Anda di halaman 1dari 9

PANDUAN SKRINING PASIEN

KEPUTUSAN DIREKTUR
RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN
NOMOR :

TENTANG

PANDUAN SKRINING PASIEN

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN

Menimbang : 1. Bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan


mewujudkan efektivitas pelayanan di rumah sakit, maka perlu
dibuatkan panduan skrining pasien guna mencegah terjadinya
kekeliruan dalam proses pemberian pelayanan;
2. Bahwa agar pemberian pelayanan dapat berjalan dengan baik
dan lancar serta pengambilan keputusan yang tepat maka
diperlukan panduan pelaksanaan;
3. Bahwa untuk pelaksanaan butir 1 (satu) dan 2 (dua) tersebut di
atas perlu ditetapkan dengan Keputusan Direktur.
Mengingat : 1. Undang – Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek
Kedokteran;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan;
3. Undang -Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009
tentang Rumah Sakit;
4. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/Menkes/SK/II/2008
tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit;
5. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 77 Tahun 2017
Tentang Peraturan Internal (Hospital By Laws) Rumah Sakit
Umum Mohammad Noer Pamekasan.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : PANDUAN SKRINING PASIEN


KESATU : Memberlakukan Panduan Skrining Pasien di RUMAH SAKIT
UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN sebagaimana terlampir
dalam Surat Keputusan Direktur;
KETIGA : Apabila dikemudian hari terdapat kekurangan dan kekeliruan dalam
penetapan keputusan ini maka akan diadakan perubahan dan
perbaikan sebagaimana mestinya.
KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditandatangani.

Ditetapkan di : Pamekasan
Pada tanggal : 6 November 2018
RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD
NOER PAMEKASAN
DIREKTUR

dr. SETYA BUDIONO, M.Kes


Pembina
NIP. 19710514 200012 1 002
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................ 1


BAB II RUANG LINGKUP ......................................................................................... 2
BAB III TATA LAKSANA ........................................................................................... 3
BAB IV DOKUMENTASI ........................................................................................... 4
BAB V PENUTUP ..................................................................................................... 5
LAMPIRAN KEPUTUSAN DIREKTUR
NOMOR :
TANGGAL : 6 November 2018

PANDUAN SKRINING PASIEN


RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN

BAB I
DEFINISI

Skrining pasien merupakan pemeriksaan sekelompok orang untuk memisahkan


orang yang sehat dari orang yang memiliki keadaan patologis yang tidak terdiagnosis
atau mempunyai resiko tinggi (kamus Dorland ed.25:974 ). Menurut Rochati P. (
2008 ) skrining merupakan pengenalan diri secara proaktif pada ibu hamil untuk
menemukan adanya masalah atau faktor resiko. Sehingga skrining dapat dikatakan
sebagai suatu upaya mengidentifikasi penyakit atau kelainan pasien sehingga
didapat keterangan tentang kondisi dan kebutuhan pasien saat kontak pertama.
Keterangan hasil skrining digunakan untuk mengambil keputusan untuk menerima
pasien atau merujuk pasien ke rumah sakit lain dengan menyesuaikan kebutuhan
pasien dengan visi dan misi RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER
PAMEKASAN. Tujuan skrining pasien untuk mengidentifikasi penyakit pada awal
sehingga memungkinkan dilakukannya pengobatan lebih dini dan pengambilan
keputusan yang tepat sesuai dengan ketersediaan pelayanan kesehatan di rumah
sakit.

Panduan Skrining Pasien 1


BAB II
RUANG LINGKUP

Skrining pasien dilakukan pada area :


1. IGD
2. Front Office
3. Rawat jalan
Skrining pasien dilakukan melalui :
1. Kriteria triage
2. Evaluasi visual atau pengamatan
3. Pemeriksaan fisik atau hasil dari pemeriksaan fisik
4. Pemeriksaan penunjang lainnya

Panduan Skrining Pasien 2


BAB III
TATA LAKSANA

Proses skrining pasien di RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER


PAMEKASAN dilakukan dengan cara triage. Triage adalah sistem seleksi pasien
yang menjamin supaya semua pasien mendapat perawatan medis yang tepat dan
cepat sesuai dengan prioritas kebutuhan pasien. Adapun proses triage di RUMAH
SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN dilakukan dengan labeling warna,
yaitu :
1. Pasien gawat darurat (warna merah)
Adalah pasien yang tiba–tiba berada dalam keadaan gawat / akan menjadi
gawat / terancam nyawanya / anggota badannya (akan menjadi cacat) bila tidak
mendapat pertolongan secepatnya.
2. Pasien gawat tidak darurat / pasien darurat tapi tidak gawat (warna kuning)
Pasien yang berada dalam keadaan gawat tapi tidak memerlukan tindakan
darurat dan pasien akibat musibah yang datang tiba – tiba tetapi tidak
mengancam anggota badannya
3. Pasien tidak gawat tidak darurat (warna hijau)
Pasien yang kondisinya tidak mengancam nyawa atau anggota badannya dan
tidak memerlukan tindakan darurat.
4. Pasien DOA (warna hitam)
Pasien yang telah dinyatakan meninggal

Pemeriksaan fisik dilakukan dengan head to toe meliputi inspeksi, auskultasi,


palpasi dan perkusi. Termasuk juga pemeriksaan psikologik.
Pemeriksaan penunjang sebelumnya pasien yang sudah membawa hasil
pemeriksaan penunjang akan tetap diperiksa kemudian jika memerlukan
penanganan lebih lanjut akan dikonsultasikan kepada dokter spesialis sesuai
penyakitnya. Konsultasi bisa dilakukan melalui igd atau ke praktek rawat jalan
Inti dari skrining atau penerimaan awal adalah :
1. Penanganan ABCDE dan resusitasi. Disini dicari keadaan yang mengancam
nyawa dan apabila menemukannya harus segera dilakukan resusitasi.
2. Pemeriksaan teliti yang dilakukan dari ujung rambut sampai ujung kaki dari
depan sampai belakang. Anamnesis dilakukan pada pasien dan atau keluarga
meliputi : alergi, medikasi,penyakit yang menyertai, terakhir makan jam berapa,
hal hal yang bersangkutan dengan sebab cedera
3. Pemeriksaan fisik meliputi inspeksi, palpasi,auskultasi dan perkusi.
4. Pasien yang secara pengamatan visual dalam keadaan gawat dan memerlukan
pertolongan segera langsung diarahkan ke igd
5. Pasien yang secara pengamatan visual tidak memerlukan pertolongan segera
akan diarahkan ke rawat jalan
6. Jika rumah sakit belum mempunyai pelayanan spesialistik tertentu maka pasien
disarankan untuk rujuk.

Panduan Skrining Pasien 3


BAB IV
DOKUMENTASI

Semua hasil skrining pasien dicatat di dalam rekam medis IGD dan rawat jalan.

Panduan Skrining Pasien 4


BAB V
PENUTUP

Panduan Skrining Pasien ini dibuat dan ditetapkan sebagai panduan di


RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN dalam memberikan
pelayanan. Bilamana ada perkembangan dan perbaikan terhadap panduan ini maka
dapat dilakukan koreksi demi kemajuan pelayanan di RUMAH SAKIT UMUM
MOHAMMAD NOER PAMEKASAN.

Ditetapkan di : Pamekasan
Pada tanggal : 6 November 2018
RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD
NOER PAMEKASAN
DIREKTUR

dr. SETYA BUDIONO, M.Kes


Pembina
NIP. 19710514 200012 1 002

Panduan Skrining Pasien 5