Anda di halaman 1dari 9

BAB II

HASIL LAPORAN PRAKTIK

A. Waktu Pelaksanaan :
1. Lama Praktik : 05 Oktober 2015 – 16 April 2016
2. Periode : 2015/2016

B. Tempat Praktik :
1. Nama Instansi : Laboratorium Kesehatan Daerah
2. Alamat Lengkap : Jl. Dewi Sartika No. 56 Jember
3. Nama Pimpinan : Erwan Widiyatmoko, ST

C. Pembimbingan :
1. Nama Guru Pembimbing : Wiji Fandini S,Pd
2. Nama Pembimbing Praktik : Erwan Widiyatmoko, ST
3. Jadwal Bimbingan
1. Jadwal kunjungan dan bimbingan guru pembimbing dari sekolah

N Kunjungan ke Tanggal Keterangan


o
1. Laboratorium 20 Oktober 2015 Menitipkan kepada
Kesehatan Daerah perusahaan karena awal
masuk prakerin
2. Laboratorium 20 November 2015 Berkunjung
Kesehatan Daerah
3. Laboratorium Desember 2015 Rapat di Labkesda
Kesehatan Daerah
4. Laboratorium Januari 2016 Berkunjung
Kesehatan Daerah
5. Laboratorium 18 Februari 2016 Berkunjung
Kesehatan Daerah
2. Jadwal bimbingan pembimbing dunia usaha

4|Laboratorium Kesehatan Daerah Jember


D. Kegiatan :
a) Alat :

1. Oven

fungsinya untuk memamaskan atau mengeringkan alat-alat laboratorium atau objek-


objek lainnya
2. Inkubator

Inkubator digunakan untuk alat penyimpan kultur. Alat ini dapat mempertahankan
temperature dimana mikroorganisme akan tumbuh pesat pada suhu optimumnya. Alat
ini bekerja seperti oven (panas kering) dengan suhu yang dapat diatur sesuai dengan
kebutuhan.
3. Autoclave

Alat ini berfungsi untuk menyeterilkan botol serta media Lactose Broth dan media
brilliant Green Lactose Broth.

4. Turbidity Meter

Berfungsi sebagai alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kekeruhan air umpan.

5|Laboratorium Kesehatan Daerah Jember


5. Conductivity Meter Con 700

Alat ini digunakan di Lab dengan menggunakan probe dan berfungsi sebagai
pengukur conductivity, resistivity, TDS, dan temperature dalam air.

6. Spectroquant Pharo 100 M

Alat ini digunakan untuk menguji kualitas air dengan reagen Cupri (Cu), Nitrit (NO₂)
pada air minum

6|Laboratorium Kesehatan Daerah Jember


 Cara kerja
1. Menggunakan Oven
Alat-alat yang akan disterilisasi dibungkus dengan kertas HVS, misalnya seperti
cawan petridish, pipet, botol sample, dst.
a. Hidupkan oven
b. Atur suhu hingga 110oC selama 15 menit
c. Jika sudah mencapai suhu tersebut, masukan alat satu bahan yang akan disterilkan
atur waktu istirahat 15 menit, jika sudah keluarkan
2. Menggunakan Autoclave
a. Buka autoclave
b. Lihat banyaknya air pada autoclave, jika air kurang dari batas tambahkan air,
masukan alat dan bahan yang akan disteril
c. Tutup rapat lalu nyalakan autoclave selama 15 menit
d. Setelah 15 menit cabut kabel dan tunggu tekanan hingga menjadi 0oC

7|Laboratorium Kesehatan Daerah Jember


b) Bahan :
1. Lactose Broth

Lactose Broth digunakan untuk mendeteksi adanya Coliform, menjadi Preenrichment


Broth untuk Salmonella dan juga sebagai bahan pembelajaran fermentasi lactosa pada bakteri
secara umum.
Media yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya kehadiran
bakteri coliform(bakteri Gram negatif) berdasarkan terbentuknya asam dan gas yang
disebabkan karena fermentasi laktosa oleh bakteri golongan coli. Terbentuknya asam dilihat
dari kekeruhan pada media laktosa dan gas yang dihasilkan dapat dilihat dalam tabung
durham berupa gelembung udara. Tabung dinyatakan positif coliform jika terbentuk gas
sebanyak 10% atau lebih dari volume di dalam tabung durham.

Kegunaan atau manfaat dari masing-masing komponen pada Lactose Broth yaitu
peptone dan beef extract merupakan sumber nutrisi esensial untuk metabolisme bakteri.
Sedangkan fungsi dari laktosa yaitu sumber karbohidrat untuk bakteri melakukan fermentasi.
Jika terbentuk gas, maka proses fermentasi telah terjadi. Hal itu menandakan adanya caliform
di dalam sample tersebut.

Cara pembuatan Lactose Broth 1 :


 Campurkan 26 gram LB dalam 1 liter Aquadest
 Aduk perlahan hingga homogen dan hitung PHnya
 Tuang 7 ml LB 1 ke dalam tabung reaksi yang telah diisi dengan durham, kemudian
kocok tabung reaksi yang sudah ada durham untuk menghilangkan gelembung gas
pada durham tersebut.
 Tutup tabung reaksi menggunakan kapas.
 Lalu sterilkan dengan menggunakan Autoclave pada temperatur 2500F selama 10-15
menit kemudian dinginkan dan LB 1 pun siap dipakai

Cara pembuatan Lactose Broth 2 :

 Campurkan 13 gram LB dalam 1 liter Aquadest


 Aduk perlahan hingga homogen dan hitung PHnya
 Tuang 10 ml LB 2 ke dalam tabung reaksi yang telah diisi dengan durham, kemudian
kocok tabung reaksi yang sudah ada durham untuk menghilangkan gelembung gas
pada durham tersebut.
 Tutup tabung reaksi menggunakan kapas.
 Lalu sterilkan dengan menggunakan Autoclave pada temperatur 2500F selama 10-15
menit kemudian dinginkan dan LB 2 pun siap dipakai.
2. Brilian Green Bile Broth

8|Laboratorium Kesehatan Daerah Jember


Media yang digunakan untuk mendeteksi bakteri coliform (Gram negatif) di dalam
air, makanan, dan produk lainnya. Media ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri Gram
positif dan menggiatkan pertumbuhan bakteri coliform. Ada atau tidaknya
baktericoliform ditandai dengan terbentuknya asam dan gas yang disebabkan karena
fermentasi laktosa oleh bakteri golongan coli.

Cara pembuatan BGLB :

1. Campurkan 40 gram BGLB dalam 1 liter Aquadest


2. Aduk perlahan hingga homogen dan hitung Phnya
3. Tuang 10 ml BGLB ke dalam tabung reaksi yang telah diisi dengan durham,
kemudian kocok tabung reaksi yang sudah ada durham untuk menghilangkan
gelembung gas pada durham tersebut.
4. Tutup tabung reaksi menggunakan kapas.
5. Lalu sterilkan dengan menggunakan Autoclave pada temperatur 2500F selama 10-15
menit kemudian dinginkan dan BGLB pun siap dipakai.

9|Laboratorium Kesehatan Daerah Jember


a. Langkah – Langkah Menyeterilkan Botol :
1. Tutup dengan kapas pada bagian mulut botol
2. Bungkus dengan kertas buram pada bagian botol yang telah di tutup dengan
kapas dan ikat dengan benang kasur
3. Masukkan botol ke dalam autoclave
4. Tutup autoclave serapat mungkin
5. Nyalakan autoclave dengan menekan tombol ON
6. Tunggu hingga suhu 250⁰ C
7. Matikan autoclave
8. Tunggu selama ± 15 menit, autoclave bisa dibuka
9. Keluarkan botol dari autoclave agar suhu normal
10. Simpan botol pada lemari steril
b. Langkah – langkah Menyeterilkan Pipet Volume :
1. Siapkan kertas Koran yang sudah dipotong
2. Bungkus pipet volume dari ujung atas sampai bagian bawah pipet, bagian
bawah pipet dibulat-bulatkan sehingga korannya tidak mudah lepas
3. Masukkan pipet volume ke dalam autoclave
4. Tutup autoclave serapat mungkin
5. Nyalakan autoclave dengan menekan tombol ON
6. Tunggu hingga suhu 250⁰ C
7. Matikan autoclave
8. Tunggu selama ± 15 menit, autoclave bisa dibuka
9. Keluarkan botol dari autoclave agar suhu normal

c. Analisis Kualitas Air Bersih Dan Air Minum Secara Mikrobiologi


a) Alat :
1. Pipet volume
2. Bunsen
b) Bahan :
1. Media LB (Lactose Broth) 1
2. Media LB (Lactose Broth) 2
3. Sampel yang akan di uji
c) Cara Kerja :
Metode Penanaman (metode ini dilaksanakan pada hari pertama), berikut
langkah- langkahnya :
1. Siapkan media LB (Lactose Broth) 1 dan 2 pada rak tabung reaksi dengan
metode 3 - 3 – 3, 3 tabung pertama berisi media LB 1, 3 tabung ke 2 dan ke 3
berisi media LB 2
2. Siapkan sampel dan nyalakan bunsen
3. Buka tutup pada botol sampel dan panaskan mulut botol pada api bunsen
agar sampel tidak terkontaminasi oleh bakteri
4. Panaskan pipet volume pada api bunsen, lalu isi 3 tabung pertama dengan
sampel sebanyak 7 ml, isi 3 tabung ke 2 dengan sampel sebanyak 1 ml, dan
isi 3 tabung ke 3 sebanyak 0,1 ml (1 tetes)
5. Masukkan media yang telah terisi sampel tersebut ke dalam inkubator sesuai
dengan suhu yang di inginkan

10 | L a b o r a t o r i u m K e s e h a t a n D a e r a h J e m b e r
Pembacaan Pertama ( pembacaan pertama ini dilakukan Setelah 48 jam dari
penanaman), berikut cara pembacaannya :

1. Amati ada atau tidaknya gelembung pada media tersebut


2. Pisahkan media yang tidak didapati gelembung gas didalamnya, letakkan
pada wastafel agar langsung dicuci
3. Lakukan inokulasi BGLB pada media yamg terdapat gelembung

Setelah pembacaan pertama telah selesai, dilanjut dengan pemindahan BGLB


( inokulasi BGLB), berikut langkah - langkahnya :

1. Siapkan media BGLB sebanyak media yang akan berlanjut pada inokulasi
BGLB
2. Siapkan jarum ose serta bunsen
3. Siapkan sampel yang akan diuji
4. Panaskan jarum ose pada api bunsen
5. Ambil bakteri satu ose pada media yang telah melalui proses pembacaan
6. Adukkan jarum ose kedalam media BGLB
7. Lakukan secara berurutan hingga selesai

Pembacaan Akhir (pembacaan akhir ini di lakukan setelah 48 jam dari proses
inokulasi BGLB), berikut langkah – langkahnya :

1. Amati ada atau tidaknya gelembung gas pada media BGLB


2. Pisahkan media yang tidak didapati gelembung gas di dalamnya, letakkan
pada wastafel agar langsung dicuci
3. Sterilkan ulang media yang terdapat gelembung gas dengan autoclave.

11 | L a b o r a t o r i u m K e s e h a t a n D a e r a h J e m b e r
d. Alat Dan Bahan Sampling :
1. Botol steril (untuk sampling air di depo air minum)
2. Botol steril timah (untuk sampling air bersih di sumur)
3. Alat penjepit
4. Kapas yang telah dibasahi alkohol
5. Korek
6. Coolbox

Cara Kerja Sampling ke Depo Air Minum :


1. Kran-kran harus berhubungan langsung dengan sambungan utama seperti ultraviolet
yang harus dinyalakan
2. Pastikan bahwa kran dalam keadaan baik dan tidak ada kebocoran
3. Bersihkan kran atau bakar kran dengan hati-hati menggunakan alkohol
4. Biarkan air keluar sedikit sebelum pengambilan sampel dilaksanakan
5. Tutup kran dan bakar panaskan permukaannya secara menyeluruh
7. Tempeli botol dengan label yang jelas dan dengan informasi yang diperlukan, bawalah
sampel dan masukkan kedalam tempat sejuk (6-10°C) dan gelap, dan secepat mungkin
dibawa ke laboratorium.

12 | L a b o r a t o r i u m K e s e h a t a n D a e r a h J e m b e r