Anda di halaman 1dari 2

Resume Pasien

Nama : Suprapto Basyir

Umur : 63th

Riwayat Perjalanan Penyakit (Allo Anamnesa)

Pasien dengan riwayat Hipertensi sejak tahun 2002 (berdasarkan status berobat pasien) sering kontrol ke
BP dan diberi obat Hipertensi seperti, Captopril, Nifedipine, dan Amlodipin,

- Tanggal 9 Juli 2016 saat adzan Subuh, pasien ingin bangun untuk shalat tetapi badan tidak bisa
digerakkan , pasien mencoba terus untuk menggerakkan badannya tetapi tidak bisa dan kemudian
terjatuh. Anak pasien datang menolong kemudian pasien dipindahkan ke kasur, karena pasien tidak
bisa bicara dan nafas ngorok,keluarga membawa pasien ke UGD RS Thamrin Cileungsi. Dari
pemeriksaan di UGD, pasien dianjurkan untuk dirawat di ruang ICU, tetapi ICU RS Thamrin
sedang penuh, sementara dokter UGD Thamrin menyarankan pasien harus masuk ICU tidak boleh
lebih dari 8 Jam, maka keluarga berinisiatif membawa pasien ke RS Mitra Cibubur. Pasien dirawat
di ruang ICU Mitra Cibubur selama 4 hari, 2 hari di ruang Intermediet dan di ruang rawat biasa
sampai pasien pulang tanggal 22 Juli 2016.

- Tanggal 25 Juli 2016, anak pasien datang ke BP Bukaka untuk minta surat rujukan BPJS untuk
kontrol ke Poli Neurologi RS Thamrin Cileungsi, karena pasien mengeluh demam.
Di RS Thamrin (Poli Neurologi) Pasien hanya diberi obat Ibuprofen dan dianjurkan melanjutkan
obat post rawat dari RS Mitra Cibubur. Menurut istri pasien, 1 jam setelah meminum Ibuprofen,
mata pasien bengkak seperti alergi obat,kemudian obat stop. Pagi hari berikutnya pasien sudah
tidak demam.

- Tanggal 28 Juli 2016, pasien kontrol ke poli Neurologi dan Poli Penyakit dalam di RS Mitra
Cibubur dengan dokter yang merawat, kemudian diadakan pemeriksaan darah (Hasil diarsip oleh
pasien). Dari dokter RS Mitra Cibubur mendapatkan therapy obat :
1. Farsix (Furosemide 10 mg)
2. Alluric (Allupurinol 300 mg)
3. Pregabalin (Pregabalin 75 mg)
4. Vitabumin (Albumin)
5. Divask (Amlodipin 10 mg)
6. Na Bicarbonat 500 mg
7. Brainact 500 mg
8. Nocid (Ketoisoleucine/asam amino)
9. Kalmeco (Mecobalamin)
Menurut dokter Neurologi dan Penyakit Dalam, perkembangan penyakit stroke pasien
membaik,pasien dianjurkan untuk rehab medic dan dianjurkan kembali kontrol 1 bulan
kemudian. Pasien sedang merencanakan untuk rehab medic (Fisiotherapy)

- Tanggal 1 Agustus 2016, anak pasien datang kembali untuk meminta rujukan ke Poli Syaraf RS
Thamrin Cileungsi karena pasien saat ini mengeluh lemas, kaki tangan terasa nyeri bila disentuh,
bicara cadel tetapi masih bisa dimengerti, Tekanan Darah tidak diukur. Sudah diterangkan
mengenai prosedur dan system rujukan BPJS.

Oleh

dr. Todo Silitonga