Anda di halaman 1dari 2

Struktur Tulang Pipa dan Bagiannya

 Diafise – merupakan bagian tulang pipa


yang memiliki rongga dan berbentuk
Tubuh manusia terdiri dari sistem-sistem yang silindris. Di dalamnya terdapat sumsum
fungsinya saling menunjang satu sama lain. tulang yang tersusun dari pembuluh
Didalam sistem tubuh terlibat organ- organ dan darah dan pembuluh saraf.
jaringan yang bekerja sesuai dengan fungsinya
Jaringan tulang ikut bertambah panjang seiring
juga. Fungsi dari sistem dan organ tubuh
dengan perkembangan manusia dari bayi
merujuk pada ciri ciri makhluk hidup yang
sampai dewasa. Struktur tulang manusia hampir
dimiliki manusia. Sistem tersebut dapat dibaca
sama dengan struktur jaringan tulang pada
pada artikel sistem ekskresi pada manusia,
hewan. Struktur tulang pipa dari luar kedalam
sistem sirkulasi pada manusia, sistem
antara lain:
pencernaan pada manusia.
 Tulang rawan – tulang rawan, hialin,
Sebagai contoh, untuk dapat bergerak manusia
atau articular cartilage melapisi ujung
memiliki alat gerak aktif dan alat gerak pasif
ujung tulang pipa. Fungsinya sebagai
yang terdiri atas otot, jaringan ikat, dan sistem
pelindung agar tidak terjadi gesekan
rangka. Sebagai sesama vertebrata, manusia
antar tulang. Seiring usia, tulang rawan
memiliki sistem rangka yang hampir sama
dapat terkikis mengakibatkan gesekan
dengan sistem gerak pada hewan vertebrata,
antar tulang. Hal ini dapat
begitu pula alat geraknya. Tulang sebagai alat
mengakibatkan gangguan persendian
gerak pasif sangat banyak jumlahnya. Namun
pada manusia.
yang paling berperan untuk menopang beban
 Lapisan Periosteum – membran fibrosa
tubuh dan penting untuk gerak tubuh adalah
padat yang menutupi permukaan
tulang pipa. Tulang pipa disebut juga tulang
tulang. Lapisan periosteum terdiri dari
panjang, karena berbentuk panjang contohnya
dua lapisan, lapisan fibrosa luar dan
tulang paha.
lapisan sel dalam (kambium).
Struktur Tulang Pipa  Tulang kompak – Tersusun atas zat
kapur dan fosfor sehingga membuat
Secara umum tulang pipa dapat dibedakan
strukturnya keras dan kompak. Tulang
menjadi 3 bagian yaitu:
kompak termasuk dalam tulang keras.
 Epifise – bagian ujung-ujung tulang Sel sel tulang kompak tersusun
pipa. Bagian ini berbentuk bulat membentuk sistem Havers. Pada bagian
sehingga keseluruhan tulang pipa tengah tulang kompak ada pembuluh
terlihat benar-benar seperti pipa. Pada darah, pembuluh limpa, dan saraf.
ujung epifise dilapisi oleh tulang rawan.  Tulang spons – tulang spons juga
Bagian epifise dibedakan menjadi dua termasuk tulang keras. Tulang spons
yaitu distal epifise (bagian yang jauh memiliki matriks berongga yang diisi
dengan torso) dan proksimal epifise dengan sumsum.
(bagian yang dekat dengan torso).  Sumsum – Sumsum tulang merupakan
Bagian ini terdiri dari tulang spons dan jaringan lunak yang menjadi tempat
sumsum merah, sebagai tempat sel produksi sebagian besar sel darah baru.
darah merah dibuat. Sumsum terbagi menjadi dua yaitu
sumsum merah dan sumsum kuning.
 Metafise – metafise adalah bagian Sumsum merah merupakan tempat
diantara epifise dan diafise yang produksi sel darah. Jenis jenis sel darah
tersusun atas tulang rawan. Pada yang dihasilkan yaitu sel darah merah,
bagian ini terdapat cakra epifise yang keping darah, dan sel darah putih.
dapat memanjang. Pada masa Sedangkan sumsum kuning
pertumbuhan sel tulang pada bagian ini menghasilkan banyak sel darah putih
membelah untuk penambahan panjang dan menyimpan banyak sel sel lemak.
tulang. Hal ini dipengaruhi oleh hormon
gonadotropin yang diatur hipotalamus.
Tulang pipa dalam tubuh manusia dapat tulang akan terhenti setelah pubertas. Pada
ditemukan pada: saat itu sel sel tulang rawan telah habis
digantikan oleh sel sel tulang keras.
 Tulang paha
 Tulang kering
 Tulang betis
 Pertambahan Tebal
 Tulang lengan atas
 Pertumbuhan Tulang Pipa Pertambahan tebal tulang dipengaruhi oleh
pembelahan sel sel pada lapisan dalam
Seperti jaringan lain dalam tubuh, tulang juga
periosteum. Lapisan periosteum adalah lapisan
mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
fibrosa yang melindungi tulang. Sel sel pada
Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan
lapisan dalam periosteum disebut osteoblast,
perkembangan manusia, khususnya jaringan
dikenal juga sebagai sel pembentuk tulang. Sel
tulang salah satunya sekresi hormon
sel osteoblast akan terus membelah dan
pertumbuhan gonadtropin yang diatur oleh
membentuk osteosit sehingga tebal tulang
hormon oksitosin dari hipotalamus. Hormon
bertambah.
pertumbuhan ini membentuk anatomi tulang
manusia, dan fungsi pertumbuhan lainnya.
Proses pembentukan tulang baru atau
 Perubahan Bentuk Tulang
pertumbuhan tulang disebut dengan osifikasi.
Proses ini dimulai dengan perkembangan Pertumbuhan panjang dan penambahan tebal
jaringan ikat menjadi tulang keras. Proses tulang terjadi dengan pemindahan posisi tulang
osifikasi dibedakan menjadi dua jenis yaitu: pada permukaan dan ujung tulang pipa.
Pertumbuhan ini dapat membuat bentuk tulang
 Osifikasi endokondral – osifikasi ini
berubah. Agar bentuk tetap terjaga, tulang
berasal dari tulang rawan yang
pengganggu harus dibuang. Penjaga bentuk
berkembang menjadi tulang keras.
tulang dilakukan oleh sel yang disebut
 Osifikasi intramembranosus – osifikasi
okteoklas. Tulang pipa sebagai bagian dari
ini berasal dari sel sel mesenkim tulang.
sistem rangka manusia memiliki fungsi yang
penting.

Tulang pipa dibentuk melalui osifikasi


endokondral. Saat tulang muda terbentuk,
Gangguan pada tulang pipa dapat
pertumbuhan tulang pipa melalui tiga tahapan
menyebabkan tubuh kehilangan penopang juga
yaitu:
mengganggu mekanisme kerja otot sebagai alat
gerak aktif tubuh manusia. oleh karena itu
kesehatan tulang harus dijaga dari dini. Seiring
 Pertumbuhan Panjang dengan usia, tulang spons akan mulai
Pertumbuhan panjang tulang pipa terjadi pada kehilangan kekompakannya sehingga mudah
bagian metafise melibatkan cakra epifise. Sel sel keropos. Pengeroposan tulang disebut sebagai
tulang rawan membelah dan melipatgandakan penyakit osteoporosis. Kondisi ini dapat dicegah
diri. Pembelahan yang terjadi termasuk dengan mulai hidup sehat dan banyak
pembelahan mitosis. Penjelasan lebih lengkap mengonsumsi makanan berkalsium tinggi.
dapat dibaca pada artikel perbedaan
pembelahan mitosis dan meiosis.

Bagian aktif pembelahan sel menuju bagian


epifise, artinya tulang yang baru terbentuk akan
mendorong tulang lama menuju ke ujung
tulang. Pembelahan akan terus terjadi sampai
sel sel tulang rawan tergantikan oleh sel sel
tulang keras (osteosit), sehingga tulang pipa
bertambah panjang. Biasanya pertumbuhan