Anda di halaman 1dari 8

Tugas 1.1 Praktik RPP Nama Dosen : Drs. Waluyo Hadi, M.

Pd
Nama Peserta : Khairil Anwar, S.Pd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : _________________________________


Kelas / Semester : III (Tiga) / 2
Tema 5 : Permainan Tradisional
Sub Tema 1 : Olah Raga Tradisional
Pembelajaran : 2
Alokasi Waktu : 1 x Pertemuan (6 x 35 menit)

A. KOMPETENSI INTI (KI)


KI 1 : Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga.
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar,
melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah dan di sekolah.
KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan
logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR (KD) & INDIKATOR


Bahasa Indonesia
Kompetensi Dasar (KD)
1.2 Meresapi keagungan Tuhan Yang Maha Esa atas penciptaan makhluk hidup,
hidup sehat, benda dan sifatnya, energi dan perubahan, bumi dan alam
semesta.
2.2 Memiliki kedisiplinan dan tanggung untuk hidup sehat serta merawat hewan
dan tumbuhan melalui pemanfaatan Bahasa Indonesia.
3.5 Menggali informasi dari teks permainan /dolanan daerah tentang kehidupan
hewan dan tumbuhan dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah
untuk membantu pemahaman.
4.5 Mendemonstrasikan teks permainan /dolanan daerah tentang kehidupan
hewan dan tumbuhan secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis
yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian.
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5.1 Mengindentifikasi Olah raga tradisional daerah-daerah yang ada di
Indonesia
3.5.2 Mengidentifikasi informasi berdasarkan teks tentang pencak silat dengan
tepat.
4.5.1 Menceritakan kembali teks petunjuk melakukan suatu permainan tradisional
tentang kehidupan hewan dan tumbuhan dengan tepat.
PPKn
Kompetensi Dasar (KD)
1.1 Menerima keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan beragama,
suku bangsa, ciri-ciri fisik, psikis, dan hobi sebagai anugerah Tuhan Yang
Maha Esa di lingkungan rumah dan sekolah.
2.1 Menunjukkan perilaku kerja sama dalam keberagaman di rumah, sekolah,
dan masyarakat sekitar.
3.4 Mengetahui arti bersatu dalam keberagaman di rumah, sekolah, dan
masyarakat.
4.4 Mensimulasikan bentuk-bentuk kebersatuan dalam keberagaman di rumah,
sekolah, dan masyarakat.
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.4.1 Mengidentifikasi berbagai kegiatan yang menunjukkan sikap bersatu dalam
keberagaman di rumah.
4.4.1 Menunjukkan sikap bermain bersama siapa saja di lingkungan rumah tanpa
pilih-pilih.

PJOK
Kompetensi Dasar (KD)
1.1 Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya
sebagai anugrah Tuhan Yang Maha Esa.
2.1 Menunjukkan kemauan bekerja sama dalam melakukan berbagai aktivitas
fisik dalam bentuk permainan.
3.1 Mengetahui konsep gerak kombinasi pola gerak dasar lokomotor dalam
berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
4.1 Mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar lokomotor yang dilandasi konsep
gerak dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1.1 Mengidentifikasi gerak kombinasi pola gerak dasar lokomotor berbagai
bentuk permainan sederhana.
4.1.1 Mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar lokomotor yang dilandasi
konsep gerak dalam berbagai bentuk permainan sederhana.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
 Dengan membaca teks laporan mengenai pencak silat, siswa dapat
mengidentifikasi isi teks dengan tepat.
 Dengan mengidentifikasi isi teks laporan, siswa dapat menceritakan kembali isi
teks secara lisan dengan percaya diri.
 Dengan membaca teks laporan mengenai pencak silat, siswa dapat
mengidentifikasi jurus dasar pada pencak silat dengan tepat.
 Dengan mengidentifikasi jurus dasar pencak silat, siswa dapat mempraktikan
jurus dasar pencak silat dengan tepat.
 Dengan mengidentifikasi perbedaan olahraga kesukaan di keluarga, siswa
menuliskan cara menghargai perbedaan dengan tepat.
 Dengan menuliskan cara menghargai perbedaan di keluarga, siswa dapat
menghargai perbedaan dengan baik.
E. MATERI PEMBELAJARAN
 Wacana tentang pencak silat.

 Gerakan dasar pencak silat.


Teknik Dasar Pencak Silat –
Pencak silat merupakan seni beladiri tradisional yang telah ada sejak zaman
Nusantara (sebelum Indonesia merdeka). Olahraga ini tak hanya terkenal di
Tanah Air dan beberapa negara di Asia Tenggara saja, tapi juga kini dikenal
luas di seluruh dunia, mulai dari benua Eropa, Amerika, hingga Australia.
Yang membuat pencak silat istimewa adalah seni bela diri ini menggunakan
gerakan-gerakan yang mirip seperti tarian dalam pertarungannya. Tentunya
tidak mudah untuk menguasai bela diri pencak silat.
Namun, tidak usah khawatir, kamu bisa memulainya dengan menguasai 10
teknik dasar pencak silat dan penjelasannya berikut ini!
Teknik Dasar Pencak Silat dan Penjelasannya
1. Teknik Kuda-kuda
Teknik dasar pencak silat yang wajib dikuasai pertama adalah kuda-kuda.
Kuda-kuda merupakan sebuah sikap menapakkan kaki yang berfungsi untuk
menjaga keseimbangan saat akan menyerang ataupun bertahan.
2. Teknik Sikap Pasang
Setelah menguasai teknik dasar pencak silat kuda-kuda, selanjutnya kamu
harus menguasai sikap pasang. Sikap pasang merupakan sebuah posisi yang
dikombinasikan dengan kuda-kuda dan bersifat fleksibel sesuai dengan situasi
bertahan ataupun menyerang.
3. Teknik Pola Langkah
Pencak silat merupakan gabungan kuda-kuda yang dikombinasikan dengan
fleksibelnya langkah dan disempurnakan dengan pemahaman arah yang benar.
Supaya gerakan kita tidak mudah dibaca lawan, teknik dasar pencak silat
berikutnya adalah pola langkah yaitu perubahan injakan kaki dari sudut ke
tempat lainnya.
4. Teknik Arah
Teknik dasar pencak silat berikutnya adalah arah. Arah berhubungan dengan
kemana pesilat akan melangkah ketika dalam posisi menyerang ataupun
bertahan. Hal ini juga dikenal sebagai depalan penjuru mata angin di dalam
dunia persilatan.
5. Teknik Tendangan
Teknik dasar pencak silat yang tak kalah pentingnya adalah tendangan. Pada
dasarnya terdapat empat jenis tendangan pada pencak silat yaitu tendangan A
yang lurus ke depan, tendangan C yaitu tendangan dari samping, tengangan T
yang menggunakan telapak kaki dan tendangan melingkar.
6. Teknik Pukulan
Sama seperti beladiri lainnya, pencak silat juga mempunyai gerakan pukulan.
Gerakan pukulan pada pencak silat dapat digunakan pada saat menyerang
ataupun bertahan. Teknik dasar pencak silat berikutnya adalah pemahaman
empat jenis pukulan yaitu pukulan lurus, tegak, bandul dan melingkar.
7. Teknik Tangkisan
Pencak silat merupakan beladiri menyerang dan juga bertahan. Salah satu
teknik dasar pencak silat penting adalah tangkisan. Tangkisan merupakan
usaha pertahanan dari serangan lawan. Terdapat empat jenis tangkisan yaitu
tangkisan dalam, luar, atas dan bawah.
8. Teknik Kuncian
Pada beladiri pencak silat kita tidak hanya menyerang dan bertahan saja,
namun kita juga bisa mengunci pergerakan lawan. Salah satu teknik dasar
pencak silat yang harus dipelajari adalah kuncian. Umumnya kuncian menyasar
bagian tubuh vital seperti leher, pergelangan tangan dan dagu untuk
melumpuhkan lawan.
9. Teknik Guntingan
Ketika kamu sudah menguasai teknik dasar pencak silat, teknik lanjutan yang
bisa kamu pelajari adalah guntingan. Gerakan guntingan dilakukan dengan cara
tendangan dan jepitan seperti menggunting bagian tubuh lawan yang bertujuan
untuk menjatuhkan sekaligus mengunci lawan.
10. Sikap Berbaring

Sumber Gambar: Nafiun


Sikap berbaring biasanya dilakukan oleh petarung pencak silat ketika bertahan
dari serangan lawan dan dalam kondisi terpojok. Jadi, ketika terjatuh, kita tetap
bisa membela diri dan membalikkan keadaan.
Berikut ini beberapa sikap berbaring yang harus kamu pelajari:
a. Sikap Miring
Teknik sikap miring dilakukan dengan posisi tubuh miring dan pandangan
lurus sambil menekuk tungkai kaki hingga mendekati dada. Sementara kaki
lainnya digunakan sebagai penopang badan, serta salah satu siku tangan
berada di permukaan lantai, dan tangan lainnya menopang paha.
b. Sikap Telentang
Teknik sikap telentang dilakukan dengan tiduran telentang sambil menekuk
satu tungkai kaki dan satu kaki lainnya diluruskan. Sementara salah satu
tangan berada di tanah dengan membengkokkan siku, dan tangan lainnya
bersiap di atas dada.
c. Sikap telungkup.
Teknik sikap ini dilakukan sambil telungkup dengan pandangan lurus dan
sigap. Kedua kaki diluruskan dan kedua tangan menyentuh lantai sambil
siku dibengkokkan dengan kokoh.

Itulah teknik dasar pencak silat yang mudah dikuasai pemula.

F. METODE PEMBELAJARAN
 Pendekatan : Saintifik (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi /
mencoba, mengasosiasi / mengolah informasi, dan
mengkomunikasikan)
 Metode : Permainan/simulasi, diskusi, tanya jawab, penugasan dan
ceramah

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu

Pendahuluan  Guru memberikan salam dan mengajak semua 10 menit


siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan
masing-masing.
 Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi
lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan
pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan
dengan kegiatan pembelajaran.
 Menyampaikan tema yang akan dibelajarkan
yaitu tentang ” Olah Raga Tradisional”.
 Pembiasaan Membaca 15 menit. Literasi
 Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang
meliputi kegiatan mengamati, menanya,
mengeksplorasi, mengomunikasikan dan
menyimpulkan.
 Siswa mendapat kesempatan berbagi
pengalaman dan pengetahuan tentang olahraga
tradisional dari daerahnya masing-masing.

Inti  Siswa bersama guru mengingat kembali 35 Menit


beberapa contoh olahraga tradisional yang x 30 JP
diketahui. (Mengkomunikasikan)
 Siswa membaca teks dengan suara nyaring.
(Mengamati)
 Siswa dengan bimbingan guru memahami isi teks
laporan. (Mengkomunikasikan)
 Guru mengondisikan siswa ke dalam kelompok.
Setiap kelompok terdiri atas 3 siswa.
 Setiap kelompok bermain cerdas cermat dengan
cara menjawab pertanyaan yang diajukan oleh
regu yang lain. (Mengasosiasi)
 Kelompok yang mengetahui jawaban yang tepat
dapat menangkat tangan. Guru mempersilahkan
kelompok yang lebih dahulu mengangkat tangan
untuk menjawab pertanyaan.
 Kelompok dengan nilai tertinggi akan saling
bertanding sehingga didapatkan kelompok juara
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
pertama. Kelompok juara pertama menceritakan
secara lisan isi bacaan.
 Siswa lain menuliskan pendapat mengenai cerita
yang disampaikan temannya.
 Siswa mengamati gambar jurus dasar pada
Pencak Silat. (Mengamati)
 Siswa bersama guru keluar kelas dan berkumpul
di halaman sekolah.
 Siswa memperhatikan contoh gerakan jurus
dasar Pencak Silat yang diperagakan oleh
guru/pelatih yaitu: posisi kuda-kuda, melangkah,
dan melompat. (Mengkomunikasikan). Dibantu
oleh guru olahraga
 Siswa diberikan kesempatan mempraktikkan
gerakan jurus dasar pencak silat.
(Mengekplorasi). Dibantu oleh guru olahraga
 Siswa melakukan gerakan jurus dasar pencak
silat sesuai aba-aba guru. Dibantu oleh guru
olahraga
 Siswa mempersiapkan informasi yang telah
dikumpulkan di rumah mengenai olahraga dan
permainan kesukaan anggota keluarga • Siswa
menyalin data ke dalam tabel.
 Siswa menuliskan perbedaan lain pada anggota
keluarga misalkan daerah asal ayah dan ibu,
makanan kesukaan dan kebiasaan harian
lainnya.
 Siswa menuliskan cerita singkat mengenai
perbedaan di lingkungan keluarganya.
 Siswa saling bertukar cerita dengan temannya.
 Siswa mendengarkan penjelasan bahwa Tuhan
Menciptakan manusia berbeda-beda asal
usulnya. Kita harus saling menghargai
perbedaan. Termasuk berbeda dalam kegiatan
kesukaan seperti olahraga atau permainan. Kita
dapat bermain secara bergiliran dengan adik atau
kakak jika kesukaan mereka berbeda.
(Mengkomunikasikan) dan (Mengasosiasi)

Penutup  Siswa membuat kesimpulan dibantu dan 10 menit


dibimbing guru.
 Melaksanakan penilaian dan refleksi dengan
mengajukan pertanyaan atau tanggapan peserta
didik dari kegiatan yang telah dilaksanakan
sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah
selanjutnya.
 Merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan
memberikan tugas baik cara individu maupun
kelompok.
 Menyampaikan rencana pembelajaran pada per-
temuan berikutnya.
 Menutup pelajaran dengan berdo’a dan salam.
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu

H. SUMBER, ALAT DAN MEDIA PEMBELAJARAN


 Buku Guru dan Buku Siswa Tema 5 : ” Permainan Tradisional” Kelas III (Buku
Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, 2015).
 Gambar jurus dasar dalam olahraga Pencak Silat.
 Tabel wawancara..

I. PENILAIAN PEMBELAJARAN
1. Penilaian Sikap
Perubanan Tingkah Laku
Percaya Diri Cermat Disiplin
No Nama
K C B SB K C B SB K C B SB
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Sultan Haykal

2 Aisy Anindya

3 ……………..

dst ……………..

Keterangan:
K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4

2. Penilaian Pengetahuan
Memahami isi teks laporan, mengetahui gerakan jurus dasar pencak silat.
Keterangan
Skor penilaian : 100
skor yang diperoleh
Penilaian = x 100
skor maksimal
Panduan Konversi Nilai:
Konversi Nilai
Predikat Klasifikasi
(skala 0 - 100)
81-100 A SB (sangat baik)
66-80 B B (baik)
51-65 C C (cukup)
0-50 D K (kurang)

3. Penilaian Keterampilan
a. mempraktikan gerakan jurus dasar pencak silat.
Penilaian: Observasi (pengamatan)
Kriteria TL BTL
(√) (√)
Melakukan gerakan sesuai aba-aba.

Melakukan jurus dasar pencak silat dengan tepat.

Melakukan jurus pencak silat dengan indah.

Ket.: TL (terlihat) BTL (belum terlihat)

b. Menghargai perbedaan di lingkungan keluarga.


TL BTL
Kriteria
(√) (√)
Menerima ada perbedaan kesukaan olahraga pada
anggota keluarga.

Menghargai ada perbedaan kesukaan olahraga pada


anggota keluarga,

Ket.: TL (terlihat) BTL (belum terlihat)

Rencana Pengayaan/Remedial

Bagi siswa yang memiliki bakat dan minat pada olahraga tradisional pencak silat
akan di arahkan untuk mengikuti ektrakurikuler olahraga ini untuk mengembangkan
bakat dan minatnya

Refleksi Guru
 Hal-hal apa saja yang perlu menjadi perhatian Bapak/Ibu selama pembelajaran?
 Siswa mana saja yang perlu mendapatkan perhatian khusus?
 Hal-hal apa saja menjadi catatan keberhasilan pembelajaran yang telah
 Bapak/Ibu lakukan?
 Hal-hal apa saja yang harus diperbaiki dan

Catatan Guru
1. Masalah :……….
2. Ide Baru :………..
3. Momen Spesial :………….

Mengetahui ......, ........................ 20 .....


Kepala Sekolah, Guru Kelas III

( ___________________ ) ( ___________________ )
NIP .................................. NIP ..................................