Anda di halaman 1dari 15

2018

BUDIDAYA HIDROPONIK
Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.)

Firda Adenia Maula 151610483002


Alvin Rizqa Kurnillah 151610483009
D4 Pengobat Tradisional 2016
5/22/2018
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam dunia moderen ini pertanian juga semakin maju , untuk menjawab masalah
yang semakin sempitnya lahan pertanian dikarenakan alih fungsi lahan pertanian yang
katanya lebih menguntungkan daripada digunakan untuk pertanian, seperti pembukaan
swalayan, tempat- tempat hiburan, dan lain sebagainya. Padahal kita ketahui mayoritas
masyarakat negara kita hidup dari bertani, sehingga lahan yang digunakan untuk menghidupi
mereka dan keluarganya di alih fungsikan, maka tidak ada yang dapat mereka andalkan untuk
memenuhi kebutuhannya. Bercermin dari masalah itu maka solusi muncul untuk membantu
keadaan pertanian kita yang semakin terpinggirkan, khususnya para petani yang telah
kehilangan sawah- sawah mereka. Solusi tersebut salah satunya berupa sistem tanam yang
tidak menggunakan media yang selama ini dianggap sebagai media satu- satunya untuk
bertanam. Media tersebut berupa media non tanah, bisa berupa air, udara, maupun jenis lain
yang selain tanah, seperti arang sekang, pasir dan lain sebagainya
Hidroponik diambil dari bahasa Yunani yaitu Hydroponous, hydro berarti air dan
ponous berarti kerja. Hidroponik adalah teknologi bercocok tanam yang menggunakan air,
nutrisi, dan oksigen. Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari bertanam secara
konvensional. Dalam perkembangannnya sejak popular 40 tahun lampau, hidroponik telah
banyak mengalami perubahan. Media yang digunakan lebih banyak yang sengaja dibuat
khusus. Demikian juga dengan wadah- wadah yang digunakan, seperti pot. Ada yang sengaja
dibuat khusus lengkap dengan alat penunjuk kebutuhan air, ada pula yang khusus seperti
kerikil sintesis.
Metode hidroponik merupakan metode menumbuhkan tanaman didalam larutan
nutrisi tanpa menggunakan media tanah. Ditinjau dari segi sains, hidroponik telah
membuktikan bahwa tanah tidak diperlukan untuk menumbuhkan tanaman, kecuali unsur-
unsur, mineral dan zat- zat makanan seperti dalam tanah. Dengan mengeliminasi tanah berarti
juga mengeliminasi hama atau penyakit yang ada didalam tanah dan mengurangi
pengendalian tanah secara teliti nutrisi tanaman. Dalam larutan hidroponik telah tersedia zat-
zat makanan untuk tumbuhan dengan perbandingan yang tepat, sehingga dapat mengurangi
stress pada tanaman, lebih cepat matang dan panenpun akan lebih bagus kualitasnya. Media
tanam hidroponik berfungsi sebagai penegak tanaman agar tidak roboh dan juga sebagai
penghantar cairan unsur hara. Jadi, ada beberapa jenis media tanam yang boleh dipakai,
seperti pasir, tembikar, arang, dan sabut kelapa. Hanya, media yang akan kita gunakan itu
harus kita sesuaikan dengan tanamannya. Untuk tanaman hias disarankan menggunakan
media tanam batu apung. Keuntungan bercocok tanam tanpa media tanah adalah :

1. Produksi tanaman lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan media tanah biasa.
2. Lebih terbebas dari hama dan penyakit tanaman.
3. Tanaman lebih cepat tumbuh dan penggunaan pupuk lebih hemat.
4. Bila ada tanaman yang mati dapat langsung diganti dengan mudah dengan tanaman
lain.
5. Kualitas bunga, buah, dan daun lebih baik dan tidak mudah kotor.
6. Keterbatasan ruang dan tempat bukanlah halangan

1.2 Tujuan
1. Untuk mengetahui proses penanaman tanaman dengan teknik Hidroponik.
2. Untuk mengetahui perilaku penanaman tanaman dengan teknik Hidroponik.

3. Untuk mengetahui cara pembudidayaan tanaman pakcoy melalui sistem


hidroponik.
4. Untuk mengetahui bahan dan alat-alat yang digunakan dalam pembudidayaan
tanaman melalui sistem hidroponik.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Sejarah Tanaman Sawi Sendok atau Pakcoy

Tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) adalah jenis tanaman sayur-sayuran yang
termasuk keluarga Brassicaceae. Tumbuhan pakcoy berasal dari China dan telah
dibudidayakan setelah abad ke-5 secara luas di China selatan dan China pusat serta Taiwan.
Sayuran ini merupakan introduksi baru di Jepang dan masih sefamily dengan Chinese
vegetable. Saat ini pakcoy dikembangkan secara luas di Filipina, Malaysia, Indonesia dan
Thailand.
Rubadtzky dan Yamaguchi (1998) menyatakan “ Tanaman pakcoy merupakan salah
satu sayuran penting di Asia, atau khususnya di China. Daun pakcoy bertangkai, berbentuk
oval dan mengkilap, tersusun dalam spiral rapat, melekat pada batang yang tertekan. Tangkai
daun berwarna putih atau hijau muda, gemuk dan berdaging, tinggi tanaman mencapai 15-30
cm. Keragaman morfologis dan periode kematangan cukup besar pada berbagai varietas
dalam kelompok ini.”

2.2 Klasifikasi Tanaman Sawi Sendok atau Pakcoy


Adapun klasifikasi tanaman Sawi sendok/Pakcoy adalah sebagai berikut:
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Kelas : Dicotyledonae
Ordo : Rhoeadales
Famili : Brassicaceae
Genus : Brassica
Spesies : Brassica rapa L.

2.3 Varietas Tanaman Sawi Sendok atau Pakcoy


Dengan berkembangnya peradaban manusia dan teknologi, kini telah ditemukan
varietas baru yang lebih unggul dari generasi generasi sebelumnya yang jumlahnya tidak
terhitung lagi. Varietas varietas pakcoy tersebut dibagi dalam dua kelompok sebagai berikut:
a. Flamingo
Flamingo merupakan salah satu varietas tanaman pakcoy yang berasal dari China dan
memiliki golongan varietas hibrida silang tunggal. Pakcoy flamingo mempunyai tinggi
tanaman 17-20 cm, memiliki daun terluar berbentuk oval berwarna hijau keputihan dan
berukuran panjang 12-14 cm sedangkan lebar 9-11 cm. Pakcoy flamingo memiliki rasa yang
berbeda dari pakcoy lain yaitu tidak pahit sehingga banyak yang mengonsumsinya meskipun
jarang ditemukan adanya pakcoy ini. Benih pakcoy flamingo berwarna coklat dan bulat yang
memiliki berat 3-3,5 gram untuk 1.000 benih. Pakcoy flamingo bisa menghasilkan 20–29 Ton
atau sekitar 250.000–333.000 tanaman dengan kebutuhan benihnya 850–963 gram per hektar.
Pakcoy ini bisa beradaptasi dengan baik di dataran rendah dengan ketinggian 140–350 mdpl.
Pakcoy flamingo bisa dipanen pada umur 25–28 setelah tanam.

b. Emone 26
Pakcoy varietas emone 26 dikembangkan di Jepang oleh Tohoku seed yang
merupakan golongan benih varietas hibrida. Pakcoy emone 26 mempunyai ciri ciri bentuk
tanaman tegak, ujung daun melengkung ke atas, memiliki tinggi tanaman 21–28 cm, bentuk
daun bulat dan berwarna hijau berukuran panjang 17–19 cm, lebar 13-15 cm serta rasanya
pun tidak terlalu pahit. Benih berwarna coklat tua dan berbentuk bulat yang memiliki berat 2-
3 gram untuk 1.000 bijinya. Pakcoy emone 26 bisa menghasilkan 170.000 tanaman per hektar
untuk kebutuhan benih 408–612 gram.

2.4 Morfologi Tanaman Sawi Sendok atau Pakcoy


Tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) termasuk dalam jenis sayuran sawi yang mudah
diperoleh dan cukup ekonomis. Saat ini pakcoy dimanfaatkan oleh masyarakat dalam
berbagai masakan. Hal ini cukup meningkatkan kebutuhan masyarakat akan tanaman pakcoy.
Tanaman pakcoy cukup mudah untuk di budidayakan karena perawatan yang tidak terlalu
sulit dibandingkan dengan budidaya tanaman yang lainnya. Budidaya tanaman pakcoy dapat
dilakukan sendiri oleh masyarakat dengan menggunakan media tanam dalam polybag
ataupun secara hidroponik. Media tanam dapat dibuat dari campuran tanah dan kompos dari
sisa limbah, dan dapat dilakukan menggunakan sistem hidroponik dengan media tanam
berupa kapas.
Secara morfologi, organ-organ penting yang terdapat pada tanaman pakcoy adalah
sebagai berikut:
a) Akar
Pakcoy memiliki akar tunggang dan cabang-cabang akar yang bentuknya bulat
panjang (slindris) menyebar ke semua arah pada kedalaman antara 30-40 cm. Akar berfungsi
untuk menghisap air dan zat-zat makanan dari dalam tanah serta menguatkan berdirinya
batang.
b) Batang
Batang atau caulis pakcoy pendek dan beruas-ruas, batang ini memiliki peran sebagai
penopang dan menyangga berdirinya daun pakcoy diatasnya. Sedangkan tangkainya memiliki
bentuk pipih.
c) Buah
Tanaman ini memiliki buah dengan bentuk bulat, memiliki warna keputihan hingga
kehijauan, dan dalam satu buah memiliki 2-8 biji. Biji berbentuk bulat dan kecil berwarna
coklat hingga kehitaman, memiliki permukaaan licin, mengkilap, keras, dan juga sedikit
berlendir.
d) Bunga
Bunga tanaman pakcoy memiliki bentuk memanjang dan memiliki banyak cabang.
Tanaman pakcoy memiliki bunga dari empat kelopak daun, empat mahkota bunga yang
memiliki warna kuning pucat, empat helai benang sari dan satu buah putik yang berongga
dua. Sedangkan dalam proses penyerbukan tanaman ini dilakukan secara alami dengan
bantuan angin dan binatang kecil sekitar.
e) Daun
Tanaman pakcoy ini memiliki daun yang bertangkai, daun berbentuk agak oval
berwarna hijau tua dan mengkilap, tidak membentuk kepala, tumbuh agak tegak atau
setengah mendatar.

2.5 Syarat Tumbuh Tanaman Sawi sendok atau Pakcoy


Berikut merupakan syarat tumbuh Tanaman Pakcoy:
A. Iklim dan Ketinggian Tempat
Tanaman pakcoy tumbuh didaerah yang memiliki ketinggian 5 m-1.200 mdpl.
Namun bisa juga dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 m-500 mdpl.
Tanaman pakcoy dapat tumbuh ditempat yang mempunyai suhu rendah dan tinggi sehingga
dapat diusahakan didataran rendah juga dataran tinggi, tetapi pada kenyataannya hasil yang
diperoleh lebih baik didataran tinggi. Jika dibudidayakan didataran tinggi umumnya akan
cepat berbunga, karena dalam pertumbuhannya membutuhkan hawa yang sejuk dan lembab.
Akan tetapi, tanaman ini juga tidak baik pada air yang menggenang. Dengan demikian,
tanaman pakcoy cocok bila ditanam diakhir musim penghujan.
B. Media Tanam
Jenis media tanam yang digunakan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan
perkembangan tanaman. Karakteristik media tanam yang baik adalah membuat unsur hara
tetap tersedia dan kelembapan terjamin. Media yang digunakan harus dapat menyediakan air,
zat hara, dan oksigen serta tidak mengandung zat racun bagi tanaman. Sedangkan bahan
tanam yang sering digunakan untuk tanaman pakcoy hidroponik yaitu cocopeat dan
rockwool. Cocopeat merupakan sabut kelapa yang diolah menjadi butiran-butiran halus.
cocopeat menyimpan kandungan air dan unsur kimia pupuk yang dapat menetralkan
keasaman tanah. Sebab sifat tersebut, cocopeat bisa digunakan sebagai media yang baik buat
pertumbuhan tanaman hortikultura dan media tanam hidroponik. Rockwool merupakan bahan
tanam anorganik yang dibuat dengan cara meniupkan udara kedalam batuan yang dilelehkan.
Rockwool memiliki kemampuan menahan air dan udara dalam jumlah yang banyak serta baik
untuk mendukung perkembangan akar tanaman.
C. Intensitas Cahaya
Faktor cahaya juga sangat berperan dalam pertumbuhan tanaman pakcoy, karena
makin banyak cahaya maka semakin mudah tanaman berfotosintesis.
D. Penyinaran
Cahaya matahari merupakan energi yang di perlukan tanaman dalam melakukan
fotosintesis. Energi kinetik matahari yang diperlukan untuk pertumbuhan dan produksi
berkisar antara 350 cal/cm2–400 cal/cm2 setiap hari. Maka dari itu dinyatakan bahwa tanaman
pakcoy untuk mendapatkan intensitas cahaya matahari yang cukup memerlukan panjang
penyinaran matahari (fotoperiodisitas) 12–16 jam setiap hari.
E. Waktu
Waktu menanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (bulan Maret atau April),
tetapi bisa juga ditanam pada musim kemarau asalkan pemberian airnya cukup.
F. Tanah
Tanah yang cocok untuk di tanami pakcoy adalah tanah gembur, banyak mengandung
humus, subur, serta pembuangan airnya baik. Derajat keasaman (pH) tanah yang optimum
untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6-7.
G. Curah Hujan
Tanaman pakcoy dapat ditanam sepanjang tahun atausepanjang musim. Curah hujan
yang cukup sepanjang tahun dapat mendukung kelangsungan hidup karena ketersedian air
tanah yang cukup. Curah hujan yang sesuai untuk tanaman pakcoy sekitar 1500 mm/thn.
BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Bahan dan Metode

A. Tempat dan Waktu


Peratikum ini dilaksanakan di Rumah, Jalan Gubeng Kertajaya VIII B Dalam No.
14A, Kertajaya, Surabaya

B. Bahan dan Alat


Bahan dan alat yang digunakan dalam pratikum ini adalah :
1. Gelas Aqua bekas
2. Sendok
3. Gunting
4. Sedotan
5. Kapas
6. Biji Pakcoy
7. Air

C. Pelaksanaan Pratikum
1. Media Semai
Media yang digunakan dalam penanaman tanaman dengan
menggunakan kapas. Hal ini karena kelembaban relatif lebih terjaga sehingga
persentase sprouting lebih baik. Cara semai dengan menggunakan media kapas
ini memiliki keuntungan yang lain seperti, murah dan praktis.
Alat dan ahan yang digunakan untuk penyemaian antara lain:
1. Gelas Aqua bekas
2. Sendok
3. Gunting
4. Sedotan
5. Kapas
6. Biji Pakcoy
7. Air
2. Cara Penyemaian Benih
Ada beberapa tahap yang dilakuakan sebelum benih kita semaikan,
tahapan ini dilakukan agar benih yang kita tanam akan tumbuh baik dan subur.
Tahapan penyemaian tersebut diantaranya adalah:
 Persiapan alat dan bahan.
 Rendam biji pakcoy selama < 1 jam
 Siapkan gelas aqua bekas 260 mL sebagai media tanam,
bubuhkan sedikit air, kira-kira sebanyak 5 tetes dengan
menggunakan sedotan.
 Masukkan kapas pada gelas qua bekas
 Lalu masukkan biji pakcoy diatasnya.
 Kemudian bubuhkan kembali kapas diatas biji pakcoy. Hal ini
dilakukan agar tanaman pakcoy terjaga kelembapannya.
 Selesai dan beri label keterangan.

3. Perawatan Penyemaian
Perawatan penyemaian kami lakukan dengan menyiram tanaman 2 kali
sehari agar tanaman tidak busuk dan layu.

3.1 Uraian Masa Percobaan


Kami melakukan percobaan penanaman pakcoy ini sebanyak 2 kali. Percobaan
pertama kami dimulai pada tanggal 21 April 2018, kami melakukan perendaman
selama 24 jam (Alasan kegagalan). Kami melakukan pengamatan setiap hari hingga
tanggal 30 April. Kami tidak menyiramnya karena teknik yang kami lakukan
langsung menggunakan teknik hidroponik (Alasan kegagalan). Hingga pada tanggal
1 -5 Mei tanaman kami mengalami pembusukan.
Setelah percobaan pertama kami gagal, kami membuat kembali percobaan
kedua. Pada 6 Mei 2018 kami membuat ulang dan melakukan konsep yang berbeda.
Perendaman tidak >1 jam. Kami menyiram 2 kali sehari, karena teknik kedua kami
menggunakan kapas dengan teknik yang sederhana sehingga kelembapan terjaga, hal
ini tidak membutuhkan penyiraman yang eksklusif atau setiap hari.
3.3 Kendala
Kendala dalam percobaan pertama kami adalah:
1. Kurangnya informasi dan literatur.
2. Pencahayaan terlalu terpapar.
3. Tidak ada penutup diatas benih.

Kendala dalam percobaan kedua kami adalah:

1. Belum bisa melakukan pemindahan tanaman karena akar tanaman masih


tipis. Sehingga kami belum bisa melakukan teknik hidroponik secara
benar. Percobaan pemindahan kami gagal karena akar yang terlalu rentan,
hal ini menyebabkan tanaman kami mati.
2. Kesulitan mencampur A-B Mix.

3.4 Tabel Pengamatan


 Tabel Pengamatan Percobaan Pertama

Tanggal Kegiatan Bahan Pengamatan


21 Aprill 2018 Perendaman Bibit Baskom, Air, Bibit
Botol Aqua bekas 1,5 L,
Pembuatan Media
22 Aprill 2018 gunting, cutter, Sumbu,
Tanam
bibit, kapas, Air
23 Aprill 2018 Penyemaian bibit Media tanam dan bibit Bibit pecah
24 Aprill 2018 Pengamatan 1 Media tanam dan bibit Tumbuh kecambah
25 Aprill 2018 Pengamatan 2 Media tanam dan bibit Tumbuh kecambah
26 Aprill 2018 Pengamatan 3 Media tanam dan bibit Tumbuh kecambah
27 Aprill 2018 Pengamatan 4 Media tanam dan bibit Tumbuh kecambah
28 Aprill 2018 Pengamatan 5 Media tanam dan bibit Tumbuh kecambah
29 Aprill 2018 Pengamatan 6 Media tanam dan bibit Tumbuh kecambah
30 Aprill 2018 Pengamatan 7 Media tanam dan bibit Tumbuh kecambah
01 Mei 2018 Pengamatan 8 Media tanam dan bibit Busuk
02 Mei 2018 Pengamatan 9 Media tanam dan bibit Busuk
03 Mei 2018 Pengamatan 10 Media tanam dan bibit Busuk
04 Mei 2018 Pengamatan 11 Media tanam dan bibit Busuk
05 Mei 2018 Pengamatan 12 Media tanam dan bibit Gagal
 Tabel Pengamata Percobaan kedua

Tanggal Kegiatan Bahan Pengamatan


06-Mei-18 1. Perendaman bibit 1. Gelas aqua bekas, 1. Satu media tanam
2. Persiapan media air, bibit terdapat 9-12 biji
tanam 2. Gelas aqua bekas,
sendok plastik,
gunting, sedotan,
kapas
08-Mei-18 Penyiraman Bibit Air dan sendok plastik Tunas mulai tumbuh
setinggi kira-kira 0,6 cm
10-Mei-18 Penyiraman Bibit Air dan sendok plastik Tumbuh batang dan daun
2 helai, tinggi 1cm
12-Mei-18 Penyiraman Bibit Air dan sendok plastik Tumbuh batang dan daun
4 helai, tinggi 2,5cm
14-Mei-18 Penyiraman Bibit Air dan sendok plastik Tumbuh batang dan daun
4 helai, tinggi 4 cm
16-Mei-18 Penyiraman Bibit Air dan sendok plastik Tumbuh batang dan daun
4 helai, beberapa ada
yang busuk, tinggi 5,7cm
18-Mei-18 Penyiraman Bibit Air dan sendok plastik Tumbuh batang dan daun
4 helai, beberapa ada
yang busuk, tinggi 7cm
20-Mei-18 Penyiraman Bibit Air dan sendok plastik Tumbuh batang dan daun
4 helai, beberapa ada
yang busuk, tinggi 9cm
22-Mei-18 Penyiraman Bibit Air dan sendok plastik Tumbuh batang dan daun
4 helai, beberapa ada
yang busuk, tinggi 11cm
24-Mei-18 Penyiraman Bibit Air dan sendok plastik Sisa tanaman 5 tanaman
dalam satu wadah dengan
tinggi 13
26-Mei-18 Penyiraman Bibit Air dan sendok plastik Sisa tanaman 5 tanaman
dalam satu wadah dengan
tinggi 15
BAB IV

PENUTUP
4.1 Kesimpulan

Hidroponik adalah teknologi bercocok tanam yang menggunakan air, nutrisi,


dan oksigen. Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari bertanam secara
konvensional. Dalam perkembangannnya sejak popular 40 tahun lampau, hidroponik
telah banyak mengalami perubahan. Media yang digunakan lebih banyak yang
sengaja dibuat khusus. Demikian juga dengan wadah- wadah yang digunakan, seperti
pot. Ada yang sengaja dibuat khusus lengkap dengan alat penunjuk kebutuhan air, ada
pula yang khusus seperti kerikil sintesis.
Keuntungan bercocok tanam tanpa media tanah adalah :
1. Produksi tanaman lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan
media tanah biasa.
2. Lebih terbebas dari hama dan penyakit tanaman.
3. Tanaman lebih cepat tumbuh dan penggunaan pupuk lebih hemat.
4. Bila ada tanaman yang mati dapat langsung diganti dengan mudah
dengan tanaman lain.
5. Kualitas bunga, buah, dan daun lebih baik dan tidak mudah kotor.
6. Keterbatasan ruang dan tempat bukanlah halangan
Tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) termasuk dalam jenis sayuran sawi yang
mudah diperoleh dan cukup ekonomis. Saat ini pakcoy dimanfaatkan oleh masyarakat
dalam berbagai masakan. Hal ini cukup meningkatkan kebutuhan masyarakat akan
tanaman pakcoy. Tanaman pakcoy cukup mudah untuk di budidayakan karena
perawatan yang tidak terlalu sulit dibandingkan dengan budidaya tanaman yang
lainnya. Budidaya tanaman pakcoy dapat dilakukan sendiri oleh masyarakat dengan
menggunakan media tanam dalam polybag ataupun secara hidroponik. Media tanam
dapat dibuat dari campuran tanah dan kompos dari sisa limbah, dan dapat dilakukan
menggunakan sistem hidroponik dengan media tanam berupa kapas.
Oleh karena itu penanaman dengan teknik hidroponik sangat praktis, hemat
dan terjangkau. Sehingga masyarakat dapat membuatnya denga mudah dan hemat.
DAFTAR PUSTAKA

1. Arisworo, D dan Yusa. 2006. Ilmu Pengetahuan Alam . Jakarta : Grafindo.


http://sejarah-hidroponik.html
2. Alya Alimah, dkk. 2018. TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN PAKCOY (Brassica
rapa L.) DENGAN SISTEM HIDROPONIK. AGRIBUSINESS DEVELOPMENT
STATION: INSTITUT PERTANIAN BOGOR.
3. Lesmawardi, Darma. 2014. Cocok Tanam Pakcoy dengan Teknik Hidroponik.
Universitas Islam Riau: Riau

4. Lingga, P. 2011. Hidroponik Bercocok Tanam Tanpa Tanah. Cetakan XXXII.


Penerbit Penebar Swadaya. Jakarta.
5. Hartus, T. 2008. Berkebun Hidroponik Secara Murah. Edisi IX. Penerbit Penebar
Swadaya. Jakarta.
6. Tim Karya Tani Mandiri. 2010. Pedoman Budidaya secara Hidroponik. Nuansa
Aulia. Bandung.
7. Lingga, P. 2002. Hidroponik Bercocok Tanam Tanpa Tanah. Penebar
Swadaya, Jakarta
8. Agriculture Online. 2009. Teknik Budidaya Sayuran Secara Hidroponik (Online)
http://cerianet-agriculture.blogspot.com, diakses 22 Desember 2018.
9. Wijayani A. dan Widodo, W. 2005. Usaha Meningkatkan Kualitas Beberapa Varietas
Tomat Dengan Sistem Budidaya Hidroponik. Ilmu Pertanian, (12) 1 : 77-83.
10. Wibowo Sapto dan Arum Asriyanti S. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol. 13
(3): 159-167 ISSN 1410-5020.
11. http://erinusmosipinginlepas.blogspot.com/2010/04/budidaya-tanaman-hidroponik-
sayuran.html (Di akses pada tanggal 22 Desember 2018)
12. http://lapprak.blogspot.com/2012/09/laporan-praktikum-hidroponik.html (Di akses
pada tanggal 22 Desember 2018).
13. http://abdus-simahfudjr.blogspot.com/2013/12/pembuatan-media-cair-dan-padat-
untuk.html (Di akses pada tanggal 22 Desember 2018).
14. https://hijaunya.wordpress.com/category/laporan-praktikum/ (Di akses pada tanggal
22 Desember 2018).
15. http://id.wikipedia.org/wiki/Hidroponik (Di akses pada tanggal 22 Desember 2018)
16. http://gustimanobecintapertanian.blogspot.com/2013/07/laporan-plk.html (Di akses
pada tanggal 22 Desember 2018)
LAMPIRAN
Percobaan pertama (GAGAL)

Perendaman Biji 24 jam Persiapan Alat & Bahan

Lubangi tutup botol dan siapkan sumbu Masukkan sumbu pada lubang tutup butol
yang sudah dibuat, dan tutupkan pada botol
yang telah dibagi dua

Potong-potong kapas secukupnya. Kemudian tambahkan air pada botol bagian


bawah dan bubuhkan biji diatas kapas

Selesai dan letakkan diluar rumah agar mendapatkan


cahaya
Percobaan Kedua

Persiapan Alat dan Bahan Perendaman biji <1 jam

Siapkan Gelas Plastik bekas, Masukkan selembar Kapas


bubuhkan sedikit air

Masukkan biji Pakcoy Bubuhkan Kapas kembali

Selesai dan lakukan kembali Berilah label tanggal


sebanyak jumlah yang diinginkan

Anda mungkin juga menyukai