Anda di halaman 1dari 13

PERAN DIGITAL DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI

EKONOMI KREATIF

Diusulkan Oleh :

Ratna Shafa I (18312381)


Tifani F Fuadzis (18312397)
Della Septi Romaningsih (18312403)

Mata Kuliah :

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN


KARYA ILMIAH

Kelas : G

Dosen Pengampu :

Tian Wahyudi, S.Pd.I., M.Pd.I

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA
2019
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Saat ini, perekonomian nasional Indonesia mengalami ketidakstabilan selama beberapa


tahun belakang. Perekonomian nasional Indonesia telah mengalami perlambatan dan pertumbuhan
sebagai dampak dari krisis ekonomi global, sehingga mengakibatkan pertumbuhan ekonomi
nasional pada tahun ini hanya 5.2%. Saat ini, industry memposisikan diri sebagai salah satu factor
utama penggerak yang berperan penting dalam kemajuan suatu negara. Untuk memajukan
perekonomian suatu negara, sektor industry harus menjadi kegiatan utama dalam suatu negara.
Pembangunan perekonomian sangat penting bagi negara berkembang yang mengalami
ketidakstabilan ekonomi.Sehinnga, dibutuhkan proses , upaya dan peningkatan kualitas masyrakat
sebagai salah satu usaha pembangunan.
Tuntutan perekonomian yang lebih efisien menyebabkan kebutuhan akan inovasi semakin
tinggi, maka dikembangkanlah ekonomi kreatif untuk menjawab tuntutan tersebut. Ekonomi
kreatif merupakan konsep ekonomi Ekonomi kreatif digerakkan oleh sktor industri kreatif.
Industri kreatif memiliki 14 sektor industry kreatif yang telah dipetakan oleh Kementrian
Perdagangan RI. Ekonomi kreatif menjadi salah satu solusi untuk mengatasi penurunan
perekonomian Indonesia. Pada tahun 2016 data PDB industri ekonomi kreatif mencapai Rp.
922,58 triliun dengan nilai kontribusi PDB nasional sebesar 7,44% atau meningkat dari tahun
sebelumnya sebesar Rp. 852,56 triliun atau 7,38% terhadap PDB nasional. Angka ini juga diiringi
dengan pesatnya laju pertumbuhan ekaraf sebesar 4,95% di tahun 2016 dibandingkan tahun
sebelumnya sekitar 4,41% (http://www.bekraf.go.id/berita/page/10). Pemerintah Indonesia
menyadari bahwa ekonomi kreatif sangat berpotensi besar dan berperan sebagai penggerak dalam
peningkatan perekonomian Indonesia, sehingga pemerinta Indonesia secara serius
mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia.
Pada tahun 2018, pemerintah memberi pengumuman peta perjalanan revolusi industry 4.0
untuk Indonesia (Kusuma, 2018). Hal ini menandakan, bahwa Indonesia telah siap memasuki
ranah industri yang menerapkan system teknologi yang lebih terpadu. Dalam forum Indonesia
Digital Business Ecosystem (Indibest Forum) disebutkan bahwa dalam menghadapi revolusi
industri 4.0 diperlukan pemahaman serta pemetaan terhadap pasar yang belum terlayani dengan

1
baik oleh pemanfaatan teknologi sehingga dapat dirancang industri yang mendukung industri
generasi keempat (Noor, 2018). Untuk dapat memberikan pelayanan terhadap sektor industry
kreatif, maka salah satu jawabannya yaitu dengan menjadikan ekonomi kreatif berbasis digital
sebagai isu strategis untuk dapat memenangkan persaingan global serta menghasilkan produk
maupun layanan dengan kreativitas tinggi guna meningkatkan nilai tambah ekonomi.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana peran Digital dalam pengembangan ekonomi kreatif?
2. Bagaimana peran Digital dalam pemasaran ekonomi kreatif?
3. Bagaimana peran Digital dalam kemajuan ekonomi kreatif?

C. Maksud dan tujuan


Memberikan gambaran peran digital di era revolusi industry 4.0 pada
pengembangan, pemasaran dan kemajuan ekonomi kreatif.

2
BAB II
LANDASAN TEORI

A. Industri Ekonomi Kreatif

Industri ekonomi kreatif berdasarkan UK DCMS Task force (DCMS, 2001) adalah
“Creative industries as those industries which have their origin in individual creativity, kill &
talent, and which have a potensial for wealth and job creation through the generation and
exploitation of intellectual property and content”. Industri kreatif mengacu pada berbagai kegiatan
ekonomi yang berkaitan dengan pembangkitan atau eksploitasi pengetahuan dan informasi.
Ekonomi kreatif menurut Howkins (Howkins, 2001) terdiri dari periklanan, arsitektur, seni,
kerajinan, desain, fashion, film, musik, seni pertunjukan, penerbitan, litbang, perangkat lunak,
mainan dan permainan, TV dan radio, dan permainan video. Sampai tahun 2015 definisi DCMS
mengakui sembilan sektor kreatif ("Department for Culture, Media & Sport,2015"), yaitu :
1. Advertising and marketing
2. Architecture
3. Crafts
4. Design: product, graphic and fashion design
5. film, TV, video, radio and photography
6. IT, software and computer services
7. Publishing
8. Museums, galleries and libraries
9. Music, performing and visual arts
Menurut Kementrian Perdagangan Indonesia industri kreatif merupakan industri yang
berasal dari pemanfaatan kreatifitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan
kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksplorasi daya kreasi dan
daya cipta individu tersebut. Oleh karena itu, peran industri kreatif dianggap vital untuk
memajukan perekonomian suatu negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena setiap
individu mampu menciptakan pasar dan perekonomian secara terus menerus.

3
B. Media Digital
Sejak awal tahun 2000, teknologi informasi telah memasuki pasar utama dan
dikembangkan lebih jauh menjadi apa yang disebut sebagai new wave technology. New wave
technology adalah teknologi yang memungkinkan konektivitas dan interaktivitas antar individu
dan kelompok (Kotler, 2011 : 5). New wave meliputi tiga kekuatan utama: komputer dan telepon
genggam yang murah, internet yang murah, dan open source. Dalam era new wave, ekonomi yang
dipertimbangkan tidak hanya pertumbuhan ekonomi, tingkat suku bunga, dan inflasi saja
melainkan juga faktor ekonomi digital. Keberadaan ekonomi digital ditandai dengan semakin
maraknya bisnis atau transaksi perdagangan yang memanfaatkan internet sebagai medium
komunikasi, kolaborasi dan kooperasi antar perusahaan ataupun antar individu (Situmorang,
2011:79).
Digital Marketing adalah pemasaran produk atau layanan yang menggunakan teknologi
digital, terutama di Internet, namun juga mencakup ponsel, display advertising, dan media digital
lainnya (Financial Times. Retrieved 22 August 2015.) Perkembangan digital marketing sejak tahun
1990an dan 2000an telah mengubah cara merek dan bisnis menggunakan teknologi untuk
pemasaran (Eds.b.ebscohost.com. Retrieved 10 January 2018). Di era digital saat ini berbagai
perencanaan baik pemasaran ataupun aktivitas belanja untuk memenuhi kehidupan sehari-hari
kebanyakan orang sudah menggunakan perangkat digital daripada mengunjungi toko fisik secara
langsung, sehingga banyak perusahaan atau bisnis personal beralih fungsi dari teknik pemasaran
konvensional menjadi pemasaran digital dikarenakan lebih efisien dan tepat sasaran. Metode
pemasaran digital seperti optimasi mesin pencari (SEO), pemasaran mesin pencari (SEM), content
marketing, influencer marketing, content automation, pemasaran berbasis data, ecommerce
marketing, social media marketing, social media optimization, e-mail direct marketing, iklan
bergambar, e-book, etc menjadi lebih umum dalam teknologi (Forbes, October 17, 2013). Metode
digital marketing menggunakan media digital dalam hal pemasaran produk khususnya produk
akhir hasil industri kreatif memberikan kontribusi dalam hal brand awareness yaitu kemudahan
akses, competitive advantage dan efektiviitas.
Oleh sebab itu organisasi bisnis harus pandai melihat peluang melakukan aktivitas
marketing yang efektif di era digital dengan biaya yang murah dan efektif. Teknologi digital telah
banyak mengubah wajah dunia bisnis, termasuk aktivitas pemasaran. Meskipun digital marketing
tidak meliputi teknik dan praktek yang masuk dalam kategori internet maketing denga cara-cara

4
untuk mencapai target konsumen yang tidak memerlukan internet (mobile technology). Teknologi
telah mengubah cara manusia dalam berbicara, berkomunikasi, bertindak, dan mengambil
keputusan. Teknologi telah menjadi sangat efektif dalam memaksimalkan bottom line suatu
organisasi.

5
BAB III
PEMBAHASAN
A. Peran digital dalam Pengembangan industri ekonomi kreatif

Teknologi menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perkembangan


perekonomian suatu bangsa, tidak terkecuali Indonesia sebagai negara yang sedang giat-giatnya
mengejar ketertinggalan pembangunan ekonomi. Indonesia, negara dengan kekayaan alam yang
melimpah dan sumber daya manusia yang besar tidak dapat menafikan peran teknologi untuk
mengembangkan industri mulai dari hulu sampai hilir.
Pengembangan industri kreatif ini didukung oleh peran pemerintah sebagai pemegang
kewenangan atau regulator yang memfasilitasi program bantuan pendanaan yang sifatnya lunak.
Dengan adanya pelatihan berbasis teknologi, terutama digital, sangat dimungkinkan membantu
usaha-usaha masyarakat yang terkait langsung dengan banyak nya bidang di insutri kreatif
tersebut. Bidang yang paling dekat dengan peran teknologi informasi antara lain seni dan hiburan,
periklanan, televise dan radio, percetakan dan surat kabar. Pada bidang ini kemahiran dalam
berteknologi sangat dibutuhkan. Sayang nya, sumber daya manusia di dalamnya masih sangat
terbatas yang dapat menguasai teknologi informasi dengan baik.
Maraknya teknologi dalam industry kreatif ini tentu harus di dorong oleh kemauan dan
kerja keras yang luar biasa dari sisi pengusaha yang memang ingin terjun ke dalam dunia industry
kreatif. Kemampuan dalam berteknologi tentunya harus masuk dalam kategori baik. Pelaku
industry kreatif ini harus mau berkolaborasi dengan kalangan akademisi yang menguasai teknologi
tersebut. Ditambah dengan industry kreatif di luar negeri yang basis teknologi nya jauh lebih maju
daripada di dalam negeri sendiri. Hal ini tentunya, memicu pihak-pihak industry kreatif untuk lebih
bias mengimbangi pasar-pasar tersebut.

Perkembangan insutri kreatif digital di Indonesia untuk maju adalah ketika internet
semakin mudah diakses oleh masyarakat luas. Begitu pula dengan penggunaan perangkat PC dan
mobile yang menjadi motor utama hidupnya ekonomi kreatif, karena menjadi modal besar bagi
ekonomi kreatif di Indonesia untuk bias maju. Oleh karena itu, perlunya keterampilan dalam ber
teknologi sangat di perlukan pada saat ini. Di dukung oleh perkembangan revolusi industry yang
telah memasuki point ke-4.0, maka penggunaan sumber daya manusia tidak lagi sepenuhnya.

6
Ketergantungan kepada mesin-mesin lebih besar dari pada tenaga manual. Sehingga sumber daya
manusia ini lebih dikerahkan ke arah penguasaan dalam berteknologi.
Adanya peran digital dalam ekonomi kreatif tentu mempermudah para ekonom-ekonom.
Seperti munculnya e-commerce yang bias disebut dengan belanja online. Adanya belanja berbasis
online ini tentu menambah hal-hal baru dalam ekonomi kreatif di Indonesia. Selain itu, belanja
online ini juga dapat memberikan banyak manfaat. Hanya dengan bermodalkan sumber daya
dengan kemampuan teknologi yang baik, Ekonomi industry dalam belanja berbasis online ini, pasti
akan ter koordinasikan dengan baik pula.

B. Peran digital dalam pemasaran industri ekonomi kreatif

Peran pelaku industri kreatif mulai untuk beralih cara untuk melakukan proses pemasaran
produk industri yang dihasilkan melalui media digital yaitu digital marketing karena digital
marketing atau pemasaran online sesuatu yang besar dan berpengaruh terutama dalam melakukan
penetrasi pasar yang tetap guna dan tetap sasaran terhadap konsumen yang pada saat yang sama
membutuhkan produk yang ditawarkan oleh produsen.
Iklan tradisional kini tak lagi memiliki ‘kekuasaan’ mengingat pemasaran digital multi-
channel terus meningkat sebanyak 137% ditambah dukungan kenaikan 500% brand yang
menggunakan strategi digital marketing. Kenaikan ini tentu saja didorong oleh para konsumen.
Sebanyak 72% konsumen sudah terhubung dengan brand pilihan mereka melalui beragam chanel
pemasaran digital yang ada Peningkatan pertumbuhan hasil industri kreatif berikut pelaku industri
kreatif tidak lepas dari peran media digital dan media sosial didalamnya. Namun tidak sedikit juga
pelaku industri kreatif ditingkat bawah atau industri kecil atau home industry masih belum banyak
memanfaat kan media digital dalam hal proses pemasaran produk yang dihasilkan sehingga perlu
dilakukan peran pemerintah untuk melakukan edukasi berkaitan dengan hal tersebut sebelum era
industri 4,0 betul-betul terealisasi di setiap sektor industri.
Peran media digital sangat dibutuhkan karena dengan menggunakan media ini, suatu
produk dapat dipasarkan secara luas dan dapat diakses siapa saja dan dimana saja secara cepat dan
efisien. Media jejaring sosial online seperti facebook dapat menjadi sarana yang baik dalam
menciptakan suatu pasar dunia maya. Selain dapat memasarkan suatu produknya, masyarakat juga
dapat saling bertukar pikiran dan menambah relasi dalam situs pertemanan tersebut. Masyarakat

7
dapat memasarkan hasil industri kreatifnya dengan mudah sehingga selain efisien dapat juga
menciptakan pasar yang luas bahkan hingga ke mancanegara hanya dengan menggunakan media
online.

C. Peran digital dalam kemajuan industri ekonomi kreatif

Teknologi digital mempunyai peranan penting di dalam dunia bisnis terutama di bidang
pemasaran. Peranan teknologi dalam bidang pemasaran yaitu menunjang kegiatan-kegiatan yang
saling berhubungan dan ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan,
serta mendistribusikan barangdan jasa kepada pembeli. Selain di bidang pemasaran, teknologi juga
berperan dalam rangka pengelolaan jaringan, sistem tagihan, persediaan, dan berbagai aplikasi lain
yang terkait dengan kegiatan operasi serta sistem keuangan, personalia dan beragam aplikasi lain
yang terkait dengan manajemen. Teknologi informasi sangat berperan penting dalam menentukan
daya saing dan kemampuan perusahaan untuk meningkatkan kinerja bisnis di masa yang akan
datang.
Teknologi sudah memberikan perubahan yang sangat mendasar baik bagi organisasi swasta
maupun publik. Sumber daya teknologi informasi dapat digunakan oleh para pemimpin
perusahaan dan konsultan untuk menentukan keberhasilan dalam suatu perusahaan serta dalam
mengambil keputusan. Hubungan teknologi informasi dengan kinerja perusahaan sangant erat
kaitannya,teknologi informasi dapat meningkatkan Knowledge Management Capability
Organisasi. Knowledge Management Capability dapat memberikan manfaat kompetitif serta
meningkatkan kinerja suatu perusahaan.Oleh sebab itu teknologi informasi dapat mempengaruhi
kinerja perusahaan melalui Knowledge Management Capability.
Dunia periklanan pun mulai berganti konsep dari surat kabar ke iklan online, hal ini
dimungkinkan terjadi karena teknologi informasi yang terkoneksi dengan jaringan internet global
yang memberikan kemudahan dalam pemasaran produk atau jasa. Dengan jaringan internet dan
fitur web yang menarik dan berkembang sedemikian pesat menjadi pilihan alat promosi yang
banyak digemari oleh para wirausahawan karena terbukti dinilai lebih murah dan lebih cepat.
Belakangan ini industry kreatif yang banyak digemari seiring dengan kemajuan teknologi yang
semakin pesat yaitu bisnis online. Karena, dinilai lebih ekonomis baik dari segi waktu dan modal
yang dikeluarkan. Para penjual dan pembeli tidak perlu menunggu lama untuk melakukan transaksi

8
karena semuanya dapat diakses melaui jaringan internet dan situs-situs terkait. Pada prinsipnya
peran teknologi dalam pemasaran adalah sebagai alat untuk mempermudah proses, dibalik itu tetap
sumberdaya manusia dan strategi pemasaran memegang kunci utama untuk memajukan industry
kreatif tersebut.

9
BAB IV
PENUTUP
Untuk mengatasi permasalahan ekonomi nasional Indonesia yang terus mengalami
penuruan setiap tahunnya. Pemerintah melakukan berbagai langkah untuk mengendalikan
perekonomian. Salah satunya dengan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dari
masyarakat sampai kementerian perdagangan dan mengadaptasi kemajuan teknologi. Salah satu
alternatifnya perwujudannya yaitu melalui implementasi industri kreatif berbasis digital. Yang
nyatanya dapat menyumbangkan banyak pemasukan bagi perekonomian Indonesia. Tidak hanya
memberikan pemasukan kepada negara, tetapi yang lebih utama dapat memberikan dampak positif
atau peran yang dapat mengedukasi masyarakat Indonesia.

Sehingga, industri ekonomi kreatif menjadi salah satu penguat perekonomian bangsa. Dan
masyarakat telah siap menerima perkembangan teknologi digital dalam industri ekonomi kreatif.
Yang di implementasikan dalam hal pengembangan usaha dan pemasaran barang dan jasa.
Masyarakat merasa sangat dimudahkan dalam berwirausaha. Selain itu, peran digital membawa
kemajuan pesat dalam industry ekonomi kreatif. Sehingga, aktivitas usaha lebih efektive dan
efisien dalam mengolah waktu maupun keuangan.

10
DAFTAR PUSTAKA

Bekraf. (2017). Apa itu Ekonomi Kreatif. Retrieved from Indonesia Kreatif:
http://indonesiakreatif.bekraf.go.id/ikpro/programs/apa-itu-ekonomi-kreatif/

Kusuma, H. (2018, April 4). Jokowi Resmikan Roadmap Industri 4.0. Retrieved from Detik
Finance: https://finance.detik.com/industri/d-3952444/jokowi-resmikan-roadmap-industri-40

Noor, A. R. (2018, Mei 23). Revolusi Industri 4.0 di Era Digital, Indonesia Siap? Retrieved from
Detik Inet: https://inet.detik.com/business/d-4033692/revolusi-industri-40-di-era-digital-
indonesia-siap

"Definition of digital marketing". Financial Times. Retrieved 22 August 2015.

"EBSCO Publishing Service Selection Page". Eds.b.ebscohost.com. Retrieved 10 January 2018.

"Department for Culture, Media & Sport – Creative Industries Economic Estimates January 2015"
Hudson, S., Huang, L., Roth, M. S., & Madden, T. J. (2016). The influence of social media
interactions on consumer–brand relationships: A three-country study of brand perceptions and
marketing behaviors. International Journal of Research in Marketing, 3327-41.
doi:10.1016/j.ijresmar.2015.06.004.

Howkins, John (2001), The Creative Economy: How People Make Money From Ideas, Penguin

How To Embrace The Five Steps Of Data-Driven Marketing Published by Forbes, October 17,
2013; accessed 17 January, 2017.

11
12