Anda di halaman 1dari 20

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA NY.

S
DENGAN DIABETES MELITUS

I. PENGKAJIAN
A. Data Umum

Pengkajian terhadap data umum keluarga meliputi :

1. Nama Kepala Keluarga : Ny. S

2. Alamat dan telepon : Tegalharjo RT 05 RW 03

3. Pekerjaan Kepala Keluarga : tidak bekerja

4. Pendidikan Kepala Keluarga : tidak tamat SD

5. Komposisi Keluarga :

No Nama JK Hub dg Umur Pendidikan Pekerjaan Status Ket


KK Kesehatan
1. Ny. S P KK 62 th tidak tamat Tidak bekerja DM terkontrol
SD

6. Genogram

Ny.S
Keterangan :
- Ny. S anak keempat dari lima bersaudara,
- Ny. S tidak mempunyai anak
- Ny. S tinggal bersama dengan anak dari suaminya (dari
pernikahan sebelumnya)
7. Tipe Keluarga
Keluarga Ny.S tinggal dalam satu rumah dengan keluarga Ny.A
sehingga keluarga ini termasuk keluarga besar (the extended
family) karena terdiri dari suami istri dan 3 orang anak, paman dan
nenek.

8. Suku Bangsa

Suku bangsa dalam keluarga Ny.S adalah Jawa, Ny S adalah


penduduk asli Kleco dan tinggal bersama keluarga Ny. A di
Tegalharjo. Menurut Ny.S tidak ada budaya atau kebiasaan dalam
keluarganya sehari-hari sekarang ini yang bertentangan dengan
kesehatan.

9. Agama

Ny. S beragama Kristen tetapi tinggal bersama keluarga Ny.A yang


beragama Islam. Dalam keluarga Ny.S saling menghormati dalam
menjalankan ibadahnya. Ny. S aktif beribadah di gereja setiap
Selasa, Jumat dan Minggu. Ny.S juga mengikuti ibadah kaum
lansia yang diadakan di gerejanya setiap Sabtu pertama.

B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

1. Tahap perkembangan keluarga saat ini :

Tahap perkembangan keluarga Ny. S adalah tahap perkembangan


keluarga dengan lansia.

a) Mempertahankan suasana rumah yang menyenangkan


b) Adaptasi dengan perubahan kehilangan pasangan, teman,
kekuatan fisik dan pendapatan.

c) Mempertahankan hubungan dengan anak dan sosial


masyarakat.

d) Melakukan life review (merenungkan hidupnya).

2. Tahap Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi

Tugas perkembangan pada keluarga Ny. S yang belum terpenuhi


adalah keluarga Ny.S belum bisa memberikan perhatian yang
menyenangkan dan memperhatikan kesehatannya serta
mengingatkan akan adanya kehidupan yang kekal setelah
kehidupan ini.

3. Riwayat Keluarga Inti

Ny.S belum pernah mempunyai riwayat sakit yang serius yang


mengharuskan untuk dilakukan rawat inap rumah sakit atau
dipuskesmas.

4. Riwayat Keluarga Sebelumnya

Ny.S mengatakan tidak mengetahui tentang penyakit yang diderita


keluarga sebelumnya. Ny.S merasa orang tuanya dulu sehat-sehat
saja dan tidak menderita suatu penyakit. Orang tuanya meninggal
karena usianya yang sudah lanjut.

C. Pengkajian Lingkungan

1. Status Sosial Ekonomi Keluarga

Ny. S bekerja bila ada tetangga yang membutuhkan bantuannya


seperti mencuci atau beres-beres rumah selebihnya hanya
mengasuh cucu dan melakukan pekerjaan rumah tangga di rumah.
Pendapatan perbulan tidak menentu, kurang lebih Rp 300.000,-
Selama ini menurut Ny. S kehidupannya dalam rentang cukup,
kerena masih ditopang oleh keluarga Ny.A

2. Aktivitas Rekreasi Keluarga

Menurut Ny. S, jarang pergi jalan-jalan untuk rekreasi. Mengantar


cucu bila ada kegiatan disekolah sudah dianggapnya sebagai
rekreasi. Keluarga hanya menonton TV dirumah.

3. Karakteristik Rumah

Denah rumah

Rumah tetangga

7 4 5
Bangunan kosong 3 Tetangga
6
2
1 8

gang
Keterangan :

1. Ruang tamu dan ruang menjahit

2. Kamar tidur dan ruang menonton TV

3. Kamar tidur

4. Kamar tidur Ny. S dan cucu ke.3

5. Kamar tidur

6. Ruang serbaguna

7. Dapur dan kamar mandi


8. Halaman

Status kepemilikan rumah Ny..S adalah milik pribadi karena


warisan dari almarhum suaminya. Ukuran rumah kira-kira 6x12 m 2,
jumlah kamar tidur ada 4 kamar, terdapat ruang tamu sekaligus
ruangan untuk menjahit, terdapat jendela didepan tetapi tidak
pernah dibuka sedangkan pintu masuk lewat samping, lantai ruang
tamu sudah dikeramik, sedangkan lantai kamar dan ruang lain
masih plester kasar. Pada bagian rumah paling belakang terdapat
dapur, kamar mandi dengan WC jongkok. Untuk memenuhi
kebutuhan air setiap harinya keluarga Ny.S menggunakan air
PDAM. Atap rumah genteng, penerangan cukup, pada pagi hari
cahaya matahari dapat masuk ke ruang tamu tetapi cahaya matahari
tidak bisa masuk kamar, lampu hanya digunakan pada malam hari.
Rumah secara umum tampak berantakan peralatan jahit dan kain
tampak kurang tertata, ada beberapa benang yang jatuh dibawah
mesin jahit. Perasaan Ny.S terhadap rumahnya merasa sudah
nyaman tinggal bersama keluarga Ny.A

4. Karakteristik Tetangga dan Komunitas

Ny. S tinggal dalam lingkungan yang rukun, rumah berdekatan


dengan tetangga dan mempunyai hubungan yang baik dengan
tetangga. Ny. S aktif dalam kegiatan dikampung seperti
perkumpulan PKK dan mengikuti posyandu lansia. Ny. S juga aktif
dalam kegiatan keagamaan, rajin beribadah kegereja.

5. Pandangan Keluarga terhadap Komunitasnya

Ny. S mengatakan komunitas di lingkungan tempat tinggalnya


sangat baik dan rukun. Tidak ada masalah dalam lingkunganya.

6. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi Keluarga dengan Masyarakat


Dalam berinteraksi dengan lingkungan dan masyarakat Ny. S aktif
dalam mengikuti kegiatan PKK dan posyandu lansia.

7. Pelayanan Kesehatan dan Pelayanan Dasar

Ny. S mengatakan mengikuti kegiatan posyandu lansia yang


diadakan setiap Kamis ke 3 tiap bulannya, sehingga. Dan apabila
merasakan tidak enak badan Ny.S memeriksakan diri ke
Puskesmas. Ny. S kadang juga mengecekan kadar gula darahnya ke
puskesmas/ cek gula darah di apotik tetapi tidak rutin.

8. Persepsi Keluarga tentang Tenaga Kesehatan yang Ada

Ny. S mengatakan tenaga kesehatan yang ada di lingkungannya


sangat baik, juga kader kesehatan selalu mengingatkan untuk
menjaga kesehatan dan ikut posyandu lansia.

9. Mobilitas Geografis Keluarga (Lamanya tinggal di daerah ini, Asal


daerah sebelum migrasi, dan Transportasi yang digunakan)

Ny. S sudah lama tinggal di Tegalharjo semenjak menikah dengan


almarhum suaminya kurang lebih 20 tahun, sebelumnya Ny. S
tinggal di daerah Kleco bersama orang tuanya. Ny. S dulu bisa naik
sepeda onthel sekarang sudah tidak berani lagi, sehingga Ny. S
kemana mana selalu berjalan kaki.

10. Sistem Pendukung Keluarga dan Jaringan Sosial Keluarga

Ny. S mengatakan hubungan dengan keluarga seperti ada jarak.


Kadang keluarga tidak peduli dengan masalah kesehatannya.
Tetapi Ny. S dibuatkan kartu BPJS oleh keluarga Ny.A

D. Struktur Keluarga

1. Pola Komunikasi Keluarga

Keluarga mendapatkan informasi dari luar melalui media televisi


dan radio. Ny. S mengatakan berkomunikasi dengan keluarga
dengan menggunakan Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia. Segala
sesuatu disampaikan secara langsung. Ny. S tidak punya dan tidak
bisa menggunakan telpon seluler untuk berkomunikasi dengan
keluarga disaat sedang berjauhan.

2. Struktur Kekuatan Keluarga (Cara pengambilan keputusan, Peran serta


anggota keluarga dalam mengambil keputusan, dan pengambil keputusan
paling dominan)

Dalam pengambilan keputusan Ny. A lebih dominan dalam


mengatur anggaran belanja, mengatur kebutuhan anak-anak dan
kebutuhan keluarga, karena Tn.M jarang dirumah.

3. Struktur Peran (peran formal, peran informal, konflik peran, dan model
peran)

Ny. S merasa hanya menumpang di rumah Ny.A maka untuk pekerjaan


rumah Ny. S yang mengerjakan, dari membereskan rumah, memasak dan
mengasuh cucu. Sedangkan Ny. A bekerja sebagai penjahit membantu
penghasilan suami. Tn.M berkerja diluar kota seminggu sekali baru
pulang. Tiga anak dari Tn.M dan Ny.A masih sekolah.

4. Nilai atau Norma Keluarga

Dalam keluarga Ny.S masih memegang nilai dan norma keluarga di


masyarakat suku Jawa, dalam keluarga Ny.S ada aturan pulang ke rumah
sebelum jam 21 malam.

E. Fungsi Keluarga

1. Fungsi Afektif

Dalam keluarga Ny.S mengajarkan segala sesuatu untuk


mempersiapkan anggota keluarga berinteraksi dengan orang
lain dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.
Berusaha untuk memenuhi kebutuhan setiap anggota
keluarganya, saling membantu bila ada kesulitan, saling
menghargai dan memperhatikan dan percaya antara satu
dengan yang lainnya.

2. Fungsi Sosialisasi

Seluruh anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah


berinteraksi dengan baik di dalam lingkunganya. Tanggung
jawab dalam keluarga dijalankan dengan baik. Tn.M
sebagai kepala keluarga bekerja di luar kota satu minggu
sekali baru pulang. Ny.A bekerja sebagai penjahit
penghasilannya untuk membantu kebutuhan keluarga.
Ketiga anak dari Tn.M dan Ny.A masih sekolah. Dalam
keluarga Ny.S idak ada batasan dalam bersosialisasi.

3. Fungsi Perawatan Kesehatan

Definisi sehat menurut Ny.S adalah bebas dari sakit. Ny.S


merasa saat ini tubuhnya sehat. Ny. S mengatakan tidak
pernah minum jamu-jamuan, atau obat yang dijual bebas di
warung. Bila sakit segera memeriksakan ke puskesmas.
Ny. S mengatakan dirinya mempunyai penyakit gula sejak 3
tahun yang lalu kadar gula darah Ny.S 350 mg/dl. Keluarga
menyarankan untuk periksa di puskesmas, Ny.S menuruti
saran keluarga. Ny.S mengatakan tidak tahu mengenai sakit
gula dokter hanya menyarankan untuk mengurangi gula dan
makan makanan yang manis-manis. Ny. S pernah
mengalami lemas dan keringat dingin karena tidak sarapan
dan minum obat gula, setelah di cek kadar gula darahnya 70
mg/dl. Ny.S memanfaatkan posyandu lansia dan puskesmas
keliling untuk memeriksakan kesehatannya.

4. Fungsi Reproduksi

Ny.S seorang janda dan tidak mempunyai keturunan, Ny.S


sudah mengalami menopause
5. Fungsi Ekonomi

Ny.S merasa kebutuhan hidup akan pakaian, makanan dan tempat


tinggal sudah cukup bagi Ny.S. Pemenuhan kebutuhan hidupnya
ditopang dari klg Ny.A

F. Stress dan Koping Keluarga


1. Stresor Jangka Panjang dan Pendek

Stresor jangka pendek Ny.S bila tidak bisa menyelesaikan


pekerjaan rumahnya dengan baik sedangkan untuk stresor
jangka panjang Ny.S khawatir bila sampai jatuh sakit siapa
yang akan merawat dan pasti akan merepotkan orang lain.
2. Kemampuan Keluarga Berespon terhadap Situasi/Stresor

Ny. S hanya bisa berdoa kepada Tuhan supaya diberi


kesehatan sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan
rumahnya dan tidak merepotkaan orang lain.
3. Strategi Adaptasi Disfungsional

Belum ditemukan

G. Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia


1. Persepsi Kesehatan dan Pola Manajemen kesehatan
Ny.S tidak pernah mengknsumsi obat-obatan yang dijual
diwarung ataupun minum jamu-jamuan. Bila merasakan
tidak enak badan lebih baik memeriksakan diri ke
puskesmas.
2. Nutrisi Metabolik
Pola makan Ny.S tidak teratur, Ny.S jarang sarapan tetapi
masih minum obat gula (Glimepiride 1x1mg) pada pagi
hari. Sehari makan 1-2x. Ny.S merasa sudah menjaga pola
makan dengan mengurangi gula dan tidak makan yang
manis-manis. Ny.S tidak ada alergi jenis makanan.
3. Eliminasi
Pola BAK dalam batas normal kadang terbangun pada
malam hari untuk BAK tetapi tidak sering kadang hanya 1-
2x semalam. Pola BAB dalam batas normal, sehari sekali
kadang 2 hari sekali
4. Aktifitas Pola Latihan
Ny.S mandi sehari 2x pagi dan sore dan menjaga
kebersihan diri secara mandiri tanpa bantuan orang lain.
Setiap pagi Ny.S mengantar cucunya sekolah dengan
berjalan kaki. Setelah mengantar sekolah pulang memasak
makanan dan beres-beres rumah dan siang kembali
menjemput sekolah
5. Pola Istirahat tidur
Ny.S tidur mulai jam 9 malam dan bangun pagi jam 5 pagi
tetapi kadang tidak bisa tidur atau tidur tidak nyenyak.
Kadang terbangun pada malam hari untuk BAK. Pada siang
hari Ny S jarang tidur siang.
6. Pola Kognitif Persepsi
Penglihatan Ny.S tidak ada gangguan dan tidak memakai
kacamata tetapi tidak bisa membaca karena tidak sekolah,
demian juga dengan fungsi pendengaranya tidak ada
masalah. Dalam pengambilan keputusan Ny.S selalu
membicarakan dan meminta ijin dengan Ny.A
7. Persepsi Diri-Pola Konsep Diri
Ny.S menyadari bahwa dirinya sudah tua, sudah tidak
cekatan seperti dulu. Semua aktifitas dikerjakan pelan-
pelan dan hati-hati.
8. Pola Peran-Hubungan
Ny.S adalah seorang janda tanpa anak. Suami Ny.S sudah
meninggal 11 tahun yang lalu, karena tidak mempunyai
anak maka Ny.S hidup bersama dengan anak dari almarhum
suaminya (hasil dari perkawinan sebelumnya).
9. Sexualitas
Ny.S adalah seorang perempuan yang telah berusia lanjut,
dan sudah menopause. Ny.S seorang janda dan tidak
memiliki keturunan.
10. Koping-Pola Toleransi Stres
Hal yang ditakutkan pada Ny.S adalah kondisi bilamana
jatuh sakit siapa yang akan merawatnya. Ny.S hanya bisa
berdoa dan berharap kepada Tuhan supaya selalu diberi
kesehatan.
11. Nilai-Pola Keyakinan
Ny.S beragama Kristen dan aktif dalam ibadah di gereja,
Ny.S juga mengikuti ibadah khusus kaum Lansia yang
diadakan setiap Sabtu pertama setiap bulannya.

H. Pemeriksaan Fisik (Head to Toe)


1. Keadaan Umum : compos mentis
2. TTV TD : 130/80 mmHg HR
Nadi : 84 x/menit
Suhu : 36 oC
GDS : 122 mg/dl
(puasa dengan minum obat gula
Glimepiride 1 mg pagi)
3. BB : 59 kg
4. Kepala
- Rambut : hitam ada sebagian rambut yang putih
- Mata : konjungtiva tidak anemis, sklera tidak
ikterik, untuk melihat jarak jauh kadang kabur
- Telinga : simetris, tidak ada keluhan
- Mulut : gigi tampak putih berjajar rapi, belum ada
yang tanggal
5. Dada
- Inspeksi : simetris
- Palpasi : tidak ada benjolan di payudara
- Perkusi : pada bagian paru terdengar sonor
- Auskultasi : tidak terdengar wheezing dan ronchi
6. Abdomen
- Inspeksi : peerut buncit permukaan datar
- Auskultasi : terdengar bising usus
- Palpasi : tidak ada asites
- Perkusi : timpani pada area hati terdengar pekak
7. Kulit : sudah mulai tampak keriput
8. Ektremitas Atas : tidak ada kakakuan
9. Ekstremitas bawah : tidak ada oedem, tidak ada varises

I. Pengkajian Khusus (terlampir)


1. Fungsi Kognitif SPMSQ : normal
2. Skala Norton : resiko decubitus rendah
3. Status Fungsional Indeks Bartel : mandiri
4. Status Fungsional (Katz Indeks) : mandiri

J. Harapan Keluarga (harapan keluarga terhadap petugas


kesehatan)
Keluarga berharap mahasiswa dapat memberikan informasi tentang
perawatan bagi anggota keluarga yang berusia lanjut yang mempunyai
masalah kesehatan di rumah, terutama untuk perawatan dan pencegahan
tentang sakit gula serta mengatasi agar kadar gulanya tidak terlalu
tinggi dan juga tidak terlalu rendah.
II. Analisa Data

NO DATA Diagnosa Keperawatan


1. DS: Ny.S mengatakan jarang sarapan tetapi Perilaku kesehatan
masih minum obat gula (Glimepiride 1x1mg) cenderung beresiko
pada pagi hari. Sehari makan 1-2x.
DO: pada saat pengkajian jam 13.00 Ny.S
mengatakan dari pagi belum sarapan. Hasil
pemeriksaan GDS: 122 mg/dl (puasa dengan
minum Glimepiride 1 mg)
Ny.S tidak mengetahui hal yang perlu dihindari
pada penderita DM.
2. DS: Ny.S mengatakan tidak tahu mengenai Ketidakefektifan
apa itu sakit gula dokter hanya menyarankan manajemen kesehatan di
untuk mengurangi gula dan makanan yang keluarga
manis-manis
DO: saat dikaji Ny.S tampak tidak tahu tentang
tanda dan gejala penyakit diabetes
3. DS: Ny. S mengatakan hubungan dengan Gangguan proses keluarga
keluarga seperti ada jarak. Ny.S khawatir bila
sampai jatuh sakit siapa yang akan merawat
dan pasti akan merepotkan orang lain.
DO: pada saat dilakukan pengkajian Ny.A
tampak kurang berkenan
III. RENCANA KEPERAWATAN

DIAGNOSA TUJUAN EVALUASI


N KEPERAWATA RENCANA TINDAKANNAMA/
O N UMUM KHUSUS KRITERIA STANDART TTD

1. Perilaku kesehatan Setelah Setelah dilakukan ………


cenderung beresiko dilakukan tindakan ..
tindakan keperawatan
keperawatan selama 5x45menit
selama 5 hari klien mampu
klien mampu mengenal masalah
mengenal kesehatan
masalah dengan kriteria
kesehatan hasil :
 TUK1
Mengenal
masalah DM
dengan
menyebutkan
a. Pengertian Respon verbal DM adalah suatu kelainan Diskusikan bersama keluarga
DM dimana terjadi peningkatan
arti DM dengan menggunakan
kadar gula dalam darah
melebihi normal ≥120 mg/dl lembar balik
(puasa) atau > 200 mg/dl
Motivasi keluarga untuk

mengulang kembali

Berikan reinforcement atas

usaha positif kelurga

Diskusikan bersama keluarga


b. Penyebab Respon verbal penyebab DM tanda dan gejala DM dengan
DM 1.Keturunan
menggunakan lembar balik
2.Kegemukan
3.Makanan manis dan Motivasi keluarga untuk
berlemak
4.Faktor Stres mengulang kembali
5.Infeksi/ peradangan
6.Kurang olahraga Berikan reinforcement atas

usaha positif kelurga

Diskusikan bersama keluarga


c. Tanda dan Respon verbal
gejala DM Menyebutkan 2 dari 7 tanda penyebab DM dengan
DM
1. Mudah lapar menggunakan lembar balik
2. Mudah haus
Motivasi keluarga untuk
3. Sering kencing
4. Gatal-gatal mengulang kembali
5. Tubuh lemas
6. Kesemutan Berikan reinforcement atas
7. Penglihatan kabur
usaha positif kelurga

Diskusikan bersama keluarga


d. Komplikasi komplikasi DM dengan
Respon verbal Menyebutkan 2 dari 7
komplikasi DM menggunakan lembar balik
1.Gangguan pada jantung
2.Gangguan pada ginjal Motivasi keluarga untuk
3.Pembuluh darah otak pecah mengulang kembali
4.Terganggunya fungsi mata
Berikan reinforcement atas
yang dapat menyebabkan
kebutaan usaha positif kelurga
5.Tekanan Darah tinggi
6.Impotensi
7.Luka yang tidak mau sembuh
sampai menjadi gangren
sehingga harus diamputasi Diskusikan bersama keluarga

hal yang perlu dihindari dari

 TUK2 DM dengan menggunakan


Respon verbal
Mengambil
keputusan untuk Dapat menyebutkan 1 dari 4
lembar balik
menghindari hal- hal yang dihindari dari DM
hal pada 1.Bekerja tanpa menggunakan Motivasi keluarga untuk
penderita DM alas kaki dan pelindung tubuh
yang lain yang mungkin mengulang kembali
menyebabkan luka, pada suhu
Berikan reinforcement atas
yang terlalu panas dan terlalu
dingin usaha positif kelurga
2. Makan makanan yang
“enak” tapi tidak sehat
4.Pola makan dan hidup yang
tidak teratur
Motivasi keluarga untuk

minum obat teratur


Ungkapan keluarga untuk mau
 TUK3
psikomotor minum obat teratur
Melakukan
usaha untuk
mengontrol gula
darah Motivasi dan mengajarkan
a. Minum obat olahraga ringan untuk penderita
sesuai
anjuran DM
Melakukan senam DM Motivasi keluarga untuk
b. Melakukan
psikomotor
olahraga /
senam DM menciptakan lingkungan yang

nyaman dan kondusif


 TUK4 Ungkapan keluarga untuk
Memodifikasi Respon afektif menciptakan lingkungan yang
lingkungan nyaman Motivasi keluarga untuk
untuk mengatasi
DM menggunakan fasilitas

kesehatan yang ada.


 TUK5 Fasilitas kesehatan yang bisa
Menggunakan Respon verbal digunakan
fasilitas 1. Posyandu lansia
kesehatan yang 2. Puskesmas
ada untuk
3. Klinik 24 jam
mengatasi DM
IV. CATATAN KEPERAWATAN
Mencatat semua tindakan yang telah dilakukan pada keluarga setiap hari dan mengetahui respon klien terhadap setiap tindakan
yang telah diberikan
TANGGAL/ NO
IMPLEMENTASI EVALUASI NAMA/
JAM DX
TTD
09/08/2019 3 Datang ke rumah Ny.S untuk S: Ny.S mengatakan mau menerima dan meminta ijin Ny.A
11.30 wib memperkenalkan diri dan kontrak O: Ny.S tampak senang ketika kader datang
sebagai warga binaan Tetapi Ny.A tampak kurang berkenan
A: tujuan tercapai
P: lanjutkan ke tahap pengkajian

09/08/2019 2 Datang ke rumah Ny.S untuk S: Ny.S mengatakan bahwa dirinya menderita sakit gula, tetapi tidak tahu
16.00 wib melakukan pengkajian dan tentang penyakitnya.
pengumpulan data O: Ny.S memberikan informasi mengenai masalah kesehatan yang
dideritanya
A: masalah ditemukan
P: lanjutkan untuk mencari data

10/08/2019 1 Datang ke rumah Ny.S untuk


S: Ny.S mengatakan belum makan sejak tadi pagi tapi sudah minum obat
13.00 wib melengkapi data dan mengukur tanda-
tanda vital gula
O: TD 130/80 mmHg GDS 122 mg/dl (puasa minum Glimepiride 1mg
pagi)
A: muncul masalah perilaku kesehatan yang kurang baik
P: intervensi dilanjutkan
A. RENCANA TINDAK LANJUT