Anda di halaman 1dari 17

SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.

Pd

P PENDAHULUAN

Perkembangan IPTEK dewasa ini sangat maju, khususnya dunia automotif


selalu berubah, kadang-kadang sulit diikuti perkembangannya. Mengacu pada
permasalahan tersebut, maka tamatan SMK sangat dituntut peningkatan
kompetensinya melalui pola pembelajaran Competency Based Training (CBT).

Guna meningkatkan kompetensinya, penulis mencoba membuat modul/bahan


ajar dengan judul : “PEMELIHARAAN & PERBAIKAN UNIT GARDAN/FINAL
GEAR & KOMPONEN” . Diharapkan modul ini dapat digunakan sebagai
penuntun teori maupun prakteknya.

Sasaran modul ini dapat mengembangkan pembelajaran secara mandiri pada


sistem mesin serta dapat digunakan bagi guru SMK jurusan Otomotif untuk
mengembangkan kompetensinya atau keterampilannya dibidang otomotif.

A. DESKRIPSI JUDUL MODUL


Modul ini memuat bagaimana membongkar, memasang gardan atau
differensial dan memeriksa secara visual dan menggunakan alat ukur serta
batas-batas nilai pengukuran dan nilai-nilai spesifikasi yang diizinkan.

B. PRASYARAT
Sebelum menggunakan modul ini diharapkan sudah memiliki kemampuan :
1. Membaca dan menggunakan Dial Test Indikator (OTI).
2. Memilih dan menggunakan Feeler Gauge.
3. Menggunakan kunci momen dan SST.
4. Memahami konsep-konsep keselamatan kerja dan alat.
5.

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 1


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

C. TUJUAN AKHIR PEMBELAJARAN (TAP)


Setelah pembelajaran ini, diharapkan peserta Diklat mampu membongkar,
memasang serta memeriksa transmisi serta menentukan komponen-
komponennya masih baik atau harus diganti.

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 2


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

KEGIATAN GARDAN
B 1
(DIFFERENSIAL)

Gardan atau Differensial adalah bagian unit power train yang berfungsi
menggerakkan roda belakang serta mengatur jumlah putaran dan moment
pada saat kendaraan bergerak atau membelok. Adapun input putaran dari
transmisi yang disalurkan via propeller shaft.

A. KOMPONEN UTAMA
Jika dilihat konstruksinya komponen-komponen utama dari poros terdiri dari :
 Roda gigi pinion (drive pinion gear).
 Roda gigi samping (side wheel)
 Roda gigi crown (crown wheel)
 Roda gigi planet (planet wheel)
 Poros roda (rear axle)
 Rumah dan bantalan
 Dll

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 3


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

Gambar 1.
B. CARA KERJA
1. Kendaraan berjalan lurus.
Pada saat kendaaran berjalan lurus dan beban putaran dan momen akan
terbagi sama rata antara poros roda kiri dan kanan, ini dikarenakan pada saat
drive pinion gear menggerakkan ring gear dan satelit gear yang diikat ke
differensial carrier atau differensial housing mengunci side gear, sehingga
putaran ring gear sama dengan putaran differensial, housing sama dengan
putaran side, karena side gear dihubungkan dengan poros roda maka putaran
side gear sama dengan putaran roda kanan dan putaran kiri (gambar 2).

Gambar 2.

2. Kendaraan Berbelok.
Pada saat kendaraan berbelok atau mendapat beban berat sebelah atau
masuk parit maka akan terjadi perbedaan putaran atau moment,ini dikarenakan
pada saat drive pinion gear menggerakkan ring gear dan differensial housing
satelit gear akan menggerakkan side gear yang mendapat beban lebih ringan
sehingga roda yang mendapat beban lebih ringan akan lebih cepat berputar
disbanding dengan yang mendapat beban berat (gambar 3).

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 4


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

Gambar 3.

C. MACAM-MACAM JENIS DIFFERENSIAL


Adapun jenis-jenis differensial dapat dibagi atas 3 macam, yaitu :
1. Gigi simetris.
Gigi pinion dengan gigi kerona atau poros gigi kerona terdapat pada satu
smbu. Giginya dipotong secara helical untuk membuat transmisi tidak berbunyi.

Gambar 4.

2. Gigi hypoid.
Gigi-giginya juga dibuat helik dengan letak gigi pinion di bawah garis-garis hati
dari pada gigi kerona. Sebab itu poros propeller lebih rendah dan kendaraan
dapat dibuat pula lebih rendah. Pemindahan tenaga diantara gigi melalui

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 5


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

putaran dan gerakan geseran di bawah tekanan yang tinggi. Giginya


menghendaki pelumasan yang tinggi. Untuk in dipakai pelumas hypoid.

Gambar 5.

3. Gigi cacing.
Sebagaimana anda ketahui tipe ini, gigi belakangnya adalah berbeda dari pada
yang terdahulu. Gigi cacing terdiri dari sebuah gigi cacing dan roda cacing.
Tipe ini dibenarkan sekalipun pinionnya lebih rendah dari pada hypoid gear.
Gigi digunakan di dalam beberapa kotak kedua dalam kendaraan ringan dan
kendaraan berat.

Gambar 6.

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 6


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

D. PERBEDAAN PUTARAN
Pada saat terjadi pembebanan sebelah akan terjadi perbedaan putaran antara
roda kiri dan kanan. Sebagai gambaran apabila pada saat kendaraan berjalan
lurus, roda kiri berputar 1x putaran. Maka roda kanan berputar 1x putaran,
tetapi pada saat kendaraan berbelok roda kiri akan berbeda dengan roda
kanan. Hal ini akan tergantung hambatan atau beban tahanan pada roda kiri
dan kanan. Sebagai contoh, saat belok putaran roda kiri berputar 1½ putaran
maka roda kanan berputar ½ putaran untuk 1x putaran ring gear.

Untuk menghitung perbedaan putaran saat belok :

nd . Rk П = putaran roda
Rt = radius rata-rata
П= Nd = putaran differensial
Rt R = radius luar

Contoh seperti gambar :

Soal :
Sebuah mobil mempunyai putaran
pada ring gear 500 rpm, tikungan
mempunyai radius dalam (R1 = 5
m) dan radius luar jalan (R2 = 7 m).
Hitunglah putaran roda kiri dan roda
kanan kendaraan tersebut.

Jawab :
Putaran roda kiri (П kiri)

500  7
П kiri =  583 rpm
57

500  7
П kanan =  583 rpm
57

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 7


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

Gambar 7.

LATIHAN
L 1
DIFFERENSIAL

1. Apa fungsi satelit gear dan bekerja saat kendaraan :

2. Jelaskan bagaimana cara kerja differensial saat roda kiri masuk ke dalam
parit.

3. Hitunglah radius rata pada saat membelok, dimana putaran ring gear
differensial 700 rpm dan roda kiri 60% dan putaran ring gear dan selebih
putaran roda kiri.

4. pada jenis simetris dan hypoid dimana beda keduannya dan bagaimana jika
dilihat kemampuan terhadap beban :

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 8


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

PERSIAPAN PRAKTEK
P
Alat dan bahan yang digunakan untuk praktek transmisi tersebut :

A. Alat :
1. Kunci-kunci
2. Kunci Moment
3. Tracker
4. Drive
5. Palu
6. SST
7. Dial Test Indikator
8. Kuas
9. Dll

B. Bahan :
1. Poros Axle
2. Kain lap
3. Kompresor
4. Gemuk
5. Cat/Pasta
6. Dll

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 9


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

PRAKTEK
P
LANGKAH KERJA :

A. PEMBONGKARAN
1. Buanglah oli pada poros aksel dan lepaskan poros aksel dari
mobil/kendaraan.

2. Letakkan poros aksel di meja


kerja lalu lepaskan baut/mur
yang mengikat carrier
assembly dari housing.
1. Lepaskan shaft fork dengan
mengeluarkan lock pin dari

3. Lepaskan side bearing cap


untuk melepaskan differensial
assembly agar dapat keluar.

4. Lepaskan side bearing inver


dengan menggunakan SST
atau tracker.

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 10


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

5. Lepaskan pinion shaft dowel pin


dari arah ring gear momenting,
cabut pinion shaft dan keluarkan
differensial pinion gear, washer,
side gear, dll. Perhatian : semua
part yang dilepas diberi tanda agar
dalam pemasangan jangan tertukar.

6. Lepaskan end yoke untuk


melepaskan drive pinion gear
dengan hammaer tembaga.

7. Lepaskan bearing dengan


mempergunakan tool bearing
remover.

8. Lepaskan bearing dengan


mempergunakan tool bearing
remover.

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 11


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

B. PEMASANGAN DAN PENYETELAN

Pemasangan Differensial Assembly


1. Jika gear, side gear, washer tidak
diganti, maka pasangkan kembali
ke dalam shaft dengan memberi
gear oli pada tiap-tiap gear dan
washer.
2. Ukurlah backlash antara side gear
dan pinion gear, nilai standard
0,05-0,15 mm.

3. Rakitlah differensial assembly


dengan memasang ……..
kuncilah baut pada ring gear
dengan menggerakkan kunci
moment torque pengikatan 6,5 –
7,5 kgcm.

4. Pasanglah drive pinion front


bearing dengan mengguna-kan
special tool bearing installer
adaptor dan pasang drive
pinion gearnya.

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 12


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

5. Lakukan penyetelan pinion height


dengan memasukkan shim (0,75
mm std) diantara differensial case
dan rear bearing outer race dan
kencangkan nut sehingga pre
load sebesar 5 – 15 kg.

Penyetelan Pre Load


1. Lakukan pemeriksaan pre load
dengan mengunci mur end yoke
dengan torque 14 – 17 kgcm. Pre
load standar 5 – 15 kgcm.

2. Setelah diperoleh pinion pre load,


maka lepaskan kembali end yoke
dan pasang oli seal dengan
menggunakan SST.
Pergunakan oli seal yang baru dan
beri grease dalam pemasangan.

3. Pasanglah side bearing inner race


ke dalam differensial case dengan
menggunakan SST dan
selanjutnya pasang side bearing
cap untuk sementara kencangkan
1,0 – 1,5 kgm.
Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 13
SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

4. Kencangkan adjusting nut dengan


mempergunakan SST pada kiri dan
kanan sehingga tidak terdapat pre
load.

5. Gunakan dial indicator untuk memeriksa


backlash dan penyetelan, bila backlash
tidak tepat maka kencangkan atau
kendurkan ring nut dengan jumlah
putaran yang sama.
Backlash standard 0,13–0,18 mm
Kemudian jika didapat nilai backlash
standard maka kencangkan bearing cap
3-4 kgm.

6. Periksa run out pada ring gear nilai


standard ring gear untuk run out 0,075
mm.

7. Periksa kembali besarnya backlash antara


drive gear dan drive pinion nilai standard
0,13 – 0,18 mm, batas limit untuk perbaikan
0,2 mm.
8. Pasanglah semua komponen differentsial
ke differensial box dan pasang kembali ke
mobil untuk ditest.
9. Kembalikan semua peralatan dengan
bersih dan lengkap ke tempat semula atau
kepada petugas penjaga alat.

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 14


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

JEJAK PERSINGGUNGAN ANTARA DRIVE PINION DENGAN RING GEAR

DAFTAR PUSTAKA

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 15


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

1. Technology Automotive, PPPGT Medan, 1982.

2. Workshop Manual Engine dan Chasis Colt T120, PT. Kramayudha Tiga

Berlian Motor.

3. Workshop Manual Chasis, PT. Toyota Astra.

4. Modul Chasis, VEDC Malang.

DAFTAR ISI

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 16


SMK N I GUGUAK Drs. Nensardi/Antoni. S.Pd

Halaman Pengesahan i

Kata Pengantar ii

Daftar Isi iii

PENDAHULUAN

A. Deskripsi Judul Modul 1

B. Prasyarat 1

C. Tujuan Akhir Pembelajaran 2

DIFFERENSIAL/ GARDAN

A. Komponen-komponen Utama 3

B. Cara Kerja Gardan 4

C. Jenis-Jenis Gardan 5

D. Perbedaan Putaran 7

LATIHAN 8

PERSIAPAN PRAKTEK 9

PRAKTEK 10

A. Pembongkaran

10

B. B. Pemesangan dan Penyetelan 12

Daftar Pustaka 16

Pemeliharaan & Perbaikan UnitGardan/Final Gear & Komponen 17