak dan keras.
3. Situs internet

G.Media Pembelajaran
1.Media :CD ,photo hasil kerajinan,disain gambar
2.Alat dan bahan :tempurung kelapa,lem pvc,vernis,cat akrilik,gergaji
besi,pisauraut,mistar,pinsil,solder/jara,kwas,hampelas

H.Langkah-langkah Pembelajaran
Pendahuluan (10 menit)
1. Tahap Pendahuluan
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik.
b. Motivasi
c. Peserta didik siap untuk mengikuti proses pembelajaran dengan diberi motivasi dari guru
tentang souvenir dari tempurung kelapa

4
2. Apersepsi
Peserta didik menyiapkan bahan dan alat dengan mempertimbangkan keselamatan kerja
sebelum pembuatan supenir dari tempurung kelapa dimulai.
3. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tentang (explorasi, merancang, membuat karya, memamerkan) supenir dari
tempurung kelapa dengan teknik merangkai.
4. Cakupan Pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Praktek pembuatan supenir dari bahan
tempurung kelapa dengan teknik merangkai

Kegiatan Inti (60 Menit)


Pertemuan I
a. Peserta didik mengamati proses pembuatan kerajinan dari tempurung kelapa dengan teknik
merangkai dari berbagai sumber
b. Peserta didik berdiskusi, menanyakan kepada guru, kepada teman atau kepada pengrajin
cara merangkai/menyusun dari bahan tempurung kelapa..
c. Peserta didik berdiskusi dengan teman untuk memperoleh sebuah ide karya yang bisa dibuat
dari tempurung kelapa.
Pertemuan II
a. Peserta didik membuat desain atau merancang kerajinan dari tempurung kelapa dengan
berbagai teknik.
b. Peserta didik memprsentasikan hasil desain merangkai tempurung kelapa.
Pertemuan III
a. Peserta didik menyediakan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat kerajinan dari
tempurung kelapa.
b. Peserta didik membuat karya dari tempurung kelapa sesuai desain yang telah dibuat.

Pertemuan IV
a. Peserta didik menata ruangan untuk pameran
b. Peserta didik menata karya
c. Peserta didik melaksanakan pameran
d. Peserta didik mengapresiasi karya yang dipamerkan
e. Peserta didik mendiskusikan pameran yang telah dilaksanakan
Kegiatan Penutup
a. Guru memberikan tindak lanjut pembelajaran untuk melanjutkan pada tahap (merancang,
membuat dan mempublikasikan) karya kerajinan pada pertemuan minggu berikutnya.
b. Guru melaksanakan evaluasi pembelajaran

5
c.. Evaluasi (kinerja, proyek, portofolio, laporan)
d. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan memberiwawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang berkaitan teknik-tehnik
pembuatan supenir dari bahan tempurung kelapa.
e. Penutup
Berdo’a dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

Penilaian
Sikap spiritual
a. Teknik : Observasi
b. Bentuk instrumen : Lembar Observasi
c. Instrumen : Instrumen Untuk Guru Lampiran 1
d. Instrumen untuk peserta didik Lampiran 2
Kisi-kisi

Indikator Butir Penilaian


1. Cinta tanah air 1
2. Rasa syukur 2-3
3. Menjaga lingkungan hidup 4-5

Sikap sosial
a. Teknik : Observasi
b. Bentuk nstrumen : Lembar Observasi
c. Instrumen : Instrumen untuk guru Lampiran 1
d, Instrumen observasi peserta didik Lampiran 3
e. Kisi-kisi

Indikator Butir Penilaian


1. Jujur 1
2. Kerjasama 2-3
3. Toleransi 4-5

Pengetahuan
a. Teknik Penilaian : Tes tertulis
b. Bentuk instrument : Tes uraian
c. Instrumen : Terlampir (Lampiran 4)
d. Kisi-kisi

6
Indikator Butir Penilaian
1. Mendiskripsikan 1
2. Menjelaskan 2
3. Memahami 3
4. Analisis 4–5

4. Keterampilan
a.Teknik : observasi
b.Bentuk instrument : lembar observasi
c. Instrumen : Terlampir (instrumen 5)
d. Kisi-kisi
Aspek Keterampilan Butir Penilaian
1. Ide/gagasan
2. Kreatifitas
3. Keseuaian prosedur kerja
4. Uji karya
Soal uji kinerja
5. Estetika
6. Bentuk pelaporan
7. Presentasi
8. Sikap

Lampiran 1
Pedoman Pengamatan Guru
Lembar Penilaian di atas disusun berdasarkan asumsi bahwa pembelajaran merupakan
aktifitas peserta didik yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
Guru diharapkan untuk mengisi lembar observasi ini pada proses pembelajaran berlangsung.

Contoh Lembar Observasi Penilaian Spiritual dan Sosial


Butir penilaian
Spiritual Sosial
atau Skor rerata
Nilai akhir (NA)
Cinta tanah air

Rasa syukur

Jml Skor
lingkungan

Kerjasama

Toleransi
Menjaga

No. Nama Peserta Didik


hidup
Jujur

1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8

7
9
dst

 Petunjuk pensekoran:
Skor 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
Skor 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan Skor kadang-kadang tidak
melakukan
Skor 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
Skor 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

 Peserta didik memperoleh nilai :


Baik Sekali (A) : apabila memperoleh skor 19 - 24
Baik (B) : apabila memperoleh skor 13 - 18
Cukup (C) : apabila memperoleh skor 7 - 12
Kurang (D) : apabila memperoleh skor 1 - 6

 Nilai Akhir = Jumlah Skor


Jumlah butir aspek yang dinilai

Lampiran 2
Contoh Lembar penilaian sikap spiritual dalam kerja kelompok
Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila baik sekali, sebaliknya berilah nilai 1
bila kurang atau sangat jelek! ! Jumlahkan hasil penilaian untuk memperoleh nilai teman kalian!

No Nama Siswa No Hal yang dinilai


Presensi 1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai


No Hal yang dinilai
1 Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu.
2 Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa.
3 Mensyukuri kemampuan manusia dalam mengendalikan diri
4 Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu.
5 Menjaga lingkungan kegiatan praktik

Skor 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan

8
Skor 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan Skor kadang-kadang tidak
melakukan
Skor 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
Skor 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

 Peserta didik memperoleh nilai :


Baik Sekali (A) : apabila memperoleh skor 19 - 24
Baik (B) : apabila memperoleh skor 13 - 18
Cukup (C) : apabila memperoleh skor 7 - 12
Kurang (D) : apabila memperoleh skor 1 - 6

 Nilai Akhir = Jumlah Skor


Jumlah butir aspek yang dinilai

Lampiran 2
Contoh Instrumen Sikap Sosial

Contoh Lembar penilaian antar teman dalam kerja kelompok


Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila sangat baik, sebaliknya berilah nilai 1
bila kurang atau sangat jelek! Jumlahkan hasil penilaian untuk memperoleh nilai teman kalian!

No Hal yang dinilai


No Nama Siswa
Presensi 1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai

No Hal yang dinilai

1 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya

2 Terlibat aktif dalam bekerja bakti membersihkan kelas atau sekolah

3 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan

4 Dapat menerima kekurangan orang lain

5 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya

Skor 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan

9
Skor 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan Skor kadang-kadang tidak
melakukan
Skor 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
Skor 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

 Peserta didik memperoleh nilai :


Baik Sekali (A) : apabila memperoleh skor 19 - 24
Baik (B) : apabila memperoleh skor 13 - 18
Cukup (C) : apabila memperoleh skor 7 - 12
Kurang (D) : apabila memperoleh skor 1 - 6

 Nilai Akhir = Jumlah Skor


Jumlah butir aspek yang dinilai

Lampiran 2. ContohTest Uraian.


Teknik Penilaian : Tes Tertulis
Bentuk Instrumen : Tes Uraian

SOAL URAIAN
Petunjuk:
 Berdoalah sebelum mengerjakan soal
 Jawablah pada lembar jawaban yang telah disediakan
 Selesaikan soal berikut dengan singkat dan jelas

A. Soal
1. Sebutkan alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan dari tempurung kelapa dengan
teknik merangkai.
.......................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................
..................................
2. Sebutkan bahan yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan dari tempurung kelapa dengan
teknik merangkai
.......................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................
...................................
B. Kunci Jawaban
1. Alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan dari bahan tempurung kelapa dengan
teknik merangkai,adalah mistar,gergaji besi,bor,pisau raut,pinsil,kwas

10
2. Bahan yang diperlukan untuk pembuatan kerajinan dari bahan tempurung kelapa dengan
teknik merangkai, adalah tempurung kelapa,lem pvc,hampelas,vernis,cat akrilik.

Pedoman Penilaian:
A. Kriteria Pensekoran:
1. Setiap butir soal memiliki rentang skor 1-10
2. Total skor apabila semua jawaban benar adalah 50

B. Kriterian Penilaian:
a. Perolehan Skor 1 -12 ; nilai = 1
b. Perolehan Skor 13-25 ; nilai = 2
c. Perolehan Skor 26-38 ; nilai = 3
d. Perolehan Skor 39-50 ; nilai = 4

Lampiran 3. Instrumen Ketrampilan (Kinerja)


Soal Atau Tugas Uji Kinerja
1. Buatlah Kerajinan dari bahan tempurung kelapa cara merangkai
2. Buatlah inovasi benda pakai dengan bahan tempurung kelapa tehnik merangkai
a. Ketentuan desain adalah sebagai berikut:
Bahan:
 Bahan berasal dari tempurung kelapa.
b. Waktu pengerjaan : 80 menit
c. Aspek yang dinilai :
 Ide atau gagasan
 Kinerja alat
 Estetika
 Sikap selama proses dan pembuatan produk

11
Lembar Observasi Penilaian Kinerja

Mata Pelajaran : Prakarya (Kerajinan)


Nama Proyek : Pembuatan kerajinan dari bahan keras alami
Alokasi Waktu :8 x 40 menit
Kelas/Semester : VIII/ 1
Tahun Pelajaran : 2014/2015
ASPEK KINERJA YANG DINILAI
Proses Produk Sikap

teknik dan prosedur

Nilai Akhir (huruf)


Keseuaian materi,

Bentuk pelaporan

Tanggung Jawab
1

Nilai Akhir 3
Jumlah Skor
Ide gagasan

Kreativitas

Presentasi
Uji karya
No Nama siswa

Disiplin
Estetika

Mandiri
Nilai Akhir

Nilai Akhir
50% 35% 15%
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6

12
Keterangan Kriteria penilaian:
A. Pedoman pensekoran:
Skor terentang antara 1 - 4
1. Skor 1 , kategori Kurang
2. Skor 2, kategori Cukup
3. Skor 3, kategori Baik
4. Skor 4, Kategori Sangat baik

B. Pedoman penilaian:
Nilai Akhir 1 (NA 1) : Jumlah skor proses x 50%
Nilai Akhir 2 (NA 2) : Jumlah skor produk x 35%
Nilai Akhir 3 (NA 3) : Jumlah skor sikap x 15%

Nilai Akhir = NA 1+NA 2+NA3

C. Konversi nilai:
Nilai 0 - 1, huruf D
Nilai 1,1 - 2, huruf C
Nilai 2,1 - 3, huruf B
Nilai 3,1 - 4, huruf A

Gegesik, Juli 2018/ 2019

Guru Mata Pelajaran

ANDRI, S.Pd.I

13
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP)

Satuan Pendidikan : SMP N 3 Gegesik


Mata Pelajaran : Prakarya ( Kerajinan )
Kelas / Semester : VIII / satu
Materi Pokok : Kerajinan dari bahan limbah organik lunak
Alokasi Waktu : 1 x pertemuan (2 JP)

A.Kompetensi Inti
1.Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

2.Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya

3.Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

4.Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, , merangkai,


memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain
yang sama dalam sudut pandang/teori

B.Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian


Kompetensi
1. 3.2.Mendeskripsikan proses modifikasi jenis Pertemuan 1
Bahan limbah organic lunak atau keras
Dan pengemasan berdasarkan proses berkarya
sesuai wilayah setempat

2. 4.2.Memodifikasi kerajinan dan pengemasan dari


berbagai bahan limbah organik lunak atau keras 4.1.1.Menyebutkan alat-alat
berdasarkan hasil deskripsi karya sesuai wilayah yang diperlukan
setempat. dalam pembuatan
kerajinan kemasan
dari bahan limbah
kulit jagung .

4.1.2.Menyebutkan bahan-
bahan yang
diperlukan dalam
membuat kerajinan
kemasan dari bahan
limbah kulit jagung.

14
4.1.3.Menyiapkan alat dan
bahan dalam
membuat kerajinan
kemasan dari limbah
kulit jagung

4.1.4.Membuat kerajinan
kemasan dari bahan
limbah kulit jagung

C.Tujuan Pembelajaran

Setelah peserta didik mengikuti serangkaian proses pembelajaran cara pembuatan


kerajinan kemasan dari bahan kulit jagung dengan tehnik menggunting,diharapkan peserta
didik dapat:
1. Menunjukkan rasa syukur atas keberagaman produk kerajinan di daerah setempat sebagai
anugerah Tuhan dengan rasa bangga
2. Menunjukkan rasa antusias dalam menggali informasi tentang keberagaman karya
kerajinan daerah setempat sebagai wujud cinta tanah air dan bangga pada produk
Indonesia .
3. Setelah proses pembelajaran, peserta didik, dapat menyebutkan minimal alat yang
diperlukan dalam membuat kerajinan kemasan dari limbah kulit jagung.
4. Setelah proses pembelajaran,peserta didik, dapat menyebutkan 2 bahan yang diperlukan
dalam membuat kerajinan kemasan dari bahan limbah kulit jagung.
5. Setelah melakukan diskusi ,peserta didik dapat menjelaskan cara membuat bentuk
kemasan dari limbah kulit jagung.
6. Setelah proses pembelajaran sisiwa, dapat mempraktekkan cara membuat kerajinan
kemasan dari limbah kulit jagung.

D.Materi Pembelajaran

Membuat benda kerajinan kemasan dari limbah kulit jagung.

1. Alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan dari limbah kulit

2. jagung: Cat, Lem tembak, Gunting, Seterika.

3. Bahan yang diperlukan untuk pembuatan kerajinan dari limbah kulit

jagung adalah : kulit jagung, bekas kemasan teh kotak atau sejenisnya.

15
Cara membuat:

1.Siapkan bahan dan alat diatas meja.


2.Siapkan beberapa lembar kulit jagung yang baik.
3.Jemur kulit jagung hingga mengering
4.Setelah mengering,masing-masing kulit jagung diseterika hingga tidak melengkung
5.Daun yang sudah disetrika lalu di cat satu per satu
6.Tempelkan dengan cara di lem lembaran kulit jagung pada kotak kemasan minuman.

E. Model Pembelajaran

- Model Project based learning

Metode Pembelajaran :

- Metode Ceramah

- Metode Observasi

- Metode Diskusi

- Metode Penugasan(Project)

F.Sumber Belajar
Sumber belajar ditulis mengikuti acuan berikut:
1. Buku siswa:
Paresti, S. Dkk. 2013. Prakarya SMP/MTS Semester 1 Kelas 8. Jakarta: Dikbud, (hal 20-22).
2. Buku referensi
Paresti, S. Dkk. 2013. Buku Guru Prakarya SMP/MTS Kelas 8. Jakarta: Dikbud, (hal 9-12).

G. Langkah-langkah Pembelajaran

1.Tahap Pendahuluan ( 5 menit )

a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik.

b. Motivasi
Peserta didik siap untuk mengikuti proses pembelajaran dengan diberi motivasi
dari guru tentang membuat kemasan dari kulit jagung .

c. Apersepsi
Peserta didik menyiapkan bahan dan alat dengan mempertimbangkan keselamatan
kerja sebelum pembuatan kemasan dari kulit jagung dimulai.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tentang Praktek Pembuatan kemasan dari kulit jagung.

e .Cakupan Pembelajaran

16
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Praktek pembuatan kemasan dari
kulit jagung..

2.Kegiatan Inti ( 60 menit )

Mengamati:
Peserta didik mengamati proses pembuatan kemasan dari kulit jagung.
Menanya:
Peserta didik diskusi cara membuat kemasan limbah kulit jagung .
Mencoba:
Peserta didik membuat kemasan kulit jagung.
Menalar:
Peserta didik membuat model –model dengan melihat temannya
Mencipta:
- Peserta didik membuat produk kerajinan sesuai disain yang sudah disiapkan.
-Peserta didik menyelesaikan karya yang dibuat dengan bimbingan guru.

3.Kegiatan Penutup( 10 menit )

a. Kesimpulan

Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat ke- simpulan
tentang pembuatan kerajinan kemasan dari bahan kulit jagung.
Peserta didik diberikan arahan tentang pemahaman tehnik membuat kemasan kulit
jagung menjadi wadah yang menarik.

b. Evaluasi

Memberikan pertanyaan singkat kepada siswa tentang teknik pembuatan kemasan


dari kulit jagung.

c. Refleksi

Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang telah
berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan memberiwawasan
lebih pada siswa.

d. Tindak Lanjut

Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang berkaitan teknik-
tehnik pembuatan kemasan dari kulit jagung.

e. Penutup

Berdo’a dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

H.Penilaian

Sikap spiritual

17
Teknik : observasi
Bentuk instrumen : lembar observasi
Instrumen : Instrumen untuk guru Lampiran 1
Instrumen untuk peserta didik Lampiran 2
Kisi-kisi

Indikator Butir Penilaian


Cinta tanah air 1
Rasa syukur 2-3
Menjaga lingkungan hidup 4–5

Sikap sosial
Teknik : observasi
Bentuk nstrumen : lembar observasi
Instrumen : Instrumen untuk guru Lampiran 1
Instrumen observasi peserta didik Lampiran 3

Kisi-kisi

Indikator Butir Penilaian


Jujur 1
Kerjasama 2-3
Toleransi 4–5

Pengetahuan
Teknik Penilaian : Tes tertulis
Bentuk instrument : Tes uraian
Instrumen : Terlampir (Lampiran 4)
Kisi-kisi
Indikator Butir Penilaian
Mendiskripsikan 1
Menjelaskan 2
Memahami 3
Analisis 4 –5

Keterampilan

a.Teknik : observasi
b.Bentuk instrument : lembar observasi
c. Instrumen : Terlampir (instrumen 5)
d. Kisi-kisi

Aspek Keterampilan Butir Penilaian


Ide/gagasan
Kreatifitas
Keseuaian prosedur kerja
Uji karya
Soal uji kinerja
Estetika
Bentuk pelaporan
Presentasi
Sikap

18
Lampiran 1

Pedoman Pengamatan Guru


Lembar Penilaian di atas disusun berdasarkan asumsi bahwa pembelajaran merupakan
aktifitas peserta didik yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
Guru diharapkan untuk mengisi lembar observasi ini pada proses pembelajaran
berlangsung.

Contoh Lembar Observasi Penilaian Spiritual dan Sosial


Butir penilaian
Spiritual Sosial

Nilai akhir (NA) atau


Menjaga lingkungan

Skor rerata
Cinta tanah air

Jml Skor
Rasa syukur

Kerjasama

Toleransi
No. Nama Peserta Didik

hidup

Jujur
1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Dst

 Petunjuk pensekoran:

Skor 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan


Skor 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan Skor kadang-
kadang tidak melakukan
Skor 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak
melakukan
Skor 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

 Peserta didik memperoleh nilai :

Baik Sekali (A) : apabila memperoleh skor 19 - 24


Baik (B) : apabila memperoleh skor 13 - 18
Cukup (C) : apabila memperoleh skor 7 - 12
Kurang (D) : apabila memperoleh skor 1 - 6

 Nilai Akhir = Jumlah Skor


Jumlah butir aspek yang dinilai

19
Lampiran 2

Contoh Lembar penilaian sikap spiritual dalam kerja kelompokBerilah nilai untuk anggota
kelompokmu! Berilah nilai 4 bila baik sekali, sebaliknya berilah nilai 1 bila kurang atau
sangat jelek! ! Jumlahkan hasil penilaian untuk memperoleh nilai teman kalian!

No Nama Siswa No Hal yang dinilai


Presensi 1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai

No Hal yang dinilai


1 Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu.
2 Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa.
3 Mensyukuri kemampuan manusia dalam mengendalikan diri
4 Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu.
5 Menjaga lingkungan kegiatan praktik

Lampiran 3
Contoh Instrumen Sikap Sosial

Contoh Lembar penilaian antar teman dalam kerja kelompok


Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila sangat baik, sebaliknya berilah
nilai 1 bila kurang atau sangat jelek! Jumlahkan hasil penilaian untuk memperoleh nilai
teman kalian!

No Nama Siswa No Hal yang dinilai


Presensi 1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai

No Hal yang dinilai


1 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya
2 Terlibat aktif dalam bekerja bakti membersihkan kelas atau
sekolah
3 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan
4 Dapat menerima kekurangan orang lain
5 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya

20
Lampiran 4. Contoh; Test Uraian.

Teknik Penilaian : Tes Tertulis


Bentuk Instrumen : Tes Uraian

CONTOH SOAL URAIAN


Petunjuk:
 Berdoalah sebelum mengerjakan soal
 Jawablah pada lembar jawaban yang telah disediakan
 Selesaikan soal berikut dengan singkat dan jelas

C. Soal
1.Sebutkan alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan kemasan dari limbah
kulit jagung.
...............................................................................................................................................
.............................................................................................................................................
2.Sebutkan bahan yang diperlukan dalam pembuatan kemasan dari limbah kulit jagung.
...............................................................................................................................................
.............................................................................................................................................
3.Jelaskan cara membuat kemasan kulit jagung..
..............................................................................................................................................
.............................................................................................................................................

D. Kunci Jawaban

1.Alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan kemasan kulit jagung: Cat, Lem tembak,
Gunting, Seterika..

2.Bahan yang diperlukan untuk pembuatan kerajinan adalah kulit jagung dan karton kemasan susu.

3.Cara memebuat kemasan kulit jagung:

1. Cara membuat:

1.Siapkan bahan dan alat diatas meja.

2.Siapkan beberapa lembar kulit jagung yang baik.

3.Jemur kulit jagung hingga mengering

4.Setelah mengering,masing-masing kulit jagung diseterika hingga tidak melengkung

5.Daun yang sudah diserika lalu di cat satu per satu

6.Tempelkan dengan cara di lem lembaran kulit jagung pada kotak.

21
 Pedoman Penilaian:

C. Kriteria Pensekoran:
Setiap butir soal memiliki rentang skor 1-10
Total skor apabila semua jawaban benar adalah 30

D. Kriterian Penilaian:
Perolehan Skor 1 -10 ; nilai = 1
Perolehan Skor 11-20 ; nilai = 2
Perolehan Skor 21-30 ; nilai =

22
Lampiran 5.. Instrumen Ketrampilan (Kinerja)

SOAL ATAU TUGAS UJI KINERJA

Buatlah Kerajinan dari bahan limbah organik dengan tehnik menempel.


Buatlah inovasi benda pakai dengan tehnik merangkai.
Ketentuan desain adalah sebagai berikut:
Bahan:
Bahan berasal dari kertas.
Waktu pengerjaan : 80 menit
Aspek yang dinilai :
 Ide atau gagasan
 Kinerja alat
 Estetika
 Sikap selama proses dan pembuatan produk

23
Contoh Lembar Observasi Penilaian Kinerja

Mata Pelajaran : Prakarya (Kerajinan)


Nama Proyek : Pembuatan kerajinan dari bahan lunak alami
Alokasi Waktu :10 x 40 menit
Kelas/Semester : VIII/ 1
Tahun Pelajaran : ...
ASPEK KINERJA YANG DINILAI
Proses Produk Sikap

teknik dan prosedur

Nilai Akhir (huruf)


Keseuaian materi,

Bentuk pelaporan

Tanggung Jawab
1

Nilai Akhir 3
Jumlah Skor
Ide gagasan

Kreativitas

Presentasi
Uji karya

Disiplin
Estetika

Mandiri
Nilai Akhir

Nilai Akhir
No Nama siswa

50% 35% 15%


1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6

24
Keterangan Kriteria penilaian:
D. Pedoman pensekoran:
 Skor terentang antara 1-4
5. Skor 1 , kategori Kurang
6. Skor 2, kategori Cukup
7. Skor 3, kategori Baik
8. Skor 4, Kategori Sangat baik

E. Pedoman penilaian:
Nilai Akhir 1 (NA 1) : Jumlah skor proses x 50%

Nilai Akhir 2 (NA 2) : Jumlah skor produk x 35%

Nilai Akhir 3 (NA 3) : Jumlah skor sikap x 15%

Nilai Akhir = NA 1+NA 2+NA3

F. Konversi nilai:
Nilai 0 - 1, huruf D
Nilai 1,1 - 2, huruf C
Nilai 2,1 - 3, huruf B
Nilai 3,1 - 4, huruf A

Gegesik, Juli 2018 / 2019


Mengetahui,
Kepala SMPN 3 Gegesik Guru Mata Pelajaran

Hj. MAHMUDAH, S. Ag, MM. ANDRI, S.Pd.I


NIP. 19600817 198603 2 015

25
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMP N 3 Gegesik


Mata Pelajaran : Prakarya ( KERAJINAN )
Kelas/ Semester : VIII /I
Materi Pokok : KERAJINAN
( Kemasan Untuk Produk Kerajinan Dari Bahan Limbah Anorganik )
Alokasi Waktu : 4 Pertemuan (8 JP)

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya


2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur,disiplin,tanggung jawab,peduli ( toleransi,gotong
royong ),santun,percaya diri,dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan ( faktual,konseptual,dan prosedural )berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi,seni,budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata
4. Mengolah,menyajikan,dan menalar dalam ranah konkret (
menggunakan,mengurai,merangkai,memodifikasi dan membuat ) dan ranah abstrak (
menulis,membaca,menghitung,menggambar,dan mengarang ) sesuai dengan yang dipelajari
disekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

No Kompetensi Dasar Indikator

1 1.1 Menghargai keberagaman produk 1.1.1. Menunjukan rasa syukur atas keberagaman produk
kerajinan di daerah setempat dan kerajinan di daerah setempat dan nusantara sebagai
nusantara sebagai anugerah tuhan anugerah tuhan dengan rasa bangga

2 2.1 Menghargai rasa ingin tahu dan 2.1.1 Menunjukan rasa antusias dalam menggali
sikap santun dalam menggali informasi tentang keberagaman karya kerajinan daerah
informasi tentang keberagaman karya setempat sebagai wujud cinta tanah air dan bangga pada
kerajinan daerah setempat sebagai produk Indonesia
wujud cinta tanah air dan bangga pada
produk indonesia
3 3.1 Memahami desain pembuatan dan 3.1.1 Membuat desain kemasan untuk produk kerajinan
pengemasan karya bahan alam dari bahan anorganik lunak atau keras berdasarkan
berdasarkan konsep dan prosedur konsep dan prosedur berkarya sesuai wilayah setempat
berkarya sesuai wilayah setempat

4 4.1 Membuat karya kerajinan dan 1. Menyebutkan alat-alat yang diperlukan untuk
pengemasan dari bahan limbah membuat kemasan untuk produk kerajinan dari
organik lunak atau keras berdasarkan bahan limbah anorganik lunak atau keras
desain sesuai wilayah setempat 2. Menyebutkan bahan-bahan yang diperlukan untuk
membuat kemasan produk kerajinan dari bahan
limbah anorganik lunak atau keras
3. Menyiapkan alat dan bahan untuk membuat kemasan
produk kerajinan dari bahan limbah anorganik lunak
atau keras

26
4. Membuat kemasan untuk produk kerajinan dari
bahan limbah anorganik sesuai desain yang dibuat

C. Tujuan Pembelajaran

KI-1 dan KI-2

Peserta didik diharapkan:


1.1.1 Menunjukan rasa syukur atas keberagaman produk kerajinan dari bahan limbah
organik di daerah setempat sebagai anugerah tuhan dengan rasa bangga
2.1.1 menunjukan rasa antusias dalam menggali informasi tentang keberagaman karya
kerajinan daerah setempat sebagai wujud cinta tanah air dan bangga pada produk
indonesia

KI-3 dan KI-4

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran pengolahan minuman segar peserta


didik diharapkan dapat:
3.1.1 Membuat desain kemasan untuk produk kerajinan dari bahan limbah anorganik
lunak atau keras berdasrakan konsep di daerah setempat
4.1.1. Menyebutkan alat-alat yang diperlukan dalam proses membuat kemasan untuk produk kerajinan dari
bahan limbah anorganik lunak atau keras
4.1.2. Menyebutkan bahan-bahan yang diperlukan dalam proses membuat kemasan untuk produk kerajinan
dari bahan limbah anorganik lunak atau keras
4.1.3. Menyiapkan alat dan bahan dalam proses pembuatan kemasan hasil produk kerajinan dari bahan limbah
anorganik lunak atau keras
4.1.4. Membuat kemasan dari bahan limbah anorganik sesuai desain yang dibuat

D. Materi Pembelajaran

Pertemuan Kesatu
1. Pengertian Kerajinan,kemasan dari limbah anorganik lunak atau keras
2. Mengenalkan jenis produk kerajinan dan pengemasan dari bahan limbah anorganik lunak atau
keras di daerah setempat
3. Manfaat Penggunaan limbah anorganik bagi lingkungan daerah setempat
4. Manfaat Pembuatan kemasan untuk hasil produk kerajinan
5. Teknik pembuatan kemasan limbah anorganik
6. Membuat kemasan untuk produk kerajinan dari limbah anorganik lunak atau keras

27
E. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan problem based leraning

Kompetensi Dasar : 3.3. Memahami desain kerajinan dari bahan limbah anorganik
lunak atau keras berdasarkan konsep dan prosedur
wilayah setempat
4.3. Membuat karya kerajinan dan pengemasan dari bahan limbah
anorganik lunak atau keras berdasarkan desain sesuai wilayah
setempat
Topik : Kerajinan ( membuat kemasan produk kerajinan )
Sub Topik : Kemasan untuk produk kerajinan dari bahan limbah anorganik
Tujuan : 1. Menyampaikan pendapat tentang keragaman dari bahan
limbah anorganik sebagai ungkapan rasa bangga dan wujud
rasa syukur kepada tuhan serta bangsa Indonesia
2. Mengidentifikasi fungsi,bahan,alat dan proses yang
digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan
limbah anorganik diwilayah setempat berdasarkan rasa ingin
tahu dan peduli lingkungan
3. Merancang pembuatan karya kerajinan dari bahan limbah
anorganik dan karya modifikasi nya berdasarkan originalitas
ide dan cita rasa estetis diri sendiri
4. Membuat,menguji dan mempresentasikan karya kerajinan
bahan limbah anorganik diwilayah setempat berdasarkan
teknik dan prosedur yang tepat dengan disiplin dan tanggung
jawab
AlokasiWaktu : 1x TM

FASE-FASE KEGIATAN PEMBELAJARAN


Fase 1 Masalah tersebut dapat disajikan dalam bentuk
Orientasi peserta didik kepada masalah gambar,diagram,film pendek,atau power point
Fase 2 a. Melalui kegiatan Tanya jawab ( menanya )
Mengorganisasikan peserta didik b. Guru mengorganisasi peserta didik untuk
belajar dalam bentuk diskusi kelompok kecil
Fase 3 a. Guru member bimbingan kepada peserta didik
Membimbing penyelidikan individu dan untuk melakukan penyelidikan atau
kelompok eksperimen
b. Kelompok peserta didik melakukan
eksperimen berdasarkan rancangan yang tidak
mereka kenal dengan bimbingan guru (
experimenting )
Fase 4 Peseta didik dalam kelompok mengembangkan
Mengembangkan dan menyajikan hasil laporan hasil penilaian sesuai format yang telah
karya disepakati ( mengkomunikasikan )
Fase 5 a. Guru bersama peserta didik menganalisis dan
Menganalisa dan mengevaluasi proses mengevaluasi terhadap pemecahan masalah
pemecahan masalah yang dipresentasikan soleh setiap kelompok
maupun terhadap seluruh aktivitas
pembelajaran yang dilakukan
b. Guru memberikan penguatan ( mengasosiasi )
terkait penguasaan pengetahuan atau konsep
tertentu

28
F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran

1. Media : Gambar-gambar tentang produk hasil kerajinan dan pengemasan


kerajinan dari bahan limbah organik lunak atau keras.
2. Alat dan bahan : Pisau Cutter,Gunting,Lem,Kardus bekas,
3. Lembar Kerja Siswa,
4. Materi ajar : Kerajinan ( Kemasan untuk Produk dari bahan limbah organik )
5. Video berisi materi ajar dari internet yang relevan terkait dengan proses pembuatan produk
kerajinan dari bahan limbah organik.
6. Contoh produk kerajinan dari bahan organik.
7. Bahan dan alat praktik
No Jenis Jumlah Satuan
A Bahan
1 Kardus bekas 1 lembar
B Alat
1 Pisau Cutter 1 Buah
2 Gunting 1 Buah
3 Lem 1 Botol

1. Sumber Belajar
a. Kemdikbud.2014.Prakarya SMP/ MTs Kelas VII. Kemdikbud RI.Jakarta (hal: …)
b. Kemdikbud.2014.Buku Guru Prakarya SMP/ MTs Kelas VII. Kemdikbud RI .Jakarta (hal:…)

G. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Kesatu

1. Kegiatan Pendahuluan (8 menit)


a. Guru mengucapkan salam.
b. Berdoa.
c. Guru mengecek kehadiran peserta didik.
d. Guru memotivasi peserta didik secara fisik dan mental dalam menyiapkan peserta didik untuk
mengikuti pembelajaran, misalnya: melalui media chart/gambar-gambar/produk kerajinan
dan kemasan dari bahan limbah anorganik lunak atau keras
e. Guru mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan contoh-contoh produk kerajinan dan
kemasan dari bahan limbah anorganik lunak atau keras dalam chart/gambar
f. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
g. Guru menyampaikan cakupan materi pembelajaran untuk pertemuan pertama tentang :
pengertian, jenis, manfaat produk kerajinan dan kemasan dari bahan limbah organik lunak
atau keras.

2. Kegiatan Inti (60 menit)


a. Mengamati
Peserta didik dipandu oleh guru dalam kelompok, mengamati beberapa contoh
minuman segar melalui video tentang minuman segar/chart/gambar dan beberapa
contoh :

1. Tempat Permen ( berasal dari bagian bawah botol minuman bersoda )

29
( sumber : gambar di ambil dari www.google.com/barang kerajinan dari bahan
anorganik )

2. Tempat Pensil/pulpen / spidol ( berasal dari bekas kaleng minuman bersoda )

( sumber : gambar di ambil dari www.google.com/barang kerajinan dari bahan


anorganik )

3. Celengan / tempat uang ( berasal dari kaleng bekas susu formula anak )

( sumber : gambar di ambil dari www.google.com/barang kerajinan dari bahan


anorganik )

b. Menanya
1. Peserta didik dipandu oleh guru merumuskan pertanyaan, misalnya:
a). “limbah anorganik apa saja yang dapat diolah menjadi benda kerajinan ?”
b). “Bagaimana cara membuatnya?”

2. Peserta didik mengemukakan hipotesis misalnya: Banyak jenis limbah yang ada dilingkungan
sekitar yang bisa diolah/dibuat menjadi benda kerajinan dan kemasan dan produk hasil
kerajinan. Untuk membuktikan hipotesis tersebut maka peserta didik melakukan kegiatan
mengumpulkan data atau informasi.

c. Mencoba / mengumpulkan data atau informasi


Peserta didik berkelompok, mengisi lembar kerja (tabel) yang telah disiapkan oleh
guru dengan membaca buku siswa, buku referensi yang disiapkan oleh guru
ataupun ditemukan oleh siswa dan handout materi ajar untuk mendapatkan
data/informasi untuk menjawab pertanyaan,diantaranya: pengertian, jenis, manfaat
tahapan pembuatan, penyajian dan kemasan untuk produk hasil kerajinan dari
bahan limbah anorganik.

d. Mengasosiasi / menganalisis data atau informasi


Peserta didik dengan bimbingan guru menganalisis data yang dikumpulkan sendiri atau data
yang diberikan oleh guru untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan. Sebagai
contoh, peserta didik menyimpulkan bahwa kemasan untuk produk hasil kerajinan adalah

30
untuk mengurangi polusi dan sampah,meningkatkan kreatifitas,menghasilkan nilai ekonomi
dll,.
e. Mengkomunikasikan
Peserta didik/wakil dari setiap kelompok mempresentasikan kesimpulan tentang konsep yang
telah dikonstruksikan oleh peserta didik dalam kelompoknya berkaitan dengan kemasan untuk
produk kerajinan dari bahan limbah anorganik, sebagai contoh: peserta didik
mempresentasikan pengertian, jenis, manfaat,teknik pembuatan, teknik pengolahan, dan
pengemasan di daerah setempat.

3. Kegiatan Penutup (12 menit)

a. Peserta didik dibimbing guru merefleksi seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan dan
menyimpulkan konsep yang telah dikonstruksi oleh peserta didik berkaitan dengan kemasan
untuk produk hasil kerajinan dari limbah anorganik lunak atau keras, misalnya: Kaleng
bekas minuman soda,botol plastic bekas minuman,karena limbah-limbah tersebut
memerlukan waktu yang sangat lam untuk melebur dengan tanah.
b. Peserta didik dengan bimbingan guru merefleksi sikap spiritual dan sosial yang dapat
terbentuk pada diri peserta didik melalui aktivitas pembelajaran, misalnya: sikap bersyukur
kepada Tuhan dengan meningkatkan kreatifitas,nilai seni,ekonomi dan keuntungan untuk
daerah setempat serta rasa ingin tahu dan santun dalam menggali informasi tentang
kemasan untuk produk hasil kerajinan dari limbah anorganik lunak atau keras.
c. Guru melakukan refleksi dengan memberikan pertanyaan lisan berkaitan dengan materi
pembelajaran, misalnya:”Anak-anak, kalian telah belajar tentang kemasan untuk produ
kerajinan berbahan limbah anorganik lunak atau keras. Coba jelaskan apa yang dimaksud
dengan kemasan untuk produk kerajinan dari bahan limbah anorganik lunak dan keras !”,
dsb.
d. Peserta didik menerima tugas dari guru untuk melakukan observasi dan wawancara terhadap
pembuat kemasan untuk produk hasil kerajinan daerah mereka.
e. Kegiatan penutup diakhiri dengan guru memberikan informasi kepada peserta didik tentang
materi/kompetensi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.

H. Penilaian
Dapat dilihat pada lampiran – lampiran

1. Kompetensi Sikap Spiritual


a. Teknik Penilaian : Observasi
b. Bentuk Instrumen : Lembar Observasi
c. Kisi-kisi
No. Butir Nilai Indikator Jumlah
(Sikap Spiritual) Butir
Menghargai keberagaman produk Menunjukan rasa syukur atas
kerajinan di daerah setempat dan keberagaman produk kerajinan
1 nusantara sebagai anugerah tuhan di daerah setempat dan nusantara 1
sebagai anugerah tuhan dengan
rasa bangga

d. Instrumen :
e. Petunjuk Penghitungan Skor :

31
2. Kompetensi Sikap Sosial
a. Teknik penilaian : observasi
b. Bentuk instrumen : lembar observasi
c. Kisi-kisi

No. Butir Nilai Indikator Jumlah


(Sikap Sosial) Butir
1 2.1 Menghargai rasa ingin tahu 1. Suka bertanya kepada guru
dan sikap santun dalam dalam pembelajaran
menggali informasi tentang keberagaman karya kerajinan
keberagaman karya kerajinan daerah setempat.
daerah setempat sebagai wujud
cinta tanah air dan bangga pada
2. Tidak puas pada jawaban
1
produk indonesia yang diberikan guru saat
bertanya dalam
pembelajaran keberagaman
karya kerajinan daerah
setempat
3. Menggunakan bahasa
yang baik saat
berkomunikasi dalam
pembelajaran pembuatan
keberagaman karya
kerajinan daerah setempat
1
di daerah setempat.
4. Tidak menyela pembicaraan
saat berkomunikasi dalam
pembelajaran keberagaman
karya kerajinan daerah setempat
di daerah setempat.

d. Instrumen : lihat Lampiran 2A, 2B, 2C, 2D, 2E, dan 2F


e. Petunjuk Penghitungan Skor : lihat Lampiran 3

3. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian : Tes tertulis
b. Bentuk instrument : Soal uraian
c. Kisi-kisi
Jumlah Nomor
No Indikator Butir Butir
Soal Soal
1. Menjelaskan pengertian minuman segar dengan benar. 1 1
2. Mengidentifikasi jenis minuman segar di daerah setempat dari 1 2
buah dan sayuran dengan benar.
3. Mengidentifikasi bahan buah dan sayuran sebagai untuk 1 3
minuman segar di daerah setempat dengan benar.
4. Mendeskripsikan manfaat/ kandungan buah dan sayuran 1 4
sebagai bahan minuman segar di daerah setempat dengan benar.
5. Mendeskripsikan 5 macam teknik pengolahan minuman segar di daerah 1 5
setempat dari buah dan sayuran dengan benar.
6. Mendeskripsikan rancangan pengolahan minuman segar es 1 6
kelapa muda dengan benar.
7. Mengidentifikasi alat yang dibutuhkan untuk pengolahan 1 7
minuman segar es kelapa muda dengan benar.
8. Mendeskripsikan proses pengolahan minuman segar es kelapa muda dengan 1 8
benar.

32
JUMLAH 10 10
d. Instrumen : lihat Lampiran 4A
e. Petunjuk Penghitungan Skor : lihat Lampiran 4B

4. Keterampilan
a. Teknik Penilaian : Praktik
b. Bentuk Instrumen : Lembar Pengamatan Praktik
c. Kisi-kisi
No Aspek Indikator Deskriptor
A Proses Ide gagasan Ide gagasan didasari oleh potensi pangan
lokal dan kebutuhan masyarakat.
Kreativitas Berfokus pada proses berfikir sehingga
memunculkan ide-ide unik dan kreatif.
Kesesuaian materi, Materi, teknik dan prosedur bersesuaian.
teknik dan prosedur
B Produk Uji karya/rasa Harapan dan produk yang dihasilkan
sesuai.
Kemasan/penyajian Menarik, praktis dan higienis.
Kreativitas bentuk laporan Cakupan komponen laporan lengkap
disampaikan.
Presentasi/penampilan Presentasi dengan percaya diri.
C Sikap Mandiri Tidak tergantung orang lain dalam
menuelesaikan tugas.
Disiplin Waktu menyelesaikan tugas tepat.
Tanggung jawab Memperhatikan keselamatan kerja.
d. Instrumen : lihat Lampiran 5A dan 5B
e. Rubrik Penilaian : lihat Lampiran 5C

Gegesik, Juli 2018 / 2019


Mengetahui,
Kepala SMPN 3 Gegesik Guru Mata Pelajaran

Hj. MAHMUDAH, S. Ag, MM. ANDRI, S.Pd.I


NIP. 19600817 198603 2 015

33
LAMPIRAN – LAMPIRAN
Penilaian setiap mata pelajaran meliputi kompetensi pengetahuan, kompetensi keterampilan,
dan kompetensi sikap. Kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan menggunakan skala 1–
4 (kelipatan 0.33), yang dapat dikonversi ke dalam Predikat A - D sedangkan kompetensi sikap
menggunakan skala Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (K), seperti pada Tabel 1 di
bawah ini.
Tabel 1 : Konversi Kompetensi Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap
PREDIKAT NILAI KOMPETENSI
PENGETAHUA KETERAMPILA SIKAP
N N
A 4 4 SB
A- 3.66 3.66
B+ 3.33 3.33 B
B 3 3
B- 2.66 2.66
C+ 2.33 2.33 C
C 2 2
C- 1.66 1.66
D+ 1.33 1.33 K
D 1 1

Penilaian yang dilakukan untuk mengisi laporan pencapaian kompetensi ada 3 (tiga) macam,
yaitu:
1. Penilaian Kompetensi Pengetahuan
a. Penilaian Kompetensi Pengetahuan dilakukan oleh Guru Mata Pelajaran (Pendidik)
b. Penilaian Pengetahuan terdiri atas:
1) Nilai Harian (NH)
2) Nilai Ulangan Tengah Semester (UTS)
3) Nilai Ulangan Akhir Semester (UAS)
c. Nilai Harian (NH) diperoleh dari hasil ulangan harian yang terdiri dari: tes tulis, tes
lisan, dan penugasan yang dilaksanakan pada setiap akhir pembelajaran satu
Kompetensi Dasar (KD).

34
d. Nilai Ulangan Tengah Semester (NUTS) diperoleh dari hasil tes tulis yang
dilaksanakan pada tengah semester. Materi Ulangan Tengah Semester mencakup
seluruh kompetensi yang telah dibelajarkan sampai dengan saat pelaksanaan UTS.
e. Nilai Ulangan Akhir Semester (NUAS) diperoleh dari hasil tes tulis yang
dilaksanakan di akhir semester. Materi UAS mencakup seluruh kompetensi pada
semester tersebut.
f. Penghitungan Nilai Pengetahuan diperoleh dari rata-rata Nilai Proses (NP),
Ulangan Tengah Semester (UTS), Ulangan Akhir Semester (UAS)/Ulangan
Kenaikan Kelas (UKK) yang bobotnya ditentukan oleh satuan pendidikan.
g. Penilaian Kompetensi pengetahuan dapat menggunakan rentang nilai seperti pada
tabel 2 untuk membantu guru dalam menentukan nilai.

Tabel 2 : Rentang Nilai Kompetensi Pengetahuan


No. Nilai Predikat
1 0,00 ˂ Nilai ≤ 1,00 D.
2 1,00 ˂ Nilai ≤ 1,33 D+
3 1,33 ˂ Nilai ≤ 1,66 C-.
4 1,66 ˂ Nilai ≤ 2,00 C
5 2,00 ˂ Nilai ≤ 2,33 C+
6 2,33 ˂ Nilai ≤ 2,66 B-
7 2,66 ˂ Nilai ≤ 3,00 B
8 3,00 ˂ Nilai ≤ 3,33 B+
9 3,33 ˂ Nilai ≤ 3,66 A-
10 3,66 ˂ Nilai ≤ 4,00 A

h. Penghitungan Nilai Pengetahuan adalah dengan cara :


1) Menggunakan skala nilai 0 sd 100.
2) Menetapkan pembobotan dan rumus.
3) Penetapan bobot nilai ditetapkan oleh satuan pendidikan dengan
mempertimbangkan karakteristik sekolah dan peserta didik.
4) Nilai harian disarankan untuk diberi bobot lebih besar dari pada UTS dan UAS
karena lebih mencerminkan perkembangan pencapaian kompetensi peserta
didik. Jumlah Nilai (NH, NUTS, NUAS x 4
Jumlah nilai maksimal
35
5) Rumus:

6) Contoh : Pembobotan 2 : 1 : 1 untukNH : NUTS : NUAS (jumlah


perbandingan pembobotan = 4
Siswa A memperoleh nilai pada Mata Pelajaran Agama dan Budi pekerti
sebagai berikut:
NH = 70,
NUTS = 60,
NUAS = 80
Nilai Rapor = {(2x70)+(1x60)+(1x80)} : 4
= (140+60+80) : 4
= 280: 4
Nilai Rapor = 70
Nilai Konversi = (70 :100) x 4 = 2,8 = Baik
Deskripsi = sudah menguasai seluruh kompetensi denganbaik namun
masih perlu peningkatan dalam .... ( dilihat dari Nilai Harian yang kurang baik
atau pengamatan dalam penilaian proses ).
2. Penilaian Keterampilan
a. Penilaian Keterampilan dilakukan oleh Guru Mata Pelajaran (Pendidik).
b. Penilaian Keterampilandiperoleh melalui penilaian kinerja yang terdiri atas:
1) NilaiPraktik
2) Nilai Portofolio
3) Nilai Proyek
c. Penilaian Keterampilan dilakukan pada setiap akhir menyelesaikan satu KD.
d. Penentuan Nilaiuntuk Kompetensi Keterampilanmenggunakan rentang nilai
seperti penilaian Pengetahuan pada tabel 2
e. Penghitungan Nilai Kompetensi Keterampilan adalah dengan cara:
1) Menetapkan pembobotan dan rumus penghitungan
2) Menggunakan skala nilai 0 sd 100.
3) Pembobotan ditetapkan oleh Satuan Pendidikan dengan mempertimbangkan
karakteristik sekolah dan peserta didik.

36
4) Nilai Praktik disarankan diberi bobot lebih besar dari pada Nilai Portofolio
dan Proyek karena lebih mencerminkan proses perkembangan pencapaian
kompetensi peserta didik.
Jumlah Nilai (Praktik, Portofolio, Projek)x 4
Jumlah nilai maksimal
5) Rumus:

6) Contoh Penghitungan
Pembobotan 2 : 1 : 1 untuk Nilai Praktik : Nilai Portofolio : Nilai Proyek
(jumlah perbandingan pembobotan = 4
Siswa A memperoleh nilai pada Mata Pelajaran Agama dan Budi pekerti
sebagai berikut :
Nilai Praktik = 80
Nilai Portofolio = 75
Nilai Proyek = 80
Nilai Rapor = (2x800 + (1x75) + (1x80) X 4
400
= (160+75+80) X 4
400
Nilai Rapor = (315:400) X 4
Nilai Konversi = 3,15 = B+
Deskripsi = sudah baik dalam mengerjakan praktik dan
proyek, namun masih perlu ditingkatkan kedisiplinan merapikan tugas-
tugas dalam satu portofolio.

37
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP N 3 Gegesik


Kelas/Semester : VIII/Genap
Mata Pelajaran : Prakarya ( Teknologi Rekayasa )
Materi Pokok : Produk rekayasa penghasil bunyi yang
dibuat berdasarkan komponen
elektronika aktif dan pasif(: Membuat bel
dengan teknologi mekanik)
Alokasi Waktu : 4 X Pertemuan (8 Jam Pelajaran)

A Kompetensi Inti:
. 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong),
santun, ercaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi,
dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1.1 Menghargai keberagaman 1.1.1 Bersyukur kepada Tuhan atas anugerah
produk rekayasa di daerah keberagaman produk bel dengan teknologi
setempat sebagai anugerah mekanik di daerah setempat.
Tuhan 1.1.2 Merefleksi tulisan tentang bel di daerah setempat.
2.1 Menunjukkan rasa ingin tahu dan 2.1.1 Dalam menyampaikan pendapat dalam berdiskusi
sikap santun dalam menggali dengan santun.
informasi tentang keberagaman 2.1.1 Menyatakan perbedaan pendapat secara sopan
produk rekayasa daerah setempat saat berdiskusi dalam kelompok.
sebagai wujud cinta tanah air dan
bangga pada produk Indonesia
3.3 Memahami prosedur rekayasa 3.3.1 Mampu membuat desain inovatif bel dengan
yang digunakan sebagai produk teknologi mekanik
sederhana dengan teknologi 3.3.2 Mampu menjelaskan desain mainan dengan
mekanik teknologi mekanik

3.4 Mengidentifikasi bahan, material 3.4.1 Berdasarkan desain asli peserta didik mampu
dan alat bantu yang digunakan menentukan kebutuhaan peralatan untuk
sebagai mainan dengan teknologi membuat produk mainan dengan teknologi
mekanik yang ada di daerah mekanik.
setempat dan daerah lain Berdasarkan pengamatan model mainan dengan
3.4.2 teknologi mekanik peserta didik dapat
menyimpulkan alat dan bahan mainan dengan
teknologi mekanik

38
4.4 Mencoba membuat mainan 4.4.1 Mendesain mainan dengan teknologi mekanik.
menggunakan teknologi mekanik
4.4.2 Mendeskripsikan alat dan bahan mainan dengan
teknologi mekanik.
4.4.3 Membuat langkah-langkah/prosedur kerja
pembuatan mainan dengan teknologi mekanik.

. B. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian pembelajaran peserta didik akan:
1. Menunjukkan sifat syukur kepada Tuhan atas anugerah keberagaman produk mainan
dengan teknologi mekanik
2. Merefleksi tulisan tentang mainan dengan teknologi mekanik
3. Menyampaikan pendapat dalam diskusi dengan percaya diri
4. Menyampaikan pendapat dalam diskusi dengan sopan
Pertemuan pertama
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
1. Membuat prosedur rekayasa yang digunakan sebagai produk sederhana mainan dengan teknologi
mekanik
2. Membuat gambar rangkaian mainan dengan teknologi mekanik dengan menghargai pendapat peserta
didik lain
3. Merencanakan berbagai bentuk desain produk alat berputar dengan benar

Pertemuan kedua
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
1. Mempersiapkan alat yang dibutuhkan dalam membuat mainan dengan teknologi mekanik dengan
cermat.
2. Memahami fungsi alat dan bahan yang dibutuhkan dalam membuat mainan dengan teknologi mekanik
dengan percaya diri

Pertemuan ketiga
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
1. Memutuskan langkah-langkah/ prosedur kerja membuat bel dengan teknologi mekanik
2. Memasang dudukan motor DC pada tempat baterai.
3. Memasang dudukan roda pada tempat baterai.

Pertemuan keempat
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
1. Merakit bel dengan teknologi mekanik secara benar dan cermat .
2. Melakukan pengawatan dengan memperhatikan keselamatan kerja dengan tepat.

Pertemuan kelima
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
1. Menguji hasil produk bel dengan teknologi mekanik.
2. Membuat kemasan dengan kreatif

D Materi ajar
. Membuat bel dengan teknologi mekanik
1. Perencanaan

39
Gambar rangkaian bel sederhana dengan teknologi mekanik

-
2. Alat dan bahan bel sederhana dengan teknologi mekanik.
a. Alat : 1. Palu → Untuk membuat rangka bel sederhana
2.Gergaji → Memotong balok atau sejenisnya
3. Gunting → untuk memotong kaleng atau sejenisnya
4. Meteran → untuk mengukur panjang balok kayu yang digunakan
Untuk rangka bel sederhana
b.Bahan
1. Motor Listrik Arus DC
2. Saklar
3. Tempat baterai
4. Baterai
5. Papan/kayu yang sudah dipotong
6. Paku
7. Tutup botol sirop
8. Karet
9. kabel
10. kaleng
11. Lidi
Fungsi bahan yang digunakan:
 Baterai berfungsi sebagai sumber arus listrik
 Micro switch berfungsi untuk saklar peka terhadap sentuhan
 Motor DC berfungsi merubah energy listrik menjadi energy putar
 Kabel tunggal berfungsi untuk menghubung bahan motor DC, micro switch, tempat baterai
 Kabel berwarna merah untuk menghubung kutub baterai positif
 Kabel berwarna hitam untuk menghubung kutub baterai negatif
 Lidi untuk memukul kaleng
 Kaleng merupakan sumber bunyi

3. Langkah-langkah/prosedur kerja
 Menyiapkan rangkaian bel dengan teknologi mekanik.
 Menyiapkan alat dan bahan bel dengan teknologi mekanik.
 Dalam langkah/prosedur keselamatan kerja yang diutamakan

4. Praktik membuat bel dengan teknologi mekanik


 Siapkan tutup botol syrup yang terbuat dari seng atau sejenisnya
Kemudian ratakan dengan palu
 Selanjutnya lubangi dengan paku , lubang harus tepat pada ujung motor listrik DC
 Gunting tutup botol yang sudah diratakan dengan gunting seng lalu buat lubang di ujung
Untuk memasang lidi

 Ikat kaleng dengan karet pada ujug kayu ketiga


 Ambil motor listrik DC ,kemudian masukkan kedalam lubang tutup botol yang
ditengah sehingga bentuknya seperti baling-baling
 Ikat motor listrik DC dengan karet pada rangka bel sederhana.
 Siapkakan tempat baterai dan baterai pasang sesuai dengan kutub positip dan negatip
 Ikat tempat baterai pada rangka bel
 Sambungkan salah satu kabel dari baterai ke saklar , kabel yang satunya kemotor listrik

40
 Pembuatan bel sderhana selesai. Siap uji dengancara menekan tombol on/off

E. Metode pembelajaran
 Metode saintifik
 Pembelajaran kooperatif
F Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
1. Pendahuluan (10 menit)
 Berdoa, salam dan mengecek kehadiran peserta didik.
 Apresiasi
Guru bertanya kepada peserta didik mengenai gambar simbol bahan pembuat
bel sederhana dengan teknologi mekanik.
 Motivasi
Guru bertanya mengenai hambatan yang mungkin ditemui peserta didik
 Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru menjelaskan cakupan materi gambar rangkaian Bel sederhana dengan teknologi mekanik.

2. Kegiatan inti (60 menit)


Mengamati
 Peserta didik mengamati keragaman produk rekayasa di daerah setempat
sebagai anugerah Tuhan
 Peserta didik membaca dan mencari sumber belajar secara mandiri tentang
sistem perencanaan mainan dengan teknologi mekanik dengan jujur.
Menanya
 Peserta didik membuat kelompok kecil (4 siswa) berdiskusi membuat rumusan bentuk
desain rangkaian Bel sederhana dengan teknologi mekanik
Mencoba
 Peserta didik mengumpulkan data hasil rumusan bentuk desain rangkaian Bel sederhana
dengan teknologi mekanik

3. Penutup (10 menit)


a. Simpulan
 Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan rumusan
Bel dengan teknologi mekanik
 Peserta didik diberikan arahan tentang pemahaman gambar rangkaian
dengan teknologi mekanik
b. Evaluasi
 Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang gambar rangkaian
Bel sederhana dengan teknologi mekanik
c. Refleksi
 Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang telah
berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan memberi
wawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
 Peserta didik diberi mencatat tugas-tugas kegiatan yang diberikan guru dan
informasi rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
e. Penutup

41
 Berdo’a dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

Pertemuan kedua
1. Pendahuluan (10 menit)
 Berdoa, salam dan mengecek kehadiran peserta didik.
 Apresiasi
Guru bertanya kepada peserta didik mengenai alat dan bahan pembuat bel
dengan teknologi mekanik.
 Motivasi
Guru bertanya mengenai hambatan yang mungkin menjadi masalah bagi peserta didik
 Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru menjelaskan cakupan materi alat dan bahan bel dengan teknologi mekanik.

2. Kegiatan inti (60 menit)


Mengamati
 Peserta didik membaca dan mencari sumber belajar secara mandiri tentang
alat dan bahan mainan dengan teknologi mekanik dengan percaya diri.
Menanya
 Peserta didik berkelompok untuk mengidentifikasi bahan Bel sederhana
dengan teknologi mekanik

 Peserta didik berdiskusi tentangi bahan Bel sederhana dengan teknologi mekanik
Mencoba
 Peserta didik mencoba merakit Bel sederhana dengan teknologi mekanik
Menalar
 Peserta didik mengumpulkan data alat dan bahan Bel sederhana dengan teknologi mekanik.

3. Penutup (10 menit)


a. Simpulan
 Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat
simpulan tentang alat Bel sederhana dengan teknologi mekanik
 Peserta didik diberikan arahan tentang bahan dan alat
Bel sederhana dengan teknologi mekanik
b. Evaluasi
 Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik fungsi bahan dan alat
untuk pembuatan Bel sederhana dengan teknologi mekanik
c. Refleksi
 Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung. Apakah
pembelajaran menarik, menyenangkan dan memberi wawasan lebih pada siswa.

d. Tindak Lanjut
 Peserta didik mencatat tugas rumah untuk membuat tata letak bahan Bel sederhana
dengan teknologi mekanik.
e. Penutup
 Berdo’a dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

Pertemuan ketiga
1. Pendahuluan (10 menit)

42
 Berdoa, salam dan mengecek kehadiran peserta didik.
 Apresiasi
Guru bertanya kepada peserta didik mengenai langkah kerja pembuat
Bel sederhana dengan teknologi mekanik.
 Motivasi
Guru bertanya mengenai hambatan yang mungkin menjadi masalah bagi peserta didik
 Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru menjelaskan cakupan materi alat dan bahan Bel sederhana dengan teknologi mekanik.

2. Kegiatan inti (60 menit).


Mengamati
 Peserta didik membaca dan mencari sumber belajar secara mandiri langkah/prosedur
pembuatan Bel sederhana dengan teknologi mekanik.
Menanya
 Peserta didik berkelompok melakukan persiapan sesuai deskripsi tugas masing-masing
untuk membuat Bel sederhana dengan teknologi mekanik
 Peserta didik merumuskan tata letak kawat dudukan motor Bel sederhana dengan
teknologi mekanik
Mencoba
 Peserta didik melakukan observasi tata letak dudukan motor yang dipasang pada
tempat baterai dengan benar dengan memperhatikan keselamatan kerja.
 Peserta didik mengamati bahan-bahan pembuatan Bel sederhana dengan
teknologi mekanik

Menalar
 Peserta didik secara kelompok merumuskan letak motor listrik pada rangka rakitan
Bel sederhana dengan benar dengan memperhatikan keselamatan kerja.
 Peserta didik merumuskan letak kabel saklar ke baterai.
 Peserta didik merumuskan letak pemasangan kabel ke motor listrik.

Mencipta

 Peserta didik secara kelompok meratakan tutup botol syrup pada perakitan
Bel sederhana dengan teknologi mekanik
 Peserta didik melubangi tutup botol dengan paku ,( lubang harus tepat pada
ujung motor listrik DC)
 Peserta didik secara kelompok melakukan pengguntingan tutup botol yang
sudah diratakan ,dengan gunting seng ,lalu buat lubang di ujun Untuk memasang lidi
 Peserta didik secara kelompok mengIkat kaleng dengan karet pada ujung kayu ketiga
 Peserta didik secara kelompok memaskkan motor listrik DC , kedalam lubang
tutup botol yang ditengah sehingga bentuknya seperti baling-baling

 Peserta didik secara kelompok melakukan pengikatan motor listrik DC dengan karet
pada rangka Bel sederhana.
 Peserta didik secara kelompok menyiapkan tempat baterai dan baterai memasangnya
sesuai dengan kutub positip dan negatip
 Peserta didik secara kelompok mengikat tempat baterai pada rangka Bel sederhana
 Peserta didik secara melakukan penyambungkan salah satu kabel dari baterai ke saklar ,
kabel yang satunya kemotor listrik

43
 Peserta didik secara melakukan melakukan. Uji coba keberhasilan menyelesaikan rakitan
Bel sederhana dengan teknologi mekanik cara menekan tombol on/off

3. Penutup (10 menit).


a. Simpulan
 Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan ketepatan
didik melubangi tutup botol dengan paku ,( lubang harus tepat pada ujung motor listrik DC).
 Peserta didik diberikan arahan pemahaman pemasangan motor DC.
b. Evaluasi
 Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang teknik pemasangan bahan
Bel sederhana dengan teknologi mekanik.
c. Refleksi
 Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
 Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan memberi wawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
 Peserta didik mencatat tugas-tugas kegiatan yang diberikan guru
dan informasi rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya
e. Penutup
 Berdo’a dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran

Pertemuan keempat
1. Pendahuluan (10 menit).
 Berdoa, salam dan mengecek kehadiran peserta didik.
 Apresiasi
Guru bertanya kepada peserta didik mengenai teknik dalam membuat Bel sederhana
dengan teknologi mekanik.
 Motivasi
Guru bertanya mengenai hambatan yang mungkin menjadi masalah bagi peserta didik
 Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru menjelaskan cakupan materi merakit Bel sederhana dengan
teknologi mekanik dengan mempertimbangkan keselamatan kerja. .
C. Penilaian Hasil Belajar
Penilaian disusun berdasarkan KI dan KD dan disusun menjadi tabel kisi-kisi instrumen berikut:

Penilaian
No Aspek Indikator Butir yang dinilai
Teknik Instrumen
1 Spiritual Bersyukur kepada Tuhan  Cinta tanah air Observasi Lembar
atas anugerah  Rasa syukur penilaian
keberagaman  Percaya diri ovservasi
produk Bel
sederhana Lamp. 1
dengan teknologi
mekanik.
di daerah setempat.
 Merefleksi tulisan tentang
mainan di daerah setempat.

2 Sosial  menyajikan  Menghargai


(mempresentasikan) ide atau  Kerjasama

44
gagasan  Toleransi
3 Pengetahuan  Mampu membuat desain  Mendesin Test Soal test
inovatif Bel sederhana rangkaian uraian
dengan teknologi mekanik  Menjelaskan Lamp. 2
 Mampu menjelaskan desain  Analisis
kebutuhan
Bel sederhana dengan
teknologi
 Memahami
mekanikBerdasarkan desain
asli Bel sederhana dengan
teknologi mekanik.
 peserta didik mampu
menentukan kebutuhaan
peralatan untuk membuat
produk Bel sederhana
dengan teknologi
mekanik.Berdasarkan
pengamatan model Bel
sederhana dengan teknologi
mekanik.
 peserta didik dapat
menyimpulkan alat dan
bahan Bel sederhana dengan
teknologi mekanik

4 Ketrampilan Mendesain Bel sederhana  Ide/gagasan Observasi Lembar


dengan teknologi mekanik.  Kreatifitas penilaian
dengan teknologi mekanik.  Keseuaian ovservasi
 Mendeskripsikan alat dan prosedur kerja
bahan Bel sederhana Lamp. 3
 Uji karya
dengan teknologi mekanik.
 Estetika
 Membuat langkah-
langkah/prosedur kerja  Bentuk
pelaporan
pembuatan Bel sederhana
dengan teknologi mekanik.  Presentasi
 Merakit dan melakukan uji
coba Bel sederhana dengan
teknologi mekanik.

Lampiran 1
Pedoman Pengamatan
Lembar Penilaian di atas disusun berdasarkan asumsi bahwa pembelajaran merupakan
aktifitas peserta didik yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
Guru diharapkan untuk mengisi lembar observasi ini pada proses pembelajaran berlangsung.

Contoh Lembar Observasi Penilaian Spiritual dan Sosial


Butir penilaian
No. Nama Siswa
m

N
S
k

k
J

oa

Spiritual Sosial
l

i
l
ri

45
Cinta tanah air

Rasa syukur

Percaya diri

Menghargai

Kerjasama

Toleransi
1 2 3 4 5 6 7 8
1
2
3
4
5
6
7
8
9
dst

Skor terentang antara 1-4


Jumlah skor keseluruhan terentang antara 6 – 24.
Nilai 1 – 6 = Kurang
7 – 12 = Cukup
13 – 18 = Baik
19 – 24 = Sangat Baik

Lampiran 2. Contoh; Test Uraian.


Teknik Penilaian : Tes Tertulis
Bentuk Instrumen : Tes Uraian

CONTOH SOAL URAIAN


E. Soal
2. Sebutkan 4 macam alat untuk membuat rakitan bel sederhana dengan teknologi mekanik
3. Sebutkan macam-macam bahan untuk membuat bel sederhana dengan teknologi mekanik
4. Menjelaskan langkah-langkah merakit bel sederhana dengan teknologi i mekanik
5. Berikan penjelasan tentang fungsi alat yang digunakan dalam pembuatan
bel sederhana dengan teknologi i mekanik .

F. Kunci Jawaban
1,. Palu, gergaji, gunting seng, meteran
2.Motor listrik,saklar,dudukan baterai,

46
47
Penilaian Sikap
a. Penilaian Sikap (spiritual dan sosial) dilakukan oleh Guru Mata Pelajaran
(Pendidik)
b. Penilaian Sikapdiperoleh menggunakan instrumen:
1) Penilaian observasi
2) Penilaian diri sendiri
3) Penilaian antar peserta didik
4) Jurnal catatan guru
c. Nilai Observasi diperoleh dari hasil Pengamatan terhadap Proses sikap tertentu
pada sepanjang proses pembelajaran satu Kompetensi Dasar (KD)
d. Untuk penilaian Sikap Spiritual dan Sosial (KI-1danKI-2) menggunakan nilai
Kualitatif seperti pada tabel 3 sebagai berikut:

e. Tabel 3 : Rentang Nilai Kompetensi Sikap


No. Nilai Predikat Nilai Sikap
1 0,00 ˂ Nilai ≤ 1,00 D
2 1,00 ˂ Nilai ≤ 1,33 D+ KURANG
3 1,33 ˂ Nilai ≤ 1,66 C-.
4 1,66 ˂ Nilai ≤ 2,00 C CUKUP
5 2,00 ˂ Nilai ≤ 2,33 C+
6 2,33 ˂ Nilai ≤ 2,66 B-
7 2,66 ˂ Nilai ≤ 3,00 B BAIK
8 3,00 ˂ Nilai ≤ 3,33 B+
9 3,33 ˂ Nilai ≤ 3,66 A- SANGAT
BAIK
10 3,66 ˂ Nilai ≤ 4,00 A

f. Penghitungan Nilai Sikap adalah dengan cara :


1) menentukan Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 - 4, contoh :
1. = sangat kurang;
2. = kurang konsisten;
3. = mulai konsisten;
4. = konsisten;

2) Menetapkan pembobotan dan rumus penghitungan

48
3) Pembobotan ditetapkan oleh Satuan Pendidikan dengan mempertimbangkan
karakteristik sekolah dan peserta didik
4) Nilai Proses atau Nilai Observasi disarankan diberi bobot lebih besar dari pada
Penilaian Diri Sendiri, Nilai Antarteman, dan Nilai Jurnal Guru karena lebih
lebih mencerminkan proses perkembangan perilaku peserta didik yang otentik.
5) Contoh : Pembobotan 2 : 1 : 1 : 1 untuk Nilai Observasi : Nilai Penilaian Diri
Sendiri : Nilai Antarteman : Nilai Jurnal Guru (jumlah perbandingan
pembobotan = 5.
6) Rumus penghitungan:

Jumlah nilai (Observasi,diri sendiri,antar teman,jurnal)


-------------------------------------------------------------------- x 4
Jumlah Nilai maksimal

Siswa A dalam mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti memperoleh :


Nilai Observasi = 4
Nilai diri sendiri = 3
Nilai antarpeserta didik = 3
Nilai Jurnal = 4
Nilai Rapor = {(2x4)+(1x3)+(1x3)+(1x4)} : 20 x 4
= (18:20) x 4 = 3, 6
Nilai Konversi = 3,6 = Sangat Baik
Deskripsi = Memiliki sikap SangatBaikselama dalam proses pembelajaran.

Gegesik, Juli 2018 / 2019


Mengetahui,
Kepala SMPN 3 Gegesik Guru Mata Pelajaran

Hj. MAHMUDAH, S. Ag, MM. ANDRI, S.Pd.I


NIP. 19600817 198603 2 015

49
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP N 3 Gegesik


Mata Pelajaran : Prakarya (Budidaya)
Kelas/Semester : VIII/Dua
Materi Pokok : Budidaya Ikan Konsumsi
Alokasi Waktu : 4 Pertemuan (8 JP)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong) santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan jangkauan
keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar
No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1. 1.1. Menghargai keberagaman hasil 1.1.1. Menunjukkan keberagaman hasil
budidaya di daerah setempat desain wadah budidaya ikan
sebagai anugerah Tuhan. konsumsi
1.1.2. Menunjukkan keunggulan hasil
desain wadah budidaya ikan
konsumsi
2. 2.1. Menunjukkan rasa ingin tahu dan 2.1.1. Mendeskripsikan keberagaman
sikap santun dan memiliki motivasi produk desain wadah budidaya
internal dalam menggali informasi ikan konsumsi daerah setempat
tentang keberagaman produk melalui paparan kalimat yang
budidaya daerah setempat sebagai santun dan mengandung rasa
wujud cinta tanah air dan bangga ingin tahu untuk menggali lebih
pada produk Indonesia. jauh.
2.1.2. Mendeskripsikan keunggulan
desain wadah budidaya ikan
konsumsi di daerah setempat
dengan percaya diri
2.2. Mengaplikasikan perilaku jujur, 2.2.1. Merancang kegiatan mendesain
percaya diri, dan mandiri dalam wadah budidaya ikan konsumsi
merancang dan melaksanakan dengan penuh percaya diri.
kegiatan budidaya.
2.2.2. Mempresentasikan langkah-

50
langkah mendesain wadah
budidaya ikan konsumsi secara
mandiri berdasarkan rancangan
budidaya yang telah disusun.
2.3.Menghargai kemauan bertoleransi, 2.3.1. Menjelaskan penggunaan alat dan
gotong royong, disiplin dan bahan yang digunakan dalam
bertanggung jawab dalam mendesain wadah budidaya ikan
penggunaan alat dan bahan, serta konsumsi secara teliti dan rapi.
teliti dan rapi saat melakukan 2.3.2. Menunjukkan penggunaan alat
berbagai kegiatan budidaya. mendesain wadah budidaya ikan
konsumsi dengan benar, penuh
kedisiplinan, dan bertanggung
jawab agar alat terpelihara dengan
baik.
3. 3.1. Mengidentifikasi desain wadah 3.1.1.Menjelaskan konsep mendesain
budidaya ikan konsumsi di wilayah wadah budidaya ikan konsumsi
setempat sesuai dengan kondisi wilayah
setempat.
3.1.2. Mengidentifikasi jenis-jenis
desain wadah budidaya ikan
konsumsi

3.1.3. Menjelaskan pengertian dari


beberapa macam desain wadah
budidaya ikan konsumsi

4 4.1 Mendesain wadah budidaya ikan 4.1.1. Memilih wadah budidaya ikan
konsumsi berdasarkan identifikasi konsumsi yang ada di wilayah
yang ada di wilayah setempat setempat.
4.1.2.Menentukan wadah ikan konsumsi
4.1.3 Melakukan pembuatan wadah
budidaya ikan konsumsi yang ada
di wilayah setempat sesuai konsep
dan prosedur yang benar.
4.1.4. Menyusun laporan hasil praktik
pembuatan wadah budidaya ikan
hias
4.1.5. Mempresentasikan laporan hasil
praktik.

C. Tujuan Pembelajaran:
Setelah peserta didik mengikuti serangkaian proses pembelajaran desain wadah
budidaya ikan konsumsi,diharapkan peserta didik dapat:
1. Menjelaskan konsep desain wadah budidaya ikan konsumsi
2. Mengidentifikasi jenis-jenis desain wadah budidaya ikan konsumsi
3. Menjelaskan pengertian dari beberapa macam wadah budidaya ikan konsumsi
4. Mengidentifikasi jenis, sarana produksi dan tekhnik pembuatan wadah budidaya ikan
konsumsi yang ada di wilayah setempat berdasarkan rasa ingin tahu dan peduli
lingkungan.

51
5. Merancang pembuatan wadah budidaya dan pemeliharaan ikan konsumsi berdasarkan
orisinalitas ide yang jujur terhadap diri sendiri
6. Membuat, mempraktekkan, menguji, dan mempresentasikan pembuatan wadah ikan
konsumsi di wilayah setempat berdasarkan teknik dan prosedur yang tepat dengan
disiplin dan tanggung jawab.

D. Materi Pembelajaran:
Pertemuan 1
1.Pengertian desain wadah/tempat budidaya ikan konsumsi
2.Jenis Wadah/tempat budidaya ikan konsumsi
3.Desain dan konstruksi wadah budidaya ikan konsumsi

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Model :Project Based Learning
3. Metode :Ceramah, tanya jawab, penugasan, proyek, diskusi

F. Media Pembelajaran
a. Media
Gambar wadah budidaya ikan
b. Alat
Komputer, infocus
c. Sumber
1. Buku siswa:
Paresti, S. Dkk. (2013). Prakarya SMP/MTS Kelas 8. Jakarta: Dikbud, (hal 105 -
115).
2. Situs internet
3. Lingkungan sekitar
Tempat Budidaya ikan konsumsi
4. Narasumber
Pengelola Budidaya ikan konsumsi

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


Pertemuan 1
1. Pendahuluan
1. Memberi salam, berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
2. Motivasi
Pernahkah kamu melihat budidaya ikan disekitar tempat tinggalmu?
Wadah/tempat Budidaya ikan apa yang kamu lihat? Apakah kamu pernah berpikir
untuk membudidayakan ikan?
3. Apersepsi
Jika kamu pernah berpikir untuk dapat membudidayakan ikan, ilmu pengetahuan
tentang wadah/ tempat budidaya ikan dapat kamu manfaatkan untuk
mempraktekkan apa yang kamu pikirkan tentang budidaya ikan.
4. Tujuan pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang konsep desain wadah/tempat
budidaya ikan konsumsi

52
5. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang desain wadah/tempat budidaya
ikan konsumsi
2. Kegiatan Inti (60 menit)
1) Mengamati
Untuk lebih nyata dalam memberi gambaran pada peserta didik tentang konsep
desain wadah/tempat budidaya ikan konsumsi, serta untuk memotivasi peserta
didik mempelajari bab ini, maka peserta didik diminta melakukan pengamatan
dengan cara membaca berbagai sumber belajar (buku, majalah, koran, dan
internet) agar dapat mendeskripsikan pengertian dan jenis-jenis desain
wadah/tempat budidaya ikan konsumsi dan melatih tanggung jawab, kemandirian
dan bekerjasama.

2) Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali pengetahuan peserta
didik tentang konsep desain wadah/tempat budidaya ikan konsumsi.

3) Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik diminta melakukan observasi tentang konsep desain wadah/tempat
budidaya ikan konsumsi yang ada di wilayah setempat agar dapat
mengidentifikasi jenis-jenis konsep wadah/tempat budidaya ikan konsumsi
berdasarkan jenis-jenis desain wadah budidaya ikan konsumsi yang
dimanfaatkan dengan benar. Pengamatan selanjutnya dilakukan oleh peserta didik
di luar sekolah untuk mengetahui lebih jelas konsep desain wadah budidaya ikan
konsumsi .
4) Mengasosiasikan
Hasil pengamatan peserta didik dilaporkan dalam bentuk laporan tertulis
observasi yang berisi tentang desain wadah budidaya ikan konsumsi berdasarkan
jenis-jenis desain wadah budidaya ikan konsumsi yang dimanfaatkan.

5) Mengkomunikasikan
Peserta didik diminta untuk mampu menjelaskan konsep desain wadah budidaya
ikan konsumsi dengan benar, teliti, dan rapi.

3. Penutup (10 menit)


a. Kesimpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat kesimpulan tentang
pengertian dan jenis desain wadah budidaya ikan konsumsi.
Peserta didik diberikan arahan tentang pengertian beberapa macam wadah budidaya
ikan konsumsi di wilayah setempat.

b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang pengertian dan jenis
wadah budidaya ikan konsumsi.

c. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang telah
berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi wawasan
lebih pada peserta didik.

53
d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang berkaitan dengan
pengertian dan jenis wadah budidaya ikan konsumsi.

e. Penutup
Berdoa dan atau untuk menutup kegiatan kegiatan pembelajaran

Pertemuan 2
1. Pendahuluan
1. Memberi salam, Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
2. Motivasi
Pernahkah kamu memperhatikan budidaya ikan konsumsi di sekitarmu? Wadah
atau tempat budidaya apa yang yang kamu lihat? Apakah kamu pernah berpikir
untuk membudidayakannya, sehingga kamu atau anggota keluargamu dapat
memanfaatkannya?
3. Apersepsi
Jika kamu senang berbudidaya ikan konsumsi berarti sudah dapat menjadi
modal besar untuk dapat membudidayakan ikan konsumsi. Dengan belajar
materi budidaya ikan konsumsi, kamu akan memperoleh ilmu pengetahuan
tentang seluk beluk budidaya ikan konsumsi.
4. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang desain wadah budidaya ikan
konsumsi di wilayah setempat dan lainnya pada pertemuan ini.
5. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang desain wadah budidaya ikan
konsumsi di wilayah setempat pada pertemuan ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)


a. Mengamati:
Untuk lebih nyata dalam membuat wadah budidaya ikan konsumsi pada peserta
didik, serta untuk memotivasi peserta didik, maka peserta didik diminta
melakukan pengamatan dengan cara mecari berbagai contoh wadah budidaya
ikan konsumsi (wilayah setempat, buku, majalah, koran, dan internet) agar dapat
mendeskripsikan keberagaman wadah budidaya ikan konsumsi dan melatih
tanggung jawab, kemandirian dan bekerjasama.
b. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali pengetahuan peserta
didik tentang wadah budidaya ikan konsumsi.
c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik diminta melakukan observasi tentang budidaya ikan konsumsi
yang ada di wilayah setempat agar dapat mengidentifikasi jenis-jenis wadah
budidaya ikan konsumsi, menunjukkan keunggulan setiap wadah budidaya ikan
konsumsi. Pengamatan selanjutnya dilakukan oleh peserta didik di luar sekolah
untuk mengetahui lebih jelas langkah-langkah membuat wadah budidaya ikan
konsumsi.
d. Mengasosiasikan

54
Hasil pengamatan peserta didik dilaporkan dalam bentuk laporan tertulis
observasi yang berisi tentang jenis-jenis wadah budidaya ikan konsumsi dan
keunggulan dari masing-masing wadah budidaya ikan konsumsi.
e. Mengkomunikasikan
Peserta didik diminta untuk mampu menjelaskan alat dan bahan yang digunakan
dalam membuat wadah budidaya ikan konsumsi dan mendemonstrasikan cara
penggunaannya dengan benar, teliti, dan rapi.

3. Penutup (10 menit)


a. Kesimpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan
tentang membuat wadah budidaya ikan konsumsi.
Peserta didik diberikan arahan tentang keberagaman budidaya ikan konsumsi di
wilayah setempat.
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang cara pembuatan
wadah budidaya ikan konsumsi.
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi
wawasan lebih pada peserta didik.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas mencari contoh wadah budidaya ikan konsumsi lain
untuk meningkatkan kreativitas peserta didik.
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

PERTEMUAN 3
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
b. Motivasi
Kemarin kamu sudah memahami bagaimana menggunakan alat dengan benar dan
bahan-bahan apa saja yang digunakan dalam membuat wadah budidaya ikan
konnsumsi.
c. Apersepsi
Peserta didik memperhatikan penjelasan tujuan pembelajaran yang disampaikan guru
dan materi yang akan dipelajari pada pertemuan ini.
d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang Teknik dan Tahapan membuat wadah
Budidaya ikan konsumsi pada pertemuan ini.
d. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Teknik dan Tahapan membuat wadah
Budidaya ikan konsumsi pada pertemuan ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)


a. Mengamati
Peserta didik melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak tentang
teknik wadah budidaya ikan konsumsi di daerah setempat melalui berbagai sumber
belajar (buku, majalah, koran, dan internet) agar dapat menjelaskan langkah-langkah

55
teknik budidaya dengan benar dan melatih tanggung jawab, kemandirian, dan
bekerjasama.
b. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali pengetahuan peserta didik
tentang berbagai cara pembuatan wadah budidaya ikan konsumsi secara sistematis dan
benar.
c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang
pengetahuan dan teknik pembuatan wadah budidaya ikan konsumsi agar terbangun
rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan mensyukuri anugrah
Tuhan.
d. Mengasosiasikan
Peserta didik dapat menuliskan langkah-langkah prosedur pembuatan wadah budidaya
ikan konsumsi secara sistematis dan benar bersama kelompoknya.
e. Mencoba
Peserta didik mencoba membuat wadah budidaya ikan konsumsi secara sistematis dan
benar bersama kelompoknya.
f. Mengkomunikasikan
Peserta didik dapat mendiskusikan bagan prosedur wadah budidaya ikan konsumsi
yang dibuatnya dengan kelompok lain.

3. Penutup (10 menit)


a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan tentang
teknik cara membuat wadah budidaya ikan konsumsi.
Peserta didik diberikan arahan tentang prosedur dan langkah-langkah cara pembuatan
wadah ikan konsumsi agar dapat menjadi bekal pada saat praktik budidaya nantinya.

b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang teknik pembuatan wadah
budidaya ikan konsumsi.

c. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang telah
berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi wawasan
lebih pada peserta didik.

d. Tindak Lanjut
Peserta didik diminta membaca di rumah dan menggali informasi dari berbagai sumber
belajar yang dapat digunakan, seperti buku, majalah, koran, maupun menelusuri dari
internet, terutama yang berkaitan dengan jenis wadah budidaya ikan kemungkinan
cocok diterapkan di wilayah setempat. Guru juga memberitahu alat dan bahan yang
harus dipersiapkan untuk praktik wadah budidaya ikan konsumsi.
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

H. Penilaian

Sikap spiritual
1) Teknik : observasi

56
2) Bentuk instrumen : lembar observasi
3) Instrumen : Instrumen untuk guru Lampiran 1
4) Instrumen untuk peserta didik Lampiran 2
5) Kisi-kisi

Indikator Butir Penilaian


Cinta tanah air 1
Rasa syukur 2-3
Menjaga lingkungan hidup 4–5

Sikap sosial
d. Teknik : observasi
b. Bentuk nstrumen: lembar observasi
c. Instrumen : Instrumen untuk guruLampiran 1
Instrumen observasipeserta didikLampiran 3
d. Kisi-kisi
Indikator Butir Penilaian
Jujur 1
Kerjasama 2-3
Toleransi 4–5

Pengetahuan
a. Teknik Penilaian : Tes tertulis
b. Bentuk instrument : Tes uraian
c. Instrumen : Terlampir (Lampiran 4)
d. Kisi-kisi
Indikator Butir Penilaian
Mendiskripsikan 1
Menjelaskan 2
Memahami 3
Analisis 4–5

4. Keterampilan
a.Teknik : observasi
b.Bentuk instrument : lembar observasi
c. Instrumen : Terlampir (instrumen 5)
d. Kisi-kisi
Aspek Keterampilan Butir Penilaian
Ide/gagasan
Kreatifitas
Keseuaian prosedur kerja
Uji karya
Estetika
Bentuk pelaporan
Presentasi
Sikap

57
Lampiran 1
Pedoman Pengamatan Guru
Lembar Penilaian di atas disusun berdasarkan asumsi bahwa pembelajaran merupakan
aktifitas peserta didik yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
Guru diharapkan untuk mengisi lembar observasi ini pada proses pembelajaran
berlangsung.

Contoh Lembar Observasi Penilaian Spiritual dan Sosial


Butir penilaian
Spiritual Sosial

Nilaiakhir (NA)
atauSkorrerata
Cinta tanah air

Rasa syukur

JmlSkor
lingkungan

Kerjasama
NamaPeserta

Toleransi
Menjaga
No.

hidup
Jujur
Didik

1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
dst

 Petunjuk pensekoran:
Skor 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
Skor 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan Skor kadang-
kadang tidak melakukan
Skor 2 = kadang-kadang, apabila kadang kadangmelakukan dan sering tidak
melakukan
Skor 1 = tidakpernah, apabilatidakpernahmelakukan

 Pesertadidikmemperolehnilai :
BaikSekali (A) : apabila memperoleh skor 19 - 24
Baik (B) : apabila memperoleh skor 13 - 18
Cukup (C) : apabila memperoleh skor 7 - 12
Kurang(D) : apabila memperolehskor 1 - 6

 Nilai Akhir = Jumlah Skor


Jumlah butir aspek yang dinilai

Lampiran 2

58
Contoh Lembar penilaian sikap spiritual dalam kerja kelompok
Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila baik sekali, sebaliknya berilah
nilai 1bila kurang atau sangat jelek! ! Jumlahkan hasil penilaian untuk memperoleh nilai
teman kalian!

No Nama Siswa No Hal yang dinilai


Presensi 1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai


No Hal yang dinilai
1 Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu.
2 Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa.
3 Mensyukuri kemampuan manusia dalam mengendalikan diri
4 Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu.
5 Menjaga lingkungan kegiatan praktik

Gegesik, Juli 2018 / 2019


Mengetahui,
Kepala SMPN 3 Gegesik Guru Mata Pelajaran

Hj. MAHMUDAH, S. Ag, MM. ANDRI, S.Pd.I


NIP. 19600817 198603 2 015

59
Lampiran 2
Contoh Instrumen Sikap Sosial

Contoh Lembar penilaian antar teman dalam kerja kelompok


Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila sangat baik, sebaliknya berilah
nilai 1bila kurang atau sangat jelek! Jumlahkan hasil penilaian untuk memperoleh nilai teman
kalian!

No Nama Siswa No Hal yang dinilai


Presensi 1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai


No Hal yang dinilai
1 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya
2 Terlibat aktif dalam bekerja bakti membersihkan kelas atau sekolah
3 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan
4 Dapat menerima kekurangan orang lain
5 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya

60
Lampiran 2.
CONTOH TES PENGETAHUAN

Kisi-kisi:

No Indikator Teknik Bentuk


Instrumen
Peserta didik dapat:
1. mengidentifikasi minimal 5 jenis tanaman sayuran Tes Tes uraian
berdasarkan ciri-ciri tanaman dan bagian yang tertulis
dimanfaatkan.
2. mendeskripsikan pengertian tanaman sayuran Tes Tes uraian
kangkung. tertulis
3. menyebutkan alat dan bahan yang digunakan dalam Tes Tes uraian
budi-daya tanaman sayuran. tertulis
4. menuliskan teknik budidaya tanaman sayuran secara Tes Tes uraian
sistematis. tertulis
5. mengidentifikasi minimal 3 tanaman sayuran yang Tes Tes uraian
cocok untuk dibudidayakan. tertulis

Contoh soal uraian

1. Sebutkan 5 jenis tanaman sayuran berdasarkan ciri-ciri tanaman dan bagian yang
dimanfaatkan!
2. Deskripsikan pengertian tanaman sayuran kangkung!
3. Sebutkan alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran!
4. Tuliskan langkah-langkah prosedur budidaya tanaman sayuran secara sistematis!
5. Amati tanaman sayuran yang ada di sekitarmu. Sebutkan 3 tanaman sayuran yang cocok
dibudidayakan di wilayah tempat tinggalmu!

Kunci Jawaban:
1. Berbagai tanaman sayuran berdasarkan bagian yang dimanfaatkannya:
1) Daun : slada
2) Tangkai daun : sledri
3) Akar : wortel
4) Umbi lapis : bawang merah
5) Bunga : kembang kool
2. Deskripsi tanaman sayuran kangkung
Tanaman kangkung (Ipomoea reptans) dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran
rendah. Terdapat dua jenis kangkung yang biasa dibudidayakan yaitu kangkung darat
dan kangkung air. Kangkung air memiliki daun dan batang yang lebih besar
dibandingkan dengan kangkung darat. Kangkung dapat dipanen pada hari ke-27 setelah
tanam. Pemanenan dapat dicabut langsung atau dipotong dengan menyisakan buku
batang. Setelah dipotong, kangkung dapat tumbuh kembali dan dipanen lagi.
3. Alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran:
1) Alat –alat yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran:
Alat pengolahan tanah: garpu, sekop, cangkul

61
Alat pemeliharaan tanaman: gembor, kored, sprayer
2) Bahan-bahan yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran:
- Benih atau bibit tanaman sayuran
- Pupuk
- Pestisida
- Media tanam
4. Teknik budidaya tanaman sayuran:
1) Pembibitan
2) Pengolahan tanah
3) Penanaman
4) Pemeliharaan
5) Panen
6) Pasca panen
5. Kangkung, sawi dan kacang panjang

 Pedoman Penilaian:
E. Kriteria Pensekoran:
3. Setiap butir soal memiliki rentang skor 1-10
4. Total skor apabila semua jawaban benar adalah 50

F. Kriterian Penilaian:
e. Perolehan Skor 1 -12 ; nilai = 1
f. Perolehan Skor 13-25 ; nilai = 2
g. Perolehan Skor 26-38 ; nilai = 3
h. Perolehan Skor 39-50 ; nilai = 4

62
Contoh Lembar ObservasiPenilaian Kinerja

Mata Pelajaran : Prakarya (Budidaya Tanaman Sayuran)


NamaProyek : Budidaya tanaman sayuran kangkung
AlokasiWaktu : 2 x 40 menit
Kelas/Semester : VIII/ 1
Tahun Pelajaran : ...
ASPEK KINERJA YANG DINILAI
Proses Produk Sikap

NilaiAkhir (huruf)
teknikdanprosedur
Keseuaianmateri,

Bentukpelaporan

TanggungJawab

NilaiAkhir 3
1

JumlahSkor
Ide gagasan

Kreativitas

Presentasi
Ujikarya

Mandiri
Estetika

Disiplin
NilaiAkhir

NilaiAkhir
No Nama siswa

50% 35% 15%


1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6

63
Keterangan Kriteria penilaian:
Pedoman pensekoran:
 Skor terentang antara 1-4
9. Skor 1 , kategori Kurang
10. Skor 2, kategori Cukup
11. Skor 3, kategori Baik
12. Skor 4, Kategori Sangat baik

Pedoman penilaian:
NilaiAkhir 1 (NA 1) :Jumlahskor proses x 50%

NilaiAkhir 2 (NA 2) :Jumlahskorproduk x 35%

NilaiAkhir 3 (NA 3) :Jumlahskorsikap x 15%

Nilai Akhir = NA 1+NA 2+NA3

Konversi nilai:
Nilai 0 - 1, huruf D
Nilai 1,1 - 2, huruf C
Nilai 2,1 - 3, huruf B
Nilai 3,1 - 4, huruf A

64
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan : SMP N 3 Gegesik
Mata Pelajaran : Prakarya (Pengolahan)
Kelas/ Semester : VIII/ Dua
Materi Pokok : Pengolahan Bahan Pangan Serealia dan Umbi
Alokasi Waktu : 4 Pertemuan (8 JP)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar,
dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

1 2.3 Menunjukan kemauan 2.3.1 Siswa dapat menjelaskan tentang


bertoleransi,gotong pengertian makanan khas wilayah
royong,disiplin dan setempat,jenis dan manfaat dari
bertanggung dalam makanan khas wilayah setempat
pengguaan alat dan dari bahan pangan serealia dan
bahan,serta teliti dan rapi umbi sebagai ungkapan rasa bangga
saat melakukan berbagai dan wujud syukur kepada Tuhan
kegiatan membuat produk serta bangsa Indonesia.
pengolahan dengan
memperhatikan estetika
produk akhir.
2 3.3 Memahami rancangan 3.3.1 Siswa dapat menidentifikasi
pembuatan,penyajian,dan bahan,alat ,metode dan proses
pengemasan olahan bahan pengolahan yang digunakan pada
pangan setengah jadi dari pembuatan produk bahan pangan
bahan serelia dan umbi setengah jadi dari serealia dan umbi
menjadi makanan menjadi makanan khas wilayah
berdasarkan konsep dan setempat berdasarkan rasa ingn dan
prosedur berkarya sesuai peduli lingkungan.
wilayah setempat.

65
3.3.2 Siswa dapat merancang pembuatan
produk olahan makanan dari bahan
pangan setengah jadi dari serealia
dan umbi menjadi makanan khas
wilayah setempat berdasarkan
originalitas ide dan citra rasa estetis
diri sendiri.

3 4.3 Membuat olahan bahan 4.3.1 Siswa dapat membuat,menguji, dan


pangan setengah jadi dari mempresentasikan produk olahan
bahan serealia dan umbi pangan setengah jadi dari serealia
menjadi makanan sesuai dan umbi menjadi makanan khas
rancangan dan bahan yang wilayah setempat berdasarkan
ada diwilayah setempat teknik dan prosedur yang tepat
dengan disiplin dan tanggung
jawab.

C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran pengolahan bahan pangan setengah jadi
serealia dan umbi peserta didik dapat;
 Menyampaikan pendapat tentang pengertian makanan khas wilayah setempat,jenis dan manfaat dari
makanan khas wilayah setempat dari bahan pangan serealia dan umbi sebagai ungkapan rasa bangga
dan wujud syukur kepada Tuhan serta bangsa Indonesia.
 Menidentifikasi bahan,alat ,metode dan proses pengolahan yang digunakan pada pembuatan produk
bahan pangan setengah jadi dari serealia dan umbi menjadi makanan khas wilayah setempat
berdasarkan rasa ingn dan peduli lingkungan.
 Merancang pembuatan produk olahan makanan dari bahan pangan setengah jadi dari serealia dan
umbi menjadi makanan khas wilayah setempat berdasarkan originalitas ide dan citra rasa estetis diri
sendiri.
 Membuat,menguji, dan mempresentasikan produk olahan pangan setengah jadi dari serealia dan umbi
menjadi makanan khas wilayah setempat berdasarkan teknik dan prosedur yang tepat dengan disiplin
dan tanggung jawab.

Pertemuan 1.

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran pengolahan bahan pangan serealia dan
umbi, peserta didik diharapkan secara benar dapat:
1. Menjelaskan pengertian makanan khas wilayah setempat,jenis dan manfaat dari makanan khas
wilayah setempat dari bahan pangan serealia dan umbi Mengidentifikasi jenis minuman segar di
daerah setempat dari buah dan sayuran.

66
2. Mengungkapan rasa bangga dan wujud syukur kepada Tuhan serta bangsa Indonesia atas
keragaman jenis pengolahan makanan dari ungkapan rasa bangga dan wujud syukur kepada Tuhan
serta bangsa Indonesia.
3. Mengidentifikasi bahan,alat ,metode dan proses pengolahan yang digunakan pada pembuatan
produk bahan pangan setengah jadi dari serealia dan umbi menjadi makanan khas wilayah setempat
berdasarkan rasa ingn dan peduli lingkungan.

Pertemuan 2.

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran pengolahan bahan pangan serealia dan
umbi, peserta didik diharapkan secara benar dapat:
1. Siswa dapat merancang pembuatan produk olahan makanan dari bahan pangan setengah jadi dari
serealia dan umbi menjadi makanan khas wilayah setempat berdasarkan originalitas ide dan citra
rasa estetis diri sendiri.

Pertemuan 3

Mendeskripsikan langkah-langkah pengolahan pengolahan bahan pangan serealia menjadi aneka rasa Kue
Surabi ,peserta didik diharapkan secara benar dapat:
1. Mengidentifikasi bahan yang dibutuhkan untuk pengolahan aneka rasa Kue Surabi
2. Mengidentifikasi alat yang dibutuhkan untuk pengolahan aneka rasa Kue Surabi
3. Menjelaskan proses pengolahan aneka rasa Kue Surabi.
4. Merancang pengolahan aneka rasa Kue Surabi

Pertemuan 4

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran pengolahan bahan pangan serealia menjadi aneka
rasa Kue Surabi, peserta didik diharapkan secara benar dapat:
1. Melakukan persiapan untuk mengolah aneka rasa Kue Surabi dengan inovasi.
2. Menggunakan celemek, mengikat rambut yang panjang dan cuci tangan sebelum bekerja atau
memakai sarung tanganplastik
3. Bekerjasama dalam penggunaan alat dan bahan saat melakukan praktik pengolahan mengolah
aneka rasa Kue Surabi dengan inovasi
4. Teliti dalam melakukan berbagai kegiatan ketika praktik pengolahan aneka rasa Kue Surabi
5. Hati-hatilah dalam bekerja baik saat menggunakan peralatan tajam, listrik, kompor gas/minyak
tanah/Tungku mini kayu bakar, maupun pecah belah.
6. Jaga kebersihan dan kerapihan.Refleksi
7. Melakukan proses pengolahan aneka rasa Kue Surabi dengan inovasi.
8. Menyajikan aneka rasa Kue Surabi dengan inovasi.
9. Mengembalikan dengan benar semua alat dan bahan yang telah selesai dipergunakan untuk
kegiatan praktik.

D. Materi Pembelajaran

Pertemuan 1
 Pengertian bahan pangan serealia dan umbi
 Jenis bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi di daerah setempat

67
 Bahan bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi di daerah setempat

E. Metode Pembelajaran
Didalam proses pembelajaran Pengolahan Bahan Pangan Serealia menggunakan pendekatan saintifik
dengan model Discovery based learning dan Model Projeck based learning, serta mempergunakan
Metoda : Observasi,Diskusi, dan Unjuk Kerja.

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran Pengolahan Bahan Pangan Serealia, peserta
didik diharapkan secara benar dapat:
1. Pembelajaran Kooperatif.

F. Sumber Belajar
Suci Paresti, dkk.2014. Prakarya SMP/ MTs Kelas VIII. Kemdikbud RI .Jakarta (hal: 110-138).
Materi yang relevan dari internet :
- Beragam cita rasa Pengolahan Bahan Pangan Serealia
- Beragam cita rasa Pengolahan Kue Serabi

G. Media Pembelajaran
1. Media :
 LCD/ CD/ Chart gambar : - Bahan pangan serelia dan Umbi
- Bahan pangan Serelia setengah jadi
- Aneka rasa Kue Serabi
2. Alat dan bahan :
a) Lembar Kerja Siswa (terdapat di Buku Siswa)
Hand out materi ajar : Pengolahan Bahan pangan Serelia setengah jadi
b) File berisi materi ajar dari internet yang relevan terkait dengan proses pembuatan Aneka rasa
Kue Serabi
c) Video tentang proses pembuatan Aneka rasa Kue Serabi
d) Contoh produk Aneka rasa Kue Serabi
e) Bahan dan alat praktik
Bahan : Alat :
1. Tepung beras 1. Clemek
2. Santan 2. Sarung tangan plastik
3. Air 3. Wajan Cetakan
4. Garam 4. Kompor gas//Tungku mini kayu bakar
5. Oncom 5. Mangkuk
6. Mayonaes 6. Sendok
7. Keju 7. Spatula
8. Pisang 8. Piring
9. Susu kental
10. Selai buah

H. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan 1.

1. Pendahuluan (10 menit)

68
a) Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik.
b) Motivasi
Melalui media LCD/ chart guru menayangkan gambar beberapa contoh bahan pangan serealia
dan umbi dan bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi. Diantaranya : Padi,
gandum,jagung,ketela pohon ,ubi jalar, kentang,Terigu,Tepung Tapioka, Tepung Beras, dll, hal
ini ditayangkan untuk memusatkan perhatian peserta didik pada materi pengolahan bahan
pangan serealia dan umbi dan bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi
c) Apersepsi
Guru mengajukan beberapa pertanyaan berkaitan dengan materi pengolahan bahan pangan
serealia dan umbi dan bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi untuk mengetahui
pengetahuan awal peserta didik, contoh: “ Anak-anak, apakah kalian tahu contoh bahan pangan
serealia dan umbi setengah jadi?
d) Guru menjelaskan tujuan pembelajaran untuk pertemuan pertama.
e) Guru menjelaskan cakupan materi pembelajaran tentang
pengolahan pangan serealia dan umbi menjadi bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi
untuk pertemuan pertama.

2. Inti (60 menit)

Mengamati
a) Peserta didik dipandu oleh guru mengamati tayangan gambar beberapa contoh Pengolahan
Bahan Pangan Serealia melalui media LCD/ chart misalnya: Padi, gandum,jagung,ketela
pohon ,ubi jalar, kentang, sehingga menemukan masalah (sesuatu) yang ingin diketahui
lebih jauh.
b) Peserta didik dipandu oleh guru mengamati tayangan gambar beberapa contoh Pengolahan
Bahan Pangan Serealia melalui media LCD/ chart misalnya: Terigu,Tepung Tapioka,
Tepung Beras, dll sehingga menemukan masalah (sesuatu) yang ingin diketahui lebih jauh.

Menanya
c) Peserta didik dipandu oleh guru menemukan pertanyaan, misalnya:” Bagaimanakah cara
mengolah Padi, gandum,jagung,ketela pohon ,ubi jalar, kentang, Menjadi : Terigu,Tepung
Tapioka, Tepung Beras?”,

Mengeksplorasi/ mengumpulkan data


d) Peserta didik berkelompok membaca buku siswa tentang bahan pangan serealia dan umbi
setengah jadi di daerah setempat (Bab IV hal 111 s/d 114) untuk mencari/ mendeskripsikan
pengertian bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi.
e) Peserta didik berkelompok, menerima Lembar kerja 1 (LK-1) pada buku siswa) hal.114
dilanjutkan berdiskusi kelompok dengan antusias dan santun tentang karakteristik bahan
pangan serealia dan umbi setengah jadi untuk :
 mengidentifikasi jenis bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi dengan benar.
 mengidentifikasi bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi di daerah setempat
dengan benar.

Mengkomunikasikan
f) Wakil setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi tentang: pengertian, jenis bahan
pangan serealia dan umbi setengah jadi di daerah setempat.

69
3. Penutup (10 menit)
a) Peserta didik bersama guru menyimpulkan manfaat hasil pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
b) Guru melakukan refleksi dengan memberikan beberapa pertanyaan (post test) yang berkaitan
dengan materi dan proses pembelajaran.
c) Peserta didik menerima tugas kelompok/ lembar kerja 2 (LK-2 pada buku siswa) hal.118.
untuk observasi dan wawancara terhadap penjual bahan pangan serealia dan umbi setengah
jadi khas daerah mereka.
d) Peserta didik menerima informasi dari guru tentang materi pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan 2

1. Pendahuluan (10 menit)


a) Berdoa dan mengecek kehadiran
b) Motivasi:
Melalui tayangan media LCD/ chart tentang manfaat produk bahan pangan serealia dan umbi
setengah jadi di daerah setempat, guru menanyakan kepada peserta didik manfaat dari produk
tersebut.
c) Apersepsi:
Guru menanyakan apakah peserta didik mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas
kelompok yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya, yakni tentang observasi dan
wawancara terhadap penjual bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi khas daerah
mereka.
d) Guru menjelaskan tujuan pembelajaran untuk pertemuan kedua.
e) Guru menjelaskan cakupan materi pembelajaran tentang pengolahan bahan pangan serealia
dan umbi setengah jadi pada pertemuan kedua.

2. Inti (60 menit)

a) Peserta didik wakil dari setiap kelompok dipandu guru mempresentasikan laporan hasil
observasi dan wawancara terhadap penjual bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi
khas daerah mereka, kemudian mengumpulkan lembar kerja 2 (LK-2 pada buku siswa) yang
telah selesai dikerjakan.

Mengasosiasi:
b) Peserta didik dipandu guru menyimpulkan materi tentang bahan, alat, proses pembuatan,
kemasan dan penyajian bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi mereka berdasarkan
laporan yang telah dipresentasikan dari semua kelompok.
c) Peserta didik berkelompok membaca buku siswa tentang manfaat/ kandungan bahan pangan
serealia dan umbi setengah jadi di daerah setempat untuk mendeskripsikan
manfaat/kandungan Tepung beras sebagai bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi.
d) Peserta didik berkelompok membaca buku siswa tentang teknik pengolahan bahan pangan
serealia dan umbi setengah jadi untuk mendeskripsikan 5 macam teknik pengolahan bahan
pangan serealia dan umbi setengah jadi.

Mengkomunikasikan
e) Wakil setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi tentang: manfaat/ kandungan pangan
serealia dan umbi setengah jadi di daerah setempat dan teknik pengolahannya.

70
f) Peserta didik dipandu guru menyimpulkan hasil diskusi tentang
manfaat/ kandungan bahan buah dan sayuran bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi di
daerah setempat dan teknik pengolahannya.

3. Penutup (10 menit)


a) Peserta didik bersama guru menyimpulkan manfaat hasil pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
b) Guru melakukan refleksi dengan memberikan beberapa pertanyaan (post test) yang
berkaitan dengan materi dan proses pembelajaran.
c) Peserta didik menerima tugas individu untuk mencari beberapa resep bahan pangan
serealia dan umbi setengah jadi khas daerah mereka.
d) Peserta didik menerima informasi dari guru tentang materi pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan 3

2. Pendahuluan (10 menit)


a) Berdoa dan mengecek kehadiran
b) Motivasi:
Melalui cuplikan tayangan dengan media LCD/ CD tentang kesuksesan seseorang
berbisnis produk bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi, guru menanyakan kepada
peserta didik manfaat dari memiliki keterampilan mengolahnya.
c) Apersepsi:
Guru menanyakan apakah peserta didik mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas
individu untuk mencari beberapa resep bahan pangan serealia dan umbi setengah khas
daerah mereka yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.
d) Guru menjelaskan tujuan pembelajaran untuk pertemuan ketiga.
e) Guru menjelaskan cakupan materi pembelajaran tentang pengolahan bahan pangan
serealia dan umbi setengah pada pertemuan ketiga.

3. Inti (60 menit)

a) Peserta didik melihat dan mengamati tayangan video/ chart tentang proses pengolahan Aneka
rasa Kue Serabi
b) Peserta didik berdiskusi kelompok membahas proses pembuatan Aneka rasa Kue Serabi

Mengasosiasi:
c) Merancang pengolahan Aneka rasa Kue Serabi dengan inovasi secara berkelompok.

Mengkomunikasikan dan mencipta:


d) Wakil dari setiap kelompok mempresentasikan kesimpulan dari diskusinya tentang langkah-
langkah pengolahan Aneka rasa Kue Serabi dengan inovasi, bahan dan alat untuk
mengolahnya, proses pengolahannya serta cara menyajikannya.
d) Diskusi interaktif guru dan siswa dalam menyimpulkan materi pembelajaran dan membahas
pembagian tugas kelompok untuk persiapan praktik.

4. Penutup (10 menit)


a) Peserta didik bersama guru menyimpulkan manfaat hasil pembelajaran yang telah
dilaksanakan.

71
b) Guru melakukan refleksi dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan materi dan
proses pembelajaran (post tes).
c) Peserta didik menerima tugas untuk mempersiapkan semua bahan dan alat untuk mengolah
Aneka rasa Kue Serabi dengan inovasi sesuai deskripsi pembagian tugas kelompok yang telah
disepakati serta mengingatkan agar semua peserta didik melaksanakan tugasnya dengan baik.
d) Peserta didik menerima informasi dari guru tentang materi pembelajaran pada pertemuan
berikutnya yakni praktik mengolah Aneka rasa Kue Serabi.

Pertemuan 4

1. Pendahuluan (10 menit)


a) Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik.
b) Motivasi
Guru bertanya mengenai kesiapan peserta didik untuk pembelajaran praktik mengolah Aneka
rasa Kue Serabi dengan inovasi.

c) Apersepsi
Guru bertanya kepada peserta didik mengenai kelengkapan bahan dan alat untuk mengolah
Aneka rasa Kue Serabi dengan inovasi.
d) Guru menjelaskan tujuan pembelajaran pada pertemuan keempat.
e) Guru menjelaskan cakupan materi praktik pengolahan Aneka rasa Kue Serabi dengan inovasi.

2. Inti (60 menit)

Peserta didik bekerja berkelompok untuk:


a) Mencermati Job sheet materi ajar tentang pengolahan Aneka rasa Kue Serabi dengan inovasi
yang akan dipraktikkan
b) Melakukan persiapan sesuai deskripsi tugas masing-masing untuk praktik mengolah aneka rasa
Kue Serabi dengan inovasi
c) Mengecek persiapan bahan dan alat untuk praktik mengolah Aneka rasa Kue Serabi dengan
inovasi

Mencipta:
d) Melakukan proses pengolahan Aneka rasa Kue Serabi dengan inovasi berdasarkan deskripsi tugas
masing-masing dengan memperhatikan keselamatan kerja
e) Melakukan penyajian Aneka rasa Kue Serabi dengan inovasi dengan memperhatikan keselamatan
kerja
f) Membersihkan peralatan dan ruangan dengan memperhatikan keselamatan kerja
g) Peserta didik melakukan evaluasi hasil praktik produk Aneka rasa Kue Serabi dengan inovasi.

3. Penutup (10 menit)


a) Peserta didik bersama guru menyimpulkan manfaat hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan.
b) Guru melakukan refleksi dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan materi dan
proses pembelajaran.
c) Peserta didik menerima tugas mandiri untuk membuat Aneka rasa Kue Serabi mereka lainnya.
d) Peserta didik menerima informasi dari guru tentang materi pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

72
I. Penilaian

Sikap Spiritual dan Sosial


Teknik : observasi
Bentuk instrumen : lembar observasi
Kisi-kisi

NO ASPEK INDIKATOR Score PENILAIAN


A SPIRITUAL 1. Bersyukur kepada Tuhan atas g) Mengucapkan syukur
anugerah keberagaman kepada Tuhan
produk olahan Aneka rasa 50 s/d 75
Kue Serabi di daerah
setempat
2. Menjaga kelestarian  Menyenangi produk
anugerah Tuhan atas olahan minuman segar
keberagaman produk olahan di daerah setempat
Aneka rasa Kue Serabi di 0 s/d 25
daerah setempat
B SOSIAL 1. Antusias dalam mencari  Semangat dalam
informasi tentang berdiskusi dengan teman
keberagaman produk olahan 0 s/d 50
Aneka rasa Kue Serabi
daerah setempat

2. Menyatakan perbedaan  Menggunakan bahasa


pendapat secara sopan saat santun saat mengkritik
berdiskusi dalam kelompok. pendapat teman
0 s/d 50

Nilai Sikap = (A1+A2+B1+B2)


50

Katagori : A (sangat Baik) : Apabila memperoleh Scoren : 3,33 < Score < 4,00
B (Baika) : Apabila memperoleh Scoren : 2.33 < Score < 3,33
C (Cukup) : Apabila memperoleh Scoren : 1.33 < Score < 2.33
D (Kurang) : Apabila memperoleh Scoren : Score < 1.33

d. Instrumen : Terlampir (Lampiran 1) LK 1 hal 114 dan LK 2 hal 118

73
2. Pengetahuan

 Teknik Penilaian : Tes tertulis


 Bentuk instrument : Tes uraian
 Kisi-kisi

Nomor
No Materi Indikator Score
soal
1. Pengertian Menjelaskan pengertian Aneka rasa Kue Serabi 1 10
dengan benar.
2. Jenis Mengidentifikasi jenis Aneka rasa Kue Serabi 2 10
di daerah setempat dari buah dan
sayuran dengan benar.
3. Bahan Mengidentifikasi bahan buah dan 3 10
sayuran sebagai untuk Aneka rasa Kue Serabi
di daerah setempat dengan benar
4. Manfaat/ Mendeskripsikan manfaat/ kandungan 4 10
Kandungan Aneka rasa Kue Serabi yang berasal
bahan bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi di daerah
setempat dengan benar
5. Teknik Mendeskripsikan 5 macam teknik 5 10
Pengolahan pengolahan Aneka rasa Kue Serabi di daerah setempat dari
bahan pangan serealia dan umbi setengah jadi
dengan benar.
6. Rancangan Mendeskripsikan rancangan pengolahan 6 20
Aneka rasa Kue Serabi dengan benar.
7. Alat Mengidentifikasi alat yang dibutuhkan untuk pengolahan 7 10
Aneka rasa Kue Serabi dengan benar.
8. Proses Mendeskripsikan proses pengolahan Aneka rasa Kue Serabi8 20
pengolahan dengan benar.

Jumlah 100

Nilai Pengetahuan = Score


25

Katagori : A (sangat Baik) : Apabila memperoleh Scoren : 3,33 < Score < 4,00
B (Baika) : Apabila memperoleh Scoren : 2.33 < Score < 3,33
C (Cukup) : Apabila memperoleh Scoren : 1.33 < Score < 2.33
D (Kurang) : Apabila memperoleh Scoren : Score < 1.33

 Instrumen : Terlampir (Lampiran 2) LK 3 hal.124 dan LK 4 hal.126

74
3. Keterampilan

a. Teknik Penilaian : Tes Kinerja


b. Bentuk Instrumen : Lembar Penilaian
c. Kisi-kisi

No Aspek Indikator Deskriptor Score


A Proses 1. Ide gagasan Ide gagasan rancangan tertulis 50
2. Kreativitas Mencari solusi ketika menemui kendala 30
3. Kesesuaian materi, Kesesuaian materi, teknik dan prosedur 20
teknik dan prosedur
B Produk 1. Uji karya/rasa Rasa produk 25
2. Kemasan/penyajian Bentuk kemasan 25
3. Kreativitas bentuk laporan Kreatifitas penyusunan laporan 25
4. Presentasi/penampilan Penampilan produk 25
C Sikap 1. Mandiri Mandiri 25
2. Disiplin Disiplin 25
3. Tanggung jawab Tanggung jawab 50

Nilai = (A1+A2+A3 ) + (B1+B2+B3+B4) + (C1+C2+C3)

75
Katagori : A (sangat Baik) : Apabila memperoleh Scoren : 3,33 < Score < 4,00
B (Baika) : Apabila memperoleh Scoren : 2.33 < Score < 3,33
C (Cukup) : Apabila memperoleh Scoren : 1.33 < Score < 2.33
D (Kurang) : Apabila memperoleh Scoren : Score < 1.33

 Instrumen :Terlampir (Lampiran3) LK 5 hal.132 dan LK 6 hal.136

Gegesik, Juli 2018 / 2019


Mengetahui,
Kepala SMPN 3 Gegesik Guru Mata Pelajaran

Hj. MAHMUDAH, S. Ag, MM. ANDRI, S.Pd.I


NIP. 19600817 198603 2 015

75
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP N 3 Gegesik


Mata Pelajaran : Prakarya
Kelas/Semester : VIII/1I
Materi Pokok : Pegolahan bahan pangan umbi menjadi tepung
Alokasi waktu : 2x pertemuan

A. Kompetensi Inti (KI)


1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur,disiplin,tanggung jawab,peduli
(toleransi,gotong royong),santun,percaya diri ,dalam berinteraksi secara
Efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
Keberadaannya
3 Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual,konseptual dan prosedural )berdasarkan
rasa Ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi,seni,budaya terkait fenomena dan
kejadian
Tampak mata.
4 Mengolah,menyaji dan menalar dalam ranah kongkret(menggunakan,mengurai,merangkai,
Memodifikasi, dan membuat dan ranah abstrak (menulis,membaca,menghitung,menggambar
Dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar(KD)

No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


1 1.1 Menghargai keberagaman 1.1.1 Menunjukkan rasa syukur atas
produk pengolahan keberagaman
didaerah setempat dan Produk pengolahan didaerah setempat dan
nusantara sebagai Nusantara sebagai anugrah tuhan.
anugrah tuhan.
2 2.1 Menunjukkan rasa ingin
tahu ,dan sikap santun 2.1.1 Menunjukkan rasa antusias dalam
danmemiliki motivasi menggali
internal dalam menggali Informasi tentang keberagaman produk pe
informasi keberagaman Ngolahan daerah setempat sebagai wujud
produk pengolahan Cinta tanah air dan bangga pada produk
daerah setempat sebagai Indonesia.
wujud cinta tanah air dan
bangga pada produk
Indonesia.
3 3.1 Memahami rancangan

76
pembuatan,penyajian dan
pengemasan olahan 3.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan
bahan pangan umbi pengertian ,jenis,manfaat,tekhnik
menjadi makanan mengolah menyajian dan mengemas olahan
berdasarkan konsep dan bahan pangan umbi.
prosedur berkarya sesuai 3.1.2 Dengan berdiskusi peserta didik
wilayah setempat. merumuskan jenis,manfaat,tekhnik
mengolah,menyajikan dan
Mengemas bahan umbi
3.1.3 Menyebutkan alat-alat yang diperlukan
4.1 Membuat olahan bahan dalam mengolah bahan pangan umbi
Pangan umbi Menjadi
makanan sesuai 4.1.1 Peserta didik mempersiapkan alat dan
Rancangan dan bahan bahan
Yang sesuai wilayah Untuk mengolah umbi menjadi tepung.
setem 4.1.2 Peserta didik mengolah umbi menjadi
Pat. Tepung.
4.1.3 Peserta didik membuat kemasan untuk
hasil
Pengolahan umbi.
4.1.3 Peserta didik mempresentasikan hasil
olahan umbi
1.2 1.2.1

C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan I
Setelah proses pembelajaran peserta didik dapat :
1. Menjelaskan pengertian umbi
2. Menyebutkan jenis-jenis umbi
3. Menjelaskan manfaat dari umbi
4. Menguraikan cara mengolah umbi menjadi tepung
5. Menjelaskan cara menyajikan dan mengemas umbi
6. Mengkomunikasikan dan membuat laporan hasil diskusi kelompok
Pertemuan II
1. Mempersiapkan alat dan bahan untuk mengolah umbi menjadi tepung
2. Mempraktekkan cara membuat umbi menjadi tepung sesuai dengan langkah-
Langkah pembuatan
3. Mengkomunikasikan hasil olahan umbi menjadi tepung
D. Materi Pembelajaran
Pertemuan 1
- Pengertian bahan pangan umbi
- Karakteristik jenis,manfaat,kandungan gizi bahan pangan umbi
- Tekhnik Pengolahan umbi menjadi tepung
Pertemuan 2
- Prosedur/tahap pembuatan bahan pangan umbi menjadi tepung
- Penyajian dan kemasan bahan pangan dari umbi menjadi tepung

77
E. Metoda Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model : Problem based learning
Metode : Observasi ,Diskusi,Unjuk kerja dan percobaan
F. Media dan Alat/Sumber Pembelajaran
1 Media : Media maya (Internet) dan produksi pengolahan bahan pangan umbi
menjadi makanansesuai lingkungan setempat
2 Alat/ bahan : Penggilingan,saringan,plastik kemasan/umbi
3 Sumber : Bukupelajaran,buku referensi yang relevan,majalah,koran,hasil
penelitian,
Audiovisual media maya (internet) dan produksi pengolahan pangan umbi
menjadi makanan sesuai lingkungan setempat.
G.Langkah-langkah pembelajaran
Pertemuan Ke I
no tahap Rincian kegiatan Waktu ket
Kegiatan awal Pendahuluan 10menit
- Menyiapkan siswa baik psikis maupun
fisik mengi Kuti pembelajaran dengan
berdo’a,menngabsen
- Menanyakan pekerjaan rumah.
- Menentukan tujuan pembelajar
- Menjelaskan manfaat kompetensi yang
akan dicapai
-Mengajukan pertanyan tentang materi
sebelumnya
Dengan materi yang akan dibahas.
Kegiatan inti -Melakukan pengamatan dengan cara 60menit
melihat,memBaca dan mendengar dari
kajian literatur tentang bahan Pangan
umbi.
-guru pada pertemuan sebelumnya
membagi pesrta didik Menjadi 10 KLP
untuk melakukan diskusi tentang aneka
Jenis bahan pangan umbi yang dapat
dimanfaatkan menjadi produk makanan.
-Memfasilitasi terjadinya interaksi antara
peserta didik ser Ta pendidik dengan gu
-Pesrta didik melakukan percobaan untuk
mengidentifikasi Berbagai bahan dasar
dalam pembuatan bahan dasarselia

Kegiatan - Menyimpulkan informasi dari berbagai 10 menit


penutup sumbertentang pe Ngertian ,jenis, manfaat
dan kandungan pada pengolahan Bahan
pangan umbi .
-Membuat rancangan dalam bentuk
gambar dalam kegiatan Pembuatan
olahan bahan pangan umbi.
-Membuat dan menyajikan produk olahan

78
bahan pangan umbi.
-Membuat laporan portopolio dalam
bentuk tulisan dan Gambar/ foto.

- Menyimpulkan informasi dari berbagai


sumbertentang pe Ngertian ,jenis,manfaat
dan kandungan pada pengolahan Bahan
pangan umbi .
-Membuat rancangan dalam bentuk
gambar dalam kegiatan Pembuatan olahan
bahan pangan umbi.
-Membuat dan menyajikan produk olahan
bahan pangan umbi.
-Membuat laporan portopolio dalam
bentuk tulisan dan Gambar/foto.

Mengkomunikasikan
-MengEvaluasi/menguji hasil produk
pengolahan dalam Bentuk tulisan.
-Mempresentasikan rancangan gagasan
hasil karyanya.
Penutup
1.Guru dan peserta didik menyimpulkan
manfaat dari hasil Pembelajaran yang
telah dilaksanakan.
2. Guru melakukan refleksi dengan
berikan pertaNyaan dengan materi dan
proses pembelajaran
3. Peserta didik menerima informasi dari
guru tentang mate ri pembelajaran pada
pertemuan berikutnya

Pertemuan ke 1 Menyiapkan alat dan bahan Secara 10menit


II. berkelompok
2.Praktek membuat bahan umbi Menjadi 40menit
tepung.
3. Mengkomunikasikan hasil produk 10menit
4. membuat laporan

C.PEILAIAN
1.Sikap spiritual dan sosial
a.Teknik : tes tertuli,tes unjuk kerja,produk dan informasi
b.Bentuk penilaian : Uraian. Dan lembar observasi
c Kisi-kisi

I. Penilaian

79
Sikap Spiritual dan Sosial
Teknik : observasi
Bentuk instrumen : lembar observasi
Kisi-kisi

NO ASPEK INDIKATOR Score PENILAIAN


A SPIRITUAL 4. Bersyukur kepada Tuhan atas h) Mengucapkan syukur
anugerah keberagaman bahan kepada Tuhan
pangan dari umbi 50 s/d 75
5. Menjaga kelestarian  Menyenangi produk
anugerah Tuhan atas olahan bahan pangan
keberagaman bahan pangan dari umbi
dari umbi 0 s/d 25
B SOSIAL 3. Antusias dalam mencari  Semangat dalam
informasi tentang berdiskusi dengan teman
keberagaman bahan pangan 0 s/d 50
dari umbi

2. Menyatakan perbedaan  Menggunakan bahasa


pendapat secara sopan saat santun saat mengkritik
berdiskusi dalam kelompok. pendapat teman
0 s/d 50
Nilai Sikap = (A1+A2+B1+B2)
2

Instrumen : Terlampir (Lampiran 1) LK 1 hal 114 dan LK 2 hal 118

4. Pengetahuan

 Teknik Penilaian : Tes tertulis


 Bentuk instrument : Tes uraian
 Kisi-kisi

N Nomor
Materi Indikator Score
o soal
1. Pengertian Menjelaskan pengertian umbi dengan benar. 1 10
2. Jenis Mengidentifikasi jenis umbi 2 10

3. Bahan Menjelaskan manfaat dari umbi 3 10

4. Teknik Menyebutkan macam-macam teknik mengolah umbi 4 10


pengolahan
5. Penyajian Menyebutkan cara menyajikan 5 10

6. Pengemasan Merancang Pengemasan 6 20

80
7. Alat Mengidentifikasi alat yang dibutuhkan untuk 7 10
Pengolahan umbi
8. Proses Mendeskripsikan proses pengolahan umbi 8 20
pengolahan
Jumlah 100
Nilai Pengetahuan = Score
4
 Instrumen : Terlampir (Lampiran 2) LK 3 hal.124 dan LK 4 hal 126

6. Keterampilan

 Teknik Penilaian : Tes Kinerja


 Bentuk Instrumen : Lembar Penilaian
 Kisi-kisi

No Aspek Indikator Deskriptor


1 Proses 4.
Ide gagasan Ide gagasan rancangan tertulis
5.
Kreativitas Mencari solusi ketika menemui kendala
6.
Kesesuaian materi, Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
teknik dan prosedur
2 Produk 5. Uji tekstur kehalusan produk
6. Kemasan/penyajian Bentuk kemasan
7. Kreativitas bentuk laporan Kreatifitas penyusunan laporan
8. Presentasi/penampilan Penampilan produk
3 Sikap 4. Mandiri Mandiri
5. Disiplin Disiplin
6. Tanggung jawab Tanggung jawab
 Instrumen :Terlampir (Lampiran3) LK 5 hal.132 dan LK 6 hal.136

Gegesik, Juli 2018 / 2019


Mengetahui,
Kepala SMPN 3 Gegesik Guru Mata Pelajaran

Hj. MAHMUDAH, S. Ag, MM. ANDRI, S.Pd.I


NIP.19650205 199212 1 003

81
82