Anda di halaman 1dari 5

TATALAKSANA DIABETES MELITUS

No Dokumen
No Revisi 0
DAFTAR
Tanggal
TILIK
Terbit
Halaman 1/2

UPTD Puskesmas dr.H.Gunawan


Jagapura NIP.19830216201412 1002

1. Pengertian Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolisme yang ditandai


oleh tingginya kadar plasma glukosa (hiperglikemia) yang
disebabkan oleh gangguan sekresi insulin, aksi insulin atau
keduanya. Hiperglikemia bila kadar glukosa darah sewaktu
200mg/dl atau glukosa darah puasa 126 mg/dl.
1. Pemeriksaan glukosa plasma puasa ≥126 mg/dl. Puasa
adalah kondisi tidak ada asupan kalori minimal 8 jam.(B)
2. Pemeriksaan glukosa plasma ≥200 mg/dl 2-jam setelah Tes
Toleransi Glukosa Oral (TTGO) dengan beban glukosa 75
gram. (B)
3. Pemeriksaan glukosa plasma sewaktu ≥200 mg/dl dengan
keluhan klasik.
4. Pemeriksaan HbA1c ≥6,5% dengan menggunakan metode
yang terstandarisasi oleh National Glycohaemoglobin
Standarization Program (NGSP). (B)

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam


penatalaksanaan Diabetes Mellitus di Lingkungan Puskesmas
Jagapura
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Jagapura Nomor ..................Tahun
2019 tentang Audit Klinis
4. Referensi 1. Depkes RI, 2007, Pedoman Pengobatan, Dasar di
Puskesmas, Jakerta
2. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
Hk.02.02/Menkes/514/2015 Tentang Panduan Praktik Klinis
Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat
Pertama
5. Prosedur 1. Petugas Pemberi Layanan Klinis memanggil dan
mempersilahkan pasien masuk ke ruang pemeriksaan
2. Petugas Pemberi Layanan Klinis melakukan anamnesis
a. Keluhan Utama
b. Riwayat Penyakit
c. Riwayat Pemberian Obat
d. Riwayat Alergi Obat
3. Petugas Pemberi Layanan Klinis melakukan vital sign
4. Petugas Pemberi Layanan Klinis melakukan pemeriksaan
fisik
5. Petugas Pemberi Layanan Klinis melakukan pemeriksaan
penunjang
6. Petugas Pemberi Layanan Klinis menegakkan diagnosis
7. Petugas Pemberi Layanan Klinis menentukan differential
diagnosis
8. Petugas Pemberi Layanan Klinis memberikan terapi
 Glibenklamid mulai dengan 5mg/hari dalam sekali
pemberian, maksimal 10mg/hari
 Metformin mulai dengan 0,5gr/ hari dalam 2-3 kali
pemberian, maksimal 2gr/hari
 Obat ini harus dimulai dengan dosis terkecil.Setelah 2
minggu pengobatan dosis dapat ditingkatkan.

9. Petugas Pemberi Layanan Klinis memberikan informasi Efek


Samping Obat (ESO)
10. Petugas Pemberi Layanan Klinis melakukan tindakan /rujukan
bila diperlukan
11. Petugas Pemberi Layanan Klinis melakukan edukasi
12. Petugas Pemberi Layanan Klinis mendokumentasikan hasil
pemeriksaan ke dalam rekam medik
13. Petugas Pemberi Layanan Klinis memberikan resep kepada
pasien untuk diserahkan ke pelayanan obat

6. Diagram Alir
Melakukan anamnesis
Memanggil pasien

Melakukan pemeriksaan Melakukan vital sign


fisik
Melakukan pemeriksaan Menegakkan diagnosis
penunjang

Memberikan terapi Menentukan differential


diagnosis

Memberikan informasi Melakukan tindakan


Efek Samping Obat /rujukan bila diperlukan
(ESO)

Melakukan edukasi

Menyerahkan
rekam medis ke Mendokumentasikan hasil
unit rekam medik pemeriksaan ke dalam
rekam medik

7. Unit Terkait a. Ruang Pemeriksaan Lansia

b. Ruang Pemeriksaan Umum

8. Rekaman Historis Perubahan

No Hal Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai Perubahan


TATALAKSANA DIABETES MELITUS
No Dokumen
No Revisi 0
DAFTAR
Tanggal
TILIK
Terbit
Halaman 1/2

UPTD Puskesmas dr.H.Gunawan


Jagapura NIP.19830216201412 1002

Nama Petugas :
Jabatan :
Tanggal Pelaksanaan :
Tidak
No Kegiatan Ya Tidak
Berlaku
Apakah Petugas memanggil dan mempersilahkan
1
pasien masuk ke ruang pemeriksaan
Apakah Petugas melakukan anamnesis
a. Keluhan Utama
2 b. Riwayat Penyakit
c. Riwayat Pemberian Obat
d. Riwayat Alergi Obat
3 Apakah Petugas melakukan vital sign
4 Apakah Petugas melakukan pemeriksaan fisik
Apakah Petugas melakukan pemeriksaan
5
penunjang
6 Apakah Petugas menegakkan diagnosis
7 Apakah Petugas menentukan differential diagnosis
Apakah Petugas memberikan terapi
8  Glibenklamid mulai dengan 5mg/hari
dalam sekali pemberian, maksimal
10mg/hari
 Metformin mulai dengan 0,5gr/ hari
dalam 2-3 kali pemberian, maksimal
2gr/hari
 Obat ini harus dimulai dengan dosis
terkecil.Setelah 2 minggu pengobatan
dosis dapat ditingkatkan.

Apakah Petugas memberikan informasi Efek


Samping Obat (ESO)

Apakah Petugas melakukan tindakan /rujukan bila


9
diperlukan

10 Apakah Petugas melakukan edukasi

Apakah Petugas mendokumentasikan hasil


11
pemeriksaan ke dalam rekam medik

Apakah Petugas memberikan resep kepada pasien


12 untuk diserahkan ke pelayanan obat

Rencana Tindak Lanjut :


.............................................................................................................................................
.............................................................................................................................................
.............................................................................................................................................
.............................................................................................................................................
Petugas Pelaksana Penilai/Observer
Program/kegiatan

______________ ______________
NIP >>>>>>>>>>>>>>>>>> NIP >>>>>>>>>>>>>>>>>>