Anda di halaman 1dari 14

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Sekolah : SMK KARTINI


Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Tema/Sub tema : Vektor
Kelas/Semester : XI/1
Materi Pokok : Vektor dimensi dua dan tiga
Alokasi Waktu : 5 pertemuan (16 x 45 menit)
Pertemuan Ke- : 1 s.d 5

A. Kompetensi Inti (KI):


KI-1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI-2 : Menghayati dan mengamalkan prilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli(gotong
royong, kerjasama, toleran, damai) santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI-3 : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan
faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan
lingkup kajian matematika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja,
warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
KI-4 : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja
yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kajian
matematika
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur
sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak
mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar (KD):


Pengetahuan Keterampilan
4.14 Menyajikan penyelesaian masalah yang
3.14 Menentukan nilai besaran vektor pada
berkaitan dengan nilai besaran vektor
dimensi dua dan tiga
pada dimensi dua dan tiga

C. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):


Pengetahuan Keterampilan
3.14.1 menentukan vektor posisi pada 4.14.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan
dimensi dua dan tiga dengan besaran pada vektor dimensi
3.14.2 menentukan panjang vektor pada dua dan tiga.
dimensi dua dan tiga
3.14.3 menentukan hasil operasi vektor pada
dimensi dua dan tiga
D. Tujuan Pembelajaran (TP):
Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan metode diskusi serta model
pembelajaran discovery learning & problem based learning peserta didik dapat Menentukan
nilai besaran vektro pada dimensi dua dan tiga dan dapat Menerapkan metode ilmiah untuk
mengajukan gagasan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan konsep vektor.

E. Materi Pembelajaran (MP):


1. Vektor satuan dan vektor kolom
2. Panjang vektor
3. Operasi vektor
4. Perkalian dua vektor
F. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran :
1. Pendekatan pembelajaran : Metode ilmiah (pendekatan saintifik)
2. Model Pembelajaran : Discovery Learning & Problem Based Learning
3. Metode : Diskusi dan Latihan

G. Media Pembelajaran dan Alat Pembelajaran:


1. Media Pembelajaran : Power Point
2. Alat Pembelajaran : Laptop

H. Sumber Belajar (SB) :


1. Kasmina, Toali, 2018, Matematika SMK/MAK Kelas XI, Jakarta, Erlangga
2. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Matematika kelas XI Buku
siswa Politeknik Negeri Media kreatif Jakarta Tahun 3013

I. Kegiatan Pembelajaran :
Pertemuan Ke : 1 (Discovey Learning)
Alokasi Waktu : 4  45’
Sintaks Model Alokasi
Deskripsi Kegiatan
Pembelajaran Waktu
 Kegiatan Pendahuluan
 Melakukan pembukaan dengan salam dilanjutkan dengan 20
doa. menit
 Memeriksa kehadiran peserta didik.
 Menginformasikan KD yang akan dipelajari :
a. Menjelaskan konsep besaran vektor dalam dua
dimensi dengan benar.
b. Menerapkan konsep besaran vektor dalam dus
dimensi dengan tepat
Kegiatan Inti
 Stimulasi Mengamati : 140
(pemberian  Guru mengarahkan siswa untuk mempelajari materi menit
rangsangan) menemukan konsep besaran vektor dimensi dua yang
terdapat pada buku pegangan siswa
 Guru mengarahkan siswa untuk mempelajari meteri
menemukan konsep besaran vektor(vektor posisi, vektor
negative dan panjang vektor pada dimensi dua) pada
sumber lain yang relevan
 Identifikasi Menanya :
Masalah  Siswa berdiskusi tentang konsep besaran vektor(vektor
posisi, vektor negative dan panjang vektor pada dimensi
dua)
 Guru menugaskan siswa untuk mengidentifikasi langkah-
langkah untuk menentukan konsep besaran vektor(vektor
posisi, vektor negative dan panjang vektor pada dimensi
dua)
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk mengajukan
pertanyaan
 Pengumpulan Pengumpulan Informasi / data
data  Peserta didik mencatat hasil pengamatan yang dilakukan
terkait dengan konsep konsep besaran vektor(vektor
posisi, vektor negatif dan panjang vektor pada dimensi
dua)
 Mengolaha Mengasosiasi/Menalar
data  Guru meminta peserta didik untuk menuliskan langkah-
langkah menentukan konsep besaran vektor(vektor posisi,
vektor negatif dan panjang vektor pada dimensi dua)
Mengkomunikasikan
 Pembuktian
 peserta didik menyajikan langkah-langkah konsep
dan
besaran vektor(vektor posisi, vektor negative dan panjang
Kesimpulan
vektor pada dimensi dua) dari suatu permasalahan
 Peserta didik membuat kesimpulan tentang konsep
besaran vektor(vektor posisi, vektor negatif dan panjang
vektor pada dimensi dua)
Penutup
Menyimpulkan  Peserta didik melakukan evaluasi pembelajaran 20
Refleksi  Peserta didik memberikan umpan balik hasil evaluasi menit
Umpan balik pembelajaran yang telah dicapai
 Guru menginformasikan kegiatan belajar pada pertemuan
berikutnya, yaitu operasi pada vektor dimensi dua

Pertemuan Ke : 2 (Problem Based Learning)


Alokasi Waktu : 4  45’
Sintaks Model Alokasi
Deskripsi Kegiatan
Pembelajaran Waktu
 Kegiatan Pendahuluan
 Melakukan pembukaan dengan salam dilanjutkan 20
dengan doa. menit
 Memeriksa kehadiran peserta didik.
 Menginformasikan KD yang akan dipelajari :
a. Menjelaskan konsep besaran vektor pada
dimensi dua dengan benar.
b. Menerapkan konsep besaran pada dimensi dua
dengan tepat
Kegiatan Inti
 Mengidentifikasi Mengamati : 140
masalah  Guru mengarahkan siswa untuk mempelajari materi menit
menemukan konsep penjumlahan dua vektor
menggunakan aturan segitiga atau jajaran genjang,
penjumlahan 3 vektor atau lebih menggunakan
aturan polygon, selisih dua vektor
Menetapkan masalah Menanya :
melalui berpikir  Siswa berdiskusi tentang konsep penjumlahan dua
tentang masalah dan vektor atau lebih, selisih dua vektor
nformasi yang  Guru menugaskan siswa untuk menentapkan
relevan masalah dan informasi yang relevan tentang konsep
penjumlahan dua vektor atau lebih, selisih dua
vektor.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk
mengajukan pertanyaan

Mengembangkann Pengumpulan Informasi / data


solusi melalui  Peserta didik mencatat hasil pengamatan yang
identifikasi dilakukan terkait dengan konsep penjumlahan dua
alternatif, tukar- vektor atau lebih, selisih dua vektor
pikiran dan  Peserta didik bersama guru membahas tugas yang
mengecek perbedaan dikerjakan peserta didik
pandangan

Mengasosiasi/Menalar
Melakukan tindakan  Guru meminta peserta didik untuk menuliskan
strategis
langkah-langkah menentukan konsep penjumlahan
dua vektor atau lebih, selisih dua vector
 Peserta didik memverifikasi hipotesis tentang
jawaban hasil diskusi

Mengkomunikasikan
Melihat ulang dan  peserta didik menyajikan langkah-langkah
mengevaluasi menentukan penjumlahan dua vektor atau lebih,
pengaruh-pengaruh selisih dua vektor
dari solusi yang  Peserta didik membuat kesimpulan tentang konsep
dilakukan penjumlahan dua vektor atau lebih, selisih dua
vektor
Penutup
Menyimpulkan  Peserta didik melakukan evaluasi pembelajaran 20
Refleksi  Peserta didik memberikan umpan balik hasil menit
Umpan balik evaluasi pembelajaran yang telah dicapai
 Guru menginformasikan kegiatan belajar pada
pertemuan berikutnya, yaitu vektor dimensi tiga

Pertemuan Ke : 3 (discovery learning)


Alokasi Waktu : 4  45’
Sintaks Model Alokasi
Deskripsi Kegiatan
Pembelajaran Waktu
 Kegiatan Pendahuluan
 Melakukan pembukaan dengan salam dilanjutkan dengan 20
doa. menit
 Memeriksa kehadiran peserta didik.
 Menginformasikan KD yang akan dipelajari :
a. Menjelaskan konsep besaran vektor dalam dua
dimensi dengan benar.
b. Menerapkan konsep vektor kolom dan posisi dan
panjang vektor pada dimensi tiga
Kegiatan Inti
 Stimulasi Mengamati : 140
(pemberian  Guru mengarahkan siswa untuk mempelajari materi menit
rangsangan) tentang konsep vektor kolom dan posisi serta modulus /
panjang vektor pada dimensi tiga
 Guru mengarahkan siswa untuk mempelajari meteri
tentang konsep vektor kolom dan posisi serta modulus /
panjang vektor pada dimensi tiga
Menanya :
 Identifikasi  Siswa berdiskusi tentang konsep vektor kolom dan posisi
Masalah serta modulus / panjang vektor pada dimensi tiga
 Guru menugaskan siswa untuk mengidentifikasi langkah-
langkah untuk menentukan vektor kolom dan posisi serta
modulus / panjang vektor pada dimensi tiga kesempatan
untuk mengajukan pertanyaan
Pengumpulan Informasi / data
 Pengumpulan  Peserta didik mencatat hasil pengamatan yang dilakukan
data terkait dengan konsep vektor kolom dan posisi serta
modulus / panjang vektor pada dimensi tiga
Mengasosiasi/Menalar
 Mengolaha  Guru meminta peserta didik untuk menuliskan langkah-
data langkah menentukan vektor kolom dan posisi serta
modulus / panjang vektor pada dimensi tiga
 Pembuktian Mengkomunikasikan
dan  peserta didik menyajikan langkah-langkah menentukan
Kesimpulan vektor kolom dan posisi serta modulus / panjang vektor
pada dimensi tiga
 Peserta didik membuat kesimpulan tentang konsep vektor
kolom dan posisi serta modulus / panjang vektor pada
dimensi tiga
Penutup
Menyimpulkan  Peserta didik melakukan evaluasi pembelajaran 20
Refleksi  Peserta didik memberikan umpan balik hasil evaluasi menit
Umpan balik pembelajaran yang telah dicapai
 Guru menginformasikan kegiatan belajar pada pertemuan
berikutnya, yaitu perkalian scalar dua vektor pada
dimensi tiga

Pertemuan Ke : 4 (problem based learning)


Alokasi Waktu : 4  45’
Sintaks Model Alokasi
Deskripsi Kegiatan
Pembelajaran Waktu
 Kegiatan Pendahuluan
 Melakukan pembukaan dengan salam dilanjutkan 20
dengan doa. menit
 Memeriksa kehadiran peserta didik.
 Menginformasikan KD yang akan dipelajari :
a. Menjelaskan konsep besaran vektor pada
dimensi tiga dengan benar.
b. Menerapkan konsep besaran pada dimensi tiga
dengan tepat
Kegiatan Inti
 Mengidentifikasi Mengamati : 140
masalah  Guru mengarahkan siswa untuk mempelajari konsep menit
perkalian dua skalar pada dimensi tiga
Menanya :
Menetapkan masalah  Siswa berdiskusi tentang konsep perkalian dua
melalui berpikir skalar pada dimensi tiga
tentang masalah dan  Guru menugaskan siswa untuk menentapkan
nformasi yang masalah dan informasi yang relevan tentang konsep
relevan perkalian dua skalar pada dimensi tiga
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk
mengajukan pertanyaan
Mengembangkann Pengumpulan Informasi / data
solusi melalui  Peserta didik mencatat hasil pengamatan yang
identifikasi dilakukan terkait dengan konsep perkalian dua
alternatif, tukar- skalar pada dimensi tiga
pikiran dan  Peserta didik bersama guru membahas tugas yang
mengecek perbedaan dikerjakan peserta didik
pandangan

Mengasosiasi/Menalar
Melakukan tindakan  Guru meminta peserta didik untuk berdiskusi
strategis
menuliskan langkah-langkah menentukan perkalian
dua skalar pada dimensi tiga
 Peserta didik memverifikasi hipotesis tentang
jawaban hasil diskusi

Mengkomunikasikan
Melihat ulang dan  peserta didik menyajikan langkah-langkah
mengevaluasi menentukan perkalian dua skalar pada dimensi tiga
pengaruh-pengaruh  Peserta didik membuat kesimpulan tentang konsep
dari solusi yang perkalian dua skalar pada dimensi tiga
dilakukan
Penutup
Menyimpulkan  Peserta didik melakukan evaluasi pembelajaran 20
Refleksi  Peserta didik memberikan umpan balik hasil menit
Umpan balik evaluasi pembelajaran yang telah dicapai
 Guru menginformasikan kegiatan belajar pada
pertemuan berikutnya, yaitu fungsi dan akar-akar
persamaan kuadrat

J. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN


1. Teknik Penilaian:
Teknik Penilaian Pengetahuan : Tes Tulis dan Penugasan
Teknik Penilaian Pengetahuan
No Materi Pembelajaran IPK
Tes Tulis Tes Lisan Penugasan
1 menentukan vektor
posisi pada dimensi 3.14.1 Uraian - Uraian
dua dan tiga
2 menentukan panjang
vektor pada dimensi 3.14.2 Uraian - Uraian
dua dan tiga
3 menentukan hasil Uraian
3.14.2 Uraian -
operasi vektor pada
dimensi dua dan tiga

Teknik Penilaian Keterampilan


Teknik Penilaian Keterampilan
No Materi Pembelajaran IPK Unjuk
Produk Proyek Portofolio
Kerja
1 4.13.1 Menyelesaikan
masalah yang
berkaitan dengan 4.14.1 
besaran pada vektor
dimensi dua dan tiga.

K. PEMBELAJARAN REMEDIAL
1. Rencana Kegiatan:
a. Peserta didik yang belum mencapai kemampuan minimal yang ditetapkan dalam
rencana pelaksanaan pembelajaran.
b. Pemberian program pembelajaran remedial didasarkan atas latar belakang bahwa
pendidik perlu memperhatikan perbedaan individual peserta didik
2. Bentuk Pelaksanaan Remedial:
a. Pemberian bimbingan secara khusus, misalnya bimbingan perorangan.
b. Pemberian tugas-tugas latihan secara khusus.
3. Teknik Pembelajaran Remedial:
a. Penugasan individu diakhiri dengan tes (lisan/tertulis) bila jumlah peserta didik
yang mengikuti remedial maksimal 20%
b. Penugasan kelompok diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta
didik yang mengikuti remedi kurang dari 50%
c. Pembelajaran ulang diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta
didik yang mengikuti remedi lebih dari 50 %
4. Nilai Remedial:
Nilai remedi idealnya dapat lebih tinggi dari KKM. Apabila kebijakan ini
diberlakukan, maka setiap peserta didik (termasuk yang sudah mencapai KKM)
berhak mengikuti remedi untuk memperbaiki nilai sehingga mencapai nilai maksimal
(100)

L. LAMPIRAN
1. Lampiran 1: Materi Pembelajaran
2. Lampiran 2: Instrumen Penilaian

Mengetahui, Jakarta, Juli 2019


Kepala SMK KARTINI Guru Mata Pelajaran,

Drs. Untung Basuki Citra Nur Fadzri Yati, S.Pd


Lampiran 1: Materi Pembelajaran

Vektor adalah suatu besaran yang mempunyai nilai (besar) dan arah. Suatu vektor dapat
digambarkan sebagai ruas garis berarah. Nilai (besar) vektor dinyatakan dengan panjang garis dan
arahnya dinyatakan dengan tanda panah. Notasi vektor biasanya dengan menggunakan tanda anak
panah di atasnya atau bisa juga dengan menggunakan huruf kecil yang tebal. Suatu vektor biasanya
juga bisa dinyatakan dengan pasangan terurut bilangan real atau bisa juga dengan menggunakan
matriks kolom. Misalnya :

Maksudnya vektor tersebut 2 ke arah kanan dan 3 ke arah atas. Vektor berarti titik A sebagai titik
pangkal dan titik B sebagai ujung. Vektor dengan vektor besarnya (panjangnya) sama, hanya
arahnya saling berlawanan. Jadi jika vektor dinyatakan dengan maka vektor suka dinyatakan
dengan .

Dua vektor dikatakan sama jika besar dan arahnya sama. Artinya suatu vektor letaknya bisa di
mana saja asalkan besar dan arahnya sama.
Contoh 1: Pada balok di bawah ini , tentukan vektor lain yang sama dengan vektor !

Jawab : vektor lain yang sama dengan vektor AB adalah DC, EF, dan HG

VEKTOR POSISI
Vektor posisi yaitu vektor yang posisi (letaknya) tertentu. Misalnya merupakan vektor posisi
dimana pangkalnya di titik A dan ujungnya di titik B. Atau misalnya yaitu vektor posisi yang
awalnya di titik pusat dan ujungnya di titik A. Vektor posisi dan seterusnya biasanya diwakili oleh
vektor dengan huruf kecil misalnya dan sebagainya. Jadi ,

Contoh 2 : Jika titik A(1,2) dan B(5,9) maka tentukan AB!

Penyelesaian :

AB = (9 – 2 , 5 – 1) = ( 7, 4 )

VEKTOR NEGATIF (VEKTOR INVERS)

Vektor negatif (invers) dari vector sering ditulis yaitu vektor yang panjangnya sama tetapi
arahnya berlawanan.
PERKALIAN VEKTOR DENGAN SKALAR

Jika k suatu bilangan real maka adalah suatu vektor yang panjangnya k kali lipat panjang .
Jika k positif maka searah dengan dan jika k negatif maka berlawanan arah dengan .

PENJUMLAHAN VEKTOR
Penjumlahan 2 vektor dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu aturan segitiga dan dengan aturan jajargenjang.
Penjumlahan 2 vektor dengan aturan segitiga yaitu dengan mempertemukan ujung vektor yang satu dengan awal
vektor yang lain , sehingga resultan (hasil penjumlahan vektor) kedua vektor adalah awal vektor yang satu ke
ujung vektor yang lain .
Sedangkan penjumlahan dengan aturan jajargenjang yaitu dengan mempertemukan kedua awal vektor, kemudian
membuat vektor kembarannya pada masing-masing ujung kedua vektor sehingga membentuk suatu bangun
jajargenjang. Resultan kedua vektor adalah awal pertemuan kedua vektor tersebut ke ujung pertemuan kedua vektor
tersebut.
Contoh 3 : Tentukan dari vektor-vektor di bawah ini !

Penyelesaian : Cara I (aturan segitiga) :

Cara II (aturan jajargenjang) :

Penjumlahan untuk 3 vektor atau lebih digunakan aturan poligon yang merupakan pengembangan dari aturan segitiga.

Contoh 4 : Tentukan dari vektor-vektor di bawah ini :


 Menentapkan masalah melalui berpikir tentang masalah dan menyeleksi
SELISIH DUA VEKTOR
Selisih dua vector dan ditulis dapat dipandang sebagai penjumlahan dengan (vektor invers b. Jadi
.
Contoh 5 : Tentukan a – b jika diketahui :

Modulus Vektor
Modulus vektor yaitu besar atau panjang suatu vektor. Jika suatu vektor dengan koordinat titik A
(x1 , y1 ,z1) dan B (x2 , y2 , z2) maka modulus (besar) atau panjang vektor dapat dinyatakan
sebagai jarak antara titik A dan B yaitu :

Dan jika suatu vektor a disajikan dalam bentuk linear a = a1i + a2j + a3k , maka modulus vektor a
adalah : a  a1  a2  a3
2 2 2

Vektor Posisi

Vektor posisi titik P adalah vektor yaitu vektor yang berpangkal


di titik O (0 , 0 , 0) dan berujung di titik P (x , y , z), bila ditulis

Modulus / besar vektor posisi adalah :


Lampiran 2: Instrumen Penilaian

Penilaian Pengetahuan
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : XI
Bentuk Soal : Uraian
Materi Pokok : Vektor

Kompetensi Dasar :
KD – 3.14 : Menentukan nilai besaran vektor pada dimensi dua dan tiga
KD – 4.14 : Menyajikan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan nilai besaran vektor
pada dimensi dua dan tiga
IPK Indikator Soal Butir Soal

3.14.1 menentukan vektor Menentukan panjang vektor 1. Gambarkan vektor berikut dan
posisi pada dimensi dua pada dimensi dua dan tiga tentukan panjang vektornya:
dan tiga a. Titik A(1,3) dan B (7,11)
b. 2i+5j+4k
3.14.2 menentukan
panjang vektor pada 2. Gambarkan hasil operasi
dimensi dua dan tiga Menentukan jumlah dan a  b  c  d vektor berikut:
selisih vektor
3.14.3 menentukan hasil
a b c
operasi vektor pada d
dimensi dua dan tiga
p  3i  5 j  8k
3.Diketahui q  2i  4 j  7k ,
Menentukan hasil operasi r  3i  7 j  9k
vektor tentukan hasil operasi vektor
berikut:
a. 3 p  5q  2r
b. p  q
4. tentukan hasil perkalian dua
vektor berikut, dengan w= 12 cm
dan v = 10 cm
Lampiran 3 :
Penilaian Harian : Pedoman Penskoran
No Penyelesaian Skor
1 Gambarkan vektor berikut dan tentukan panjang vektornya:
a. Titik A(1,3) dan B (7,11)

b. 2i+5j+4k
2 Gambarkan hasil operasi a  b  c  d vektor berikut:

a b c
d
b

a c

a b c d d

3 p  3i  5 j  8k
Diketahui q  2i  4 j  7k , tentukan hasil operasi vektor
r  3i  7 j  9k
berikut:
a. 3 p  5q  2r
 3   2   3   9   10   3   16 
             
3 5   5 4   2  7    15    20     7    42 
 8   7    9   24   35    9   68 
             
b. p  q
i j k
3 5 8  35  32i  21  16 j  12  10k  3i  5 j  2k
2 4 7
4 tentukan hasil perkalian dua vektor berikut, dengan w= 12
cm dan v = 10 cm

v  w  12 10 cos60  12 10   60


1
2
Total Skor
Lampiran 4: Instrumen Penilaian Keterampilan
Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan berbicara sebagai
berikut:

Instrumen Penilaian
Sangat Kurang Tidak
Baik
No Aspek yang Dinilai Baik Baik Baik
 78
90  n  100 (50) (25)
1 Kesesuaian respon dengan pertanyaan
2 Ketepatan waktu pengumpulan tugas
3 Kesesuaian penggunaan rumus
4 Proses perhitungan

Kriteria penilaian (skor)


100 = Sangat Baik
78 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor ideal (100)