Anda di halaman 1dari 68

BAB.

1 LIABILITAS JANGKA PANJANG


(NON-CURRENT LIABILITY)

Liabilitas diatur dalam Pernyataan Standar Akuntansi (PSAK) sebagai berikut :


 PSAK50 : Instrumen Keuangan–Penyajian
 PSAK55 : Instrumen Keuangan-Pengakuan dan Pengukuran, dan
 PSAK60 : Instrumen Keuangan-Pengungkapan
Ketiga PSAK tersebut selanjutnya akan diganti dengan PSAK-71:Instrumen
Keuangan yang akan berlaku efektif 01 Januari 2020.

Liabilitas diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika tidak memenuhi


keempat kriteria berikut :
1. Liabilitas yang akan diselesaikan dalam siklus operasi normal
2. Liabilitas dengan tujuan diperdagangkan
3. Liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang setelah
periode pelaporan
4. Tidak memiliki hak bersyarat untuk menunda penyelesaian liabilitas sekurang-
kurangnya dalam 12 bulan setelah periode pelaporan.

Beberapa contoh liabilitas jangka panjang adalah utang obligasi, utang bank, utang
wesel, utang hipotik, dan lain-lain.

Obligasi adalah surat pengakuan utang yang dibuat oleh penerbit obligasi (emiten)
yang menyatakan berjanji untuk membayar berupa bunga dalam jumlah tetap
secara periodik selama jangka waktu obligasi (tenor) dan membayar pokok obligasi
saat jatuh tempo obligasi.

Pengakuan dan pengukuran awal


Pasar memberikan penilaian atas liablititas jangka panjang berdasarkan nilai kini
dari ekspektasi arus kas di masa depan yang terdiri dari pokok dan bunga. Untuk
menghitung nilai kini digunakan suku bunga pasar (market interest rate/effective
interest rate), sedangkan untuk menghitung bunga yang harus dibayar digunakan
tingkat bunga kupon (coupon rate/stated interest rate) yang tertera dalam warkat
obligasi.

Harga wajar liabilitas (harga jual) dapat berbeda dari nilai nominalnya. Nilai nominal
adalah nilai yang dijanjikan akan dibayarkan oleh penerbit pada saat liabilitas
tersebut jatuh tempo. Apabila harga jual lebih tinggi dari nominal maka liabilitas
dijual dengan premium sedangkan jika harga jual lebih rendah dari nominal maka
liabilitas dijual dengan diskonto. Perbedaan tersebut timbul apabila tingkat suku
bunga efektif berbeda dengan tingkat suku bunga kupon, yaitu:

Bunga efektif > Kupon Diterbitkan dengan diskonto


Bunga efektif < Kupon Diterbitkan dengan premium
Bunga efektif = Kupon Diterbitkan dengan nominal (nilai pari)

1
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran liabilitas jangka panjang setelah pengakuan awal adalah menggunakan
biaya perolehan, kemudian selisih antara harga jual dengan nilai nominal
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Premium/diskonto
yang timbul saat pengakuan awal diamortisasi selama jangka waktu liabilitas jangka
panjang untuk menurunkan/meningkatkan beban bunga yang diakui sehingga total
bunga mencerminkan suku bunga efektif.

Penjualan obligasi dengan diskonto.


Misalkan pada tanggal 1 Januari 2017 PT Balaraja menerbitkan obligasi 8% nominal
$ 600.000 1.200.000 dengan bunga pasar saat itu 10%. Bunga dibayarkan setiap 1
Januari. Obligasi jatuh tempo pada 1 Januari 2020. Karena bunga obligasi yang
diberikan lebih rendah dibanding bunga pasar, maka obligasi tersebut dijual
dibawah nilai nominal/nilai pari atau dengan diskonto, yaitu seharga $1,140,316.-
dengan perhitungan sebagai berikut:

Pengali (tingkat
Unsur Tabel Nilai nominal Nilai kini
diskonto 10%)
Pokok Jumlah tunggal 0.7513 1,200,000 901,578
Interest Anuitas 2.4869 96,000 238,738
Nilai jual……………………………………………………..... 1,140,316

Ayat jurnal saat penerbitan obligasi tanggal 1 Januari 2017 adalah sebagai berikut:

Cash $1,140,316
Bond payable $1,140,316

Jika perusahaan menggunakan metode bunga efektif untuk mengamortisasi


diskonto obligasi, maka perlu dibuat daftar amortisasi diskonto sebagai berikut:

BEBAN
BUNGA DIBAYAR AMORTISASI
PERIODE TANGGAL BUNGA NILAI BUKU
(8%) DISKONTO
(10%)
0 1-Jan-17 1,140,316
1 1-Jan-18 96,000 114,032 18,032 1,158,347
2 1-Jan-19 96,000 115,835 19,835 1,178,182
3 1-Jan-20 96,000 117,818 21,818 1,200,000

Ayat jurnal untuk mencatat bunga akrual 31 Desember 2017 dan pembayaran
bunga tanggal 01 Januari 2018 adalah sebagai berikut:

31-Dec-17 Interest expense 114,032


Interest payable 96,000
Bond payable 18,032

1-Jan-18 Interest payable 96,000


Cash 96,000

2
Jurnal serupa akan dibuat untuk mencatat bunga akrual 31 Desember 2018 dan
pembayaran bunga tanggal 01 Januari 2019. Sedangkan saat pembayaran
pokoknya pada tanggal jatuh tempo 01 Januari 2020 jurnalnya sebagai berikut:

Bond payable 1,200,000


Cash 1,200,000

Penjualan obligasi dengan premium.


Sebaliknya, pada tanggal 1 Januari 2017 PT Balaraja menerbitkan obligasi 10%
nominal $1.200.000 dengan bunga pasar saat itu 8%. Bunga dibayarkan setiap 1
Januari. Obligasi jatuh tempo pada 1 Januari 2020. Karena bunga obligasi yang
diberikan lebih tinggi dibanding bunga pasar, maka obligasi tersebut dijual diatas
nilai pari atau dengan premium, yaitu seharga $1,261,850.- dengan perhitungan
sebagai berikut:

Pengali (tingkat Nilai


Unsur Tabel Nilai kini
diskonto 8%) nominal
Pokok Jumlah tunggal 0.7938 1,200,000 952,599
Interest Anuitas 2.5771 120,000 309,252
Nilai jual …………………………………………………………… 1,261,850

Ayat jurnal saat penerbitan obligasi tanggal 1 Januari 2017 adalah sebagai berikut:

Cash 1,261,850
Bond payable 1,261,850

Jika perusahaan menggunakan metode bunga efektif untuk mengamortisasi


diskonto obligasi, maka perlu dibuat daftar amortisasi diskonto sebagai berikut:

BEBAN
BUNGA DIBAYAR AMORTISASI
PERIODE TANGGAL BUNGA NILAI BUKU
(10%) DISKONTO
(8%)
0 1-Jan-17 1,261,850
1 1-Jan-18 120,000 100,948 (19,052) 1,242,798
2 1-Jan-19 120,000 99,424 (20,576) 1,222,222
3 1-Jan-20 120,000 97,778 (22,222) 1,200,000

Ayat jurnal untuk mencatat bunga akrual 31 Desember 2017 dan pembayaran
bunga tanggal 01 Januari 2018 adalah sebagai berikut:

31-Dec-17 Interest expense 100,948


Bond payable 19,052
Interest payable 120,000

1-Jan-18 Interest payable 120,000


Cash 120,000

3
Jurnal serupa akan dibuat untuk mencatat bunga akrual 31 Desember 2018 dan
pembayaran bunga tanggal 01 Januari 2019. Sedangkan saat pembayaran
pokoknya pada tanggal jatuh tempo 01 Januari 2020 jurnalnya sebagai berikut:

Bond payable 1,200,000


Cash 1,200,000

Penjualan obligasi pada nilai pari (100%)


Penjualan obligasi pada nilai nominal/nilai pari tidak tidak mengakibatkan adanya
diskonto maupun premium, sehingga tidak ada amortisasi premium/diskonto.
Dengan demikian, maka beban bunga sama dengan jumlah bunga yang dibayar.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
SOAL-SOAL BAB 1

No. 1. 01
Presented below are various account balances.
(a) Bank loans payable of a winery, due March 10, 2014. (The product requires
aging for 5 years before sale.)
(b) Serial bonds payable, $1,000,000 of which $250,000 are due each July 31.
(c) Amounts withheld from employees’ wages for income taxes.
(d) Notes payable due January 15, 2013.
(e) Credit balances in customers’ accounts arising from account and allowances
after collection in full of account.
(f) Bonds payable of $2,000,000 maturing June 30, 2012.
(g) Overdraft of $1,000 in a bank account. (No other balances are carried at this
bank.)
(h) Deposits made by customers who have ordered goods.
Instructions
Indicate whether each of the items above should be classified on December 31,
2011, as a current liability, a non-current liability, or under some other classification.
Consider each one independently from all others; this is, do not assume that all of
them relate to one particular business. If the classification of some of the items is
doubtful, explain why in each case.

Soal 1.02
The following items are found in the financial statements.
(a) Interest expense (credit balance)
(b) Bond issue costs
(c) Gain on repurchase of debt.
(d) Mortgage payable (payable in equal amounts over next 3 years).
(e) Debenture bonds payable (maturing in 5 years).
(f) Notes payable (due in 4 years).
(g) Income bonds payable (due in 3 years).
Instructions
Indicate how each of these items should be classified in the financial.

4
Soal 1.03
Black Inc. menerbitkan 3 jenis surat utang pada 1 Januari 2012, awal tahun fiskal
perusahaan.
(a) Obligasi tanpa jaminan (unsecured bonds) 13%, nominal $2,000,000 , jangka
waktu 10 tahun, bunga dibayarkan per kuartal. Obligasi dihargai dengan imbal
hasil (yield) 12% per tahun
(b) Obligasi tanpa bunga (zero-coupon bonds), nominal $5,000,000, jangka waktu
10 tahun, pada harga dengan imbal hasil (yield) 12% per tahun.
(c) Obligasi dengan jaminan 10% (mortgage bonds), nominal $3,000,000, jangka
waktu10, bunga dibayarkan tahunan dengan imbal hasil 12% per tahun.
Instruksi :
Siapkan skedul yang mengidentifikasikan hal-hal berikut dari setiap obligasi di atas
(1) nilai jatuh tempo (maturity value)
(2) jumlah periode bunga sepanjang masa edar obligasi
(3) tingkat bunga yang ditetapkan pada setiap periode bunga
(4) tingkat bunga efektif pada setiap periode bunga
(5) besarnya jumlah pembayaran bunga setiap periode
(6) nilai sekarang obligasi pada tanggal penerbitan

Soal 1.04
Pada tanggal 1 Januari 2012 White Company menerbitkan obligasi 8% nominal
$ 600.000 dengan bunga pasar saat itu 10%. Bunga dibayarkan setiap 1 Januari.
Obligasi jatuh tempo pada 1 Januari 2015. Perusahaan menggunakan metode
bunga efektif untuk mengamortisasi premi/diskonto obligasi.
Instruksi :
a. Hitung harga penerbitan obligasi dan buat jurnalnya pada 1 Januari 2012
b. Buat tabel amortisasi premi/diskonto
c. Buat jurnal penyesuaian bunga akrual dan amortisasi selama 3 tahun
d. Buat jurnal pembayaran bunga selama 3 tahun
e. Buat jurnal pelunasan obligasi 1 Januari 2015

Soal 1.05
Pada tanggal 31 Desember 2012 White Company menerbitkan obligasi 8% nominal
$ 600.000 dengan bunga pasar saat itu 6%. Bunga dibayarkan setiap 31 Desember.
Obligasi jatuh tempo pada 31 Desember 2015. Perusahaan menggunakan metode
bunga efektif untuk mengamortisasi premi/diskonto obligasi.
Instruksi :
a. Hitung harga penerbitan obligasi dan buat jurnalnya pada 31 Desember 2012
b. Buat tabel amortisasi premi/diskonto
c. Buat jurnal pembayaran bunga dan amortisasi selama 3 tahun
d. Buat jurnal pelunasan obligasi 31 Desember 2015

Soal 1.06
Pada tanggal 1 Juli 2012 White Company menerbitkan obligasi 8% nominal
$ 500.000 dengan bunga pasar saat itu 6%. Bunga dibayarkan setiap 1 Juli dan 31
Desember. Obligasi jatuh tempo pada 1 Juli 2014. Perusahaan menggunakan
metode bunga efektif untuk mengamortisasi premi/diskonto obligasi.

5
Instruksi :
a. Hitung harga penerbitan obligasi dan buat jurnalnya pada 1 Juli 2012
b. Buat tabel amortisasi premi/diskonto
c. Buat jurnal pembayaran bunga dan amortisasi selama 2 tahun
d. Buat jurnal pelunasan obligasi 1 Juli 2014

Soal 1.07
Pada tanggal 1 Februari 2012 White Company menerbitkan obligasi 6% nominal
$ 500.000 dengan bunga pasar saat itu 10%. Bunga dibayarkan setiap 1 Februari
dan 1 Agustus. Obligasi jatuh tempo pada 1 Februari 2014. Perusahaan
menggunakan metode bunga efektif untuk mengamortisasi premi/diskonto obligasi.
Instruksi :
a. Hitung harga penerbitan obligasi dan buat jurnalnya pada 1 Februari 2012
b. Buat tabel amortisasi premi/diskonto
c. Buat jurnal pembayaran bunga dan amortisasi selama 2 tahun
d. Buat jurnal penyesuaian bunga akrual dan amortisasi selama 2 tahun
e. Buat jurnal pelunasan obligasi 1 Februari 2014

Soal 1.08
Pada tanggal 1 Mei 2012 White Company menerbitkan obligasi 10% nominal
$ 500.000 dengan bunga pasar saat itu 8%. Bunga dibayarkan setiap 1 Februari
dan 1 Agustus. Obligasi jatuh tempo pada 1 Mei 2014. Perusahaan menggunakan
metode bunga efektif untuk mengamortisasi premi/diskonto obligasi.
Instruksi :
a. Hitung harga penerbitan obligasi dan bunga akrual (bunga berjalan) dan buat
jurnalnya pada 1 Mei 2012
b. Buat tabel amortisasi premi/diskonto
c. Buat jurnal pembayaran bunga dan amortisasi selama 2 tahun
d. Buat jurnal penyesuaian bunga akrual dan amortisasi selama 2 tahun
e. Buat jurnal pelunasan obligasi 1 Mei 2014

Soal 1.09
Presented below are two independent situations:
(a) On January 1, 2011, Blue Inc. purchased land that had an assessed value of
$780,000 at the time of purchase. A $1,200,000, zero-interest-bearing note due
January 1, 2014, was given in exchange. There was no established exchange
price for the land, nor a ready market value for the note. The interest rate
charged on a note of this type is 12%. Determine at what amount the land
should be recoded at January 1, 2011, and the interest expense to be reported
in 2011 related to this transaction.
(b) On January 1, 2011, Orange Furniture Co. borrowed $8,000,000 (face value)
from Green Co., a major customer, through a zero-interest-bearing note due in 4
years. Because the note was zero-interest-bearing, Orange Furniture agreed to
sell furniture to this customer at lower than market price. A 10% rate of interest
is normally charged on this type of loan. Prepare the journal entry to record this
transaction and determine the amount of interest expense to report for 2011.

6
Soal 1.10
On January 2, 2010, Purple Corporation issued $3,000,000 of 10% bonds to yield
11% due December 31, 2019. Interest on the bonds is payable annually each
December 31. The bonds are callable at 101 (i.e., at 101% of face amount). On
January 2, 2013, Purple called $2,000,000 face amount of the bonds and retired
them.
Instructions
(a) Determine the price of the Purple bonds when issued on January 2, 2010.
(b) Prepare an amortization schedule for 2010-2014 the bonds.
(c) Ignoring income taxes, compute the amount of loss, if any, to be recognized by
Purple as a result of retiring the $ 2,000,000 of bonds in 2013 and prepare the
journal entry to record the retirement.

Soal 1.11
Pada tanggal 30 Juni 2002, Brown Company menerbitkan obligasi 8% nominal
$ 1,200,000 jatuh tempo 20 tahun. Obligasi diterbitkan pada kurs 82,8414% atau
imbal hasil (yield) 10% dan dapat ditarik pada kurs 104% setelah 30 Juni 2010.
Karena tingkat bunga lebih rendah dan terjadi perubahan signifikan pada peringkat
kredit perusahaan, maka perusahaan memutuskan untuk menarik semua obligasi
pada tanggal 30 Juni 2011 dan menerbitkan obligasi baru. Obligasi yang baru 6%
dijual dengan nominal $1,600,000 pada kurs 112,5513% atau imbal hasil 5% dan
akan jatuh tempo dalam 20 tahun. Tanggal pembayaran bunga adalah
31 Desember dan 30 Juni untuk obligasi lama dan baru.
Instruksi
(a) Buat jurnal untuk mencatat penarikan obligasi yang lama dan penjualan obligasi
yang baru pada tanggal 30 Juni 2011. Diskonto yang belum diamortisasi adalah
$157,958. (nilai tercatat obligasi $1,042,044)
(b) Buat jurnal yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 2011 untuk mencatat
bunga pada enam bulan pertama dan amortisasi premi obligasi.

Soal 1.12
Grey Company owes $400,000 plus $36,000 of accrued interest to Healthy Bank.
The debt is a 10-year, 10% note. During 2010, Grey’s business deteriorated due to
a faltering regional economy. On December 31, 2010, Healthy Bank agrees to
accept on old machine and cancel the entire debt. The machine has a cost of
$780,000, accumulated depreciation of $442,000, and a fair value of $360,000.
Instructions
(a) Prepare journal entries for Grey Company to record this debt settlement.
(b) How should Grey report the gain or loss on the disposition of machine and on
restructuring of debt in its 2010 income statement?
(c) Assume that, instead of transferring the machine, Grey decides to grant 30,000
of its ordinary shares ($10 par), which have a fair value of $360,000 in full
settlement of the loan obligation. Prepare the entries to record the transaction.

7
Soal 1.13
On December 31, 2010, Healthy Bank enters into a debt restructuring agreement
with Red Company, which is now experiencing financial trouble. The bank agrees to
restructure a 12%, issued at par, £6,000,000 note receivable by the following
modifications:
1. Reducing the principal obligation from £6,000,000 to £4,800,000.
2. Extending the maturity date from December 31, 2010, to January 1, 2014.
3. Reducing the interest rate from 12% to 10%. Red’s market rate of interest is
15%.
Red pays interest at the end for each year. On January 1, 2014, Red Company pays
£4,800,000 in cash to Healthy Bank.
Instructions
(a) Can Red Company record a gain under the term modification mentioned above?
Explain.
(b) Prepare the amortization schedule of the note for Red Company after the debt
modification.
(c) Prepare the interest payment entry for Red Company on December 31, 2012.
(d) What entry should Red make on January 1, 2014?

***end of the chapter***

8
BAB 2. EKUITAS (EQUITY)

Ekuitas, yang semulai diatur dalam Pernyataan Standar Akuntansi PSAK-21,


selanjutnya diatur dalam 3 PSAK sebagai berikut :
 PSAK50 : Instrumen Keuangan–Penyajian
 PSAK55 : Instrumen Keuangan-Pengakuan dan Pengukuran, dan
 PSAK60 : Instrumen Keuangan-Pengungkapan
Ketiga PSAK tersebut selanjutnya akan diganti dengan PSAK-71:Instrumen
Keuangan yang akan berlaku efektif 01 Januari 2020.

Dalam bab ini akuntansi ekuitas yang dibahas adalah untuk badan usaha berbentuk
perseroan atau corporasi. Komponen ekuitas terdiri dari :
1. Modal disetor, yang terdiri dari saham preferen, saham biasa, dan tambahan
modal disetor (agio saham).
2. Saldo laba
3. Saham tresuri, dan
4. Penghasilan komprehensif lain
5. Kepentingan non-pengendali (non-controlling interest)

Komponen utama dari ekuitas disajikan sebagaimana terlihat dari bagan berikut:

Sumber: Kieso – Chp. 15

Modal saham.
Ada dua jenis modal saham, yaitu saham biasa dan saham preferen.
1. Saham biasa (ordinary share) yang merupakan kepemilikan perusahaan
residual karena:
a. menanggung seluruh risiko kerugian
b. menerima manfaat terbesar atas sukses perusahaan

9
c. tidak ada jaminan untuk memperoleh dividen atau hasil penjualan aset pada
saat likuidasi.
2. Saham preferen (preference share) yang timbul karena kontrak dengan
pemegang saham, yang bersedia untuk mengorbankan beberapa hak tertentu
untuk mendapatkan kepastian hak atau privilege lainnya seperti prioritas
pembagian saham.

Penerbitan saham dapat dilakukan dengan cara dijual ataupun sebagai pertukaran
dengan aset non-moneter.
Saham ada yang memiliki nilai nominal dan ada juga tidak memiliki nilai nominal.
Jika saham yang memiliki nilai nominal dan diterbitkan di atas nilai nominal maka
akan muncul agio saham (premium).

Dividen
Dividen diberikan kepada pemegang saham biasa dan pemegang saham preferen
atas laba yang diperoleh dari kegiatan usaha. Dividen bisa berbentuk :
1. Dividen kas
2. Dividen saham
3. Dividen properti
4. Dividen likuidasi

Dividen saham preferen.


Pemegang saham preferen akan memperoleh dividen dengan hak/keistimewaan-
keistimewaan tertentu, yaitu:
1. Hak menerima dividen lebih dulu, sebelum dibagikan kepada pemegang saham
biasa.
2. Hak kumulatif, dimana pembagian dividen suatu periode mendahulukan dividen
periode sebelumnya yang tidak dibagikan. Jika masih ada, maka barulah
dianggap sebagai dividen periode berjalan
3. Hak artisipatif, adalah kebijakan dividen suatu periode yang memberikan
tambahan dividen kepada pemegang saham preferen jika masih terdapat
kelebihan dividen setelah pemegang saham biasa memperoleh alokasi dividen
dalam persentase yang sama terlebih dahulu

Saldo laba (retained earnings).


Perusahaan penerbit saham akan memberikan imbalan kepada pemegang saham
berupa dividen yang berasal dari laba yang diperoleh perusahaan. Bagian laba yang
tidak dibagikan kepada pemegang saham akan diakumulasikan ke akun saldo laba
(retained earning). Namun apabila dianggap perlu maka saldo laba dapat
dicadangkan untuk keperluan lain, seperti untuk ekspansi perusahaan sehingga
tidak seluruh saldo laba didistribusikan.

Pemecahan saham (share split).


Pemecahan saham (share split) merupakan peningkatan jumlah saham beredar
dengan mengurangi nilai nominal saham, berbanding terbalik dengan peningkatan
jumlah lembar, sehingga total nominalnya tetap sama, tidak berubah. Contohnya:

Komponen Semula Menjadi


Jumlah lembar 1.000 lbr 2.000 lbr

10
Nilai nominal/pari Rp 1 juta Rp.500rb.
Jumlah Rp.1000 juta Rp.1.000 juta

Saham tresuri.
Saham treasuri merupakan saham yang telah diterbitkan oleh perusahaan dan
kemudian dibeli kembali. Metode yang dapat digunakan untuk akuntansi saham
treasuri ada dua yaitu metode biaya (cost method) dan metode nilai nominal (par
value method). Dalam praktik, cost method lebih banyak digunakan dibanding par
value method.
Misalkan bagian ekuitas dalam neraca perusahaan tanggal 31 Desember 2014,
sebelum pembelian saham tresuri sebagai berikut:

Pada tanggal 20 January 2015 perusahaan membeli 10,000 lembar saham yang
sedang beredar dengan harga $11 per lembar. Perusahaan mencatat pembelian
tersebut menggunakan cost method, sebagai berikut:

Treasury Shares $110,000


Cash $110,000

Setelah pembelian saham tresuri tersebut, bagian ekuitas dalam neraca


perusahaan menjadi sebagai berikut:

Saham tresuri merupakan akun kontra (contra account), yaitu sebagai pengurang
atas ekuitas perusahaan.

Kepentingan non-pengendali (non-controlling interest)


Kepentingan non-pengendali adalah bagian dari ekuitas anak yang tidak dimiliki
oleh perusahaan induk, atau ekuitas yang dimiliki oleh selain induk di anak

11
perusahaan yang dikendalikan oleh perusahaan induk. Kepentingan non-pengendali
hanya muncul dalam laporan keuangan konsolidasian, yaitu laporan yang
menggabungkan induk dan semua anak perusahaan yang dikendalikan oleh induk.

SOAL-SOAL BAB 2
Soal 2.01
Kathleen Battle Corporation didirikan pada tanggal 1 Januari 2014. Perusahaan ini
diotorisasi untuk menerbitkan 10.000 lembar saham preferen 8%, dengan nilai pari
$50, dan 500.000 lembar saham biasa tanpa nilai pari dengan nilai ditetapkan $2
per saham. Transaksi-transaksi saham berikut telah selesai dalam tahun pertama.
10 Januari Menerbitkan 80.000 lembar saham biasa secara tunai pada $5 per
saham
1 Maret Menerbitkan 5.000 lembar saham preferen secara tunai pada $108
per saham.
1 April Menerbitkan 24.000 lembar saham biasa untuk memperoleh tanah.
Harga penawaran untuk tanah tersebut $90.000; nilai pasar wajar
tanah tersebut adalah $80.000.
1 Mei Menerbitkan 80.000 lembar saham biasa secara tunai pada $7 per
saham.
1 Agustus Menerbitkan 10.000 lembar saham biasa kepada pengacara sebagai
pembayaran atas tagihan sebesar $50.000 untuk jasa yang diberikan
dalam membantu pembentukan perusahaan.
1 September Menerbitkan 10.000 lembar saham biasa secara tunai pada $9 per
saham.
1 November Menerbitkan 1.000 lembar saham preferen secara tunai pada $112
per saham
Instruksi :
Buatlah ayat jurnal untuk mencatat transaksi di atas.

Soal 2.02
Jasmine Inc. recently hired a new accountant with extensive experience in
accounting for partnerships. Because of the pressure of the new job, the accountant
was unable to review what he had learned earlier about corporation accounting.
During the first month, he made the following entries for the corporation’s ordinary
shares.
May 2 Cash 240,000
Share Capital—ordinary 240,000
(issued 12,000 shares of $15 par value
ordinary shares at $20 per shares)
May 10 Cash 800,000
Share Capital—Ordinary 800,000
(Issued 10,000 share of $ 30 par value
preference shares at $80 per share)

12
May 15 Share Capital—Ordinary 28,000
Cash 28,000
(Purchased 2,000 ordinary shares for the
treasury at $14 per share)
May 31 Cash 15,300
Share Capital—Ordinary 13,500
Gain on sale of share 1,800
(sold 900 treasury share at $17 per share)

Instructions
On the basis of the explanation for each entry, prepare the entries that should have
been made for the ordinary share transactions.

Soal 2.03
Chicago Inc. menerbitkan 1.000 lembar saham biasa bernilai pari $20 dan 200
lembar saham pereferen bernilai pari $200 secara lump sum dengan harga
$500.000
Instruksi
a. Buatlah ayat jurnal untuk penerbitan saham tersebut ketika nilai pasar setiap
saham biasa adalah $336 dan nilai pasar setiap saham preferen adalah $420.
b. Buatlah ayat jurnal untuk penerbitan saham tersebut ketika hanya nilai pasar
saham biasa yang diketahui yaitu $340 per lembar.

Soal 2.04
Seles Corporation’s charter authorized issuance of 100,000 ordinary shares of €10
par value and 50,000 shares of €50 preference shares. The following transactions
involving the issuance of share were completed. Each transaction is independent of
the others.
1. Issued a €10,000, 9% bond payable at par and gave as a bonus one preference
shares, which at that time was selling for €106 a share.
2. Issued 500 ordinary share for machinery. The machinery had been appraised
at €7,100; the seller’s book value was €6,200. The most recent market price of
the ordinary shares is €16 a share.
3. Issued 375 ordinary shares and 100 preference shares for a lump sum
amounting to €10,800. The ordinary had been selling at €14 and the preference
at €65
4. Issued 200 shares of ordinary and 50 shares of preference for furniture and
fixtures. The ordinary shares had a fair value of €16 per share; the furniture and
fixtures have a fair value of €6,500.
Instructions
Record the transactions listed above in journal entry form.

Soal 2.05
Martinez Company’s Ledger shows the following balances on December 31, 2014.

13
Share capital - preference, 8%-$10 par value, outstanding 400,000 $4,000,000
shares
Share capital - ordinary, $100 par value, outstanding 600,000 shares 60,000,000
Retained earnings 20.500,000
Instructions
Assuming that the directors decide to declare total dividends in the amount of
$10,000,000, determine how much each class of shares should receive under each
of the conditions stated below. One year’s dividends are in arrears on the
preference shares.
a. The preference shares are cumulative and fully participating.
b. The preference shares are non-cumulative and non-participating.
c. The preference shares are non-cumulative and fully participating
d. The preference shares are cumulative and non-participating

Soal 2.06
The outstanding share capital of Grey Corporation consists of 4,000 shares of $100
per value, 6% preference, and 8,000 shares of $50 par value ordinary.
Instructions
Assuming that the company has retained earnings of $120,000, all of which is to be
paid out in dividends, and that preference dividends were not paid during the
2 years preceding the current year, determine how much each class of shares
should receive under each of the following conditions.
(a) The preference shares are non-cumulative and non-participating.
(b) The preference shares are cumulative and non-participating.
(c) The preference shares are cumulative and participating.
(d) The preference shares are non-cumulative and participating

Soal 2.07
The equity accounts of Lawrence Company have the following balances on
December 31, 2014.
Share capital - Ordinary, €20 par, 400,000 shares
€8,000,000
issued and outstanding
Share premium – Ordinary 4.800,000
Retained earnings 22.400,000
Shares of Lawrence company are currently selling at €60.
Instructions
Prepare the appropriate journal entries for each of the following cases.
a) share dividend of 5% is declared and issued
b) share dividend of 100% is declared and issued
c) 2-for-1 share split is declared and issued.

14
Soal 2.08
The following data were taken from the statement of financial position accounts of
Marble Corporation on December 31, 2014.

Current Assets $1,080.000


Investments 1.248.000
Share capital - Ordinary (Par value $10) 1,200,000
Share premium – Ordinary 300,000
Retained earnings 1,680,000
Instructions
Prepare the required journal entries for the following unrelated items.
a) 5% share dividend is declared and distributed at a time when the market price of
the share is $80 per share.
b) The par value of the ordinary shares is reduced to $2 with a 5-for-1 share split.
c) Dividend is declared January 5, 2015, and paid January 25, 2015, in bonds held
as an investment. The bonds have a book value of S90,000 and a fair value of
$125,000.

Soal 2.09
Lotoya Davis Corporation mempunyai sepuluh juta lembar saham biasa yang
diterbitkan dan beredar. Pada tanggal 1 Juni dewan direksi menetapkan dividen
tunai sebesar $60sen per saham untuk pemegang saham yang tercatat per 14 Juni,
dan akan dibayarkan tanggal 30 Juni.
Instruksi
a. Buatlah ayat jurnal untuk setiap tanggal di atas dengan mengasumsikan bahwa
dividen tersebut merupakan bagian laba.
b. Bagaimana ayat jurnal itu akan berbeda jika dividen tersebut merupakan dividen
likuidasi.

Soal 2.10
Rose Company had the following equity as of January 1, 2014.
Share capital - ordinary, €10 par value, 40,000 shares issued €400,000
Share premium – ordinary 1.200,000
Retained earnings 1.280,000
Total equity €2,880,000

During 2010, the following transactions occurred.


Feb. 1 Rose repurchased 4,000 treasury shares at a price of €25 per share.
Mar. 1 1.600 shares of treasury shares repurchased above were reissued at
€23 per share
Mar. 18 1.000 shares of treasury shares repurchased above were reissued at
€20 per share

15
Apr. 22 1.200 shares of treasury shares repurchased above were reissued at
€26 per share
Instructions
(a) prepare the journal entries to record the treasury shares transactions in 2014,
assuming Rose use the cost method.
(b) prepare the equity section as of April 30, 2014. Net income for the first 4 months
of 2014 was €520,000.

Soal 2.11
Lily Company has two classes of share capital outstanding : 8%, $40 par preference
and $10 par ordinary. At December 31, 2014, the following accounts were included
in equity.
Share Capital - Preference, 300,000 shares $ 12,000,000
Share Capital - Ordinary, 4,000,000 shares 40,000,000
Share Premium – Preference 1,500,000
Share Premium – Ordinary 20,000,000
Retained Earnings 10,000,000

The following transactions affected equity during 2015.


Jan. 1 40,000 preference shares issued at $48 per share.
Feb. 1 60,000 ordinary shares issued at $25 per share.
June. 1 2-for-1 share split (par value reduced to $5).
July. 1 35,000 ordinary treasury shares purchased at $22 per share. Lily
uses the cost method.
Sept. 15 15,000 treasury shares reissued at $24 per share.
Dec. 31 The preference dividend is declared, and ordinary dividend of $2
per share is declared.
Dec. 31 Net income is $10,000,000.
Instructions
a. Prepare journal entry to record the above transaction
b. Prepare equity section in statement of financial statement of December 31, 2015

Soal 2.12
For a recent 2-year period, the statement of financial position of Jones Company
showed the following equity data at December 31 in millions.

Description 2015 2014


Share premium—ordinary $1,782 $1,634
Share capital—Ordinary 1,090 1,080
Retained earnings 14,334 10,452
Treasury shares (2,856) (1,836)
Total equity $14,350 $11,330
Ordinary shares issued # 436 432
Ordinary shares authorized # 1,000 1,000
Treasury shares # 68 54

16
Instructions
a. Answer the following questions.
1) What is the par value of the ordinary shares?
2) What is the cost per treasury share at December 31, 2015 and at December
31, 2014?
b. Prepare the equity section at December 31, 2015.

Soal 2.13
Elizabeth Company reported the following amounts in the equity section of its
December 31, 2014, statement of financial position.

Share capital - preference, 8%,$100 par (20,000 shares $400,000


authorized, 4,000 shares issued)
Share capital - ordinary, $5 par (200,000 shares authorized, 200,000
40,000 shares issued)
Share premium 250,000
Retained earnings 900,000
Total $1,750,000

During 2015, Elizabeth took part in the following transactions concerning equity.
1. Paid the annual 2014 $10 per share dividend on preference shares and a $4 per
share dividend on ordinary shares. These dividends had been declared on
December 31, 2014.
2. Purchased 4,200 shares of its own outstanding ordinary shares for $80 per
share. Elizabeth uses the cost method.
3. Reissued 900 treasury shares for land valued at $60,000.
4. Issued 1,000 preference shares at $210 per share.
5. Declared a 10% share dividend on the outstanding ordinary shares when the
shares are selling for $90 per share.
6. Issued the share dividend.
7. Declared the annual 2015 $10 per share dividend on preference shares and the
$4 per share dividend on ordinary shares. These dividends are payable in 2016.
Instructions
a. Prepare the journal entries to record the transactions above,
b. Prepare the December 31, 2015, equity section. Assume 2015 net income was
$660,000.

***end of the chapter***

17
BAB 3. SEKURITAS DILUSIAN DAN LABA PER SAHAM
(DILUTIVE SECURITIES AND EARNINGS PER SHARE)

Sekuritas Dilusian (Dilutive Securities)


Sekuritas dilutif merupakan surat berharga yang dapat dikonversikan menjadi
saham biasa sehingga pada saat dikonversikan akan mempengaruhi jumlah saham
yang beredar dan berdampak pada penurunan nilai laba per saham atau terdilusi.
Termasuk dalam sekuritas dilutif adalah opsi, waran, utang obligasi konversi
(convertible bond), saham preferen konversi (convertible preference share) dan lain-
lain.
Sekuritas dilusian diatur dalam Pernyataan Standar Akuntansi (PSAK) sebagai
berikut :
• PSAK50 : Instrumen Keuangan–Penyajian
• PSAK55 : Instrumen Keuangan-Pengakuan dan Pengukuran, dan
• PSAK60 : Instrumen Keuangan-Pengungkapan
Ketiga PSAK tersebut selanjutnya akan diganti dengan PSAK-71:Instrumen
Keuangan yang akan berlaku efektif 01 Januari 2020.

Laba Per Saham (Earnings Per Share)


Laba per saham (LPS) yang diatur dalam PSAK 56: Laba Per Saham, merupakan
informasi mengenai berapa jumlah laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang
saham biasa per lembarnya. LPS menunjukkan seberapa baik perusahaan dalam
mengelola modalnya sehingga menghasilkan profitabilitas yang tinggi. Nilai LPS
akan sangat tergantung pada jumlah laba dan jumlah lembar saham yang beredar.
Apabila perusahaan memiliki struktur modal sederhana (tidak memiliki sekuritas
yang memiliki potensi mengurangi laba dan menambah jumlah lembar saham),
maka perusahaan akan menyajikan informasi mengenai LPS Dasar. Sedangkan
pada perusahaan yang memiliki struktur modal yang kompleks maka harus
menyajikan informasi mengenai LPS Dilusian.

Perhitungan LPS Dasar untuk perusahaan dengan struktur modal sederhana:

Laba bersih – dividen preferen


LPS Dasar = Jumlah rata-rata tertimbang
saham biasa

Perhitungan LPS Dilusian untuk perusahaan dengan struktur modal kompleks:

Laba bersih – dividen preferen Penyesuaian atas efek


berpotensi saham biasa
LPS = Jumlah rata-rata tertimbang +/- yang dilutif
saham biasa

18
SOAL-SOAL BAB 3
Soal 3.01
Angela Corporation menerbitkan 4,000 lembar obligasi yang dapat dikonversi
(convertible bonds) pada 1 Januari 2014. Jangka waktu obligasi 3 tahun dan
diterbitkan pada nilai nominal yaitu €2,000 per lembar dengan total nominal
€8,000,000. Bunga dibayar tahunan dengan tingkat suku bunga 6%. Setiap lembar
obligasi dapat dikonversi menjadi 250 lembar saham biasa (nilai nominal €2).
Ketika obligasi diterbitkan, tingkat suku bunga pasar untuk jenis utang yang sama
tanpa opsi konversi adalah 8%.

Instruksi :
(a) Hitung nilai komponen liabilitas dan ekuitas dari obligasi yang dapat dikonversi
pada 1 Januari 2014.
(b) Buat jurnal untuk mencatat penerbitan obligasi pada 1 Januari 2014.
(c) Buat jurnal untuk mencatat pelunasan obligasi secara kas 1 Januari 2017 yaitu
tanggal jatuh tempo

Soal 3.02
Jika Anda menggunakan informasi dari soal 1, kecuali Angela Corporation
mengkonversi obligasinya pada 1 Januari 2015
Instructions
(a) Hitung nilai tercatat obligasi pada 1 Januari 2015.
(b) Buat jurnal untuk mencatat konversi pada 1 Januari 2015.
(c) Asumsikan bahwa obligasi dilunasi secara tunai pada 1 Januari 2015 sebesar
€7.760.000, bukan dikonversi. Nilai kini komponen liabilitas obligasi dikonversi
pada 1 Januari 2015 adalah €7.600,000. Buat jurnal untuk mencatat pelunasan
obligasi pada 1 Januari 2015.

Soal 3.03
Pada 1 Januari 2012, Sarah Company menerbitkan convertible bond nominal
$50,000 di bursa dengan harga $60,000. Obligasi dapat dikonversi menjadi 6,000
lembar saham biasa dengan nominal $1 per lembar. Jangka waktu obligasi 5 tahun
dan kupon 10% dibayar tahunan. Tingkat suku bunga pasar untuk obligasi yang
sama namun tidak dapat dikonversi pada 1 Januari 2012 yaitu 8%. Komponen
liabilitas obligasi dihitung sebesar $53,993. Berikut disajikan skedul amortisasi premi
obligasi.

19
EFFECTIVE-INTEREST METHOD
10% BOND DISCOUNTED AT 8%
Cash Interest Premium Carrying Amount
Date Paid Expense Amortized of Bonds
1/1/12 $53,993
12/31/12 $5,000 $4,319 $681 53,312
12/31/13 5,000 4,265 735 52,577
12/31/14 5,000 4,206 794 51,783
12/31/15 5,000 4,143 857 50,926
12/31/16 5,000 4,074 926 50,000

Instruksi.
(a) Buat jurnal untuk mencatat penerbitan obligasi 1 January 2012.
(b) Buat jurnal untuk mencatat bunga akrual 31 Desember 2013.
(c) Asumsikan bahwa obligasi dikonversi pada 31 December 2014. Nilai wajar
komponen liabilitas $54,000 pada 31 Desember 2014. Buat jurnal untuk
mencatat konversi pada 31 Desember 2014. Asumsi telah dibuat jurnal bunga
akrual tahun 2014.
(d) Asumsi obligasi dilunasi 31 Desember 2014 sebesar $55,500 bukan dikonversi.
Nilai komponen liabilitas obligasi adalh $54,000 pada 31 Desember 2014.
Asumsi telah dibuat jurnal bunga akrual tahun 2014.
(e) Asumsi obligasi jatuh tempo 31 Desember 2016 dan Sarah melunasi obligasi.
Buat jurnal untuk mencatat pelunasan ersebut.

Soal 3.04
Huang Company presented the following data (¥000).

Net income ¥ 4,400,000


Preference shares: 70,000 shares outstanding,
¥100 par, 8% cumulative, not convertible ¥ 7,000,000
Ordinary shares: Shares outstanding January 1 800,000 shares
Issued for cash, May 1 500,000 shares
Acquired treasury shares for cash, August 1 350,000 shares
2-for-1 share split, October 1

Instructions
Compute earnings per share.

Soal 3.05
A portion of the statement of income and retained earnings of Naomi Inc. for the
current year follows.

20
 Income from continuing operations $15,000,000
 Loss on discontinued operations, net of
applicable income tax (Note 1) 1,340,000
 Net income 13,660,000
 Retained earnings at the beginning of the year 83,250,000
96,910,000
 Dividends declared:
 On preference shares—$6.00 per share $ 300,000
 On ordinary shares—$1.75 per shares 14,875,000
 Retained earnings at the end of the year 15,175,000
$81,735,000

Note 1.
During the year, Naomi Inc. had a loss from discontinued operations of $1,340,000
after applicable income tax reduction of $1,200,000.
At the end of the current year, Naomi Inc. has outstanding 8,000,000 shares of $10
par ordinary shares and 50,000 shares of 6% preference shares.
On April 1 of the current year, Naomi Inc. issued 1,000,000 ordinary shares for $32
per share to help finance the loss on discontinued operations.
Instructions
Compute the earnings per share on ordinary shares for the current year as it should
be reported to shareholders.

Soal 3.06
On June 1, 2009, Bluhm Company and Amanar Company merged to form
Davenport Inc. A total of 800,000 shares were issued to complete the merger. The
new corporation reports on a calendar-year basis.
On April 1, 2011, the company issued an additional 600,000 shares for cash. All
1,400,000 shares were outstanding on December 31, 2011.
Davenport Inc. also issued €600,000 of 20-year, 8% convertible bonds at par on
July 1, 2011. Each €1,000 bond converts to 40 ordinary shares at any interest date.
None of the bonds have been converted to date. The interest expense on the liability
component of convertible bonds for 2011 was €30,000.
Davenport Inc. is preparing its annual report for the fiscal year ending December 31,
2011. The annual report will show earnings per share figures based upon a reported
after-tax net income of €1,540,000. (The tax rate is 40%.)
Instruction
Determine the following for 2011.
(a) The number of shares to be used for calculating:
1) Basic earnings per share.
2) Diluted earnings per share.

21
(b) The earnings figures to be used for calculating:
1) Basic earnings per share.
2) Diluted earnings per share.

Soal 3.07
The information below pertains to Barkley Company for 2015.
 Net income for the year $1,200,000
 8% convertible bonds issued at par ($1,000 per bond). Each bond is
convertible into 30 shares of ordinary shares. The liability 2,000,000
component of the bond is $1,800,000 based on a market rate of 9%.
 6% convertible, cumulative preference shares, $100 par value. Each 4,000,000
share is convertible into 3 shares of ordinary shares.
 Ordinary shares, $10 par value 6,000,000
 Tax rate for 2015 40%
 Average market price of ordinary shares $25 per share
There were no changes during 2015 in the number of ordinary shares, preference
shares, or convertible bonds outstanding. There are no treasury shares. The
company also has ordinary share options (granted in a prior year) to purchase
75,000 ordinary shares at $20 per share.
Instructions
(a) Compute basic earnings per share for 2015.
(b) Compute diluted earnings per share for 2015.

Soal 3.08
Laba bersih Venzuela Company untuk tahun 2010 adalah $40.000. Satu-satunya
sekuritas dilutif potensial yang beredar adalah 1.000 opsi yang diterbitkan selama
tahun 2009, yang masing-masing dapat digunakan untuk satu saham seharga $8.
Tidak ada opsi yang digunakan, dan 10.000 saham biasa beredar selama tahun
2010. Harga pasar rata-rata saham Venzuela selama tahun 2010 adalah $20.
Instruksi
a. Hitunglah laba per saham dilusian (bulatkan ke sen terdekat)
b. Anggaplah fakta yang sama sebagaimana disajikan dalam bagian (a), kecuali
bahwa 1.000 opsi diterbitkan pada tanggal 1 Oktober 2010 (bukan tahun 2009).
Harga pasar saham rata-rata selama 3 bulan terakhir tahun 2010 adalah $20.

Soal 3.09
Pada tanggal 1 Januari 2010, Crocker company menerbitkan obligasi 6% dengan
nilai nominal $3.000.000 berjangka waktu 10 tahun pada nilai pari. Setiap obligasi
$1.000 dapat dikonversi menjadi 15 saham biasa Crocker. Laba bersih Crocker
untuk tahun 2011 adalah $240.000, dan tarif pajaknya adalah 40%. Beban bunga
atas komponen liabilitas untuk tahun 2011 adalah $210.000. Perusahaan juga

22
mempunyai 100.000 saham biasa yang beredar sepanjang tahun 2010. Tidak ada
obligasi yang digunakan tahun 2010.
Instruksi
a. Hitunglah laba per saham dilusian pada tahun 2010.
b. Hitunglah laba per saham dilusian pada tahun 2010, dengan mengasumsikan
fakta yang sama seperti di atas, kecuali bahwa saham preferen konvertibel 6%
senilai $1.000.000 diterbitkan dan bukan oblligasi. Setiap saham preferen $100
dapat dikonversi menjadi 5 lembar saham biasa Crocker.

Soal 3.10
Kelompok ekuitas pemegang saham Mclean Inc pada awal tahun berjalan adalah
sebagai berikut:
 Saham biasa, nilai pari $10, diotorisasi 1.000.000 saham
 300.000 lembar saham diterbitkan dan beredar $ 3.000.000
 Premi atas saham biasa $ 600.000
 Laba ditahan $ 570.000

Selama tahun berjalan terjadi transaksi berikut:


1. Perusahaan menerbitkan 100.000 hak kepada pemegang saham. Sepuluh hak
saham diperlukan untuk membeli satu lembar saham seharga $32. Hak tersebut
tidak akan berlaku lagi setelah 30 hari. Harga pasar saham pada saat ini adalah
$34 per saham.
2. Perusahaan menjual kepada masyarakat obligasi 10% senilai $200.000 yang
diterbitkan pada nilai pari. Perusahaan juga menerbitkan satu warran pembelian
saham yang dapat dipisah atas setiap $100 obligasi, yang disiapkan untuk
pembelian saham biasa seharga $30 per saham. Nilai saat ini dari obligasi
tanpa warran adalah $192.000.
3. Semua kecuali 5.000 hak saham yang diterbitkan pada (1) telah digunakan
dalam 30 hari.
4. Pada akhir tahun 80% dari warran pada butir (2) telah digunakan, dan sisanya
beredar serta dalam posisi yang baik.
5. Selama tahun berjalan, perusahaan menghibahkan opsi saham untuk 10.000
saham biasa kepada eksekutif perusahaan. Perusahaan menggunakan model
penetapan harga opsi nilai wajar yang menentukan bahwa setiap opsi bernilai
$10. Harga opsi adalah $30. Opsi itu akan kadaluarsa pada akhir tahun dan
dianggap sebagai kompensasi tahun berjalan.
6. Semua kecuali 1.000 saham yang berkaitan dengan program opsi saham telah
digunakan pada akhir tahun. Kadaluarsa opsi saham terjadi karena kegagalan
salah seorang eksekutif untuk memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan
kontrak pekerjaan.
Instruksi
a. Buatlah ayat jurnal umum tahun berjalan untuk mencatat transaksi di atas.

23
b. Susunlah kelompok ekuitas pemegang saham pada laporan posisi keuangan
akhir tahun berjalan. Asumsikan bahwa laba ditahan pada akhir tahun berjalan
adalah $750.000.

***end of the chapter***

24
BAB 4. PENGAKUAN PENDAPATAN
(REVENUE RECOGNITION)

Pendapatan (revenue).
Menurut PSAK 23: Pendapatan, pendapatan adalah arus masuk kotor dari manfaat
ekonomi yang timbul dari aktivitas normal entitas selama suatu periode jika arus
masuk tersebut mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi
penanam modal.

Definisi pendapatan berbeda dengan penghasilan (income).


Penghasilan adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi
dalam bentuk pemasukan atau penambahan aset atau penurunan liabilitas yang
mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.
Penghasilan terdiri dari pendapatan (revenue) dan keuntungan (gain).
Contoh pendapatan : penjualan, pendapatan jasa, pendapatan bunga, pendapatan
dividen, pendapatan royalti
Contoh keuntungan : keuntungan dari penjualan aset tetap

Pengukuran
Pendapatan diukur dengan nilai wajar imbalan yang diterima atau dapat diterima.
Nilai wajar menurut PSAK 68: Pengukuran Nilai Wajar, adalah harga yang akan
diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan
suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran.

Pengakuan
Pendapatan diakui ketika besar kemungkinan bahwa manfaat ekonomi akan
mengalir ke dalam perusahaan dan nilai manfaat tersebut dapat diukur secara
andal.
Berikut mengenai saat kapan umumnya pendapatan diakui:
1. Penjualan barang : umumnya pendapatan diakui pada saat penjualan yaitu saat
penyerahan barang
2. Pendapatan jasa : umumnya pendapatan diakui pada saat penyerahan jasa
yang dapat ditagihkan
3. Pendapatan yang berasal dari penggunaan aset, misalnya pendapatan bunga,
sewa, royalti : umumnya pendapatan diakui pada saat berlalunya waktu atau
pada saat aset digunakan
4. Pendapatan yang berasal dari penjualan aset selain persediaan : umumnya
pendapatan (keuntungan dari pelepasan aset) diakui pada saat penjualan atau
pertukaran

25
Pendapatan Penjualan Barang
Menurut PSAK 23, entitas dapat mengakui pendapatan ketika semua kondisi berikut
terpenuhi :
1. Entitas telah memindahkan risiko dan manfaat kepemilikan barang secara
signifikan kepada pembeli
2. Entitas tidak lagi melanjutkan pengelolaan yang terkait dengan kepemilikan
barang tersebut atau sudah tidak lagi memiliki kendali atau kontrol yang efektif
atas barang yang dijual
3. Jumlah pendapatan dapat diukur secara andal
4. Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait transaksi tersebut akan
mengalir ke entitas
5. Biaya yang terjadi atau akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan
tersebut dapat diukur secara andal

Pendapatan Jasa
Menurut PSAK 23, pendapatan jasa dapat diakui berdasarkan tahap penyelesaian
dengan syarat bahwa hasil transaksi dapat diestimasi dengan andal. Hasil transaksi
dapat diestimasi dengan andal ketika semua kondisi berikut terpenuhi :
1. Jumlah pendapatan dapat diukur secara andal
2. Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait transaksi tersebut akan
mengalir ke entitas
3. Tingkat penyelesaian dari suatu transasksi pada akhir periode pelaporan dapat
diukur secara andal
4. Biaya yang timbul untuk transaksi penjualan dan biaya penyelesaian transaksi
tersebut dapat diukur secara andal

Tingkat penyelesaian transaksi dapat ditentukan dengan berbagai metode yang


sesuai dengan sifat transaksi, seperti :
1. Survei pekerjaan yang telah dilaksanakan
2. Jasa yang telah dilakukan hingga tanggal tertentu sebagai persentase dari total
jasa yang dilakukan
3. Proporsi biaya yang timbul hingga tanggal tertentu dibagi estimasi total biaya
transaksi tersebut. Hanya biaya yang mencerminkan jasa yang dilaksanakan
hingga tanggal tertentu yang dimasukkan sebagai biaya yang terjadi hingga
tanggal tersebut.

Kontrak Konstruksi Jangka Panjang


Kontrak konstruksi adalah kontrak yang secara khusus dinegosiasikan untuk
konstruksi suatu aset tunggal seperti bangunan, jembatan, bendungan, jalan atau
beberapa aset yang berhubungan satu sama lain atau beberapa aset saling

26
tergantung dalam rancangannya, teknologi, fungsi atau tujuan penggunaannya
seperti konstruksi kilang minyak.
Perlakuan akuntansi untuk kontrak konstruksi diatur dalam PSAK 34 (Kontrak
Konstruksi)

Pengakuan Pendapatan dan Beban Kontrak


Ada 2 metode yang digunakan untuk mengakui pendapatan, yaitu:
1. Metode persentase penyelesaian (percentage of completion)
Perusahaan mengakui pendapatan, beban dan laba setiap periodenya
berdasarkan tahap penyelesaian kontrak yaitu berdasarkan persentase
penyelesaian. Perusahaan mengakumulasi biaya konstruksi ditambah laba yang
diperoleh sampai akhir periode dalam suatu akun pekerjaan dalam proses
(construction in process) dan mengakumulasi penagihan termin dalam akun
kontra yaitu termin (progress billing)
2. Metode biaya terpulihkan (cost recovery method)
Pendapatan hanya diakui sebesar biaya yang telah terjadi sepanjang biaya
tersebut diperkirakan dapat terpulihkan. Ketika semua biaya telah diakui maka
laba baru dapat diakui. Perusahaan mengakumulasi biaya konstruksi dalam
suatu akun pekerjaan dalam proses (construction in process) dan
mengakumulasi penagihan termin dalam akun kontra yaitu termin (progress
billing)

SOAL-SOAL BAB-4

Soal 4.01
Pretty Company sells goods that have a cost of $1.000,000 to Nice Inc. for
$1.400,000, with payment due in 1 year. The cash price for these goods is
$1,220,000, with payment due in 30 days. If Nice paid immediately upon delivery, it
would receive a cash discount of $20,000.
Instructions
(a) Prepare the journal entry to record this transaction at the date of sale.
(b) How much revenue should Pretty report for the entire year ?

Soal 4.02
Glad Company sells goods that cost $600,000 to White Company for $820,000 on
January 2, 2015. The sales price includes an installation fee, which is valued at
$80,000. The fair value of the goods is $740,000. The installation is expected to take
6 months.
Instructions
(a) Prepare the journal entry (if any) to record the sale on January 2, 2015

27
(b) Glad prepares an income statement for the first quarter of 2015, ending on
March 31, 2015. How much revenue should Glad recognize related to its sale to
White?.

Soal 4.03
Presented below are three revenue recognition situation.
(a) Grupo sells goods to MTN for $2,000,000, payment due at delivery.
(b) Grupo sells goods on account to Grifols for $1,600,000 payment due in 30 days.
(c) Grupo sells goods to Magnus for $1,000,000 payment due in two installments:
the first installment payable in 6 months and the second payment due 3 months
later.
Instructions
Indicate how each of these transactions is reported.

Soal 4.04
Organic Growth Company is presently testing a number of new agricultural
seeds that it has recently harvested. To stimulate interest, it has decided to
grant to five of its largest costumers the unconditional right of return to these
product if not fully satisfied. The right of return extends for 4 months. Organic
Growth sells these seeds on account for $3,000,000 on January 2,
2014.Companies are required to pay the full amount due by March 15, 2014.
Instructions
(a) Prepare the journal entry for Organic Growth at January 2, 2014,
assuming Organic Growth estimates returns of 20% based on prior
experience (ignore cost of goods sold)
(b) Assume that one costumer returns the crops on March 1, 2014, due to
unsactisfactory performance. Prepare the journal entry to record this
transaction, assuming this costumer purchased $200,000 of seeds from
Organic Growth.
(c) Briefly describle the accounting for these sales, if Organic Growth is
unable to reliably estimate return.

Soal 4.05
Pada tanggal 1 April 2014, Lois Company mengkonsiyasikan 160 freezer,
yang masing-masing berharga pokok $1,000, kepada Clark Company. Di
tanggal yang sama Lois Company membayar beban pengiriman freezer
tersebut sebesar $ 1,680. Pada tanggal 30 Desember 2014, laporan
penjualan diterima dari consignee yang melaporkan bahwa 80 freezer telah
terjual dengan harga $1,500 per unit. Pengiriman uang dilakukan oleh
consignee sebesar jumlah yang terutang setelah dikurangi komisi sebesar
6%, beban iklan $ 400 dan total beban pemasangan sebesar $ 640 atas
freezer yang terjual.

28
Instruksi :
Buat jurnal di pembukuan consignor dan consignee
(a) Pengiriman barang konsinyasi oleh consignor
(b) Pembayaran beban pengiriman oleh consignor
(c) Pembayaran beban iklan dan beban pemasangan freezer oleh consignee
(kedua beban ini merupakan beban consignor)
(d) Pengiriman uang hasil penjualan barang konsinyasi oleh consignee
kepada consignor

Soal 4.06
Pada awal tahun Dennis Inc. membebankan iuran awal waralaba sebesar
$140,000. Pada saat penandatanganan perjanjian itu pembayaran sebesar
$56,000 harus dilakukan. Sesudah itu harus dilakukan tiga pembayaran
cicilan tahunan sebesar $ 28,000. Peringkat kredit franchisee menunjukkan
bahwa ia harus membayar bunga 10% untuk meminjam uang.
Instruksi :
Buatlah ayat jurnal untuk mencatat iuran awal waralaba dalam pembukuan
franchisor menurut asumsi-asumsi berikut :
(a) Uang muka tidak dapat dikembalikan, tidak ada jasa masa datang yang
disyaratkan atas franchisor dan penagihan wesel cukup terjamin.
(b) Franchisor masih harus melakukan jasa yang substansial, uang muka
bisa dikembalikan, dan penagihan wesel sangat tidak pasti
(c) Uang muka tidak dapat dikembalikan, penagihan wesel cukup terjamin,
franchisor masih harus melakukan sejumlah jasa, dan uang muka
menunjukkan suatu ukuran yang wajar untuk jasa yang telah
dilaksanakan

Soal 4.07
During 2010, Nilsen Company started a construction job with a contract price
of $3,200,000. The job was completed in 2012. The following information is
available.
2010 2011 2012
Costs incurred to date $800,000 $1,650,000 $2,140,000
Estimated costs to complete 1,200,000 550,000 0
Billings to date 600,000 1.800,000 3.200,000
Collections to date 540,000 1,620,000 2,850,000

Instructions
(a) Compute the amount of gross profit to be recognized each year,
assuming the percentage of completion method is used.
(b) Prepare all necessary journal entries for 2010 and 2012.

29
(c) Compute the amount of gross profit to be recognized each year,
assuming the cost recovery method is used, and prepare the necessary
journal entries.

Soal 4.08
In 2014, Brown Constructions Company agreed to construct an apartement
building at a price of $2,400,000. The information relating to the costs and
billing for this contract is shown below.
2014 2015 2016
Costs incurred to date $560,000 $1,200,000 $1,570,000
Estimated costs yet to be incurred 1.040,000 400,000 0
Customer billings to date 300,000 1,000,000 2.400,000
Collections to date 240,000 640,000 1,880,000

Instructions
(a) Assuming that the percentage-of-completion method is used, (1) compute
the amount of gross profit to be recognized in 2014 and 2015, and
(2) prepare journal entries for 2014-2015.
(b) For 2015, show how the details related to this constructions contract
would be disclosed on the statement of financial position and on the
income statement.

***end of the chapter***

30
BAB 5. AKUNTANSI PAJAK PENGHASILAN
(ACCOUNTING FOR INCOME TAXES)

Pajak penghasilan.
Menurut Undang-Undang Nomor 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, Pajak
Penghasilan (PPh) adalah Pajak Negara yang dikenakan terhadap setiap tambahan
kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal
dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau
untuk menambah kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan.

Akuntansi Pajak Penghasilan


PSAK-46 adalah PSAK yang mengatur bagaimana entitas melaporkan pajak
penghasilan dalam laporan keuangan baik dalam Laporan Posisi Keuangan
maupun dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain. PSAK 46
menggunakan konsep akrual dalam mengakui beban, aset dan kewajiban
perpajakan, sehingga setiap penghasilan menurut akuntansi harus tetap
diperhitungkan dampak pajak yang harus dibayarkan di masa mendatang atau telah
dibayarkan pada masa sekarang. Untuk itulah timbul istilah aset dan pajak
tangguhan.
Perlakuan akuntansi pajak penghasilan adalah bagaimana menghitung konsekuensi
pajak kini dan pajak masa depan. Pemulihan atau penyelesaian tercatat aset
(liabilitas) mengandung konsekuensi pajak di masa depan. Demikian juga transaksi
atau peristiwa lain pada periode berjalan yang diakui dalam laporan posisi
keuangan entitas dapat memiliki konsekuensi pembayaran atau pengurangan
pembayaran pajak di masa depan. Entitas mengakui liabilitas atau aset pajak
tangguhan atas konsekuensi pajak akibat pengakuan aset atau liabilitas dalam
laporan keuangan.

Rekonsiliasi fiscal (tax reconciliation)


Fungsi akuntansi perpajakan adalah membuat rekonsiliasi dari laba komersial
menjadi laba fiskal. Laba fiskal itulah yang akan dilaporkan dalam Surat
Pemberitahuan Pajak Penghasilan Tahunan (SPT PPh).

Pengakuan aset atau liabilitas pajak tangguhan


Pengakuan aset atau liabilitas pajak tangguhan akan memunculkan pendapatan
atau beban pajak tangguhan yang diakui dalam Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain. Pengakuan aset pajak tangguhan akan diikuti
dengan pengakuan pendapatan pajak tangguhan. Sebaliknya pengakuan liabilitas
pajak tangguhan akan diikuti dengan pengakuan beban pajak tangguhan.
Pengakuan konsekuensi pajak atas peristiwa dan transaksi dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain mengikuti pengakuan dalam laporan keuangan.
Jika peristiwa atau transaksi diakui dalam laporan laba rugi maka konsekuensi pajak
penghasilannya akan diakui dalam laporan laba rugi. Namun jika peristiwa dan
transaksi tersebut diakui sebagai penghasilan komprehensif lain maka konsekuensi
pajaknya akan diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Dalam beberapa hal

31
pengakuan transaksi dan peristiwa tidak mengandung konsekuensi pajak di masa
depan, maka tidak akan diakui sebagai pajak kini maupun pajak tangguhannya.
Peraga berikut menggambarkan bagaimana pajak tangguhan timbul dari rekonsiliasi
pajak.

Menambah
Positif
Koreksi laba fiskal
Permanen Mengurangi
Negatif
laba fiskal
Laba komersial = Laba kena pajak
Koreksi Menambah
Koreksi positif laba fiskal
waktu Koreksi Mengurangi
negatif laba fiskal

Pajak tangguhan muncul karena adanya koreksi waktu (timing difference). Koreksi
waktu positif akan menghasilkan aset pajak tangguhan deferred tax asset
(APT/DTA), sedangkan koreksi waktu negatif akan menimbulkan liabilitas pajak
tangguhan atau deferred tax liabilities (LPT/DTL).
Koreksi permanen tidak menimbulkan adanya pajak tangguhan. Contoh perhitungan
rekonsiliasi fiskal diilustrasikan dalam peraga berikut:

INCOME
INCOME TAX
(25%) DTA/DTL
Rp.'000 Rp.'000
Commercial profit 1,000,000
Permanent differences:
Donation + 20,000
Rent revenue - (40,000)
- (20,000)
Taxable income before timing
difference 980,000 245,000
Timing differences:
Fiscal depreciation over book
depreciation - (80,000) (20,000) DTL
Donation + 20,000 5,000 DTA
- (60,000) (15,000)
Taxable income and income
tax 920,000 230,000

32
Ayat jurnal penyesuainnya adalah sebagai berikut:
ADJUSTING ENTRIES: Dr. Cr.
Current Income tax expense 230,000
Diferred income tax expense 15,000
Deferred tax assets 5,000
Deferred tax liabilities 20,000
Income tax payable 230,000

Kompensasi kerugian.
Terdapat 2 macam fasilitas kompensai kerugian, yaitu :
 Carry forward losses, yaitu kompensasi kerugian fiskal ke depan, dimana
kerugian fiskal tahun berjalan dapat dikompensasikan ke laba fiskal tahun-tahun
berikutnya.
 Carryback losses, yaitu kompensasi kerugian fiskal ke belakang, dimana
kerugian fiskal tahun berjalan dapat dikompensasikan ke laba fiskal tahun-tahun
sebelumnya.
Di Indonesia hanya berlaku Carry forward losses, sedangkan barryback losses tidak
diperkenankan.

SOAL-SOAL BAB 5

Soal 5.01
Pada tahun 2014, Ester Corporation memiliki laba akuntansi sebelum pajak sebesar
$ 336,000 dan laba kena pajak $240,000. Perbedaan tersebut disebabkan karena
penggunaan metode penyusutan yang berbeda untuk tujuan pajak dan akuntansi.
Tarif pajak efektif yaitu 40%. Hitung jumlah yang akan dilaporkan sebagai utang
pajak penghasilan 31 Desember 2014 !

Soal 5.02
Mark Corporation mulai beroperasi di tahun 2015 dan melaporkan laba akuntansi
sebelum pajak sebesar $ 450,000 untuk tahun itu. Beban penyusutan menurut
pajak lebih besar dari beban penyusutan perusahaan sebesar $ 80,000. Tarif pajak
perusahaan untuk tahun 2015 dan tahun berikutnya sebesar 30%. Berapa jumlah
utang pajak tangguhan yang akan dilaporkan pada laporan posisi keuangan per 31
Desember 2015 ?

Soal 5.03
Menggunakan informasi pada soal 2, dengan asumsi hanya itu perbedaan antara
laba akuntansi sebelum pajak dan laba kena pajak. Siapkan jurnal untuk mencatat
beban pajak penghasilan, pajak penghasilan tangguhan, dan utang pajak
penghasilan, serta tunjukkan bagaimana liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan
pada laporan posisi keuangan 31 Desember 2015 !

33
Soal 5.04
Pada 31 Desember 2015, Barbara Corporation memiliki liabilitas pajak tangguhan
sebesar $50,000. Pada 31 Desember 2016, liabilitas pajak tangguhan sebesar
$ 84,000. Beban pajak kini perusahaan untuk tahun 2016 adalah $ 96,000. Berapa
jumlah yang seharusnya Barbara laporkan sebagai total beban pajak tahun 2016 ?

Soal 5.05
Pada 31 Desember 2015, Dominick Corporation memiliki estimasi liabilitas garansi
sebesar $ 210,000 untuk tujuan akuntansi dan $nol untuk tujuan pajak. (Biaya
garansi tidak dapat dikurangkan ke pendapatan sampai saat dibayarkan). Tarif
pajak efektif yaitu 40%. Hitung jumlah yang seharusnya dilaporkan sebagai aset
pajak tangguhan pada 31 Desember 2015 !

Soal 5.06
Pada 31 Desember 2015, Lauren Inc. memiliki aset pajak tangguhan sebesar
$60,000. Pada 31 Desember 2016, jumlah aset pajak tangguhan adalah
$ 118,000. Beban pajak kini perusahaan tahun 2016 yaitu $122,000. Berapa jumlah
yang seharusnya dilaporkan sebagai total beban pajak 2016 ?

Soal 5.07
Pada tanggal 31 Desember 2016, Helen Corporation memiliki aset pajak tangguhan
sebesar $ 400,000. Setelah melakukan peninjauan yang seksama atas semua bukti
yang tersedia, ditentukan bahwa kemungkinan aset pajak tangguhan sebesar
$120,000 tidak akan terealisasi. Buat ayat jurnal yang diperlukan !

Soal 5.08
George Corporation memiliki laba sebelum pajak penghasilan sebesar $ 390,000 di
tahun 2015. Beban pajak penghasilan kini perusahaan yaitu $ 96,000, beban pajak
penghasilan tangguhan $60,000. Buat laporan laba rugi 2015 dimulai dengan laba
sebelum pajak penghasilan !

Soal 5.09
Lois Inc. memiliki laba komersial sebelum pajak $308,000 untuk tahun 2014 pada
awal tahun operasinya. Termasuk dalam perhitungan laba tersebut adalah beban
asuransi sebesar $8,000, yang tidak dapat dikurangkan ke pendapatan untuk
tujuan pajak. Sebagai tambahan, beban penyusutan untuk tujuan pajak lebih besar
dari beban penyusutan akuntansi sebesar $20,000. Buat ayat jurnal untuk mencatat
pajak 2014, dengan asumsi tarif pajak 45%.

Soal 5.10
Onur Corporation memiliki perbedaan temporer kumulatif yang terkait dengan
penyusutan sebesar $1,160,000 pada 31 Desember 2012. Perbedaan itu akan

34
terkembbalikan (reverse) pada tahun 2013, $84,000 ; 2014, $488,000; dan 2015,
$588,000. Tarif yang ditetapkan 34% untuk tahun 2013 dan 2014, serta 40% untuk
tahun 2015. Hitung jumlah yang seharusnya dilaporkan sebagai liabillitas pajak
tangguhan pada pada 31 Desember 2012.

Soal 5.11
Pada tanggal 31 Desember 2014, Yoona Corporation memiliki liabilitas pajak
tangguhan sebesar $1,360,000 sebagai hasil dari jumlah yang dapat dikenakan
pajak masa depan $4,000,000 dan tatif pajak yang ditetapkan 34%. Pada bulan Mei
2015, undang-undang pajak penghasilan yang baru telah ditetapkan bahwa tarif
pajak meningkat menjadi 40% untuk tahun 2015 dan tahun-tahun berikutnya. Buat
ayat jurnal untuk menyesuaikan liabilitas pajak tangguhan!

Soal 5.12
Stuart Corporation memiliki informasi pajak berikut :

Year Taxable Income Tax Rate Taxes Paid


2012 $600,000 35% $210,000
2013 $650,000 30% $195,000
2014 $800,000 30% $240,000
Pada tahun 2015, Stuart mengalami kerugian dengan jumlah rugi operasi bersih
sebesar $960,000, dan perusahaan memilih melakukan kompensasi kerugian ke
periode lalu (losses carryback). Tarif pajak yang berlaku di 2015 yaitu 29%. Buat
jurnal untuk mencatat dampak kompensasi kerugian ke periode lalu (loss carryback)

Soal 5.13
Richard Inc. memiliki rugi operasi bersih sebesar $1,000,000 di tahun 2015. Laba
gabungan tahun 2013 dan 2014 adalah $700,000. Tarif pajak untuk semua tahun itu
adalah 40%. Perusahaan memilih opsi kompensasi kerugian ke periode lalu (loss
carryback). Buat jurnal untuk mencatat manfaat kompensasi kerugian ke periode
lalu (loss carryback) dan kompensasi kerugian ke periode masa datang (loss
carryforward)

Soal 5.14
PT Galuh memiliki pendapatan sebelum pajak dalam laporan laba rugi 2015
sebesar Rp500.000.000. Informasi terkait PT Galuh untuk menghitung kewajiban
pajaknya adalah:

 Pendapatan dividen yang dikenai pajak final sebesar Rp50.000.000


 Depresiasi menurut pajak lebih besar Rp5.000.000
 Besar kredit pajak (pajak dibayar dimuka) sebesar Rp70.000.000
 Tarif pajak sebesar 25%

35
Hitunglah pajak terutang atas PT Galuh 2015 dan buatlah jurnal yang harus dibuat
untuk mencatat pajak terutang tersebut!

Soal 5.15
Informasi terkait PT Damai pada 2 Januari 2015 membeli aset tetap senilai
Rp480.000.000. Untuk tujuan pajak, aset tersebut didepresiasikan selama 4 tahun
tanpa nilai sisa. Untuk tujuan akuntansi aset tersebut disusutkan selama 5 tahun
dengan nilai sisa Rp80.000.000. Tarif pajak yang berlaku sebesar 25%. Pada tahun
2021 aset tersebut dijual dengan harga Rp100.000.000.
Hitunglah pajak tangguhan dan jurnal yang dibuat atas pengakuan pajak tangguhan
pada tahun 2015, 2019 dah 2021!

Soal 5.16
PT Kemilau pada 2015 mengakui beban garansi sebesar Rp20.000.000. Beban
tersebut menurut pajak diakui sebesar Rp4.000.000 di tahun 2015, Rp8.000.000
pada tahun 2016, dan Rp8.000.000 pada tahun 2017.
Hitunglah pajak tangguhan dan jurnal yang dibuat atas pengakuan pajak tangguhan
pada tahun 2015, 2016 dan 2017!

Soal 5.17
PT Mawar pada tahun 2015 memiliki beberapa informasi berikut terkait dengan
perhitungan pajak penghasilan:

1. Saldo awal aset pajak tangguhan (net) sebesar Rp10.000.000.


2. Kredit pajak yang dicatat sebagai pajak dibayar dimuka sebesar Rp180.000.000.
3. Laba sebelum pajak Rp800.000.000.
4. Beban depresiasi menurut akuntansi Rp120.000.000 sedangkan menurut pajak
sebesar Rp160.000.000.
5. Beban pensiun menurut akuntansi Rp60.000.000 menurut pajak sebesar
Rp40.000.000.
6. Beban sumbangan menurut tujuan pajak tidak boleh dibebankan sebesar
Rp10.000.000.
7. Pendapatan sewa yang dikenakan pajak final 10% sebesar Rp30.000.000.
8. Tarif pajak yang berlaku 25% pada tahun 2015.

Instruksi
Buatlah rekonsiliasi fiskal sederhana untuk menghitung penghasilan kena pajak dan
pajak terutang. Hitunglah pajak tangguhan. Buatlah jurnal untuk mengakui pajak kini
dan pajak tangguhan pada 2015!

Soal 5.18
PT Lily pada tahun 2015 mengalami kerugian sebesar Rp2.500.000.000. Entitas
tidak memiliki perbedaan temporer dan permanen sehingga laba akuntansi sama

36
dengan laba kena pajak. Entitas pada 2016 mencatat laba sebelum pajak sebesar
Rp500.000.000, tahun 2017 sebesar Rp1.000.000.000, tahun 2018 sebesar
Rp1.600.000.000. Tarif pajak yang berlaku 25%.
Bagaimana ayat jurnal yang dibuat atas pengakuan pajak kini dan pajak tangguhan
PT Lily dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2018?

Soal 5.19
PT Megah untuk laporan keuangan yang berakhir 31 Desember 2015 memperoleh
laba sebelum pajak sebesar Rp5.600.000.000. Hasil koreksi fiskal diketahui
perbedaan permanen koreksi positif sebesar Rp600.000.000. Koreksi temporer
positif sebesar Rp300.000.000 dan koreksi temporer negatif sebesar
Rp500.000.000. Saldo liabilitas pajak tangguhan sebesar Rp900.000.000. Pajak
penghasilan yang telah dipotong oleh pihak lain adalah:
 PPh 23 final sebesar Rp200.000.000, PPh 23 tidak final sebesar
Rp200.000.000.
 Pajak yang telah dipotong di luar negeri sebesar Rp300.000.000, PPh 24 boleh
dikreditkan terkait penghasilan luar negeri sebesar Rp250.000.000.
 PPh 25 sebesar Rp840.000.000.
 PPh 22 sebesar Rp60.000.000.
Perusahaan mencatat pembayaran pajak dibayar di muka baik final maupun tidak
final sebagai pajak dibayar di muka. Tarif pajak yang berlaku 25%.
Instruksi :
1. Buatlah rekonsiliasi fiskal sederhana untuk menghitung penghasilan kena pajak
dan pajak terutang tahun 2015!
2. Hitunglah pajak tangguhan!
3. Buatlah ayat jurnal untuk mengakui pajak kini dan pajak tangguhan pada 2015!

Soal 5.20
PT Mawar pada tahun 2015 memiliki beberapa perbedaan akuntansi dan pajak
berikut ini.

1. Beban depresiasi menurut akuntansi didepresiasikan dengan masa manfaat


lebih pendek dibandingkan menurut pajak, metode yang digunakan sama dan
tanpa nilai sisa.
2. Beban tunjangan kepada karyawan yang diberikan dalam bentuk natura
menurut pajak tidak boleh menjadi beban.
3. Beban pensiun menurut akuntansi dicatat dengan basis akural, sedangkan
menurut pajak dalam basis kas dengan jumlah yang lebih rendah.
4. Beban sumbangan menurut tujuan pajak tidak boleh dibebankan.
5. Penghasilan bunga deposito dikenakan pajak final.
6. Beban depresiasi kendaraan menurut akuntansi didepresiasikan dengan
menggunakan nilai sisa sedangkan menurut pajak tanpa nilai sisa, namun masa

37
manfaat dan metode yang digunakan sama yaitu garis lurus masa manfaatnya 8
tahun.
7. Pendapatan yang dikenakan pajak final 10% sebesar Rp30.000.000.
8. Beban depresiasi peralatan komunikasi untuk manajer dan karyawan, menurut
akuntansi dan pajak disusutkan dengan metode dan masa manfaat yang sama
serta tanpa nilai sisa. Namun menurut pajak, beban depresiasi ini hanya dapat
dibebankan sebesar 50%
9. Pendapatan investasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas atas
investasi asosiasi dengan kepemilikan sebesar 30%
10. Beban penurunan nilai aset keuangan menurut akuntansi telah diakui,
sedangkan menurut pajak baru diakui saat piutang tersebut dihapuskan dan
memenuhi persyaratan ketentuan pajak lainnya.

Identifikasi dari perbedaan tersebut, mana yang merupakan perbedaan temporer


kena pajak, perbedaan temporer dapat dikurangkan, perbedaan permanen positif,
dan perbedaan permanen negatif!

Soal 5.21
Rekonsilasi fiskal pada tahun 2015 PT Sakura disajikan dalam tabel berikut.

Laba sebelum pajak 2.400.000.000


Depresiasi mesin menurut akuntansi lebih besar
dibandingkan menurut pajak. Perbedaan yang sama akan 100.000.000
terjadi selama 4 tahun dan baru terpulihkan pada tahun 2019
(tahun ke lima).
Sewa mesin diterima di muka menurut pajak diakui
menggunakan basis kas sedangkan menurut akuntansi
diakui menggunakan basis akrual. Perbedaan tersebut akan 400.000.000
terpulihkan selama empat tahun ke depan dalam jumlah
yang sama.
Beban penurunan nilai aset tetap dihitung berdasarkan
ketentuan standar akuntansi. Aset tetap ini diprediksi akan 200.000.000
dijual pada tahun 2017.
Beban tuntutan hukum di pengadilan, diakui secara akrual.
300.000.000
Diperkirakan tuntutan hukum ini akan dibayar pada 2018.
Beban depresiasi kendaraan manajer menurut pajak hanya
boleh dibebankan 50%. Perbedaan ini akan muncul setiap 240.000.000
tahun dalam jumlah yang sama dari 2015-2018.
Pendapatan bunga deposito menurut pajak dikenakan pajak
final . Pendapatan ini diperkirakan akan diterima tahun 2015- (40.000.000)
2019.
Total penghasilan kena pajak. 3.600.000.000

38
Instruksi :
1. Buatlah tabel yang menunjukan rekonsiliasi fiskal untuk tahun 2015 s/d tahun
2019!
2. Hitunglah jumlah aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan yang akan
diakui dari masing-masing kejadian tersebut dan hitung jumlah yang disajikan
dalam laporan keuangan?
3. Buatlah jurnal untuk untuk mengakui pajak tangguhan yang akan dilakukan
pada tahun 2015-2019!

Soal 5.22
PT Kenanga memulai usahanya pada tahun 2015. Untuk laporan keuangan tahun
2015 PT Kenanga melaporkan laba sebelum pajak sebesar Rp600.000.000 dan
tahun 2016 sebesar Rp1.200.000.000 Termasuk dalam laba sebelum pajak
tersebut, terdapat informasi yang diperoleh untuk melakukan koreksi fiskal berikut
ini.

 Pendapatan sewa mesin sebesar Rp120.000.000, secara akuntansi diakui


dalam jumlah yang sama pada 2015 dan 2016, sedangkan menurut pajak diakui
semua pada 2015.
 Beban entertainment yang tidak ada daftar nominatirnya pada tahun 2015
sebesar Rp40.000.000 dan tahun 2016 sebesar Rp60.000.000.
 Kendaraan yang diperoleh tahun 2015 senilai Rp400.000.000 didepresiasikan
dengan metode garis lurus dan masa manfaat 4 tahun untuk akuntansi dengan
nilai sisa Rp40.000.000. Untuk tujuan pajak depresiasi dilakukan tanpa nilai sisa
dengan masa manfaat 8 tahun.
 Peralatan komunikasi yang digunakan manajemen kunci yang dibeli tahun 2015
senilai Rp100.000.000, didepresiasikan dengan metode garis lurus tanpa nilai
sisa selama 2 tahun. Menurut ketentuan pajak, depresiasi dilakukan dengan
metode garis lurus masa manfaat 4 tahun. Namun untuk beban ini menurut
pajak hanya dapat dibebankan 50%.
 Perusahaan membeli bangunan seharga Rp2.200.000.000. Menurut akuntansi,
bangunan didepresiasikan dengan nilai sisa Rp200.000.000 selama 40 tahun.
Untuk tujuan pajak didepresiasikan selama 20 tahun tanpa nilai sisa.
 Penghasilan yang dikenakan pajak final sebesar Rp40.000.000 untuk tahun
2015 dan Rp80.000.000 untuk tahun 2016.

Tarif pajak yang berlaku pada tahun 2015 dan tahun 2016 adalah 25%.
Instruksi :
1. Buatlah tabel yang menunjukan rekonsiliasi fiskal untuk tahun 2015 dan tahun
2016!
2. Hitunglah penghasilan kena pajak dan jumlah pajak terutang!

39
3. Buatlah tabel yang menunjukan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan perbedaan temporer kena pajak!
4. Hitunglah pajak tangguhan untuk dua tahun tersebut?
5. Buatlah ayat jurnal untuk mencatat beban pajak kini dan pajak tangguhan
perusahaan!
*** end of the chapter***

40
BAB 6. AKUNTANSI IMBALAN KERJA
(ACCOUNTING FOR WORKING BENEFIT)

Perlakuan akuntansi atas imbalan kerja diatur dalam PSAK 24 tentang Imbalan
Kerja.
Imbalan kerja berlaku untuk pemberi kerja mencakup imbalan kerja jangka pendek
(seperti : gaji, bonus, cuti berimbalan), pesangon, imbalan pascakerja (seperti:
pensiun, tunjangan hari tua/THT) dan imbalan kerja jangka panjang lainnya (seperti:
cuti berimbalan, jubilee, imbalan cacat permanen).

Imbalan kerja jangka pendek


Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang diharapkan akan
diselesaikan seluruhnya sebelum 12 bulan setelah akhir periode pelaporan saat
pekerja memberikan jasa. Imbalan jangka pendek mencakup gaji, upah, iuran
jaminan sosial, cuti berimbalan, bagi laba dan bonus atau imbalan lainnya seperti
tunjangan rumah dan kendaraan dinas.

Pesangon adalah imbalan terutang akibat Pemutusan Kontrak Kerja (PHK), baik
dari keputusan perusahaan (diberhentikan) ataupun keputusan karyawan atas
tawaran perusahaan (sukarela).

Imbalan pasca kerja


Imbalan pasca kerja dikenal dengan nama pensiun, adalah imbalan kerja yang
disediakan perusahaan (selain pesangon) dan akan diberikan kepada pekerja
setelah menyelesaikan masa kerjanya.

Imbalan kerja jangka panjang lainnya


Imbalan kerja jangka panjang lainnya adalah imbalan (selain imbalan pascakerja
dan pesangon) yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah akhir periode pelaporan
saat pekerja memberikan jasanya. Imbalan ini dapat meliputi cuti-berimbalan jangka
panjang dan imbalan cacat permanen serta bonus dan kompensasi lainnya.

Program iuran pasti (contribution benefit)


Program iuran pasti adalah suatu program imbalan pascakerja di mana pemberi
kerja membayar iuran sebesar jumlah yang sudah ditetapkan kepada Dana
Pensiun, namun jumlah imbalan yang akan dibayarkan tidak ditentukan karena
tergantung dari ketersediaan aset program.

Program imbalan pasti (defined benefit)


Program imbalan pasti adalah suatu program imbalan pascakerja di mana pemberi
kerja wajib membayar sesuai dengan imbalan yang disepakati bagi pekerja saat
selesai masa kerja nanti.

41
Perbedaan anatara contribution benefit dan defined benefit digambarkan dalam
peraga berikut ini.

Sumber : Kieso – Chapter 20

Aset program
Aset program adalah dana yang disediakan untuk membayar kewajiban imbalan
pasti. Perusahaan berkewajiban untuk menyisihkan dana melalui iuran secara
periodik kepada Dana Pensiun. Saat tanggal pelaporan, aset program diukur
sebesar nilai wajarnya (fair value).

Kewajiban imbalan pasti (defined benefit obligation)


Nilai kini kewajiban imbalan pasti (the present value of defined benefit obligation)
adalah nilai kini pembayaran masa depan yang diperlukan untuk menyelesaikan
kewajiban atas jasa pekerja periode berjalan dan priode-periode lalu. Nilai kini
dalam perhitungan tersebut tidak dikurangi dengan aset program.

Aset pensiun/liabilitas pensiun.


Saat penyajian dalam Laporan Posisi Keuangan, jika nilai liabilitas pensiun lebih
besar dibanding saldo aset program, maka aset program akan menjadi pengurang
kewajiban imbalan pasti, dan selisihnya dilaporkan sebagai Liabilitas Pensiun.
Sebaliknya, jika nilai aset program lebih besar dibanding saldo kewajiban imbalan
pasti, maka kewajiban imbalan pasti akan dikurangkan dari aset program, dan
selisihnya dilaporkan sebagai Aset Pensiun.

42
SOAL-SOAL BAB 6

Soal 6.01
Berikut adalah data-data terkait program imbalan pasti bagi karyawan PT. Indah

1 Januari 2015 31 Desember 2015


Nilai kini kewajiban imbalan pasti 3.100.000.000 3.400.000.000
Nilai wajar aset program 2.900.000.000 3.100.000.000
Penghasilan Komprehensif lain (kredit) 352.000.000 394.000.000

Berdasarkan data-data tersebut:


a) Berapakah nilai liabilitas yang timbul di laporan posisi keuangan PT. Indah per
31 Desember 2015?
b) Berapakah beban imbalan pascakerja yang harus diakui di laporan laba rugi
PT. Indah tahun 2015, jika iuran yang dibayarkan tahun 2015 sebesar Rp
50.000.000.
c) Berapakah keuntungan/kerugian aktuarial yang diakui PT. Indah melalui
penghasilan komprehensif lain tahun 2015

Soal 6.02
PT. Manis memiliki kebiasaan untuk membagi bonus kepada karyawan tiap tahun.
Bonus tersebut biasanya dihitung sebesar 3% dari laba bersih. Bonus atas suatu
tahun ditetapkan pada RUPS dalam rangka Pengesahan Laporan Keuangan tahun
tersebut. RUPS biasanya dilakukan 5 bulan setelah tanggal pelaporan yaitu bulan
Mei tahun berikutnya. Perkiraan laba bersih tahun 2015 adalah
Rp 200.000.000.000. Hitunglah beban dan liabilitas atas bonus yang diakui
PT. Manis tahun 2015 !

Soal 6.03
PT. Adinda memiliki 50 orang karyawan. Pada tahun 2015, PT. Adinda mulai
memberikan program cuti berimbalan untuk karyawannya. Setiap karyawan berhak
atas 5 hari cuti berimbalan dalam 1 tahun dan dapat diakumulasikan pada tahun-
tahun berikutnya. Setiap karyawan yang cuti akan mendapatkan imbalan sebesar
Rp 800.000 per hari. Pada tahun 2015, 35 karyawan sudah mengambil penuh hak
cuti berimbalan, sedangkan 15 karyawan sudah mengambil 3 hari. Hitunglah beban
dan liabilitas atas cuti berimbalan yang diakui PT. Adinda tahun 2015 !

Soal 6.04
PT. Rindu memiliki program iuran pasti dengan jatuh tempo akhir bulan sebesar
Rp 4.000.000. Iuran bulan November 2015 telah dibayar sejumlah Rp 3.000.000
pada pertengahan Desember 2015, sedangkan iuran bulan Desember 2015 telah

43
dibayar seluruhnya pada Januari 2016. Hitunglah liabilitas yang diakui PT. Rindu
pada 31 Desember 2015 terkait program iuran pasti

Soal 6.05
Pada tahun 2015 PT. Merana berkomitmen melakukan PKK atas 20 orang
karyawannya dengan jumlah pesangon keseluruhan senilai Rp 1.500.000.000.
Selain itu, PT. Merana juga menawarkan kepada 15 karyawan lainnya untuk
berhenti secara sukarela. Setiap karyawan akan menerima pesangon masing-
masing Rp 80.000.000 jika menerima tawaran tersebut. PKK direncanakan efektif
dilakukan awal tahun 2016. Dalam kasus ini PT. Merana sudah memiliki komitmen
yang jelas untuk melakukan PKK dan biaya terkait restrukturisasi telah diakui. Untuk
PKK secara sukarela, PT. Merana mengestimasi 2/3 karyawan akan menerima
tawaran PKK tersebut. Berapa beban pesangon PKK yang harus diakui PT. Merana
tahun 2015 ?

Soal 6.06
Berikut adalah informasi terkait program PKK pada PT Purna Jaya tahun 2015:
PT Purna Jaya memutuskan untuk menutup salah satu pabriknya sehingga
terpaksa melakukan pemutusan kontrak kerja (PKK) terhadap 100 orang
karyawannya. PKK tersebut telah dipaparkan dan disetujui karyawan pada tanggal
1 Desember 2015. Dalam program PKK tersebut, setiap karyawan berhak
menerima pesangon Rp 20.000.000. Namun karena masih ada sisa pesanan dari
pelanggan yang belum selesai saat pesangon dibayarkan pada awal Februari 2016,
maka PT Purna Jaya menawarkan kepada 20 orang di antaranya untuk
menyelesaikan pesanan tersebut hingga awal Agustus 2016. Konsekuensinya, 20
orang tersebut masing-masing akan menerima Rp 50.000.000 yang di dalamnya
sudah termasuk pesangon yang seharusnya diterima. Penutupan pabrik secara
keseluruhan dilakukan setelah selesainya sisa pesanan pelanggan.
Instruksi :
Berdasarkan PSAK 24 hitunglah berapa beban terkait pesangon yang harus diakui
pada 31 Desember 2015!

Soal 6.07
Berikut adalah informasi terkait program cuti berimbalan pada PT Brahma :
PT Brahma memiliki program cuti berimbalan untuk karyawannya. Setiap
karyawan berhak atas 10 hari cuti berimbalan pertahun. Cuti dapat diakumulasi
hingga 3 tahun kedepan, namun jika terjadi PKK, maka cuti berimbalan yang
diakumulasikan dari tahun sebelumnya tidak dibayar. Nilai cuti berimbalan per hari
disesuaikan dengan nilai gaji harian tahun itu, yaitu 2 kali gaji harian. Pada akhir
tahun 2015, perusahaan memiliki data terkait cuti berimbalan sebagai berikut:

44
 Jumlah karyawan adalah 450 orang dengan rata-rata sisa cuti berimbalan 8 hari.
 Berdasarkan data historis, 50% dari cuti berimbalan tersebut akan diambil pada
tahun berikutnya (2016), dan masing-masing 25% di tahun-tahun berikutnya
(2017 dan 2018).
 Gaji rata-rata per bulan adalah Rp3.000.000 dengan kenaikan 10% per tahun.
 Perputaran karyawan diperkirakan 15% per tahun.
 Masa kerja efektif 20 hari per bulan.
 Tingkat diskonto 8% berdasarkan obligasi korporasi berkualitas tinggi.

Instruksi :
Berdasarkan PSAK 24 hitung liabilitas cuti berimbalan yang harus diakui
PT Brahma pada akhit tahun 2015!

Soal 6.08
The following information is available for the pension plan of Andrew Company for
the year 2014 :

1 Actual and expected return on plan assets $ 24,000


2 Benefit paid to retirees 80,000
3 Contribution (funding) 190,000
4 Interest/discount rate 10%
5 Past service cost amortization 16,000
6 Defined benefit obligation, January 1, 2014 1,000,000
7 Service cost 120,000
Instructions
1. Compute pension expense for the year 2014
2. Prepare the journal entry to record pension expense and the employer’s
contribution to the pension plan in tahun 2014

Soal 6.09
For Beam Corporation, year-end plan assets were $4,000,000. At the beginning of
the year, plan assets were $3,360,000. During the year, contribution to the pension
fund were $240,000 and benefits paid were $400,000. Compute Beam’s actual
return on plan asset.

Soal 6.10
Pada tahun 2015, PT Sejahtera memiliki posisi saldo terkait program imbalan pasti
adalah sebagai berikut:

1 Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti—Awal tahun 2015 225.000.000


2 Nilai Wajar Aset Program—Awal tahun 2015 175.000.000
3 Penghasilan Komprehensif Lain (kredit)—Awal tahun 2015 10.070.500

45
4 Biaya Jasa Kini 18.000.000
5 Tingkat Diskonto 10%
6 Iuran yang dibayarkan perusahaan pada Dana Pensiun 25.000.000
7 Imbalan pensiun yang dibayarkan oleh Dana Pensiun 12.000.000
8 Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti—Akhir 2015 260.000.000
9 Nilai Wajar Aset Program—Akhir 2015 205.000.00
Instruksi :
1. Hitung beban imbalan pasti tahun 2015 dan liabilitas di Laporan Posisi
Keuangan (Neraca) PT Sejahtera 31 Desember 2015!
2. Buat ayat jurnal yang dibutuhkan PT Sejahtera terkait program imbalan pasti
tahun 2015!

Soal 6.11
Pada tahun 2015, PT Makmur memiliki posisi saldo terkait program imbalan pasti
adalah sebagai berikut.

1 Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti—Awal tahun 2015 125.000.000


2 Nilai Wajar Aset Program—Awal tahun 2015 110.000.000
3 Penghasilan Komprehensif lain (kredit)—Awal tahun 14.000.000
2015
4 Biaya Jasa Kini 17.000.000
5 Tingkat Diskonto 11%
6 Iuran yang dibayarkan perusahaan pada Dana Pensiun 13.000.000
7 Imbalan pensiun yang dibayarkan oleh Dana Pensiun 10.000.000
8 Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti—Akhir 2015 135.000.000
9 Nilai Wajar Aset Program—Akhir 2015 140.000.000
10 Batas atas aset (asset ceiling) 2.000.000

Instruksi :
1. Hitung beban imbalan pasti tahun 2015, liabilitas (aset) imbalan pasti dan
penghasilan komprehensif lain di Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
PT Makmur 31 Desember 2015! Nilai wajar aset program pada akhir 2015
adalah sebelum penyesuaian terhadap batas atas aset.
2. Buat ayat jurnal yang dibutuhkan PT Makmur terkait program imbalan pasti
tahun 2015

Soal 6.12
Pada tahun 2015, PT Sentosa memiliki posisi saldo terkait program imbalan pasti
adalah sebagai berikut.

46
Nilai Kini
1 Kewajiban Imbalan Pasti—Awal tahun 2015 120.000.000
2 Nilai Wajar Aset Program—Awal tahun 2015 110.000.000
3 Penghasilan Komprehensif Lain (kredit)—Awal tahun 2015 5.000.000
4 Biaya Jasa Lalu 6.500.000
5 Biaya Jasa Kini 3.000.000
6 Tingkat Diskonto 8%
7 Iuran yang dibayarkan perusahaan pada Dana Pensiun 4.100.000
8 Imbalan pensiun yang dibayarkan oleh Dana Pensiun 3.100.000
9 Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti—Akhir 2015 145.000.000
10 Nilai Wajar Aset Program—Akhir 2015 130.000.000
Instruksi :
1. Hitung beban imbalan pasti tahun 2015, liabilitas dan penghasilan komprehensif
lain di Laporan Posisi Keuangan (Neraca) PT Sentosa 31 Desember 2015!
2. Buat ayat jurnal yang dibutuhkan PT Sentosa terkait program imbalan pasti
tahun 2015!

***end of the chapter***

47
BAB 7. AKUNTANSI SEWA
(ACCOUNTING FOR LEASES)

Definisi sewa.
Sewa adalah perjanjian antara lessee (penyewa) dan lessor (pemberi sewa),
dimana lessee diberi hak oleh lessor untuk menggunakan aset milik lessor pada
periode dan syarat-syarat yang telah disepakati.
Sewa (lease) diatur dalam Standar Akuntansi Keuangan, sewa diatur dalam PSAK-
30. Selanjutnya PSAK-73 tentang Sewa, yang akan berlaku mulai tahun 2020 akan
menggantkan PSAK-30.
Sewa terdiri dari 2 jenis sewa, yaitu:
1. Sewa operasi (operating lease)
2. Sewa pembiayaan (financial lease/capital lease)
Perbedaan antara keduanya adalah, pada sewa pembiayaan terjadi pengalihan
secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan
suatu aset, terlepas apakah hak milik pada akhirnya dapat dialihkan atau tidak.
Sedangkan pada sewa operasi, pengalihan risiko dan manfaat tersebut tidak terjadi,
sehingga diperlakukan sebagai sewa pada umumnya.

Sewa tipe-penjualan (sales-type lease)


Disamping kedua jenis sewa tersebut ada tipe sewa penjualan (sales-type lease),
yang di dalamnya tidak hanya terdapat unsur pembiayaan tetapi juga ada marjin
penjualan.

Kriteria sewa pembiayaan


1. Perjanjian sewa menyatakan adanya pengalihan kepemilikan aset dari lessor
kepada lessee pada akhir masa sewa
2. Lessee memiliki opsi untuk membeli aset pada harga yang cukup rendah
dibanding nilai wajar pada tanggal opsi mulai dapat dilaksanakan, sehingga
pada awal sewa dapat dipastikan bahwa opsi akan dilaksanakan
3. Masa sewa mencakup sebagian besar umur ekonomis aset meskipun hak milik
tidak dialihkan.
4. Pada awal sewa, nilai kini dari jumlah pembayaran sewa minimum (tidak
termasuk biaya eksekutori) secara substansial mendekati nilai wajar aset
sewaan
5. Aset sewaan bersifat khusus dan hanya lessee yang dapat menggunakannya
tanpa perlu modifikasi secara material
Jika kontrak sewa tidak memenuhi semua kriteria di atas, maka jenis sewa
diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

Peraga berikut ini menggambarkan flowchart pengakuan sewa oleh lessee.

48
Sumber: Kieso – Chp. 21

Sedangkan pengakuan sewa oleh lessor disajikan dalam peraga berikut ini.

Sumber: Kieso – Chp. 21

49
Pengakuan awal sewa oleh lessee.
Aset dan kewajiban diakui sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini
dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar.
Tingkat diskonto yang digunakan dalam sewa adalah tingkat suku bunga implisit
(implicit rate) jika dapat ditentukan secara praktis. Jika tidak, maka digunakan
tingkat suku bunga pinjaman inkremental lessee (incremental rate).
Implicit rate adalah tingkat suku bunga yang digunakan oleh lessor dalam
menentukan nilai sewa, sedangakan incremental borrowing rate adalah tingkat suku
bunga dalam hal lessee meminjam dari bank. Lessee akan mem-present value-kan
nilai aset dan liabilitas sewa menggunakan implicit rate jika implicit rate diketahui
oleh lessee. Sedangkan jika implicit rate tidak diketahui oleh lessee, maka lessee
akan menggunakan incremental rate.
Biaya langsung awal yang dikeluarkan lessee ditambahkan ke dalam jumlah yang
diakui sebagai aset, termasuk biaya sehubungan dengan aktivitas sewa tertentu,
seperti negosiasi dan pemastian pelaksanaan sewa.

Penyusutan.
Kebijakan penyusutan untuk aset sewaan harus konsisten dengan aset yang dimiliki
sendiri, berdasarkan PSAK 16 (Revisi 2007) dan PSAK 19.
Jika tidak terdapat kepastian yang memadai bahwa lessee akan mendapatkan hak
kepemilikan pada akhir masa sewa, maka aset sewaan disusutkan selama periode
yang lebih pendek antara masa sewa dan umur manfaat aset sewaan.

Contoh kasus
Misalkan pada tanggal 1 Januari 2014, Horizon Leasing Company menyetujui untuk
menyewakan mesin kepada Ufuk Corporation. Informasi dan data-data yang terkait
dengan kontrak sewa adalah sebagai berikut:
1. Masa sewa adalah 7 tahun tanpa opsi pembaharuan kontrak sewa, dan mesin
memiliki umur ekonomis 9 tahun (Asumsikan periode akuntansi berakhir 31
Desember)
2. Biaya perolehan mesin $2,100,000, dan nilai wajar asset pada 1 Januari 2014
adalah $2,800,000.
3. Pada akhir masa sewa, aset akan kembali ke lessor. Akhir masa sewa, aset
memiliki nilai residu yang dijamin sebesar $400,000. Ufuk menyusutkan semua
peralatan dengan metode garis lurus.
4. Kontrak sewa menyatakan pembayaran sewa tahunan dengan jumlah yang
sama dimulai tanggal 1 Januari 2014.
5. Horizon (lessor) menghendaki tingkat pengembalian investasi sebesar 10%,
sedangkan bunga pinjaman inkremental Ufuk (lessee) adalah 11%, dan lessee
tidak mengetahui bunga implisit lessor.

50
Dengan menghitung nilai kini (present value) atas mesin yang disewakan tersebut
kita bisa menentukan hal-hal sebagai berikut:
a) Jenis lease
Untuk Ufuk Co. (lessee) sewa ini merupakan finance lease karena masa
sewanya 78% (7 ÷ 9) yaitu di atas 75% dari masa manfaat ekonomi aset yang
disewakan. Buat Horizon Co. (lessor) juga merupakan finance lease. Disamping
itu, karena nilai jualnya (fair value) $2,800,000 lebih tinggi dibanding nilai
perolehan $2,100,000.- (terdapat keuntungan penjualan $700,000). Maka sewa
ini merupakan sales-type lease, yaitu ada unsur penjualan dan juga ada unsur
pembiayaan.
b) Perhitungan cicilan tahunan yang ditentukan oleh lessor, yang menggunakan
implicit rate 10%, adalah sebagai berikut:
($2,800,000 – ($400,000 x 0.51316)/5.35526 (n=7; i=10%) = $484,520.-
c) Sedangka perhitungan present value of minimum lease payments oleh lessee
menggunakan incremental rate 11% (karena lessee tidak mengetahui implicit
rate), adalah:
PV of annual payments: $484,520 X 5.23054 (n=7; i=11%) $ 2,534,300
PV of guaranteed residual value: $400,000 X 0.48166=……$ 192,664
Total present value untuk lessee …………………….$ 2,726,964

Untuk memudahkan pembuatan ayat jurnal, perlu dibuat skedul cicilan dan bunga,
baik untuk lessee maupun untuk lessor, sebagai berikut:

Skedul cicilan dan bunga untuk Lessee (menggunakan incremental rate 11%).

Annual Interest
Reduction on Balance of
Period Date lease expense
Lease Liability Lease Liability
payment (11%)

0 0 2,726,964
0 1 January 2014 484,520 0 484,520 2,242,444
1 1 January 2015 484,520 246,669 237,851 2,004,593
2 1 January 2016 484,520 220,505 264,015 1,740,578
3 1 January 2017 484,520 191,464 293,056 1,447,522
4 1 January 2018 484,520 159,227 325,293 1,122,229
5 1 January 2019 484,520 123,445 361,075 761,154
6 1 January 2020 484,520 83,727 400,793 360,361
7 End of period 200,000 39,639 160,361 200,000

Sedangkan skedul cicilan dan bunga untuk Lessor (menggunakan incremental rate
11%) adalah sebagai berikut:

51
Annual Interest Reduction on Balance of
Period Date lease revenue Lease Lease
payment (10%) Receivable Receivable
0 0 2,800,000
0 1 January 2014 484,520 0 484,520 2,315,480
1 1 January 2015 484,520 231,548 252,972 2,062,508
2 1 January 2016 484,520 206,251 278,269 1,784,239
3 1 January 2017 484,520 178,424 306,096 1,478,143
4 1 January 2018 484,520 147,814 336,706 1,141,437
5 1 January 2019 484,520 114,144 370,376 771,061
6 1 January 2020 484,520 77,106 407,414 363,647
7 End of period 200,000 36,354 163,646 200,000

Ayat jurnal.

Ayat jurnal untuk Ufuk Co. (Lessee): tahun 2014 dan 2015
1/1/2014

Leased Machinery Under Finance Leases 2,726,964


Lease Liability 2,726,964
Lease Liability 484,520
Cash 484,520
12/31/2014
Depreciation Expense.............................. 332,434
Accumulated Depreciation 332,434
($2,726,964 – $400,000) ÷ 7
Interest Expense 246,669
Interest Payable 246,669
1/1/2015
Lease Liability 237,851
Interest Payable 246,669
Cash 484,520
12/31/2015
Depreciation Expense 332,434
Accumulated Depreciation 332,434
Interest Expense 220,505
Interest Payable 220,505

52
Ayat jurnal untuk Horizon Co. (Lessor) tahun 2014 dan 2015
1/1/2014
Lease Receivable....................................... 2,800,000
Cost of Goods Sold................................... 2,100,000
Sales....................................... 2,800,000
Inventory................................ 2,100,000
Cash............................................................... 484,520
Lease Receivable.......................... 484,520

12/31/2014
Interest Receivable.................................... 231,548
Interest Revenue 231,548

1/1/2015
Cash............................................................... 484,520
Lease Receivable.............................. 252,972
Interest Receivable........................... 231,548

12/31/2015
Interest Receivable..................................... 206,251
Interest Revenue............ 206,251

Penurunan Nilai
Untuk menentukan apakah suatu aset sewaan mengalami penurunan nilai, entitas
menerapkan PSAK 48: Penurunan Nilai Aktiva

‘------------------------------------------------------------------------------------------------------------
SOAL-SOAL BAB 7
Soal 7.01
Glad Inc. menyewakan sebuah mesin ke Cheer Construction berdasarkan kontrak
sewa yang tidak dapat dibatalkan selama 5 tahun dimulai 1 Januari 2013.
Pembayaran sewa sebesar $66,000 yang dilakukan setiap 1 Januari dimulai
1 Januari 2013. Glad akan membayar asuransi, pajak dan biaya pemeliharaan atas
mesin yang memiliki umur ekonomis 12 tahun, nilai wajar $480,000, dan harga
perolehan mesin sebesar $480,000. Estimasi nilai wajar mesin diharapkan sebesar
$90,000 pada akhir masa sewa. Tidak ada opsi penawaran pembelian dan
pembaharuan dalam kontrak sewa. Bunga pinjaman inkremental bagi Cheer adalah
10%, dan bunga implisit Glad 9% diketahui oleh Cheer.
Instruksi
(a) Identifikasikan jenis sewa tersebut dan berikan alasannya . Jelaskan bagaimana
perlakuan akuntansi yang seharusnya diterapkan oleh lessee maupun lessor.

53
(b) Buat semua jurnal baik di pembukuan lessee dan lessor yang terkait dengan
kontrak sewa selama tahun 2013, dengan asumsi besarnya:
1) Beban asuransi $1,000.
2) Pajak $4,000
3) Beban pemeliharaan $1,300.
4) Metode penyusutan garis lurus dengan nilai residu $30,000.
(c) Jelaskan bagaimana lessee dan lessor menyajikan transaksi atas sewa tersebut
dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan catatan-catatan terkait
pada tanggal 31 Desember 2013

Soal 7.02
Pada tanggal 25 Maret 2014, Dawn Inc. membeli sebuah mesin sebesar $2,400,000
untuk tujuan disewakan. Mesin diharapkan memiliki umur ekonomis 10 tahun, tidak
ada nilai residu dan disusutkan dengan metode garis lurus. Mesin disewakan
kepada Night Company pada tanggal 1 April 2014, untuk periode sewa 4 tahun
dengan biaya sewa per bulan sebesar $31,200. Tidak ada ketentuan untuk
dilakukannya pembaharuan kontrak sewa atau pembelian mesin saat masa sewa
berakhir. Dawn membayar komisi sebesar $60,000 dalam melakukan negosiasi
sewa di bulan Maret 2014.
Instruksi
(a) Berapa beban yang dicatat oleh Night Company berdasarkan transaksi di atas
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2014 ? Tunjukkan perhitungannya.
(b) Berapa laba atau rugi sebelum pajak penghasilan yang dilaporkan oleh Dawn
Inc. berdasarkan transaksi di atas untuk tahun yang berakhir 31 Desember
2014? (Amortisasi komisi dilakukan sepanjang masa sewa)

Soal 7.03
The following facts pertain to a non-cancellable lease agreement between Mars
Leasing Company and Venus Company, a lessee.

 Inception date January 1, 2012


 Annual lease payment due at the beginning of €249,596
each year, beginning with January 1, 2012
 Residual value of equipment at end of lease term, €100,000
guaranteed by the lessee
 Lease term 6 years
 Economic life of leased equipment 6 years
 Fair value of asset at January 1, 2012 €1,200,000
 Lessor’s implicit rate 12%
 Lessee’s incremental borrowing rate 12%
The lessee assumes responsibility for all executory costs, which are expected to
amount to €10,000 per year.

54
The asset will revert to the lessor at the end of the lease term. The lessee has
guaranteed the lessor a residual value of €100,000. The lessee uses the straight-
line depreciation method for all equipment.
Instructions
(a) Prepare an amortization schedule that would be suitable for the lessee for the
lease term.
(b) Prepare all of the journal entries for the lessee for 2012 and 2013 to record the
lease agreement, the lease payments, and all expenses related to this lease.
Assume the lessee’s annual accounting period ends on December 31 and
reversing entries are used when appropriate.

Soal 7.04
Shining Leasing Company signs a lease agreement on January 1, 2014, to lease
electronic equipment to Mariam Company. The term of the non-cancelable lease is
2 years, and payments are required at the end of each year. The following
information relates to this agreement.
1. Mariam has the option to purchase the equipment for £32,000 upon termination
of the lease.
2. The equipment has a cost and fair value of £480,000 to Shining Leasing
Company. The useful economic life is 2 years, with a residual value of £32,000.
3. Mariam Company is required to pay £14,000 each year to the lessor for
executory costs.
4. Shining Leasing Company desires to earn a return of 10% on its investments.
Instructions
(a) Prepare the journal entries on the books of Shining Leasing to reflect the
payment received under the lease and to recognize income for the years 2014
and 2015.
(b) Assuming that Mariam Company exercises its option to purchase the equipment
on December 31, 2015, prepare the journal entry to reflect the sale on Shining ‘s
books.

Soal 7.05
Berikut ini informasi mengenai perjanjian sewa yang tidak dapat dibatalkan antara
Keisya Leasing Company dan Elif Company sebagai lessee.

1. Tanggal permulaan sewa Juli 1, 2012


2. Pembayaran sewa tahunan akan dilakukan setiap tanggal 1
Juli, dimulai tanggal 1 Juli 2012 €37,658.98
3. Harga opsi penawaran pembelian pada akhir masa sewa € 8,000,00
4. Masa sewa 5 years
5. Umur ekonomis peralatan yang disewa 10 years
6. Nilai perolehan peralatan €130,000,00
7. Nilai wajar peralatan per 1 Juli 2012 €162,000,00
8. Bunga implisit lessor 10%
9. Bunga pinjaman inkremental bagi lessee 10%

55
Lessee menanggung semua biaya eksekutori.
Instruksi
(a) Jelaskan jenis sewa tersebut bagi lessee dan lessor.
(b) Buat skedul amortisasi pembayaran sewa oleh lessee selama sewa 5 tahun.
(c) Buat jurnal di pembukuan lessee dan lessor untuk tahun 2012 dan 2013.
Periode akuntansi lessee dan lessor berakhir 31 Desember. Lessee membuat
jurnal balik sedangkan lessor tidak membuat jurnal balik.

Soal 7.06
Pluto Steel Company sebagai lessee menandatangani kontrak sewa peralatan
selama 5 tahun, mulai 31 Desember 2013. Pembayaran sewa tahunan adalah
sebesar $80,000 dilakukan pada setiap awal tahun sewa (December 31). Pajak,
asuransi dan biaya pemeliharaan menjadi tanggungan lessee. Suku bunga yang
digunakan lessor dalam penentuan skedul pembayaran sewa adalah 9% dan
bunga pinjaman inkremental bagi Pluto adalah 10%. Lessee tidak mengetahui
bunga implisit lessor. Peralatan memiliki umur ekonomis 7 tahun tanpa nilai residu.
Pluto menggunakan metode garis lurus untuk menyusutkan peralatan sejenis yang
dimilikinya.
Instruksi
(a) Siapkan skedul amortisasi untuk kelima pembayaran
(b) Buat jurnal berikut penjelasannya yang harus dicatat oleh Pluto pada
31 Desember 2013.
(c) Buat jurnal berikut penjelasannya yang harus dicatat oleh Pluto pada
31 Desember 2014.
(d) Buat jurnal berikut penjelasannya yang harus dicatat oleh Pluto pada
31 Desember 2015.
(e) Sajikan bagian laporan posisi keuangan Pluto per 31 Desember 2015 terkait
dengan kontrak sewa.

Soal 7.07
Pada tanggal 1 Januari 2014, Horizon Leasing Company menyetujui untuk
menyewakan mesin kepada Ufuk Corporation. Berikut informasi yang terkait dengan
kontrak sewa.
6. Masa sewa adalah 7 tahun tanpa opsi pembaharuan kontrak sewa, dan mesin
memiliki umur ekonomis 9 tahun.
7. Biaya perolehan mesin $1,050,000, dan nilai wajar asset pada 1 Januari 2014
adalah $1,400,000.
8. Pada akhir masa sewa, aset akan kembali ke lessor. Akhir masa sewa, aset
memiliki nilai residu yang dijamin sebesar $200,000. Ufuk menyusutkan semua
peralatan dengan metode garis lurus.
9. Kontrak sewa menyatakan pembayaran sewa tahunan dengan jumlah yang
sama dimulai tanggal 1 Januari 2014.

56
10. Horizon menghendaki tingkat pengembalian investasi sebesar 10%. Bunga
pinjaman inkremental Ufuk adalah 11%, dan lessee tidak mengetahui bunga
implisit lessor.
Instruksi
(Asumsikan periode akuntansi berakhir 31 Desember)
(a) Jelaskan jenis sewa tersebut baik untuk lessee dan lessor.
(b) Hitung jumlah pembayaran sewa tahunan yang diminta lessor
(c) Hitung nilai kini pembayaran sewa minimum bagi lessee
(d) Buatkan ayat jurnal di pembukuan Ufuk untuk tahun 2014 dan 2015 terkait
dengan kontrak sewa.
(e) Buatkan ayat jurnal di pembukuan Horizon untuk tahun 2014 dan 2015 terkait
dengan kontrak sewa.

Soal 7.08
Moonlight Company manufactures a reservation system with an estimated economic
life of 12 years and leases it to Cloud Airlines for a period of 10 years. The normal
selling price of the equipment is $556,144, and its unguaranteed residual value at
the end of the lease term is estimated to be $40,000. Cloud will pay annual
payments of $80,000 at the beginning of each year and all maintenance, insurance,
and taxes. Moonlight incurred costs of $360,000 in manufacturing the equipment
and $8,000 in negotiating and closing the lease. Moonlight has determined that he
implicit interest rate is 10%.
Instructions
(a) Discuss the nature of this lease in relation to the lessor and compute the amount
of each of the following items.
1) Lease receivable.
2) Sales price.
3) Cost of sales.
(b) Prepare a 10-year lease amortization schedule.
(c) Prepare all of the lessor’s journal entries for the first year.

***end of the chapter***

57
BAB 8. PERUBAHAN AKUNTANSI DAN ANALISIS KESALAHAN
(ACCOUNTING CHANGES AND ERROR ANALYSIS)

Kebijakan Akuntansi
Kebijakan akuntansi dalam PSAK 25 didefinisikan sebagai prinsip, dasar, konvensi,
peraturan dan praktik tertentu yang diterapkan entitas dalam pnyusunan dan
penyajian laporan keuangan. Kebijakan akuntansi akan menentukan saat
pengakuan, cara pengukuran, penyajian dan pengungkapan atas elemen seperti
aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban dalam laporan keuangan.
Kebijakan akuntansi yang signifikan digunakan dalam menyusun laporan keuangan
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. Laporan keuangan harus
mengungkapkan secara eksplisit kepatuhan dalam penyusunan laporan keuangan
sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang digunakan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi


Perubahan kebijakan akuntansi dapat dilakukan entitas dengan memenuhi
ketentuan dalam PSAK 25 yang menjelaskan entitas mengubah suatu kebijakan
akuntansi hanya jika perubahan tersebut :
1. Dipersyaratkan oleh suatu PSAK; atau
2. Menghasilkan laporan keuangan yang memberikan informasi yang andal dan
lebih relevan tentang dampak transaksi, peristiwa atau kondisi lainnya terhadap
posisi keuangan, kinerja keuangan, atau arus kas entitas.

Perubahan kebijakan akuntansi terjadi jika entitas mengubah pilihan kebijakan


akuntansi untuk suatu transaksi atau peristiwa yang sama. Jika entitas menerapkan
kebijakan akuntansi baru untuk peristiwa dan transaksi yang baru dan berbeda dari
sebelumnya, maka hal itu tidak dianggap sebagai perubahan kebijakan akuntansi.

Contoh kejadian yang merupakan perubahan kebijakan akuntansi :


1. Perubahan metode persediaan dari rata-rata (average) menjadi Masuk Pertama
Keluar Pertama (FIFO)
2. Perubahan pengakuan pendapatan konstruksi dari metode biaya terpulihkan
(cost recovery) menjadi persentase penyelesaian (percentage of completion)
3. Perubahan metode penilaian aset tetap dan aset tak berwujud dari metode
biaya (cost method) ke metode revaluasian (revaluation method)

Perlakuan Akuntansi
Menurut PSAK 25 entitas mencatat perubahan kebijakan akuntansi akibat dari
penerapan awal suatu PSAK sesuai dengan ketentuan transisi dalam PSAK
tersebut. Jika tidak ada ketentuan transisi, entitas menerapkan perubahan tersebut
secara retrospektif. Ketentuan penerapan secara retrospektif juga dilakukan ketika
entitas mengubah kebijakan akuntansi secara sukarela.
Penerapan retrospektif adalah penerapan kebijakan akuntansi baru untuk
transaksi, peristiwa dan kondisi lain seolah-olah kebijakan akuntansi tersebut telah
diterapkan.
Ketika perubahan kebijakan akuntansi diterapkan secara retrospektif, maka entitas
menyesuaikan :
1. saldo awal setiap momponen ekuitas yang terpengaruh untuk periode sajian
paling awal, dan
2. Jumlah komparatif lainnya diungkapkan untuk setiap periode sajian seolah-
olah kebijakan akuntansi baru tersebut sudah diterapkan sebelumnya.

58
Perubahan Estimasi
Unsur dalam laporan keuangan tidak semuanya diukur secara langsung namun
pengukurannya dengan estimasi. Penggunaan estimasi yang rasional adalah
bagian dasar dalam penyiapan laporan keuangan. Untuk melakukan estimasi
entitas menggunakan informasi yang tersedia dan andal. Beberapa contoh estimasi
yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan :
1. piutang tak tertagih
2. masa manfaat, metode depresiasi, dan nilai sisa pada aset yang didepresiasi
atau diamortisasi
3. liabilitas garansi (provisi)
4. persediaan yang rusak
5. masa manfaat beban yang ditangguhkan
6. nilai wajar aset keuangan dan liabiltas keuangan

Estimasi perlu direvisi jika terjadi perubahan keadaan yang menjadi dasar estimasi
atau munculnya informasi baru atau karena tambahan pengalaman perubahan
estimasi akuntansi dihasilkan dari informasi baru atau perkembangan baru dan, oleh
karena itu, bukan dari koreksi kesalahan.
Perubahan estimasi akuntansi adalah penyesuaian jumlah tercatat aset atau
liabilitas atau jumlah pemakaian periodik aset yang berasal dari penilaian status kini
dan ekspektasi manfaat masa depan dan kewajiban yang terkait dengan aset dan
liabilitas.

Perlakuan Akuntansi
Dampak perubahan estimasi akuntansi diakui secara prospektif dalam laporan laba
rugi pada :
1. periode perubahan jiika dampak perubahan hanya pada periode itu atau
2. periode perubahan dan periode mendatang jika perubahan berdampak pada
keduanya

Penerapan prospektif adalah perubahan tersebut dilakukan pada tahun perubahan


dan tahun setelah perubahan terjadi.

Kesalahan
Dalam menyusun laporan keuangan, entitas mungkin saja melakukan kesalahan.
Laporan keuangan menjadi tidak sesuai dengan SAK jika mengandung kesalahan
material atau tidak material yang disengaja. Jika ditemukan kesalahan, maka
kesalahan tersebut harus dikoreksi. Jika laporan keuangan periode tersebut belum
diselesaikan maka koreksi dengan mudah dapat dilakukan pada pos yang
ditemukan kesalahannya. Namun jika kesalahan tersebut ditemukan pada periode
berikutnya, maka pos tersebut tetap harus dikoreksi dan dampaknya diterapkan
secara retrospektif.
Menurut PSAK 25 kesalahan periode lalu adalah kelalaian mencantumkan dan
kesalahan mencatat dalam laporan keuangan entitas untuk satu atau lebih periode
lalu yang timbul dari kegagalan atau kesalahan untuk menggunakan informasi yang
andal yang :
1. tersedia ketika penyelesaian laporan keuangan untuk periode tersebut; dan
2. secara rasional diharapkan dapat diperoleh dan dipergunakan dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan

Kesalahan dapat berupa kesalahan perhitungan matematis, kesalahan penerapan


kebijakan akuntansi, kekeliruan, atau kesalahan interpretasi fakta dan kecurangan.

59
Perlakuan Akuntansi
Entitas mengoreksi kesalahan material periode lalu secara retrospektif pada laporan
keuangan lengkap yang diterbitkan setelah ditemukannya dengan :
1. Menyajikan kembali jumlah komparatif periode lalu ketika dimana kesalahan
tersebut terjadi; atau
2. Jika kesalahan terjadi sebelum periode lalu sajian paling awal, maka entitas
menyajikan kembali saldo awal asset, liabilitas dan ekuitas untuk periode lalu
sajian paling awal

‘__________________________________________________________________

SOAL-SOAL BAB 8

Soal 8.01
Listed below are various types of accounting changes and error.
 1. Change from FIFO to average cost inventory method.
 2. Change due to overstatement of inventory.
 3. Change from an accelerated to straight-line method of depreciation.
 4. Change from average cost to FIFO inventory method.
 5. Change in the rate used to compute warranty costs.
 6. Change from an unacceptable accounting policy to an acceptable accounting
policy.
 7. Change in a patent’s amortization period.
 8. Change from cost-recovery to percentage-of-completion method on
construction contracts.
 9. Change in a plant asset’s residual value.

Instructions
For each change or error, indicate how it would be accounted for using the following
code letters:
(a) Accounted for prospectively.
(b) Accounted for retrospectively.
(c) Neither of the above.

Soal 8.02
Leslie Company began operation on January 1, 2014, and uses the average cost
method of pricing inventory. Management is contemplating a change in inventory
method for 2017. The following information is available for the years 2014-2016.
Net Income Computed Using
Average Cost Method FIFO method
2014 €16,000 €19,000
2015 18,000 21,000
2016 20,000 25,000

60
Instructions
(Ignore all tax effects)
(a) Prepare the journal entry necessary to record a change from the average cost
method to the FIFO method in 2017.
(b) Determine net income to be a reported for 2014, 2015, and 2016, after giving
effect to the change in accounting policy.

Soal 8.03
Brain Co. mulai beroperasi pada tanggal 1 Januari 2008 dan menggunakan metode
biaya rata-rata untuk menetapkan harga persediaannya. Pada awal tahun 2010
pihak manajemen memutuskan untuk mengubah metode penilaian persediaan
dengan menggunakan metode FIFO. Perusahaan menyimpulkan bahwa FIFO
adalah metode persediaan yang lebih baik karena menunjukkan biaya kini pada
laporan posisi keuangan. Berikut tabel yang memperlihatkan dampak perubahan
kebijakan akuntansi atas persediaan dan harga pokok penjualan.

Persediaan Harga pokok penjualan


Date Average Average Cost FIFO
FIFO Method
Cost Method Method Method
January 1, 2008 $0 $0 $0 $0
Dec. 31 2008 100 80 800 820
Dec. 31, 2009 200 240 1,000 940
Dec. 31, 2010 320 390 1,130 1,100

Saldo laba (retained earnings) yang dilaporkan menggunakan average cost adalah
sebagai berikut:

Saldo Laba
December 31, 2008 $2,200
December 31, 2009 4,200
December 31, 2010 6,070

Informasi lain :
1. Untuk masing-masing tahun, penjualan adalah $4,000 dan beban operasi
$1,000.
2. Brian menyediakan dua tahun laporan keuangan. Tidak ada informasi laba per
saham.
Instruksi
(a) Siapkan laporan laba rugi berdasarkan metode rata-rata dan FIFO untuk tahun
2008, 2009, 2010.
(b) Siapkan laporan laba rugi yang mencerminkan penerapan retrospektif atas
perubahan akuntansi dari metode biaya rata-rata menjadi metode FIFO untuk
tahun 2010 dan 2009.
(c) Siapkan catatan atas laporan keuangan yang menggambarkan perubahan
metode penilaian persediaan. Dalam catatan, indikasikan bagian laporan laba

61
rugi tahun 2010 dan 2009 yang dipengaruhi dari perubahan kebijakan akuntansi
tersebut.
(d) Siapkan Laporan Saldo Laba Komparatif tahun 2009 dan 2010 berdasarkan
metode FIFO.

Soal 8.04
Berikut ini laporan laba rugi komparatif yang disajikan oleh London Inc. untuk tahun
2014 dan 2015.
2015 2014
Sales $ 680,000 $ 540,000
Cost of sales (400,000) (284,000)
Gross profit 280,000 256,000
Expenses (176,000) (100,000)
Net income $ 104,000 $ 156,000

Retained earnings (Jan.1) $ 250,000 $ 144,000


Net income 104,000 156,000
Dividends (60,000) (50,000)
Retained earnings (Dec. 31) $ 294,000 $ 250,000
Tambahan informasi :
1. Pada tahun 2015, London Inc. memutuskan untuk mengganti metode
penyusutan jumlah angka tahun dengan metode garis lurus. Aset dibeli pada
awal tahun 2014 sebesar $180,000 dengan estimasi umur ekonomis 4 tahun
tanpa nilai residu. (Beban penyusutan di laporan laba rugi tahun 2015 dilaporkan
sebesar $54,000 atas aset yang dibeli pada awal tahun 2014).
2. Pada tahun 2015, perusahaan menemukan bahwa persediaan akhir 2014
disajikan terlalu tinggi sebesar $40,000; persediaan akhir tahun 2015 disajikan
benar.
Instructions
Siapkan Laporan Saldo Laba yang direvisi untuk tahun 2014 dan 2015, asumsikan
laporan komparatif. (Abaikan pajak penghasilan).

Soal 8.05
Yoon Co. purchased a machine on January 1, 2007, for ₩44,000,000. At that time,
it was estimated that the machine would have a 10-year life and no residual value.
On December 31, 2010, the firm’s accountant found that the entry for depreciation
expense had been omitted in 2008. In addition, management has informed the
accountant that the company plans to switch to straight-line depreciation, starting
with the year 2010. At present, the company uses the sum-of-the-years’-digits
method for depreciating equipment.
Instructions
Prepare the general journal entries that should be made at December 31, 2010, to
record these events. (Ignore tax effects).

Soal 8.06
Thurber Co. purchased equipment for $710,000 which was estimated to have a
useful life of 10 years with a residual value of $10,000 at the end of that time.

62
Depreciation has been entered for 7 years on a straight-line basis. In 2011, it is
determined that the total estimated life should be 15 years with a residual value of
$4,000 at the end of that time.
Instructions
(a) Prepare the entry (If any) to correct the prior years’ depreciation.
(b) Prepare the entry to record depreciation for 2011.

Soal 8.07
Frederick industries changed from the double-declining balance to the straight-line
method in 2010 on all its plant assets. There was no change in the assets’ residual
values or useful lives. Plant assets, acquired on January 2, 2007, had an original
cost of $2,400,000, with a $100,000 residual value and an 8-year estimated useful
life. Income before depreciation expense was $370,000 in 2009 and $300,000 in
2010.
Instructions
(a) Prepare the journal entry (ies) to reflect the change in depreciation method in
2010.
(b) Starting with income before depreciation expense, prepare the remaining portion
of the income statement for 2009 and 2010.

Soal 8.08
Bryant Constructions Company changed from the cost-recovery to the percentage-
of-completion method of accounting for long-term construction contracts during
2010. For tax purposes, the company employs the cost-recovery method and will
continue this approach in the future. The information related to this change is as
follows.

Pretax Income from


Percentage- of-completion Cost-recovery Difference
2009 $980,000 $730,000 $250,000
2010 900,000 480,000 420,000

Instructions
(a) Assuming that the tax rate is 40%, what is the amount of net income that would
be reported in 2010?
(b) What entry (ies) are necessary to adjust the accounting records for the change in
accounting policy?

Soal 8.09
The first audit of the books of Fenimore Company was made for the year ended
December 31, 2010. In examining the books, the auditor found that certain items
had been overlook or incorrectly handle in the last 3 years. These items are:
1. At the beginning of 2008, the company purchased a machine for $510,000
(residual value of $51,000) that had a useful life of 5 years. The bookkeeper
used straight-line depreciation but failed to deduct the residual value in
computing the depreciation base for the 3 years.
2. At the end of 2009, the company failed to accrue sales salaries of $45,000

63
3. A the lawsuit that involved the years 2008 was settled late in 2010. It was
determined that the company owed an additional $85,000 in taxes related to
2008. The company did not record a liability in 2008 or 2009 because the
possibility of loss was considered remote, and debited the $85,000 to a loss
account in 2010 and credited Cash for the same amount.
4. Fenimore Company purchased a copyright from another company early in 2008
for $50,000. Fenimore had not amortized the copy right because its value had
not diminished. The copyright has a useful life at purchase of 20 years.
5. In 2010, the company wrote off $87,000 of inventory considered to be obsolete;
this loss was charged directly to Retained Earnings and credited to Inventory.
Instructions
Prepare the journal entries necessary in 2010 to correct the books, assuming that
the books have not been closed. Disregard effect or correction on income tax.

Soal 8.10
The reported net incomes for the first 2 years of Aimee, Inc, were as follows: 2014,
$147,000; 2015, $185,000. Early in 2016, the following errors were discovered.
1. Depreciation of equipment for 2014 was overstated $19,000.
2. Depreciation of equipment for 2015 was understated $38,500.
3. December 31, 2014, inventory was understated $50,000.
4. December 31, 2015, inventory was overstated $14,200.
Instructions :
Prepare the correcting entry necessary when these errors are discovered. Assume
that the books for 2015 are closed. (Ignore income tax considerations,)

Soal 8.11
Sebagian neraca saldo Dawn Corporation per 31 Desember 2014 adalah:
Dr. Cr.
1 Supplies on hand $ 5,000
2 Accrued salaries and wages $ 3,000
3 Interest receivable 10,200
4 Prepaid insurance 180,000
5 Unearned rent -0-
6 Accrued interest payable 30,000
Data penyesuaian tambahan sebagai berikut:
1. Perhitungan fisik perlengkapan yang tersisa 31 Desember 31, 2014 berjumlah
$2,200.
2. Terdapat kekeliruan. Akun gaji dan upah akrual tidak berubah selama tahun
2014. Gaji dan upah akrual terutang per 31 Desember 2014 berjumlah $8,800.
3. Akun piutang bunga juga tidak berubah selama tahun 2014. Piutang bunga
akrual atas investasi berjumlah $8,700 per 31 Desember 2014.
4. Bagian asuransi yang belum terpakai berjumlah $130,000 per 31 Desember
2014.
5. Uang sebesar $48,000 telah diterima pada 1 Januari 2014, dari menyewakan
bangunan untuk tahun 2014 dan 2015. Jumlah tersebut dikreditkan ke akun
pendapatan sewa.

64
6. Depresiasi untuk tahun 2014 telah salah dicatat sebesar $10,000 yang
seharusnya $100,000.
7. Berdasarkan peninjauan ulang perhitungan depresiasi tahun-tahun sebelumnya
ditemukan bahwa depresiasi sebesar $14,400 tidak dicatat. Diputuskan bahwa
kekeliruan ini seharusnya dikoreksi pada penyesuaian periode sebelumnya.
Instruksi
a) Asumsikan bahwa pembukuan belum ditutup, bagaimanakah ayat jurnal
penyesuaian yang diperlukan per 31 Desember 2014? (abaikan pajak)
b) Asumsikan bahwa pembukuan telah ditutup, bagaimanakah ayat jurnal
penyesuaian yang diperlukan per 31 Desember 2014? (abaikan pajak)

Soal 8.12
The before-tax income for Oasis Co. for 2010 was $101,000, and for 2011 was
$77,400. However, the accountant noted that the following errors had been made.
1. Sales for 2010 included amounts of $38,200 which had been received in cash
during 2010, but for which the related product were delivered in 2011. Title did
not pass to the purchaser until 2011.
2. The inventory on December 31, 2010, was understated by $8,640.
3. The bookkeeper in recording interest expense for both 2010 and 2011 on bonds
payable made the following entry on annual basis.

Interest Expense 15,000


Cash 15,000

The bonds have a face value of $250,000 and pay a stated interest rate of 6%.
They were issued at a discount of $10,000 on January 1, 2010, to yield an
effective-interest rate of 7%. (Assume that the effective-interest method should
be used.)
4. Ordinary repairs to equipment had been erroneously charged to the Equipment
account during 2010 and 2011. Repairs in the amount of $8,000 in 2010 and
$9,400 in 2011 were so charged. The company applies a rate of 10% to the
balance in the Equipment account at the end of the year in its determination of
depreciation charges.

Instructions
Prepare a schedule showing the determination of corrected income before taxes for
2010 and 2011.

Soal 8.13
When the records of Fatma Corporation were reviewed at the close of 2011, the
errors listed bellow were discovered. For each item, indicate by a check mark in the
appropriate column whether the error resulted in an overstatement, an
understatement, or had no effect on net income for the years 2010 and 2011.

65
2010 2011
Item Over- Under- No Over- Under- No
Stateme Stateme Effect Statem Stateme Effect
nt nt ent nt

1. Failure to reflect supplies on hand on


statement of financial position at end
of 2010.

2. Failure to record the correct amount of


ending 2010 inventory. The amount
was understated because of an error
in calculation.

3. Failure to record merchandise


purchased in 2010. Merchandise was
also omitted from ending inventory in
2010 but was not yet sold.

4. Failure to record accrued interest on


notes payable in 2010; that amount
was recorded when paid in 2011.

5. Failure to record amortization of


patent in 2011.

Soal 8.14
Harry Company is in the process of preparing its financial statements for 2014.
Assume that no entries for depreciation have been recorded in 2014. The following
information related to depreciation of fixed assets in provided to you.

1. Harry purchased equipment on January 2, 2011, for $170,000. At that time, the
equipment had an estimated useful life of 10 years with a $10,000 residual
value. The equipment is depreciated on a straight-line basis. On January 2,
2014, as a result of additional information, the company determined that the
equipment has a remaining useful life of 4 years with a $6,000 residual value.

2. During 2014, Harry changed from the double-declining-balance method for its
building to the straight-line method. The building originally cost $600,000. It had
a useful life of 10 years and a residual value of $60,000. The following
computations present depreciation on both bases for 2012 and 2013.

2013 2012
Straight-line $54,000 $54,000
Declining-balance 96,000 120,000

3. Harry purchased a machine on July 1, 2012 at a cost of $240,000. The machine


has a residual value of $32,000 and a useful life of 8 years. Harry’s bookkeeper

66
recorded straight-line depreciation in 2012 and 2013 but failed to consider the
residual value.
Instructions
a) Prepare the journal entries to record depreciation expense for 2010 and correct
any errors made to date related to the information provided
b) Show comparative net income for 2013 and 2014. Income before depreciation
expense was $600,000 in 2014, and was $620,000 in 2013. Ignore taxes.

Soal 8.15
You have been assigned to examine the financial statements of Zarle Company for
the year ended December 31, 2010. You discover the following situation.
1. Depreciation of $3,200 for 2010 on delivery vehicles was not recorded.
2. The physical inventory count on December 31, 2009, improperly excluded
merchandise costing $19,000 that had been temporarily stored in a public
warehouse. Zarle uses a periodic inventory system.
3. A collection of $5,600 on account from a customer received on December 31,
2010, was not recorded until January 2, 2011.
4. In 2010, the company sold for $3,700 fully depreciated equipment that originally
cost $25,000. The company credited the proceeds from the sale to the
Equipment account.
5. During November 2010, a competitor company filed a patent-infringement suit
against Zarle claiming damages of $220,000. The company’s legal counsel has
indicated that an unfavorable verdict is probable and a reasonable estimate of
the court’s award to the competitor is $125,000. The company has not reflected
or disclosed this situation in the financial statements.
6. Zarle has a portfolio of investments that it manages to profit from short-term
price changes. No entry has been made to adjust to fair value. Information on
cost and fair value is as follows.
Cost Fair Value
December 31, 2009 $95,000 $95,000
December 31, 2010 $84,000 $82,000

7. At December 31, 2010, an analysis of payroll information shows accrued


salaries of $12,200. The Accrued Salaries Payable account had a balance of
$16,000 at December 31, 2010, which was unchanged from its balance at
December 3, 2009.
8. A large piece of equipment was purchased on January 3, 2010, for $40,000 and
was charged to Repairs Expense. The equipment is estimated to have a service
life of 8 years and no residual value. Zarle normally uses the straight-line
depreciation method for this type of equipment.
9. A $12,000 insurance premium paid on July 1, 2009, for a policy that expires on
June 30, 2012, was charged to insurance expense.
10. A trademark was acquired at the beginning of 2009 for $50,000. No amortization
has been recorded since its acquisition. The maximum allowable amortization
period is 10 years.

67
Instructions
Assume the trial balance has been prepared but the books have not been closed for
2010. Assuming all amounts are materials, prepare journal entries showing the
adjustment that are required. (Ignore income tax considerations.)

***end of the chapter***

68